Articles
Faktor Risiko Promosi Kesehatan Terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue
Yuniar, Fira;
Yusriani;
Rahman
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/woph.v3i3.101
Pendekatan Five Level Of Prevention, merupakan level pencegahan penyakit yang dalam penelitian ini dijadikan sebagai variabel yang di teliti. Yang dimana tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku masyarakat yang memiliki dan yang tidak memiliki riwayat penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui pendekatan 5 tahap pencegahan (Five Level Of Prevention) di kecamatan kolaka. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriprif analitik observasional, dengan desain penelitian menggunakan study case control yaitu dengan membandingkan antara responden yang memiliki dan yang tidak memiliki riwayat penyakit Demam Berdarah Dengue atau antara kelompok case dan kelompok kontrol. Populasi kasus dalam penelitian ini adalah semua masyarakat yang memiliki riwayat penyakit demam berdarah dengue di kecamatan kolaka pada tahun 2020, yang dimana berjumlah 60 kasus dari jumlah keseluruhan yang terkonfirmasi terkena demam berdarah dengue. Sedangkan populasi kontrol dalam penelitian ini adalah masyarakat yang tidak memiliki riwayat penyakit demam berdarah dengue di kecamatan kolaka yang berjumlah 60 responden. Pada penelitian ini teknik atau cara pengambilan sampel, Pada kelompok kasus, pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, total sampling adalah teknik pengambilan sampel dengan keseluruhan anggota populasi digunakan sebagai sampel penelitian. Sedangkan Pada kelompok kontrol, pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling yaitu dengan mencari responden kontrol yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi sampai jumlah sampel terpenuhi. Hasil analisis dengan menggunakan Uji Chi-Square, dan didapatkan terdapat beberapa perbedaan dari kelima variabel yang diteliti, terdapat masyarakat yang memilili risiko rendah tetapi tetap saja masuk dalam kategori case atau memiliki riwayat penyakit demam berdarah dengue, dan adapula yang memiliki risiko tinggi tetapi tidak memiliki riwayat penyakit Demam Berdarah Dengue.
Model Komunikasi SMCR Bidan Berhubungan dengan Pengetahuan Ibu Hamil dalam Mencegah Kematian Ibu
Suci Aprilia;
Yusriani;
Muhammad Ikhtiar
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/woph.v2i2.164
Angka Kematian Ibu (AKI) menjadi salah satu indikator penting dari derajat kesehatan masyarakat. Tahun 2018 rekapitulasi data kabupaten/kota menunjukkan jumlah kasus kematian ibu di kabupaten kolaka sebanyak 7 kasus. Berdasarkan data yang diperoleh di Puskesmas Kolakaasi pada tahun 2018 terjadi kasus Kematian Ibu berjumlah satu orang. Mengingat terjadinya kematian pada ibu hamil maka peningkatan komunikasi antara petugas kesehatan dengan ibu hamil harus lebih efektif. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan yaitu cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan model komunikasi SMCR bidan dengan pengetahuan ibu hamil dalam mencegah kematian ibu di Puskesmas Kolakaasi Tahun 2020. Dalam penelitian ini jumlah sampel sebanyak 93 responden dan dilaksanakan pada tanggal 25 Juni 2020 di Puskesmas Kolakaasi. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan probability sampling dengan teknik simple random sampling. Metode analisa data menggunakan tabel distribusi frekuensi dengan uji kolerasi chi square.Setelah ditemukannya pengetahuan ibu hamil yang masih kurang alangkah baiknya jika komunikasi SMCR bidan lebih ditingkatkan lagi agar ibu hamil semakin paham dengan konsep pentingnya menjaga kesehatan ibu hamil dalam mencegah kematian ibu tersebut. Diharapkan bidan dapat mengembangkan komunikasi dalam memberikan informasi menggunakan media informasi dan menerapakan keterampilan komunikasi yang lebih efektif, dan mempertahankan sikap ibu hamil yang sudah baik dalam mencegah kematian ibu. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Ada hubungan antara model komunikasi SMCR bidan dengan pengetahuan ibu hamil dalam mencegah kematian ibu.
Pengaruh Edukasi Tentang Pemanfaatan Daun Kelor (Moringa Oleifera) Terhadap Perilaku Ibu Hamil Anemia Di Puskesmas Polongbangkeng Utara Kabupaten Takalar Tahun 2020
Irdayanti Desy Firmalia;
Yusriani;
Andi Asrina
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/woph.v2i3.173
Kurangnya pengetahuan masyarakat menganai manfaat daun kelor (Moringa Oleifera) dan sikap ibu hamil yang masih memiliki kepercayaan apabila mengkonsumsi daun kelor maka akan mengakibatkan Gatta kelorrang yang artinya pada saat ibu melahirkan akan mengakibatkan susahnya persalinan tersebut dikarenakan geta yang di sebabkan oleh daun kelor (Moringa Oleifera). Hal ini perlunya edukasi kepada masyarakat terutama bagi ibu hamil mengenai pemanfaatan daun kelor (Moringa Oleifera). Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang pemanfaatan (moringa oleifera) daun kelor terhadap perilaku ibu hamil yang menderita anemia. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan quasi experiment design (pre test dan post test dengan control group design) yaitu penelitian yang melibatkan dua kelompok subjek yang di uji pre test dan post testnya satu kelompok di berikan edukasi pemanfaatn (moringa oleifera) daun kelor berupa video dan yang satunya di beri edukasi brosur. Dari hasil penelitian di peroleh bahwa hasil analisis dengan menggunakan uji Wilcoxon terdapat perbedaan tingkat pengetahuan pada kelompok perlakuan (p = 0.001) antara sebelum dan sesudah edukasi menggunakan video. Kelompok kontrol juga menunjukkan ada perbedaan tingkat pengetahuan antara sebelum dan sesudah intervensi brosur. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh media video dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil, sedangkan media brosur di dirasa kurang efektif dan diharapkan untuk peneliti selanjutnya agar dapat menambahkan faktor-faktor yang mengenai pemanfaatan daun kelor Moringa Oleifera).
Strategi Promosi Kesehatan dalam Program KTR di Desa Bone-Bone Kabupaten Enrekang
Indah Sari;
Fairus Prihatin Idris;
Yusriani
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/woph.v2i3.208
Merokok merupakan kebiasaan yang hampir ditemui disetiap kalangan masyarakat, jumlah perokok terus meningkat karena kurangnya pengetahuan,dan faktor lingkungan sekitar yang dapat mengancam keselamatan jiwa laki-laki. Merokok mengakibatkan kecanduan seperti perokok pasif yang menyebabkan penyakit kanker dan ISPA. Tujuan penelitian untuk mendapatkan informasi strategi promosi kesehatan secara mendalam mengenai advokasi, binasuasana, dan pemberdayaan masyarakat dalam program KTR di Desa Bone-Bone Kecamatan Baraka. Metode penelitian ini merupakan penelitian quasi kualitatif yang deskriptif mengambarkan,melukiskan fakta-fakta atau keadaan maupun situasi yang tampak dalam Desa, fokus utamanya mengali secara mendalam bagaimana terbentuknya KTR sampai saat ini. melalui wawancara mendalam (indepth interview), observasi dan dokumentasi secara terus menerus selama penelitian berlangsung. Sumber data yaitu orang-orang yang diminta memberikan informasi, dan bersedia memberikan informasi yang disebut informan. Jumlah informan biasa sebanyak 4 orang, namun yang peneliti dalami 3 orang. Advokasi mengenai KTR di desa Bone-Bone berjalan dengan sesuai yangdiharapkan walaupun adanya masyarakat yang tidak setuju. Bina Suasana mengenai KTR di desa Bone-Bone dilakukan melaui proses yang panjang dan selalu melakukan sosialisasi, pemasangan spanduk larangan merokok, dan ceramah-ceramah mengenai rokok berbahaya. Adapun pemberdayaan masyarakat mengenai KTR di desa Bone-Bone melihat sejauh mana perkembangan program dan melibatkan para tokoh masyarakat agar program yang dijalankan lebih efisien dan diharapkan untuk masyarakat di desa Bone-Bone untuk memperhatikan warganya yang sudah perpindah tempat tinggal agar tetap tidak mengkonsumsi rokok.
Hubungan Model Komunikasi SMCR Bidan di Desa dengan Perilaku Ibu Hamil dalam Mencegah Hipertens
Nurwahidah Karim;
Yusriani;
Fairus Prihatin Idris
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/woph.v2i4.220
Data provinsi Sulawesi Selatan tahun 2015 prevalensi hipertensi pada perempuan 47,73% lebih besar dibandingkan dengan laki-laki 38,51%. Data dari dinas kesehatan Kabupaten Luwu Utara pada tahun 2019 ditemukan 5656 ibu hamil dengan usia 15-39 tahun dan diperoleh angka ibu hamil beresiko terjadi hipertensi sebanyak 739 ibu hamil. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, menggunakan desain penelitian cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan model komunikasi SMCR bidan desa dengan pengetahuan ibu hamil dalam mencegah hipertensi. Populasi dalam penelitian sebanyak 132 ibu hamil. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan probability sampling dengan Teknik simple random sampling. Data yang dikumpulkan kemudian diolah secara manual dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa didapatkan sebanyak 22 responden (29.7%) ibu hamil yang memiliki pengetahuan kurang dan yang memiliki pengetahuan cukup sebanyak 52 (70.3%), sehingga tidak ada hubungan antara model komunikasi SMCR bidan desa dengan pengetahuan ibu hamil dengan nilai p (value) = 0,412. Di harapkan pada peneliti selanjutnya sebaiknya meneliti hubungan model komunikasi SMCR bidan desa dengan pengetahuan ibu hamil dalam mencegah hipertensi. Dan di harapkan kepada Bidan desa harus mampu meningkatkan model komunikasi SMCR dengan ibu hamil agar pengetahuan lebih efektif.
Komunikasi Berhungan dengan Pengetahuan Ibu Hamil dalam Mencegah Tanda-Tanda Bahaya Kehamilan
Wa Ode Nurdian Srirezeki;
Yusriani;
Fairus Prihatin Idris
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/woph.v2i4.265
Selama kurun waktu lima tahun terakhir Angka Kematian Ibu (AKI) di Sulawesi Tenggara yaitu tahun 2013 AKI berjumlah 79 orang, tahun 2014 AKI berjumlah 65 orang, tahun 2015 AKI berjumlah 67 orang, tahun 2016 AKI berjumlah 74 orang dan tahun 2017 AKI berjumlah 75 orang (Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, 2017). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, menggunakan desain penelitian cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi bidan dengan pengetahuan ibu hamil dalam mencegah tanda-tanda bahaya kehamilan. Populasi dalam penelitian sebanyak 107 ibu hamil.Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan probability sampling dengan Teknik simple random sampling. Data yang dikumpulkan kemudian diolah secara manual dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa didapatkan sebanyak 3 responden (3.6%) ibu hamil yang memiliki pengetahuan kurang dan yang memiliki pengetahuan cukup sebanyak 81 (96.4%), sehingga tidak ada hubungan antara komunikasi bidan dengan pengetahuan ibu hamil dengan nilai p (value) = 0,673. Di harapkan pada peneliti selanjutnya sebaiknya meneliti hubungan komunikasi bidan dengan pengetahuan ibu hamil dalam mencegah tanda-tanda bahaya kehamilan lebih efektif.
Hubungan Status Gizi Dengan Produktivitas Kerja Karyawan PT. Angkasa Pura I (PERSERO) Kota Makassar
Anah Silmih Bakri;
Suharni A. Fachrin;
Yusriani;
Ikhram Hardi S;
Septiyanti
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 6 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/woph.v2i6.313
Data International Labour Organitation (ILO) setiap tahun sebanyak dua juta pekerja meninggal dunia karena kecelakaan kerja yang disebabkan oleh faktor kelelahan. Faktor lain yang mempengaruhi kelelahan kerja adalah faktor individu, salah satunya yaitu status gizi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan status gizi dengan produktivitas kerja pada karyawan di PT. Angkasa Pura I (Persero) Kota Makassar Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study. Sampel peneliti sebanyak 41 orang. Data diambil dengan menggunakan kuesioner selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji chi-square pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian yang diperoleh ada hubungan antara status gizi dengan produktivitas kerja (p = 0,014). Adapun kesimpulan dari penelitian ini adanya hubungan antara status gizi dengan produktivitas kerja pada karyawan. Diharapkan peneliti selanjutnya untuk lebih dapat menganalisa secara mendalam mengenai hubungan status gizi dengan produktivitas kerja pada karyawan serta perusahaan sebaiknya lebih memperhatikan status gizi karyawan dengan menyiapkan makanan yang memenuhi asupan status gizi karyawan.
Identifikasi Kandungan Escherichia Coli pada Es Dawet di Jalan Urip Sumohardjo Kota Makassar
Tika Fausa Nur Sitaba;
Andi Nurlinda;
Yusriani
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/woph.v3i1.349
Escherichia coli, atau biasa disingkat E. Coli adalah salah satu spesies utama bakteri gram negatif umumnya merupakan flora normal saluran pencernaan manusian dan hewan serta penting dalam pencernaan makanan. Pada umumnya, bakteri yang ditemukan oleh Theodor Escherich ini hidup pada tinja, dan dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti diare, muntaber dan masalah pencernaan lainnya.Hygiene sanitasi makanan dan minuman adalah spengendalian terhadap tempat/bangunan, peralatan, orang dan bahan makanan. Prinsip ini penting untuk diketahui karena berperan sebagai faktor kunci keberhasilan usaha makanan Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui identifikasi kandungan E. Coli pada Minuman Es Dawet di Jl. Urip Sumoharjo Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, menggunakan rancangan penelitian observasional dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan sampel ini adalah purposive random sampling. Sampel pada penelitian ini adalah Es Dawet yang dijual di Jl.Urip Sumoharjo Kota Makassar. Pada pemeriksaan uji labaratorium, peneliti menggunakan kualitatif dengan metode kurkumin. Sampel santan, gula merah, cendol dan es batu diambil dari 3 pedagang es dawet dengan 12 sampel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat sampel yang positif mengandung E. Coli. Dari hasil penelitian ini, maka jajanan es dawet di jalan Urip Sumohardjo memenuhui syarat makanan jajanan berdasarkan peraturan Kementerian Kesehatan.
Hubungan Perceived Severity dengan Penerapan PHBS Rumah Tangga di Masa Pandemi Covid-19 pada Masyarakat di Desa Simbang
Hermanzah, Dwi Murty Wardani;
Yusriani;
Asrina, Andi
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 5 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/woph.v3i5.465
Covid-19 ditetapkan oleh WHO sebagai pandemi global pada maret 2020, untuk itu pemerintah mengeluarkan kebijakan, layanan promotive dan preventif dalam hal ini menghimbau untuk penerapan PHBS termasuk PHBS rumah tangga. PHBS sendiri belum sepenuhnya terlaksana di masyarakat, jika merujuk hal tersebut bahwa persoalan kesehatan pada masyarakat disebabkan oleh kebiasaan dan persepsi, hal ini seperti yang diungkapkan oleh Rosentock mengenai Health Belief Model khususnya perceived severity. Berdasarkan data Dinkes Kabupaten Maros di Kecamatan Simbang cakupan berPHBS 25% dan yang belum berPHBS 75%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendekatan perceived severity dengan penerapan PHBS rumah tangga di masa pandemi Covid-19 pada masyarakat di Desa Simbang Kabupaten Maros. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat dalam hal ini ibu rumah tangga yang memiliki bayi/balita berjumlah 290 orang. Pengambilan sampel dengan metode purposive sampling dengan jumlah 166 orang. Metode analisis data menggunakan uji bivariat dengan uji korelasi Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan hasil uji Chi-square variabel perceived severity (P-Value 0.063). Berdasarkan hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa tidak adanya hubungan antara persepsi keseriusan dengan penerapan PHBS rumah tangga, dimana ini dikarenakan adanya faktor lain yang lebih mendominasi masyarakat dalam menerapkan PHBS rumah tangga di masa pandemi Covid-19.
Hubungan Technical Quality Dengan Kepuasan Pasien Di Puskesmas Kota Ternate
Puspitasari, Febrianti;
Hasan, Chaeruddin;
Yusriani, Yusriani
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 6 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/woph.v3i6.485
Kualitas pelayanan dimulai dari kebutuhan pelanggan dan berakhir pada persepsi pelanggan. Citra kualitas pelayanan yang baik pada sudut pandang atau persepsi pelanggan. Dalam pelayanan kesehatan, kualitas pelayanan menempatkan pasien sebagai pihak yang mengkonsumsi dan menikmati jasa pelayanan kesehatan termasuk yang paling menentukan kualitas jasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Technical quality dengan kepuasan pasien di Puskesmas Kota Ternate. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, jumlah populasi 13.012 rata- rata dalam 1 tahun jumlah sampel adalah 293 pasien, penentuan besar sampel menggunakan rumus Slovin. Teknik pengambilan sampel dengan cara accidental sampling. Analisis data menggunakan Univariat dan Bivariat. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa technical quality terdapat hubungan signifikan dengan kepuasan pasien dengan nilai P-Value 0,000<0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah technical quality sangat signifikan dengan kepuasan pasien sangat signifikan. Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan agar pihak Puskesmas Kota Ternate agar lebih meningkatkan kinerja petugasnya agar pasien puas dalam mendapatkan pelayanan dan meningkatkan sarana fasilitas di Puskesmas Kota Ternate tersebut agar pasien merasa nyaman dan tenang dalam memeriksa kesehatan.