p-Index From 2021 - 2026
9.144
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Jurnal Manajemen dan Organisasi Jurnal Agribisnis dan Ekonomi Pertanian MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah Jurnal Manajemen dan Agribisnis Signifikan : Jurnal Ilmu Ekonomi SOCA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan Jurnal Keteknikan Pertanian AGRIEKONOMIKA Jurnal Agro Ekonomi Jurnal Tanaman Industri dan Penyegar Indonesian Journal of Business and Entrepreneurship (IJBE) Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Forum Agribisnis Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) E-Journal AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research Jurnal Tataloka Agro Ekonomi JDE (Journal of Developing Economies) Jurnal Penelitian Karet Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Jurnal Studi Manajemen dan Bisnis Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal SEPA (Social Economic and Agribusiness Journal) International Research Journal of Business Studies (E-Journal) Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis) AFRE Accounting Financial Review Al-Muzara'ah Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan Indonesian Journal of Agricultural Research Jurnal Penelitian Kelapa Sawit Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian AGROMIX Jurnal Sosial Humaniora JURNAL AGRICA Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Agro Bali: Agricultural Journal Jurnal Agro Ekonomi Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal of Strategic and Global Studies Jurnal Dinamika Sosial Ekonomi Business Review and Case Studies BISNIS & BIROKRASI: Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Sustainability Science and Resources Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah International Journal of Agriculture System Journal Research of Social Science, Economics, and Management Jurnal AGRISEP: Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis IIJSE Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Economic Development Analysis Journal Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan International Research Journal of Business Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Pengembangan Bisnis Cargo PT. Garuda Indonesia, Tbk dengan Pendekatan Business Model Canvas Ahmad Fariz Viali; Amzul Rifin; Imam Teguh Saptono
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) Vol. 4 No. 3 (2018): JABM Vol. 4 No. 3, September 2018
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.4.3.474

Abstract

Berkembangnya pasar e -commerce saat ini mempunyai nilai penjualan 2016 yang diperkirakan telah mencapai 4,4 miliar USD tentunya akan berdampak pada pertumbuhan pengiriman barang atau yang lebih dikenal dengan nama cargo. Tujuan dari penelitian ini antara lain menganalisis kondisi Direktorat Cargo dengan menggunakan Business Model Canvas (BMC) dan membuat New BMC Direktorat Cargo PT. Garuda Indonesia, Tbk. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah BMC, Importance and Performance Analysis (IPA), dan Five Forces Porter. Hasil dari identifkasi awal dari 9 elemen blok BMC Direktorat Cargo disertai analisis tingkat kepentingan dan kinerja terdapat tiga elemen blok prioritas yang perlu dilakukan perbaikan, yaitu customer segment, channel, dan revenue streams. Five forces porter analysis dan Industry foresight pada industri Cargo menjadi masukan pada perbaikan 3 elemen blok. Perubahan elemen customer segmen, yaitu target pasar menjadi lebih luas dari customer port to port menjadi customer door to door. Perubahan pada elemen channel, yaitu pengembangan dengan memperbanyak pembukaan channel baru seperti gerai, sales outlet, booth, small counter. Pengembangan pada revenue stream, yaitu adanya pendapatan tambahan dari door to door, fee based income dan revenue sharing dari sinergi BUMN. Selain itu perubahan pada ketiga elemen tersebut juga menyebabkan pengembangan pada elemen Value Preposition, Customer Relationship, Key Patners, Key Activities serta pada elemen Key Resource dan Cost Structure agar dapat dioptimalkan dan efisiensi sehingga menciptakan new BMC yang bermanfaat bagi pengembangan perusahaan yang sesuai perkembangan industri.Kata kunci: Cargo, BMC, IPA, five forces porter
Strategi Pengembangan Asuransi Jiwa Sulastri Sulastri; Amzul Rifin; Bunasor Sanim
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) Vol. 4 No. 1 (2018): JABM Vol. 4 No. 1, Januari 2018
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.4.1.44

Abstract

Insurance is a financial institution that is engaged in the service field and a Non-Bank Financial Institution. The achievement of PT Asuransi Jiwa TASPEN is not maximal, due to the limitations of facilities, infrastructure, and human resources in the development of the market, but the opportunities of this company in achieving the targets set will be very large if it implements strategies that fit the factors it experiences. This study aims to identify and study the internal and external factors that affect the existence of PT Asuransi Jiwa TASPEN and to formulate appropriate strategic alternatives to be applied in this company. These internal and external factors strongly influence the company. With its strengths, weaknesses, opportunities and threats, the management must utilize SO strategy that harnesses its largest power to take advantage of opportunities. The SO alternative strategies include the strengthening of the partnerships with the government and availability of insurance programs to the needs of civil servants, development of marketing distribution, opening of the office channeling at the branch offices in order to anticipate market development, and improvement of the quality and quantity of human resources.Keywords: alternative strategies, insurance, Asuransi Jiwa, SWOT
Efisiensi Penyaluran Kredit Ritel Komersial Terhadap Sektor Umkm di BRI (Studi Kasus di BRI Kantor Wilayah Jakarta 3) Bagus Ary Wibowo; Amzul Rifin; Sadikin Kuswanto
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) Vol. 4 No. 2 (2018): JABM Vol. 4 No. 2, Mei 2018
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.4.2.308

Abstract

BRI Bank has its main focus to develop micro, small, and medium enterprises (UMKM). With the support of 18 Regional Offices, BRI has become the pioneer in distributing commercial retail credit. However, from 2010 to 2015, the percentage of BRI profit decreased. This research aimed to analyze the efficiency level and examine the factors affecting the commercial retail credit channeling in BRI Regional Office 3 to the SME sector. The research was conducted using DEA and Panel Regression methods with secondary data in the Financial Statements of BRI Jakarta Regional Office 3, year-end periods of 2013, 2014 and 2015. Based on the analysis conducted using the DEA method, the results indicated that 4 DMU units (Branch Offices) from the total of 36 DMU units; i.e. in Joglo, Sanggau, Singkawang and Tangerang Merdeka achieved their efficiency value in the year of 2013-2015 consistently; that is, they were able to complete the work correctly by using minimum inputs that produce maximum outputs. Based on the significant value, factors affecting the efficiency of banks include operational costs, NPL, credit growth, and realization of debtors. The control of input or cost, the increase of retail credit productivity, and good credit quality maintenance can influence the efficiency score of each work unit in Regional Office 3 of BRI Jakarta, so it can give profit contribution for the company.Keywords: efficiency, BRI, credit, SME, DEAAbstrak: Bank BRI memiliki fokus utama untuk mengembangkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Dengan dukungan 18 Kantor Wilayah (Kanwil) yang dimiliki menjadikan BRI pionir dalam menyalurkan kredit ritel komersial. Namun dari Tahun 2010 hingga Tahun 2015 persentase laba BRI terjadi penurunan. Bertujuan untuk menganalisis tingkat efisiensi dan mengetahui faktor yang memengaruhi penyaluran kredit ritel komersial Kanwil BRI Jakarta 3 kepada sektor UMKM menggunakan metode DEA dan Regresi Panel dengan data sekunder berupa Laporan Keuangan BRI Kanwil Jakarta 3 periode akhir Tahun 2013, 2014 dan 2015. Berdasarkan hasil analisa menggunakan metode DEA menunjukkan bahwa 4 unit DMU (Kantor Cabang) dari total 36 unit DMU, yaitu Joglo, Sanggau, Singkawang dan Tangerang Merdeka telah mencapai nilai efisiensi pada Tahun 2013-2015 secara konsisten yaitu dapat menyelesaikan pekerjaan secara benar dengan menggunakan input yang minimal menghasilkan output yang maksimal. Berdasarkan nilai signifikan faktor-faktor yang memengaruhi tingkat efisiensi perbankan, di antaranya adalah biaya operasional, NPL, pertumbuhan kredit dan realisasi debitur. Pengendalian sisi input atau biaya, peningkatan produktifitas kredit ritel dan menjaga kualitas kredit yang baik dapat memengaruhi skor efisiensi dari masing-masing unit kerja di Kanwil BRI Jakarta 3 sehingga dapat memberikan kontribusi laba bagi perusahaan.Kata kunci: efisiensi, BRI, kredit, UMKM, DEA
Strategi Pengembangan Usaha Pengolahan Kopi Arabika (Studi Kasus PT Golden Malabar) Yuni Dwi Kartika; Amzul Rifin; Imam Teguh Saptono
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) Vol. 4 No. 2 (2018): JABM Vol. 4 No. 2, Mei 2018
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.4.2.212

Abstract

In accommodating coffee seed production, coffee cherry as the main ingredient was collected from personal farms. Nonetheless, as the company’s external condition grows, this strategy is no longer appropriate to keep PT Golden Malabar Indonesia growing and developing in current condition in which the consumption rate of coffee has increased and lifestyle has shifted. The main purpose of this research was to formulate strategy development of Arabica coffee processing business. The analysis tools utilized to examine the company’s internal and external conditions included the matrices of Internal Factor Evaluation (IFE), External Factor Evaluation (EFE), and Internal-External (IE). The analysis tool used to determine the appropriate strategy for the company was Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). The total score of IFE matrix of PT Golden Malabar Indonesia was 3.0507 indicating its strong internal position. The total score of EFE matrix of PT Golden Malabar Indonesia was 2.0160 indicating the lack of response to the opportunities and threats outside the company. The position of IE matrix of PT Golden Malabar Indonesia is in region IV in which the company is growing and developing its Arabica coffee processing industry and it is significantly appropriate to conduct integrating strategy. The first priority strategy is in accordance with QSPM analysis i.e. PT Golden Malabar Indonesia is encouraged to perform backward integration by building connection with coffee cherry distribution partners/agents.Keywords: IFE, EFE, QSPM, coffee, Golden Malabar IndonesiaAbstrak: Dalam memenuhi produksi biji kopi, ceri kopi sebagai bahan bakunya diperoleh dari kebun sendiri. Namun seiring berkembangnya kondisi eksternal perusahaan, strategi tersebut sudah tidak tepat untuk membuat PT Golden Malabar Indonesia tumbuh dan berkembang di kondisi saat ini yang meningkatnya konsumsi kopi serta pergeseran gaya hidup. Tujuan utama dari penelitian ini adalah merumuskan strategi pengembangan usaha dari pengolahan kopi arabika. Alat analisis yang digunakan untuk menganalisis kondisi internal dan eksternal perusahaan adalah Matriks Evaluasi Faktor Internal (IFE), Matriks Evaluasi Faktor Eksternal (EFE), dan Matriks Internal-Eksterbal (IE). Alat analisis yang digunakan untuk menentukan strategi yang tepat untuk perusahaan adalah Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Total skor matriks IFE PT Golden Malabar Indonesia adalah 3,0507 yang mengindikasikan posisi internal perusahaan yang kuat. Total skor matriks EFE PT Golden Malabar Indonesia adalah 2,0160 hal ini menunjukan bahwa perusahaan belum cukup merespon peluang dan ancaman yang ada di luar perusahaan. Posisi matriks IE PT Golden Malabar Indonesia ada di wilayah IV,dimana perusahaan sedang tumbuh dan berkembang di industri pengolahan kopi arabika, sangat tepat untuk melakukan strategi integrasi. Strategi prioritas pertama sesuai dengan anlisa QSPM, PT Golden Malabar Indonesia sebaiknya melakukan integrasi ke belakang dengan membangun jaringan dengan mitra/agen pemasok ceri kopi.Kata kunci: IFE, EFE, QSPM, kopi, Golden Malabar Indonesia
Strategi Pengembangan Balai Inseminasi Buatan Lembang Kabupaten Bandung Barat dengan Pendekatan Business Model Canvas Dwipanca Prabuwisudawan; Amzul Rifin; Setiadi Djohar
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) Vol. 4 No. 3 (2018): JABM Vol. 4 No. 3, September 2018
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.4.3.317

Abstract

Fungsi utama pemerintah adalah memberikan pelayanan terbaik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di semua sektor. Salah satu sektor yang berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat adalah sektor peternakan. Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang merupakan salah satu pelaku usaha peternakan yang memegang peranan penting dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat dalam sektor peternakan. Penelitian ini betujuan untuk 1) mengidentifikasi model bisnis BIB Lembang dengan menggunakan business model canvas, 2) membuat model bisnis yang telah disempurnakan dengan pendekatan business model canvas 3) membuat program perbaikan dari model bisnis yang telah disempurnakan. Metode yang digunakan adalah pendekatan business model canvas dan analisis SWOT. Berdasarkan hasil kajian didapatkan sembilan elemen model bisnis BIB Lembang antara lain co-creator, value proposition, channels, relations, value stream-returns, key resources, key activities, key partership, dan value stream-outlay and costs, pembuatan model bisnis perbaikan berdasarkan analisis SWOT pada masing-masing elemen, serta program perbaikan berupa pengembangan internal organisasi, saluran distribusi, informasi, dan komunikasi, serta pengelolaan keuangan berbasis Badan Layanan Umum (BLU). Kata kunci: BIB, business model canvas, peternakan ,strategi pengembangan , SWOT
Strategic Choice of Technology Transfer in Indonesia Syafrizal Maludin; Rizal Syarief; Amzul Rifin; Nurul Taufiqu Rochman
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) Vol. 5 No. 1 (2019): JABM Vol. 5 No. 1, Januari 2019
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.5.1.163

Abstract

Research shows technology development is one key element of economic growth. The race in innovation technology leads the government to issue policies in order to enhance competitiveness based on innovation technology. This commitment is mostly followed by allocating some amount of budget in science and technology development. On the other side, it should be comprehended that innovation creates its own arteries which encourage the government to create an appropriate strategic choice which meets the expectation based on the unique competence of a nation. This article measures the strategic choice for policy maker in establishing an appropriate technology transfer system based on the opinion of actors that involve in technology transfer utilizing analytical hierarchy process (AHP) that analyzes the individual variables in three hierarchies. The variables were derived from the first discussion with experts as the higher level of decision maker. Additionally, research problems were based on the first process of discussion of AHP with experts enriched by literature study. The choices of strategy in this research include developing technology & business incubator at 0.50414, establishing science attaché at 0.24344, strengthening existing public research institution at 0.16648 and increasing gross expenditure on research and development at 0.08594.Keywords: AHP, policy maker, technology transfer, strategic choicesAbstrak: Riset menunjukan peran perkembangan teknologi sebagai salah satu elemen penting dalam pertumbuhan ekonomi. Kompetisi dalam arena inovasi teknologi berpengaruh pada pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan dalam penguatan daya saing bangsa berbasis inovasi teknologi. Komitmen ini seringkali diikuti dengan alokasi anggaran untuk kegiatan riset dan teknologi. Namun, penguatan ini harus diikuti dengan pemahaman bahwa inovasi menciptakan alur prosesnya sehingga pemerintah diharapkan mampu menciptakan pilihan strategi yang searah dengan tujuan yang berakar dari nilai lokal. Tulisan ini mengukur pilihan strategi yang dapat digunakan oleh pembuat kebijakan dalam menciptakan alih teknologi yang didasarkan pada visi pakar pada bidang alih teknologi dengan menggunakan pendekatan analytical hierarchy process (AHP) yang terbagi dalam tiga struktur hirarki. Variabel yang digunakan diturunkan dari interview pertama dengan pakar dan pengambil keputusan. Masalah riset pada kajian ini juga diturunkan dari interview dengan pakar yang diperkaya dengan penelaahan literatur. Pilihan strategi pada kajian ini adalah pengembangan inkubator dan taman sains dan teknologi 0,50414, pembukaan attaché iptek 0,24344, penguatan litbang 0,16648 dan peningkatan anggaran riset 0,08594. Kata kunci: AHP, alih teknologi, pembuat kebijakan, pilihan strategi
Arsitektur Strategik Perusahaan Jasa Hospitality (Studi Kasus PT Angkasa Pura Hotel) Faturohman Faturohman; Amzul Rifin; Setiadi Djohar
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) Vol. 5 No. 2 (2019): JABM Vol. 5 No. 2, Mei 2019
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.5.2.319

Abstract

Rapidly changing business environment has caused the company’s competitive advantages to be temporary. This research aimed to identify the current core competences of PT Angkasa Pura Hotel, to develop industry foresight based on core competences, and to formulate strategic architecture towards the future industry. This research used a qualitative descriptive method. The results of this research showed that the existing core competences of this company are reservation system and customer service, and the company’s industry foresight is airport hospitality by acquiring new core competences; such as hospitality management, customer relationship management, hotel interior design, and food menu planning. The new core competences of the company are acquired by conducting strategic alliance and building a hospitality training center. The company’s strategic architecture is arranged for the next 10 years and divided into 3 strategic steps; i.e. strengthening competencies, growing products, and excelling in performance. This research concluded that to lead foresight industry, the company must conduct business transformation by acquiring new competences.Keywords: disruption innovation, foresight indystry, hospitality industry, core competence, strategic architectureAbstrak: Perubahan dunia bisnis yang cepat seperti saat ini mengakibatkan keunggulan daya saing (competitive advantage) perusahaan hanya bersifat sementara. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi kompetensi inti perusahaan saat ini dan kompetensi inti yang harus dikuasai dalam industri masa depan serta menyusun strategi untuk menuju industri masa depan tersebut. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kompetensi inti perusahaan saat ini adalah sistem layanan reservasi dan layanan konsumen, industri masa depan perusahaan adalah industri hospitaliti bandara dengan penguasaan kompetensi yang terkait dengan hospitality terdiri atas manajemen hospitaliti, manajemen layanan konsumen, desain interior hotel dan lounge dan desain menu makanan. Strategi penguasaan kompetensi inti melalui strategi aliansi dan mendirikan pusat pelatihan hospitality. Rancangan arsitektur strategik perusahaan disusun untuk jangka waktu 10 tahun yang dibagi dalam tiga tahapan strategi yaitu tahap penguatan kompetensi (strengthening), pertumbuhan usaha (growing) dan peningkatan kinerja (excelling). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa untuk mampu memimpin di industri masa depan, perusahaan harus melakukan transformasi usaha dengan menguasai kompetensi baru.Kata kunci: disrupsi inovasi, industri masa depan, industri hospitality, kompetensi inti, arsitektur strategik
Optimalisasi Portofolio Kredit untuk Perencanaan Ekspansi Kredit pada Perbankan Nasional: Credit Portfolio Optimization for Credit Expansion Planning on National Banking Rini Siswati Asnel; Lukytawati Anggraeni; Amzul Rifin
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) Vol. 6 No. 2 (2020): JABM Vol. 6 No. 2, Mei 2020
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.6.2.269

Abstract

The aim of this study is to determine the portfolio performance in each economic sector based on return and risk of portfolio credit at 3 Sentra Kredit Menengah (SKM) under BNI WJS supervision and to find out the optimal combination or composition of the loan portfolio that provides the greatest return and the lowest risk. In this study using the Markowitz model to produce an optimal portfolio combination. The results showed recommendations of portfolio for the Jakarta Senayan Jakarta Regional especially for SKM, it was suggested to management to expansion in sectors or business with their competencies. To plan the optimal composition of the loan portfolio for credit expansion plan, the alternative of optimum portfolio from the results of this study can be used as a reference. Keywords: loan portfolio, markowitz model, Sentra Kredit Menengah (SKM) , return, risk credit
STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING PASAR RAKYAT MELALUI PENGEMBANGAN MODEL BISNIS (STUDI KASUS: PLAZA BOGOR): TRADITIONAL MARKET COMPETITIVENESS IMPROVEMENT STRATEGIES THROUGH THE DEVELOPMENT OF BUSINESS MODELS (CASE STUDY: PLAZA BOGOR) Syuhairi Nasution; Arief Daryanto; Amzul Rifin
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) Vol. 6 No. 3 (2020): JABM Vol. 6 No. 3, September 2020
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.6.3.581

Abstract

The success of urban markets in the city are increasingly threatened as it continues to grow with the proliferation of spending shopping centers and convenience stores. This study aims to identify, to map the factors that play a role in the business model, to identify the role and influence of stakeholders, to conduct a gap analysis, to analyze the business feasibility of the revitalization program and formulate a business model development strategy. The research method of this paper uses the Business Model Canvas (BMC) as an analysis tool, stakeholder analysis, business feasibility analysis and gap analysis. This study has identified the most interested and influential stakeholder groups. The business feasibility analysis shows that the revitalization program is very feasible because all of the ratio values are in good condition. The strategy that needs to be developed to get the right results is to do several things; 1) develop the more effective business processes. 2) developing the effectiveness of the use of market facilities and infrastructure and 3) improving financial performance and transparency in order to achieve good corporate gouvernance. Keywords: BMC, traditional market, stakeholder analysis, feasibility analysis
Efisiensi Teknis Perkebunan Kelapa Sawit Mandiri di Indonesia Firna Varina; Sri Hartoyo; Nunung Kusnadi; Amzul Rifin
Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan 2021: Vol. 14, No. 1, Februari 2021 (pp.1-241)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JEKT.2021.v14.i01.p04

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi teknis dan menganalisis sumber inefisiensi produksi kelapa sawit pekebun mandiri dengan mengggunakan pendekatan stokastik frontier. Hasil studi menunjukkan bahwa semua vaiabel input berpengaruh positif terhadap produksi kelapa sawit dengan skala usaha decreasing returns to scale. Pekebun menpunyai nilai rata-rata efisiensi teknis 0.6541, namun lebih dari 53 % yang mempunyai efisiensi lebih dari 0,70. Faktor-faktor seperti umur pekebun, pendidikan, penyuluhan, keanggotaan kelompok tani, kepemilikan lahan dan pembiayaan berpengaruh positif terhadap efisiensi teknis. Diharapkan dengan perbaikan faktor-faktor seperti penggunaan input, peningkatan pendidikan, penyuluhan budidaya kelapa sawit yang benar dan kemudahan akses perkreditan akan dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi teknis produksi kelapa sawit pekebun mandiri. Pekebun yang mempunyai tanaman kelapa sawit dengan umur lebih dari 30 tahun, dimana tanaman kelapa sawit mempunyai produktivitas dan TE terendah, harus mulai memikirkan peremajaan perkebunannya.
Co-Authors . Hastuti . Novindra ., Harianto A. Faroby Falatehan Achmad Fachruddin Adelina Siregar, Indah Adetya, Aulia Adrianus Hia Agbolosoo, John Atsu Agrivinie Rainy F Agung Rahmat Syahputra Ahmad Fariz Viali Ahniasari Rosianawati Aini, Anis Nur Alexandro Ephannuel Saragih Alfi Nurdina Ali Djamhuri Alim Setiawan Slamet Amalia Ramadhina Ghaisani Amalia, Azka Andriyono Kilat Adhi Anggi Meiri Anggita Tresliyana Anggita Tresliyana Suryana Anis Nur Aini Arief Daryanto Arief Daryanto Artadi Nugraha Asharuddin, Muh. Asri, Dian Asti Istiqomah Astuti Rahmawati Astuti Rahmawati Atin Saraswati Bagus Ary Wibowo Bambang Juanda Bayu Eka Wicaksana Bunasor Sanim Bustanul Arifin Chaira, Nabila Chrysanthini, Bebby Dahlia Nauly Dalimunthe, Nina Rahmida Daniel Ibrahim Darhyati, Andi Tenri Dedi Fernandes Dian Asri Dian Indri Annisa Dikky Indrawan Dimas Aryo Wicaksono Dinda Aslam Nurul Hida Dini Maulida Rachmi Dominicus Savio Priyarsono Dwi Nurul Amalia Dwi Nurul Amalia, Dwi Nurul Dwi Rachmina Dwi Rachmina Dwipanca Prabuwisudawan Dwirayani, Dina Eka Intan Kumala Putri Endang Pudji Astuti Endang Pudji Astuti Erliza Noor Erwidodo Eva Ariani Eva Farichatul Aeni Fadhilah, Alfirah Faiz Ahmad Sibuea Faizaty, Nur Elisa Faizaty, Nur Elisa Fajar Firmana Faqih Udin dan Jono M. Munandar Meivita Amelia Fariyanti, Anna Faturohman Faturohman Feryanto Feryanto Fika Harini Sinaga Firna Varina Fitri Nurdiyani Fitria Yuliani Fuji Lasmini Gama, I Gusti Made H R Dewati Hakim, Rizqi Imaduddin Hanny Stephanie Harianto Harianto Harianto Harianto Harmini, Harmini Hartoyo Hartoyo Hassan, Ethar Hendina Pratiwi Heny Daryanto Heny K Daryanto Heny Kuswanti Suwarsinah Herawati Herawati Herawati Herawati Herawati Herawati Hermanto Siregar Hidayah Laila Pohan, Fitri Holyness Nurdin Singadimedja I Gusti Made Gama Ibrahim, Daniel Imam T Saptono Imam Teguh Saptono Imam Teguh Saptono Imam Teguh Saptono Imam Wahyudi Immanuel Irfan Nabhani Iyung Pahan Jan Hotman Januarisky, Hanna Aditya Jelita, Nur Joaquina da Silva Pinto Juniska Muria Sariningpuri Lalu Hendri Setiawan Lukman M. Baga Lukman M. Baga Lukytawati Anggraeni Lukytawati Anggreni Luriana Taslim Luriana Taslim Machfud Machfud Machfud Machfud Maharani Tristi Mahendra, Yusuf Iqbal Mahruddin Harahap Mangkudilaga, Erwin Taufik Krisnadi Meiri, Anggi Meliany, Birka Septy Melissa Amandasari Melissa Amandasari Mercky Haryo Mira Apriani Miranda Febriningtyas Mochammad Yunus Gerry Fitriadi Mohamad Syamsul Ma’arif Muh. Asharuddin Muhamad Ridho Syaffendi Muhamad Ridho Syaffendi Muhamad Zulkyfli Luthan Muhammad Iqbal Muhammad Irfan Ghifari Muhammad Ismail Muhammad Khaliqi Muhammad Teguh Iman Aris Bandriyo Nabhani, Irfan Nabhani, Irfan Netti Tinaprilla Nia Permatasari novindra . Nunung Kusnadi Nunung Nuryartono Nur Ramadhan, Andrian Nurohman, Nurohman Nursamsi Nursamsi Nurul Taufiqu Rochman Nurzakiah, Sitty Oktaviani, Rina Permana, Bertha Lovita Dwi Intania Pohan, Fitri Pramananda, Penggawa Pietra Priatmojo, Bhakti Putra, Rahmadiansyah Putra Putri, Tursina Andita Rahma Meiliza Putri Rahmawati, Astuti Ratna Winandi Ratna Winandi Ratna Winandi Reyna Nadhya Ulhaq Rina Oktaviani Rina Oktaviani Rini Siswati Asnel Rita Nurmalina Rizal Syarief Rizano, Desvand Theola Da Rizki Amalia Rizky Ariesty Fachrysa Halik Rizqi Imaduddin Hakim Rokhani Hasbullah Rosiana, Nia Rui Andriano, Rui Sadikin Kuswanto Safari, Bani Samarra, Ghaida Zahra Saraswati, Ria Indah Setiadi Djohar Setiadi Djohar Setiadi Djohar Setiadi Djohar Siahaan, Henry MP Sigit, Argadatta Siti Jahroh Sri Dharmayanti Sri Hartoyo Sri Hartoyo Sri Hartoyo Stefani, Eska Suharno Suharno Suharno Suharno Suharno Suharno Suharno Suharno Sukardi Sukardi Sulastri Sulastri Suprehatin Suprehatin Suprehatin Suryana, Anggita Tresliyana Syafri, Zelin Relavebrian Syafrizal Maludin Syaima Syifa Fauziah Syifa Fauziah Syifa Fauziah Syuhairi Nasution Tanti Novianti Timbul Rasoki Tintin Sarianti Triana Gita Dewi Triana, Masrifah Ujang Sumarwan Ulhaq, Reyna Nadhya Venty Fitriany Nurunisa Vionencia P.S. Faria Freitas Vitalia Putri Asheri Wahyu Budi Priatna Wahyudi, Wenny Widya Wibowo Setio Laksono Wibowo, Mohamad Emir Widyastutik Wijaya, Amirullah Ximenes, Lito Yanuar, Rahmat Yudha Heryawan Asnawi Yuni Dwi Kartika Yusman Syaukat Yusman Syaukat Zalwa Nahla Lubis