p-Index From 2021 - 2026
13.164
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humaniora Jurnal Ilmu Pendidikan Autotech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Mimbar PGSD Undiksha The Indonesian Journal of Business Administration Harmonia: Journal of Research and Education Abdimas Lingua Jurnal Bahasa dan Sastra Students´ Journal of Economic and Management ATAVISME JURNAL ILMIAH KAJIAN SASTRA Catharsis Educational Management The Journal of Educational Development Journal of Elementary Education NUMERICAL (Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter DIKBASTRA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Journal of Primary Education JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar GERAM (GERAKAN AKTIF MENULIS) Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Sastra Indonesia Jurnal Pakarena Alayasastra: Jurnal Ilmiah Kesusastraan SULUK: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Sutasoma : Jurnal Sastra Jawa Piwulang : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan Journal of Research and Educational Research Evaluation Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ZAHRA: Research and Tought Elementary School of Islam Journal Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam JTTM: Jurnal Terapan Teknik Mesin Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Journal La Edusci EduLine: Journal of Education and Learning Innovation Indonesian Gender and Society Journal Jurnal Panjar: Pengabdian Bidang Pembelajaran Startupreneur Business Digital (SABDA Journal) Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) UNNES International Conference on ELTLT SINAU : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Jurnal Penelitian Chanos Chanos JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology ZAHRA: Research and Tought Elementary School of Islam Journal VISA: Journal of Vision and Ideas Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Jurnal Sastra Indonesia Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia International Journal of Social and Political Sciences Sutasoma : Jurnal Sastra Jawa Aksara
Claim Missing Document
Check
Articles

Peran dan Strategi Perguruan Tinggi dalam Membentuk SDM Unggul yang Berjiwa Creativepreneurship di Era Society 5.0 Abdul Aman; Tri Joko Raharjo; M. Khafid; Teguh Supriyanto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini, perkembangan teknologi dan informasi telah membawa manusia ke era baru yang dikenal sebagai society 5.0. Era ini ditandai dengan adopsi teknologi digital yang semakin masif dan mendorong munculnya berbagai inovasi baru dalam berbagai bidang kehidupan. Untuk merespon tantangan di era society 5.0, dibutuhkan SDM yang memiliki keterampilan dan kemampuan kreatif serta mampu mengembangkan peluang bisnis baru, sehingga muncul konsep creativepreneurship. Creativepreneurship mengacu pada keterampilan dan kemampuan untuk mengembangkan ide kreatif menjadi bisnis yang sukses. Sebagai lembaga yang berkontribusi dalam kegiatan pendidikan di Indonesia, perguruan tinggi harus mampu membentuk SDM yang memiliki keterampilan dan keahlian yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini. Perguruan tinggi juga harus mendorong kreativitas dan inovasi pada mahasiswanya. Untuk mencapai tujuan tersebut, dilakukan analisis SWOT dan study literasi perguruan tinggi sehingga diperoleh beberapa strategi, seperti menawarkan kurikulum dan program pendidikan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja, mengembangkan keterampilan dan kemampuan mahasiswa dalam bidang kewirausahaan dan inovasi, dan memberikan peluang untuk melakukan penelitian dan pengembangan yang dapat diaplikasikan dalam dunia industri dan bisnis. Selain itu, perguruan tinggi juga dapat menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, seperti industri, pemerintah, atau lembaga non-profit, untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan dan kemampuan dalam dunia kerja. Dengan demikian, perguruan tinggi dapat memainkan peran yang lebih aktif dalam membentuk SDM yang unggul dan berjiwa kreatif di era Society 5.0.
Urgensi Cerita Anak Bermuatan Permainan Tradisional dalam Literasi Budaya Mei Fita Asri Untari; Agus Nuryatin; Teguh Supriyanto; Mukh. Doyin
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui urgensi cerita anak bermuatan permainan tradisional bagi siswa sekolah dasar. Bermain dan permainan adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan dari dunia anak sekolah dasar. Untuk meminimalisasi permainan digital yang membawa dampak negatif perlu direvitalisasi kembali permainan-permainan tradisional yang diintegrasikan melalui cerita anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan literatur sistematis. Review ini diawali dengan pertanyaan penelitian “apa pentingnya cerita anak bermuatan permainan tradisional”. Penelusuran artikel melalui Google Scholar, Research Gate, Springer, Sage Pub, dan elicit dengan kata kunci yang digunakan cerita anak, permainan tradisional, literasi budaya. Hal ini bertujuan untuk kemutakhiran hasil riset dan keterbaruan pengambilan database. Berdasarkan hasil studi literatur ditemukan hasil permainan tradisional belum diwujudkan dalam cerita anak, cerita anak digunakan untuk mengembangkan kemampuan literasi anak, dan banyak pembelajaran yang mengintegrasikan permainan tradisional. Maka secara teoretis berlandaskan bukti ilmiah perlu direvitalisasi cerita anak bermuatan permainan tradisional untuk mengembangkan kemampuan berbahasa anak dan menguatkan literasi budaya bagi siswa SD.
Kontekstualisasi Unsur Culture dalam CLIL pada Cerita Anak Sebagai Sarana Penguatan Budaya Literasi Anak Usia Dini Qurrota Ayu Neina; Agus Nuryatin; RM. Teguh Supriyanto; Hari Bakti Mardikantoro
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguatan dan pengembangan budaya literasi harus dilakukan untuk mencetak sumber daya manusia unggul yang cerdas dan bermoral. Salah satu sarana yang dapat digunakan adalah melalui cerita anak. Penerapan cerita anak sebagai salah satu cara pengembangan dan penguatan budaya literasi dilakukan melalui kontekstualisasi unsur culture dalam Content and Languange Integrated Learning (CLIL). Konsep culture ini diwujudkan dengan mengilhami bentuk keteladanan nilai-nilai tertentu dalam sebuah teks cerita anak untuk kemudian diamalkan sebagai wujud pemahaman. Pemahaman terhadap nilai inilah yang dapat dijadikan sebagai sarana penguatan budaya literasi sehingga terbentuk insan berkarakter yang harapannya mampu berkontribusi dalam segala bidang.
Idiologi pada Novel Naksir Anak Teroris Karya Ditta Arieska Ahmad Sunardi; Teguh Supriyanto; Fathur Rokhman; Agus Nuryatin
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah karya sastra novel akan mempunyai nilai jika memberikan sumbangsih pada peradaban manusia. Novel yang mempunyai nilai kebermanfaatan akan mampu menjawab permasalahan kehidupan, termasuk memberikan pemahaman idiologi yang benar agar tidak sesat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk idiologi pada novel Naksir Anak Teroris. Metode yang digunakan adalah teori hegemoni Gramsci dengan menganalisis kutipan kalimat novel yang mengandung idiologi. Hasil penelitian ini ditemukan novel Naksir Anak Teroris ditemukan idiologi kepemimpinan, dan idiologi cinta. Unsur dominannya adalah idiologi cinta, dengan cinta teman-teman Isson, Pak Wahab, dan teman yang menaruh hati pada Isson, mereka rela berkorban untuk memperjuangkan bahwa Isson tidak bersalah. Idiologi kepemimpinan ditemukan pada kepemimpinannya Isson sebagai ketua kelas dapat memanajemen petugas upacara dengan adil dan menerapkan kesetaraan gender, merubah guru galak menjadi bijak. Saran untuk peneliti sastra selanjutnya adalah galilah idiologi cinta disetiap sastra karena dengan cinta pada ceritera novel semuanya dapat berubah dan idiologi cintalah penentu ceritera pada sebuah novel.
Problematika Pendidikan Sastra di Indonesia dan Transformasinya untuk Generasi Alfa Meina Febriani; Agus Nuryatin; Teguh Supriyanto; Hari Bakti Mardikantoro
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan sastra mengalami problematika berupa ketimpangan antara konsep dan implementasi dalam ruang pendidikan. Hal itu menjadi isu yang perlu diperhatikan dalam perhelatan dunia pendidikan era global yang serba digital ini. Sastra sebagai bagian dari kebudayaan membawa pesan penting dalam proses pembentukan karakter peserta didik. Oleh sebab itu, permasalahan dalam pendidikan sastra harus segera dituntaskan. Pergesekan lintas generasi yang mungkin melahirkan ketimpangan terhadap pola pikir, gaya dan kebiasaan hidup, terutama yang terjadi pada generasi Alfa sebagai generasi termuda pada masa ini. Hal tersebut berimplikasi langsung pada pola belajar yang juga harus senantiasa adaptif terhadap perubahan zaman, termasuk migrasi ke ruang digital pada pendidikan sastra. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap: (1) problematika pendidikan sastra di Indonesia, dan (2) transformasi pendidikan sastra untuk generasi Alfa. Kajian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan penelusuran pustaka terhadap dokumen, fenomena, dan permasalahan pendidikan sastra. Makalah ini menghasilkan dua substansi sebagai berikut. Pertama, problematika pendidikan sastra meliputi kurikulum, pendidik, peserta didik, sarana prasarana, dan rendahnya bacaan sastra. Kedua transformasi pendidikan sastra yang meliputi keberpihakan kurikulum, integrasi teknologi digital, dan literasi sastra. Dalam implementasinya, transformasi yang dilakukan diharapkan menciptakan pendidikan sastra yang inovatif dan adaptif dengan pola belajar generasi Alfa.
The Effectiveness of Learning to Write Poetry with Think Talk Write (TTW) Model Lysa Amorita Rachmawati; Teguh Supriyanto; Mukh Doyin
International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 8 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Many problems in learning activities to write poetry trigger the low ability to write poetry for fifth grade students at State Elementary Schools in Kedungjati District. Some of the problems experienced by students in learning to write poetry include: motivation, unattractive teacher explanations, difficulty expressing ideas, and the most basic problem for students is the learning model which tends to be monotonous. An effective learning model is one of the important factors for teachers or students in improving students' ability to write poetry. Cooperative learning model is one of the learning models that can improve students' writing skills. Think Talk Write (TTW) learning model is one of the learning models in cooperative learning that can make students able to communicate and express their thoughts to their friends so that they can exchange ideas in writing. . The purpose of this study was to determine the effectiveness of learning to write poetry with the TTW model. This research is using experimental method. The subjects of this study were fifth grade elementary school students in Kedungjati District for the 2017/2018 academic year. Data collection uses tests and non-tests. The data analysis technique used the t test with the help of the SPSS program. The results of learning to write poetry between before and after being given learning to write poetry with the TTW model with the acquisition of t count = 12,293 with sig < 0.05. The results of this study indicate that the TTW learning model can improve students' poetry writing skills.
Deradicalization in The Novel Demi Allah Aku Jadi Teroris by Demien Dematra Ahmad Sunardi; Teguh Supriyanto; Fathur Rokhman; Agus Nuryatin
International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 8 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A literary work will be valuable if it has benefits in real life. One of the unfinished problems in the life of the nation and state today is terrorism which needs to be handled seriously and comprehensively. One of the preventive steps to prevent terrorism can be carried out through deradicalization messages in a literary work. The purpose of this paper is to describe the forms of deradicalization in Demian Demattra novel Demi Allah, Aku Jadi Teroris. The methodology used is dialectical with a sociological approach to literary works. The results of this study are forms of deradicalization in accordance with Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 77 of 2019 Article 31, namely 1) the form of identification carried out by the police when identifying suspected terrorists, 2) the form of law enforcement, namely the hunting and arrest of suspected terrorists carried out by the police, 3) the form of reeducation, namely the essential religious education of Kemala, and 4) the form of social integration carried out by Kemala after being released from prison. Messages to readers and future researchers should continue to broadcast the deradicalization program through literary works that can be applied to the community.
Digitalization of Teaching Materials in Literature Learning As Reinforcement of Human Values Zuliyanti Zuliyanti; Agus Nuryatin; Teguh Supriyanto; Mukh Doyin
International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 8 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to explain the role of digitizing teaching materials in literature learning as a reinforcement of humanist values. This research method is descriptive analysis with research steps: identifying, classifying, analyzing, and concluding data. The research data is in the form of information on the process of learning literature in schools and the use of digitalization as a multi-interactive media to strengthen humanist values. Data collection instruments & techniques: observation sheets, interview guides, and data cards. Analysis of the data used qualitative analysis which includes identification, reduction, analysis, and generalization. The result of this study is that literary learning is very urgent to be optimized by using digitalization, including digital teaching materials. The digitization of literary learning teaching materials can be optimized from the use of digital learning resources as a support for literary learning. The presentation of digital teaching materials in literary learning can be considered in terms of material, language, presentation, and graphic aspects. Literature learning has the opportunity to teach moral values, including humanist values. Some humanist values ​​that can be optimized in literary learning include (1) peace, (2) respect, (3) responsibility, (4) happiness, (5) freedom, (6) tolerance, (7) cooperation, (8) love, (9) simplicity, (10) unity, and (11) humility.
Conversation Implicature of Ustaz Abdul Somad in Processing Discourse Nashihah Khumda; Rustono Rustono; Fathur Rokhman; Teguh Supriyanto
International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 8 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe conversational implicatures in Ustaz Abdul Somad's utterances in his preaching discourse. This research is a qualitative research that analyzes UAS utterances in the use of da'wah discourse. The data of this study are about the conversational implicatures of Ustadz Abdul Somad's da'wah discourse. The data was taken through a selection stage based on the needs that became the focus of the research, namely data in the form of conversational implicatures on Ustadz Abdul Somad's da'wah discourse. Data analysis and interpretation techniques were carried out with the stages of data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results and conclusions of this study are that there are conversational implicatures in Ustaz Abdul Somad's utterances in his da'wah discourse including implicatures of being patient, not careful, telling, ordering, asking permission, be careful, give alms, praising, ridiculing, and joking implicatures.
World View in Indonesian Novels Dwi Desi Fajarsari; Teguh Supriyanto; Agus Nuryatin; Ida Zulaeha
International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 8 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Literary works have total meaning if it is realized that the literary work contains the author's world view that represents himself as well as his collective subject. The purpose of this research is to find the world view in the novels SBDBS, LTLA, and NDTR. This literary research uses a sociological approach to literature, especially genetic structuralism. In accordance with literary research with the theory of genetic structuralism, the research methodology used is the Goldmann dialectical method. The results of the study show tha t the SPDBS novel has a narrative structure built on a plot with the theme of unitary nationalism, LTLA raises the story of the inner conflict of members of the rebel army, and NDTR about patriotism. The world view found in the SPDBS novel is nationalism to fight against rebel groups and create a peaceful life, while LTLA has the view that the inner struggles of rebel characters are considered so that all can feel justice, and NDTR has a patriotic world view through the heroic character of Hasan Saleh who can fight for provincial autonomy. Aceh. This world view is related to the collective subject of the author as the creator. The influential social structure is economic class and education level.
Co-Authors ., Suryaningsih ., Wagiran Abdul Aman Abdul Mukhlis Adiwijaya, Satria Nugraha Agus Nuryatin Agustina, Lusiana Ahmad Mubarok Ahmad Sunardi Ahmad Sunardi Akbarwati, Putri Akhmad Junaedi Alania, Shabrina Ali Sunarso Amin Yusuf Anam, Rifat Shafwatul Ansori, Isa Arfi, Bayu Arumndani, Batari Asnawi, Asnawi Asrofah Asrofah Aulia Rosyada, Sabila Aulia, Rifa Ayumi, Alfi Yalda Azizah, Aurora Balighah Nur Fitriyati , Hikmatun Cahyo Hasanudin Chaerani, Gista Salsabila DENI SETIAWAN Dhoni Zustiyantoro Dian Nuzulia Armariena, Dian Nuzulia Dina Mardiana Dinar Prabowo, Gilang Doyin, M Doyin, Muh. Dwi Desi Fajarsari Dwi Wahyu Candra Dewi Dyah Ayu Widyawati Cahyono Putri Elok Fariha Sari Esti Sudi Utami Fadlillah, Mia Nur Fathur Rokhman Fathurrahman, Moh Fauzul Etfita Feylosofia Putri Agry Fikriyyani, Izza Nafisah Fivin Bagus Septiya Pambudi, Fivin Bagus Septiya Galih Mahardika CP Hari Bakti Mardikantoro Harries Arizonia Ismail, Harries Arizonia Haryadi - HERAWATI, LILIK Heri Purnomo Hidayat, Ariyo Dwi Ida Zulaeha Ida Zulaeha Ihda Putri Handayani Ihda Putri Handayani Ika Ratnaningrum Imam Baehaqie Indiatmoko, Bambang Indra Rasyid Julianto Irkhamudin, Irkhamudin Isa Ansori Jibril, Ahmad Julianto, Indra Rasyid Kamelia Khristiyanti, Dian Krisbiono, Agung Dias Laila Margaretha Nur Habibah Laila Nur Azizah Legi Aspriyanti Leli Nisfi Setiana Leli Nisfi Setiana lilik Herawati Lisufiana, Desi Lucia Yuyun Dian Susanti Lysa Amorita Rachmawati M. Doyin M. Doyin M. Khafid Marheni, Ervitri Maria Sulastri Jeharu Marjuni Marjuni Marjuni Marjuni Masluchah, Umi Nur Laili Maulida Laily Kusuma Wati Maulida Laily Kusuma Wati Mayandri, Ghaisyah Dwi Maydita, Sabrina Rizki Mei Fita Asri Untari Meina Febriani Meina Febriani Mimi Mulyani Mirfakh, Muhammad Fatwa Mita Wahyuni Muawanah Muawanah Mubarok, Ahmad Mufadillah, Mufadillah Muh Doyin Muhammad Khumaedi Mukh Doyin Mukh Doyin Mukh Doyin Mukh. Doyin Murtiasih, Murtiasih Murtini, Tri Musa Musa Muslih Muslih Najib, Muhammad Rifqi Ainun Nas Haryati Setyaningsih Nas Haryati Setyaningsih Nas Haryati Setyaningsih Nashihah Khumda Nasib Neina, Qurrota Ayu Ni Kadek Aris Rahmadani Nisa, Hany Uswatun Noviarinta Susilowati Nufi Azzam Muttaqin Nugroho, Faizin Adi Nurani Azmi, Dian Nursiwi Nugraheni Pamungkas, Yoga Pertiwi, Imelda Dian Prakoso, Satrio Agung Prasetyo Utomo, S. Prasetyo Utomo, S. Pristiwati , Rahayu Puspo Handayani Putra, Yulio Kusuma Qurrota Ayu Neina Rachmawati, Lysa Amorita Rahayu Pristiwati Rera Rizki Andika Rizqi, Fika Nafissa Nur Miftakhur Rosmayanti, Ervi Rukmi Tri Wahyuni Rustono - Rustono Rustono S Siswanto Safira, Diah Ayu Saroni Saroni Saroni, Saroni Sarwi Sasongko, Tegar Sulistya Sembiring, Gorky Setiani, Adris Setiari, Ayu Deviya Setyatmoko, Prarika Fitria Setyowati, Susi Sholih, Hilman Siswanto Siswanto Sri Iswidayati Sri Wahyuni Sriwidiastuty, Asi Subagyo Subagyo Subyantoro Sucipto Hadi Purnomo Sudiyati Sudiyati Sufa, Laila Nurul Sukma, Dimas Pramata Sulistiawan, Michael Johan Suminto A. Sayuti Sungging Widagdo Suratno Suratno Suratno Suratno Suyitno Suyitno Tilova, Eshia Monica Titi Andaryani, Eka Titi Prihatin Tri Astuti Tri Joko Raharjo Tri Murtini Tri Suminar Trikandi, Sonya Trimurtini Trimurtini Trimurtini Trimurtini, Trimurtini Tristyesha, Lekas Turahmat Turahmat, Turahmat Tyasmiarni Citrawati Udi Utomo Utomo, Udiarso Cahyo Vio Amandini Afriliana Wadiyo Wadiyo Wahyu Azam Nur Wahyu Mukti, Muhammad Panji Wangi, Hayu Eka Wati, Maulida Laily Kusuma Widianti, Nurhannah Wisnu Pracoyo Witanto, Yuli Wulanjari, Putri Yos Sunitiyoso Yuli Witanto Yusro Edi Nugroho Yusro Edi Nugroho Yusro Edy Nugroho Yusro Edy Nugroho Zahwa Iftithaa Russhaimah Zi Xuan, Alvin Teo Zulfa Fahmy Zuliyanti, Zuliyanti Zustiyantoro, Dhoni