p-Index From 2021 - 2026
14.524
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humaniora Jurnal Ilmu Pendidikan Autotech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Mimbar PGSD Undiksha The Indonesian Journal of Business Administration Harmonia: Journal of Research and Education Abdimas Lingua Jurnal Bahasa dan Sastra Students´ Journal of Economic and Management ATAVISME JURNAL ILMIAH KAJIAN SASTRA Catharsis Educational Management The Journal of Educational Development Journal of Elementary Education NUMERICAL (Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter DIKBASTRA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Journal of Primary Education JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar GERAM (GERAKAN AKTIF MENULIS) Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Sastra Indonesia Jurnal Pakarena Alayasastra: Jurnal Ilmiah Kesusastraan SULUK: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Sutasoma : Jurnal Sastra Jawa AUTOCRACY: Jurnal Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri Piwulang : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Journal of Research and Educational Research Evaluation Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ZAHRA: Research and Tought Elementary School of Islam Journal Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Ilmiah Sarasvati : Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya JTTM: Jurnal Terapan Teknik Mesin Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Journal La Edusci Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) EduLine: Journal of Education and Learning Innovation Indonesian Gender and Society Journal Jurnal Panjar: Pengabdian Bidang Pembelajaran Startupreneur Business Digital (SABDA Journal) Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) UNNES International Conference on ELTLT SINAU : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Jurnal Penelitian Chanos Chanos JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology Cantata Deo: Jurnal Musik dan Seni ZAHRA: Research and Tought Elementary School of Islam Journal VISA: Journal of Vision and Ideas Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Jurnal Sastra Indonesia Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia International Journal of Social and Political Sciences Sutasoma : Jurnal Sastra Jawa Aksara Harmonia: Journal of Arts Research and Education Varia Humanika Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI
Claim Missing Document
Check
Articles

Dialektika kewahyon dan keprabon dalam puisi esai Ki Ageng Selo: Sang Penakluk Petir Supriyanto, Teguh; Widagdo, Sungging; Prasetyo, Dandung Adityo Argo; Harijanti, Sutji; Habiba, S. Alifiya
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 8 No 4 (2025)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/diglosia.v8i4.1479

Abstract

The essay poem Ki Ageng Selo: Sang Penakluk Petir by Sri Penny has been used as teaching material for poetry writing for students at MAN 1 Grobogan. However, the structure of the essay poem is suspected to show a distance from cultural aspects. The issue that arises is whether the structural phenomena in the essay poem are appropriate to be used as teaching material. This research was conducted through a literary sociology approach using a heuristic-level semiotic method for data validation and a hermeneutic-level reading for the analysis of literary, social, and cultural rules. The research data consisted of excerpts from the lines of the poem suspected of containing ideology, as per the research problem. The research results are based on the use of Bourdieu's cultural arena theory, revealing a dialectic between 'kewahyon' and 'keprabon' as well as the matrix as the center of meaning. In the cultural aspect, the matrix can be understood through actual and potential hypogrammatics. The figure Ki Ageng Selo experiences a tension (dialectic) between ambition and expectation. The study concludes that the essay poem Ki Ageng Selo: The Conqueror of Lightning can be recommended as learning material for the younger generation of the nation.
Sistem Keamanan Loker Barang Berbasis RFID (Radio Frequency Identification) dengan Pengendali Arduino Uno octaviany, Tiur; Supriyanto, Teguh; Syufrijal, Syufrijal
Autocracy: Jurnal Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri Vol. 2 No. 01 (2015): Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.19 KB)

Abstract

This research explores the design and manufacture of goods Locker Security Systems Based Radio Frequency Identification (RFID) uses the controller Arduino Uno. Tool consists of three blocks, namely: block input and control blocks in the form of RFID (controller) using ATmega328 microcontroller and output block limit switch and solenoid. From the results of tests and measurements, obtained that locker security system based on Radio Frequency Identification (RFID) can work in accordance with the description specified. Tools can open and close the locker using RFID door lock automatically by using limit switches and works well. Penelitian ini membahas perancangan dan pembuatan Sistem Keamanan Loker Barang Berbasis Radio Frequency Identification (RFID) menggunakan Pengendali Arduino Uno. Alat terdiri dari tiga blok, yaitu: blok masukan dan blok kendali dalam bentuk RFID (controller) dengan menggunakan mikrokontroler ATmega328 dan output blok limit switch dan solenoid. Dari hasil tes dan pengukuran, diperoleh bahwa sistem keamanan loker berdasarkan Radio Frequency Identification (RFID) dapat bekerja sesuai dengan deskripsi yang ditetapkan. Alat dapat membuka dan menutup loker menggunakan kunci pintu RFID otomatis dengan memanfaatkan limit switch dan bekerja dengan baik.
Optimalisasi Keterampilan Penulisan Naskah Lakon Wayang melalui Strategi “SIMAK” bagi Para Dalang Muda Di Jawa Tengah Widagdo, Sungging; Supriyanto, Teguh; Bayu Widagdo , Pratama; Suhasto; Jatmiko, Ruruh
Varia Humanika Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/vh.v6i2.40133

Abstract

Penulisan naskah lakon wayang kulit berperan penting dalam kesuksesan pertujukan. Namun berdasar analisis situasi, para dalang muda di Jawa Tengah menghadapi berbagai persoalan mendasar, antara lain: rendahnya kompetensi menulis, minimnya pelatihan penulisan naskah, keterbatasan referensi di lapangan, serta belum tersedianya bahan ajar yang sistematis dan matang. Kondisi tersebut berdampak pada stagnasi kreativitas dan keterampilan dalang muda dalam menghasilkan skenario wayang kulit yang berkualitas. Tujuan program pengabdian ini untuk mengoptimalkan keterampilan menulis skenario pertunjukan wayang kulit bagi para dalang muda di Jawa Tengah. Metode pelaksanaan pengabdian ini menggunakan metode Trainer of Trainer (ToT). Metode ini dipadukan dengan strategi SIMAK (Semangat, Inovatif, Mandiri, Aktif, dan Kreatif) yang digunakan di dalam setiap tahap implementasi pelatihan. Metode ToT ini diterapkan melalui 4 tahapan yaitu tahap experience, tahap reflect, tahap form concept, dan tahap test concept. Hasil program menunjukan dua temuan utama, yaitu: (1) adanya kebutuhan nyata di lapangan terhadap pelatihan penulisan naskah lakon wayang kulit untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan para dalang muda; (2) produk naskah lakon wayang kulit yang ditulis peserta pelatihan dikategorikan memuaskan yang ditunjukkan oleh nilai t hitung sebesar -91,623 dengan taraf signifikansi α 0,000. Dengan demikian, kegiatan menulis naskah wayang kulit berimplikasi sebagai rujukan teoretis dan praktis bagi dalang muda di Jawa Tengah, mentor, serta peneliti selanjutnya dalam pengembangan pembelajaran seni pedalangan di Indonesia.
Evaluasi Pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya Berbasis Game Digital Anagram dalam Mengenalkan Tokoh Pandawa kepada Siswa Sekolah Dasar Suparti, Suparti; Lestari, Wahyu; Supriyanto, Teguh; Hartono, Hartono
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.3602

Abstract

Evaluasi pembelajaran pada mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) di sekolah dasar umumnya masih berfokus pada tes tertulis dan tugas proyek sehingga kurang memberikan ruang bagi keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model evaluasi berbasis game digital Wordwall jenis anagram sebagai alternatif evaluasi yang lebih interaktif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap tokoh-tokoh Pandawa. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri Pegandon Kendal dengan subjek 56 siswa kelas IV. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif untuk menggambarkan proses dan hasil evaluasi pembelajaran SBdP, dengan teknik observasi dan dokumentasi. Instrumen evaluasi berupa lima item anagram yang dikerjakan secara individu melalui perangkat digital berupa telepon pintar dengan menggunakan platform Wordwall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Wordwall mampu meningkatkan motivasi belajar, memperkuat memori siswa terhadap nama tokoh Pandawa, serta menghasilkan performa pengerjaan yang cepat dan akurat pada sebagian besar siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa game digital berbasis anagram Wordwall dapat menjadi alternatif evaluasi yang efektif dalam pembelajaran SBdP, khususnya pada materi budaya dan pewayangan.
Implementation of multicultural education values in the learning process in grade V elementary school Putri Akbarwati; Teguh Supriyanto; Trimurtini Trimurtini
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 10 No. 3 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020244180

Abstract

Indonesia is a country that has a wide range of diversity in language, religion, culture, ethnicity, and customs. Diversity can trigger differences that have a negative impact, if not balanced with tolerance. Tolerance must be introduced early so that students have character values that can provide for the future. This research aims to analyze the role of teachers in applying the value of multicultural education in the learning process and the importance of instilling the value of multicultural education in students. The research method used is the descriptive qualitative method. The data collection techniques used were observation, interview, and documentation until triangulation. The data analysis technique used refers to the Miles & Huberman theory, namely with the stages of data collection, data reduction, data presentation, and conclusions/verification. The results of this study show that the implementation of multicultural education values can be done through habituation activities of character values in students that are arranged in the teacher's strategy.
DARI MITOS KE MAKNA ANALISIS TRANSFORMASI DEDES DALAM AROK DEDES MENGGUNAKAN MORFOLOGI VLADIMIR PROPP Agustin Linawati; U'um Qomariyah; Teguh Supriyanto
sarasvati Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL SARASVATI
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The novel Arok Dedes by Pramoedya Ananta Toer reconstructs the mythological narrative of Ken Arok and Ken Dedes into a historically critical discourse rich in ideological significance. In traditional myth, Dedes is commonly portrayed as a passive and symbolic figure whose role is limited to legitimizing male power. In contrast, this novel presents Dedes as an active, reflective, and strategic subject within the dynamics of power. This article aims to analyze the transformation of Dedes from myth to meaning through Vladimir Propp’s morphological approach. By mapping Propp’s narrative functions within the structure of Arok Dedes, particularly those related to actantial roles such as the princess, donor, and dispatcher, this study reveals a significant shift and expansion of Dedes’s narrative functions. She is no longer positioned merely as an object of the narrative but emerges as an agent of change who influences the direction of conflict and resolution. Employing a library research method with a structural and qualitative literary analysis approach, this study finds that Pramoedya Ananta Toer deconstructs traditional myth by modifying narrative functions, especially those associated with female characters, thereby positioning Dedes as a center of historical consciousness and power relations. Keywords: Arok Dedes, morphological approach, transformation Abstrak Novel Arok Dedes karya Pramoedya Ananta Toer merekonstruksi kisah mitologis Ken Arok dan Ken Dedes menjadi narasi historis-kritis yang sarat dengan muatan ideologis dan kesadaran sejarah. Dalam mitos tradisional, tokoh Dedes kerap diposisikan sebagai figur pasif, simbolik, dan sakral yang berfungsi sebagai legitimasi kekuasaan laki-laki. Namun, dalam novel ini, Dedes mengalami transformasi signifikan menjadi subjek yang aktif, reflektif, dan strategis dalam dinamika kekuasaan. Artikel ini bertujuan menganalisis transformasi tokoh Dedes dari ranah mitos menuju pembentukan makna melalui pendekatan morfologi cerita Vladimir Propp. Analisis dilakukan dengan memetakan fungsi-fungsi naratif Propp dalam struktur cerita Arok Dedes, terutama fungsi-fungsi yang berkaitan dengan peran aktan seperti putri, donor, dan dispatcher. Hasil pemetaan menunjukkan adanya pergeseran dan perluasan fungsi naratif yang dialami tokoh Dedes, dari objek narasi menjadi agen perubahan yang turut menentukan arah konflik dan resolusi cerita. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka dengan pendekatan struktural dan analisis sastra kualitatif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Pramoedya Ananta Toer secara sadar mendekonstruksi struktur mitos lama dengan memodifikasi fungsi-fungsi naratif, khususnya dalam representasi tokoh perempuan, sehingga Dedes tampil sebagai pusat kesadaran sejarah, ideologi, dan relasi kekuasaan. Kata kunci: Arok Dedes, Pendekatan Morfologi, transformasi
Kajian Semiotika das Unheimliche pada Novel Sumirat ing Mripat karya Irul S. Budianto Reni Nur Afiani; Teguh Supriyanto; Dhoni Zustiyantoro
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 22 No 1 (2026)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/j1g2dh11

Abstract

ABSTRAK: Fenomena das Unheimliche (keganjilan) menjadi pusat pengalaman estetik dan psikologis dalam novel Sumirat ing Mripat karya Irul S. Budianto. Dalam novel ini, hal-hal yang sebenarnya akrab (Heimlich) justru berubah menjadi asing dan menakutkan (Unheimlich). Dengan menggunakan pendekatan semiotika Pierce dan konsep das Unheimliche Freud, peneliti bertujuan untuk menjelaskan bagaimana relasi tanda (ikon, indeks, dan simbol), serta semiotika ruang dan unsur supranatural bekerja untuk membangun makna kegelisahan dalam konteks budaya Jawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan pembacaan semiotik secara heuristik dan hermeneutik. Data dan sumber data diperoleh dari Novel Sumirat ing Mripat karya Irul S. Budianto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa das Unheimliche dalam novel ini tidak hanya menggambarkan rasa takut, tetapi juga menjadi jalan menuju penyadaran batin tokoh utama. Tanda-tanda ganjil seperti rumah yang berubah menjadi wingit atau pengalaman penglihatan supranatural yang mendorong tokoh untuk melakukan perenungan dan menemukan ketenangan batin melalui doa serta sikap pasrah. Simpulan penelitian ini menunjukkan adanya bentuk khas “Unheimliche Jawa”, yaitu keganjilan yang tidak hanya menghadirkan perasaan horor atau ketidaknyamanan, tetapi juga menyingkap hubungan antara kesadaran manusia dengan nilai-nilai spiritual dalam budaya Jawa. KATA KUNCI: Das unheimliche; Keganjilan; Psikologi Jawa; Spiritualitas Jawa; Sumirat ing Mripat   SEMIOTIC STUDY OF DAS UNHEIMLICHE IN THE NOVEL SUMIRAT ING MRIPAT BY IRUL S. BUDIANTO     ABSTRACT: The phenomenon of das Unheimliche (uncanniness)is central to the aesthetic and psychological experience in Irul S. Budianto's novel Sumirat ing Mripat. In this novel, things that are actually familiar (Heimlich) become strange and frightening (Unheimlich). Using Pierce's semiotic approach and Freud's concept of dasUnheimliche, this study aims to explain howthe relationship between signs (icons, indices, and symbols), as well as the semiotics of space and supernatural elements, work to construct the meaning of anxiety in the Javanese cultural context.This studyuses a heuristic and hermeneutic semiotic reading approach.The data and data sources were obtained from the novel Sumirat ing Mripat by Irul S. Budianto. The results show that das Unheimliche in this novel not only describesfear, but also becomes a path to the main character's inner awareness.Odd signs such as a house that turns into wingit or supernatural visions encourage the character toreflect and find inner peace through prayer and surrender.The conclusion of this researchshows that there is a distinctive form of “Unheimliche Jawa”, namely strangenessthat not only presents feelings of horror or discomfort, but alsoreveals the relationship between human consciousness and spiritual values in Javanese culture. KEYWORDS: Das Unheimliche; Strangeness; Javannese Phsychology; Javanesse Sprituality; Sumirat ing Mripat
Mistifikasi Bancakan dalam Alam Pikir Jawa Pedesaan pada Film Sego Berkat: Analisis Semiotika Roland Barthes jenikainge febrianti; Sucipto Hadi Purnomo; Teguh Supriyanto
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 22 No 1 (2026)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v22i1.480

Abstract

ABSTRAK: Mayoritas studi mengenai ritual bancakan berfokus pada makna ritualistik, solidaritas sosial, dan fungsi pelestarian budaya. Namun, film Sego Berkat merepresentasikan tradisi tersebut dalam nuansa mistis yang lebih kompleks. Artikel ini bertujuan menjelaskan bentuk mistifikasi bancakan dalam film Sego Berkat menggunakan kerangka semiotika struktural Roland Barthes. Metode penelitian bersifat kualitatif deskriptif dengan fokus pada simbol visual dan naratif untuk mengungkap proses mistifikasi ideologis dan pesan budaya dalam film. Analisis dilakukan dengan bantuan teori drama melalui sekuens naratif pada tiga tingkat makna: denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil kajian menunjukkan bahwa Sego Berkat tidak hanya menggambarkan bancakan sebagai tradisi sosial, tetapi juga upaya membangun mitos spiritual. Pada level denotasi, bancakan adalah cara penyajian dan konsumsi makanan secara komunal. Pada level konotasi, bancakan bermakna perayaan kebersamaan, wujud syukur, dan upaya spiritual untuk memohon keselamatan berkah, doa, dan solidaritas, sedangkan pada level mitos, bancakan narasi ideologis tentang keharusan menjaga harmoni sosial dan spiritual melalui praktik berbagi untuk menjamin keberuntungan dan keselamatan. Dengan demikian, Bancakan memiliki makna yang lebih dari sekadar hidangan biasa, melainkan bertindak sebagai cerminan nilai spiritual dan kosmologi Jawa. Temuan ini menegaskan bahwa film tersebut mendorong penonton menginterpretasikan kembali tradisi melalui perspektif mistifikasi budaya. KATA KUNCI: Sega Berkat; Mistifikasi; Semiotika; Roland Barthes.   THE MYSTIFICATION OF BANCAKAN IN THE RURAL JAVANESE WORLDVIEW IN THE FILM SEGO BERKAT     ABSTRACT: While most studies on the bancakan ritual focus on social solidarity and cultural preservation, the film Sego Berkat presents this tradition with complex mystical nuances. This article aims to explain the mystification of bancakan in Sego Berkat using Roland Barthes’ structural semiotics. Employing a descriptive qualitative method, this study analyzes visual and narrative symbols to uncover ideological mystification and cultural messages. The analysis utilizes drama theory to examine narrative sequences across three levels of meaning: denotation, connotation, and myth. The results indicate that Sego Berkat portrays bancakan not merely as a social tradition but as an effort to construct a spiritual myth. At the denotative level, bancakan is communal dining. Connotatively, it signifies togetherness, gratitude, and spiritual pleas for blessings and solidarity. At the level of myth, it becomes an ideological narrative emphasizing the necessity of maintaining social and spiritual harmony through sharing to ensure safety. Thus, bancakan transcends ordinary food consumption, serving as a reflection of Javanese spiritual values and cosmology. These findings confirm that the film encourages the audience to reinterpret tradition through the perspective of cultural mystification. KEYWORDS: Sega Berkat; Mistifikasi; Semiotika; Roland Barthes.  
Analisis Efektivitas Tes Musikalitas Mahasiswa Pada Pembelajaran Teori Musik Berbasis Open The Box Salafiyah, Nafik; Lestari, Wahyu; Supriyanto, Teguh; Utomo, Udi; Sinaga, Syahrul Syah
Cantata Deo: Jurnal Musik dan Seni Vol. 4 No. 1 (2026): Cantata Deo: Jurnal Musik dan Seni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69748/jmcd.v4i1.493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media edukasi Open the Box Wordwall dalam meningkatkan kualitas pembelajaran seni musik bagi mahasiswa kelas teori musik berbasis digital ini diujicobakan pada dua skala, yaitu skala kecil (4 mahasiswa) dan skala besar (40 mahasiswa), untuk melihat konsistensi pengaruhnya terhadap keterlibatan, motivasi, pemahaman konsep, dan hasil evaluasi pembelajaran teori musik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan instrumen tes, angket, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya motivasi intrinsik pada mahasiswa berupa peningkatan signifikan pada partisipasi aktif mahasiswa, penguasaan konsep seni musik, dan performa evaluasi setelah menggunakan Open The Box. Elemen permainan seperti tantangan, visual interaktif, dan umpan balik cepat terbukti memperkuat retensi memori dan membuat proses pembelajaran lebih menarik. Temuan ini menegaskan bahwa Open The Box tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu pembelajaran, tetapi juga sebagai strategi pedagogis yang mampu meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi tuntutan pembelajaran berbasis teknologi. Dengan demikian, Open the Box direkomendasikan sebagai media inovatif yang efektif dalam pengembangan kompetensi mahasiswa seni musik.
TWO POLES OF LITERARY ADAPTATION TO INDONESIAN FILMS: A CASE STUDY OF MEREKA BILANG, SAYA MONYET! AND DILAN 1990 Suseno Suseno; Agus Nuryatin; Teguh Supriyanto; Mukh Doyin
INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Volume 7 Number 2 June 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/indonesia.v7i2.83867

Abstract

This study aims to analyse and compare the adaptation style in films, Mereka Bilang, Saya Monyet!  and Dilan 1990. A qualitative method with a comparative descriptive approach is used. Data were collected through literature studies and audiovisual analysis, then analysed with a focus on adaptation strategies, visual styles, and production orientation. The result, Mereka Bilang, Saya Monyet! Applying an interpretive-expressive style that transforms fragmentary texts into cinematic explorations based on social and psychological criticism. In contrast, Dilan 1990 uses direct transposition with high fidelity to the source novel to meet the expectations of a mass audience. In conclusion, the choice of adaptation style is a complex decision determined by the characteristics of the literary text, the production objectives, and the target audience.
Co-Authors ., Suryaningsih ., Wagiran Abdul Aman Abdul Mukhlis Adiwijaya, Satria Nugraha Agus Nuryatin Agustin Linawati Agustina, Lusiana Ahmad Mubarok Ahmad Sunardi Ahmad Sunardi Akbarwati, Putri Akhmad Junaedi Alania, Shabrina Ali Sunarso Amin Yusuf Anam, Rifat Shafwatul Ansori, Isa Arfi, Bayu Arumndani, Batari Asnawi, Asnawi Asrofah Asrofah Aulia Rosyada, Sabila Aulia, Rifa Ayumi, Alfi Yalda Azizah, Aurora Balighah Nur Fitriyati , Hikmatun Bayu Widagdo , Pratama Burhanudin, Muhamad Cahyo Hasanudin Chaerani, Gista Salsabila DENI SETIAWAN Dhoni Zustiyantoro Dhoni Zustiyantoro Diah Ayu Safira Dian Nuzulia Armariena, Dian Nuzulia Dina Mardiana Dinar Prabowo, Gilang Doyin, M Doyin, Muh. Dwi Desi Fajarsari Dwi Wahyu Candra Dewi Dyah Ayu Widyawati Cahyono Putri Elok Fariha Sari Esti Sudi Utami Fadlillah, Mia Nur Fathur Rokhman Fathurrahman, Moh Fauzul Etfita Feylosofia Putri Agry Fivin Bagus Septiya Pambudi, Fivin Bagus Septiya Galih Mahardika CP Habiba, S. Alifiya Hari Bakti Mardikantoro Harijanti, Sutji Harries Arizonia Ismail, Harries Arizonia Hartono Hartono Haryadi - HERAWATI, LILIK Heri Purnomo Hidayat, Ariyo Dwi Ida Zulaeha Ida Zulaeha Ihda Putri Handayani Ihda Putri Handayani Ika Ratnaningrum Imam Baehaqie Indiatmoko, Bambang Indra Rasyid Julianto Irkhamudin, Irkhamudin Isa Ansori Izza Nafisah Fikriyyani Jatmiko, Ruruh jenikainge febrianti Jibril, Ahmad Julianto, Indra Rasyid Kamelia Khristiyanti, Dian Krisbiono, Agung Dias Kurniasih, Yacinta Laila Margaretha Nur Habibah Laila Nur Azizah Legi Aspriyanti Leli Nisfi Setiana Leli Nisfi Setiana lilik Herawati Lisufiana, Desi Lucia Yuyun Dian Susanti Lysa Amorita Rachmawati M. Doyin M. Doyin M. Khafid Marheni, Ervitri Maria Sulastri Jeharu Marjuni Marjuni Marjuni, H. Masluchah, Umi Nur Laili Maulida Laily Kusuma Wati Maulida Laily Kusuma Wati Mayandri, Ghaisyah Dwi Maydita, Sabrina Rizki Mega Fatimah Rosana Mei Fita Asri Untari Meina Febriani Meina Febriani Mimi Mulyani Mirfakh, Muhammad Fatwa Mita Wahyuni Muawanah Muawanah Mubarok, Ahmad Mufadillah, Mufadillah Muh Doyin Muhammad Khumaedi Mukh Doyin Mukh Doyin Mukh Doyin Mukh. Doyin Muna, Trimurtini, Nur Aizatun Murtiasih, Murtiasih Murtini, Tri Musa Musa Muslih Muslih Nafik Salafiyah Najib, Muhammad Rifqi Ainun Nas Haryati Setyaningsih Nas Haryati Setyaningsih Nas Haryati Setyaningsih Nashihah Khumda Nasib Neina, Qurrota Ayu Ni Kadek Aris Rahmadani Nisa, Hany Uswatun Noviarinta Susilowati Nufi Azzam Muttaqin Nugroho, Faizin Adi Nur Rokhim, Mukhammad Nurani Azmi, Dian Nurhannah Widianti Nursiwi Nugraheni octaviany, Tiur Pamungkas, Yoga Pertiwi, Imelda Dian Prakoso, Satrio Agung Prasetyo Utomo, S. Prasetyo Utomo, S. Prasetyo, Dandung Adityo Argo Pristiwati , Rahayu Puspo Handayani Putra, Yulio Kusuma Putri Akbarwati Qurrota Ayu Neina Rachmawati, Lysa Amorita Rahayu Pristiwati Reni Nur Afiani Rera Rizki Andika Rizqi, Fika Nafissa Nur Miftakhur Rosmayanti, Ervi Rukmi Tri Wahyuni Rustono - Rustono Rustono S Siswanto Saroni Saroni Saroni, Saroni Sarwi Sasongko, Tegar Sulistya Sembiring, Gorky Setiani, Adris Setiari, Ayu Deviya Setyatmoko, Prarika Fitria Setyowati, Susi Sholih, Hilman Siswanto Siswanto Sri Iswidayati Sri Wahyuni Sriwidiastuty, Asi Subyantoro Sucipto Hadi Purnomo Sudiyati Sudiyati Sufa, Laila Nurul Suhasto Sukma, Dimas Pramata Suminto A. Sayuti Sungging Widagdo Suparti Suparti Suratno Suratno Suratno Suratno Suseno Suseno Suyitno Suyitno Syahrul Syah Sinaga Syufrijal, Syufrijal Tilova, Eshia Monica Titi Andaryani, Eka Titi Prihatin Tri Astuti Tri Joko Raharjo Tri Murtini Tri Suminar Trikandi, Sonya Trimurtini Trimurtini Trimurtini Trimurtini, Trimurtini Tristyesha, Lekas Turahmat Turahmat, Turahmat Tyasmiarni Citrawati Tyasmiarni Citrawati U'um Qomariyah Udi Utomo Utomo, Udiarso Cahyo Vio Amandini Afriliana Wadiyo Wadiyo Wahyu Azam Nur Wahyu Lestari Wahyu Mukti, Muhammad Panji Wangi, Hayu Eka Wati, Maulida Laily Kusuma Widianti, Nurhannah Wisnu Pracoyo Witanto, Yuli Wulanjari, Putri Yos Sunitiyoso Yuli Witanto Yusro Edi Nugroho Yusro Edy Nugroho Yusro Edy Nugroho Zahwa Iftithaa Russhaimah Zi Xuan, Alvin Teo Zulfa Fahmy Zuliyanti, Zuliyanti Zustiyantoro, Dhoni