Articles
KEKERASAN SIMBOLIKDALAM NOVEL PULANG DAN LAUT BERCERITA KARYA LEILA S. CHUDORI
Mita Kurnia Putri;
Darni .;
Setiawan .
Jurnal Education and Development Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (635.276 KB)
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan mendeskripsikan bentuk – bentuk kekerasan yang terjadi meliputi kekerasan fisik, kekerasan simbolik dan faktor penyebab dan dampak dari sebuah kekerasan. Penelitian kualitatif yang menghasilkan analisis digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah dimana peneliti adalah sebagai instrumen, penelitian sastra sebagai wujud penelitian kualitatif, harus memiliki wawasan yang luas tentang bahasa, sastra, dan aspek yang diteliti agar dapat memberikan interpretasi yang tepat dan kesimpulan yang benar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif karena mendeskripsikan tentang kekerasan simbolik, bahasa simbolik dan kekerasan yang ada didalam sebuah novel Pulang dan Laut bercerita karya Leila S. Chudori. Teknik pengumpulan data ini menggunakan studi pustaka merupakan langkah penting setelah melakukan penelitian kualitatif. Langkah yang harus dilakukan adalah menetapkan pemilihan topik langkah selanjutnya melakukan kajian yang berkaitan dengan teori yang berkaitan dengan topik penelitian. Dengan mengumpulkan informasi dari kepustakaan yang berhubungan dengan sumber dapat diperoleh dari buku, jurnal, majalah, hasil – hasil penelitian (tesis dan disertasi). Dan sumber – sumber lainnya yang sesuai internet. Teori – teori yang mendasari masalah dan bidang yang akan diteliti dapat memperoleh informasi tentang penelitian – penelitian sejenis atau ada kaitannya dengan penelitiannny.Hasil penelitian dalam kedua novel Pulang dan Laut Bercerita karya Leila S. Chudori memperlihatkan kejadian pada pergantian orde lama ke orde baru dan permasalahan PKI yang dianggap sebagai penghianat bangsa dan deksrimiasi terhadap simpatisan PKI. Soeharto menggantikan Soekarno sebagai Presiden Republik Indonesia dalam masa pemerintahan Soeharto terjadinya perubahan peraturan – peraturan dan pemburuhan PKI sehingga terjadi kekerasan yang mengakibatkan beberapa berbagai macam kekerasan terjadi.Kata
Peningkatan Kualitas Pembelajaran Bahasa Melalui Menulis Cerita Berwawasan Gender di Labshool Unesa
Darni;
Octo Andriyanto;
Subandi;
Yuni Lestari
Publisher : LPPM Universitas Yudharta Pasuruan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (295.853 KB)
|
DOI: 10.35891/js.v4i1.2773
Seorang guru mempunyai peranan yang sangat penting dalam mengarahkan proses dan tujuan pembelajaran di kelas. Tujuan pembelajaran memerlukan arah yang jelas guna mencapai tujuan pendidikan yang telah dirancang sebelumnya. Seiring berjalannya waktu kualitas pembelajaran diharapkan semakin meningkat menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Demikian pula mata pelajaran bahasa yang berperan dalam pembentukan karakter memerlukan perhatian khusus agar kualitas pembelajaran semakin meningkat. Dalam rangka mendukung Pergub Jatim no 19 tahun 2014, pembelajaran bahasa di Jawa Timur diajarkan dengan memperhatikan aspek pragmatis, atraktif, rekreatif, dan komunikatif mulai dari jenjang SD sampai dengan SMA. Maka dari itu, melalui pelatihan ini diharapkan guru mampu mengaplikasikan pembelajaran bahasa yang berkualitas. Guru bahasa dipilih karena memiliki peran strategis dalam melestarikan dan mengenalkan nilai-nilai karakter bangsa. Tujuan pelaksanaan penganbdian di Labschool Unesa yaitu untuk memberikan wawasan dan pengetahuan tentang pentingnya peningkatan kualitas pembelajaran bahasa yang selama ini kurang diperhatikan, serta ketrampilan menulis cerita sebagai wahana pembentuk karakter dan kesetaraan gender. Adapun yang menjadi sasaran pelatihan adalah guru SD mata pelajaran bahasa dengan berfokus pada bidang ketrampilan menulis, yakni menulis cerita anak. Pelatihan dilaksanakan dengan metode pelatihan secara intensif dengan melibatkan partisipasi aktif guru SD Labschool Unesa 1 dan 2 di ketintang dan Lidah Wetan. PKM dilaksanakan selama 5 bulan dengan menggunakan 4 bahasa dalam menulis cerita yakni bahasa Indonesia, Jawa, Inggris dan Jepang. Keywords: cerita anak, dongeng, kualitas pembelajaran, karakter bangsa, budi luhur
The Ecological Impact of the Covid-19 Pandemic Infodemic Discourse in Social Media: Ecolinguistic Perspectives
Khusnul Khotimah;
Kisyani Laksono;
Suhartono Suhartono;
Udjang Pairin;
Darni Darni
Procedia of Social Sciences and Humanities Vol. 1 (2021): Proceedings of the 2nd International Conference On Intelectuals Global Responsibility
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21070/pssh.v1i.31
Texts on social media often highlight the Covid-19 pandemic. The text influences the mindset and mode of the readers. The purpose of this study is to describe the potential ecological impacts of infodemics, both constructive and destructive for readers. Data sourced from social media (Facebook, Instagram, and Twitter). The method used in this research is a qualitative approach with descriptive methods. The results showed that the ecological impact of infodemic discourse, namely the constructive impact represented by the content, meaning or message can influence the mindset and attitudes of readers to participate in preserving the environment. Positive texts can change negative environmental ethics into positive ones. The destructive impact in the form of excessive use of text, and without clear sources, has an impact on the effects of distraction, mental health, panic buying, confirmation bias and echo chambers, and tends to refuse to protect oneself and heed health protocols, making it difficult to handle the outbreak. In addition, misinformation on health has an impact on exacerbating outbreaks of infectious diseases. Especially damaging advice as false information is crafted with no respect for accuracy and is often integrated with narratives framed by emotion or conspiracy. The text affects attitudes and mindsets so that it damages the environment.
Depresi Sebagai Problem Behavior Disorder Di Dalam Novel Kupu Wengi Mbangun Swarga Karya Tulus S (Pendekatan Psikologi Skinner)
Melvin Widyaningrum;
darni darni
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 17 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (308.45 KB)
|
DOI: 10.26740/job.v17n1.p1-26
Novel Kupu Wengi Mbangun Swarga karya Tulus Setiyadi, STP. mengandung problematika kejiwaan sebagai behavior disorder. Problem kejiwaan di dalam novel Kupu Wengi Mbangun Swarga ini berupa dhepresi yang dialami tokoh utamanya, Raminten. Pendekatan yang tepat untuk mengulik lebih dalam problem kejiwaan dhepresi tokoh Raminten tersebut yaitu menggunakan teori psikologi sastra oleh B.F. Skinner. Berdasarkan dari penjelasan tersebut bisa disimpulkan rumusan masalah penelitian ini adalah apa saja stimulus depresi, wujud depresi, wujud respon depresi dan penguatan positif yang bisa menyebabkan dhepresi sebagai behavior disorder didalam novel KWMS karya Tulus S.? Dari rumusan masalah tersebut bisa disimpulkan tujuannya yaitu menjelaskan tentang stimulus depresi, wujud depresi, wujud respon depresi dan penguatan positif yang bisa menyebabkan dhepresi sebagai behavior disorder didalam novel KWMS karya Tulus S. Penelitian ini menunjukkan penelitian kualitatif. Tata cara mengumpulkan data menggunakan Teknik Pustaka. Hasil penelitian menunjukkan problem kejiwaan dhepresi di dalam tokoh Raminten sebagai problem behavior disorder yang ada di dalam novel Kupu Wengi Mbangun Swarga menjelaskan bab (1) Stimulus yang menyebabkan dhepresi yaitu stimulus internal dan stimulus eksternal. (2) Wujud dhepresi seperti melamun, sedih, menangis, dan ingin bunuh diri. (3) Wujud respon dhepresi seperti respon positif dan respon negatif. (4) Penguatan positif yang bisa mengatasi dhepresi seperti memiliki banyak uang dan menyebar kebaikan. Kata kunci: percintaan, dhepresi, dan wanita pelacur.
Hedonisme Dalam Novel Kupu Wengi Mbangun Swarga Karya Tulus Setyadi (Kajian Sosiologi Sastra)
Savira Permata Indah Setyawan;
darni darni
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 17 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (307.356 KB)
|
DOI: 10.26740/job.v17n1.p199-221
Hedonisme adalah semua hal yang mengaruh pada kesenangan duniawi. Hedonisme juga menjelaskan rasa suka yang agar manusia bisa merasakan apapun yang menuju dalam kesenangan dunia. Hedonisme tidak hanya muncul dikalangan orang kaya dan berpangkat, namun hedonisme ini juga muncul dan ditindakkan oleh masyarakat kalangan bawah. Umumnya masyarakat yang berpangkat dan kaya lebih menekankan pada penampilan luar yang memiliki kecenderungan mewah. Maka dari itu penelitian ini cocok dikaji menggunakan kajian sosiologi sastra. Penelitian ini akan membahas tiga perkara yaitu (1) wujud hedonisme dalam novel Kupu Wengi Mbangun Swarga, (2) penyebab hedonisme dalam novel Kupu Wengi Mbangun Swarga dan (3) dampak hedonisme dalam novel Kupu Wengi Mbangun Swarga. Penelitian ini akan menggunakan penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan sumber data yatu bacaan yang ada dalam novel Kupu Wengi Mbangun Swarga. Hasil dari penelitian ini adalah (1) wujud dari hedonisme yang berupa kesenangan yang mengutamakan materi yaitu berupa kesenangan berbelanja, (2) penyebab dari hedonisme yang berupa adanya faktor internal dan eksternal yang menyerupai faktor-faktor yang dirasakan oleh tokoh yaitu adanya pengalaman yang tidak menyenangkan, adanya pengaruh dari keluarga, motif dan kelompok referensi, dan (3) wujud dari dampak hedonisme yaitu individualis dan materealistis yang menjadikan tokoh manjadi pelacur. Kata kunci: Sosiologi Sastra, Hedonisme, Materealistis
Rasa Malunya Tokoh Utama Wanita Dalam Novel Pedhut Kembang Desa Karya Tulus Setiyadi
Khusnul Khotimah Fitriasari;
darni darni
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 17 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (481.569 KB)
|
DOI: 10.26740/job.v17n1.p221-240
Sastra sering digunakan sebagai objek penelitian dengan berbagai kajian dan pendekatan. Penelitian ini menarik untuk diteliti karena belum banyak yang meneliti mengenai aspek psikologis yang berupa rasa malu. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi sastra yang menggunakan psikologi kepribadian Sigmund Freud dan metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian deskripsi kualitatif, yaitu penelitian yang membahas mengenai analisis data dengan menggunakan deskripsi. Sumber data penelitian berasal dari novel Pedhut Kembang Desa karya Tulus Setiyadi, sedangkan datanya berupa kata, kalimat, atau frasa yang terdapat dalam novel. Tujuan dari penelitian ini adalah membahas tentang (1) memahami wujud dari rasa malu, dan (2) memahami mekanisme pertahanan ego tokoh utama wanita dalam menghadapi rasa malunya. Hasil penelitian ini yaitu ditemukan wujud rasa malu tokoh utama wanita yaitu menghindar, canggung, dan sedih. Hasil kedua mengenai mekanisme pertahanan ego yang digunakan tokoh utama wanita dalam menghadapi rasa malunya yaitu represi, pengalihan, dan rasionalisasi. Kata kunci : Psikologi Sastra, Psikologi Kepribadian, Rasa Malu, Mekanisme Pertahanan Ego.
Eksistensi Tokoh Wanita Dalam Novel Prasetyane Wanita Karya Tulus Setiyadi
Ema Evi Ravita;
darni darni
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 17 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (216.537 KB)
|
DOI: 10.26740/job.v17n1.p259-279
Akibat perkembangan jaman yang semakin modern, menjadikan kedudukan wanita tergeser dan tidak seperti dulu lagi. Jiwa perempuan tergugah untuk bisa lebih eksis dan mandiri dikalangan laki-laki, namun hal itu tidak menjadikan wanita menjadi merendahkan laki-laki. Wanita yang memiliki sifat seperti itu merupakan bentuk dari eksistensi tokoh wanita. Sehingga pada artikel ini akan membahas tentang eksistensi tokoh wanita dalam novel yang berjudul Prasetyane Wanita karya Tulus Setiyadi. Berdasarkan pembahasan tersebut artikel ini memiliki tiga rumusan masalah yaitu (1) Bagaimana gambaran eksistensi wanita Jawa sebagai anak dalam novel Prasetyane Wanita karya Tulus Setiyadi, (2) Bagaimana gambaran eksistensi wanita Jawa sebagai istri dalam novel Prasetyane Wanita karya Tulus Setiyadi, dan (3) Bagaimana gambaran eksistensi wanita Jawa sebagai ibu rumah tangga dalam novel Prasetyane Wanita karya Tulus Setiyadi. Novel yang berjudul Prasetyane Wanita ini bakal dikupas menggunakan teori feminisme. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Hasil dari artikel ini yaitu menunjukkan eksistensi tokoh wanita dalam novel Prasetyane Wanita, ada tiga aspek yaitu (1) eksistensi wanita sebagai anak yaitu berbakti, perhatian, juga bisa menjaga keluarga, (2) eksistensi wanita sebagai istri yaitu membantu ekonomi, sabar dan setia, (3) eksistensi perempuan sebagai ibu rumah tangga yaitu, merawat anak, mengurus rumah, memasak dan yang lainnya. Kata Kunci: Eksistensi Wanita, mandiri, feminisme
Konflik Batin Tokoh Utama Dalam Novel Mendhung Sumilak Karya Tulis JMV Sunarjo
Eka Uli Fitriani;
darni darni
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 17 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (501.434 KB)
|
DOI: 10.26740/job.v17n1.p279-306
Konflik merupakan peristiwa dramatis yang mengakibatkan keretakan antara dua kekuatan yang seimbang dan aksi balas dendam. Konflik melibatkan terjadinya peristiwa penting dan bentuk fungsional atau berguna,pada sebuah inti masalah. Inti yang disebut sebagai elemen penting dalam pengembangan plot. Kemampuan penulis untuk memilih dan membangun konflik digambarkan melalui berbagai peristiwa atau kejadian (mungkin tindakan atau kejadian yang menentukan kebaikan, ketegangan, cerita yang dihasilkan). Konflik terbagi menjadi dua: konflik fisik dan konflik batin. Kemudian fokus penelitian ini adalah pada konflik batin tokoh utama yang ada dalam novel Mendhung Sumilak Anggitane JMV Sunarjo. Temuan dari penelitian ini adalah (1) Bagaimana peristiwa yang menimbulkan konflik batin tokoh utama dalam novel Mendhung Sumilak? (2) Bagaimana konflik batin tokoh utama dalam novel Mendhung Sumilak? (3) Bagaimana konflik batin tokoh utama dalam novel Mendhung Sumilak? Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah novel Mendhung Sumilak. Teori yang digunakan adalah Struktural. Metode yang digunakan dalam penelitiani ini adalah metode deskriptif kualitatif. Bentuk datanya adalah kata-kata yang terdapat dalam novel Mendhung Sumilak. Metode pengumpulan data dengan mencatat, kemudian menganalisis data. Kata Kunci: Konflik, Konflik Batin, Peristiwa
Mythomania dalam Novel Rayap Kayu Cendhana Karya Tulus Setiyadi
Zaqiyyah Fatmah Ashari;
Darni Darni
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 17 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (258.18 KB)
|
DOI: 10.26740/job.v17n2.p459-482
Abstrak Mythomania merupakan salah satu problem kepribadian yang dialami oleh individu yang gemar melakukan kebohongan. Seseorang mengalami mythomania akan memaparkan penjelasan yang tidak sesuai dengan kenyataan dan mempunyai maksud untuk membohongi orang lain dengan tujuan agar bisa melindungi diri. Tujuan dari hasil penelitian ini adalah (1) untuk memahami mythomania, (2) untuk memahami penyebab tokoh mengalami mythomania, dan (3) untuk memahami cara tokoh menghadapi mythomania. Hasil penelitian ini ditemukan wujud mythomania yaitu dusta, rekayasa, fitnah, dan ingkar janji. Hasil kedua ditemukan penyebab mythomania yaitu, untuk menunjukkan kelebihan dan kemampuan diri serta untuk menghindari masalah. Dan hasil penelitian ketiga adalah cara menghadapi mythomania yaitu represi, proyeksi, rasionalisasi, reaksi formasi, dan fantasi. Teori yang digunakakan dalam penelitian ini adalah psikologi sastra oleh Sigmund Freud. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif karena dapat memberikan gambaran mythomania secara jelas dan menggunakan analisis data secara deskripsi. Sumber data dari penelitian ini adalah novel Rayap Kayu Cendhana karya Tulus Setiyadi. Kata kunci : Mythomania, Dusta, Rekayasa, Mekanisme Pertahanan Ego
Citra Wanita dalam Novel Alun Samudra Rasa Karya Ardini Pangastuti BN dan Novel Lalita Karya Ayu Utami (Kajian Sastra Bandingan)
Khuzaimatul Islamiyah;
Darni Darni
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 17 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (122.429 KB)
|
DOI: 10.26740/job.v17n2.p565-586
Novel Alun Samudra Rasa karya Ardini Pangastuti Bn dan novel Lalita karya Ayu Utami keduanya memiliki kesamaan tentang penceritaan citra wanita. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk memahami citra wanita, (2) mengetahui dampak yang terjadi terhadap wanita akibat citranya, dan (3) mengetahui upaya yang dilakukan oleh tokoh wanita dalam menghadapi dampak yang diterimanya akibat citra wanita. Hasil penelitian ditemukan bahwa citra wanita terdiri atas tiga yaitu, citra fisik, citra psikis, dan citra sosial. Citra terhadap wanita mengakibatkan berbagai dampak seperti terjadinya diskriminasi terhadap wanita, tindakan kekerasan dalam rumah tangga, dan pemerkosaan. Upaya yang dilakukan oleh para wanita yang mendapatkan tindakan tersebut adalah berubah dan lahir menjadi jiwa baru, menjadi sosok yang berani, dan tidak bergantung kepada pria saja. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah sastra bandingan afinitas dari Suripan Sadi Hutomo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data yaitu novel ASR yang menggunakan Bahasa Jawa dan novel Lalita yang menggunakan Bahasa Indonesia. Kata kunci: citra wanita, diskriminasi wanita, kekerasan dalam rumah tangga, sastra bandingan