p-Index From 2021 - 2026
10.942
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal KALAM Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam Al-Ulum Irfani Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies Inspiratif Pendidikan Wawasan : Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya Jurnal Ilmiah Peuradeun Tadarus: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Islam Iqra' IRJE (Indonesian Research Journal in Education) Jurnal Al Himayah Jurnal Ilmiah AL-Jauhari Jurnal Studi Islam dan Interdisipliner Journal on Education JURNAL PENA EDUKASI Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal eL-HIKMAH: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam Al-Minhaj Journal of Educational Experts (JEE) Journal La Edusci Akademika: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Al-Buhuts (e-journal) Al-Hijr: Journal of Adulearn World Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora JEER (Journal of Elementary Educational Research) LEBAH PEKERTI Journal Pendidikan Agama Islam & Budi Pekerti Indonesian Research Journal on Education Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Journal of Educational Management Research Setyaki : Jurnal Studi Keagamaan Islam Ihsanika : Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Turabian: Jurnal Pendidikan Islam Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran PESHUM Madania: Jurnal Kajian Keislaman An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Journal of Islamic Education Management Research (JIEMER) ALFIHRIS: Jurnal Inspirasi Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Filsafat Pendidikan Islam dan Keterlibatan Masyarakat Dalam Membentuk Kesadaran Kolektif Al-Ayyubi, Mohammad Shafly; Yahiji, Kasim; Hasbi, Muhammad; Zubaidi, Mohammad
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.12.1.115-122.2026

Abstract

Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk manusia dan masyarakat sesuai nilai sosial yang berkembang. Penelitian ini bertujuan menganalisis landasan filosofis pendidikan Islam dan relevansinya terhadap keterlibatan masyarakat dalam membangun kesadaran kolektif. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi pustaka dengan pendekatan normatif-hermeneutik melalui kajian literatur klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat pendidikan Islam menekankan integrasi dimensi spiritual, moral, intelektual, dan sosial dalam pembentukan insan kamil, di mana partisipasi masyarakat menjadi faktor penentu kebermaknaan pendidikan. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan nilai-nilai Islam dalam pendidikan dan kehidupan sosial berkontribusi pada terbentuknya masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama 
Pendidikan Holistik dalam Filsafat Pendidikan Islam: Kajian Kepustakaan dan Implikasinya bagi Pendidikan Agama Islam Kontemporer Zakaria, Alfian; Yahiji, Kasim; Hasbi, Muh.
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 18 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/bqjxbt31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendidikan holistik dalam perspektif filsafat pendidikan Islam serta implikasinya bagi Pendidikan Agama Islam (PAI) kontemporer dengan fokus pada pengembangan manusia secara menyeluruh. Pendidikan holistik dipahami sebagai pendekatan yang memandang manusia sebagai makhluk utuh yang mengintegrasikan dimensi spiritual, intelektual, emosional, sosial, fisik, dan moral dalam satu kesatuan tauhid. Kajian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) melalui telaah kritis terhadap literatur primer dan sekunder, baik karya klasik seperti Al-Farabi, Ibnu Sina, dan Al-Ghazali, maupun pemikiran kontemporer seperti Al-Attas, Sayyed Hossein Nasr, dan Muhammad Iqbal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat pendidikan Islam menempatkan pendidikan sebagai proses pembentukan insan beradab melalui penyempurnaan diri (takamul al-insān), penyucian jiwa (tazkiyah al-nafs), dan internalisasi nilai adab (ta’dīb). Pendidikan holistik Islam menolak dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum serta menegaskan integrasi wahyu, akal, dan pengalaman sebagai dasar epistemologis pendidikan. Implikasi dari temuan ini bagi PAI menuntut penguatan kurikulum integratif, pengembangan peran guru sebagai murabbi, serta pembentukan budaya sekolah berbasis nilai spiritual dan moral.
Transformasi Filsafat Pendidikan Islam: Sintesis Tarbiyah Ta’lim Ta’dib dari Pemikiran Klasik Hingga Era Digital Mokoagow, Geischa Cicilia; Mokoagow , Geischa Cicilia; Yahiji, Kasim; Hasbi, Muh.
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 18 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/8wvjxp87

Abstract

Studi ini menelaah perkembangan filsafat pendidikan Islam dari periode klasik hingga kontemporer serta relevansinya terhadap tantangan modern. Menggunakan penelitian kualitatif berbasis studi pustaka dan analisis historis–komparatif, sumber primer dari pemikir Muslim klasik dan literatur kontemporer dianalisis melalui pendekatan hermeneutik dan tematik. Temuan menunjukkan bahwa konsep dasar tarbiyah, ta‘lim, dan ta’dib yang berakar pada wahyu dan dirumuskan oleh ulama klasik secara konsisten menolak dikotomi antara ilmu agama dan ilmu rasional. Dalam konteks modern, prinsip-prinsip ini direformulasi melalui integrasi sains, rasionalitas, kesadaran digital, dan etika spiritual. Sintesis warisan intelektual historis dengan kebutuhan pendidikan masa kini menunjukkan bahwa filsafat pendidikan Islam tetap menjadi kerangka yang relevan untuk pendidikan yang holistik, integratif, dan berorientasi karakter. Paradigma berbasis tauhid ini mampu menjawab tantangan globalisasi, modernisasi, dan transformasi teknologi sekaligus menumbuhkan cita-cita insan kamil, sehingga menegaskan signifikansi teoretis dan praktisnya bagi reformasi pendidikan kontemporer di seluruh dunia saat ini.
Analisis Strategi Pembelajaran PAI Inovatif di Sekolah Umum: Studi Kepustakaan Mohamad, Pandi; Yahiji, Kasim; Luneto, Buhari
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 18 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/syfy5319

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah umum menghadapi tantangan yang kompleks, termasuk keterbatasan waktu pembelajaran, keberagaman latar belakang peserta didik, serta kebutuhan untuk memperkuat pendidikan karakter dan nilai-nilai spiritual secara kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pendekatan dan strategi pembelajaran PAI yang inovatif di sekolah umum melalui studi kepustakaan. Penelitian ini menggunakan desain library research dengan sumber data berupa buku, artikel jurnal, dan publikasi ilmiah yang relevan. Penelusuran literatur dilakukan secara sistematis dan dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola, konsep, serta implikasi yang berkaitan dengan strategi pembelajaran PAI. Validitas data dijamin melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran PAI yang efektif bersifat integratif dan multidimensional, mencakup pendekatan kontekstual, inkuiri, kooperatif, serta PAIKEM, serta integrasi nilai-nilai keimanan dengan konten akademik. Strategi-strategi tersebut mampu meningkatkan motivasi belajar, pemahaman, partisipasi aktif peserta didik, serta internalisasi nilai-nilai akhlak Islami. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran PAI multi-strategi yang adaptif dan inklusif sesuai dengan karakteristik sekolah umum serta berkontribusi terhadap pembentukan karakter dan perkembangan spiritual peserta didik.
Peran Akhlak dalam Proses Pendidikan Menurut Filsafat Islam Gani, Nadia Apriliani; Yahiji, Kasim; Hasbi, Muh.
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 18 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/vnwcvb26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran akhlak dalam proses pendidikan menurut perspektif filsafat Islam. Fokus kajian diarahkan pada kedudukan akhlak sebagai tujuan, prasyarat, metode, relasi edukatif, budaya pendidikan, serta indikator keberhasilan pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kepustakaan (library research). Sumber data diperoleh dari karya-karya tokoh filsafat Islam klasik, khususnya Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, dan Ibn Sina, serta literatur ilmiah kontemporer yang relevan. Analisis data dilakukan melalui analisis tematik dan konseptual untuk menemukan makna, pola, dan relevansi pemikiran tokoh terhadap konteks pendidikan Islam modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akhlak memiliki posisi sentral dalam keseluruhan sistem pendidikan Islam. Akhlak tidak hanya berfungsi sebagai hasil akhir pendidikan, tetapi juga menjadi landasan utama dalam proses pendidikan, pengembangan ilmu, pembentukan karakter, serta evaluasi keberhasilan pendidikan. Ketiga tokoh sepakat bahwa pendidikan tanpa akhlak berpotensi kehilangan nilai etik dan spiritualnya. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai akhlak dalam seluruh aspek pendidikan Islam agar mampu membentuk manusia yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia. Pendidikan akhlak perlu direaktualisasikan secara komprehensif dalam menjawab tantangan pendidikan modern dan krisis moral global.
Nilai-Nilai Pendidikan dalam Pandangan Al-Quran : Studi atas Kisah Lukman Al-Hakim Nurmin Junus; Kasim Yahiji; Ilyas Daud; Rahmin T. Husain
ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Inspirasi Pendidikan
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alfihris.v2i3.857

Abstract

This paper discusses the educational values of the Quranic stories, especially the story of Lukman al-Hakim. This research looks at the story of Lukman al-Hakim through the views of Muslim figures. This research uses qualitative research with the type of library research. The results of this study are the story of Lukman al-Hakim including creed, sharia and moral education. The education of faith is the placement of monotheism in a person so as not to associate gods, sharia education to uphold the sharia of god, especially carrying out god's commands and keeping away from his prohibitions, and moral education is to strive to do good things and stay away from arrogance.
STUDENT AGENCY IN AI-POWERED LEARNING ENVIRONMENTS: EMPOWERING LEARNERS THROUGH TECHNOLOGY Mobiliu, Pitriyani; Lee, Ava; Yahiji, Kasim
Al-Hijr: Journal of Adulearn World Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hikmah Pariangan Batusangkar, West Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55849/alhijr.v5i2.1268

Abstract

The integration of Artificial Intelligence (AI) in education is reshaping how students interact with learning materials and take control of their educational journeys. AI-powered learning environments promise to enhance student agency by providing personalized learning experiences and immediate feedback. However, the impact of AI on student autonomy and the teacher-student dynamic remains underexplored. This study aims to investigate how AI technologies influence student agency in learning environments and how these tools empower learners to become more self-directed. A mixed-methods approach was employed, using surveys, interviews, and classroom observations across 10 schools that have adopted AI tools for learning. The results reveal that AI-powered tools significantly enhance student engagement and learning outcomes by offering personalized content, yet students expressed concerns about reduced opportunities for collaboration and human interaction. Teachers observed increased autonomy in students, but some raised concerns about AI’s potential to depersonalize the learning experience. The study concludes that while AI can effectively empower students, it is essential to strike a balance between the technological benefits and the need for human connection in the learning process. AI should complement, not replace, traditional pedagogical practices to foster a more holistic educational experience.
Pendidikan Berbasis Akidah: Membangun Kesadaran Spiritual dalam Pembelajaran Kasran .; Kasim Yahiji; Muhammad Hasbi
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 12, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.12.2.213-223.2026

Abstract

Pendidikan berbasis akidah merupakan suatu pendekatan pendidikan yang berorientasi pada pembentukan dan penguatan keyakinan (iman) sebagai fondasi utama dalam kehidupan peserta didik. Dalam pandangan Islam, akidah bukan sekadar sistem kepercayaan, melainkan menjadi dasar utama yang mengarahkan seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk dalam proses pendidikan. Akidah menjadi sumber nilai, norma, dan motivasi yang menuntun manusia untuk mengenal dan mengabdi kepada Allah SWT dalam setiap aktivitasnya.Dalam konteks pendidikan Islam, akidah berfungsi sebagai pondasi bagi pembentukan kepribadian Muslim yang paripurna (insan kamil). Pendidikan yang tidak didasarkan pada akidah berpotensi menghasilkan manusia yang cerdas secara intelektual namun lemah secara moral dan spiritual. Sebaliknya, pendidikan berbasis akidah menempatkan nilai-nilai keimanan sebagai pusat orientasi belajar, sehingga setiap kegiatan pembelajaran mengandung dimensi spiritual, moral, dan sosial yang utuh.Melalui pendekatan berbasis akidah, proses pendidikan diarahkan untuk menanamkan nilai-nilai tauhid dalam seluruh dimensi pembelajaran: kognitif, afektif, dan psikomotorik. Hal ini bertujuan agar peserta didik tidak hanya memahami ilmu pengetahuan secara teoritis, tetapi juga mampu mengaitkan pengetahuan tersebut dengan kebesaran dan kekuasaan Allah SWT. Dengan demikian, kegiatan belajar bukan sekadar upaya memperoleh informasi, melainkan menjadi sarana ibadah dan pengabdian kepada Sang Pencipta. Selain itu, pendidikan berbasis akidah memiliki peran penting dalam membentuk kesadaran spiritual peserta didik. Kesadaran spiritual ini muncul ketika individu mampu memaknai kehidupan sebagai bagian dari rencana Ilahi, menyadari tujuan penciptaan dirinya, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab moral dalam setiap tindakan. Melalui integrasi nilai-nilai akidah dalam kurikulum, metode pembelajaran, serta budaya sekolah, peserta didik akan tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, berilmu, dan memiliki keseimbangan antara kehidupan duniawi dan ukhrawi. Dengan demikian, pendidikan berbasis akidah merupakan solusi konseptual dan praktis dalam menghadapi krisis moral, spiritual, dan identitas di era modern. Pendidikan ini diharapkan dapat melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kesadaran spiritual yang mendalam, mampu berpikir kritis berdasarkan nilai-nilai keimanan, serta berperilaku sesuai dengan tuntunan syariat Islam.
Peran Akhlak Sebagai Basis Pembentukan Generasi Berkarakter Dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam Akbar Syaiful Luneto; Kasim Yahiji; Muhammad Hasbi
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 12, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.12.2.204-212.2026

Abstract

Krisis moral yang terjadi di berbagai lapisan masyarakat saat ini menjadi tanda bahwa sistem pendidikan modern sering kali lebih menekankan aspek kognitif dan keterampilan, namun melupakan pembentukan karakter. Fenomena ini terlihat dari meningkatnya perilaku intoleransi, kekerasan di kalangan pelajar, penyalahgunaan teknologi digital, dan rendahnya rasa tanggung jawab sosial. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran akhlak sebagai basis pembentukan generasi berkarakter dalam perspektif filsafat Pendidikan islam adalah sebagai fondasi pembentukan generasi berkarakter di tengah tantangan globalisasi dan modernisasi. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, penelitian ini menelaah pemikiran tokoh-tokoh klasik seperti al-Ghazali dan Ibnu Miskawaih serta temuan riset kontemporer dari jurnal nasional enam tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa akhlak memiliki posisi sentral dalam filsafat pendidikan Islam karena menjadi poros integrasi antara dimensi spiritual, intelektual, dan sosial manusia. Pendidikan Islam dipandang tidak hanya sebagai proses transfer pengetahuan, tetapi juga transformasi moral melalui pembiasaan, keteladanan guru, dan penguatan budaya sekolah. Analisis kritis menunjukkan bahwa problem utama pendidikan Islam kontemporer bukan terletak pada kurangnya teori, melainkan lemahnya internalisasi nilai akhlak dalam praktik pendidikan. Sementara itu, implikasi praktis menegaskan perlunya rekonstruksi paradigma pendidikan Islam berbasis nilai akhlak yang terintegrasi dalam kurikulum, kompetensi guru, dan evaluasi karakter peserta didik. Dengan menempatkan akhlak sebagai inti dari filsafat pendidikan, pendidikan Islam berpotensi besar melahirkan generasi yang berilmu, berintegritas, dan berkomitmen pada kemaslahatan umat.
Co-Authors A. Haruna, Ruqiya Abas, Siti Zulaiha Abdul Haris Abdullah Abdul Rohman Abusama, Qomaria Ahudulu, Siswan AK. Mantau, Burhanuddin Akbar Syaiful Luneto Al-Ayyubi, Mohammad Shafly Alwan Theopilus AMINUDIN Anik Ghufron Anuli, Yahya Anwar, Ferlin Asaad, Misbahuddin Asfar, Khaerul Asma Aulia Ramadhani Baso Tola Buhari Luneto Burhanuddin AK. Mantau Choirul Mahfud Choirul Mahfud Dama, Kiman Damhuri Damhuri Dian Astutik Epik Teyebu Fingki Daaliuwa G Otaya, Lian G. Otaya, Lian Gani, Nadia Apriliani Gunawan Gunawan Gusti Randhi Eka Nuryadin Hana, Firda B Hana, Firda B. Haris, Nurfajrina Hasan, Mantik Hasbi , Muh. Heni Sukmawati Herson Anwar Hipi, Nurhayati Huljannah, Miftha Husain Hadi Pranata Wibawa, Nazar Husain, Rahmin T Husain, Rahmin Talib Husain, Rahmin Thalib I. Abidi, Fitran Ibnu Rawandhy N. Hula Ibrahim, Suleman Iga Mawarni Ilyas Daud Ilyas Daud Ilyas Daud Ishak, Musli Isilaku, Vebriyanti Ismail, Sukardi Istianah Masruroh Kobandaha Jauharoti Alfin junus, Nurmin Kasim, Maryam Kasran . Khoiril Anam Kholifa, Muthia Nur Kusuma Dewi, Riny Lamsike Pateda Lasaka, Nurhikma Lee, Ava Lian G Otaya Lisdawati Muda Lukman Arsyad Madanun, Tri Susanto A. Mahdin, Maulian Hi Mahfud, Choirul Manopo, Yanti K, Manoppo, Yanty K. Marwan, Wiranti Maryuni Maryuni Maryuni Maryuni Marzuki , Siti Hajrah Marzuki Marzuki Matara, Kusmawaty Mateka, Nikmayanti S. Maunte, Narwin Maunte, Narwin K Megawati Misbahuddin Misbahuddin Mobiliu, Pitriyani moch tolchah, moch Mohamad, Pandi mohamad, sandra Mokoagow , Geischa Cicilia Mokoagow, Friska Mokoagow, Geischa Cicilia Mu'ammar, Muhammad Arfan Much Koiri Muda, Fat Fadilah Ismi K. Muh Arif, Muh Muh Rusli Muh. Arif Muh. Hasbi Muh. Rusli Muhamad, Norhisham Bin Muhammad Hasbi MUHAMMAD HASBI Muhammad Hasbi Musta'in, Muh Mustakimah Mustakimah Mustakimah, Mustakimah Nadjamuddin Petta Solong Najamuddin Petta Solong Nawir Lakisa Nur Ainiyah Nur Ainiyah Nur Asiyah Nur Asiyah Nurhamidin, Candra Puspita Nurhamidin, Candra Puspitas Nurmin Junus Nurmin Junus Nurul Imtihan, Nurul Otaya, Lian Gafar Pabiaiye, Siti Nurain Pawelay, Zulkifli T. Podomi, Sri Ningsih Ratnasari Pou, Putri Mulyaningsih Prayogi Ibrahim Putri, Mega Sulistiyani Putriani L. Maliki R. Mohune, Atika Radjak, Titi Sofyaningsih Rahmawati Rahmawati Caco Rahmawati, Rahmawati Rahmin T. Husain Rahmin T. Husain Rahmin Thalib Husain Rakhmawati Ramlah Pontoh Rasimin Rasimin, Rasimin Riny Kusuma Dewi Rivaldi Rivaldi Rizqah Fadhilah Bula Said Subhan Posangi Said Subhan Posangi, Said Subhan Saleh, Marlin Shabri Hatlah, Mohamad Sri Dewi Yusuf St. Wardah Hanafie Das Sukmawati, Heni Sulaiman Ibrahim Suwarin Rais Nusi Suwito, Komariah Suyitno, Sri Dinawaty Syarifuddin Ondeng T. Husain, Rahmin Tamuu, Safira Prakasa Tangahu, Sri Irnawati Toino, Elma Wirnawaty Pilomango Wiska Bemang Yanty K. Manoppo YULI ERNAWATI Yustin Kamaru Zohra Yasin Zohra Yasin, Zohra Zubaidi, Mohammad Zulaiha B. Abas, Siti