Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang berperan penting dalam komunikasi global, sehingga menjadi kemampuan dasar yang perlu dikuasai oleh pelajar dari Sekolah Dasar hingga perguruan tinggi. Sayangnya, tingkat kemampuan bahasa Inggris masyarakat Indonesia masih tergolong rendah, terutama dalam penguasaan Present Perfect Tense. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis kesalahan yang paling banyak terjadi pada mahasiswa semester awal dalam penggunaan Present Perfect Tense, sekaligus menganalisis faktor-faktor penyebabnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan kuesioner daring, uji grammar, dan kajian literatur sebagai instrumen penelitian, yang dibagikan kepada 17 mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Hasil analisis menunjukkan bahwa kategori kesalahan terbesar adalah misformation (69,3%), disusul oleh respon tidak relevan (16%), omission (13,3%), serta tidak ada respon (1,3%). Temuan tersebut mengindikasikan bahwa mahasiswa masih menghadapi hambatan dalam memahami kaidah dasar Present Perfect Tense, pemilihan bentuk kata kerja yang tepat, dan pemahaman instruksi soal. Hal ini menekankan kebutuhan akan pendekatan pengajaran yang lebih sistematis, pembangunan konsep melalui latihan berjenjang, perbandingan antara bahasa ibu dan bahasa sasaran, serta penyediaan umpan balik yang spesifik guna mengurangi pengulangan kesalahan dalam Present Perfect Tense.