p-Index From 2021 - 2026
12.158
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Socia : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial MOTION : Jurnal Riset Physical Education Jurnal Bunga Rampai Usia Emas Jurnal Nalar Pendidikan Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia JIA (Jurnal Ilmu Agama) Nature: National Academic Journal of Architecture Unnes Science Education Journal Majalah Kesehatan FKUB Jurnal Ilmiah Peuradeun Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini JURNAL INDRIA (Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Awal) MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Jurnal Pertanian Agros Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Early Childhood Research Journal (ECRJ) Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Journal Analytica Islamica JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI GANEC SWARA Reformasi : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Serambi Saintia : Jurnal Sains dan Aplikasi Kasuari: Physics Education Journal (KPEJ) Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Jurnal Politik Pemerintahan Dharma Praja Jurnal Ilmiah Administratie Indonesian Journal of Global Health research Al-Muamalat: Jurnal Hukum dan Ekonomi Syari'ah MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Cahaya Mandalika Jurnal Kompilasi Hukum VARIA HUKUM: Jurnal Forum Studi Hukum dan Kemasyarakatan SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Empowerment : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Al-Insan: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Jurnal Ekonomi dan Manajemen Indonesia Sulawesi Tenggara Educational Journal Jurnal Risalah Kenotariatan Jurnal SainTekA Jurnal Pembelajaran Fisika Jurnal Cakrawala Ilmiah Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat ARZUSIN: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Dasar AHKAM : Jurnal Hukum Islam dan Humaniora International Journal of Health Sciences International Journal of Essential Competencies in Education AKPEM : Jurnal Akuntansi Keuangan Dan Akuntansi Pemerintahan International Journal of Multidisciplinary Approach Research and Science Wahana Islamika: Jurnal Studi Keislaman INSANTA: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Prosiding Seminar Nasional PPG Universitas Mulawarman El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Jurnal Integritas Serasan Sekundang Jurnal Pendidikan MIPA
Claim Missing Document
Check
Articles

Purgatori Dalam Katolik Dan Neraka Dalam Islam: Kajian Komparatif Atas Konsep Kehidupan Setelah Kematian Siregar, Ilham Jaya Kusuma; Zulkarnaen, Zulkarnaen
Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/kamaya.v8i2.4343

Abstract

The concept of purifying fire, whether in the form of Purgatory in Catholic teachings or Hell in Islam, is an important topic in the eschatological studies of both religions. Purgatory is understood as a temporary stage of purification for souls who die in a state of grace but still carry minor sins, while Hell in Islam is described as a place of eternal punishment for those who disbelieve or commit major sins. This study aims to compare the concepts of Purgatory and Hell from the perspectives of Catholicism and Islam, as well as to analyze the theological implications of both concepts. The research method employed is a literature review, involving the collection and analysis of data from various literary sources such as the Bible, the Qur’an, Hadith, and theological works. The results of the study indicate that although there are differences in emphasis and description, both concepts share the same purpose, which is to emphasize the importance of living a righteous life and obeying God. In Catholicism, Purgatory functions as a mechanism of purification before entering Heaven, while in Islam, Hell serves as a place of punishment and a warning for humanity. Both concepts also reflect divine justice and mercy in addressing human sin.
INKUIRI DAN PHET : KOMBINASI AMPUH UNTUK PEMBELAJARAN IPA YANG AKTIF DAN INTERAKTIF DI SMPN 15 KOTA BIMA Anggraini, Alif Tulusiyah; Zulkarnaen, Zulkarnaen
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i2.4956

Abstract

ABSTRACT Through investigative activities involving active student participation, science learning in junior high school plays an important role in shaping students' understanding of natural phenomena and fostering scientific thinking skills. This makes the learning process more dynamic. It is necessary to implement a learning model that can activate student involvement, encourage the development of creative ideas, and provide valuable educational opportunities to improve the quality of the learning process. The purpose of this study was to assess how well PhET (Physics Education Technology) simulations and inquiry-based learning models work together to increase student engagement and interaction in science classes at SMPN 15 Kota Bima. The research methodology used was a quasi-experiment with a one-group pretest-posttest only control group design. Grade VIII students of SMPN 15 Kota Bima in the 2024–2025 academic year participated in this study; there were eight female participants and eight male participants. Tests, questionnaires, and observations were used to obtain data on student interactions and activities. Relevant statistical tests were then used for analysis. Based on the observation sheet, questionnaire, test and research results, it shows a positive influence of the combination of inquiry and PhET on student involvement in the science learning process that has been implemented on very good criteria, as well as its implications for increasing students' understanding of concepts and learning interests as seen from the analysis of the average N-Gain score with moderate criteria. Based on the description above, it can be concluded that inquiry and PhET can be a reference for teachers and other researchers in developing a more innovative and interesting science learning approach. ABSTRAK Melalui kegiatan investigasi yang melibatkan partisipasi aktif siswa, pembelajaran IPA di SMP berperan penting dalam membentuk pemahaman siswa terhadap fenomena alam dan menumbuhkan kemampuan berpikir ilmiah. Hal ini membuat proses pembelajaran jadi lebih dinamis. Diperlukan penerapan model pembelajaran yang dapat mengaktifkan keterlibatan siswa, mendorong pengembangan ide-ide kreatif, serta memberikan kesempatan pendidikan yang bernilai guna meningkatkan kualitas proses pembelajaran. Tujuan atas penelitian ini ialah guna menilai seberapa baik simulasi PhET (Teknologi Pendidikan Fisika) dan model pembelajaran berbasis penyelidikan bekerja sama untuk meningkatkan keterlibatan dan interaksi siswa di kelas IPA di SMPN 15 Kota Bima. Metodologi penelitian yang dipakai ialah eksperimen semu atas desain one-group pretest-posttest only control group design. Siswa kelas VIII SMPN 15 Kota Bima pada tahun ajaran 2024–2025 berpartisipasi dalam penelitian ini; terdapat delapan peserta perempuan dan delapan peserta laki-laki. Tes, kuesioner, dan observasi dipakai guna mendapatkan data tentang interaksi dan aktivitas siswa. Uji statistik yang relevan kemudian digunakan untuk analisis. Berdasarkan lembar observasi, kuesioner, tes dan hasil penelitian memperlihatkan adanya pengaruh positif penggabungan inkuiri dan PhET terhadap keterlibatan siswa dalam proses belajar IPA yang sudah dilaksanakan atas kriteria sangat baik, serta implikasinya terhadap peningkatan pemahaman konsep dan minat belajar siswa dilihat atas analisis rerata skor N- Gain dengan kriteria sedang. Berdasarkan uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa inkuiri dan PhET dapat menjadi referensi bagi guru dan peneliti lain dalam mengembangkan pendekatan pembelajaran IPA yang lebih inovatif dan menarik.
Formulasi Pembekalan Pra Nikah bagi Generasi Z: Pendekatan Konseptual untuk Penguatan Ketahanan Keluarga di Era Digital Zulkarnaen, Zulkarnaen; Lubis, Alim Muhadi; Haikal, Fadllan; Dionsyah, Dionsyah; Siregar, Muhammad Parlin Ramadhana; Tanjung, Yasril Hasbi; Hasibuan, Asril Hanafi
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i1.936

Abstract

Tingginya angka perceraian dan melemahnya ketahanan keluarga di Indonesia, khususnya di kalangan generasi Z, menunjukkan perlunya pembekalan pra nikah yang lebih adaptif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model konseptual pembekalan pra nikah yang relevan dengan karakteristik generasi Z dan mampu memperkuat ketahanan keluarga di era digital. Metode yang digunakan adalah studi konseptual berbasis kajian literatur, dengan analisis tematik terhadap sumber-sumber ilmiah terkait nilai-nilai Islam, komunikasi pasangan, etika relasi keluarga, serta manajemen konflik dan keuangan rumah tangga. Hasil penelitian menghasilkan empat modul utama: (1) nilai-nilai Islam dalam keluarga; (2) komunikasi dan psikologi pasangan; (3) etika keluarga di era digital; dan (4) manajemen konflik dan keuangan keluarga. Masing-masing modul dirancang untuk menjawab tantangan kontemporer dalam kehidupan pernikahan dan memberikan landasan yang kokoh bagi pembentukan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan program pembekalan pra nikah yang lebih relevan, serta membuka peluang kajian lanjutan untuk implementasi dan evaluasi model di tingkat kebijakan maupun praktik sosial.
PENDEKATAN HISTORIS EMPIRIS DALAM STUDI ISLAM DAN IMPLIKASINYA Zulkarnaen, Zulkarnaen; Mahrus, Mahrus; Ahadi, Abdi; Khojir, Khojir; Nursalim, Eko; Khairudin, Khairudin
Wahana Islamika Vol 11 No 1 (2025): Wahana Islamika: Jurnal Studi Keislaman
Publisher : STAI Syubbanul Wathon Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61136/eyeewf53

Abstract

This research discusses the empirical historical approach in Islamic studies as one of the scientific methods used to understand Islam not only as a normative teaching but also as a historical phenomenon. This approach examines primary and secondary sources through verification of historical data and critical analysis of the socio-cultural context of a period. In modern Islamic studies, this approach is important because it is able to reveal the historical dynamics of the development of Islamic teachings, institutions and thoughts objectively. This research uses a qualitative method based on literature study, with results showing that the empirical historical approach has significant epistemological, methodological, and practical implications. The empirical historical approach in Islamic studies offers a more comprehensive view of Islam as an entity that develops in time and space. This approach does not only focus on theological or normative aspects, but also examines how Islamic teachings are practiced, interpreted and developed according to specific social, political and cultural contexts. By tracing the dynamics of history and using empirical evidence from the past, researchers can describe the transformation of Islamic thought and institutions more objectively and avoid ideological bias. In a methodological context, this approach requires precision in sorting and interpreting historical sources, both primary sources such as manuscripts, official documents, and secondary sources such as the results of previous studies. The data is analyzed critically by considering the socio-cultural background and power relations that influence an event or thought. The results show that the empirical historical approach not only enriches the treasures of Islamic scholarship, but also makes a real contribution in formulating Islamic responses to the challenges of modernity and contemporary social change.
PENERAPAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KOLABORASI SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS SD Afiyah, Anggi Nur; Zulkarnaen, Zulkarnaen
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i2.5033

Abstract

Science learning at SDN 04 Nagur still faces various challenges, including the dominance of the teacher's role, low active student participation, and minimal integration of local values ??in the learning process. The impact is seen in the low development of students' skills in critical thinking and effective collaboration. As an effort to overcome these problems, a guided inquiry learning model is applied which is designed to develop 21st century skills through stages of scientific thinking and group cooperation. The purpose of this study is to analyze the effectiveness of the application of the guided inquiry learning model in improving critical thinking and collaboration skills of students in class VI B SDN 04 Nagur. This study relies on a qualitative approach with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation to explore the application of the guided inquiry model that is adjusted to student characteristics, such as interests, learning styles, levels of understanding and age of students at the concrete operational stage. Based on the results of the study, it is known that the guided inquiry model has proven effective in increasing student involvement during learning, developing their abilities in formulating problems, compiling data-based solutions, and instilling awareness of local cultural values. However, some obstacles faced such as low student confidence during presentations, and lack of initial understanding of local culture. The solutions implemented include the use of scaffolding, peer tutoring, think-pair-share strategies, and the integration of local values ??into learning materials. The conclusion of this study shows that the implementation of the guided inquiry learning model is effective in improving students' critical thinking and collaboration skills, and is relevant to be applied in contextual science learning based on local characters. ABSTRAKPembelajaran IPAS di SDN 04 Nagur masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain dominasi peran guru, rendahnya partisipasi aktif siswa, dan minimnya integrasi nilai-nilai lokal dalam proses pembelajaran. Dampaknya terlihat pada rendahnya perkembangan keterampilan siswa dalam berpikir kritis serta kolaboratif secara efektif. Sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing yang dirancang untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21 melalui tahapan berpikir ilmiah dan kerja sama kelompok. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis efektivitas penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi siswa di kelas VI B SDN 04 Nagur. Penelitian ini mengandalkan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengeksplorasi penerapan model inkuiri terbimbing yang disesuaikan dengan karakteristik siswa, seperti minat, gaya belajar, tingkat pemahaman serta usia siswa pada tahap operasional konkret. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa model inkuiri terbimbing terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa selama pembelajaran, mengembangkan kemampuan mereka dalam merumuskan masalah, menyusun solusi berbasis data, serta menanamkan kesadaran akan nilai budaya lokal. Meski demikian, beberapa hambatan yang dihadapi seperti rendahnya rasa percaya diri siswa saat presentasi, serta kurangnya pemahaman awal terhadap budaya lokal. Solusi yang diterapkan antara lain penggunaan scaffolding, peer tutoring, strategi think-pair-share, serta integrasi nilai-nilai lokal ke dalam materi pembelajaran. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi siswa, serta relevan untuk diterapkan dalam pembelajaran IPAS kontekstual berbasis karakter lokal.
LEGAL POSITION OF BAWASLU'S RECOMMENDATION LETTER IN REGIONAL HEAD NOMINATION (CASE STUDY OF REGIONAL ELECTION AT THE GENERAL ELECTION COMMISSION OF MANDAILING NATAL REGENCY) Artamilano, Yudha; Zulkarnaen, Zulkarnaen
Journal Analytica Islamica Vol 14, No 1 (2025): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v14i1.25308

Abstract

This research analyzes the legal standing of Bawaslu's Recommendation Letter in regional head candidacy, using a case study of the Mandailing Natal Regency Election. The study examines the document's legal validity as an administrative requirement and its implications for democratic election principles. Employing normative juridical methods through analysis of legislation and relevant court decisions, findings indicate that Bawaslu's recommendation serves as a candidate integrity verification tool. However, its implementation at the Mandailing Natal KPU has sparked controversy due to varying interpretations of candidacy requirements. The study recommends regulatory improvements to prevent excessive discretion by regional KPU/Bawaslu.
Strategi Memangkas Birokrasi (Banishing Bureaucracy) yang Inovatif dan Kolaboratif Menuju Percepatan Penurunan Angka Stunting di Kabupaten Kubu Raya Zulkarnaen, Zulkarnaen; Messy, Rita Ria
Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Vol 14, No 1 (2025): March
Publisher : Center for Health Policy and Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkki.101335

Abstract

Tingginya prevalensi balita stunting di Kabupaten Kubu Raya pada tahun 2022 yang mencapai 40,3% ditanggapi dengan diterbitkannya Peraturan Bupati No. 59 Tahun 2019 tentang Gerakan Percepatan Penurunan Angka Stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi inovatif dan kolaboratif dalam memangkas birokrasi untuk percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Kubu Raya. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, dengan fokus pada analisis strategi inti, konsekuensi, pelanggan, pengendalian, dan budaya dalam implementasi kebijakan yang inovatif. Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kubu Raya mencakup pembentukan kelembagaan tim percepatan penurunan stunting di tingkat kecamatan, pembentukan tim pendamping keluarga, serta Poskentrin (Pos Kesehatan Pesantren). Pendanaan program tidak hanya bersumber dari APBD, tetapi juga melibatkan dana desa, dana CSR, dan kontribusi sektor swasta. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mengimplementasikan aplikasi elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (e-PPGBM) untuk memonitor perkembangan stunting secara lebih efektif. Inovasi pelayanan seperti "SALJU" (Selasa Jumat Terpadu) dan program "Kepung Bakul" turut melibatkan kolaborasi antara masyarakat dan sektor swasta. Di Puskesmas Sungai Raya, inovasi dengan sebutan "Kepiting" (Kenali Peduli Stunting) dilaksanakan, sementara remaja dilibatkan dalam gerakan "Graceting" (Gerakan Remaja Cegah Stunting) yang diprakarsai oleh PIK-R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja). Semua inisiatif ini merupakan bagian dari kebijakan kolaboratif dalam penurunan angka stunting di Kabupaten Kubu Raya.
Peran Naposo Nauli Bulung dalam Meningkatkan Kesadaran Politik Generasi Muda di Desa Hutabargot Nauli, Kabupaten Mandailing Natal Nasution, Nislah; Zulkarnaen, Zulkarnaen
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/mkd.v9i1.11359

Abstract

Hutabargot Nauli Village in Mandailing Natal Regency is a community deeply rooted in local traditions, where the youth organization Naposo Nauli Bulung (NNB) plays a significant role in shaping the mindset and behavior of the younger generation. This study investigates the strategic role of NNB in fostering political awareness among youth, particularly in the context of declining participation in village forums and local electoral processes. Employing a qualitative method with a descriptive case study design, data were collected through interviews, direct observations, and document analysis, and validated using data triangulation. The findings reveal that NNB possesses considerable potential as an agent of political socialization by integrating cultural norms, informal education, and localized political discourse. However, several challenges hinder its effectiveness, including low levels of political literacy, limited access to political information, and internal organizational conflicts. These findings mirror national trends indicating a disconnect between political awareness and civic engagement among youth. The study concludes that enhancing digital political literacy and encouraging active participation in village decision-making forums are critical steps. NNB can thus emerge as a transformative force in empowering rural youth to engage more meaningfully in democratic processes.
Membaca Ulang Ayat-Ayat Nafkah: Tinjauan Metode Penafsiran Fazlur Rahman dan Amin Abdullah Ansori, Ikhwan; Zulkarnaen, Zulkarnaen
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 11 No. 1 June 2025
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ushuluna.v11i1.47447

Abstract

Paradigma tradisional menempatkan suami sebagai satu-satunya pencari nafkah (breadwinner), tetapi modernitas telah menggeser konsep ini melalui perubahan sosial-ekonomi dan budaya. Faktor seperti peningkatan pendidikan perempuan, kesetaraan gender, dan tekanan ekonomi mendorong model pembagian nafkah secara bersama antara suami dan istri (dual-earner household). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analitis-kritis, mengkaji ulang ayat-ayat nafkah dalam Al-Qur’an melalui teori Double Movement Fazlur Rahman dan paradigma kontekstual-progresif Amin Abdullah. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai paradigma lama, seperti keadilan, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap perempuan tetap relevan. Namun, perubahan struktur sosial-ekonomi serta budaya memicu pergeseran paradigma, dengan tetap mempertahankan nilai moral tertinggi (Teori sistem) seperti kasih sayang, Ridha, dan Mu’asyarah bil Ma’ruf dalam keluarga. Dengan demikian, konsep nafkah kini lebih dinamis, menyesuaikan konteks zaman tanpa meninggalkan prinsip dasar Islam. 
Pengaruh Insentif Terhadap Semangat Kerja Karyawan Pada Unit Pelaksana Teknis (Upt) Badan Pengelola Keuangan Daerah Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara Zulkarnaen, Zulkarnaen
JEMI is managed and published by the Management Study Program, Faculty of Economics and Business, Kutai Kartanegara University. Institutional legality is reflected in the ISSN number: 1411-9560 published by LIPI in 2003 as a manifestation of the comm Vol 8 No 1 (2008)
Publisher : FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53640/jemi.v8i1.130

Abstract

Analysis result has proven there is the effect and relation between two variables which are really strong, where incentive independent variable (X) and employees’ work spirit dependent variable (Y), From simple regression result can be known there is addition from each person or more than one as much: 0.166200466 (Y) +0.940442890 (X) = 1,106643356. Hopefully, not only the incentive distribution but also necessary to think about the other form which also can improve the spirit of the workers to be better at work, so that the working result that resulted will be better as well. Key Word : Incentive, Spirit
Co-Authors A'yun, Qurroti A. Mushawwir Taiyeb, A. Mushawwir Abdul Azis Abdul Hakim Abdul Malik Ady Purnama Afandi, Rakhmad Galih Afiyah, Anggi Nur Agung Hartoyo Agustin, Intan Sintia Dewi Ahadi, Abdi Ainal Mardhiah Akmaluddin Akmaluddin Alfah, Sitti Alfiani, Rida Alifia Putri F, Alifia Putri Alpi Zaidah, Alpi Amirudin, Agus Amrazi Zakso Andri Soemitra Anggraini, Alif Tulusiyah Anggraynie, Rosytha Tri Ansori, Ikhwan Anzaikhan, M. Arbensyah, Arbensyah Arifinsyah Arifinsyah, Arifinsyah Armiyansyah, Romi Artamilano, Yudha Arum Kinanti, Nilung Asmadi asmadi Atin, Sri Aulia, Dwinta Nor Bahtiar Bahtiar Budi Jatmiko Budiamin, Ahmad Cahyani, Tatik Dwi Chrisnawati, Zuliana Darmadianingsih, Darmadianingsih Dionsyah, Dionsyah Doni Hikmat Ramdhan Drajat, Amroini Efwinda, Shelly Eko Nursalim, Eko Elyta Elyta Erlinda Yurisinthae Ernita Dewi Ernita, Nevi FAHRUDDIN , FAHRUDDIN Fajari, Fathonah Wahyu Utaminingtyas Faresta, Rangga Alif Fathurrahman Fathurrahman Fena Prayunisa Firmansyah, Nanda Dwi Fitrayuddin, Fitrayuddin Fitri Musmitasari , Yul Fuadhy, Nabhan Sofwatul G. Gunawan Gunawan Gunawan Haikal, Fadllan Hakim Siregar, Lukmanul Harahap, Elly Warnisyah Harahap, Suheri Hasan Almutahar Hasibuan, Asril Hanafi Heldiyanti, Rina Herlan, Herlan Hidayati, Nadya Berliana Hidayati, Nurul Hidayati Husnul Mahmudah, Amelia Ilfiani , Pratiwi Dian Ilfiani, Pratiwi Dian Indah Nalurita Inggit Puji Astuti Irwansah Iskandar Muda Ismawati, Junica Iwan Irawan Izzi, Hubbul Jaya, Hari Saputra Joko Ridho Witono Juniansyah, Diki Junita Dwi Wardhani Khairudin Khairudin Khofifah Khofifah Khojir Kurniawan, Cahyadi Larasati, Azizah Lestari, Ida Ayu Indira Dwika Listiani, Endang Indri Lubis, Alim Muhadi Mahariyanti, Ermila Mahmuluddin, Mahmuluddin Mahrus Mahrus, Mahrus Malaha, Naomi Marisi Aritonang Marwati Marwati Marzuki, Ahmad Dedi Meirlin, Triyana Messy, Rita Ria Muhammad Nasir Muhammad Rozi Muhammad Sood, Muhammad Muhammad Uhaib As’ad Mujib, Then Supriadi Bin Munandar Munandar Mustofa, Hisbulloh Als Na'im, Jannatun Nadiatullah, Nadiatullah Najidmuddin, Didin Najimuddin, Didin Nanang Apriandi Nantana, Nining Rara Nasution, Nislah Negara, Komang Metty Trisna Ni Komang Wijiani Yanti Nining Indroyono Soesilo Novia Sinambela, Pretty Nuraini, Eni Nurbaiti, Alif Nurseptiani, Syifa Nurul Aisyiyah Puspitarini Nurul Habib, Muhammad Oktavia Eka P, Oktavia Eka Oktilenia Devindah, Thalia Padusung, Padusung Pamungkas, M Bayu Akbar Parmi, Parmi Permatasari, Dinar Bulawan Pramularsih, Mariano Satya Prayoga, Muhammad PURWANTI PURWANTI Puspita, Diah Eka Putra, Dwi Setia Adjie Putri, Destiana Adinda Putri, Minsari Mega Putri, Nathasya Amelia Rafiqah, Rafiqah Rahima, Siti Rahmah Hayati Rahmanda, Ismi Rahmiati Rahmiati Rambe, Aminah Ramdani, Rahmad Riantini, Riantini Rifandi, Agus Riskan Qadar, Riskan Rismawati, Lia Rosidin, Utang sahabuddin, kurniawan Sahri, Muhamad Salvador Bizotto, Beatriz Lucia Saptaputra, Syawal Kamiluddin Saragih, Yusni Nuraini Sari, Siska Nilam Satriawansyah, Tri Savitri Savitri, Savitri Sella Fatra Laili Kamalin Setyaningrum, Setyaningrum Sikwan, Agus Siregar, Ilham Jaya Kusuma Siregar, Muhammad Parlin Ramadhana Siregar, Paisal Siswahyudianto Siti Aisyah Sri Katoningsih Sriastuti, Iin Sriwati Sriwati Sugandi, Imin Sugeng Sugeng Suhaeni Suhaeni, Suhaeni Sukamto Sukamto Sukiman Sukiman Sunardi Sunardi Supaedi, Supaedi Supardi, ZA Imam Suratman Suratman Susilayanti, Susilayanti Suteja, Juliadi Syafitri , Amelia Syafitri, Laily Syarkawi, Syarkawi Takebayashi, Tomohiro Tanjung, Yasril Hasbi Taufik Hidayat Tressa, Roma Tri Asmawulan Triswati, Windy Umam, Chatibul Usman Usman Wahyu Rusdiyanto, Wahyu Wardani, Rosyia WIDIASTARI, NI GUSTI AYU PUTU Wirman, Wirman yogi prasetyo Yohanes, Yulius Yusminah Hala Yusrizal Zahroh, Imamah Zhyvko, Zinaida Zulbaidah Zulbaidah, Zulbaidah Zulfakar, Zulfakar Zulkarnain Zulkarnain