p-Index From 2021 - 2026
8.761
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Archive of Community Health Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Jurnal Kesehatan JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) JPSriwijaya JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Jurnal Gizi Klinik Indonesia SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Seminar Nasional Lahan Suboptimal Health Information : Jurnal Penelitian Jurnal EnviScience (Environment Science) Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Berdaya Mandiri Science Midwifery Journal of Nursing and Public Health (JNPH) Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Jurnal Pengabdian Masyarakat: Humanity and Medicine JOURNAL LA MEDIHEALTICO Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Journal of Social Research SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Majority Science Journal Environmental Science Journal (esjo) ASPIRATOR - Journal of Vector-Borne Diseases Studies Journal of Multidisciplinary Academic and Practice Studies Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Global Health Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien TB Paru Levi; Maksuk; Sri Utari; Elvi Sunarsih
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 14 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v14i1.2026.1117

Abstract

Tuberkulosis (TB) tetap menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang mendesak secara global. Berdasarkan data WHO, pada tahun 2019 diperkirakan terdapat 10 juta kasus baru TB, dengan India dan Indonesia menempati peringkat tertinggi secara berurutan, mengindikasikan kondisi kesehatan masyarakat yang rentan. Meskipun terjadi penurunan kasus baru sebesar 9% dan penurunan kumulatif kasus sebesar 20% antara tahun 2019-2020, laju penurunan ini dinilai belum memadai untuk mencapai target Strategi END TB.Penelitian ini menggunakan survei analitik dengan desain potong lintang (cross-sectional) dan melibatkan 121 responden yang dipilih melalui teknik total sampling. Analisis statistik menggunakan uji chi-square, diikuti oleh analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur merupakan variabel independen yang paling signifikan (p-value < 0,05), dan dalam analisis multivariat, umur terbukti menjadi faktor paling dominan dalam memengaruhi kepatuhan minum obat dengan nilai Odds Ratio (OR) sebesar 31,249.Faktor-faktor lain yang turut memengaruhi kepatuhan minum obat mencakup jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, dan pengetahuan responden. Profil responden yang paling banyak menunjukkan ketidakpatuhan, pengetahuan kurang, dan mayoritas berada pada kelompok usia dewasa, berjenis kelamin laki-laki, dan berstatus bekerja. Studi ini menyoroti perlunya intervensi yang menargetkan faktor-faktor dominan ini untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan TB.
Kepadatan Penghuni Rumah Terhadap Kasus Tuberkulosis di Indonesia: Systematic Literature Review Adji Semiardji; Elvi Sunarsih; Hamzah Hasyim
Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2026): Vol. 8 No. 1 (2026): Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan, January 2026
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tuberkulosis (TBC) merupakan salah satu penyakit infeksi paling mematikan di dunia, dengan lebih dari 10 juta orang terdampak setiap tahunnya, dan berdasarkan Laporan Global TBC Tahun 2024, Indonesia menempati posisi kedua dengan kontribusi 10% kasus dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepadatan penghuni rumah dengan kejadian TBC di Indonesia melalui pendekatan tinjauan sistematis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan meninjau artikel-artikel observasional yang menggunakan desain case-control dan cross-sectional, yang dipublikasikan dalam rentang waktu antara tahun 2015 hingga 2025. Artikel-artikel relevan diperoleh dari basis data PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar, dengan kualitas publikasi yang dinilai menggunakan JBI Critical Appraisal Tools. Dari 1.369 artikel yang ditemukan, sebanyak 21 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Hasil sintesis tematik menunjukkan bahwa dari 21 studi yang dianalisis, sebanyak 14 studi melaporkan hubungan signifikan antara kepadatan hunian dan kejadian tuberkulosis, sedangkan 7 studi tidak menemukan hubungan yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa kepadatan hunian merupakan faktor risiko dominan, meskipun dipengaruhi oleh faktor lingkungan lain seperti ventilasi, kelembapan, dan perilaku penghuni. Implikasi kebijakan dari temuan ini adalah perlunya intervensi berbasis lingkungan, termasuk pengaturan standar kepadatan hunian, peningkatan kualitas ventilasi rumah, serta penguatan edukasi masyarakat dalam pencegahan penularan tuberkulosis di lingkungan masyarakat.   Kata kunci: Tuberkulosis, Kepadatan Penghuni Rumah, Indonesia, Tinjauan Sistematis ABSTRACT . Tuberculosis (TBC) is one of the most lethal infectious diseases globally, with over 10 million people affected each year. According to the 2024 Global Tuberculosis Report, Indonesia ranks second, contributing 10% of global cases. This study aims to analyze the relationship between household crowding and TBC incidence in Indonesia through a Systematic Review approach. The method employed in this study involved reviewing observational articles using case-control and cross-sectional designs published between 2015 and 2025. Relevant articles were sourced from databases such as PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar, with publication quality assessed using the JBI Critical Appraisal Tools. Out of 1.369 articles identified, 21 met the inclusion criteria and were analyzed further. The synthesis results indicate that out of 21 studies analyzed, 14 reported a significant association between household crowding and tuberculosis incidence, while 7 studies found no significant relationship. These findings suggest that household crowding is a dominant risk factor, although it is influenced by other environmental determinants such as ventilation, humidity, and residents’ behavior. The policy implications of these findings highlight the need for environment-based interventions, including the regulation of housing density standards, improvement of household ventilation quality, and strengthening community education to prevent the transmission of tuberculosis in community.   Keywords: Tuberculosis, Household Crowding, Indonesia, Systematic Review
Environmental Health Risk Analysis of Sulfur Dioxide (SO2) Exposure in Ambient Air on Lung Function of Officers and Communities Around Public Fuel Filling Stations (SPBU) Rahman Tri Cahyono; Elvi Sunarsih
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS6.4868

Abstract

Air pollution is a serious problem globally, especially in urban areas where the transportation sector is one of the main contributors to sulfur dioxide (SO₂) emissions. Public filling stations (SPBU) that are centers of vehicle activity can produce SO₂ in ambient air that endangers lung function for individuals exposed in the long term, including workers and the surrounding community. This study examines SO₂ exposure at gas stations in Ogan Ilir Regency that can have an impact on health. The research method used two research methods, namely environmental health risk analysis (EHRA) with a deterministic approach and environmental health epidemiology with a cross-sectional approach. Sampling was conducted on 78 respondents using the Total Sampling method and air measurements using the Impinger Air Sampler tool. The average SO₂ concentration in the three gas station locations was 30,0 µg/m³ which exceeds the safe threshold. The daily intake level was 0,003 mg/kg/day, higher than the safe reference concentration (RfC) of 0.025 mg/kg/day, with a Risk Quotient (RQ) of 0,12, does not present a significant health risk. Furthermore, the results showed that impaired lung function was found in 73 respondents (93.6%), additional risk factors such as smoking habits and medical history were found to affect respiratory health. This research shows that there is no significant relationship between body weight, exposure, smoking, history of disease, or allergies and impaired lung function of officers and the community around the Ogan Ilir gas station.
Air Bersih dan Jamban Sehat terhadap Kejadian Stunting di Negara Berkembang: Literature Review: Clean Water and Healthy Latrines Against Stunting Incidents in Developing Countrie: Literature Review Maya Sopianti; Nur Alam Fajar; Elvi Sunarsih; Yuanita Windusari; Novrikasari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i1.4211

Abstract

Latar belakang: Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian global. Faktor tidak langsung yang mengakibatkan stunting yaitu water, sanitation and hygiene (WASH), merupakan sumber air minum , kualitas fisik air minum, kepemilikan jamban keluarga. Pada tahun 2018, lebih dari separuh balita stunting dunia berasal dari benua Asia (81,7 juta kasus), sedangkan lebih dari sepertiganya tinggal di Afrika (58,8 juta kasus) Tujuan: studi ini bertujuan untuk literatur review tentang Akses air bersih dan jamban sehat terhadap kedian stunting di negara berkembang Metode: Metode dalam penelusuran sumber data pada Literature Review ini yaitu dengan penelusuran database dari, Pubmed. Jurnal tersebut diseleksi berdasarkan kriteria inklusi. Memakai kata kunci “stunting” OR “sanitation” AND Water OR “toilet. Hasil: hasil analisis secara keseluruhan artikel menyatakan ada hubungan yang signifikan akses air bersih dan jamban sehat yang tidak memenuhi syarat dengan kejadian stunting di negara berkembang Kesimpulan: Penyediaan layanan dasar seperti air bersih dan jamban sehat mempunyai peran penting tidak hanya dalam memperbaiki lingkungan tetapi juga meningkatkan kesehatan anak melalui pengurangan stunting. Stunting dan kesehatan anak bergantung pada banyak faktor di tingkat rumah tangga dan masyarakat, sehingga memerlukan upaya bersama dari para pembuat kebijakan, peneliti, dan mitra sektor swasta.
Perilaku Genital Hygiene dan Akses Air Bersih terhadap Kejadian Keputihan pada Wanita : Literature Review: Genital Hygiene Behavior and Access to Clean Water Associated with Vaginal Discharge Among Women : Literature Review Nurul Fitriani; Yuanita Windusari; Novrikasari; Elvi Sunarsih; Nur Alam Fajar
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i2.4443

Abstract

Latar Belakang: Keputihan menjadi salah satu masalah kesehatan reproduksi pada wanita, hampir setiap wanita pernah mengalami hal ini. Kurangnya pengetahuan mengenai praktik genital hygiene dan kualitas air yang buruk menjadi faktor yang menyebabkan insiden keputihan pada wanita. Tujuan: Tinjauan literatur sistematis ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara perilaku genital hygiene dan akses air bersih terhadap kejadian keputihan pada wanita. Metode: Pencarian sistematis dilakukan melalui database elektronik, ScienceDirect, PubMed dan Google Scholar. Kriteria inklusi difokuskan pada perilaku genital hygiene dan air bersih dengan kejadian keputihan. Artikel lengkap yang didapatkan selanjutnya dilakukan review dan analisis untuk membuat tinjauan sistematis sesuai pedoman PRISMA. Hasil: Dari 282 artikel yang diidentifikasi, delapan artikel memenuhi kriteria inklusi dan dilakukan analisis. Analisis tersebut mengungkapkan empat kategori yang terkait dengan perilaku genital hygiene yang berhubungan dengan keputihan dan empat kategori yang terkait dengan akses air bersih yang berhubungan dengan keputihan. Kesimpulan: Setiap wanita harus mampu mempraktikan genital hygiene yang benar dan mendapatkan akses air bersih untuk keperluan sanitasi dan hygiene sehari-hari khususnya untuk menurunkan angka kejadian keputihan.
Perilaku Pola Makan dan Aktivitas Fisik terhadap Masalah Obesitas : Systematic Review: Dietary Behavior and Physical Activity on the Problem of Obesity: Systematic Review Sri Aisyah Nabila; Anita Rahmiwati; Novrikasari Novrikasari; Elvi Sunarsih
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i3.4533

Abstract

Latar belakang: Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Indonesia menempati peringkat teratas di Asia Tenggara untuk tingkat obesitas, dengan lebih dari 30% populasi dewasa tergolong kelebihan berat badan atau obesitas. Kasus obesitas di Indonesia meningkat signifikan dalam 10 tahun terakhir, dari 10,5% pada 2007 menjadi 21,8% pada 2018. Prevalensi obesitas pada wanita ada di angka 32,9 persen, jauh lebih tinggi daripada pria di angka 19,7 persen. Obesitas telah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, dengan dampak besar terhadap individu dan masyarakat sebagai penyebab penyakit dan kematian secara global termasuk di Indonesia, antara lain penyakit kardiovaskuler, diabetes mellitus, hipertensi dan penyakit tidak menular lainnya. Oleh karena itu obesitas sebagai salah satu penyakit degeneratif penting dianalisis keterkaitannya dengan pola makan dan aktivitas individu. Tujuan: Literatur review ini bertujuan dalam menganalisis pengaruh pola makan dan aktivitas fisik terhadap kejadian obesitas berdasarkan dari beberapa hasil studi 5 tahun terakhir. Metode: Metode yang digunakan dalam studi ini adalah literatur review, dengan menggunakan diagram alir PRISMA. Terdapat beberapa kriteria inklusi dan ekslusi dalam literatur ini. Kriteria inklusi dalam pemilihan artikel dalam literatur review ini adalah sampel dalam penelitian mencakup variasi pada remaja-dewasa, kualitas metodologi penelitian dengan data dan analisis statistik yang valid, dan berasal dari publikasi selama 5 tahun terakhir. Kriteria ekslusi pada literatur ini yaitu kualitas referensi dan relevansi artikel terkait topik penelitian yang dipilih, adanya duplikasi informasi dari artikel yang dipilih, serta pemilihan dari publikasi terkemuka. Hasil: Hasil pencarian dari database PubMed, Google Cendekia, dan ScienceDirect didapatkan 9 artikel yang dipilih untuk ditelaah diterbitkan antara 2018 sampai 2023. Penelitian pada artikel-artikel tersebut dilakukan di berbagai negara. Sebanyak 7 artikel ditelaah dengan cermat untuk mengumpulkan informasi terkait keterkaitan antara pola makan dan aktivitas fisik dengan obesitas dalam literature review ini. Kesimpulan: Secara keseluruhan, hubungan antara perilaku diet dan aktivitas fisik memiliki peran penting dalam perkembangan dan pencegahan obesitas. Diet seimbang dan sehat, yang dipadukan dengan aktivitas fisik secara teratur, menjadi kunci untuk menjaga berat badan yang sehat dan kesejahteraan secara keseluruhan
Determinants of the Dynamics of Malaria Infection Transmission in Mining Areas: Literature Review Sri Aisyah Nabila; Elvi Sunarsih; Novrikasari Novrikasari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 10 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i10.5923

Abstract

Introduction: The incidence rate of malaria globally has seen significant fluctuations over the past few years. According to the World Health Organization's World Malaria Report 2023, in 2022, there were an estimated 249 million cases of malaria globally, exceeding the pre-pandemic level of 233 million in 2019 by 16 million cases. Illegal miners are highly vulnerable to malaria due to their work in remote, ecologically disturbed areas, where their activities create breeding grounds for malaria-carrying mosquitoes, significantly increasing their risk of infection. Objective: The aim of this literature review is to find the rsik factors of malaria transmission in arrtisanal mining areas population Method: A PRISMA flow diagram-based has been used to find the most resonant journal research related to malaria transmission in mining areas population. The articles to be analyzed are searched using keywords with Boolean rules such as ("Risk factor" OR "Determinant") AND "Malaria" AND "Transmission" AND ("Mining Area" OR "Mining location"). The chosen papers are the findings of research that meets the objectives and is published in 2020–2024 in English with an international quality Result: Search results from the PubMed, Google Scholar, and ScienceDirect databases yielded 9 articles selected for review published between 2020 to 2024. Research on these articles was conducted in various countries, including Brazil, Venezuela, Indonesia, Gambia, French Guiana (FG), and other countries. A total of 11 articles were carefully reviewed to gather information regarding risk factor of malaria in mining areas in this literature review. Conclusion: Improving knowledge, healthcare access, and preventive practices is essential to reducing malaria transmission in high-risk m
The Relationship Between Family Smoking Habits and Household Sanitation with the Incidence of Underweight in Children Aged 24-59 Months Systematic Review Restuani Budiarti; Elvi Sunarsih; Nur Alam Fajar
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v8i2.867

Abstract

Underweight among children aged 24-59 months is a key indicator of malnutrition and remains a public health issue in Indonesia. Various factors contribute to underweight, including household smoking habits and sanitation conditions. Exposure to cigarette smoke indoors increases the risk of acute respiratory infections (ARI), leading to nutritional deficiencies and impaired growth in children. Additionally, poor sanitation particularly limited access to clean water and inadequate toilet facilities contributes to a higher incidence of diarrheal diseases, which directly affect weight loss in children. This study uses a systematic review method, which aims to analyze the relationship between smoking habits in the home and household sanitation with the incidence of underweight in children aged 24-59 months. The systematic review was conducted by examining 30 scientific journals discussing risk factors for underweight in children, particularly those related to smoking habits in the home and sanitation conditions. The analyzed journals were obtained from various academic databases such as Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, and SINTA (Science and Technology Index), with a publication period between 2013-2024.The findings indicate that children living in homes with smoking family members are more likely to experience underweight compared to those in smoke-free environments.
Peran Regulasi Emosi dan Harga Diri dalam Keberlanjutan Ibu Menyusui Dina Aprilia; Nur Alam Fajar; Elvi Sunarsih
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 12 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Desember 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i12.5877

Abstract

Breastfeeding continuation in Indonesia still faces complex challenges despite scientifically proven optimal benefits of breast milk, where psychological factors particularly emotional regulation and maternal self-esteem are often overlooked in interventions to improve breastfeeding success. This study aims to analyze the role of emotional regulation and self-esteem on breastfeeding continuation and explore the interaction of these two psychological constructs in influencing breastfeeding duration. The study employs a narrative literature review approach with systematic literature search on electronic databases including PubMed, Google Scholar, PsycINFO, and Scopus for the period 2020-2025, where data analysis was conducted thematically with narrative synthesis to integrate findings from various studies. The results indicate that adaptive emotional regulation facilitates mothers' ability to manage psychological distress that can disrupt the physiological mechanisms of lactation, while high self-esteem forms the foundation for developing breastfeeding self-efficacy which predicts longer breastfeeding duration. The synergistic interaction of both constructs creates protective mechanisms against premature breastfeeding cessation, where breastfeeding intention formed since antenatal period becomes the most reliable predictor of actual breastfeeding behavior. This study concludes that maternal emotional regulation and self-esteem contribute significantly to breastfeeding continuation through complex interacting psychobiological mechanisms, indicating the need for comprehensive psychosocial interventions from the antenatal period to increase breastfeeding success rates in indonesia.
Factors Associated with the Activeness of Posyandu Cadres in Providing Supplementary Food in Banyuasin District Ferenadia Apriliani; Nur Alam Fajar; Anita Rahmiwati; Rostika Flora; Mohammad Zulkarnain; Elvi Sunarsih; Adelina Irmayani Lubis
Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia Vol 20 No 4: October 2025
Publisher : Master Program of Health Promotion Faculty of Public Health Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpki.20.4.259-270

Abstract

Background: Stunting is a condition of failure to thrive in toddlers (babies under the age of five) due to chronic malnutrition, causing children to have a shorter height than they should for their age. Banyuasin Regency has the third highest prevalence of stunting in South Sumatra Province (13.3% in 2022). The Supplementary Feeding Program (PMT) is designed to improve the nutritional status of under-fives, and posyandu cadres play an important role in its successful implementation. This study aims to analyze the factors associated with the active role of posyandu cadres in providing supplementary food in Banyuasin Regency.Method: Quantitative research with a cross-sectional design using 100 samples with the Proportional random sampling method which was carried out in early October - early November 2024 in Banyuasin Regency.Result: The results of the chi square test showed that knowledge (p = 0.001), attitude (p = 0.025), age (p = 0.039), education (p = 0.524), incentives (p = 0.269), training (p = 0.019), length of time as a cadre (p = 0.045) facilities and infrastructure (p = 0.090) and active cadres as many as 59 posyandu cadres. This study indicates that the better the cadres’ knowledge, attitudes, and experience, and the more frequently they attend training, the more likely they are to play an active role in implementing the PMT program. In contrast, educational background, the provision of incentives, and the availability of facilities do not necessarily influence the cadres’ active involvement in the delivery of the PMT program. Efforts to increase the training of posyandu cadres are the main recommendations to support the success of the PMT program in stunting prevention in Banyuasin district.
Co-Authors A. Fickry Faisya A. Fickry Faisya A.Fickry Faisya Abelia Anggraini Achmad Fickry Faisya, Achmad Fickry Adelina Irmayani Lubis Adji Semiardji Ahmad Fickry Faisya Aidil Fitriansyah Alexander Alexander, Alexander Ambari, Ambari Ambarsari, Ambarsari Amri Anwar Sanusi Amrina Rosyada Amrina Rosyada Amrina Rosyada Anggun Budiastuti Anggun Budiastuti Anggun Budiastuti Anggun Wafiq Nurhaliza Ani Nidia Listianti Ani Nidia Listianti, Ani Nidia Anita Camelia Anita Camelia Anita Camelia Anita Rahmiwati Anita Rahmiwati Anita, Anita Riantina Apriana, Aisyah Ardila, Yustini Arindi Dinda Hanifah Arista Putri, Dini Arista, Dini Arisusanto, Wahyu Puput Arum Setiawan AS Clarissa Putri Aulia Asmaripa Ainy Asri Maharani Astuti, Syurmi Ayu Tri Darmawati Ayu Tri Darmawati, Ayu Tri Aziatri, Suci Wulanda Azzarah, Nurahma Dania Budiastusti, Anggun Cerah Puspinarti Chairil Anwar Chairil Anwar Daniel, Risyad Aldian Desheil Andarini Desheila Andarini, Desheila Desri Maulina Sari Dessy Widiyaristi Desy Indah Permatasari Desy Indah Permatasari, Desy Indah Dhita Herlyana DIAH NAVIANTI Diana Dewi Sartika Dina Aprilia Dini Arista Putri Dwi Fitriani Dwi Septiawati Dwi Septiawati Dwi Septiawati Dwi Septiawati, Dwi Egit, Khaifagita Fitriand Erman, Ery Esti Sri Ananingsih Fadilah, Nani Ummi Faiza Yuniati Fakhriyatiningrum, Fakhriyatiningrum Faradiba, Selly Fatmalina Febry Feny Etrawati Ferenadia Apriliani Fickry Faisya, Fickry Firdaus, Qonita Rizqina Garmini, Rahmi Gita Arista Gita Arista, Gita H, Swara Mega H. A Fickry Faisya H.A Fickry Faisya H.A. Fickry Faisya Hade Septiad Haerul Latif Hamzah Hasyim Handayani, Adelia Rizki Hanifah, Arindi Dinda Harun Alrasid Hasanah, Swara Mega Herlyana, Dhita Dhita Hervilanti, Putri Hisar M Manalu Iche Andriyani Liberty, Iche Andriyani Imelda Gernauli Purba, Imelda Gernauli Indah Yuliana Inoy Trisnaini Inoy Trisnaini Inoy Trisnaini Inoy Trisnaini intan permata sari Intan Permatasari Irawan, Cynthia Maharani Iwan Stia Budi Januarsi, Riska Jhon Wesly Sitanggang Junisa Anggraini Kartika, Tarisa Putri Kiki Sulaningsi Kirana, Tharisya Ayu Ladyka Viola Aulia Armawan Lara Sat Lara Sati, Lara Latif, Haerul Laura Dwi Pratiwi Legiran Legiran Lestari Permata Putri, Rizki Lestari, Peggy Ayu Levi Lewinsc, Maurend Yayank Lewinsca, Maurend Yayank Lidyasari Sitindaon, Silvy Dwi Lionita, Widya Liveona, Nise Maksuk Marennu, Luthfi Nauval Isthi Maya Sopianti Melanie Boursnell Minarti Minarti MINARTI, MISNA Misnaniarti Misnaniarti Mohammad Zulkarnain Mohammad Zulkarnain Mufazoh Muntaha, Amar MUSTIKA FATIMAH Nabilla, Intan Najmah, Najmah Nani Ummi Fadilah Naqida, Naqida Rahma Fery Novita Eva Santi Novitrie, Ayu Novrikasari Novrikasari Novrikasari Novrikasari, Novrikasari Nugraha Juliyanda Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nurhayati Nurhayati Nurjazuli Nurjazuli Nurmalia Ermi Nurul Fitriani Okky Assetya Pratiwi Okky Assetya Pratiwi, Okky Assetya Oktari, Vivi Oktariani, Dhea Tri Oktivaningrum, Rafika P, Widya Ayu Poppy Fujianti Poppy Fujianti, Poppy Priyadi Priyadi Purba, Seri Ulina Putri, Dini Arista Putri, Dini Arista Putri, Nurhaliza Luthfia Putri, Refanisa R, Inas Tri Rahayona, Detrilice Rahayu Hasti Komaria Rahayu Hasti Komaria, Rahayu Hasti Rahma Sari, Indah Rahmadina, Frisca Rahmah, Silvi Aulia Rahman Tri Cahyono Rahmat Izwan Heroza Rahmatillah Razak Rahmatillah Razak, Rahmatillah Rahmi Garmini Ramadhanti, Inas Tri Ramadhini, Delfi Ramadhona, Syifa Aulia Razak, Rahmatiilah Restuani Budiarti Retno Sundari Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rini Mutahar Rizka Eka Putri Rizki Utami Rizza Umaya Rostika Flora Rostika Flora Rostika Flora Rosyada, Amrina S, Yoerdy Agusmal Salsabila, Vania Manda Zahrani Saputra, Yoerdy Agusmal Sari, Rini Maya Sari, Siti Nabila Seni Pusyani Sinta Octaviana Sitanggang, Jhon Wesly Sonlimar mangunsong Sri Aisyah Nabila Sri Utari Sri, Dwi Irma Mayang Sthevani Eka Purnama Sthevani Eka Purnama, Sthevani Eka Sugiharti, Tri Suheryanto Suheryanto Suheyanto Suheryanto Syafhira, Adinda Syafitri, Novida Syafran Arrazy Taufik Kurrohman Tri Sugiharti Veni Selviyati Veni Selviyati, Veni Vera Utami Vera Utami, Vera Vradonal, Herzi Widia Eka Susanti Widia Eka Susanti, Widia Eka Yossi Melya Fitri Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuli Hartati Yuliarti Yuliarti Yundari, Yundari Yunindyawati Yunindyawati Yustini Ardillah Yustini Ardillah Yustini Ardillah, Yustini Zein, Rahma Mulya Zulkarnain, Mohammad