p-Index From 2021 - 2026
8.761
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Archive of Community Health Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Jurnal Kesehatan JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) JPSriwijaya JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Jurnal Gizi Klinik Indonesia SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Seminar Nasional Lahan Suboptimal Health Information : Jurnal Penelitian Jurnal EnviScience (Environment Science) Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Berdaya Mandiri Science Midwifery Journal of Nursing and Public Health (JNPH) Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Jurnal Pengabdian Masyarakat: Humanity and Medicine JOURNAL LA MEDIHEALTICO Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Journal of Social Research SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Majority Science Journal Environmental Science Journal (esjo) ASPIRATOR - Journal of Vector-Borne Diseases Studies Journal of Multidisciplinary Academic and Practice Studies Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Global Health Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Kualitas Udara dalam Ruangan Asrama Santriwati dengan Kejadian Ispa di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum dan Al-Ittifaqiah Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2015 Lara Sat; Elvi Sunarsih; A. Fickry Faisya
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: ISPA adalah penyakit saluran pernapasan akut yang disebabkan oleh agen infeksius yang ditularkan dari manusia ke manusia. Tingginya kasus ISPA ditemukan di dua Pondok Pesantren yaitu pada Pondok Pesantren Raudhatul Ulum sebanyak 178 kasus dan Al-Ittifaqiah sebanyak 231 kasus.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Lokasi penelitian di asrama santriwati Pondok Pesantren Raudhatul Ulum dan Al-Ittifaqiah. Populasi penelitian ini adalah seluruh santriwati di kedua pondok pesantren tersebut dengan total sampel 72 santriwati. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kejadian ISPA pada santriwati, variabel independen dalam penelitian ini adalah Kualitas fisik udara (suhu, pencahayaan, kelembaban, laju ventilasi), kualitas biologi udara (angka kuman udara), kepadatan hunian, prilaku membersihkan ruangan, dan prilaku membuka jendela.Teknik pengambilan sampel yaitu random sampling dengan metode Stratified sampling. Analisa data dilakukan dengan uji chi-square.Hasil Penelitian: Hasil analisis bivariat diperoleh adanya hubungan yang signifikan pada suhu p= 0,013, kepadatan hunian p= 0,003, perilaku membersihkan ruangan p= 0,001, dan perilaku membuka jendela p= 0,012 terhadap kejadian ISPA. Tidak ada hubungan yang signifikan pada pencahayaan p= 0,401, kelembaban p = 0,170, laju ventilasi p = 0,489, dan angka kuman udara p = 0,170 dengan kejadian ISPA.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara suhu, kepadatan hunian, perilaku santriwati membersihkan ruangan, dan perilaku membuka jendela dengan kejadian ISPA.Kata Kunci: ISPA, lingkungan fisik, angka kuman udara.
Analisis Perilaku Sopir Bus Kota terhadap Uji Emisi Kendaraan sebagai Pencegahan Pencemaran Udara di Palembang Yustini Ardillah; Elvi Sunarsih; Imelda Purba
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Pencemaran udara semakin memburuk dewasa ini. Pencemaran udara berasal dari industri, transportasi dan aktivitas rumah tangga. Transportasi berkontribusi 70% terjadinya pencemaran udara dan emisi kendaraan sendiri dipengaruhi beberapa faktor dan salah satunya adalah perilaku pengemudi dalam mengemudi dan merawat kendaraan.Metode : Desain penelitian ini adalah cross sectional study. Sampel penelitian adalah 80 sopir bus kota di sekitar Kota Palembang yang pernah mendapatkan informasi tentang uji emisi. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah melalui wawancara dan pengambilan sample secara accidental. Analisis data menggunakan analisis univariat dan chi-square untuk bivariat. Penelitian ini menganalisis perilaku pengemudi terhadap uji emisi kendaraan yang dipengaruhi oleh variabel independen yaitu sikap, pengetahuan, usia, pendapatan, tingkat pendidikan, sumber informasi.Hasil Penelitian : Hampir separuh responden memiliki perilaku buruk terhadap uji emisi kendaraan. Sisanya yang lain telah melakukan uji emisi untuk memenuhi prosedur. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada signifikansi hubungan antara perilaku dengan umur (p=0,000), masa kerja (p=0,000), pendapatan (p=0,000), pengetahuan (p=0,000) dan sikap (p=0,009) dan tidak ada signifikansi hubungan antara perilaku dengan pendidikan (p=0,085) dan sumber informasi (p=0,06).Kesimpulan : Perilaku uji emisi pada sopir bus kota lebih banyak yang berperilaku baik tetapi uji emisi yang mereka lakukan hanya sebatas prosedur dari uji kelayakan kendaraan bukan pada tahap kenapa uji emisi penting untuk dilakukan, sehingga peneliti menyarankan agar pemerintah Kota Palembang memaksimalkan promosi dan penegakan hukum mengenai uji emisi kendaraan bermotor.Kata kunci : Pencemaran udara, uji emisi kendaraan bermotor, perilaku.
Deteksi dini stunting berbasis edukasi dan pendampingan kader kesehatan Nur Alam Fajar; Kiki Sulaningsi; Esti Sri Ananingsih; Elvi Sunarsih; Indah Yuliana; Feny Etrawati; Sinta Octaviana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27878

Abstract

AbstrakStunting merupakan masalah kesehatan nasional yang memerlukan intervensi dari berbagai pihak untuk mengatasinya. Stunting adalah kondisi dimana seorang anak memiliki tinggi atau panjang badan yang lebih rendah dari standar usianya, yang sering kali diakibatkan oleh kekurangan gizi kronis dan kondisi kesehatan yang tidak optimal selama periode penting pertumbuhan anak. Pemerintah Indonesia telah menetapkan target untuk menurunkan prevalensi stunting melalui berbagai strategi intervensi yang spesifik dan sensitif, yang bertujuan meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup generasi mendatang. Kegiatan pengabdian ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan deteksi dini stunting pada balita di Kelurahan Thehok, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini melibatkan pendampingan intensif kepada 34 kader dan perangkat desa di Kelurahan Thehok. Pendampingan ini dilakukan melalui beberapa tahapan pelaksanaan, yaitu persiapan, pelaksanaan (pre-test) untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal, pemberian pendampingan edukatif, evaluasi (post-test) untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta kegiatan keberlanjutan yang bertujuan memastikan penerapan hasil pengabdian dalam jangka panjang. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor rata-rata pengetahuan dari 86,4 menjadi 91, serta peningkatan skor sikap dari 12,46 menjadi 14,23, yang keduanya signifikan secara statistik (p- value < 0,05). Keterampilan peserta dalam deteksi dini stunting juga meningkat, khususnya dalam penggunaan alat ukur tinggi badan dan pemberian edukasi kepada masyarakat.Hal ini mengindikasikan perubahan positif pada ketiga komponen tersebut di kalangan kader dan perangkat desa yang terlibat. Kesimpulannya, program ini mampu meningkatkan kapasitas kader dalam mendeteksi dan mencegah stunting di Kelurahan Thehok, yang diharapkan dapat berkontribusi pada penurunan angka stunting di daerah tersebut. Kata kunci: stunting; deteksi dini; pengetahuan; sikap; keterampilan AbstractStunting is a national health issue that requires interventions from various stakeholders to address it. Stunting is a condition where a child has a height or length below the standard for their age, often caused by chronic malnutrition and suboptimal health conditions during critical growth periods. The Indonesian government has set a target to reduce stunting prevalence through specific and sensitive intervention strategies aimed at improving the health and quality of life of future generations. This community service program was designed to enhance the knowledge, attitudes, and skills of early detection of stunting in toddlers in Thehok Village, Jambi Selatan District, Jambi City. The method employed in this program involved intensive mentoring for 34 village health cadres and officials in Thehok. The mentoring process included several implementation stages: preparation, pre-test to assess initial knowledge levels, educational mentoring, post-test to evaluate knowledge improvement, and sustainability activities to ensure long-term application of the program's results. The evaluation results showed an increase in the average knowledge score from 86.4 to 91, and an increase in attitude scores from 12.46 to 14.23, both statistically significant (p-value < 0.05). Participants' skills in early detection of stunting also improved, especially in the use of height measurement tools and in providing education to the community. This indicates positive changes in all three components among the involved cadres and village officials. In conclusion, this program effectively enhanced the capacity of cadres to detect and prevent stunting in Thehok Village, which is expected to contribute to reducing stunting rates in the area. Keywords: stunting; early detection; knowledge; attitudes; skill
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Safety Climate pada Facility Management Services Area Sumbagsel Nugraha Juliyanda; Novrikasari Novrikasari; Hamzah Hasyim; Yuanita Windusari; Elvi Sunarsih; Iche Andriyani Liberty
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2025): November: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v5i3.6220

Abstract

This study aims to analyze the factors that affect the safety climate in the work environment of the Facility Management Services Area of South Sumatra. The safety climate is a shared perception of employees about the importance of occupational safety that reflects management's commitment and individual behavior to the application of safety principles. The research method used is a quantitative approach with a survey design using questionnaires distributed to employees in various operational divisions. The variables analyzed included safety leadership, safety communication, safety training, employee engagement, and organizational policies on safety. The data was analyzed using multiple linear regression to see the influence of each variable on the safety climate. The results showed that safety leadership and safety communication have a significant influence on the formation of a positive safety climate, while safety training and organizational policies provide an indirect influence through increased employee participation. In addition, this study also revealed that the relationship factor between workers also strengthens the overall perception of safety. These findings underscore the importance of the role of management and effective communication in building a sustainable safety culture in the facility management sector.
Risk Factors Affecting Pulmonary Disorders of Workers In Indonesia: Literature Review 2017-2022 Dessy Widiyaristi; Elvi Sunarsih; Rostika Flora; Yuanita Windusari; Mohammad Zulkarnain; Suheryanto Suheryanto
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 3 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM)
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26553/jikm.2023.14.3.263-280

Abstract

Pulmonary disorders in 2018 entered the 5th rank as a disease that causes death. Dust and gas are air pollutants that have a high level of toxicity in the environment when entering and accumulating in human respiratory organs for a long time can cause lung function disorders. The purpose of this study was to determine the factors for impaired function in workers in Indonesia. This study used the literature review method with Google Scholar, PubMed, and BioMed Central databases. Search for articles according to topics published from 2017 to 2022 with a working population and research locations in Indonesia. The results of the study obtained a total of 4648 articles, after screening 30 articles were obtained for analysis. From the research it was found that dust exposure and gas exposure were the types of pollutants that caused lung function disorders. The factors that can be modified are setting the length of exposure so that it can affect the working period per year, nutritional status, exercise, smoking habits and the use of Personal Protective Equipment (PPE). Age and gender variables are risk factors that cannot be modified. The longer a person works, the greater the potential hazards that accumulate into the body, especially workers who are in a dusty environment. Therefore, efforts are needed to manage exposure to air pollution in the work environment and routinely conduct medical check-ups for workers, exercise regularly, use PPE, eliminate smoking habits to minimize the occurrence of lung function disorders.
The Relationship Between Knowledge and Host Behavior With Pulmonary Tuberculosis Cases in the Productive Age in Rantau Alai District, Ogan Ilir Regency Arindi Dinda Hanifah; Rahmatillah Razak; Elvi Sunarsih; Anggun Budiastuti
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM)
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26553/jikm.2024.15.2.209-219

Abstract

Pulmonary tuberculosis is an infectious disease that is a health problem in the world. In Indonesia, most cases of tuberculosis attack the productive age. Cases of pulmonary tuberculosis in Rantau Alai District in 2022 amounted to 380 cases, with the number of positive cases as many as 29 cases resulting in disability in the lungs and extrapulmonary organs and even death. The purpose of this study was to analyze the relationship between knowledge and behavior of the host with the incidence of pulmonary tuberculosis at productive age in Rantau Alai Subdistrict, Ogan Ilir Regency. This study used a case-control design with 108 respondents selected by simple random sampling. Then, the data analysis test was carried out, namely the chi-square test and multiple logistic regression test. The results showed that there was a significant relationship between knowledge (p-value<0.001), smoking history (p-value>0.001), household contact (p-value<0.001), the habit of drying mattresses (p-value<0.001) and the habit of opening windows every morning (p-value<0.001) against pulmonary tuberculosis. The results of multivariate analysis showed that the variable of house contact (p-value 0.001) was the most dominant variable associated with pulmonary tuberculosis (OR= 15.059, 95% CI: 3.093-73.317). The conclusion of this study is that poor knowledge and behavior of the host can increase the risk of pulmonary tuberculosis. Suggestions for the community are expected to follow extension activities on an ongoing basis and implement clean and healthy living behaviors to prevent the proliferation of pulmonary tuberculosis bacteria.
Intervensi Biosand Filter di Lingkungan Kampus dan Dampaknya Terhadap Peningkatan Pendidikan dan Kualitas Air Saputra, Yoerdy Agusmal; Sunarsih, Elvi; Hasanah, Swara Mega; Lewinsca, Maurend Yayank; Sitanggang, Jhon Wesly; Faradiba, Selly; Purba, Seri Ulina; Ramadhini, Delfi; Apriana, Aisyah; Handayani, Adelia Rizki; Irawan, Cynthia Maharani; Marennu, Luthfi Nauval Isthi; Putri, Nurhaliza Luthfia; Salsabila, Vania Manda Zahrani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i1.2649

Abstract

Akses terhadap air bersih tetap menjadi tantangan bagi institusi pendidikan tinggi. Biosand Filter (BSF), sebagai Teknologi Tepat Guna, dapat meningkatkan kualitas air dan berfungsi sebagai alat pembelajaran praktis. Studi ini mengevaluasi dampak intervensi pendidikan partisipatif (paparan teoritis ditambah perakitan BSF secara praktis) terhadap pengetahuan mahasiswa dan indikator organoleptik air yang difilter. Lokakarya pendidikan partisipatif dilaksanakan di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sriwijaya. Semua mahasiswa angkatan 2023 Program Studi Kesehatan Masyarakat yang mengikuti lokakarya dimasukkan melalui total sampling (n = 100). Prosedur meliputi tes pra-intervensi, sesi teoritis, demonstrasi, perakitan praktis BSF, dan tes pasca-intervensi. Sampel air yang difilter dievaluasi secara organoleptik dan melalui pengamatan visual. Perubahan pengetahuan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank. Skor pra-tes rata-rata adalah 98,3 dan meningkat menjadi 99,6 pasca-intervensi (mean different = 1,3). Uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan (p < 0,001). Penilaian organoleptik dan visual melaporkan penurunan kekeruhan dan tidak adanya bau tidak sedap pada sampel yang difilter, menunjukkan peningkatan kualitas air yang dirasakan. Pendidikan partisipatif berbasis BSF secara signifikan meningkatkan pengetahuan siswa dan terkait dengan sifat organoleptik yang lebih baik pada air yang difilter, mendukung pelatihan praktis dan potensi BSF untuk solusi air di kampus.
Analisis Resistensi Nyamuk Anopheles di Indonesia: Study Literature: Analysis of Anopheles Mosquito Resistance in Indonesia: Study Literature Latif, Haerul; Sunarsih, Elvi; Windusari, Yuanita
Aspirator Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Aspirator Volume 16 Nomor 2 2025
Publisher : Perkumpulan Entomologi Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58623/aspirator.v16i2.28

Abstract

Abstract:Resistensi insektisida akibat meluasnya tindakan pengendalian Anopheles dengan tehnik IRS secara berlanjut. Tujuan Penelitian untuk menganalisis resistensi nyamuk Anopheles di Indonesia: Study Literature. Metode: Penelitian ini merupakan literatur review. Untuk meningkatkan kemampuan pencarian, basis data PubMed, Scopus, Science Direct, dan Embase digunakan. Hasil: Menurut Mahkota dari Indonesiamenunjukkan Anopheles resisten terhadap permetrin dan bendiocarb dan metode uji resistensi yang paling banyak di teliti yaitu menggunakan metode Susceptibility Test WHO dan Botol CDC masing – masing sebanyak 9 penelitian Sedangkan insektisida yang sudah resisten yaitu kelompok peritroid dan cypermetrin.Kesimpulan: Resistensi insektisida merupakan masalah serius bagi kesehatan masyarakat. Metode baru dan tehnik pengendalian vektor terpadu dapat secara signifikan mengurangi penyebaran penyakit yang dibawa oleh nyamuk Anopheles.
Challenges and Policies for Female Sex Workers’ Readiness to Participate in Pre-Exposure Prophylaxis Program: An Explorative Qualitative Study Sitorus, Rico Januar; Rahmiwati, Anita; Sartika, Diana Dewi; Sunarsih, Elvi; Maharani, Asri
Kesmas Vol. 20, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The prevalence of human immunodeficiency virus is high among female sex workers (FSWs) in Indonesia, underscoring the need for integrated prevention strategies supported by strong government policies. This study aimed to investigate FSWs' willingness to participate in a pre-exposure prophylaxis (PrEP) program. This qualitative study employed semi-structured interviews with 20 participants residing in Pangkal Pinang City, Indonesia (4 stakeholders and 16 FSWs), recruited through purposive sampling. Data were collected from July to September 2024. This non-probability sampling method was adopted due to the focus on specific study objectives and a targeted population. The analysis of the interviews revealed three theme clusters comprising eight themes. The identified clusters were government policy, knowledge of effectiveness and willingness to follow PrEP, and readiness for side effects and long-term compliance. Improving health services in areas where FSWs are concentrated is crucial for facilitating easier access with lower transportation costs. Furthermore, supporting the privacy of FSWs is crucial, and the cost of health screening before PrEP initiation should be waived to eliminate financial barriers and encourage participation in the PrEP program.
Analisis Faktor Yang Berhubungan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada Pedagang Makanan Di Lingkungan Pasar Rizki Utami; Yuli Hartati; Elvi Sunarsih; Faiza Yuniati
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 14 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v14i1.2026.1115

Abstract

Penjual makanan di pasar sangat bergantung pada Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), yang mencakup menjaga kebersihan peralatan, lingkungan pasar, dan praktik mencuci tangan yang tepat. Dengan latar belakang ini, penelitian ini bertujuan untuk mempelajari apa yang akan dilakukan oleh pedagang makanan PHBS di Pasar Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, pada tahun 2025. Studi ini dilakukan dari Juni hingga Juli 2025 di pasar Pangkalan Balai di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Studi ini melibatkan semua pedagang makanan di pasar Pangkalan Balai di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, yang berjumlah 144 orang. 65 sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Penelitian menggunakan kuesioner. Hasil dari analisis univariat menunjukkan presentase yang baik untuk semua variabel dependen dan independen. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel yang paling mempengaruhi perilaku hidup bersih dan sehat pedagang makanan di pasar Pangkalan Balai Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2025 adalah variabel pendidikan, diikuti oleh pengetahuan, sikap, umur, pendidikan, dan sarana dan prasarana. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa peran petugas kesehatan memiliki nilai p <0.05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada tahun 2025, pedagang makanan di pasar Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, diharapkan dapat melakukan PHBS dengan baik dan belajar tentang PHBS dengan petugas kesehatan.
Co-Authors A. Fickry Faisya A. Fickry Faisya A.Fickry Faisya Abelia Anggraini Achmad Fickry Faisya, Achmad Fickry Adelina Irmayani Lubis Adji Semiardji Ahmad Fickry Faisya Aidil Fitriansyah Alexander Alexander, Alexander Ambari, Ambari Ambarsari, Ambarsari Amri Anwar Sanusi Amrina Rosyada Amrina Rosyada Amrina Rosyada Anggun Budiastuti Anggun Budiastuti Anggun Budiastuti Anggun Wafiq Nurhaliza Ani Nidia Listianti Ani Nidia Listianti, Ani Nidia Anita Camelia Anita Camelia Anita Camelia Anita Rahmiwati Anita Rahmiwati Anita, Anita Riantina Apriana, Aisyah Ardila, Yustini Arindi Dinda Hanifah Arista Putri, Dini Arista, Dini Arisusanto, Wahyu Puput Arum Setiawan AS Clarissa Putri Aulia Asmaripa Ainy Asri Maharani Astuti, Syurmi Ayu Tri Darmawati Ayu Tri Darmawati, Ayu Tri Aziatri, Suci Wulanda Azzarah, Nurahma Dania Budiastusti, Anggun Cerah Puspinarti Chairil Anwar Chairil Anwar Daniel, Risyad Aldian Desheil Andarini Desheila Andarini, Desheila Desri Maulina Sari Dessy Widiyaristi Desy Indah Permatasari Desy Indah Permatasari, Desy Indah Dhita Herlyana DIAH NAVIANTI Diana Dewi Sartika Dina Aprilia Dini Arista Putri Dwi Fitriani Dwi Septiawati Dwi Septiawati Dwi Septiawati Dwi Septiawati, Dwi Egit, Khaifagita Fitriand Erman, Ery Esti Sri Ananingsih Fadilah, Nani Ummi Faiza Yuniati Fakhriyatiningrum, Fakhriyatiningrum Faradiba, Selly Fatmalina Febry Feny Etrawati Ferenadia Apriliani Fickry Faisya, Fickry Firdaus, Qonita Rizqina Garmini, Rahmi Gita Arista Gita Arista, Gita H, Swara Mega H. A Fickry Faisya H.A Fickry Faisya H.A. Fickry Faisya Hade Septiad Haerul Latif Hamzah Hasyim Handayani, Adelia Rizki Hanifah, Arindi Dinda Harun Alrasid Hasanah, Swara Mega Herlyana, Dhita Dhita Hervilanti, Putri Hisar M Manalu Iche Andriyani Liberty, Iche Andriyani Imelda Gernauli Purba, Imelda Gernauli Indah Yuliana Inoy Trisnaini Inoy Trisnaini Inoy Trisnaini Inoy Trisnaini intan permata sari Intan Permatasari Irawan, Cynthia Maharani Iwan Stia Budi Januarsi, Riska Jhon Wesly Sitanggang Junisa Anggraini Kartika, Tarisa Putri Kiki Sulaningsi Kirana, Tharisya Ayu Ladyka Viola Aulia Armawan Lara Sat Lara Sati, Lara Latif, Haerul Laura Dwi Pratiwi Legiran Legiran Lestari Permata Putri, Rizki Lestari, Peggy Ayu Levi Lewinsc, Maurend Yayank Lewinsca, Maurend Yayank Lidyasari Sitindaon, Silvy Dwi Lionita, Widya Liveona, Nise Maksuk Marennu, Luthfi Nauval Isthi Maya Sopianti Melanie Boursnell Minarti Minarti MINARTI, MISNA Misnaniarti Misnaniarti Mohammad Zulkarnain Mohammad Zulkarnain Mufazoh Muntaha, Amar MUSTIKA FATIMAH Nabilla, Intan Najmah, Najmah Nani Ummi Fadilah Naqida, Naqida Rahma Fery Novita Eva Santi Novitrie, Ayu Novrikasari Novrikasari Novrikasari Novrikasari, Novrikasari Nugraha Juliyanda Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nurhayati Nurhayati Nurjazuli Nurjazuli Nurmalia Ermi Nurul Fitriani Okky Assetya Pratiwi Okky Assetya Pratiwi, Okky Assetya Oktari, Vivi Oktariani, Dhea Tri Oktivaningrum, Rafika P, Widya Ayu Poppy Fujianti Poppy Fujianti, Poppy Priyadi Priyadi Purba, Seri Ulina Putri, Dini Arista Putri, Dini Arista Putri, Nurhaliza Luthfia Putri, Refanisa R, Inas Tri Rahayona, Detrilice Rahayu Hasti Komaria Rahayu Hasti Komaria, Rahayu Hasti Rahma Sari, Indah Rahmadina, Frisca Rahmah, Silvi Aulia Rahman Tri Cahyono Rahmat Izwan Heroza Rahmatillah Razak Rahmatillah Razak, Rahmatillah Rahmi Garmini Ramadhanti, Inas Tri Ramadhini, Delfi Ramadhona, Syifa Aulia Razak, Rahmatiilah Restuani Budiarti Retno Sundari Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rini Mutahar Rizka Eka Putri Rizki Utami Rizza Umaya Rostika Flora Rostika Flora Rostika Flora Rosyada, Amrina S, Yoerdy Agusmal Salsabila, Vania Manda Zahrani Saputra, Yoerdy Agusmal Sari, Rini Maya Sari, Siti Nabila Seni Pusyani Sinta Octaviana Sitanggang, Jhon Wesly Sonlimar mangunsong Sri Aisyah Nabila Sri Utari Sri, Dwi Irma Mayang Sthevani Eka Purnama Sthevani Eka Purnama, Sthevani Eka Sugiharti, Tri Suheryanto Suheryanto Suheyanto Suheryanto Syafhira, Adinda Syafitri, Novida Syafran Arrazy Taufik Kurrohman Tri Sugiharti Veni Selviyati Veni Selviyati, Veni Vera Utami Vera Utami, Vera Vradonal, Herzi Widia Eka Susanti Widia Eka Susanti, Widia Eka Yossi Melya Fitri Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuli Hartati Yuliarti Yuliarti Yundari, Yundari Yunindyawati Yunindyawati Yustini Ardillah Yustini Ardillah Yustini Ardillah, Yustini Zein, Rahma Mulya Zulkarnain, Mohammad