Claim Missing Document
Check
Articles

DEGRADASI KEBUDAYAAN MARITIM DI INDONESIA: ANALISIS DAMPAK MODERNISASI DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT PESISIR Destyanna Sari, Annisha; Asih Yulianto, Bayu; Ikhwan Syahtaria, Moh; Suwarno, Panji; Kristijarso, Kristijarso; Juni Risma Saragih, Herlina; Widodo, Pujo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i9.2024.3470-3474

Abstract

Melestarikan budaya maritim Indonesia tidak hanya menjadi tugas pemerintah negara, melainkan kewajiban setiap warga negara. Pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama dalam mempertahankan kebudayaan yang dimiliki untuk menjaga keamanan dan pertahanan nasional. Masyarakat pesisir memiliki peran penting dalam membantu pemerintah untuk mengawasi kegiatan atau aktifitas yang dianggap sebagai tindakan kriminal atau kejahatan di wilayah perairan Indonesia. Modernisasi telah membawa kemajuan teknologi dan ekonomi yang tak terbantahkan. Kemajuan ini menimbulkan perdebatan seputar dampaknya terhadap degradasi budaya maritim di Indonesia khususnya pada kehidupan di masyarakat pesisir. Seiring dengan munculnya teknologi canggih dan pasar global yang terintegrasi, aspek-aspek unik dari budaya tradisional mungkin menghadapi tantangan baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang adanya degradasi kebudayaan maritim di kehidupan masyarakat pesisir yang mengalami modernisasi dan perkembangan zaman yang pesat. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam perubahan dan perkembangan zaman, nilai-nilai budaya yang sering kali tersisihkan demi kepentingan ekonomi dan kemajuan teknologi yang memiliki arti penting bagi masyarakat untuk mempertimbangkan secara bijaksana bagaimana modernisasi dapat memengaruhi dan memelihara budaya yang berharga dan tetap berpegang teguh untuk melestarikan kebudayaan yang ada di lingkungannya yang merupakan daerah pesisir.
RELEVANSI PEMIKIRAN TAN MALAKA DALAM KONDISI POLITIK INDONESIA SAAT INI Koerniawati, Inez; Suwarno, Panji; Asmoro, Novky
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 9 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i9.2023.4392-4401

Abstract

Tan Malaka, seorang tokoh pergerakan nasional Indonesia yang dikenal dengan pemikiran revolusioner dan progresifnya, tetap memiliki relevansi yang kuat dalam kondisi politik Indonesia saat ini. Analisis literatur dan data mengungkapkan bahwa pemikiran-pemikiran Malaka masih dapat diterapkan dalam konteks politik modern. Salah satu aspek penting pemikiran Malaka adalah konsep nasionalisme inklusif dan anti-kolonial. Pemikiran ini masih relevan dalam mempromosikan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia di tengah beragamnya suku, agama, dan budaya. Selain itu, gagasannya tentang demokrasi langsung dan partisipatif dapat membantu meningkatkan partisipasi politik yang lebih luas di Indonesia, mendukung perkembangan demokrasi yang lebih kuat. Dalam hal sosialisme, pemikiran Tan Malaka menawarkan pandangan yang dapat diadaptasi sesuai dengan budaya dan kondisi Indonesia. Konsep ini berpotensi untuk mewujudkan kesejahteraan sosial dan keadilan ekonomi bagi rakyat Indonesia, meskipun ada tantangan dalam menerapkan gagasan ini dalam praktik politik. Dalam konteks sosialisme, artikel ini menunjukkan bahwa konsep Tan Malaka tentang sosialisme yang diadaptasi dengan budaya dan keadaan Indonesia dapat membantu mewujudkan kesejahteraan sosial dan keadilan ekonomi bagi rakyat Indonesia. Di sisi lain, artikel ini juga membahas kritik terhadap pemikiran Tan Malaka dan tantangan dalam menerapkan gagasannya dalam praktik politik Indonesia saat ini.
PERAN MASYARAKAT LOKAL DALAM MENDUKUNG KEAMANAN MARITIM DI KAWASAN WISATA BAHARI Agus Franciscus Hia, Hendrin; Suwarno, Panji; Widodo, Widodo; Juni Risma Saragih, Herlina; Widodo, Pujo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 10 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i10.2024.4108-4113

Abstract

Keamanan maritim di kawasan wisata bahari merupakan aspek penting yang menjamin keselamatan dan keberlanjutan lingkungan dan industri pariwisata. Penelitian ini mengeksplorasi peran penting yang dimainkan oleh masyarakat lokal dalam meningkatkan keamanan maritim di wilayah ini. Melalui kombinasi metode penelitian kualitatif dan kuantitatif, termasuk survei, wawancara, dan studi kasus, penelitian ini mengidentifikasi kontribusi utama masyarakat lokal terhadap keamanan maritim. Kontribusi ini termasuk memantau dan melaporkan kegiatan yang mencurigakan, berpartisipasi dalam upaya konservasi pesisir dan laut, serta berkolaborasi dengan organisasi pemerintah dan non-pemerintah. Temuan ini menyoroti bahwa masyarakat lokal, karena pengetahuan mereka yang mendalam tentang lingkungan laut setempat dan kepentingan mereka terhadap keberlanjutan pariwisata, merupakan mitra yang sangat diperlukan dalam menjaga keamanan maritim. Studi ini diakhiri dengan rekomendasi bagi para pembuat kebijakan untuk mengintegrasikan upaya masyarakat lokal ke dalam strategi keamanan maritim yang lebih luas, sehingga mendorong pendekatan kolaboratif yang memanfaatkan pengetahuan lokal dan meningkatkan keamanan secara keseluruhan di kawasan wisata bahari.
DIPLOMASI KEAMANAN MARITIM MENGHADAPI ANCAMAN PENYELUDUPAN NARKOBA DI ALKI DALAM RANGKA INDONESIA EMAS 2024 Padillah, Inshan; Yudho Prakoso, Lukman; Widodo, Pujo; Suwarno, Panji
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 10 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i10.2024.3926-3935

Abstract

Upaya diplomasi yang dilakukan oleh Indonesia dalam mengatasi risiko penyelundupan narkoba di Alur Laut Kepulauan Indonesia. Narkoba dibeberapa negara digunakan sebagai obat medis. Namun, seringkali dilakukan penyalahgunaan. Sehingga keberadaannya menjadi ancaman bagi suatu negara terutama pada generasi muda sebagai penerus bangsa. Terlebih dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai negara nusantara berdaulat, maju dan berkelanjutan yang disingkat menjadi Indonesia emas 2045, narkoba menjadi sebuah ancaman serius yang harus dihadapi dan keberadaan Indonesia yang memiliki tiga jalur laut sebagai jalur perdagangan dan lalu-lintas kapal Internasional. Setiap jalur laut memiliki persoalan tersendiri, terkhusus dalam melakukan penegakkan hukum yang seringkali dihadapkan pada persoalan lintas batas negara dan wilayah kedaulatan dengan negara tetangga. Untuk melaksanakan operasi pengawasan dalam mencegah penyeludupan narkoba, Indonesia tentu tidak bisa melakukan dengan langkah tersendiri, keberadaan jalur laut yang menjadi penghubung dengan negara tetangga, menjadi tantangan komunikasi dalam melaksanakan penindakan hukum atau mengatasi ancaman penyeludupan narkoba. Sehingga diplomasi dianggap sangat penting dalam upaya mencegah konflik yang kemungkinan dapat terjadi dan perlu adanya kerjasama antarnegara.
DIPLOMASI STRATEGI MARITIM PENCEGAHAN PEMBAJAKAN DI ALUR LAUT KEPULAUAN INDONESIA MENYONGSONG INDONESIA EMAS 2045 Novitasari, Destin; Rudiyanto, Rudiyanto; Yusnaldi, Yusnaldi; Widodo, Pujo; Juni Risma Saragih, Herlina; Suwarno, Panji; Yudho Prakoso, Lukman
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 10 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i10.2024.4148-4157

Abstract

Piracy at sea is a crime committed by a group of people to take and seize and sabotage things related to the world of shipping, especially ships. This is one of the threats that can hinder the realisation of Indonesia's vision in welcoming the golden Indonesia 2045 considering the importance of Indonesia's maritime sector. In facing the challenges of preventing piracy in the Indonesian Archipelago Sea Route, maritime strategy diplomacy is the key. The purpose of this paper is to analyse and formulate an effective maritime diplomacy strategy in preventing piracy in the Indonesian Archipelago Sea Route (ALKI) and to examine the link between piracy prevention efforts and the long-term vision of "Golden Indonesia 2045". The main focus is on how maritime diplomacy can be an effective instrument in building regional and international cooperation. The method used is descriptive qualitative method, which is an in-depth and detailed understanding of Maritime Strategy Diplomacy and piracy prevention in the Indonesian Archipelago Sea Route by involving literature study, policy analysis, and case studies to gain contextual understanding. This paper also highlights the importance iof isynergy between military power, diplomacy, and multilateral cooperation to achieve strategic objectives. As such, this paper highlights the importance of synergy between military power, diplomacy, and multilateral co-operation to achieve strategic objectives. Thus, this scientific paper highlights the importance of strategic integration between aspects of maritime diplomacy and Indonesia's long-term aspiration of Indonesia Golden 2045 in ensuring maritime sovereignty and security in Indonesia.
IMPLIKASI PERKEMBANGAN GEOPOLITIK ASEAN TERHADAP KEAMANAN MARITIM INDONESIA Apriani, Evi; Adang Supriyadi, Asep; Yudho Prakoso, Lukman; Widodo, Pujo; Risma Juni Saragih, Herlina; Kristijarso, Kristijarso; Suwarno, Panji
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 7 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i7.2024.2593-2599

Abstract

Geopolitik adalah kajian tentang dinamika global dan hubungan internasional yang dipengaruhi oleh lokasi suatu negara. Perkembangan geopolitik ASEAN memberikan pengaruh bagi negara-negara anggotanya, termasuk Indonesia. pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan geopolitik ASEAN terhadap keamanan maritim Indonesia. Keamanan maritim Indonesia menghadapi tantangan baru sebagai akibat dari perkembangan geopolitik ASEAN, termasuk munculnya berbagai ancaman di laut seperti penangkapan ikan secara ilegal, penyelundupan, dan overlapping klaim teritorial. Sebagai upaya untuk menangani dinamika geopolitik ASEAN, Indonesia sebagai negara yang termasuk ke dalam negara semi-periferi secara aktif terlibat dalam proyek-proyek kerja sama maritim regional seperti Forum Maritim ASEAN. Forum ini juga berfokus pada peningkatan koordinasi pengelolaan sumber daya dan keamanan laut dengan sejumlah negara semi-periferi lainnya.
PEMBENTUKAN KARAKTER PEMIMPIN STRATEGIS PADA ERA MILENIAL DENGAN PENDIDIKAN BUDAYA ORGANISASI SEJAK DINI Mulyaningrum, Retno; Juni Risma Saragih, Herlina; Ali, Yusuf; Suwarno, Panji; Kristijarso, Kristijarso; Widodo, Pujo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i9.2024.3631-3641

Abstract

Generasi era milenial yang berkembang dipengaruhi oleh era digital memiliki tantangan pada pembentukan kepemimpinan strategis. Setiap anak harus mendapatkan pendidikan karakter sejak dini karena akan menumbuhkan budaya karakter yang baik dan menjadi kunci utama dalam pembangunan bangsa. Seorang pemimpin yang ideal bagi kemajuan dan perkembangan suatu organisasi dengan faktor ideal dalam menentukan seorang pemimpin adalah keinginan akan perubahan demi berkembangnya organisasi. Pendidikan organisasi sejak dini yang ditanamkan nilai-nilai kepemimpinan menjadikan harapan bagi bangsa agar terbentuk karakter pemimipin yang baik dan lebih bisa menuju strategis. Tujuan penelitian memberikan pengaruh dalam pembentukan karakter pemimpin era milenial agar menjadi pemimpin yang memiliki strategi dalam mengambil keputusan. Metode penelitian yang digunakan dengan cara kualitatif deskriptif berupa penelitian literatur terdahulu dengan analisis pendidikan budaya organisasi sejak dini untuk membentuk karakter pemimpin dalam mengambilan keputusan yang strategis. Hasil dan kesimpulan yang didapat  pada penggunaan sejak dini suatu budaya organisasi dalam pengambilan keputusan yang strategis bagi pemimpin bisa digunakan agar generasi milenial yang bisa membentuk pemimpin yang strategis sesuai harapan.
PENGARUH BUDAYA MARITIM TERHADAP KEMAJUAN MASYARAKAT PESISIR BANYUWANGI DALAM MENDUKUNG KEAMANAN NASIONAL Bungaran Patandianan, Priska; Rivai Ras, Abdul; Widodo, Pujo; Juni Risma Saragih, Herlina; Suwarno, Panji
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 11 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i11.2023.5027-5033

Abstract

Jurnal ini membahas tentang pengaruh budaya maritim terhadap kemajuan masyarakat pesisir di Kabupaten Banyuwangi. Dalam memajukan daerahnya, pemerintah kabupaten Banyuwangi memanfaatkan budaya maritim untuk mengoptimalkan sumber daya terutama potensi perikanan tangkap dan keamanan maritim. Penulis menggunakan metode penelitian data sekunder untuk mengumpulkan informasi dari publikasi, jurnal ilmiah, buku, laporan, dan sumber daya internet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya maritim memiliki peran signifikan untuk mendukung keamanan nasional Indonesia yang mengacu pada keseimbangan antara NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD NRI 1945 dan peran pembangunan nasional dalam mencapai tujuan nasional. Inti pemanfaatan budaya maritim adalah kolaborasi masyarakat pesisir dan nelayan di kabupaten Banyuwangi bersama aparatur yang berwenang di laut secara langsung, dan secara bersama-sama  mendukung keamanan maritim di suatu wilayah. Pemerintah Banyuwangi telah mengimplementasikan beberapa kebijakan yang mengkolaborasikan budaya maritim bertujuan untuk mendukung poros maritim dunia. Pencapaian-pencapaian Pemerintah Kabupaten Banyuwangi merupakan wujud nyata Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam mendukung keamanan nasional Indonesia melalui implementasi kebijakan yang bersumber pada UUD 1945 yang dikolaborasikan dengan budaya maritim dan pemberdayaan masyarakat pesisir. 
TINJAUAN KETAHANAN MARITIM DAN KEAMANAN MARITIM DALAM MENDUKUNG KEAMANAN NASIONAL INDONESIA Ali Sidik, Marjanuddin; Asih Yulianto, Bayu; Juni Risma Saragih, Herlina; Widodo, Pujo; Suwarno, Panji
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i7.2023.3338-3353

Abstract

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki cakupan 2/3 wilayah yang terdiri dari perairan. Kondisi ini membuat Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki limpahan sumberdaya alam yang tinggi, dengan fakta bahwa Indonesia berhadapan dengan berbagai Tantangan, Ancaman, Hambatan hingga Gangguan (TAHG) yang berpotensi mengancam keutuhan negara. Konsep keamanan nasional saat ini menitikberatkan aspek yang mengutamakan keamanan insani untuk melindungi warga negaranya dari berbagai bentuk ancaman serta memberikan kebebasan untuk mempertahankan kesejahteraan hidupnya. Dalam kebijakan keamanan nasional Indonesia terlihat bahwa keamanan maritim berhubungan dengan kondisi lingkungan maritim yang terhindar dan bebas dari berbagai jenis ancaman terhadap wilayah kedaulatan Indonesia. Ketahanan dalam konsep keamanan maritim secara singkat berkaitan dengan kemampuan masyarakat dalam pemanfaatan sumberdaya laut secara optimal demi peningkatan kesejahteraan mereka. Penulisan ini disusun menggunakan metode kualitatif dengan melakukan kajian literatur dari berbagai sumber pustaka. Pengelolaan domain kemaritiman oleh Indonesia berkaitan erat dengan posisi strategis sebagai pivot dalam kedudukan yang krusial pada jalur perdagangan maupun transportasi laut maka hal ini menjadikan Indonesia memiliki bentuk tantangan tersendiri dalam pengelolaan keamanan nasional (kamnas) yang mencakup konsep keamanan maritim dengan dimensi ketahanan maritim.
Co-Authors Achmed Sukendro Adang Supriyadi, Asep Ade Irma Suryani Nasution Adrianto, Agus Adriyanto, Agus Afif Al Fayed, Muhammad Agus Franciscus Hia, Hendrin Agustin, Mayang Ahmad Ahmad Ahmad Ahmad Ahmad Arifin Ahmad Arifin Ahmad Zaky Haidir Albert Mamahit, Desi Ali Sidik, Marjanuddin ali, yusuf Alriandi, Aldy Surya Aminuddin, M. Faisal Anak Agung Gede Sugianthara Andi Sunra Andri Azis Putra, Andri Azis Annava, Vania Amelia Annisa Mutia Pranita Ansar Tutu Apriani, Evi Aprianto Trianggoro Putro Ariputro, Aryobimo Bharadian Aris, Tomi Asih Yulianto, Bayu Asmoro, Novky Aulia Zafirawan, Rayhan Ayuni Wijaya, Dwi Bachtiar, Agung Bagus Satrio Wicaksono Bangun, Ernalem Bayu Dwi Welasasih bhaskara, muhammad surya Bungaran Patandianan, Priska Cahyo Ariandi, Dimas Chaerunnisa Kuswaya, Nabilla Chalizt, Ismaya Kenza Cherish Okcavia, Salsabila Dani Dasa Permana Dani Dasa Permana Desty Bulandari Destyanna Sari, Annisha Dirga Repindo Agustiyan Djoko Said, Budiman Dwi Wulandari Ester Nataliana Faradilla, Auriga Putri Fauzi Bahar G Samudro, Eko Gita Sari Dewi Gita Sari Dewi Guntur Eko Saputro Hadis Tian Harsuko Riniwati Hartanto, Dhimas Rudy Hasna Moraina Rizkiyani Hendrin Agus Franciscus Hia Herlina Juni Risma Saragih Herlina Risma Juni Saragih Hermanto, Djamarel Herry, Herry HS Putri, Rheviany Ikhwan Syahtaria, Moh Inayah, Atikah Indira Asa Putri Indira Asa Putri Ivan Yulivan Juni Risma Saragih, Herlina Juni Risma, Herlina Jurianto, Moch Jurianto, Moch. Jurianto, Mochamad Khotimah , Nur Khusaini, K Khusaini, Mohammad Koerniawati, Inez Kome, Ellen Elisabeth Kristijarso, Kristijarso Kusuma Kusuma, Kusuma Legowo, Endro Liska Rahayu Lutvia Resta Setyawati Luxni Maulana Mahesswara, Kadek Bayu Prabha Marsetio Marsetio Maulana, Luxni Megalin Walukow Seso, Kristin Moh. Imron Rosyidi, Moh. Imron Mohammad Alfin Widyanto Moraina Rizkiyani, Hasna Muhamad Faisal, Muhamad Muhamad, Faisal Muhammad Halkis Muhtar Rifai Mulyani Mulyani Mulyaningrum, Retno Nabilah Rizqia Ramadhanty Nabillah, Khurin Nofrika Sari, Mira Novitasari, Destin Novitasari, Yussie Nurul Chamidah Nurwulansari, Nurwulansari Oktaviandra, Yosyea Padillah, Inshan Pandjaitan, Manahan Budiarto Pandoe, Ridha Munawir Masly Pangiutan, Pangiutan Permana, Dani Dasa Prabha Mahesswara, Kadek Bayu Pradana, Dimas Gading Arya Prakoso, Lukman Yudho Prissandi, Gita Pudjo Widodo Pujo Widodo Pujo Widodo, Pujo Pulungan, Ahmad Ari Syahputra Purwanto, Dwi Ari Purwantoro, Susilo Adi Putri, Cintya Yelena R, Herlina Juni Ramadhan, Rizqan Ramelan, Michael Sanrio Ras, Abdul Rivai Risma Juni Saragih, Herlina Rivai Ras, Abdul Rosyidi, Moch. Imron Rudiyanto Rudiyanto, Rudiyanto Ruslinar, Meli S, Berkat Exsaudi Sahrul, Sahrul Said, Budiman Djoko Samingan, Muhamad Saragih, Herlina Juni Risma Saragih, Herlina Risma Juni Saraswati, Meinarti Satrio Wicaksono, Bagus Sindrawati, Sindrawati Siswo Hadi Sumantri Siswo Hadi Sumantri Siswo Hadi Sumantri Snekubu, Elyakim Snekubun, Elyakim Soemantri, Asep Iwa Sudjoko, Cakrawati Sukendro, Achmed Sumantri, Siswo Hadi Sundari, Sri Supriyadi, A. Adang Supriyadi, Asep Adang Susanto, Deni Suwito Suwito Syahtaria, Moh Ikhawan Syahtaria, Mohamad Ikhwan Syamsunasir Syamsunasir Syamsunasir, Syamsunasir Toelihere, Ivan Fillbert Tomi Aris Tomi Aris Tri Setia Darma Sinuraya Tri Yulianto Triadi, Irwan Trilia, Dewi Trismadi Trismadi Trismadi Trismadi, Trismadi Triyani Triyani Udisubakti Ciptomulyono Uly Maria Ulfah uni Risma Saragih, Herlina J Widodo Widodo . Widodo Widodo Widodo Widodo Wijaya, Dwi Ayuni Wilopo Wilopo, Wilopo Wiranto, Surya Wulan Fitri Utami Wulan Fitri Utami Yaumil Habibie, Sri Yudhistira, Arga Yundari, Yundari Yunias Dao Yurianto, Moch Yusnaldi Yusnaldi, Yusnaldi Zahra, Raesha Syahnaz Zega, Delasaro