Claim Missing Document
Check
Articles

Diseminasi Penerapan Mesin Pencacah Rumput Sabara, Edy; Syam, Husain; Rauf, Bakhrani A.
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Soppeng, salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Sulawesi Selatan Indonesia, dengan kebanyakan penduduknya menjadi peternak hewan pakan. Oleh karena itu kebutuhan pakan ternak begitu melonjak tinggi dengan kualitas yang baik bagi hewan ternak, penerapan mesin pencacah rumput telah menjadi salah satu solusi efektif untuk meningkatkan efisiensi dalam pengolahan hijauan pakan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mendiseminasi informasi tentang penerapan mesin pencacah rumput dan dampaknya pada peningkatan produktivitas peternakan. Metode penelitian yang digunakan melibatkan survei lapangan, observasi, dan analisis data untuk mengevaluasi efektivitas mesin pencacah rumput dalam konteks peternakan modern. Penelitian ini menyoroti beberapa aspek kunci, termasuk desain mesin, kinerja operasional, dan dampak ekonomi. Mesin pencacah rumput terbaru telah dirancang dengan teknologi canggih untuk meningkatkan efisiensi pemotongan dan pengolahan rumput. Hasil survei menunjukkan bahwa peternak yang menerapkan mesin pencacah rumput mengalami peningkatan signifikan dalam ketersediaan hijauan pakan, yang pada gilirannya meningkatkan produktivitas ternak. Selain itu, dampak ekonomi dari penerapan mesin pencacah rumput juga dibahas dalam penelitian ini. Meskipun investasi awal dalam peralatan ini dapat menjadi faktor pembatas, analisis biaya dan manfaat menunjukkan bahwa penggunaan mesin pencacah rumput dapat memberikan pengembalian investasi yang positif dalam jangka panjang. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan pandangan yang komprehensif tentang manfaat penerapan mesin pencacah rumput dalam konteks peternakan modern. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi peternak, peneliti, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memahami nilai tambah dari penerapan mesin pencacah rumput dalam meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan dalam sektor peternakan. Diseminasi informasi ini diharapkan dapat merangsang adopsi lebih lanjut dari teknologi ini, memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi peternakan secara keseluruhan.Kata kunci: Pakan Ternak, Rumput, Mesin Pencacah.
PKM Penerapan Alat Tanam Padi Menggunakan Roda Ban Sepeda Mini Yang Efisien Waktu Dan Tenaga Zidiq, Sulaiman; Rauf, Bakhrani A.; Karim, Sugeng A.
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 12
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Proyek "PENERAPAN ALAT TANAM PADI MENGGUNAKAN RODA BAN SEPEDA MINI YANG EFISIEN WAKTU DAN TENAGA" berhasil mengatasi tantangan keterbatasan sumber daya, pengetahuan teknologi, dan keberlanjutan ekonomi dalam konteks pertanian padi. Optimalisasi penggunaan bahan, pemanfaatan sumber daya lokal, dan kemitraan eksternal telah mengatasi keterbatasan sumber daya dengan sukses. Alat tanam yang dirancang dengan mempertimbangkan aspek berkelanjutan, energi rendah, dan bahan ramah lingkungan membuktikan bahwa keterbatasan sumber daya tidak menghambat kesuksesan proyek. Langkah berikutnya mengatasi keterbatasan pengetahuan teknologi dan desain melibatkan program pelatihan intensif kepada petani dan pemangku kepentingan. Kemitraan erat dengan ahli teknologi pertanian dan desainer alat pertanian meningkatkan transfer pengetahuan, dan pendekatan partisipatif dengan melibatkan petani dalam pengembangan alat tanam menjadi kunci keberhasilan. Inklusivitas proyek ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan penerimaan masyarakat terhadap inovasi teknologi di bidang pertanian. Dalam menghadapi tantangan keberlanjutan ekonomi, proyek ini berhasil memberikan pelatihan keterampilan ekonomi kepada petani dan menjalankan pendekatan kemitraan yang kuat dengan lembaga keuangan dan pemerintah daerah. Diversifikasi pendapatan petani melalui integrasi model pertanian berbasis teknologi menjadi fokus untuk memberikan dampak jangka panjang. Pendekatan holistik proyek diharapkan dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi lokal, memberikan keberlanjutan finansial kepada petani, dan merangsang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di sektor pertanian. Proyek ini mewakili sebuah inisiatif yang sukses, menunjukkan bahwa inovasi teknologi pertanian dapat menjadi solusi nyata untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Keberhasilan proyek tidak hanya terletak pada efisiensi alat tanam, tetapi juga pada pendekatan berkelanjutan, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat pertanian. Sebagai contoh positif, proyek ini memberikan dampak langsung pada kehidupan petani dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di tingkat lokal.Kata kunci: Alat, Padi, Tanam
PKM Penerapan Mesin Pemipil Jagung Bahan Bakar Gas Yang Efisien Tenaga Gani, Hamsu Abdul; Rauf, Bakhrani A.
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Penerapan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan mesin pemipil jagung berbahan bakar gas dengan efisiensi tinggi. Mesin ini dirancang untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi tenaga dalam proses pemipilan jagung, dengan memanfaatkan bahan bakar gas sebagai sumber energi. Metode penelitian melibatkan desain, pembuatan prototipe, dan pengujian mesin pemipil jagung berbahan bakar gas. Pertama, dilakukan perancangan mesin dengan mempertimbangkan efisiensi konversi energi, keamanan, dan kinerja operasional. Setelah perancangan selesai, dilakukan pembuatan prototipe mesin pemipil jagung menggunakan komponen-komponen yang mudah didapatkan dan terjangkau. Prototipe kemudian diuji untuk memastikan bahwa mesin berfungsi sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan. Pengujian melibatkan evaluasi efisiensi konversi energi, kapasitas pemipilan, dan analisis biaya operasional. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mesin pemipil jagung berbahan bakar gas ini mampu menghasilkan pemipilan dengan efisiensi tinggi, meminimalkan limbah, dan menurunkan biaya operasional dibandingkan dengan mesin tradisional. Penerapan mesin ini diharapkan dapat memberikan manfaat signifikan bagi petani jagung, meningkatkan produktivitas, dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Selain itu, mesin ini juga dapat menjadi solusi yang ramah lingkungan dengan mengurangi emisi gas rumah kaca. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan teknologi pertanian yang berkelanjutan dan efisien dalam penggunaan sumber daya energi.Kata kunci: Biji Jagung, Mesin pemipil, Teknologi.
PKM Penerapan Pompa Ban Yang Praktis Dan Efisien Musa, Muhammad Iskandar; Rauf, Bakhrani A.; Yasdin, Yasdin
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Di Indonesia, banyak masyarakat yang memiliki sepeda motor memanfaatkan jasa bengkel kecil atau tukang tambal ban yang disebut dengan "bengkel pompa ban motor" untuk mengatasi masalah ban seperti tambal ban, isi ulang angin, atau perbaikan ban. Bengkel pompa ban motor umumnya merupakan usaha kecil yang menawarkan layanan perawatan dan perbaikan ban sepeda motor. Kaca adalah salah satu kelurahan di pinggir danau tempe di Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, Indonesia, Nama Kaca berasal dari sebuah nama Kampung bernama Taluma Kaca. Asal usul nama "Talumakaca" sendiri berasal dua jenis kosa kata bahasa Bugis yakni kata "Taluma dan Kaca" Taluma adalah nama sebuah jenis rerumputan yang banyak tumbuh di rawa-rawa di pinggir danau tempe, sedangkan Kaca berasal dari nama sebuah jenis Ikan bernama "Bale Kaca-Kaca" yang banyak berkembang biak di rawa-rawa yang ditumbuhi jenis tumbuhan yang bernama Taluma di area pinggiran danau tempe. Untuk meningkatkan efisiensi dan kepraktisan proses perawatan ban bagi bengkel dan pengguna sepeda motor, dapat diterapkan inovasi pompa ban portable yang lebih canggih. Pompa ini dapat dioperasikan secara mandiri dengan bantuan bor listrik, tanpa ketergantungan listrik dari jaringan PLN. Selain itu, pompa ban portable ini dirancang hemat energi karena menggunakan tenaga bor listrik, bukan bahan bakar fosil. Permasalahan yang dihadapi mitra pada penerapan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) adalah mitra tidak memiliki: (1) Pengetahuan tentang meggunakan pompa konvesional, (2) Pengetahuan dalam membuat pompa ban yang praktis dan efisien (3) Keterampilan dalam membuat pompa ban yang praktis dan efisien, (4) Keterampilan dalam mendesain, merakit, dan finishing, (5) Keterampilan dalam Mengoperasikan alat pompa ban yang praktis dan efisien, (6) Keterampilan memasang bor pada pompa ban. Metode yang digunakan dalam penerapan PKM ini yaitu dengan melakukan observasi, kemudian memberikan pelatihan penggunaan pompa ban yang praktis dan efisien mulai dari cara pengoperasian, pengaturan tekanan udara, dan perawatan rutin. Selain itu, memberikan pengarahan secara umum tentang bagaimana meningkatkan efisiensi dan memperpanjang umur ban dengan menggunakan pompa ban portable. Metode yang digunakan adalah: demonstrasi, tanya jawab, dan diskusi.Kata kunci: Pompa, Ban, Praktis, Efisien
Diseminasi Rangka Atap Berbentuk Perahu Fiberglass Berbentuk Menara Pinisi UNM Rahmansah, Rahmansah; Syam, Husain; Rauf, Bakhrani A.
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Kota Makassar, ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan, memiliki potensi sumber daya pesisir dan pulau-pulau kecil yang signifikan, seperti terumbu karang, lamun, mangrove, pantai, sungai, dan estuari. Pemerintah kota telah mengembangkan sejumlah potensi alam tersebut, termasuk wisata bahari di pulau-pulau kecil. Survei observasi dan pencarian data online menunjukkan keberagaman jenis wisata di Pusat Kota Tua Makassar dan sekitarnya. Tingginya minat masyarakat terhadap perahu penyeberangan menunjukkan potensi untuk meningkatkan keselamatan penyeberangan. Pulau-pulau seperti Lae lae, Samalona, Kodingareng Lompo, Barrang Lompo, Barrang Caddi, Bonetambung, Lumu-Lumu, Langkai, dan Lanjukang menjadi tempat tinggal penduduk. Untuk mengoptimalkan potensi sumber daya pesisir, kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan pengetahuan tentang desain kapal dan bahan pembuatan kapal berbasis Fiberglass Reinforced Plastics (FRP). Pembuatan perahu fiberglass dengan matriks Unsaturated Polyester Resin (UPR) dan metode laminasi sandwich komposit menjadi fokus. Penelitian sebelumnya mengidentifikasi kelemahan konstruksi perahu penyeberangan, terutama pada atap yang kurang fleksibel dan menghambat pandangan wisatawan. Perahu dengan atap tetap menjadi pilihan utama wisatawan untuk melindungi dari sinar matahari dan hujan. Diseminasi proyek ini diharapkan memberikan manfaat dalam bidang pendidikan, teknologi, ekonomi, budaya, dan promosi institusi. Metode pelaksanaan PKM melibatkan observasi, penyediaan alat dan bahan, pelatihan, pengarahan, dan evaluasi bersama. Hasilnya mencakup peningkatan keterampilan dan pengetahuan mahasiswa serta pameran publik model rangka atap perahu fiberglass berdesain menara pinisi. Kendala finansial dan waktu perlu dikelola dengan baik, dan tanggapan positif dari masyarakat menunjukkan potensi keberlanjutan dan kolaborasi lebih lanjut.Kata kunci: Diseminasi, Atap, Perahu
Drainase Pembuangan Air Kotor Rumah Tangga yang Sehat Ayuddin, Ayuddin; Ardi, Muhammad; Amir, Faizal; Rauf, Bakhrani A.
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 5
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Tujuan PKM ini adalah sebagai berikut : (1) meningkatkan pengetahuan mitra tentang pentingnya kondisi lingkungan yang sehat untuk rumah panggung, khususnya pola pengaliran drainase dan bak penampungan air kotor, dan (2) meningkatkan keterampilan  mitra membuat  drainase dan bak penampungan air kotor. Metode yang digunakan adalah: (1) Melakukan perizinan, persiapan lokasi, dan sosialisasi. Strategi yang digunakan adalah diskusi dan tanya jawab. (2) Melakukan penyuluhan. Strategi yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan tanya jawab. (3) Melakukan pelatihan dan pendampingan. Strategi yang digunakan adalah demonstrasi, diskusi, dan tanya jawab. Hasil yang dicapai adalah: (1) mitra memiliki pengetahuan tentang kondisi lingkungan yang sehat untuk rumah panggung, khususnya pada pola pengaliran drainase dan bak penampungan air kotor dari buangan air kotor rumah panggung, (2)  mitra memiliki keterampilan membuat konstruksi yang berhubungan dengan lingkungan yang sehat untuk rumah panggung, khususnya drainase dan bak penampungan air kotor, dan (3) terwujud satu unit drainase dan satu unit bak penampungan air kotor  berfungsi baik sebagai salah satu alternatif meningkatkan kualitas lingkungan di desa Samangki Kecamatan Simbang Kabupaten Maros.Kata kunci: Drainase, Bak Penampungan, Pengetahuan dan Ketrampilan
Pemberdayaan Masyarakat Desa dalam Meningkatkan Sanitasi Lingkungan Perumahan yang Berkelanjutan Ardi, Muhammad; Rauf, Bakhrani A.; Amir, Faizal; Rahmansah, Rahmansah
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2023): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v2i3.47702

Abstract

Abstrak. Tujuan PKM ini adalah sebagai berikut: (1) meningkatkan pengetahuan mitra tentang sanitasi lingkungan, khususnya drainase dan bak penampungan air kotor dan air hujan, dan (2) meningkatkan keterampilan mitra membuat drainase dan bak penampungan air kotor dan air hujan. Metode yang digunakan adalah: (1) Melakukan perizinan, persiapan lokasi, dan sosialisasi. Strategi yang digunakan adalah diskusi dan tanya jawab. (2) Melakukan penyuluhan. Strategi yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan tanya jawab. (3) Melakukan pelatihan dan pendampingan. Strategi yang digunakan adalah demonstrasi, diskusi, dan tanya jawab. Hasil yang dicapai adalah: (1) mitra memiliki pengetahuan tentang sanitasi lingkungan, khususnya drainase dan bak penampungan air kotor dan air hujan yang sehat, (2) mitra memiliki keterampilan membuat konstruksi sanitasi lingkungan, khususnya drainase dan bak penampungan air kotor dan air hujan yang sehat, dan (3) satu unit bak penampungan air kotor dan air hujan berfungsi baik sebagai salah satu alternatif meningkatkan kualitas lingkungan di Desa Kanaungan. Kata Kunci: Sanitasi lingkungan, Bak penampungan, Air kotor, Pengetahuan, dan Keterampilan
Tertib Berkendara Di Jalan Raya Pada Siswa SMP SATAP 13 Bulukumba Bau, Qadriathi Dg; Rauf, Bakhrani A.
PENGABDI PENGABDI: VOL. 4, NO.2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v4i2.56385

Abstract

Abstrak – Pelanggaran lalu lintas masih sering terjadi baik di kota besar maupun wilayah pedesaan meskipun pemerintah sudah menetapkan aturan-aturan dalam berkendara. Korban kecelakaan lalu lintas kebanyakan berasal dari kelompok umur 16 – 25 tahun yaitu sebesar 35,1%. Angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bulukumba tergolong tinggi di Sulawesi Selatan tercatat selama Januari hingga menjelang akhir  tahun 2022 sebanyak 66 orang meninggal dunia, luka ringan 604 orang sedangkan kerugian material sebanyak 288.430 juta. Peristiwa laka lantas ini terjadi di beberapa tempat di Bulukumba. Pelaksanaan kegiatan PKM ini bertujuan: (1) meningkatkan pengetahuan tentang ketertiban berlalu lintas saat berkendara; (2) meningkatkan pemahaman tentang pentingnya menanamkan budaya tertib berlalulintas sejak dini; dan (3) meningkatkan pemahaman cara berkendara yang benar. Pelaksanaan PKM  di pusatkan di SMP SATAP 13 Bulukumba. Hasil program kemitraan masyarakat (PKM) bagi Siswa SMP Satap 13 Bulukumba yaitu: (1) memiliki pengetahuan tentang ketertiban berlalu lintas saat berkendara; (2) memiliki pemahaman tentang pentingnya menanamkan budaya tertib berlalulintas sejak dini; dan  (3) meningkatnya pengetahuan cara berkendara yang benar.Kata kunci: Tertib Berkendara, Siswa SMP, Bulukumba.
Meningkatkan Kualitas Sanitasi Lingkungan Perumahan Melalui Konstruksi Drainase Saluran Pembuangan Air Kotor Rumah Tangga Amir, Faizal; Ardi, Muhammad; Rauf, Bakhrani A.; Samad, Putri Ida Sunaryathy; Miru, Alimuddin Sa'ban
PENGABDI PENGABDI: VOL. 4, NO.2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v4i2.56382

Abstract

ABSTRAK - Kelompok sasaran Program Kemitraan Masyarakat (PKM) adalah masyarakat ekonomi lemah di Desa Samangki Kabupaten Maros. Oleh karena itu mitra kegiatan ini adalah Kepala Desa Samangki, yakni  Ibu Hj. Darwana, S.Pd; sebagai perwakilan masyarakat ekonomi lemah di Desa Samangki.  Rumah tempat tinggal kelompok sasaran umumnya tidak memiliki saluran pembuangan air kotor yang sehat dan aman terhadap lingkungan. Akibatnya lingkungan perumahan tercemar oleh buangan air kotor rumah tangga. Pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman kelompok sasaran membuat konstruksi drainase pengaliran air kotor rumah tangga (sanitasi lingkungan) sangat terbatas.  Oleh karena itu kelompok sasaran perlu dibimbing untuk mengatasi permasalahan lingkungannya. Permasalahan PKM: (1) pengetahuan  kelompok sasaran membuat  drainase pembuangan air kotor rumah tangga tergolong rendah,  (2) kelompok sasaran tidak menganal alat dan bahan yang digunaka untuk membuat drainase pembuangan air kotor rumah tangga,  (3) keterampilan  kelompok sasaran membuat  drainase pembuangan air kotor rumah tangga sangat rendah.   Solusi permasalahan:  (1) memberikan penyuluhan kepada kelompok sasaran tentang   drainase pembuangan air kotor rumah tangga, (2) memperkenalkan  alat dan bahan yang digunaka untuk membuat drainase pembuangan  air kotor rumah tangga,  (3) melatih dan mendampingi kelompok sasaran membuat  drainase pembuangan air kotor rumah tangga. Dengan demikian tujuan PKM adalah:  (1) meningkatkan pengetahuan  kelompok sasaran membuat  drainase pembuangan air kotor rumah tangga,  (2) memperkenalkan alat dan bahan yang digunakan untuk membuat drainase pembuangan air kotor rumah tangga,  (3) meningkatkan keterampilan  kelompok sasaran membuat  drainase pembuangan air kotor rumah tangga yang sehat dan aman terhadap lingkungan.  Metode pelaksanaan: (1) melakukan perizinan dan  persiapan lokasi, (2)  melakukan sosialisasi, (3) melakukan penyuluhan, (4) memperkenalkan bahan bangunan dan alat yang digunakan, (5) melakukan pelatihan dan pendampingan membuat drainase pembuangan air kotor,  dan (6) melakukan evaluasi. Hasil yang dicapai berupa, Kelompok sasaran: (1) memiliki pengetahuan membuat drainase pembuangan air kotor rumah tangga,  (2) mengenal alat dan bahan yang digunaka untuk membuat drainase pembuangan air kotor rumah tangga,  (3) terampil membuat drainase pembuangan air kotor rumah tangga, (4) satu unit rumah kelompok sasaran memiliki drainase pembuangan air kotor yang aman terhadap lingkungan. Kata Kunci:  Pengetahuan, Masyarakat, Drainase, Pembuangan air kotor, dan Ekonomi lemah
Penguatan Literasi Budaya melalui Pengenalan Arsitektur Rumah Tradisional Indonesia Pada Sanggar Bimbingan di Kuala Lumpur, Malaysia Rahmansah, Rahmansah; Rauf, Bakhrani A.; Djirong, Agussalom; Lullulangi, Mithen; Zainuddin, Zainuddin
INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/inovasi.v4i2.68123

Abstract

Abstrak. Penguatan literasi budaya merupakan upaya strategis untuk menjaga identitas bangsa di tengah tantangan globalisasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang makna dan nilai budaya di balik desain rumah tradisional Indonesia, sekaligus memperkuat rasa bangga terhadap identitas budaya sendiri. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada Sanggar Bimbingan Indonesia di Kuala Lumpur, Malaysia. Fokus utama kegiatan adalah mengenalkan makna dan nilai budaya yang terkandung dalam arsitektur rumah tradisional Indonesia. Hasil pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terkait pentingnya literasi budaya dalam mempertahankan identitas bangsa. Kendala yang dihadapi di dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah adanya perbedaan bahasa dan waktu yang terbatas, diatasi dengan adaptasi pendekatan interaktif dan kolaborasi dengan pengelola dan guru pada Sanggar Bimbingan. Kata Kunci: Literasi budaya, rumah tradisional, sanggar bimbingan.
Co-Authors A. Mushawwir Taiyeb, A. Mushawwir Abadi Jading Abdul Muis Mappalotteng Abdul Wahid Agussalim Djirong Ahmad Rifqi Asrib AHMAD ZAKI Ahmad Zaki AJ., Andi Agussalim Akmal Akmal Akrim, Djusdil Ali Latif Amri Alimuddin Sa’ban Miru Alimuddin Sa’ban Miru Amdah, Misdar Aminuddin Aminuddin Aminuddin Bakry Amir Muhiddin, Amir Anas Arfandi Anas Arfandi Anas Arfandi Andi Asmawati Azis Andi Bida Purnamasari Andi Muhammad Idkhan Andi Sukainah Andi Yusdy Dwiasta R Andi Zulkifli Nusri Annas, Suwardi Arfandi Arfandi, Arfandi Armiwaty, Armiwaty Asmah Adam Aswati Asri Awaluddin Awaluddin Ayuddin, Ayuddin Azhari, Jeanilora Baharuddin Baharuddin Baharuddin, Akmal Bakhrani, Alief Andio Basry, Wahiduddin Basry, Wahyuddin Bertha Mangallo Burhanuddin, Yuniarti Ekasaputri Darmawan Darmawang, Darmawang Darmawang, Darmawang Dirawan, Gufron D Djirong, Agussalom Dwi Asta, Andi Yusdy Edy Sabara Ervi Novitasari Faisal Najamuddin Faizal Amir Faizal Amir, Faizal Fajar Arwadi Fajrianti Sari Fathahillah Fathahillah Fitrah Adelina Gani, Hamsu Abdul Hamsu Abdul Gani Hamsu Abdul Gani Hamzah Nur Haripuddin . Haris Haris, Haris Haruna, Haruna Hasbiadi Hasbiadi Hasmawati Hasmawati Hasmawati Hasnawi Haris Heru Winarno HL, Haruna Husain Syam I Nyoman Sila Ibrahim, Akhmad Fadli Idkhan, A. Muhammad Irma Aswani Ahmad, Irma Aswani Iskandar, Andi Arifuddin Ismail, Syamsul Rijal Jeanilora, Jeanilora Jeanilora, Jeanilora Jusman Jusman Jutawan Bakti Nawriama Kamaruddin, Hani Sartika Karim, Sugeng A. Kaseng, Ernawati S. Kembong Daeng Lullulangi, Mithen Mahmudah Makkulau, Batari Bau Maming, Muhammad Idhil Marenda, Andi Marsus Suti Marwana, Marwana Mihrani Mihrani Miru, Alimuddin Sa'ban Miru, Alimuddin Sa’ban Moh. Ahsan S Mandra Mubayyin, Muhammad Afief Muh. Faisal Muhammad Afief Mubayyin Muhammad Agung Muhammad Ardi Muhammad Ardi, Muhammad Muhammad Arsyad Meru Muhammad Azwar Muhammad Fadel Adha Muhammad Iskandar Musa Muhammad Jufri Muhammad Rakib Muhammad Saleh Husain Muhammad Yahya Muhammad Yahya Muhammad Yusuf Mappeasse Muharram, Muharram Mulianti Muliaty Yantahin Nasrul Nasrul Ninsyi, Dewi Satriyati Noor Fadilah Romadhani Noprianti M, Noprianti M Nur Anny S. Taufieq Nur Aulia Timoasi Nurlita Pertiwi Nurlita Pertiwi Nurlita pertiwi, Nurlita Nurul Mukhlisah Abdal ONESIMUS SAMPEBUA Padendenan, Santi Paewa Panennungi Pali, Oktofin Panennungi T Panennungi T Panennungi T. Panennungi T. Parenrengi, Syafiuddin Pattaufi, Pattaufi Pattiroi, Muhammad Nauval Paulus Payung Qadriathi Dg Bau R, Andi Yusdi Dwiasta R., Mantasiah Rahayu, Sri Rahma Musyawarah, Rahma Rahmansah Rahmansah Rahmansyah Rahmansyah Rahmawati Azis Ramly Ramly Rasyid, A. Ramli Ridwan Daud Mahande Rosmaniar Gailea Rosmiati Rosmiati Rosmini Maru Rudi Harza Sahade Saharuna, Saharuna Samad, Putri Ida Sunaryathy Samad, Sulaiman Samnur . Sanatang Sandi Sandi Selmi Dedi Siti Hadijah Sitti Faika Sitti Sabariyah Slamet Widodo Slamet Widodo Sri Hidayat SRI RAHAYU Suardy Suardy Suhaeb, Laelah Azizah S. Sukri Nyompa Sulaiman, Dwi Rezky Anandari Sulfiati, Sulfiati Suyanta Suyanta Syafar, Faisal Syahrul Syahrul Syam, Husain Syamsidah, Syamsidah Syawaluddin, Ahmad T, Panennungi Taufieq, Nur Anny S. Taufiq Natsir Tripaldi, Agus Udin Sidik Sidin Yasdin, Yasdin Yohandri Bow Yulis Sayang Yusri . Zainuddin Zainuddin Zainuddin, Zainuddin Zidiq, Sulaiman