Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Konflik Kerja-Keluarga dan Stress Kerja Terhadap Tenaga Pendidik Perempuan di Madrasah Aliyah Negeri Pekanbaru Alvionita, Mila; Sohiron, Sohiron; Agustiar, Agustiar
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 12 No 3 (2025): Al I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/yqqxrb85

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konflik kerja-keluarga dan stres kerja terhadap kinerja tenaga pendidik perempuan di Madrasah Aliyah Negeri Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif yang mana melibatkan 62 responden dari Madrasah Aliyah Negeri Pekanbaru. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang mengukur persepsi terhadap konflik kerja-keluarga, stres kerja, dan kinerja, serta dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics 25. Hasil uji t menunjukkan bahwa konflik kerja-keluarga (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja (Y), dengan nilai sig. 0,141 (>0,05) dan t hitung 1,494 (< t tabel 2,000). Sebaliknya, stres kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap kinerja, dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05) dan t hitung 5,161 (> t tabel 2,000). Hasil uji F menunjukkan bahwa secara simultan konflik kerja-keluarga dan stres kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja tenaga pendidik, dengan nilai sig. 0,000 (<0,05) Temuan ini menegaskan pentingnya perhatian terhadap manajemen stres kerja untuk meningkatkan kinerja pendidik. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi variabel lain seperti dukungan organisasi atau strategi coping dalam memperkuat pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi kinerja tenaga pendidik.
The Effect of Work Experience and Training Intensity on Teacher Work Ethics at Junior High Schools Ahmad Sopian; Nunu Mahnun; Sohiron Sohiron
Education and Sociedad Journal Vol. 3 No. 2 (2025): July - December
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/edsojou.v3i2.2637

Abstract

Teachers' work ethic is an important factor in supporting professionalism and the quality of education. Work experience and intensity of training are thought to be factors that can influence the formation of teachers' work ethics in carrying out their duties and responsibilities as educators. This study aims to determine the effect of work experience (X1) and intensity of training (X2) on teachers' work ethics (Y) at the Az-Zuhra Group Foundation Junior High School in Pekanbaru City. This study uses a quantitative method. The population in this study were all 81 teachers of the Az-Zuhra Group Foundation Junior High School in Pekanbaru City. The sampling technique used a saturated sampling technique, so that the entire population was used as a research sample. Data collection was carried out through questionnaires, observation, and documentation. Data analysis used multiple linear regression analysis with the help of the SPSS program. The results showed that work experience (X1) had a significant effect on teachers' work ethics (Y) with a significance value of 0.028 < 0.05. Simultaneously, work experience (X1) and the intensity of attending training (X2) have a significant effect on teacher work ethics (Y) with a significance value of 0.030 < 0.05. The results of the determination coefficient analysis show an R Square value of 0.869, which means that 86.9% of the variation in teacher work ethics can be explained by work experience and the intensity of attending training, while the remaining 13.1% is influenced by other factors outside the research.
Analisis Kesiapan Akreditasi berbasis Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK): Studi Evaluasi di PTKIS Kopertais Wilayah XII Riau Kepri Sohiron Sohiron; Subhan Subhan; Syarif Hidayatullah
Instructional Development Journal Vol. 8 No. 3 (2025): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan Perguruan Tinggi dalam menghadapi proses akreditasi berbasis Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Evaluasi dilakukan dengan menggunakan matriks penilaian akreditasi versi LAMDIK, yang mencakup kriteria-kriteria utama yang digunakan dalam proses akreditasi. Hasil evaluasi mencerminkan bahwa Perguruan Tinggi memiliki komitmen kuat terhadap Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi (VMTS) lembaga, manajemen dan kerja sama yang baik, sumber daya manusia yang berkualitas, sumber daya keuangan dan sarana prasarana yang memadai, serta pendidikan yang berkualitas dan berorientasi pada Capaian Pembelajaran (CPL). Penelitian juga menyoroti area-area yang memerlukan perhatian lebih lanjut, seperti pengembangan kurikulum dan peningkatan kualitas penelitian. Dalam penelitian ini, data-data yang relevan dikumpulkan melalui berbagai metode dan teknik yang melibatkan pemantauan, wawancara, studi dokumen, dan angket. Peneliti menggunakan wawancara terstruktur dengan berbagai pemangku kepentingan di Perguruan Tinggi, seperti pimpinan, dosen, staf, dan mahasiswa, untuk memahami pandangan dan pengalaman mereka terkait kesiapan lembaga dalam menghadapi proses akreditasi berbasis LAMDIK. Studi dokumen melibatkan pemeriksaan rencana strategis, laporan akademik, kebijakan akademik, serta dokumen terkait lainnya yang memberikan wawasan tentang aspek-aspek yang dinilai dalam matriks akreditasi LAMDIK. Penggunaan angket juga menjadi salah satu metode pengumpulan data yang relevan, dengan responden terdiri dari dosen dan mahasiswa Perguruan Tinggi. Angket dirancang sesuai dengan kriteria penilaian dalam matriks akreditasi LAMDIK. Data yang diperoleh dianalisis secara komprehensif menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data-data tersebut diidentifikasi untuk mengidentifikasi tema-tema penting, diklasifikasikan berdasarkan kriteria akreditasi, dan dianalisis statistik jika diperlukan. Hasil analisis digunakan untuk menyusun kesimpulan dan rekomendasi terkait kesiapan Perguruan Tinggi dalam menghadapi proses akreditasi LAMDIK. Melalui metode dan teknik ini, penelitian ini bertujuan memberikan pandangan yang mendalam dan relevan terkait kesiapan Perguruan Tinggi dalam mencapai standar akreditasi berbasis LAMDIK.
MANAJEMEN STRATEGIK: RENCANA KERJA JANGKA MENENGAH (RKJM) UNTUK PENINGKATAN MUTU BERKELANJUTAN DI SD AN NAMIROH 4 PEKANBARU : Penerapan Manajemen Strategik melalui RKJM dalam Peningkatan Mutu Sekolah , Tantangan dan Strategi Pengembangan RKJM dalam Mendukung Mutu Pendidikan Berkelanjutan Nuraminah harahap nuraminah harahap; Ratna anjani; winda lasmi siregar winda lasmi siregar; Bagus Nurwahid Bagus Nurwahid; Sholeh Nasihin Sholeh Nasihin; rafiqul'alim rafiqul'alim; Sohiron Sohiron
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15764

Abstract

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) merupakan dokumen strategi perencanaan sekolah yang berfungsi sebagai pedoman dalam pelaksanaan program pendidikan selama empat tahun. RKJM memiliki peran penting dalam mendukung tercapainya visi dan misi sekolah melalui penyusunan program yang sistematis, terarah, dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan RKJM dalam mendukung tercapainya visi dan misi sekolah di SD An-Namiroh 4 Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi dokumen, observasi, dan wawancara. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, tim pengembang sekolah, dan guru. Hasil 1 Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, ISSN Cetak : 2477-5673 ISSN Online : 2614-722X Volume XX Nomor XX, Bulan Tahun penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan RKJM di SD An-Namiroh 4 Pekanbaru telah dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi yang mengacu pada kebutuhan sekolah serta hasil evaluasi mutu pendidikan. RKJM disusun berdasarkan analisis kondisi sekolah, visi dan misi yang telah ditetapkan, serta mempertimbangkan kebutuhan peserta didik dan kebutuhan perkembangan pendidikan. Implementasi RKJM mampu mendukung berbagai program peningkatan mutu akademik, penguatan karakter Islami, peningkatan kompetensi guru, serta pengembangan sarana dan prasarana sekolah. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan sumber daya dan perubahan kebijakan pendidikan yang memerlukan program penyesuaian secara berkala. Oleh karena itu, pengelolaan RKJM yang efektif menjadi faktor penting dalam mewujudkan visi dan misi sekolah secara optimal.
Akreditasi sebagai Instrumen Penjaminan Mutu dalam Dunia Pendidikan Ardi Ansah Rambe; Zarkasih Efendi; Sahrul Gunawan; Joni Sejati Anugrah Pratama; Salfen Hasri; Sohiron Sohiron
JURNAL ILMIAH RESEARCH AND DEVELOPMENT STUDENT Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Research and Development
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jis.v4i2.1847

Abstract

Accreditation is an essential instrument in the educational quality assurance system that functions to assess the feasibility and continuously improve the quality of educational institutions. This study aims to analyze the role of accreditation as an instrument of educational quality assurance, examine the importance of accreditation for schools, and explain the mechanisms and procedures for completing accreditation instruments. The study employed a qualitative approach using a library research method. Data were collected from various primary and secondary sources, including books, scientific journals, research articles, laws and regulations, and other relevant academic documents. Data collection was conducted through documentation studies, while data analysis employed content analysis through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that accreditation plays a strategic role in improving educational quality through the evaluation of educational standards, strengthening quality culture, enhancing institutional accountability, and increasing public trust. Accreditation also encourages continuous improvement in curriculum development, learning processes, human resources, facilities and infrastructure, and school governance. Furthermore, a systematic accreditation mechanism assists schools in conducting self-evaluation and sustainable quality development. Therefore, accreditation serves not only as an assessment tool but also as an instrument for fostering and developing educational institutions in order to achieve high-quality and competitive education.
Eustress as a Driver of Islamic Educational Organizational Performance: A Systematic Literature Review: Eustres sebagai Pendorong Kinerja Organisasi Pendidikan Islam: Tinjauan Pustaka Sistematis Nurul Ulfa Ramadhani; Sarah Fadilah Azzahra; Gunawan Abdirohman; Salfen Hasri; Sohiron Sohiron
Academia Open Vol. 12 No. 1 (2027): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/acopen.12.2027.15122

Abstract

General Background Islamic educational institutions in Indonesia face growing organizational pressure amid curriculum reform and broader educational change. Specific Background Existing research predominantly treats occupational stress as harmful, although positive organizational psychology recognizes eustress as a potentially constructive response to manageable demands. Knowledge Gap Research on Islamic education remains fragmented across burnout, psychological capital, stress, and performance, with no systematic synthesis positioning eustress as a positive organizational resource in this context. Aims Using a PRISMA-guided systematic literature review of peer-reviewed studies published from 2015 to 2024 and sourced from Scopus, Web of Science, and Google Scholar, this study identifies conceptual foundations, performance mechanisms, moderating factors, and a practical management model grounded in Islamic educational values. Results Three interconnected mechanisms were identified: strengthened intrinsic motivation, stronger self-efficacy, and development of an adaptive organizational climate aligned with amanah and istiqamah. Transformational-Islamic leadership and colleague support emerged as key moderators of eustress appraisal. Novelty The study proposes the School-Based Eustress Management Model, integrating psychological capital development, value-based meaning, and protective leadership and administration as a contextually grounded conceptual framework. Implications The model offers a basis for teacher development and institutional policy, but it is intended for future empirical testing rather than as a validated intervention. Highlights: Intrinsic motivation, self-efficacy, plus adaptive climate emerged as three central mechanisms. Transformational religious leadership together with colleague support moderated appraisal of constructive pressure. MMEBS integrates psychological capital, value-based meaning, plus protective administration but remains empirically unvalidated. Keywords: Eustress, Organizational Performance, Islamic Education, Work Motivation, Stress Management.
Co-Authors Abdul Ghoni Ade Gunawan Ade saputra Adelin, Muhammad Aflizah, Nur Afridoni Afridoni Agustiar agustiar Ahmad Hariandi Ahmad Sopian Ahmad Sopian Ahmad Syukri Ahmad, Frischa Alviannisya Aji Syahri Alvionita, Mila Amyus, Randi Saputra Andriya, Mainur Anugrah, Nanda Zulfan Aqillla, Lutfia Ardi Ansah Rambe Arrum Intan Sari Ary Prayuni Asmaran, Mohd Fujo As’ari As’ari Atlis, Linda Dea Attoillah, Farhan Aulia, Fani Bagus Nurwahid Bagus Nurwahid Busra, Aminudin Dahrani, Dahrani Dalillah, Aupi Danil Gusrianto Dewi Wulandari Fahrezi Diannisa, Reizahra Dinata, Yuriyan Elly Marlina, Elly Fadel, Mohammad Fadila, Yosi Fahrezi, Dewi Wulandari Faizal Fajariah, Putri Febriani, Riska Suci Firdaus Firdaus Fitriyadi, Muhammad Gunawan Abdirohman Gusrianto, Danil Habib Abdullah, Habib Hafis, Gustianto Nur Hamami, Abdul Rasyid Harly, Muhammad Riadhi Hayuni, Nur Hendra, Doni Hendrizal Hendrizal Hestivik, Chelsi Hsb, Nabila Azmi Husaini, Mhd Novedy Hutabarat, Nurhofipah Ilham Wahyudi Imam Cahyono Indrawan, Tiwa Junio Iriani, Umi Irpan Fauzi, Fikri Irwan Suanto Ismail Ismail Joni Sejati Anugrah Pratama Jumrotun, Siti Kasful Anwar Us Kasful Anwar US Khairina Khairina, Khairina Khairunisa, Aulia Lubis, Nasib Samsuri Lyadi, Muslim M. Ramdhani, M. Madaniyah, Madaniyah Mahendra, Hafiz Maisah Maisah Mandela, Rahmat Yoza Mardhiyah, Mardhiyah Mardiah Mardiah Mariani Mariani Mawar Mawar, Mawar Mohammad Yusuf Morinda, Claudio Gita Muhammad Faisal Muhammad Yusuf Muharriadi, Muharriadi Muharriyadi, Muharriyadi Mulio, Agus Tino Murniati Murniati Muti'ah, Siti Muti’ah, Siti Nangim, Ngainun Nasution, Ita Saiyah Nunu Mahnun Nuraini Nuraini Nuraminah harahap nuraminah harahap Nurhasanah Nurhasanah Nurul Ulfa Ramadhani Pratama, Dandy Putra Putra, Alif Yunanda Putra, M. Rezi Muda Qalka Sandi rafiqul'alim rafiqul'alim Rajab, Muh Ramli Saputra Ratna anjani Rinaldi Rinaldi Risnita - Rizadiliyawati, Rizadiliyawati Rizka Damayanti Rohadi Rohadi Rohaini, Yespi Rosyidi Rosyidi RR. Ella Evrita Hestiandari Safiyah Riyantini Sahrul Gunawan Saifuddin, M. Saiyah, Ita Salfen Hasri Salfen Hasri Salfen Hasri, Salfen Saputri, Eki Nining Sarah Fadilah Azzahra Sari, Dwi Nofika Sary Zuanda Satar, Safaruddin Septiani, Iga Shihabuddin, Ahmad Sholeh Nasihin Sholeh Nasihin Sinaga, Salwa Riswanda Sindo, Pablo Sri Mulyani Subhan Subhan Sumiati Sumiati Suntama Putra Syahputra, Andri Syarif Hidayatullah Syarif Syarif Syifa Fauziah Tasari, Rozi Thahir, Musa Tika Widiyan Vebrianto, Rian winda lasmi siregar winda lasmi siregar Yanti, Annisa Darma Yudistira, Srikandi Yulaekah, Yulaekah Yusuf, Syahril Zaitun Zaitun Zarkasih Efendi Zen, Ahmad Raihan Zuanda, Sary Zumroh Oktavia Harahap Zurohma Hasna Rohiilah