p-Index From 2021 - 2026
15.374
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DIKSI Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Visi Ilmu Pendidikan BASASTRA Publikasi Pendidikan OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Metodik Didaktik Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Wacana Akademika : Majalah Ilmiah Kependidikan DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Elementary : Kajian Teori dan Hasil Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar Indonesian Journal of Primary Education JURNAL PAUD AGAPEDIA Jurnal Basicedu AT-TA`DIB International Journal of Elementary Education Jurnal Pendidikan Edutama COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Attadib: Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang PAKAR Pendidikan Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan The Journal of English Language Teaching, Literature, and Applied Linguistics (JELA) Jurnal Dunia Pendidikan Taroa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Cakrawala Pendas Jurnal Basicedu Journal of Innovation and Research in Primary Education PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar JS (Jurnal Sekolah) Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Jurnal Pendidikan Siber Nusantara Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan Indonesian Journal of Primary Education International Journal of Management, Innovation, and Education Qudwah Qur'aniyah: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Tafsir Sawerigading Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Studies in English Language and Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Video Animasi terhadap Kemampuan Menulis Puisi Dewi Febrianita Br Ginting; Seni Apriliya; Ahmad Mulyadiprana
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 3 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.662 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i3.39223

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang melihat kemampuan siswa dalam menulis puisi. Permasalahan menulis puisi sering kali terhambat dalam menemukan ide tulisan. Permasalahan yang sering muncul juga diiringi dengan ketidakmauan siswa dalam berpikir, dampak dari permasalahan inilah yang memunculkan tingkat kemalasan siswa dalam menulis puisi semakin tinggi dengan alas an mereka tidak tertarik dengan puisi. Untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi diperlukan suatu metode yang efektif dalam proses belajar mengajar di kelas. Salah satu metode tersebut adalah metode memberikan video animasi. Hal ini dapat diikuti dengan memberikan latihan yang maksimal kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan video animasi terhadap kemampuan menulis puisi melalui pendekatan eksperimen berbasis Experimental Design - Posttest-Only Control Design. Metode ini untuk melihat pengaruh video animasi terhadap kemampuan menulis puisi. Proses kinerja eksperimen video animasi telah membantu siswa dalam menemukan ide penulisan puisi. Unsur yang membantu siswa yaitu melalui tampilan video animasi, dimana guru mempertontonkan video yang sesuai dengan kebutuhan siswa, sehinnga siswa mampu mendapatkan ide tulisan yang dicari. Lokasi dilaksanakannya penelitian ini yaitu di SD Negri 045952 Gurusinga, kecamatan Berastagi, kabupaten Karo. Terdapat 29 siswa kelas IV yang menjadi subjek penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebelum penerapan video animasi sebagai kelas control berada pada nilai rata-rata 1,64 dengan standar deviasi 0,56 dengan perolehan nilai tertinggi 3  dan nilai terendah 1, sedangkan setelah menggunakan video animasi  sebagai kelas eksperimen mendapatkan  nilai rata-rata rata 3,53, dengan standar deviasi 0,5 dengan perolehan nilai tertinggi 4 dan nilai terendah 3 dalam sekala 1-4. Penggunaan video animasi dalam meningkatkan kemampuan menulis puisi sangat disarankan karena memiliki pengaruh yang signifikan dan sangat mampu mendorong keinginan siswa dalam menulis.
Emotikon Aplikasi Whatsapp sebagai Representasi Literasi Emosi Peserta Didik Sekolah Dasar Muhammad Farhan Giadisa; Seni Apriliya
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 1 (2023): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v10i1.53686

Abstract

Analisis kebutuhan google sites dalam Gerakan Literasi Sekolah di sekolah dasar Nur'aini Nur'aini; Seni Apriliya; Ahmad Mulyadiprana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 5 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i5.18353

Abstract

Tujuan penelitian ini, yaitu untuk memaparkan hasil analisis terhadap kebutuhan google sites dalam pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara dan observasi terhadap guru dan peserta didik Sekolah Dasar di salah satu kota di Jawa Barat. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi di beberapa Sekolah Dasar, hambatan dalam melaksanakan Gerakan Literasi Sekolah adalah kurangnya jumlah dan variasi buku bacaan untuk digunakan oleh peserta didik. Dalam melaksanakan Gerakan Literasi Sekolah, hampir semua media yang digunakan adalah media fisik. Belum ada penggunaan buku digital, meskipun pihak sekolah merasa buku fisik masih terbatas dan tidak variatif. Oleh karena itu, implikasi penelitian ini, yaitu perlu dikembangkan media atau perangkat digital untuk menyediakan buku-buku digital yang variatif, menarik, dan mudah diakses oleh peserta didik. Alternatif media digital yang dapat digunakan untuk menunjang pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar adalah media berbasis web, yaitu google sites.
Saya senang, tapi sedih juga.... Studi literasi emosi peserta didik sekolah dasar dalam pembelajaran Indah Mafazatin Nailiah; Seni Apriliya; Ahmad Mulyadiprana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 5 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i5.18354

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya hasil riset yang menunjukkan literasi emosi peserta didik. Oleh karena itu, dalam penelitian ini tujuannya difokuskan untuk menggambarkan bagaimana literasi emosi peserta didik terkait aspek mengetahui perasaan diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode classroom ethnography. Partisipan penelitian ini adalah peserta didik dan guru di salah satu SD. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini didasarkan pada teori literasi emosi oleh Steiner, terdapat tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik mengetahui emosi tertentu sesuai dengan yang dirasakannya, tetapi tidak mengetahui bagaimana mengungkapkannya supaya tidak berdampak negatif terhadap kualitas hidupnya dan orang lain; selain itu sejumlah besar peserta didik sudah mengetahui alasan emosi yang merasa rasakan, tetapi beberapa peserta didik cenderung mengekspresikan emosi tersebut secara spontan dengan cara negatif melalui ekspresi wajah dan gestur tubuh seperti menunjukkan tatapan sinis, dahi mengerut disertai wajah memerah, nafas menderu, menghindar dan menendang meja. Dapat disimpulkan bahwa literasi emosi peserta didik utamanya pada aspek mengetahui perasaan diri masih belum memadai.  Dengan demikian, edukasi literasi emosi bagi peserta didik SD dipandang penting untuk mulai diterapkan sedini mungkin melalui lembaga pendidikan formal utamanya dalam KBM.
Analisis kebutuhan RPP bahasa Indonesia bermuatan literasi emosi untuk peserta didik SD Ani Hanipah; Seni Apriliya; Agnestasia Ramadhani Putri
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 5 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i5.18358

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi minimnya perangkat pembelajaran terutama RPP yang dapat memfasilitasi literasi emosi peserta didik. Salah satu pelajaran yang dapat menunjang penanaman literasi emosi adalah pelajaran bahasa Indonesia pada pembelajaran apresiasi sastra. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan kebutuhan RPP bahasa Indonesia bermuatan literasi emosi untuk peserta didik SD. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan Kualitatif. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2023 di tiga SD Negeri kota Tasikmalaya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru belum memahami literasi emosi dengan baik dan belum pernah merancang RPP bermuatan literasi emosi terutama dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Dengan demikian, disimpulkan bahwa belum tersedia RPP bahasa Indonesia bermuatan literasi emosi untuk peserta didik di SD. Implikasinya perlu dikembangkan RPP bahasa Indonesia bermuatan literasi emosi. Rekomendasi yang diberikan guru terhadap RPP bahasa Indonesia bermuatan literasi emosi yaitu memuat komponen RPP sesuai Permendikbud no 81A tahun 2013 dan Permendiknas no 41 tahun 2017 serta memuat komponen literasi emosi.
Analisis Persepsi Guru tentang Pelaksanaan Pembelajaran Membaca Pemahaman di Sekolah Dasar Tesa Esti Rahayu; Seni Apriliya; Erwin Rahayu Saputra
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i9.2864

Abstract

Peneitian ini dilatarbelakangi oleh rasa penasaran untuk mengetahui bagaimana persepsi para guru SD dalam pelaksanaan pembelajaran membaca pemahaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru tentang pembelajaran membaca pemahaman di kelas tinggi Sekolah Dasar. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 30 guru SD kelas tinggi di kecamatan Karangnunggal dan Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Sedangkan objek penelitian ini adalah analisis deskriptif tentang persepsi guru dalam pembelajaran membaca pemahaman siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah penyebaran kuisioner terbuka. Persepsi guru tentang pembelajaran membaca pemahaman dilihat dari 5 indikator, yaitu Metode Pembelajaran Membaca Pemahaman, Perangkat Pembelajaran, Klaborasi pembelajaran, Kendala dalam proses pembelajaran dan Upaya mengatasi kendala. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.  Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran membaca pemahaman di SD dilakukan dengan metode/model yang beragam, perangkat dan kolaborasi pembelajaran masih terbatas, serta terdapat beberapa kendala yang mengakibatkan kurang maksimalnya pelaksanaan pembelajaran membaca pemahaman. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal seperti faktor eksternal dan faktor internal. Faktor internal seperti kurangnya eksplorasi guru dalam memberikan pilihan pembelajaran membaca pemahaman, sedangkan faktor eksternal seperti sarana prasarana yang kurang mendukung, dukungan berbagai pihak, serta motivasi siswa dalam belajar.
Analisis kebutuhan pengembangan media literasi baca tulis berbantuan wordwall untuk Siswa Sekolah Dasar Lela Santikasari; Seni Apriliya; Dwi Alia
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 5 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i5.18433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan media literasi baca tulis berbantuan wordwall untuk siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar wawancara dan studi literatur. Penelitian ini melibatkan satu orang Guru kelas IV SD Negeri 2 Jayasari. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri atas tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi (penarikan kesimpulan). Hasil penelitian di lapangan menunjukkan bahwa: (1) kemampuan literasi baca tulis siswa hanya sebatas membaca dan menulis saja (2) tidak adanya media yang menarik dan interaktif untuk menunjang literasi baca tulis siswa (3) perlu adanya pengembangan media menarik dan interaktif yang dapat menunjang literasi baca tulis siswa. Dengan demikian, tidak adanya media yang dapat menunjang literasi baca tulis siswa berdampak pada kemampuan literasi baca tulis siswa. Oleh karena itu, perlu adanya pengembangan media literasi baca tulis yang dapat menarik perhatian siswa dan membuat suasana interaktif bagi siswa sekolah dasar.
Implementation of Limited Face-to-face Learning Policy in the New Normal Era of the Covid-19 Pandemic Atie Mujiarti; Seni Apriliya; Erwin Rahayu Saputra
Indonesian Journal of Primary Education Vol 6, No 1 (2022): Indonesian Journal of Primary Education: June 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v6i1.42408

Abstract

The purpose of this study Implementation of Limited Face-to-face Learning Policy in the New Normal Era of the Covid-19 Pandemic all countries affected by the Covid-19 pandemic are currently adapting so that the pandemic does not have a much worse impact on all aspects of life. People definitely have to adapt to new habits in the order of their activities, not least in the world of education. The Minister of Education through Joint Decision of 4 Ministers lowered the policy on Limited Face-to-face Learning in the New Normal Era. Each education unit has its own challenges in implementing policies regarding education in the era of adapting new habits. This study aims to analyze the policy of Limited Face-to-face Learning Implementation in the New Normal Era at the Ciamis District Elementary School and its implementation. The method used for this research is descriptive qualitative. The research was conducted at the State Elementary School in Ciamis District. The key informant at each school was the Class Teacher who carried out Limited Face-to-face Learning Activities during the New Normal. The research in instruments used were field observations, interviews and documentation. The results showed that the Limited Face-to-face Learning policy in the New Normal era at the State Elementary School in Ciamis District had been successfully implemented, although there were several factors that needed to be improved and re-evaluated. The implementation of the Limited Face-to-face Learning process at public elementary schools in Ciamis District can be carried out through various school policies that are carried out explicitly through the preparation of facilities and infrastructure that must be prepared for limited face-to-face learning and preparing a curriculum for special conditions to facilitate teachers in conducting effective learning. 
Jenis dan Kuantitas Konjungsi dalam Cerita Anak Bhekti Wahyuningsih; hodidjah hodidjah; seni apriliya
Indonesian Journal of Primary Education Vol 1, No 1 (2017): Indonesian Journal of Primary Education: June 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v1i1.7498

Abstract

Konjungsi berperan penting dalam pembentukan kalimat. Setiap cerita tidak terlepas dari penggunaan konjungsi. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana penggunaan jenis dan kuantitas penggunaan konjungsi yang terdapat dalam cerita anak. Cerita anak ini terdapat pada naskah terbaik LMCA tahun 2014. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis konten dengan pemaparan deskriptif. Sumber data penelitian adalah cerita anak pada naskah terbaik LMCA tahun 2014. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat empat jenis konjungsi yang digunakan yaitu konjungsi antarkata/frase, antarklausa, antarkalimat, dan antarparagraf. Jenis konjungsi yang paling sering digunakan yaitu konjungsi antarklausa sebanyak 387 kali (60,50%) dari 639 penggunaan konjungsi, konjungsi antarkata/frase sebanyak 167 kali (26,13%), konjungsi antarkalimat sebanyak 81 kali (12,68%), dan konjungsi antarparagraf sebanyak 4 kali (0,63%). Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan ajar penggunaan konjungsi dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SD.
Perencanaan pembelajaran Berbasis Permainan Tradisional sebagai Afirmasi Literasi Budaya di SD Anis Nurjannah; Seni Apriliya; Aji Mustajin
Indonesian Journal of Primary Education Vol 4, No 1 (2020): Indonesian Journal of Primary Education: June 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v4i1.25398

Abstract

AbstractThis paper describes the game-based learning as an affirmation of cultural literacy in elementary school. The low literacy rate of the Indonesian nation, demanding the solution of various lines. The role of academics, including the drafting of various literacy programs as well as product quality. Based on observations, learners (children) in elementary school tended to lack of concentration for long periods during the following study; on the other hand the children can follow and enjoy the game in a relatively long period of time. The game is an activity drives all the senses and sensory motor fun or exciting (Sutton-Smith, 1997 in scarlet, et. Al, 2005; Bergen, 2009; Hynoven, 2011); As for the traditional games refer to games with a certain cultural background. Affirmations literacy is a reinforcement of all forms of literacy from the conceptual level to procedural, by individuals, community groups, or governments to improve the literacy skills (Apriliya, 2016). Cultural literacy is the knowledge and understanding of how a country, a religion, an ethnic group or a tribe, religion, symbols, celebrations, and traditional communication means (Nasution, 2013). At the time following the game, children are required to understand and interact culturally in the context of the game, not just having fun, children are expected to have the cultural literacy of the game is done. Approach Educational Design Research (Eder) can be used to develop devices and game-based learning model as an affirmation of literacy in elementary school. Learning plan based on the approach Eder produce learning tools such as Learning Implementation Plan (RPP), teaching materials in the form of Student Worksheet, and instrument ratings.AbstrakTulisan ini memaparkan pembelajaran berbasis permainan sebagai afirmasi literasi budaya di SD. Rendahnya angka literasi bangsa Indonesia, menuntut solusi dari berbagai lini.Peran akademisi, di antaranya dengan melahirkan berbagai program maupun produk literasi yang bermutu.Berdasarkan hasil observasi, peserta didik (anak-anak) di SD cenderung kurang konsentrasi dalam jangka waktu lama pada saat mengikuti pembelajaran; di sisi lain anak-anak dapat mengikuti dan menikmati permainan dalam jangka waktu yang relatif lama. Permainan merupakan kegiatan menggerakkan seluruh pancaindera dan sensori motorik yang menyenangkan atau menggembirakan (Sutton-Smith, 1997 dalam scarlet, et. al, 2005; Bergen, 2009; Hynoven, 2011); adapun permainan tradisional merujuk pada permainan dengan latar budaya tertentu. Afirmasi literasi merupakan segala bentuk penguatan literasi mulai dari tataran konseptual sampai prosedural, yang dilakukan individu, kelompok masyarakat, atau pemerintah untuk meningkatkan kemampuan literasi (Apriliya, 2016). Literasi budaya merupakan pengetahuan dan pemahaman tentang bagaimana suatu negara, agama, sebuah kelompok etnis atau suatu suku, keyakinan, simbol, perayaan, dan cara komunikasi tradisional (Nasution, 2013). Pada saat mengikuti permainan, anak-anak dituntut untuk memahami dan berinteraksi sesuai budaya dalam konteks permainan tersebut, tidak hanya sekadar bersenang-senang, anak-anak diharapkan untuk memiliki literasi budaya dari permainan yang dilakukan.Pendekatan Educational Design Research (EdeR) dapat digunakan untuk mengembangkan perangkat dan model pembelajaran berbasis permainan sebagai afirmasi literasi di SD. Perencanaan pembelajaran berdasar pada pendekatan EdeR menghasilkan perangkat pembelajaran berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), bahan ajar berupa Lembar Kerja Siswa (LKS), dan instrumen penilaian.
Co-Authors Aan Kusdiana Afiqa Aulia Aminah Agnestasia Ramadhani Putri Agustin Vera Dewi Ahmad Mulyadiprana Ahmad Mulyadiprana Ahmad Yuniar Aji Mustajin Akhmad Nugraha Akmal Rizki Wiguna Alwini, Selin Nadia Alya Fanani Amelia Fitri Amelia, Nisa Aminah, Afiqa Aulia Ana Anggi Anggraini Andini Amalia Putri Nasrulloh Anggie Lestari Anggit Merliana Ani Agustini Ani Hanipah Ani Robiatul Alawiyah Anindya, Arini Anis Nurjannah Annisa Srimaryanti Asep Nuryadin Atie Mujiarti Ayi Badruzaman Ayu Syarifatunnisa Azzahra, Syifa Babu M, Shameer Berare Zekina Lestari Berliana Frysca Amelia Bhekti Wahyuningsih Cahyana, Cahyana Cyntia C Cyntia Cyntia Dadang S Anshori Darisman, Tendi Dea Sukmawati Dede Iskandar, Dede Denovi Luthfiyani Dewi Febrianita Br Ginting Dewi, Annisa Anita Dian Indihadi Dina Dinaryanti Dina Dinaryanti Dina Dinaryanti Dinaryanti, Dina Dindin Abdul Muiz Lidinillah Dini Nur'andini Diniar Martiana Diniar Diyan Suprapti Dwi Alia Dwi Alia Dwi Alia DWI ALIA, DWI E Kosasih E Kosasih Eis Masfiroh Eka Nurjamilah Elan Elan Elfa Rahmawati Elin Marlina Elis Mulyati Elis Suryati Ema Astri Muliasari Engken Nurhalimah Enung Siti Nurjanah Epon Nur'aeni Epon Nur’aeni Erwin Saputra Eva Andriyani Eva Purnamawati Eva Purnamawati Eva Purnamawati Faisal Muhammad Fauzi Gusman Fitri Nur Yanti Ghullam Hamdu Gustini, Wantu Hani Hanifah Hanum, Iklima Lutfiah Hartini, Yanti Hestika Asri Rahmi Hestika Asri Rahmi Hidayat, Syarip Hilda Luthfiyah Hodidjah Hodidjah Hodidjah Hodidjah Hodidjah Hodidjah Hodidjah, Hodidjah Iklima Lutfiah Hanum Ilmi Azhar Purnama Indah Mafazatin Nailiah Indah Mafazatin Nailiah Inna Meilinda Intan Famela Intan Ristanti Jihan Sarah Irianti Juita Maulida Karinta Utami Karlimah Karlimah Karmila Rafiqah Binti Mohd Rafiq Anbarasan Khairunnisa, Pathin Haifa Kholifah, Umul kulsum sumiarsih Latifa, Tiar Rizqi Lela Santikasari Liska Auliyani Daswati Luky Adrianto Lutfi Nur Manalu, Masrina Adelia Masrina Adelia Manalu Ma’arif, Robi Syamsul Mia Uswa Nugraha Mia Uswa Nugraha Mia Uswa Nugraha Mimin Rasmiati Muhammad Farhan Giadisa Muhammad Feri Muhammad Rijal Wahid Muharram Mulkan Azijul Haq Mulyana, Edi Hendri Muslihin, Heri Yusuf Nadia Mulya Tri Agustina Nana Ganda Nani Susilawati Niken Puji Astuti Nova Yunita Nugraha, Mia Uswa Nur'aini Nur'aini Nur, Lutfi Nuraeni, Weni Nurjanah, Yeyen nurmala, Mela Nursofa, Risma Nurul Fajriyah, Herviani Nurussaadah, Thiani Nurzaman, Istikhoroh Oyon Haki Pranata Permana, Ai Triyaningsih Lina Pidi Mohamad Setiadi Purnamawati, Eva Qikha Maulidhia Rachmawati Saeful Raden Mohamad Herdian Bhakti Radliya, Nizar Rabbi Rahmad Nuthihar Rahmi, Hestika Asri Rani Nuraeni Rani Nuraeni Reina Yustikadewi Respati, Resa Resti Amelia Restu Nana Irawan Rezaningrum Rezaningrum Ricca Pandu Kusuma Dewi Rifki Maulana Rina Suprihatin Risma Nursofa Risma Nursofa Rizki Siddiq Nugraha Rizky Pramudyas Ratri K Rizqi Abdul Majid Rizqi Latifa, Tiar Robi Kuswara Rosa Rahmawati Rosmawati , Erma Saadah, Endah Sadjaruddin Nurdin Salma Fitriati Santo Santoso Saputra, Erwin Rahayu Sarah Fauziah Septarina, Osanita Sima Mulyadi, Sima Sipa, Padilatul Sisi Rahmatilah Siti Putri Indriani Siti Yuhanida Kurnia Sofi Mutiara Insani Sri Dewi Rahayu Sri Noviyanti Lestari Srimaryanti, Annisa Suryati, Elis Susy Febriya Syarif Hidayat Syarip Hidayat Syarip Hidayat Syifa, Shabrina Fadila Temmy Renaldi Setia Bakti Tesa Esti Rahayu Tita Kusmaya Vanisha Putri Dwiyanti vanisha Vera Dewi, Agustin Veronicha, Riza Kharisma Vismania S. Damaianti, Vismania S. Weni Nuraeni Wili Karlina Ruhyati Wina Mulyanti Wita Siti Mahmudah Yajid Nur Salim Yanti Nurfatmawati Yesi Azzahra Yeyen Nurjanah Yulia, Raida Yuliandini, Tisya Annisa Yulianeta Yusuf Muslihin, Heri Yusuf Suryana Zahara Fajriati Nizar Zahra, Fia Shofia Zakiyyah, Tria Ramdhaniyah