p-Index From 2021 - 2026
8.341
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Tunas Geografi Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Edukasi Kultura Abjadia, International Journal of Education Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan Civil Engineering Journal Educatio Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Lectura : Jurnal Pendidikan Journal of Education Action Research J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial) Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN MIPA Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Jambura Geo Education Journal Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Jurnal Sosial dan Abdimas Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial International Journal of Disaster Management Indonesian Journal of Limnology Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Jurnal Riset Akuntansi Future Space: Studies in Geo-Education Edu Geography Humanities Horizon Journal Humanities Horizon Journal GeoEco Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Kemampuan Literasi Numerasi Peserta Didik melalui LMS Moodle pada Materi Dasar-Dasar Pemetaan Arjita, Rendra; Astina, I Komang; Bachri, Syamsul; Mutia, Tuti
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 9 No 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i2.1025

Abstract

The purpose of carrying out this classroom action research (PTK) is to increase the numeracy literacy of students in class. This research was conducted to overcome the problem of students low numeracy literacy skills which was carried out in several cycles. The number of students who were used as subjects for this research were all students in class X.4 with a total of 35 students. This research is carried out in each cycle with steps starting from planning, implementation, observation and reflection in each cycle. The data collection process was carried out using a test method in accordance with indicators of numeracy literacy abilities as well as observing the implementation of learning activities by observers. The research results reveal that there has been an increase in students' numeracy literacy skills through the use of a Moodle-based LMS. This is evidenced by the increase in the numeracy literacy skills of high category students before cycle and cycle I by 1 (3%) students. After taking action, based on the results of observations and reflections in cycle II, this increased to 19 (54%) students. Thus, it can be concluded that the increase in the numeracy literacy skills of students in class X.4 has fulfilled the indicators of success in cycle II, so that the research does not need to be continued in cycle III.
MANAJEMEN PENGELOLAAN SAMPAH MODEL TPS3R BERBASIS PENTAHELIX UNTUK MEWUJUDKAN KOTA MALANG YANG BERKELANJUTAN Arif, Mohamad; Sumarmi, Sumarmi; Mutia, Tuti; Prasad, Ravinesh Rohit
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 12, No 1 (2024): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v12i1.22406

Abstract

Abstrak: Sampah merupakan permasalahan yang umum terjadi di kota-kota besar seperti halnya di Kota Malang. Sampah yang tidak terkelola dengan baik akan berdampak terhadap keberlanjutan lingkungan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi manajemen pengelolaan sampah berbasis pentahelix melalui model TPS3R dalam upaya pembangunan kota berkelanjutan. Peran aktif berbagai sektor seperti pemerintah, swasta, akademisi, Lembaga swadaya masyarakat dan masyarakat madani perlu terus ditingkatkan untuk dapat merealisasikan lingkungan yang berkelanjutan. Artikel ini disusun dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melakukan survei dan wawancara terhadap pihak-pihak yang berperan secara langsung terhadap pengelolaan sampah di Kota Malang. Berdasarkan hasil analisis dengan perspektif pentahelix pengelolaan sampah di Kota Malang sudah baik namun masih ada beberapa yang perlu ditingkatkan. Peran pemerintah dalam pengelolaan sampah di Kota Malang sudah cukup bagus karena terdapat regulasi yang mendukung peningkatan pengelolaan sampah, peran lembaga swadaya masyarakat juga sudah baik, peran perguruan tinggi melalui riset juga sudah cukup bagus namun masih perlu untuk ditingkatkan lagi, peran elemen swasta dan elemen masyarakat madani perlu untuk perhatian khusus dan peningkatan lagi. Jika semua elemen pada pentahelix dapat berjalan bersama dengan baik maka akan tercipta Kota Malang yang ramah lingkungan dan akan terwujudnya Sustainable Development Goals (SDGs) melalui pengelolaan sampah yang berkelanjutan.Abstract:  Waste is a common problem in big cities such as Malang City. Waste that is not managed properly will have an impact on environmental sustainability. The aim of this research is to explore the management of pentahelix-based waste management through the TPS3R model in sustainable city development efforts. The active role of various sectors such as government, private sector, academics, non-governmental organizations and civil society needs to continue to be increased to be able to realize a sustainable environment. This article was prepared using a qualitative descriptive method by conducting surveys and interviews with parties who play a direct role in waste management in Malang City. Based on the results of the analysis using a pentahelix perspective, waste management in Malang City is good, but there are still some things that need to be improved. The government's role in waste management in Malang City is quite good because there are regulations that support improving waste management, the role of non-governmental organizations is also good, the role of universities through research is also quite good but still needs to be improved, the role of private elements and community elements Madani needs special attention and further improvement. If all the elements in the pentahelix can work together well, an environmentally friendly Malang City will be created and the Sustainable Development Goals (SDGs) will be realized through sustainable waste management.
MENELAAH PERSEPSI GURU GEOGRAFI TERHADAP PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING DALAM KURIKULUM MERDEKA (MGMP KEDIRI, TULUNGAGUNG) Rianti, Nurul Safia; Utaya, Sugeng; Purwanto, Purwanto; Mutia, Tuti
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 12, No 1 (2024): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v12i1.19952

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru Geografi terhadap penerapan project based learning dalam kurikulum merdeka. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan wawancara semi terstruktur. Sumber data diperoleh dari MGMP Kabupaten Tulungagung, dan Kediri. Data penelitian diperoleh melalui hasil wawancara dan dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data atau kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan 88% guru telah mengikuti pelatihan terkait pembelajaran berbasis proyek dalam Kurikulum Merdeka, 88% guru telah mengimplementasikan project based learning di kelas. 96% hasil wawancara menunjukkan bahwa project based learning dibutuhkan dalam Kurikulum Merdeka terkhusus mata Pelajaran geografi. Guru Geografi memiliki perspektif bahwa project based learning dapat meningkatkan keaktifan siswa, sebagai ruang kolaborasi dan melatih siswa untuk lebih kreatif dan inovatif. Project based learning yang diintegrasikan pada Pembelajaran Geografi melatih siswa untuk menganalisis kemampuan spasial, dan sikap peduli terhadap lingkungan, meskipun dalam pengaplikasiannya guru memperoleh hambatan yaitu kesesuaian antara materi dan alokasi waktu yang cukup lama.Abstract:  This research aims to determine geography teachers' perceptions of the implementation of project-based learning in the independent curriculum. The research method used was descriptive-qualitative with semi-structured interviews. Data sources were obtained from MGMP Tulungagung Regency and Kediri. Research data was obtained through interviews and analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and data verification or conclusions. The research results show that 88% of teachers have participated in training related to project-based learning in the Independent Curriculum, and 88% of teachers have implemented project-based learning in the classroom. 96% of interview results show that project-based learning is needed in the Independent Curriculum, especially in geography subjects. Geography teachers have the perspective that project-based learning can increase student activity, create a space for collaboration, and train students to be more creative and innovative. Project-based learning, which is integrated into geography learning, trains students to analyze spatial abilities and care for the environment, although in its application, the teacher encounters obstacles, namely the suitability of the material and the allocation of quite a long time.
PEMANFAATAN WILAYAH REKLAMASI PANTAI SERUNI SEBAGAI DAYA TARIK WISATA DALAM PUSAT KEGIATAN KABUPATEN BANTAENG Islamy, Munandar; Sumarmi, Sumarmi; Wirahayu, Yuswanti Ariani; Utaya, Sugeng; Mutia, Tuti; Shida, Shida; Purnamasari, Wulan Safriani
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 13, No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v13i2.28388

Abstract

Abstrak: Reklamasi Pantai Seruni dilakukan sebagai usaha dalam mengembangkan pembangunan dan pengembangan wisata, khususnya di Pantai Seruni. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan perubahan wilayah reklamasi Pantai Seruni sebagai daya tarik wisata dalam pusat kegiatan Kabupaten Bantaeng. Jenis penelitian ini ialah penelitian deskriptif dengan metode spasial dan kuantitatif, teknik pengumpulan data analisis spasial pada citra digital Pantai Seruni tahun 2009-2023 dan kuantitatif menggunakan kuesioner yang disebar kepada wisatawan yang telah mengunjungi Pantai Seruni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama 10 tahun terakhir pola pengembangan reklamasi Pantai Seruni terjadi penambahan luasan yang semula 9,51 ha menjadi 19,13 ha. Reklamasi di Pantai Seruni membawa potensi yang baik. Pantai Seruni menyajikan pesona yang menarik baik dari aspek keindahan, sosial masyarakat sekitar maupun lingkungan fisik. Arah pengembangan Pantai Seruni dilakukan dengan memanfaatkan wilayah pesisir sebagai bentuk penyelamatan dari degradasi lingkungan yang disebabkan oleh alam maupun aktivitas manusia. Abstract:  Seruni Beach Reclamation is carried out as an effort to develop tourism development and development, especially in Seruni Beach. The purpose of this study is to determine the Utilization of Changes in the Seruni Beach Reclamation Area as a Tourist Attraction in the Bantaeng Regency Activity Center. This type of research is descriptive research with spatial and quantitative methods, spatial analysis data collection techniques on digital images of Seruni Beach in 2009-2023 and quantitative using questionnaires distributed to tourists who have visited Seruni Beach. The results of the study show that over the past 10 years the pattern of Seruni Beach reclamation development has increased the area from 9.51 ha to 19.13 ha. Reclamation at Seruni Beach has good potential. Seruni Beach presents an attractive charm both in terms of beauty, social community around it and the physical environment. The direction of Seruni Beach development is carried out by utilizing coastal areas as a form of rescue from environmental degradation caused by nature and human activities.
Eksplorasi Computational Thinking Calon Guru Matematika dalam Menyelesaikan Soal Pola Bilangan Darmawan, Puguh; Rofiki, Imam; Mutia, Tuti; Slamet, Slamet; Nugroho, Citra Maulidyah Rahmawati; Dewi, Vera Melinia; Pramudya, Stansa Senia; Alaiya, Syekha Vivi
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i4.2049

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi karakteristik computational thinking (CT) yang dimiliki calon guru matematika pada materi pola bilangan ditinjau dari generalisasi yang dimilikinya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus jamak. Subjek penelitian ini dikategorikan menjadi tiga jenis yaitu, (1) S1A adalah calon guru matematika yang dapat menemukan nilai dan , serta dapat menemukan bentuk pola umum ( yang melibatkan , (2) S2 adalah calon guru matematika yang dapat menemukan nilai dan , serta dapat menemukan pola umum ( sederhana tanpa melibatkan , dan (3) S3 adalah calon guru matematika yang dapat menemukan nilai dan , namun tidak dapat menemukan bentuk pola umum ( . Dua subjek dipilih dari setiap kategori melalui purposive sampling. Instrumen penelitian ini terdiri atas peneliti, tes tertulis berupa lembar tugas terkait computational thinking pada materi pola bilangan, pedoman wawancara semi-terstruktur, alat rekam audio, dan catatan peneliti. Teknik pengambilan data melalui purposive sampling. Teknik analisis data kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Terdapat tiga jenis karakteristik CT calon guru matematika meliputi, (1) karakteristik CT S1 yaitu, memiliki generalisasi dekat dalam pemecahan masalah dan memiliki generalisasi simbolik dalam penentuan pola umum, (2) karakteristik CT S2 yaitu, memiliki generalisasi jauh dalam pemecahan masalah dan memiliki generalisasi simbolik dalam penentuan pola umum, serta (3) karakteristik CT S3 yaitu, memiliki generalisasi dekat dalam pemecahan masalah, kemudian dalam penemuan kesamaan dalam barisan bilangan, S3A memiliki generalisasi kontekstual dan S3B memiliki generalisasi faktual. Pemahaman terkait karakterisasi computational thinking calon guru matematika ditinjau dari generalisasi ini dapat digunakan calon guru maupun guru sebagai sumber rujukan dalam kegiatan pembelajaran.
Potensi Kawasan Segara Anakan Sebagai Sarana Fieldwork Pada Pembelajaran Geografi Materi Lingkungan Estuari Rizal, Syah; Sumarmi, Sumarmi; Bachri, Syamsul; Mutia, Tuti; Ismail, Alice Sabrina
J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial) Vol 10, No 2 (2024): JPIPS
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jpips.v10i2.23568

Abstract

Fieldwork learning is a form of implementing real geography learning to improve students' competence in understanding geosphere phenomena. The various benefits of fieldwork learning require the right tools in its application. The Segara Anakan area with all its appearances and resources has the potential to be used as a means of learning important fieldwork on estuarine environmental material. This study aims to explore the potential and strategy of the Segara Anakan Area as a means of learning geography fieldwork on estuarine environmental material. This research is included in the qualitative descriptive research. The data used are primary data from field observations and secondary data from scientific literature. The analysis used is descriptive analysis to describe the potential of the Segara Anakan Area as a means of learning fieldwork in an estuary environment. The results showed that the Segara Anakan area has objects that can be used as objects of study according to competence and indicators of estuarine environmental material. This fieldwork strategy is carried out by determining the object of study, accessibility, instruments, equipment, and materials to be used during field activities. During the activity, students make observations, collect data, and listen to the teacher explain the object of study. The implementation of fieldwork in the Segara Anakan area has constraints such as time, costs, permits, and threats when carrying out fieldwork.
Kawasan Danau Tektovulkanik Ranau sebagai Sumber Belajar Geografi pada Pembelajaran Berdiferensiasi di SMA dalam Mendukung Kurikulum Merdeka Safarudin, Nur Rohmad; Utaya, Sugeng; Bachri, Syamsul; Mutia, Tuti; Fahmi, Muhammad Rizieq
Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 21 No. 2 (2023): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v21i2.60372

Abstract

Kurikulum merdeka identitik dengan pembelajaran yang berdiferensiasi. Dalam rangka menciptakan pembelajaran Geografi sesuai kurikulum merdeka, diperlukan penyediaan sumber belajar dan perangkat ajar yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Danau Ranau dengan segala kompleksitas fisiknya, berpotensi untuk dijadikan sumber belajar pada pembelajaran Geografi. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi potensi kawasan Danau Ranau sebagai sumber belajar Geografi dalam menciptakan pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Data yang digunakan yaitu data primer dari observasi lapangan dan data sekunder dari literatur ilmiah. Analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif untuk menggambarkan potensi kawasan Danau Ranau sebagai sumber belajar Geografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan Danau Ranau memiliki kajian dari segi fisik, social, maupun interaksi antar keduanya yang dapat dijadikan sebagai objek kajian Geografi. Kompleksnya objek kajian di kawasan Danau Ranau memberikan peluang guru untuk memodifikasi materi dalam rangka menciptakan pembelajaran berdiferensiasi.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM IDENTIFIKASI SEBARAN DAN PEMANFAATAN MATAAIR DI KAWASAN HUTAN DALAM TUJUAN KHUSUS (KHDTK) GURAH, BLITAR-INDONESIA Sahrina, Alfi; Masruroh, Heni; Anam, Choirul; Mutia, Tuti; Ainul Labib, Mohammad; Rafif Fadihilah, Muhammad; Yusril Abidin, Mohammad; Rafli Tegar Hati, Muhammad
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 11 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i11.4309-4316

Abstract

Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Gurah terletak di Blitar Selatan, tepatnya di Desa Tugurejo, Kecamatan Wates. Kawasan ini memiliki hutan lindung dan hutan produktif tetap yang memiliki peran penting bagi masyarakat, terutama terkait kebutuhan sumber daya air. Aktivitas masyarakat di dalam dan sekitar KHDTK Gurah menuntut adanya ketersediaan air yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Oleh karena itu perlu adanya identifikasi keberadaan mataair sebagai dasar pemanfaatan sumber daya air oleh masyarakat. Metode yang digunakan meliputi pembuatan peta dasar berdasarkan data sekunder serta kegiatan identifikasi lapangan secara partisipatif. Hasil kajian menunjukkan terdapat enam mataair di sekitar KHDTK Gurah, namun pada musim kemarau hanya dua mataair yang masih mengalir. Selain itu, kawasan ini juga memiliki sungai permukaan yang bersifat musiman. Mataair yang masih aktif kemudian dimanfaatkan melalui sistem pipanisasi gravitasi menuju tandon air di sekitar Pantai Gurah. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perencanaan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.
Analysis of Numeration Literacy Program Implementation In Low Class Learning Muhammad Misbahudholam AR; Zainuddin Zainuddin; Kurratul Aini; Tuti Mutia
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 2 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v6i2.5276

Abstract

This study aims to describe (1) the implementation of numeracy literacy implementation of low-grade students of SDN Batuan I, (2) constraints on the implementation of numeracy literacy of low-grade students of SDN Batuan I, (3) efforts made to overcome obstacles in the implementation of the numeracy literacy program at SDN Batuan I. This research is a qualitative research with a case study approach. Data collection was carried out by observation, interviews and documentation as primary data and some secondary data in the form of references used. The results showed that (1) the application of the numeracy literacy program in low-grade learning at SDN Batuan I was running well and effectively. This is evidenced by the existence of reading and memorizing formulas in the form of singing, there is a reading corner and a reading garden, there is a literacy tree, and there is a school library; (2) obstacles in the implementation of numeracy literacy for low-grade students of SDN Batuan I, namely differences in the background and role of parents, book eligibility, and motivation levels for literacy program targets; (3) efforts made to minimize obstacles during the implementation of the numeracy literacy program, namely communication renewal, strategies to increase interest in reading that are appropriately adapted to student conditions and improving the quality of literacy program targets through training organized by schools.
Co-Authors Ade Fitria Adinda Aprilia Putri Adip Wahyudi Aditya Prana Iswara Agus Marjan Saputra Agus Sugiarto Agus Sugiarto Agustina, Leyna Dwi Agustina, Sri Ahmad Nubli Gadeng Aidil Candri, Dining Ainul Labib, Mohammad Alaiya, Syekha Vivi Alawy, Ibnu Abdillah Alfian Nur Muzaki Alfian Nur Muzaki Alfyananda Kurnia Putra Alya Nabila Andini, Fahrany Wahyu Aprilia, Maya Apriyanti, Ria Ardiansyah, Iqbal Dio Arif, Mohamad Arjita, Rendra Arsya Fitrilia Ladisha Atmaja, Martha Abymanyu Ragil Audy Bintang Tantular Aulia Winan Yanuariska Baby, Krisnawati Bayu Wijayanto Bayu Wijayanto Bernadi, Andi Irwan Berty Zulfa Nur Azizah Budi Handoyo Budi Wihoho, Bagus Setia Cahyaning Wulan Chairunnisa, Nadda Khalila Choirul Anam AM Diponegoro Danda, Danda Dewi, Vera Melinia Dicky Arinta Didik Taryana Donna Boedi Maritasari Dwiyono Hari Utomo Efendi, Bintang Muhammad Sahara Fadani, Hikmah Al Fahmi, Muhammad Rizieq Fatiya Rosyida, Fatiya Firmansyah, Ryan Haikal Fransisca Novia Lisa Ayu Rachmadani Hadi Soekamto Hadi, Hasrul Hakiki, A. Riyan Rahman Hartono, Rudi Hasanah, Rafika Hasporo, Cahyo Aji Hi. Halek, Dahri Hujairah Hi Muhammad Husna Shofi Talbia Husnul Adawiyah I Komang Astina Ibnu Fajar Ida Kurniawati Ifan Deffinika Ike Sari Astuti Ilzam, Moch Ilzam Imam Rofiki Indraningrum Shrestha, Maria Emerita Islamy, Munandar Ismail, Alice Sabrina Kamalia, Lisa Khasanah, Kholitdatul Khoirunnisaa’ Khoirunnisaa’ Kristianto, Sonny Kurratul Aini Lichwatin, Titin Listyo Yudha Irawan Maghfiroh, Ainun MARIA BINTANG Maria Dewiyulianti Pida Kadju Mariana, Irma Marshanda, Umi Fadhila Mashafi, Ahmad Masruroh, Heni Maulana, Feri Fahrian Maulidya Nur Aini Maya Aprilia Mega Rizka Cendikia Megawati Yuliana Melati Julia Rahma Mkumbachi, Ramadhani Lausi Moh Awaludin Adam Moh. Awaludin Adam Mohamad Arif MUH. KABUL, LALU Muhammad Agus Muljanto Muhammad Aliman, Muhammad Muhammad Fauzi Muhammad Misbahudholam AR Muhammad Rizieq Fahmi Muhammad, Hujairah Hi Nadda Khalila Chairunnisa Naralita, Nevi Neni Wahyuningtyas, Neni Nisa', Hamidatun Nisa’, Hamidatun Nisa’, Nur Kholifatun Nugroho, Citra Maulidyah Rahmawati Nurul Izzati Padlurrahman, Padlurrahman Perdana Putra, Dimas Bayu Pramudya, Stansa Senia Pranardia, Luna Pratama, Bima Wahyu Pratama, Nita Laura Prayogo, Wisnu Prista, Dynda Puguh Darmawan Purnamasari Safriani Wulan Purnamasari, Wulan Safriani Purnomo, Helen Purnomo, Tegar Anak Purwanto Purwanto Purwanto Putra, Halil Haqizul Rachmadani, Fransisca Novia Lisa Ayu Rafif Fadihilah, Muhammad Rafli Tegar Hati, Muhammad Ramadhani Lausi Mkumbachi Ramli Akhmad Ravines Rohit Prasad Ravinesh Rohit Prasad Ravinesh Rohit Prasad, Ravinesh Rohit Razqyan Mas Bimatyugra Jati Ria Apriyanti Rianti, Nurul Safia Riska Aprilia, Riska Rizal, Syah Rofiki , Imam Rosida, Fatiya Rudi Hartono Safarudin, Nur Rohmad Sahrina, Alfi Salmayda Salmayda Salmayda, Salmayda Setyasih, Iya Shaherani, Natasya Shida, Shida Shofi Talbia, Husna Slamet . Slamet Arifin Soebijanto, Agoes Solicha, Adelia Wardatus Sri Agustina, Sri Sri Rahayuningsih Subhani, Armin - Suci Rahmawati, Suci Sugeng Utaya Sumarmi Susetyo, Jaduk Arief Syamsul Bachri Syamsul Bachri Tantular, Audy Bintang Titis Sari Hanggardimas Siwi Hartanti Utami, Hardiyanti Wati, Arista Wulan Safriani Purnamasari Yanuar, Muhammad Risky Yuliana, Megawati Yusril Abidin, Mohammad Yusuf Suharto Yuswanti Ariani Wirahayu Zainuddin Zainuddin