p-Index From 2021 - 2026
8.944
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Tunas Geografi Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Edukasi Kultura Abjadia, International Journal of Education Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan Civil Engineering Journal Educatio JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Lectura : Jurnal Pendidikan Journal of Education Action Research J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial) Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN MIPA Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan Jambura Geo Education Journal Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Jurnal Sosial dan Abdimas Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial International Journal of Disaster Management Indonesian Journal of Limnology Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Jurnal Riset Akuntansi International Journal of Geography, Social, and Multicultural Education (IJGSME) Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Future Space: Studies in Geo-Education Edu Geography Humanities Horizon Journal Humanities Horizon Journal GeoEco Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR DENGAN INTEGRATED COASTAL ZONE MANAGEMENT (ICZM) DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA PANTAI JOLOSUTRO BERBASIS KONSERVASI UNTUK SDGS Sumarmi, Sumarmi; Putra, Alfyananda Kurnia; Mutia, Tuti; Suprianto, Agung; Arinta, Dicky; Arif, Mohamad; Solicha, Adelia Wardatus; Hakiki, A. Riyan Rahman; Shaherani, Natasya
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um032v7i2p164-175

Abstract

EMPOWERING COASTAL COMMUNITIES WITH INTEGRATED COASTAL ZONE MANAGEMENT (ICZM) IN THE DEVELOPMENT OF CONSERVATION-BASED JOLOSUTRO BEACH TOURISM FOR SDGS Blitar Regency has considerable tourism potential, especially related to beach tourism. This is due to the position of Blitar Regency which is adjacent to the ocean in the south, as well as the construction of the Southern Cross Line (JLS). One of the beaches that has considerable potential is Jolosutro Beach. The potential of Jolosutro Beach has not been fully developed due to the absence of a comprehensive and sustainable development plan. This service aims to empower coastal communities through integrated coastal zone management (ICZM) in the context of a conservation-based approach for sustainable tourism development at Jolosutro Beach. The implementation of this service uses a participatory approach. The implementation of the service is carried out in collaboration with coastal communities, who are actively involved in every stage of the process. The process begins with a preliminary stage, where relevant conservation issues are identified and addressed in a way that is conducive to the growth of the tourism sector. The implementation stage will include the transplantation of mangrove seedlings into the Jolosutro Beach environment. The research findings show that the Community Watch Group (Pokmaswas) has the potential to become the main actor of conservation in Jolosutro Beach. This is evidenced by the group's capacity to conserve the beach by promoting sea cypress plants, mangroves, turtle hatching and release, thereby supporting sustainable tourism development. In addition, Pokmaswas already has basic knowledge related to management through Integrated Coastal Zone Management (ICZM), so capacity building has the potential to increase community income sustainably. Kabupaten Blitar memiliki potensi wisata alam yang besar, terutama wisata pantainya. Hal ini disebabkan karena wilayah Kabupaten Blitar berbatasan langsung dengan Samudera Hindia di sebelah selatan, serta adanya pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) untuk mempermudah aksesibilitas ke wilayah pesisir di Kabupaten Blitar bagian selatan. Salah satu pantai yang memilki potensi besar adalah Pantai Jolosutro. Namun, potensi yang dimiliki Pantai Jolosutro tersebut belum dikembangkan secara maksimal. Hal ini disebabkan belum adanya perencanaan pengembangan pariwisata yang menyeluruh dan berkelanjutan di Pantai Jolosutro. Tujuan dari pengabdian ini yaitu Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dengan Integrated Coastal Zone Management (ICZM) Dalam Pengembangan Pariwisata Pantai Jolosutro Berbasis Konservasi untuk SDGs. Metode pelaksanaan pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif. Masyarakat pesisir dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan pelaksanaan pengabdian. Tahapan diawali dari tahapan persiapan dengan mengidentifikasi bersama masyarakat masalah konservasi untuk mendukung pariwisata. Tahapan pelaksanaan melakukan pembimbitan mangrove menggunakan lumpur yang ada di kondang Pantai Jolosutro dengan harapan tingkat hidupnya tinggi. Tahapan evaluasi untuk melihat tingkat keberhasilan dari 500 bibit mangrove dengan lima jenis yang sudah ditanam. Hasil yang diperoleh bahwa Kelompok Pengawas (Pokmaswas) selaku pelaku konservasi Pantai Jolosutro dapat melakukan konservasi pantai dengan memperbanyak tanaman cemara laut, mangrove, penetasan dan pelepasan penyu untuk mendukung pariwisata berkelanjutan. Selain itu perlu terus meningkatkan kemampuan terkait manajemen pengelolaan melalui Integrated Coastal Zone Management (ICZM) yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan.
Pengelolaan Sampah Dengan Menggunakan Model Penta Helix Untuk Pembangunan Berkelanjutan: Studi Kasus TPA Supit Urang Kota Malang Mohamad Arif; Sumarmi; Tuti Mutia; Ravinesh Rohit Prasad
Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL) Vol. 8 No. 2 (2024): Edisi Bulan Juli
Publisher : Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jgel.v8i2.11842

Abstract

Sampah menjadi masalah yang cukup serius di kalangan masyarakat maupun pemerintah. Sampah yang masih belum terkendalikan dengan benar akan mengakibatakan berkurangnya daya dukung lingkungan. Peran berbagai sector atau elemen masyarakat perlu untuk ditingkatkan. Tujuan dari artikel ini adalah mengetahu dan menggambarkan pengelolaan sampah yang ada di TPA Supit Urang yang berada di Kota Malang dan menggunakan kolaborasi penta helix yaitu keterlibatan pemerintah, masyarakat madani, perguruan tinggi, lembaga swadaya masyarakat dan swasta untuk meningkatkan pengelolaan sampah yang berwawasan lingkungan. Elemen-elemen ini diharapkan bisa menciptakan pengelolaan sampah yang berwawaskan lingkungan sehingga dapat mengatasi permasalahan sampah di TPA. Artikel ini disusun dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melakukan survei dan wawancara terhadap pemangku kepentingan terkait dengan sistem pengolahan sampah yang ada di TPA Supit Urang. Berdasarkan hasil analisis model penta helix peran pemerintah dalam pengelolaan sampah di TPA Supit Urang Kota Malang sudah cukup bagus karena terdapat regulasi yang mendukung peningkatan pengelolaan sampah, peran lembaga swadaya masyarakat juga sudah baik, peran perguruan tinggi melalui riset juga sudah cukup bagus namun masih perlu untuk ditingkatkan lagi, peran elemen swasta dan elemen masyarakat madani perlu untuk perhatian khusus dan peningkatan lagi. Jika semua elemen pada model penta helix ini dapat berjalan bersama dengan baik maka akan tercipta TPA yang ramah lingkungan dan akan terwujudnya Sustainable Development Goals (SDGs) melalui pengelolaan sampah yang tepat dan berkelanjutan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING DALAM MENINGKATKAN LITERASI DAN SOCIAL AWARENESS MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI Purnomo, Tegar Anak; Mutia, Tuti; Handoyo, Budi; Jati, Razqyan Mas Bimatyugra
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 12, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v12i2.26209

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk mengatasi masalah efektivitas pembelajaran yang kurang optimal, yang disebabkan oleh kecenderungan siswa yang lebih menyukai metode pembelajaran interaktif dan fisik. Dengan didasari masalah tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi role playing yang digunakan sebagai model pembelajaran yang interaktif dalam mengimprovisasi kemampuan yang dimiliki siswa khususnya literasi dan social awareness tentang mitigasi bencana gempa bumi. Classroom action research merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan mengacu pada model Kurt Lewin. 11 siswa terlibat dalam penelitian ini dengan komposisi 8 siswa putra dan 3 siswa putri. Tes yang terdiri dari 20 soal yang mengukur kemampuan literasi dan social awareness terkait materi bencana gempa bumi digunakan sebagai teknik pengumpulan data pada penelitian ini. Rata-rata skor tes siswa menunjukkan adanya peningkatan sebesar 34,09 poin dari tahap pra-siklus ke siklus pertama, dengan persentase peningkatan sebesar 78,13%. Temuan pada penelitian kali ini juga menunjukkan improvisasi yang lebih masif pada social awareness siswa dibandingkan kemampuan litersi siswa ketika role playing diimplementasikan sebagai model pembelajaran. Berdasarkan temuan ini dapat disimpulkan bahwa implementasi role playing yang digunakan sebagai model pembelajaran yang interaktif dapat mengimprovisasi kemampuan yang dimiliki siswa khususnya literasi dan social awareness tentang mitigasi bencana gempa bumi.Abstract: We conducted this research to address the issue of suboptimal learning effectiveness, which stems from students' preference for interactive and physical learning methods. Based on these problems, this research aims to evaluate the implementation of role playing, which is used as an interactive learning model to improve students' abilities, especially literacy and social awareness regarding earthquake disaster mitigation. Classroom action research is the method used in this research, referring to Kurt Lewin's model. 11 students were involved in this research, with a composition of 8 male students and 3 female students. A test consisting of 20 questions measuring literacy skills and social awareness related to earthquake disaster material was used as a data collection technique in this research. The average student test score showed an increase of 34.09 points from the pre-cycle stage to the first cycle, with an increase percentage of 78.13%. The findings in this research also show that improvisation is more massive in students' social awareness compared to students' literacy skills when role-playing is implemented as a learning model. Based on these findings, it can be concluded that the implementation of role playing is used as an interactive learning model can improve students' abilities, especially literacy and social awareness regarding earthquake disaster mitigation.
FOSTERING ENVIRONMENTAL STEWARDSHIP: THE IMPLEMENTATION OF 3R (REDUCE, REUSE, RECYCLE) AT SDN 02 AMPELDENTO Nisa', Hamidatun; Mutia, Tuti
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 12, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v12i2.25937

Abstract

A caring attitude towards the environment is one of the factors that influence its quality. The environmental conditions at SDN 02 Ampeldento showed that it was not clean, a buildup of plastic waste was found in the school environment. There is a strategy to overcome this problem by cultivating environmental awareness by implementing 3R waste management. This research aims to determine the implementation of 3R waste management at SDN 02 Ampeldento and determine students' environmental care attitudes after implementing 3R waste management. This study uses a qualitative method. Data analysis uses the Miles and Huberman method which consists of three steps, namely (1) data reduction, (2) data presentation, (3) drawing conclusions/verification. The research results show that the implementation of 3R waste management goes through 2 stages, namely socialization by delivering 3R waste management material and implementation through carrying out activities by applying the principles of 3R waste management. The implementation of 3R waste management has succeeded in educating students to care more about the environment.
PEMETAAN KERAWANAN TANAH LONGSOR DENGAN METODE WEIGHTED OVERLAY DI KABUPATEN JEMBER Susetyo, Jaduk Arief; Bachri, Syamsul; Sumarmi, Sumarmi; Mutia, Tuti
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 12, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v12i2.24656

Abstract

Abstrak: Bencana tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Jember selama kurun waktu lima tahun terakhir, sejak tahun 2018 hingga tahun 2023 tercatat 24 kejadian tanah longsor. Upaya yang dilakukan untuk meminimalisir dampak tanah longsor di Kabupaten Jember adalah dengan melakukan pemetaan daerah kerawanan tanah longsor. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan area kerawanan tanah longsor di Kabupaten Jember. Metode weighted overlay digunakan dalam pemetaan kerawanan tanah longsor. Metode weighted overlay berperan dalam pemberian pembobotan setiap skor pada parameter kerawanan longsor. Pemberian bobot pada setiap skor pada parameter ditentukan dengan metode AHP. Parameter kerawanan tanah longsor yang digunakan dalam penelitian ini adalah kemiringan lereng, curah hujan, tutupan lahan, jenis tanah dan geologi. Hasil akhir penelitian ini adalah peta kerawanan tanah longsor di Kabupaten Jember. Berdasarkan hasil penelitian wilayah dengan kelas kerawanan tahah longsor sangat rendah memiliki persentase luasan 0,1 %, kelas kerawanan rendah memiliki persentase luasan 27 %, kelas kerawanan sedang memiliki luasan 45,9 %, kelas kerawanan tinggi 19,4 % dan kelas kerawanan sangat tinggi 7,6%. 26% wilayah administrasi Kabupaten Jember memiliki kelas kerawanan longsor tinggi hingga sangat tinggi. Peta kerawanan dapat digunakan sebagai dasar untuk penentuan kawasan rawan bencana tanah longsor yang dapat digunakan sebagai arahan manajemen resiko bencana tanah longsor.Abstract:  Landslide disasters that occurred in Jember Regency over the past five years, from 2018 to 2023, recorded 24 landslide incidents. Efforts made to minimize the impact of landslides in Jember Regency are by mapping landslide-vulnerability  area. This study aims to map landslide-vulnerability  areas in Jember Regency. The weighted overlay method is used in landslide vulnerability mapping. The weighted overlay method plays a role in assigning weights to each score on the landslide vulnerability parameter. The weighting of each score on the parameter is determined by the AHP method. The landslide vulnerability parameters used in this study are slope gradient, rainfall, land cover, soil type and geology. The final result of this study is a landslide  vulnerability map in Jember Regency. Based on the research results, areas with a very low landslide vulnerability class have a percentage area of 0.1%, a low vulnerability class has a percentage area of 27%, a moderate vulnerability class has an area of 45.9%, a high vulnerability class is 19.4% and a very high vulnerability class is 7.6%. 26% of the administrative area of Jember Regency has a high to very high landslide vulnerability class. The vulnerability map can be used as a basis for determining landslide-vulnerability  areas that can be used as a guideline for landslide disaster risk management. 
"MEMAYU HAYUNING BAWANA": IMPLEMENTASI NILAI LUHUR KEBUDAYAAN JAWA SEBAGAI GAYA HIDUP RAMAH LINGKUNGAN DALAM PERSPEKTIF MASYARAKAT DESA BAJULAN NGANJUK Atmaja, Martha Abymanyu Ragil; Mutia, Tuti
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 12, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v12i2.26027

Abstract

Abstrak: Nilai filosofi “Memayu Hayuning Bawana”, merupakan suatu akar kearifan lokal masyarakat Jawa tentang pentingnya menjaga keseimbangan manusia dengan alam. Penelitian ini bertujuan, 1) Mengetahui potensi kearifan lokal dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan, 2) Mengidentifikasi nilai-nilai filosofi Memayu Hayuning Bawana, 3) Mengkaji implementasi nilai tersebut terhadap gaya hidup ramah lingkungan masyarakat di Desa Bajulan, Nganjuk. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, penelitian ini melibatkan elemen masyarakat dari berbagai lapisan, termasuk tokoh adat, tokoh masyarakat, orang tua, dan generasi muda sebagai informan. Data yang terkumpul berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, nantinya data tersebut dianalisis secara interaktif, termasuk melalui proses reduksi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Bajulan memiliki potensi keragaman budaya dan agama yang tinggi. Keselarasan harmoni alam dan manusia, penghayatan spiritual dalam kebijaksanaan, serta keindahan merupakan nilai-nilai yang terkandung dalam konsep "Memayu Hayuning Bawana". Masyarakat Desa Bajulan mengimplementasikan nilai-nilai tersebut melalui praktik ramah lingkungan dalam keseharian, seperti reboisasi, konservasi air, dan pengelolaan sampah. Upacara adat seperti bersih desa dan selametan sumber juga berperan penting dalam edukasi lingkungan. Implementasi nilai-nilai ini memperkuat ikatan sosial dan spiritual masyarakat, serta mendukung keberlanjutan lingkungan.Abstract:  The philosophical value of ‘Memayu Hayuning Bawana’, is a root of Javanese local wisdom about the importance of maintaining the balance of humans with nature. This research aims to, 1) Knowing the potential of local wisdom in sustainable environmental management, 2) Identify the values of the Memayu Hayuning Bawana philosophy, 3) Examine the implementation of these values on the environmentally friendly lifestyle of the community in Bajulan Village, Nganjuk. This research method is descriptive qualitative, this research involves elements of society from various layers, including traditional leaders, community leaders, parents, and the younger generation as informants. Data were collected in the form of observation, in-depth interviews, and documentation, and later the data were analysed interactively, including through a data reduction process, and the results were presented in narrative form. The results of this study show that the Bajulan Village community has a high potential for cultural and religious diversity. The harmony of nature and humans, spiritual appreciation in wisdom, and beauty are values contained in the concept of ‘Memayu Hayuning Bawana’. Bajulan villagers implement these values through environmentally friendly practices in their daily lives, such as reforestation, water conservation, and waste management. Traditional ceremonies such as village clean-up and selametan sumber also play an important role in environmental education. The implementation of these values strengthens the social and spiritual bonds of the community, and supports environmental sustainability.
PERSEPSI GURU SMP LABORATORIUM UM TERHADAP MODUL AJAR BERBASIS LINGKUNGAN DALAM MENDUKUNG PROGRAM ADIWIYATA Mutia, Tuti; Wirahayu, Yuswanti Ariani; Deffinika, Ifan; Rahma, Melati Julia; Atmaja, Martha Abymanyu Ragil; Firmansyah, Ryan Haikal; Nisa’, Hamidatun
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 12, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v12i2.26298

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi guru SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang terhadap modul ajar berbasis lingkungan, khususnya modul berbasis Environmental Activity dalam mendukung Program Adiwiyata. Program Adiwiyata adalah inisiatif nasional yang bertujuan untuk membentuk sekolah-sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Namun, permasalahannya apakah modul ajar berbasis telah  diimplementasikan dengan baik oleh guru di sekolah. Persepsi guru terhadap relevansi, kemudahan penggunaan, dan efektivitas modul ini menjadi faktor penentu utama keberhasilannya dalam diterapkan di ruang kelas. Penelitian ini melibatkan enam guru yang mengajar berbagai mata pelajaran, seperti Bahasa Indonesia, IPA, IPS, Agama, Matematika, dan PPKN. Data dikumpulkan melalui angket yang dianalisis menggunakan metode analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas guru memiliki persepsi positif terhadap modul ajar ini, dengan 85% menyatakan bahwa modul tersebut relevan dengan kurikulum dan mendukung tujuan Program Adiwiyata. Modul ini dinilai efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan siswa, serta memungkinkan integrasi antara materi pembelajaran dan aktivitas lingkungan yang sejalan dengan tujuan Adiwiyata. Modul ajar berbasis Environmental Activity memiliki potensi besar untuk mendukung keberhasilan Program Adiwiyata di sekolah-sekolah. Pengembangan lebih lanjut dan adaptasi modul ini dalam kurikulum yang lebih luas, serta penelitian lanjutan dengan cakupan yang lebih besar, disarankan untuk meningkatkan kualitas pendidikan lingkungan di Indonesia. Abstract:  This study aims to explore the perceptions of Malang State University Laboratory Junior High School teachers towards environment-based teaching modules, especially Environmental Activity-based modules to support the Adiwiyata Program. The Adiwiyata program is a national initiative that aims to establish schools that care and cultivate the environment. However, the problem is whether the teaching module-based has been implemented well by teachers in schools. Teachers' perceptions of the relevance, ease of use, and effectiveness of these modules are key determinants of their success in being implemented in the classroom. This study involved six teachers who taught various subjects, such as Indonesian Language, Science, Social Studies, Religion, Mathematics, and PPKN. Data were collected through questionnaires which were analyzed using the interactive analysis method. The results showed that the majority of teachers had a positive perception of this teaching module, with 85% stating that the module was relevant to the curriculum and supported the objectives of the Adiwiyata Program. This module is considered effective in increasing environmental awareness among students, as well as allowing integration between large da learning materials, suggested to improve the quality of environmental education in Indonesia.
DEVELOPMENT OF E-GANER (ELECTRONIC GEOGRAPHY CORNER) ON DISASTER MITIGATION AND ADAPTATION MATERIALS Maghfiroh, Ainun; Wahyudi, Adip; Mutia, Tuti; Putra, Alfyananda Kurnia
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 12, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v12i2.26170

Abstract

Abstract:  In modern education, digital technology is utilized to enhance learning activities and promote the development of the 4C skills: critical thinking and problem-solving, creativity, and innovation, communication, and collaboration. This research aims to develop and evaluate the feasibility of e-Ganer instructional materials, which concentrate on disaster mitigation and adaptation topics. The research methodology utilized in this study is research and development (R&D), following the A.D.D.I.E. model. Data collection is performed through non-test methods, specifically employing needs analysis and teaching material feasibility questionnaires. Data analysis is conducted using quantitative descriptive techniques. The e-Ganer product assessment yielded an average score of 94% from the material expert and 87.4% from the teaching material media expert. The product trial with teachers scored 83.3%, while the trial with students scored 85%. As a result, the e-Ganer teaching material is categorized as highly feasible and can be utilized in the educational process to support the achievement of learning objectives. Suggestions for further research include improving digital teaching materials in other subjects based on the need for teaching material development and evaluating the effect of using digital teaching materials on student learning outcomes to support the achievement of learning objectives.Abstrak: Pada pendidikan kontemporer, teknologi digital dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan mendorong pengembangan keterampilan 4C (berpikir kritis dan pemecahan masalah, kreativitas dan inovasi, komunikasi, dan kolaborasi). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengkaji kelayakan bahan ajar e-Ganer yang difokuskan pada materi mitigasi dan adaptasi bencana. Metodologi penelitian yang dimanfaatkan ialah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan menggunakan model A.D.D.I.E. Pengumpulan data dikerjakan melalui metode non-tes, dengan menggunakan analisis kebutuhan dan kuesioner kelayakan bahan ajar. Analisis data dikerjakan dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Rata-rata hasil penilaian produk e-Ganer oleh ahli materi memperoleh skor 94%, oleh ahli media bahan ajar memperoleh skor 87,4%, uji coba produk kepada guru memperoleh skor 83,3%, dan uji coba produk kepada siswa memperoleh skor 85% sehingga bahan ajar e-Ganer termasuk dalam kategori sangat layak dan dapat dimanfaatkan dalam proses pendidikan untuk membantu mencapai tujuan pembelajaran. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah penyempurnaan bahan ajar digital untuk mata pelajaran lain berdasarkan kebutuhan pengembangan bahan ajar serta evaluasi pengaruh penggunaan bahan ajar digital terhadap hasil belajar siswa untuk mendukung ketercapaian tujuan pembelajaran.
Analysis of Microplastic Contamination in Teluk Kombal Estuary: Impact and Sources as the Reference for Further and Mitigation Strategies Maya Aprilia; Moh Awaludin Adam; Nurul Izzati; Nadda Khalila Chairunnisa; Husna Shofi Talbia; Tuti Mutia; Heni Masruroh
Indonesian Journal of Limnology Vol. 5 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Limnology
Publisher : Indonesian Society of Limnology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51264/inajl.v5i1.65

Abstract

Microplastics (MPs) refer to plastic waste particles that measure less than 5 millimeters in size. Their presence is widespread in the environment, particularly in aquatic ecosystems, posing significant risks to coastal organisms and human health. This study aims to assess microplastic contamination in the Kombal bay estuary by conducting identification, abundance analysis, and characterization of microplastics. The method used was to characterize the area, sample extraction, observation and calculation of microplastic abundance, FTIR analysis, water quality testing, and data analysis. Originating from the Teluk Kombal river, this estuary is subjected to various human activities such as fishing, agriculture, and household waste disposal. Sampling was conducted at three representative locations: the estuary, agricultural areas, and residential areas within Teluk Kombal, North Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. Samples were collected and filtered for identification using a microscope Olympus Culture Inverted, 4×100 magnification. The results revealed microplastic abundances ranging from 19.5±14.71 to 25±14.54 particles per liter in water, 9.25±8.54 to 10.75 ±9.53 particles per kilogram in sediment, and 10.25±13.28 to 10.5±10.28 particles per individual in Padina sp. across the three locations. Various types of microplastics, including fragments, films, pellets, and fibers, were identified, with dominant colors of yellow, blue, red, black, and green. The presence of microplastics in the Teluk Kombal estuary and river indicates that they have been contaminated with microplastics, which can cause serious problems for organisms inhabiting them. Therefore, further research is needed to investigate the impact of microplastics on organisms and ecosystems in the estuary.
Eksplorasi Computational Thinking Calon Guru Matematika dalam Menyelesaikan Soal Pola Bilangan Darmawan, Puguh; Rofiki, Imam; Mutia, Tuti; Slamet, Slamet; Nugroho, Citra Maulidyah Rahmawati; Dewi, Vera Melinia; Pramudya, Stansa Senia; Alaiya, Syekha Vivi
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i4.2049

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi karakteristik computational thinking (CT) yang dimiliki calon guru matematika pada materi pola bilangan ditinjau dari generalisasi yang dimilikinya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus jamak. Subjek penelitian ini dikategorikan menjadi tiga jenis yaitu, (1) S1A adalah calon guru matematika yang dapat menemukan nilai dan , serta dapat menemukan bentuk pola umum ( yang melibatkan , (2) S2 adalah calon guru matematika yang dapat menemukan nilai dan , serta dapat menemukan pola umum ( sederhana tanpa melibatkan , dan (3) S3 adalah calon guru matematika yang dapat menemukan nilai dan , namun tidak dapat menemukan bentuk pola umum ( . Dua subjek dipilih dari setiap kategori melalui purposive sampling. Instrumen penelitian ini terdiri atas peneliti, tes tertulis berupa lembar tugas terkait computational thinking pada materi pola bilangan, pedoman wawancara semi-terstruktur, alat rekam audio, dan catatan peneliti. Teknik pengambilan data melalui purposive sampling. Teknik analisis data kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Terdapat tiga jenis karakteristik CT calon guru matematika meliputi, (1) karakteristik CT S1 yaitu, memiliki generalisasi dekat dalam pemecahan masalah dan memiliki generalisasi simbolik dalam penentuan pola umum, (2) karakteristik CT S2 yaitu, memiliki generalisasi jauh dalam pemecahan masalah dan memiliki generalisasi simbolik dalam penentuan pola umum, serta (3) karakteristik CT S3 yaitu, memiliki generalisasi dekat dalam pemecahan masalah, kemudian dalam penemuan kesamaan dalam barisan bilangan, S3A memiliki generalisasi kontekstual dan S3B memiliki generalisasi faktual. Pemahaman terkait karakterisasi computational thinking calon guru matematika ditinjau dari generalisasi ini dapat digunakan calon guru maupun guru sebagai sumber rujukan dalam kegiatan pembelajaran.
Co-Authors Achmad Yusuf Ade Fitria Adinda Aprilia Putri Adip Wahyudi Aditya Prana Iswara Afrah Junita Agus Marjan Saputra Agus Putra AS Agus Sugiarto Agus Sugiarto Agustina, Leyna Dwi Agustina, Sri Ahmad Nubli Gadeng Aidil Candri, Dining Ainul Labib, Mohammad Alaiya, Syekha Vivi Alawy, Ibnu Abdillah Alfian Nur Muzaki Alfian Nur Muzaki Alfyananda Kurnia Putra Alya Nabila Andini, Fahrany Wahyu Anis Cholis Aprilia, Maya Apriyanti, Ria Ardiansyah, Iqbal Dio Arif, Mohamad Arjita, Rendra Arsya Fitrilia Ladisha Atmaja, Martha Abymanyu Ragil Audy Bintang Tantular Aulia Winan Yanuariska Baby, Krisnawati Bayu Wijayanto Bayu Wijayanto Bernadi, Andi Irwan Berty Zulfa Nur Azizah Budi Handoyo Budi Wihoho, Bagus Setia Cahyaning Wulan Chairunnisa, Nadda Khalila Choirul Anam AM Diponegoro Danda, Danda Dewi, Vera Melinia Dicky Arinta Didik Taryana Donna Boedi Maritasari Dwiyono Hari Utomo Efendi, Bintang Muhammad Sahara Fadani, Hikmah Al Fahmi, Muhammad Rizieq Fairus, Fairus Fatiya Rosyida, Fatiya Firmansyah, Ryan Haikal Fransisca Novia Lisa Ayu Rachmadani Hadi Soekamto Hadi, Hasrul Hakiki, A. Riyan Rahman Hartono, Rudi Hasanah, Rafika Hasporo, Cahyo Aji Hi. Halek, Dahri Hujairah Hi Muhammad Husna Shofi Talbia Husnul Adawiyah I Komang Astina Ibnu Fajar Ida Kurniawati Ifan Deffinika Ike Sari Astuti Ilzam, Moch Ilzam Imam Rofiki Indraningrum Shrestha, Maria Emerita Islamy, Munandar Ismail, Alice Sabrina Kamalia, Lisa Khasanah, Kholitdatul Khoirunnisaa’ Khoirunnisaa’ Kristianto, Sonny Kurratul Aini Lichwatin, Titin Listyo Yudha Irawan Maghfiroh, Ainun MARIA BINTANG Maria Dewiyulianti Pida Kadju Mariana, Irma Marshanda, Umi Fadhila Mashafi, Ahmad Masruroh, Heni Maulana, Feri Fahrian Maulida, Shofi Maulidya Nur Aini Maya Aprilia Mega Rizka Cendikia Megawati Yuliana Melati Julia Rahma Mkumbachi, Ramadhani Lausi Moh Awaludin Adam Moh. Awaludin Adam Mohamad Arif MUH. KABUL, LALU Muhammad Agus Muljanto Muhammad Aliman, Muhammad Muhammad Fauzi Muhammad Misbahudholam AR Muhammad Rizieq Fahmi Muhammad, Hujairah Hi Nadda Khalila Chairunnisa Naralita, Nevi Neni Wahyuningtyas, Neni Nikmatussolihah, Nikmatussolihah Nisa', Hamidatun Nisa’, Hamidatun Nisa’, Nur Kholifatun Nugroho, Citra Maulidyah Rahmawati Nurul Izzati Padlurrahman, Padlurrahman Perdana Putra, Dimas Bayu Pramudya, Stansa Senia Pranardia, Luna Pratama, Bima Wahyu Pratama, Nita Laura Prayogo, Wisnu Prista, Dynda Puguh Darmawan Purnamasari Safriani Wulan Purnamasari, Wulan Safriani Purnomo, Helen Purnomo, Tegar Anak Purwanto Purwanto Purwanto Putra, Halil Haqizul Rachmadani, Fransisca Novia Lisa Ayu Rafif Fadihilah, Muhammad Rafli Tegar Hati, Muhammad Ramadhani Lausi Mkumbachi Ramli Akhmad Ravines Rohit Prasad Ravinesh Rohit Prasad Ravinesh Rohit Prasad, Ravinesh Rohit Razqyan Mas Bimatyugra Jati Ria Apriyanti Rianti, Nurul Safia Ribut Margo Mulyanto Riska Aprilia, Riska Rizal, Syah Rofiki , Imam Rosida, Fatiya Rudi Hartono Safarudin, Nur Rohmad Sahrina, Alfi Salmayda Salmayda Salmayda, Salmayda Sari Cahya Putri Setyasih, Iya Shaherani, Natasya Shida, Shida Shofi Talbia, Husna Siti Zulaikah Slamet . Slamet Arifin Soebijanto, Agoes Solicha, Adelia Wardatus Sri Agustina, Sri Sri Rahayuningsih Subhani, Armin - Suci Rahmawati, Suci Sugeng Utaya Sumarmi Susetyo, Jaduk Arief SYAHRIAL SYAHRIAL Syamsul Bachri Syamsul Bachri Tantular, Audy Bintang Titis Sari Hanggardimas Siwi Hartanti Utami, Hardiyanti Wati, Arista Wulan Safriani Purnamasari Yanuar, Muhammad Risky Yuliana, Megawati Yusril Abidin, Mohammad Yusuf Suharto Yuswanti Ariani Wirahayu Zainuddin Zainuddin Zakly, Hanif ‘Izzuddin