Claim Missing Document
Check
Articles

The Effectiveness Of Content Marketing In Building Long-Term Customer Relationships Utami Puji Lestari; Astrid Octavia Bahari; Klemens Mere
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i4.9276

Abstract

In today’s digital economy, content marketing has become a pivotal strategy for fostering sustainable customer relationships. Unlike traditional marketing approaches that emphasize short-term sales, content marketing focuses on delivering value through informative, engaging, and consistent content. Since 2020, research has highlighted how content marketing enhances trust, brand loyalty, and customer engagement by aligning messages with consumer needs and preferences. This literature review examines the effectiveness of content marketing in cultivating long-term relationships, exploring its role in customer retention, brand advocacy, and emotional connection with audiences. Evidence suggests that firms investing in high-quality, personalized content experience stronger customer loyalty and higher lifetime value compared to those relying solely on transactional marketing. However, challenges such as content saturation, authenticity, and measurement of long-term impact remain pressing concerns. By synthesizing recent findings, this study provides insights into how content marketing can be optimized to sustain meaningful customer relationships in the evolving digital landscape.
Pengaruh Transformasi Digital Terhadap Kinerja Manajemen Organisasi Di Era Industri 5.0 Klemens Mere
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i1.10009

Abstract

Transformasi digital telah menjadi agenda strategis organisasi dalam menghadapi dinamika perubahan lingkungan bisnis yang semakin kompleks, khususnya pada era Industri 5.0 yang menekankan pendekatan human-centric dan keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transformasi digital terhadap kinerja manajemen organisasi di era Industri 5.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (literature review) terhadap artikel jurnal nasional dan internasional bereputasi, buku akademik, serta laporan institusi yang relevan dengan topik transformasi digital dan manajemen organisasi. Data dikumpulkan melalui penelusuran basis data ilmiah seperti Scopus, Web of Science, dan Google Scholar, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi pola hubungan antara transformasi digital dan kinerja manajemen organisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi digital memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja manajemen organisasi, terutama dalam aspek efektivitas perencanaan, kualitas pengambilan keputusan, efisiensi pengorganisasian, dan sistem pengendalian manajemen. Selain itu, temuan penelitian menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan manajerial dan kesiapan sumber daya manusia. Dalam konteks Industri 5.0, pendekatan human-centric menjadi faktor penting yang memperkuat dampak transformasi digital terhadap kinerja manajemen organisasi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kajian manajemen dan transformasi digital, serta implikasi praktis bagi organisasi dalam merancang strategi manajemen yang adaptif dan berkelanjutan di era Industri 5.0.
Neuromarketing Insights Into Consumer Decision-Making In The Post-Digital Era Syahril Hasan; Muhammad Asir; Klemens Mere
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i2.10250

Abstract

The post-digital era has transformed how consumers process information, perceive brands, and make purchasing decisions. Traditional marketing approaches increasingly struggle to capture attention in environments saturated with digital stimuli. Neuromarketing, which integrates neuroscience with marketing research, offers a powerful framework for understanding the subconscious mechanisms that drive consumer behavior. This study explores how neural and emotional responses influence consumer decision-making in the context of digital overload and emerging technologies such as artificial intelligence, augmented reality, and personalized advertising. Using a mixed-method approach that combines electroencephalography (EEG) data with behavioral experiments, the study identifies key neural patterns linked to attention, emotion, and memory in purchasing contexts. The results reveal that emotional engagement and visual stimulus design significantly affect brand recall and decision confidence. The findings highlight the growing importance of sensory marketing and neurocognitive analysis as tools for designing more ethical, personalized, and effective marketing strategies in the post-digital age.
Capital Structure Determinants In The Era Of Digital Economy: Evidence From Technology Firms Alfiana Alfiana; Klemens Mere; Farini Limbong
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i3.10377

Abstract

The rapid evolution of the digital economy has reshaped the financial structure and strategic financing decisions of technology-based firms. This study investigates the determinants of capital structure among technology firms operating in the digital era, focusing on the interplay between traditional financial variables and new digital-driven factors. Using panel data from publicly listed technology companies between 2015 and 2024, this research applies multiple regression and fixed-effects models to examine the influence of firm size, profitability, asset tangibility, growth opportunities, liquidity, and digital innovation intensity on leverage ratios. The results indicate that while profitability and asset tangibility remain significant predictors consistent with pecking order and trade-off theories, digitalization level and intangible asset intensity introduce new dynamics in capital structure decisions. Firms with higher digital innovation and intangible assets tend to rely more on equity financing due to lower collateral values and greater market uncertainty. These findings provide empirical insights for investors, managers, and policymakers on optimizing capital structure strategies within the evolving context of digital transformation.
Strategi Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Di Kabupaten Ende Mere, Klemens
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.2053

Abstract

Guru sekolah dasar memegang peran sentral karena mereka berinteraksi secara intensif dengan peserta didik dalam membangun kemampuan dasar literasi, numerasi, karakter, dan keterampilan sosial. Guru tidak hanya berfungsi sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai fasilitator belajar, pembimbing, motivator, dan teladan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mneganalisis bagaimana strategi pemberdayaan guru Sekolah Dasar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di Kabupaten Ende. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka (literature review) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Metode kajian pustaka dipilih karena penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam konsep, teori, temuan empiris, serta kebijakan yang berkaitan dengan strategi pemberdayaan guru sekolah dasar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya yang relevan dengan konteks Kabupaten Ende. Berdasarkan hasil kajian pustaka dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan guru sekolah dasar merupakan faktor strategis dan determinan dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran. Pemberdayaan guru tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kompetensi individual, tetapi juga mencakup penguatan peran guru dalam sistem pendidikan secara menyeluruh, baik pada level sekolah maupun kebijakan pendidikan daerah.
Dialog Budaya Sebagai Upaya Pelestarian Keberagaman Budaya Nagekeo di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur Mere, Klemens
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 5 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9491

Abstract

Dialog Budaya sebagai Upaya Pelestarian Keberagaman Budaya Nagekeo di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur merupakan kajian yang menelaah peran dialog antarpelaku budaya—termasuk tokoh adat, generasi muda, pemerintah daerah, dan pelaku pariwisata—dalam mempertahankan, merevitalisasi, dan mentransformasikan praktik budaya lokal. Artikel ini menggunakan metode literature review terhadap publikasi 2020–2025, mencakup jurnal, prosiding, laporan komunitas, dokumen kebijakan lokal, dan sumber daring. Analisis tematik mengidentifikasi variasi bentuk dialog budaya berupa ritual kolektif, forum lintas generasi, workshop kapasitas, kolaborasi pendidikan, serta kemitraan antara komunitas dan sektor pariwisata. Temuan menunjukkan dialog yang inklusif memperkuat kesadaran identitas, memfasilitasi transfer pengetahuan antargenerasi, dan membuka peluang ekonomi kreatif berbasis budaya. Kendala utama meliputi tekanan modernisasi, risiko komodifikasi, keterbatasan sumber daya, dan ketimpangan akses partisipasi. Berdasarkan sintesis literatur, artikel ini merekomendasikan strategi pelestarian yang menggabungkan pendekatan partisipatif, kebijakan pro-komunitas, integrasi pendidikan budaya formal dan informal, serta pengelolaan pariwisata yang menghormati nilai lokal. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi pembuat kebijakan, peneliti, dan praktisi budaya dalam merancang program pelestarian yang kontekstual, berkelanjutan, dan memperkuat kapasitas komunitas lokal, serta mendorong dialog antarpemangku kepentingan terus-menerus. Berkelanjutan.
Strategi Pelestarian Kearifan Lokal Nagekeo melalui Dialog Budaya di Era Modernisasi Mere, Klemens
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 5 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9492

Abstract

Modernisasi yang semakin pesat telah membawa dampak signifikan terhadap perubahan sosial dan budaya di Kabupaten Nagekeo, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Arus globalisasi dan penetrasi teknologi informasi memengaruhi pola pikir, gaya hidup, serta sistem nilai masyarakat, yang secara perlahan menggeser peran kearifan lokal dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pelestarian kearifan lokal melalui pendekatan dialog budaya sebagai instrumen penghubung antargenerasi dan antarkomunitas. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review terhadap berbagai publikasi ilmiah, laporan kebijakan, serta dokumentasi komunitas periode 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa dialog budaya dapat berfungsi sebagai mekanisme komunikasi partisipatif yang memperkuat pemahaman lintas generasi, memperbarui praktik budaya sesuai konteks modern, dan mengurangi risiko erosi nilai-nilai lokal. Strategi pelestarian yang efektif melibatkan integrasi antara pendidikan berbasis budaya, kolaborasi pemerintah dan masyarakat, serta pemanfaatan media digital untuk dokumentasi dan promosi kearifan lokal. Dengan mengedepankan dialog yang terbuka dan inklusif, masyarakat Nagekeo dapat mempertahankan identitas budayanya sekaligus beradaptasi secara kreatif terhadap perubahan zaman.
Analisis Peran Lembaga Adat dalam Fasilitasi Dialog Budaya di Nagekeo, Flores Mere, Klemens
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 5 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9515

Abstract

Lembaga adat di Nagekeo, Flores, memiliki peran penting dalam menjaga harmoni sosial dan identitas budaya di tengah arus modernisasi yang pesat. Kajian literatur ini menelaah peran lembaga adat dalam memfasilitasi dialog budaya dan penyelesaian konflik di tingkat komunitas lokal. Berdasarkan berbagai penelitian tentang tata kelola budaya, kohesi sosial, dan praktik mediasi tradisional, ditemukan bahwa pemimpin adat berperan sebagai mediator, pendidik, sekaligus penjaga nilai-nilai budaya. Lembaga adat terbukti mampu menjembatani kesenjangan antargenerasi dan antar-etnis melalui integrasi norma tradisional dengan sistem pemerintahan modern. Selain itu, peran fasilitatif mereka memperkuat kearifan lokal sebagai mekanisme pembangunan perdamaian yang berkelanjutan. Namun, tantangan seperti menurunnya partisipasi generasi muda, intervensi politik, dan pergeseran nilai menuntut strategi adaptif agar lembaga adat tetap relevan. Penguatan kapasitas kelembagaan dan transfer pengetahuan antargenerasi menjadi kunci dalam menjaga warisan budaya hidup Nagekeo sekaligus mendorong dialog budaya yang inklusif.
Keterkaitan Nilai-nilai Kearifan Lokal Nagekeo dengan Unsur-unsur Budaya Universal Mere, Klemens
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9712

Abstract

Local wisdom embodies a community’s worldview and ethical system, yet it often resonates with broader universal cultural elements such as social cohesion, moral order, ecological balance, and intergenerational continuity. This literature review examines how the values of Nagekeo local wisdom in Flores relate to universal cultural elements commonly found across societies. Synthesizing studies published from 2020 onward, the review identifies that Nagekeo values—expressed through communal rituals, oral traditions, local moral narratives, and shared work ethics—align with universal patterns of cultural sustainability and collective identity. The findings show that Nagekeo’s emphasis on communal solidarity, respect for elders, reciprocal support, and human–nature harmony parallels universal cultural principles that support social resilience and ethical life. However, globalization and modernization can weaken the transmission of these values if local culture is treated as symbolic rather than lived practice. The review argues that recognizing Nagekeo wisdom as part of universal cultural structures provides a stronger rationale for integrating it into education, community revitalization programs, and cultural heritage initiatives.
Revitalisasi Nilai-nilai Budaya Nagekeo Melalui Dialohg Antar Generasi di Pulau Flores Mere, Klemens
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9786

Abstract

Intergenerational dialogue is increasingly recognized as a key pathway for sustaining local cultural values amid rapid social change. This literature review explores strategies for revitalizing Nagekeo cultural values in Flores through structured dialogue between elders and youth. Drawing on studies from 2020 onward, the review identifies that cultural revitalization becomes more meaningful when dialogue is grounded in living traditions—such as oral narratives, customary rituals, local language practices, and communal work ethics—while also allowing younger generations to reinterpret these values in contemporary forms. Effective intergenerational dialogue is not merely cultural transmission, but a reciprocal learning process that strengthens cultural identity, empathy, and social cohesion. The review also highlights persistent challenges, including weakening family-based cultural communication, the marginalization of local culture in formal education, and the influence of globalized lifestyles that may distance youth from local traditions. Overall, revitalization in Nagekeo requires sustainable partnerships among families, schools, traditional leaders, and cultural actors so that cultural values can remain relevant, lived, and adaptive in the daily lives of younger generations.
Co-Authors Abas, Sofyan Abda Abda Abu Bakar ADE RISNA SARI Afriwes Afriwes Agung Nurmansyah Agus Suyatno Ahmad Fauzi Ahmad Nur Budi Utama Alfiana Alfiana Alfiana Alfiana Alfiana Alisyah Pitri Amanda, Mabella Andi Hidayatul Fadilah Andi Hidayatul Fadlilah Andi Primafira Bumandava Eka Andi Primafira Bumandava Eka Angga Priakusuma Anindita Evelyn Jessica Putri aslichah aslichah Aslichah, Aslichah Astrid Octavia Bahari Atikah Tri Budi Utami Audrey M. Siahan Azizi, Muhammad Badriyah Badriyah Basyirah Basyirah Betty Rahayu Cakranegara, Pandu Adi Cakranegara, Pandu Adi Citra Arta, Deddy Novie Danar Tri Hartanto Daniel Nemba Dambe Delfian Zaman Dewi Puspita Sari Dewi, Maftuhah Dody Hadi Wibowo Eka, Andi Primafira Bumandava Eko Wahyu Hidayat Eko Wahyu Hidayat, Eko Wahyu Eko Wahyu Widayat Elda Martha Suri Emy Yunita Rahma Pratiwi, Emy Yunita Rahma Encil Puspitoningrum, Encil Fahmi Kamal Fahrur Rozi Farini Limbong Feny Fidyah Ferdy Leuhery Fitria Fitria Fitriani Fitriani Fitriani Fitriani Fitriningsih Amalo Hafidz Hanafiah Heidi Siddiqa Heppy Sapulete Herdiyanti Herianto Hasibuan Heriswanto Herni Utami Rahmawati I KADEK WIRA DHARMA PRAYANA I KETUT KUSUMA WIJAYA Iin Dwi Aristy Putri Indra Krishernawan Irdawati Irdawati Irdawati Irdawati Irma Hakim Irma Maria Dulame Irwan Moridu Irwan Moridu Jayanto, Imam Jemi Pabisangan Tahirs Judijanto, Loso Karyono Karyono Koerniawati, Dwi Kusumaningtyas, Daru Putri LAUNTU, ANSIR Lestari, Utami Puji Lilis Istiqomah Lilis, Lilis Longginus Gelatan Loso Judijanto Lukitaningtyas, Firina Lumentah, Natalia Reyne M. Imron Mas’ud M. Joni M. Joni M. Joni Mabella Amanda Makatita, Josephus Alberth Marlin, Khairul Mekar Meilisa Amalia Miftahorrozi Miftahorrozi Muammar Revnu Ohara Muh. Abduh Anwar Muhammad Ade Kurnia Harahap Muhammad Asir Muhammad Hidayat Muhammad Sujai Muhammad Ybnu Taufan Mustika, Vera Herlina Mutiasari Mutiasari Mutmainah Mutmainah Nasution, Annio Indah Lestari Nawangwulan, Irma M Nilfatri Nilfatri Nugroho, Dwiyanjaya Santyo Nur Savitri, Hilda Nuridayanti Nuridayanti Nurlia Nurlia Nurnoviyati, Ikhda PA Andiena Nindya Putri PA Andiena Nindya Putri Pagala, Izharuddin Piartrini, Putu Saroyini Purbha Sakti, Bayu Putu Saroyini Raden Mohamad Herdian Bhakti Raden Rara Ayu Widaningsih Rahayu, Betty Ratih Kusumastuti Reni Yesi. S Resya, Kusuma Ningtyas Pramita Retnowati, Eli Revi Sesario Rihfenti Ernayani Rita Anggraini Rita Zulbetti Rizqy Aiddha Yuniawati Santoso, Muhammad Hery Sari Zulfiana Hasan Sarni Handayani Puspita Sari Sarni Handayani Puspita Sari Sesario, Revi Siddiqa, Heidi Siti Mardiana Siti Nurhayati Soelistiyono, Anitiyo Sofyan Abas Solissa, Everhard Markiano Sri Muryaningsih Sukardi, Karina Sunardi Ginting Sungkawati, Endang Susi Puspita Sari Syahril Hasan Syamsuri Syamsuri Teguh Setiawan Wibowo Timotius Agus Rachmat, Timotius Agus Tirta Mulyadi Tri Apriyono Tri Apriyono Tri Seno Anjanarko Trio Ongko Wibowo Umi Setyorini Ummu Kalsum Ummu Kalsum Upik Djaniar Utami Puji Lestari Vera Herlina Mustari Wahyudin Rahman Yenni Kurnia Gusti Zulfiah Larisu Zulfiah Larisu