p-Index From 2021 - 2026
19.956
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Agrotrop : Journal on Agriculture Science Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Prosiding Seminar Nasional MIPA Wahana Matematika dan Sains Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia (JPPK) Dinamika Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan UNIGA Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA) JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Education Action Research Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Kappa Journal JURNAL PENDIDIKAN MIPA Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Paedagogy Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran PAKAR Pendidikan Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Jurnal Pendidikan Guru (JPG) Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi SECONDARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM) Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Journal of Science and Education (JSE) Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Jurnal Gastronomi Indonesia Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) Empiricism Journal Journal Evaluation in Education (JEE) International Journal Education and Computer Studies Widya Sandhi: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Journal of Sustainable Development Science Indonesian Journal of Instruction Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Soshum: Jurnal Sosial dan Humaniora Arthaniti Studies Journal of Educational Sciences SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Reflection Journal Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Media Bina Ilmiah Mamangan Social Science Journal Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal International Journal of Contemporary Studies in Education PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia International Journal of Multidisciplinary Sciences Widya Sundaram : Jurnal Pendidikan Seni Dan Budaya Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Proceedings Series of Educational Studies Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Jurnal Perikanan EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Media Pendidikan Matematika Edumaspul: Jurnal Pendidikan Journal of Constitutional, Law and Human Rights
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA GAYA BELAJAR VARK DENGAN PREFERENSI MEDIA DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI SISWA KELAS XII SMA NEGERI DI KOTA SINGARAJA Dewi, Ni Kadek Yun Yun Rosita; Adnyana, Putu Budi; Arnyana, Ida Bagus Putu
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.9299

Abstract

ABSTRACT This study aims to examine the relationship between VARK learning styles and digital media preferences in biology learning, considering the limited empirical evidence linking these two variables among senior high school students. The study employed a quantitative approach with a correlational research design. Data were collected using a VARK learning styles questionnaire and a digital media preference questionnaire. Data analysis was conducted descriptively using cross-tabulation and inferentially using Pearson’s Chi-Square test and the contingency coefficient (C). The results indicate that students’ learning styles vary, with the majority classified as multimodal learners, while the read/write learning style showed the lowest percentage. Students’ digital media preferences also demonstrated diversity, with most students categorized as Multimodal Digital Learners, whereas e-module showed the lowest preference level. Although students tend to be flexible in utilizing various types of digital media, each learning style group still exhibits specific tendencies in selecting media that align with their learning characteristics. Hypothesis testing revealed a significant relationship between VARK learning styles and digital media preferences (Sig. = 0.013), with a weak strength of association (C = 0.32). These findings indicate that learning styles contribute to students’ digital media preferences; however, they are not the sole determining factor in the selection of learning media. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara gaya belajar VARK dan preferensi media digital dalam pembelajaran biologi, mengingat masih terbatasnya bukti empiris yang mengaitkan kedua variabel tersebut pada konteks siswa SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner gaya belajar VARK dan kuesioner preferensi media digital. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan tabulasi silang, serta secara inferensial menggunakan uji Pearson’s Chi-Square dan koefisien kontingensi (C). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar siswa bervariasi, dengan mayoritas siswa termasuk dalam kategori multimodal, sedangkan gaya belajar read/write memiliki persentase terendah. Preferensi media digital siswa juga menunjukkan keragaman, di mana sebagian besar siswa tergolong sebagai Multimodal Digital Learner, sementara media e-modul memiliki tingkat preferensi terendah. Meskipun siswa cenderung fleksibel dalam memanfaatkan berbagai jenis media digital, setiap kelompok gaya belajar tetap memperlihatkan kecenderungan tertentu dalam memilih media yang selaras dengan karakteristik belajarnya. Hasil uji hipotesis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara gaya belajar VARK dan preferensi media digital (Sig. = 0,013) dengan kekuatan hubungan yang tergolong lemah (C = 0,32). Temuan ini mengindikasikan bahwa gaya belajar berkontribusi terhadap preferensi media digital siswa, namun bukan merupakan satu-satunya faktor penentu dalam pemilihan media pembelajaran.
From Ritual to Character: A Tri Hita Karana-Based Morning Assembly Model for Holistic Character Education in Early Childhood Sari, Mekel Putu Ayu Sekar; Arnyana, Ida Bagus Putu; Bayu, Gede Wira
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 7 No 2 (2026): April
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v7i2.2919

Abstract

Purpose of the study: This study aims to examine how a Tri Hita Karana-based Morning Assembly program functions as a holistic character education practice in early childhood education. Methodology: A qualitative case study was conducted in an early childhood education institution in Bali, implementing a Tri Hita Karana-based Morning Assembly program. Participants were selected using purposive sampling and included teachers directly involved in Morning Assembly, along with the school principal as a supporting informant. Data were collected through semi-structured in-depth interviews, participant observation, document analysis, and reflective field notes. Data were analyzed using reflexive thematic analysis to identify patterns across implementation structure, teacher mediation, internalization processes, and ecosystem reinforcement. Main Findings: The findings reveal that Morning Assembly operates through a structured three-phase sequence—pre-activity, core activity, and closing reflection—systematically embedding spiritual, social, and ecological values into daily routines. Teachers play a central mediating role by embodying and interpreting Tri Hita Karana values in relational practice. Character internalization occurs through repeated exposure, emotional engagement, reflective facilitation, and consistent reinforcement within a culturally coherent ecosystem. Novelty/Originality of this study: This study proposes a Holistic Character Education Model grounded in Tri Hita Karana, demonstrating how local philosophical wisdom can be operationalized into a structured pedagogical system in early childhood education. Unlike character education approaches that emphasize discrete moral instruction, the model conceptualizes character formation as a cyclical, ecosystem-based process that integrates spirituality, social harmony, and ecological responsibility into daily lived experience.
From Ritual to Character: A Tri Hita Karana-Based Morning Assembly Model for Holistic Character Education in Early Childhood Sari, Mekel Putu Ayu Sekar; Arnyana, Ida Bagus Putu; Bayu, Gede Wira
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 7 No 2 (2026): April
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v7i2.2919

Abstract

Purpose of the study: This study aims to examine how a Tri Hita Karana-based Morning Assembly program functions as a holistic character education practice in early childhood education. Methodology: A qualitative case study was conducted in an early childhood education institution in Bali, implementing a Tri Hita Karana-based Morning Assembly program. Participants were selected using purposive sampling and included teachers directly involved in Morning Assembly, along with the school principal as a supporting informant. Data were collected through semi-structured in-depth interviews, participant observation, document analysis, and reflective field notes. Data were analyzed using reflexive thematic analysis to identify patterns across implementation structure, teacher mediation, internalization processes, and ecosystem reinforcement. Main Findings: The findings reveal that Morning Assembly operates through a structured three-phase sequence—pre-activity, core activity, and closing reflection—systematically embedding spiritual, social, and ecological values into daily routines. Teachers play a central mediating role by embodying and interpreting Tri Hita Karana values in relational practice. Character internalization occurs through repeated exposure, emotional engagement, reflective facilitation, and consistent reinforcement within a culturally coherent ecosystem. Novelty/Originality of this study: This study proposes a Holistic Character Education Model grounded in Tri Hita Karana, demonstrating how local philosophical wisdom can be operationalized into a structured pedagogical system in early childhood education. Unlike character education approaches that emphasize discrete moral instruction, the model conceptualizes character formation as a cyclical, ecosystem-based process that integrates spirituality, social harmony, and ecological responsibility into daily lived experience.
Breaking Barriers: Advancing Inclusive Education Through Early Identification of Learning Challenges Dukha Yunitasari; I Wayan Lasmawan; Ida bagus Putu Arnyana; I Made Ardana
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 1 (2025): Transformative Islamic Education in Pesantren and Madrasah
Publisher : Universitas Pesantren Kh abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/nzh.v8i1.133

Abstract

This study aims to identify the profiles of students with functional learning disabilities in 30 schools (Elementary Schools/Madrasah Ibtidaiyah) in Lombok Timur, Indonesia, as well as to explore the challenges faced by teachers and principals in providing appropriate interventions. The research methodology employed data analysis from questionnaires, interviews, and Focus Group Discussions with 120 teachers from Elementary Schools/Madrasah Ibtidaiyah. The analysis results indicate that out of a total of 2763 registered students, 283 students experience functional learning disabilities, with the majority being female students (58%) and male students (42%). Cognitive and dyslexia-related disabilities are the most common types of disabilities, followed by behavioural and emotional disabilities. Teachers and principals encounter difficulties in providing appropriate and effective interventions for these students with special needs. Based on the results of the analysis, it is concluded that concerted efforts are required among schools, teachers, parents, and various stakeholders to develop more effective inclusive education strategies. Recommended steps include providing additional training for teachers, creating more structured student support programs, and enhancing communication between schools and parents.
Integrating Educational Psychology and Anti-Corruption Education through Local Wisdom: A Character-Building Model in Indonesian Madrasahs Ni Luh Wayan Yasmiati; I Wayan Lasmawan; Ida Bagus Putu Arnyana; I Wayan Kertih; I Ketut Gading
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 2 (2026): Transformative Islamic Education in Pesantren and Madrasah
Publisher : Universitas Pesantren Kh abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/nzh.v9i2.435

Abstract

This study examines the integration of educational psychology and anti-corruption education grounded in local wisdom as a strategic model for character development in Indonesian madrasahs, contributing to SDG 4, particularly targets 4.7 (education for sustainable development and global citizenship) and 4. a (safe, inclusive, and effective learning environments). The research responds to the persistent challenge of moral degradation among students and the limited availability of holistic, culturally responsive character education models. Employing a qualitative multiple case study design, the study was conducted at MTsN 1 and MTsN 2 Buleleng, involving 26 informants (principals, teachers, students, and parents) selected through purposive sampling. Data saturation was achieved when no new themes emerged across interviews, observations, questionnaires, and document analysis. Data were analyzed using Miles and Huberman’s interactive model, including data reduction, thematic analysis, and verification. The findings demonstrate that integrating psychological principles (self-awareness, empathy, and positive reinforcement) with anti-corruption values (honesty, discipline, and accountability), contextualized through local wisdom such as Tri Hita Karana, significantly enhances students’ character formation. Observable outcomes include reduced cheating behavior, improved task responsibility, increased honesty in daily interactions, and greater participation in collaborative and social activities. Furthermore, the synergy among schools, families, and community cultural practices fosters a sustainable moral ecosystem that supports inclusive and value-based learning environments. This study offers a contextually grounded, scalable model for character education, with practical and policy implications for strengthening culturally responsive, values-based education aligned with global educational goals.
Menjaga warisan leluhur: Keindahan tradisi Mapeed dalam Upacara Dewa Yadnya di Desa Jagapati I Wayan Suja; Kadek Mahayanti; I Wayan Suja; Ida Bagus Putu Arnyana
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 12 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i12.2024.25

Abstract

The Mapeed tradition in Jagapati Village, an annual tradition that upholds religious values and preserves Mapeed's cultural heritage, is the subject of this qualitative research. The study was conducted in Jagapati Village, Abiansemal District, Badung Regency, Bali. The research subjects were individuals from Jagapati Village involved in the Mapeed ceremony, especially traditional leaders, priests, and women who have a role in the ceremony. Informants were selected through purposive sampling based on their role, knowledge, and involvement in the tradition. Data collection techniques used in this study were observation and interviews. Data was analyzed using descriptive-qualitative analysis methods, namely data reduction, data presentation, conclusion drawing, and verification. The Mapeed tradition in Jagapati Village is a form of respect for ancestors and God, reflecting the religious, aesthetic, and socio-cultural values of Balinese society. The preservation of this tradition requires collective awareness from all parties to keep it relevant in the modern era.
Analisis peran modul ajar Kurikulum merdeka dalam penerapan profil Pancasila terhadap pembentukan karakter siswa SMP terkait Tri Hita Karana Ni Made Diantari Pratiyaksi; I Wayan Suja; Ni Made Diantari Pratiyaksi; I Wayan Suja; Ida Bagus Putu Arnyana
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 12 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i12.2024.23

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran modul ajar Kurikulum Merdeka dalam mendukung implementasi Profil Pelajar Pancasila (PPP) dan nilai-nilai konsep Tri Hita Karana (THK) di SMP Negeri 2 Negara. Modul ajar dirancang untuk mendukung pembelajaran berbasis proyek (P5), yang mengintegrasikan nilai-nilai karakter seperti beriman, bertaqwa, berkebhinekaan global, gotong-royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Nilai-nilai THK yaitu Parahyangan (hubungan manusia dengan Tuhan), Pawongan (hubungan manusia dengan manusia), dan Palemahan (hubungan manusia dengan lingkungan), diadaptasi untuk memperkuat karakter siswa dengan dimensi PPP. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berbasis studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan kuesioner kepada guru. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai THK dalam modul ajar Kurikulum Merdeka telah membantu siswa mengembangkan sikap religius, tolerannsi, gotong royong, mandiri, inovatif, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Namun, tantangan tetap ditemukan seperti keberagaman karakter siswa, jumlah siswa yang besar, serta keterbatasan sumber daya. Penelitian ini menyimpuulkan bahwa kolaborasi antarar nilai-nilai THK dan dimensi PPP dalam Kurikulum Merdeka mampu membentuk karakter siswa yang holistik, meskipun memerlukan pendekatan inovatif untuk menghadapi kendala implementasi.
Implementasi ajaran Tri Hita Karana dalam Pendidikan anak-anak di Desa Panglipuran Bali Febriella Happy Agata; Ida Bagus Putu Arnyana; Febriella Happy Agata; Ida Bagus Putu Arnyana; I Wayan Suja
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 12 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i12.2024.24

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi ajaran Tri Hita Karana dalam pendidikan anak-anak Hindu di Desa Panglipuran, Bali. Penelitian ini difokuskan pada anak-anak Desa Panglipuran, Bali. Pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data memakai analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menemukan ajaran Tri Hita Karana tercermin dalam pemujaan Anak - Anak terhadap Tri Murti, gotong royong, dan perlindungan alam di bidang Parhyangan, Pawongan, dan Palemahan. (2) Ajaran Tri Hita Karana diimplementasikan di Parhyangan melalui ngayah, Pawongan melalui organisasi (sekaa), dan Palemahan melalui bakti sosial. Penerapan ajaran Tri Hita Karana dalam pendidikan anak-anak Hindu di Desa Panglipuran Bali meliputi cita-cita Tattwa, Susila maupun Upacara sebagai cita-cita pendidikan.
Implementasi ajaran Tri Hita Karana dalam Pendidikan anak-anak di Desa Panglipuran Bali Febriella Happy Agata; Ida Bagus Putu Arnyana; Febriella Happy Agata; Ida Bagus Putu Arnyana; I Wayan Suja
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 12 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i12.2024.24

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi ajaran Tri Hita Karana dalam pendidikan anak-anak Hindu di Desa Panglipuran, Bali. Penelitian ini difokuskan pada anak-anak Desa Panglipuran, Bali. Pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data memakai analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menemukan ajaran Tri Hita Karana tercermin dalam pemujaan Anak - Anak terhadap Tri Murti, gotong royong, dan perlindungan alam di bidang Parhyangan, Pawongan, dan Palemahan. (2) Ajaran Tri Hita Karana diimplementasikan di Parhyangan melalui ngayah, Pawongan melalui organisasi (sekaa), dan Palemahan melalui bakti sosial. Penerapan ajaran Tri Hita Karana dalam pendidikan anak-anak Hindu di Desa Panglipuran Bali meliputi cita-cita Tattwa, Susila maupun Upacara sebagai cita-cita pendidikan.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek Berorientasi Isu Sosiosaintifik Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Ditinjau dari Efikasi Diri I Kadek Alit Wirawan; Ida Bagus Putu Arnyana; I Wayan Subagia
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 10 (2023): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i10.4831

Abstract

This research aims to describe and explain: 1) differences in student learning outcomes; 2) differences in student learning outcomes in terms of high self-efficacy and; 3) differences in student learning outcomes in terms of low self-efficacy using a socioscientific issue-oriented project-based learning model with direct learning. This type of research is a quasi-experiment with a matching pretest-posttest control group design. The population in this study were all students in class X of SMA Negeri 2 Abiansemal for the 2022/2023 academic year, consisting of 11 classes. Research sampling was based on class-matching techniques. The data in this study was collected using a self-efficacy scale and learning outcomes tests. The data in this research are student learning outcome scores and student learning outcome scores in terms of students' high and low self-efficacy which were analyzed using the Two-Way Analysis of Covariance (ANAKOVA) test with LSD follow-up test. The results of this research show that: 1) there are differences in the learning outcomes of students who follow the socioscientific issue-oriented project-based learning model with an average learning outcome score of 84.85 in the high category and higher than the control group of 72.02 in the high category with a significance value of 0.000 <0.05; 2) there are differences in the learning outcomes of students with high self-efficacy who follow the socioscientific issue-oriented project-based learning model with an average learning outcome score of 91.76 in the very high category and higher than the control group of 81.95 in the high category with a significance 0.000 < 0.05, and; 3) there are differences in the learning outcomes of students with low self-efficacy who follow the socioscientific issue-oriented project-based learning model with an average learning outcome score of 79.41 in the high category and higher than the control group of 75.10 in the high category
Co-Authors - Khaeruman ., A.A.Istri Paramita ., Feni Ilma Hidayati ., Gede Rendra Widyotama ., Hema Alini Manihuruk ., I Gede Budiasa ., I GEDE DAKTARIANA U ., I GUSTI NGURAH WAHYU ANDITYARAMA ., Ida Ayu Kade Aprilia Darmasanti ., Ni Kadek Delis Tina ., Ni Kadek Mira Sapitri ., Ni Kadek Nanti ., Ni Made Ari Ryantini ., Ni Made Ayu Pratiwi ., Ni Made Diah Intan Purwanti ., Ni Made Dwi Sintya Prabayanthi ., Ni Made Karmini Sridewi ., Ni Pt Novi Wulandari ., Ni Putu Febri Ardiantari ., Ni Putu Siswandari ., Ni Wayan Ning Sujati ., Ni Wayan Pradnyawati Kartika ., Ni Wayan Tiara Yasmantika ., NILUH PUTU PUTRI P D ., Safaratul Aini A.A.Istri Paramita . Adnyana , Putu Budi Ajeng Purnama Heny Ajeng Purnama Heny Alexander Hamonangan Simamora Alexander Hamonangan Simamora Amos Patiung Anak Agung Purwa Antara, Anak Agung Purwa Andi Wapa Anton Santiasa, I Made Pasek Apriani, Luh Ariasih, I Gusti Agung Ayu Cinthya Meitri Arum Fitriana, Maulida Atiaturrahmaniah Atiaturrahmaniah candra prastya Damiati - Desak Made Citrawathi Desak Made Oka Purnawati Desy Akyuni Dewa Ayu Made Manu Okta Priantini Dewa Gede Agus Putra Prabawa Dewa Nyoman Oka Dewi, Dewa Ayu Pramita Dewi, Ni Kadek Siwi Cipta Dewi, Ni Kadek Yun Yun Rosita Dewi, Resty Mutiara Dhea Adela Dimas Mahendra Wijaya Dina Apriana Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Dr. Ni Made Pujani,M.Si . Dukha Yunitasari Dukha Yunitasari Eni Astuti Ni Putu Fachry Abda El Rahman Fatwini Fatwini Febriani, Ismi Fitri Febriella Happy Agata Febriella Happy Agata Feni Ilma Hidayati . Firda Alani Fitri . Firda Alani Fitri ., Firda Alani Fitri Firman, Firmansah Fitriani, Herdiyana Fransiska Yunita Sembung Gede Rendra Widyotama . Gede Wira Bayu Gusti Ayu Putu Yanthi Widyantini hanifah hanifah Hartono, Rudi Hasbullah Hasbullah Hema Alini Manihuruk . Heron Hunaepi, Hunaepi Husnul Mukti I Dewa Putu Partha I Gede Budiasa . I GEDE DAKTARIANA U . I Gede Margunayasa I Gede Sudirgayasa I Gede Wisnu Antara I Gst Lanang Agung Parwata I Gusti Agung Ayu Wulandari I Gusti Agung Nyoman Setiawan I Gusti Ngurah Agung Wiryanata I Gusti Ngurah Santika I GUSTI NGURAH WAHYU ANDITYARAMA . I KADEK ADHI DWIPAYANA . I Kadek Alit Wirawan I Kadek Ardyawan Putra I Kadek Edi Yudiana I Kadek Suartama I Kadek Suranata I Ketut Gading I Ketut Suma I Ketut Suparya I Komang Nudina I Made Aditya Dharma I MADE ADNYANA I Made Agus Astina Putra I Made Ardana I Made Ardana I Made Ardika Yasa I Made Ardika Yasa I Made Arsana I Made Candiasa I Made Citra Wibawa I MADE JAYA . I Made Kartika I Made Kartika I Made Pasek Anton Santiasa I Made Sila I Made Sudarman Utama I Made Sutajaya I Nengah Suastika I NYOMAN MASTIKA . I NYOMAN SRI YUDIANA . I NYOMAN SUTAMA . I Nyoman Tika I Nyoman Wijana I Putu Hendra Wirawan I Putu Oktap Indrawan I Wayan Ade Yantika I Wayan Kertih I Wayan Lasmawan I Wayan Putra Yasa I Wayan Redhana I Wayan Sadia I Wayan Suastra I Wayan Suastra I Wayan Subagia I Wayan Suja I Wayan Sukra Warpala I Wayan Widyastama I Wayan Wirjanata I Wayan Wirjanata Ida Ayu Dian Citra Dewi Ida Ayu Kade Aprilia Darmasanti . Ida Ayu Purnama Bestari Ida Ayu Putu Lisya Dewi Ida Bagus Jelantik Swasta Ida Bagus Putrayasa Ida Bagus Putu Mardana ILMA WIRYANTI . Indahwati, Christine Ismi Fitri Febriani Iwan Usma Wardani Jamaah, Jamaah JOHARI MARJAN . Juliana Tirza Juni Harta Kadek Idha Suarmayanti Kadek Mahayanti Kadek Meitasari . Kadek Meitasari ., Kadek Meitasari Kami, Kanisius Kanisius Kami Kartini Ester Ketut Partami Ketut Sedana Arta Ketut Srie Marhaeni Julyasih Ketut Suma Ketut Susiani Ketut Susiani Komang Indah Suryati Komang Wina Ratnasari . Komang Wina Ratnasari ., Komang Wina Ratnasari Komang Wiratama, Gst. Ngurah Kristoforus Dowa Bili, Kristoforus Lestari, Ayu Putu Intan Yulia Luh De, Liska Luh Kompyang Sukewati . Luh Kompyang Sukewati ., Luh Kompyang Sukewati LUH MADE MAHAYU HANDAYANI . Luh Tu Selpi Wahyuni Luh Tu Selpi Wahyuni M. Deni Siregar Made Hery Santosa Made Padmarani Sudewiputri Mahayani, Luh Pt Oka Mahendra Data, I Gede Teguh Arya Marfuatun Marfuatun Mashal Hadi Masjudin Masjudin Muhammad Fadlurrahman Muhammad Romli Muhammad Romli dan Suprihatin Andes Ismayana Muhammad Sururuddin Mustamiin, M.Zainal Nadi, Desak Putu Merta Nengah Kadek Selamet Ng, Khar Thoe Ni Kadek Delis Tina . Ni Kadek Mira Sapitri . Ni Kadek Nanti . Ni Ketut Purniwantini Ni Ketut Rapi Ni Ketut Suarni NI LUH MADE DIAH ERNAWATI . Ni Luh Wayan Yasmiati Ni Luh Yuni Merawati . Ni Luh Yuni Merawati ., Ni Luh Yuni Merawati Ni Made Ari Ryantini . Ni Made Ari Saputri Ni Made Ayu Pratiwi . Ni Made Diah Intan Purwanti . Ni Made Diantari Pratiyaksi Ni Made Diantari Pratiyaksi Ni Made Dwi Sintya Prabayanthi . Ni Made Karmini Sridewi . Ni Made Meliyawati Ni Made Pebriani Santika Dewi Ni Made Putri Dwi Apriliani NI NYOMAN AYU SUCIATI . Ni Nyoman Saras Kamala Dewi Ni Pt Novi Wulandari . Ni Putu Febri Ardiantari . Ni Putu Feni Sukmawati ni putu nadia pebiana Ni Putu Ristiati Ni Putu Siswandari . Ni Putu Sri Handayani Ni Putu Sri Indra d . Ni Putu Sri Indra d ., Ni Putu Sri Indra d Ni Putu Sri Pratiwi Ni Putu Sri Ratna Dewi Ni Putu Wulan Pratami Dewi Ni Putu Yuniari NI WAYAN MASIH . Ni Wayan Ning Sujati . Ni Wayan Pradnyawati Kartika . Ni Wayan Sri Santika Dewi . Ni Wayan Sri Santika Dewi ., Ni Wayan Sri Santika Dewi Ni Wayan Tiara Yasmantika . NILUH PUTU PUTRI P D . Nurhasanah Nurhasanah Nuris Hidayat Nyoman Arysta Agustini Nyoman Ayu Putri Lestari Nyoman Dantes Nyoman Dantes Nyoman Dantes Parista, Ni Made Sudiyasih pebiana, ni putu nadia Pratiwi Kubayan, Dian Priyadewi, Dewa Ayu Sri Hari Proditia Situmorang, Sanny Pujilestari, Pujilestari Purwa Antara, Anak Agung Puspasari, Yeni Dina Putra, I Made Ardinata Putu Artawan Putu Budi Adnyana Putu Diah Asparini Putu Dian Handayani Putu Eka Krisnayani PUTU EKA SASTRIKA AYU . Putu Gede Asnawa Dikta Putu Widiarini Raflesia, Citra Resty Mutiara Dewi Rudi Hartono Safaratul Aini . Santika, Dewa Gede Alit Widya Sanusi Mulyadiharja Sari, Mekel Putu Ayu Sekar Sariyasa . Sepnita Lestari Yanti, Ni Putu Siagian, Yosua Marasi Parningotan Sinta Javani SITI MARIAM Siti Nurhidayati siti rabiatul fajri, siti rabiatul Suarkardini, Made Sugiantara, I Putu EKa Suhendra, I Wayan Sukiastini, I Gusti Ayu Ngurah Kade Sulasmini, Ni Made Sulisthia, Putu Sri Supriani, Ni Made Swarjawa, I Wayan Eka Syaiful Bahri SYAIFUL BAHRI TRIANA KARTIKA SANTI . Wahyuni, Luh Tu Selpi Widiartha, Komang Kurniawan Wiguna, I Gusti Lanang Agung Pratama Wiguna, I Nyoman Artha Yeni Dina Puspasari YOSEFINA UGE LAWE . Yosua Marasi Parningotan Siagian yusak ratunguri