p-Index From 2021 - 2026
8.634
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Islam Futura Jurnal Ijtimaiyya Psikis : Jurnal Psikologi Islami POROS TEKNIK JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal AL-ATHFAL : JURNAL PENDIDIKAN ANAK JURNAL SERAMBI ILMU Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Dedikasi Pendidikan Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi AL MUNIR : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurnal Sains Riset Jurnal Vokasi Jurnal Agroristek AT-TASYRI' Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah Al-Qadha: Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan Al-Manhaj: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam Ijtimaiya : Journal of Social Science and Teaching Jurnal At-Taghyir : Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa Jurnal Sosiohumaniora Kodepena (JSK) Jurnal Kesehatan Tambusai Semah : Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Peraira Dharmas Education Journal (DE_Journal) Britain International of Exact Sciences Journal (BIoEx Journal) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Al-Qur'an Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia (JPPMI) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Jurnal Ekonomi dan Pembangunan El-Hadhanah: Indonesian Journal Of Family Law And Islamic Law Jurnal Riset Hukum, Ekonomi Islam, ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Innovative: Journal Of Social Science Research SINTHOP: Media Kajian Pendidikan, Agama, Sosial dan Budaya JEC (Jurnal Edukasi Cendekia) MEUSEURAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Ekalaya : Jurnal Ekonomi Akuntansi CONSTITUO: Jurnal Riset Hukum Kenegaraan dan Politik AL-UKHWAH Jurnal Mesin Sains Terapan Ekonomika : Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Elementary Education Research Journal of Mechanical Engineering and Fabrication Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi)
Claim Missing Document
Check
Articles

Nasionalisme Muhammadiyah: Konsep dan Tantangan Barakah, Fadlan; Bukhari, Bukhari; Sa'i, Sa'i
SINTHOP: Media Kajian Pendidikan, Agama, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : Lembaga Aneuk Muda Peduli Umat, Bekerjasama dengan Pusat Jurnal Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/sinthop.v2i1.2746

Abstract

This article discusses the concept of Muhammadiyah's nationalism and the challenges it faces in the present context. The research utilizes a literature-based approach, drawing from relevant sources. The study highlights Muhammadiyah's perspective that Islam and nationalism can coexist. Muhammadiyah's nationalism is rooted in religious beliefs and is based on Islam and the socio-historical context of Indonesia. The history of Muhammadiyah as an Islamic movement founded by KH Ahmad Dahlan demonstrates their commitment to the development of the Muslim community in Indonesia. However, Muhammadiyah and moderate Islamic movements encounter challenges in dealing with views that consider nationalism contradictory to Islamic teachings. The primary challenge faced by Muhammadiyah's nationalism today is the rapid advancement of technology, which has not been accompanied by the strong internalization of Muhammadiyah's nationalist ideology among the younger generation. Additionally, the rise of transnational Islamic movements that oppose nationalism poses a significant challenge. Abstrak Artikel ini membahas konsep nasionalisme Muhammadiyah dan tantangan yang dihadapinya dalam konteks masa kini. Pendekatan kepustakaan digunakan dalam penelitian ini dengan mengacu pada literatur-literatur yang relevan. Kajian ini menunjukkan bahwa Muhammadiyah memandang bahwa ajaran Islam dan nasionalisme dapat berjalan seiring. Nasionalisme Muhammadiyah merupakan nasionalisme religius yang didasarkan pada ajaran Islam dan konteks sosio-historis Indonesia. Sejarah Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang didirikan oleh KH Ahmad Dahlan menunjukkan komitmen mereka terhadap pembangunan umat Islam di Indonesia. Namun, Muhammadiyah menghadapi tantangan dalam menghadapi pandangan yang menganggap nasionalisme bertentangan dengan ajaran Islam. Tantangan utama yang dihadapi nasionalisme Muhammadiyah saat ini adalah pesatnya perkembangan teknologi yang belum diimbangi dengan proses internalisasi paham nasionalisme Muhammadiyah yang kuat pada generasi muda Muhammadiyah, serta menguatnya gerakan Islam transnasional yang menentang nasionalisme.
Tafsir QS. Al-Baqarah : 275-276: About Usury, Its Meaning and Implications for the Economy Bukhari, Bukhari; Basri, Halimah
EKALAYA : Jurnal Ekonomi Akuntansi Vol. 2 No. 2 (2024): Ekalaya : Jurnal Ekonomi Akuntansi
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/ekalaya.v2i2.977

Abstract

The topic of this research is usury, based on the interpretation of the riba verses in the Koran. As well as discussions about buying and selling, usury and bank interest which have implications for economic activities today. The concept of usury has a significant impact on the people's economy, including economic injustice, restrictions on productive investment, as well as its impact on sharia banking and foreign investment. Usury practices can also dampen entrepreneurship and change consumption patterns. A descriptive qualitative research approach, the data used is secondary data obtained from journal articles, books and other related information. The results of this research are that the Al-Qur'an states that buying and selling and usury are not the same, therefore usury is strictly prohibited and the prohibition of usury in Islam is based on moral and humanitarian considerations, with the aim of eliminating economic practices that give rise to oppression and tyranny (Al-Qur'an Surah Al-Baqarah 275, 275-276). However, scholars have different opinions regarding the punishment of bank interest, some believe that bank interest is absolutely haram because of the similarities between usury and bank interest. Some other scholars judge that bank interest is halal or permissible because bank interest aims to maintain the value of money, so that the borrower does not suffer. losses due to the decline in exchange rates in the next few years.
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR ANAK-ANAK DI GAMPȎNG TEUPIN JOK KECAMATAN NIBONG MENGGUNAKAN MEDIA POHON CITA-CITA Bukhari, Bukhari
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia Vol 2 No 2 (2023): April : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas Gajah Putih, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/jppmi.v2i2.482

Abstract

KPM adalah mata kuliah praktis yang bertujuan melatih dan membekali mahasiswa menerapkan ilmu, belajar memecahkan berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat. Motivasi belajar adalah komponen penting dalam semangat belajar tanpa adanya motivasi anak-anak akan kehilangan semangat ketika belajar dan meraih impiannya, karena kurangnya motivasi anak-anak di Gampȏng Teupin Jok membuat KPM kelompok 51 membuat program pohon cita-cita yang berguna sebagai dorongan motivasi bagi mereka. Pohon cita-cita adalah pohon yang digantungkan dengan kertas yang telah ditulis cita-cita para anak-anak Gampȏng Teupin Jok. Kegiatan diikuti oleh 15 anak yang tinggal di Gampȏng Teupin Jok. Hasil dari kegiataan ini adalah; pertama, kegiataan membuat pohon cita-cita ini bermanfaat untuk menambah motivasi anak-anak dalam menentukan cita-citanya, kedua, dan dalam eksekusinya berjalan sesuai rencana karna anak-anak antusias serta senang dalam mengikuti program yang dibuat.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN VIDEO PEMBELAJARAN TENTANG CARA MENGGOSOK GIGI YANG BENAR PADA ANAK USIA SEKOLAH Nurdin, Ambia; Zamzami, Zamzami; Muhammad, Muhammad; Murtadhahadi, Murtadhahadi; Bukhari, Bukhari; Fitria, Ricky Dear; Mahyuddin, Mahyuddin; Fuadi, Zahrul; Mulyadi, Mulyadi; Astini, Dewi; Megawati, Cut; Bahri, Idal; Pangastuti, Yunida
Jurnal Dedikasi Pendidikan Vol 8, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/dedikasi.v8i2.5545

Abstract

Health is an aspect that is very significant in supporting the processes of human life, such as oral and dental health. School-age children are a time when children gain basic knowledge about the importance of cleanliness, especially oral hygiene. School-age children experience many dental and oral health problems such as caries and cavities at this time. The results of basic health research (Riskesdas) in 2018 proved that the prevalence of dental caries in the Indonesian population, including children, was around 80%, while in Aceh people who experienced dental caries reached 80%. Health education is needed as an effort to improve skills, awareness, attitudes and actions. School age children need appropriate learning methods to improve their knowledge and skills in brushing their teeth, one of which is simulation and audiovisual methods such as video media. The purpose of this study was to determine the effect of health education with video lessons on the correct way to brush teeth in school age children. This study is a study using the literature study method by examining 14 journals (9 national journals and 5 international journals) related to the knowledge of brushing teeth in school-age children from all objects studied and considered to be representative of the entire population. The sampling technique in this research was literature review, namely elementary school students. The results of the study were 9 journals that were relevant, using video media, that health education with instructional videos had an effect on students' abilities on how to brush their teeth properly. While 5 journals do not use video media, they are still related to the title of the researcher. Based on the results of the study, the researchers suggest that this research can be used as a reference in providing health education on how to properly brush teeth for school-age children, especially through video media.
PRAKTIK MONOPOLI PERDAGANGAN DAN IKHTIKAR DALAM PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH Ali Bawafie, Aniq Akhmad; Kara, Muslimin; Wahyuddin Abdullah, Muhammad; Bukhari, Bukhari; Zikri Dwiatmaja, Ahmad
HEI EMA : Jurnal Riset Hukum, Ekonomi Islam, Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah, STI Syariah AL-Hilal SIgli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61393/heiema.v3i1.193

Abstract

A monopoly is a less competitive type of market where there is no direct business competition. In a competitive market, equilibrium is reached when supply and demand meet at a mutually agreed price and quantity between seller and buyer. Both parties benefit from this transaction, and no losses are incurred as a consequence of the exchange.This research was conducted using a qualitative approach based on desk research. When analysed thoroughly, ikhtikar is not always the same as monopoly or hoarding. In the Islamic context, every individual has the right to engage in business, whether as the sole seller (or producer) in the market. Not all acts of hoarding can be termed as monopoly. The prohibition only applies if the monopolist controls a good with inelastic demand elasticity. A monopolist who controls a good with an elastic demand elasticity will suffer losses.
HARTA BERSAMA AKIBAT PERCERAIAN DALAM PERSPEKTIF UU NO 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN DAN KOMPILASI HUKUM ISLAM Bukhari, Bukhari; Anwar, Anwar`
AT-TASYRI': JURNAL ILMIAH PRODI MUAMALAH Vol. 13 No. 2 (2021): At-Tasyri': Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tasyri.v13i2.680

Abstract

Perkawinan dan perceraian serta harta bersama merupakan serangkaian yang tidak dapat dipisahkan dari rumah tangga. Itu adalah bagian normal dari berkeluarga. dengan zaman yang semakin maju dan di globalisasi tidak selamanya perkawinan dalam keluarga dan masyarakat berjalan dengan normal. Ditengah-tengah masyarakat banyak timbul masalah-masalah dalam perkawinan yang memerlukan penyelesaian,salah satu diantaranya adalah masalah harta bersama dalam perkawinan. Permasalahan timbul atau berkembang menjadi suatu kasus setelah adanya perceraian atau kematian salah satu pihak atau kedua-duanya. Kalau persoalan harta bersama bisa diselesaikan secara musyawarah atau kekeluargaan akan menjadi hal yang baik, tetapi bila timbul ketidaksesuaian pendapat maka persoalan harta bersama ini bisa menjadi besar bahkan sampai ke Mahkamah Syari’yah untuk penyelesaiannya. Oleh karena ruang lingkup penelitian ini adalah pada disiplin hokum positif, maka dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian hukum normatif yang merupakan salah satu jenis penelitian yang dikenal umum dalam kajian ilmu hukum.Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian kepustakaan yakni dengan cara meneliti bahan pustaka atau yang dinamakan penelitian hukum normatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perkawinan, perceraian dan harta bersama merupakan suatu hal yang sangat prinsipil, karena berkaitan erat dengan akibat-akibat perkawinan.
IMPLEMENTASI HUKUM ISLAM DI ACEH DALAM PERSPEKTIF HISTORIS Anwar, Anwar; Bukhari, Bukhari
AT-TASYRI': JURNAL ILMIAH PRODI MUAMALAH Vol. 14 No. 1 (2022): At-Tasyri': Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tasyri.v14i1.951

Abstract

Penegakan hukum Islam di Provinsi Acheh pada periode dahulu sampai sekarang dan yang akan datang akan mendapatkan dukungan dari masyarakat di Acheh. Dari pengalaman empiris masa lalu itu, dibuktikan dengan bahwa hukum Islam telah diterima dan dapat berfungsi sebagai hukum yang mengatur kehidupan masyarakat. Penegakan hukum Islam di Acheh setelah kemerdekaan pada awalnya diperjuangkan dengan melewati / melewati status Acheh sebagai Area pendukung diri sendiri. Provinsi oleh kewenangan adalah otonom untuk mengatur sendiri domestik dan menjalankan syariat Islam dengan sempurna dan pasti sekarang setelah melahirkan undang-undang kelahiran dan qanun-qanun syariat Islam maka penerapan syariat Islam di Acheh dapat dalam mewujudkan dengan sempurna. Penegakan hukum Islam di Provinsi Acheh memiliki dasar yang berlaku, karena secara historis-sosiologis adalah Syariat Islam di Acheh telah dieksekusi dalam kehidupan nyata sejak beberapa abad terakhir ketika Acheh masih dalam bentuk kekaisaran. Acheh Society, selama sejarah, telah menjadikan Islam sebagai pedoman dalam hidupnya. Melaksanakan dan perbuatan ajaran Islam dalam mencakup sejarah yang cukup lama yang telah melahirkan suasana masyarakat dan budaya Acheh yang Islami, oleh karena itu syariat Islam memiliki satu dan menjadi tuntunan hidup (living law) bagi masyarakat Aceh
PENGARUH BUDAYA DAN ADAT DALAM PENYELESAIAN EKONOMI SYARIAH DI ACEH PASCA MOU HELSINKI DARI PERSPEKTIF HUKUM Bukhari, Bukhari; Anwar, Anwar; Chaliddin, Chaliddin
CONSTITUO : Jurnal Riset Hukum Kenegaraan dan Politik Vol 3 No 1 (2024): CONSTITUO Jurnal Riset Hukum Kenegaraan dan Politik
Publisher : Prodi Hukum Tata Negara Islam (Siyasah Syar'iyyah) STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/constituo.v3i1.3408

Abstract

Pasca penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) Helsinki pada 2005, Aceh mengalami transformasi signifikan dengan penguatan otonomi khusus, termasuk penerapan syariat Islam dalam aspek ekonomi. Artikel ini menganalisis pengaruh budaya dan adat istiadat Aceh terhadap implementasi dan penyelesaian sengketa dalam sistem ekonomi syariah. Dalam konteks ini, lembaga adat seperti Majelis Adat Aceh (MAA) dan tokoh adat berperan penting dalam mediasi konflik, bekerja sama dengan lembaga syariah seperti Mahkamah Syar'iyah. Pendekatan mediasi dan musyawarah yang mengintegrasikan nilai-nilai adat dan syariah menunjukkan efektivitas dalam menyelesaikan sengketa ekonomi. Studi kasus spesifik di Aceh mengilustrasikan bagaimana konflik bisnis dan keuangan dapat diselesaikan secara damai melalui intervensi adat dan ulama. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendekatan yang menggabungkan nilai-nilai lokal dengan prinsip-prinsip Islam menciptakan sistem penyelesaian sengketa yang adil dan berkelanjutan. Meskipun menghadapi tantangan seperti potensi konflik dengan hukum nasional dan perbedaan interpretasi syariah, model Aceh menawarkan pelajaran penting bagi wilayah lain dalam mengharmonisasikan modernisasi ekonomi dengan identitas kultural dan religius. Integrasi budaya dan adat dalam hukum syariah di Aceh pasca-MOU Helsinki membuktikan relevansi dan keberlanjutannya dalam konteks kontemporer.
The Effectiveness of Itsbat Nikah Implementation as an Effort to Protect Wives in North Aceh Regency: Efektifitas Pelaksanaan Itsbat Nikah Sebagai Upaya Perlindungan Terhadap Istri Di Kabupaten Aceh Utara Bukhari, Bukhari; Putri, Safira Hasriani
El-Hadhanah : Indonesian Journal Of Family Law And Islamic Law Vol. 2 No. 1 (2022): El-Hadhanah: Indonesian Journal Of Family Law And Islamic Law
Publisher : Prodi Hukum Keluarga Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/hadhanah.v2i1.1638

Abstract

Itsbat nikah carried out by the Aceh Government are regulated in Aceh Governor Regulation Number 25 of 2017 which states that the Implementation of Marriage Legalization (Itsbat Nikah) is carried out with the aim of helping people in Aceh who marry during the conflict, tsunami disaster and poor communities in obtaining marriage certificates. However, the imple mentation of itsbat nikah carried out by the Government has not been carried out according to the target. Especially in North Aceh Regency, there are still many married couples who have not yet been married. So this will greatly affect the legal protection of the wife. Therefore, researcher is interested in examining how the procedure for implementing itsbat nikah in North Aceh Regency is, what are the inhibiting factors for the in effectiveness of itsbat nikah in North Aceh Regency, and how the impact of implementing itsbat nikah as an effort to protect wives in North Aceh Regency is. The research method of this study used field research with an empirical juridical approach. The results of this study stated that the procedure for implementing an integrated itsbat nikah in North Aceh Regency started from registration at the District KUA, verifying files and then being tried by the Syar'iyah Court and after that the decision was issued. As for itsbat independent marriage, the procedure is the same as in other civil cases. Based on data on the itsbat nikah case in North Aceh Regency in 2015-2021 that the implementation of itsbat nikah in North Aceh Regency has not been effective, because it is not in accordance with the targets that have been determined at the beginning, there are still 24.82% who have not been certified for marriage. This is due to the limited budget from the Government and the Covid-19 that has occurred in Indonesia. So that the implementation of the itsbat nikah greatly impacts the legal protection of the wife, such as the wife's rights in terms of livelihood, inheritance, joint property, and so on.
Challenges of Parenting in the Digital Era: A Review from the Perspective of Islamic Family Law Bukhari, Bukhari; Bastiar, Bastiar; Anwar, Anwar
Al-Qadha : Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan Vol 11 No 2 (2024): Al-Qadha: Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan
Publisher : Hukum Keluarga Islam IAIN LANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/qadha.v11i2.9549

Abstract

This study examines the challenges of child-rearing within Muslim families in the digital era, focusing specifically on the perspective of Islamic family law. The research addresses Muslim parents' complex issues in adapting Islamic family law principles to parenting practices compatible with digital realities. The study aims to identify significant challenges encountered in digital parenting and to propose relevant legal recommendations to support Muslim families. Using a qualitative approach with data collection techniques such as in-depth interviews, observations, and focus group discussions, the study involved 30 Muslim families, Islamic scholars, and legal experts. The findings reveal that critical challenges include difficulties in the digital supervision of children, low digital literacy among parents, and value conflicts between Islam and digital culture. The study highlights the need for supportive legal adaptations that preserve Islamic character education within the digital context, helping safeguard children's ethics and morals. Effective strategies include balanced surveillance technology aligning with Islamic values and implementing digital use guidelines. The study's implications emphasize the importance of collaboration among legal experts, policymakers, and stakeholders to establish a responsive legal framework addressing digital challenges and supporting Muslim families in integrating child-rearing with religious teachings.
Co-Authors Abda Abda Agustiar agustiar Aini, Wirdhatul Akob, Bachtiar Al Asri Abubakar al-Kaf, Idrus Alfarisyi, Salman Alfiati Syafrina, Alfiati Ali Bawafie, Aniq Akhmad Alisman, Alisman Amalia, Bella Suci Aminuyati An Nury, Ahmad Husein Anis, Madhan Anjar, Yuva Ayuning Anwar Anwar Anwar Anwar Anwar Anwar, Anwar` Aprilia, Friska Ara Ini, Mutiara Arisfa, Nurul Asmaida Asmaida, Asmaida Asnawi Asnawi Asrul Harahap Astini, Dewi Aulia Rahman Azrita, Azrita Baehaqi Bastiar Bastiar Bintang, Rahmat S. Chaliddin Citra Rafika Utari Cut Megawati Cut Muliasari Darmayanti, Yeasy Desliana, Desliana Desmadi Saharuddin, Desmadi Dewi Astini Dewi, Catur Sintia Edi Saputra Edi Saputra Eni Kamal Fadlan Barakah Fahri, Ardian Faizah Faizah Fajri Busti, Muharramainil Faranita, Ayu Farhana Mohd Radzif, Nur Fiqri, Muhammad Fitri, Aida Fitri, Yani Fitria, Ricky Dear Habibi Habibi Hadi, Murtadha Hafrijal Syandri Halimah Basri Hamdani Hamdani Hamzah, Prima Kurinati Handayani, Sri Hanum, Rina Hasbullah Hasbullah Hasibuan, Jefri Hernita, Hernita Idal Bahri Ira Desmiati Israwati Israwati, Israwati Iswandi Iswandi Jamilah Jamilah Jufri , Agustion Jun Rezeki, Muhammad Ketut Arya Sentana, I Khairulyadi, Khairulyadi Khalidin Kurniawati, Rizki Linda Vitoria, Linda Lintina, Shovia Lubis, Amelia Sriwahyuni M. Hatta M. Nasir Yusuf M. Yamin M. Yamin, M. Yamin Mahmuda, Mardan Maldivaq, Alfira Mardena, Yully Masita Adnan, Eva Maulida, Cut Raisa Maulidia, Dara Mawaddah, Husnul Megawati, Cut Meirison Meirison, Meirison Miniharianti, Miniharianti Mislinawati, Mislinawati Mistarija, Mistarija Muhammad Muhammad Idham Muhammad Muhammad Muhammad Razi MUHAMMAD REZA FAHLEVI Muhammadi, Qasem Muharnita, Rika Mulyadi Mulyadi Munawarah, Zharifah Munawarah Munawwarah, Khairiyatul Murbaidah, Murbaidah Murtadhahadi, Murtadhahadi Muslimin Kara nasution, salman paris Nazar, Zerly Nazria Arrahyu Nessa, Rahmatun Nofriadi Nofriadi Novita Sari Nurannisa, Izzah Nurdin, Ambia Nurlaili Nurlaili Nurmala Nurmala Nurmasyitah Nurmasyitah Nurul Husna Okhaifi Prasetyo Pangastuti, Yunida Paulina, Melisa Permana, Dede Pratama, Ananda Putra, Cenigo Putri Maharani Putri, Safira Hasriani Qadriyah, Siti Rahmi Rabial, Jihan Rahmatsyah Rahmatsyah, Rahmatsyah Reni Yuliviona Ridhwan, M Ridwan, Ridwan Riska Amelia Roy, La RR. Ella Evrita Hestiandari Rusli, Ris'an Sa'i, Sa'i Saifuddin Saifuddin Samsul Bahri Saputra, Ilham Sari, Ngudi Ambar Sarwan, Sarwan Setiawan Setiawan Shafly, Shafli Simaharani, Fuza Soedirman Z, Soedirman.z Suci Fitriani, Suci Suparno Suparno Suryadimal, Suryadimal Susanti Susanti Syamsiar, Syamsiar Syarifah Rahmiza Muzana T. Ibrahim, Mohd. Isa Taufiq Taufiq Teuku Zia Zuliansyah Trilia, Trilia Uliyana, Uliyana Umra, Uci Usman Usman Utari, Nova Hary Wahab, Wisyly Wahyuddin Abdullah, Muhammad wardani, iin kusuma Yudistira, Fernando Yuli Yetri Yuliati - Yuspardianto, Yuspardianto Zahrul Fuadi Zaman, Badrul Zikri Dwiatmaja, Ahmad