Articles
PELATIHAN PEMOGRAMAN PLC PADA SMKN 1 DI CILEUNGSI
Darwin, Darwin;
Syaprudin, Syaprudin;
Saepudin, Endang
Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): Mitra Akademia
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UP2M) Politeknik Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32722/mapnj.v1i2.1353
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat sebagai salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi ini bertujuan tersedianya perangkat praktik pemograman PLC dan sarana penunjang lainnya di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Cileungsi Bogor. Salah satu program keahlian yang terdapat di sekolah ini adalah Program Keahlian Otomasi. Tujuan Kompetensi Keahlian teknik Otomasi secara umum mengacu pada isi undangUndang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Dengan tersedianya sarana praktik Pemograman PLC di SMK Negeri 1 Cileungsi, banyak manfaat yang dapat diperoleh terutama dalam meningkatkan kompetensi siswa Program Keahlian Teknik Otomasi. Diantara kompetensi dasar adalah Pemograman PLC. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan siswa dapat mempraktikkan merancang bangun teknik Otomasi dengan menggunakan PLC sehingga dapat menjadi warga negara yang kompetitif, produktif, adaptif, selektif, dan kreatif. Human  Machine  Interface  (HMI)  merupakan  perangkat  antarmuka  antar pengguna dengan sistem kendali. Dengan perangkat ini suatu sistem dapat dimonitor, diatur, dan diambil datanya sesuai kebutuhan pengguna. Pada Pengabdian Masyarakat ini dibuatlah sebuah modul latih PLC dan HMI yang menggunakan  perangkat  HMI  Touchscreen Weintek MT8070IH5. HMI Touchscreen berfungsi untuk memonitor, mengoperasikan dan mengontrol mesin atau proses di suatu plant dengan layar sentuh. Pada perangkat tersebut diatur sejalan dengan Proggramable Logic Controller (PLC) sehingga menghasilkan suatu sistem yang dapat dimonitor dan diatur secara baik. Untuk membuat perangkat ini bekerja secara bersama-sama perlu dilakukan pengaturan komunikasi pada alat dan dihubungkan oleh Ethernet.
Analisis Fenetik dan Morfometrik Ikan Julung-Julung Genus Dermogenys di Perairan Air Terjun Moramo Kabupaten Konawe Selatan
Darwin, Darwin;
Yasidi, Farid;
Nadia, La Ode Abdul Rajab
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 6, No 1: Februari 2021
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui karakter fenetik dan morfometrik ikan dari perairan air terjun Moramo Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan, yaitu dimulai bulan November sampai Desember 2019. Penelitian ini akan dilaksanakan di perairan Air Terjun Moramo Kabupaten Konawe Selatan dan Laboratorium ProLink FPIK UHO. Metode penelitian ini yaitu dengan menghitung panjang karakter morfometrik dan menghitung jumlah karakter meristik. Manfaat penelitian ini adalah diperoleh data dan informasi tentang karakter fenetik dan morfometrik ikan julung-julung, menghasikan data refernsi taksonomi yang dapat dipergunakan sebagai sumber acuan pada penelitian taksonomi ikan julung julung. Hasil penelitian ini diperoleh data bahwa stasiun I, diperoleh Panjang Total (TL) dengan nilai kisaran 55 - 79 mm untuk ikan jantan dan 60 - 86 mm untuk ikan betina, pada stasiun II memiliki kisaran ukuran panjang total adalah 55 - 90 mm untuk ikan jantan dan 55 - 119 mm untuk ikan betina, dan pada stasiun III mempunyai ukuran panjang total sebesar 55 - 79 mm (jantan) dan 58 - 95 mm (betina).Kata kunci : Ikan julung-julung, morfometrik, fenetik, Moramo
The Influence of Self-Determination,Organizational Culture, Work Motivation, and Job Satisfaction on the Performance of Principals of State Primary School in Aceh Besar District, Aceh
Hambali, Hambali;
Zainuddin, Zainuddin;
Darwin, Darwin
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol 2, No 12 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/ijevs.v2i12.3044
The performance of the principal of SD Negeri is the positive or negative behavior of the principal of SD in achieving SD goals. This study found that: (1) self-determination affects the work motivation of primary school principals by 25.3%; (2) organizational culture affects the work motivation of primary school heads in Aceh Besar District by 27.9%; (3) self-determination affects the job satisfaction of primary school principals in Aceh Besar District by 27.1%; (4) organizational culture affects the job satisfaction of primary school principals in Aceh Besar District by 21.5%; (5) self-determination affects the performance of primary school principals in Aceh Besar District by 20.2%; (6) organizational culture affects the performance of primary school principals in Aceh Besar District by 17.5%; (7) work motivation affects the performance of primary school principals in Aceh Besar District by 18.9%, and (8) job satisfaction affects the performance of primary school principals in Aceh Besar District by 24.5%. Based on the results of the study, it found that self-determination, organizational culture, work motivation, and job satisfaction had a positive and significant effect on the performance of the principal of SD Negeri in Aceh Besar District, Aceh Province. Keywords: Self-determination, Organizational Culture, Work Motivation, Job Satisfaction, Principal Performance.
PERANAN TATA RUANG KANTOR DALAM ADMINISTRASI PERKANTORAN PADA PT.PLN (PERSERO) UNIT PELAKSANA PENGATUR DISTRIBUSI (UP2D) SUMATERA SELATAN
Darwin, Darwin;
Arsyad, Sholahuddin
SEMHAVOK Vol 2 No 2 (2020): Juli - Desember 2020
Publisher : Fakultas Vokasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan cara mengatur kantor yang baik dan proses arus kerja yang baik. Tata ruang kantor yang baik merupakan salah satu hal yang mendukung dalam menunjang aktivitas kerja. Tata ruang kantor adalah penyusunan alat-alat pada letak yang tepat terciptanya suasana kerja yang menyenangkan serta pengaturan kerja yang memberikan kepuasan bekerja bagi para karyawannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peranan tata ruang kantor untuk memperlancar aktivitas kerja karyawan dalam administrasi perkantoran pada PT.PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Sumatera Selatan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penulisan ini adalah Studi kepustakaan dan studi lapangan observasi dan wawancara. Jenis sumber data adalah sekunder. Analisi data menggunakan teknik metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa tata ruang kantor yang digunakan oleh PT PLN (Persero) Rayon Ampera adalah bentuk tata ruang kantor terbuka dan tertutup. Asas tata ruang kantor yang digunakan adalah asas Campuran antara asas jarak terpendek dan rangkaian kerja. Tujuan utama tata ruang kantor untuk memberikan kenyamanan dalam bekerja, serta memberikan informasi kepada karyawan secara cepat. Tata ruang kantor yang baik sangan berperan dalam memperlancar aktivitas kerja karyawan.
Gaya Kepemimpinan Demokratis Guru pada Motivasi Belajar Siswa
Fahri, Faisal;
Lubis, M. Joharis;
Darwin, Darwin
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2616
Tulisan ini secara umum bertujuan untuk membahas dan menjabarkan tentang kepemimpinan guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Kajian ini juga diharapkan dapat menjadi rekomendasi serta pertimbangan bagi pihak terkait, khususnya dalam menerapkan gaya kepemimpinan demokratif, Kajian ini menggunakan jenis penulisan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data meliput; studi kepustakaan, yaitu serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Selanjutnya studi lapangan yang meliputi; wawancara, observasi, serta kajian dokumentasi. Dalam mengecek keasbsahan data peneliti melakukan teknik Triangulasi dimana teknik ini dugunakan untuk memeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain. Hasil yang didapat pada penelitian ini proses pembelajaran di kelas dibutuhkan adanya gaya kepemimpinan guru. Gaya demokratis sangat berperan untuk memacu motivasi pada siswa. Guru yang kreatif dan aktif pasti melibatkan siswanya pada proses pembelajaran. Dengan gaya kepemimpinan demokratis yang melibatkan siswa dengan diskusi dan mengambil keputusan bersama menjadikan siswa beranggapan bahwa dirinya ada dalam kelas
Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah pada Kinerja Guru
Haryani, Rini;
Lubis, M. Joharis;
Darwin, Darwin
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2617
Kepemimpinan dalam pendidikan menjadi kunci dalam pelaksanaan pendidikan yang efektif. Pemilihan gaya kepemimpinan yang tepat oleh kepala sekolah akan mampu membawa sekolah ke arah peningkatan kualitas dan pelayanan. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tentang gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam upaya meningkatkan kinerja guru dan tenaga kependidikan di SMK Negeri 1 Lokop dan menelusuri tentang faktor yang mempengaruhi gaya kepemimpinan kepala sekolah di SMK Negeri 1 Lokop. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu penelitian lapangan (Field Reseach) yang pengumpulan datanya dilakukan di lapangan untuk mengadakan pengamatan terhadap suatu fenomena dalam suatu keadaan alamiah Metode yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan wawancara atau Interview, Observasi, dan dokumentasi. Dalam mengecek keasbsahan data peneliti melakukan teknik Triangulasi dimana teknik ini dugunakan untuk memeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain. Hasil penelitian dapat dijelaskan sebagai berikut: (1) Gaya kepemimpinan demokratis, (2) Gaya kepemimpinan otokratis, (3) Gaya kepemimpinan birokrasi, (4) Gaya kepemimpinan karismatik, (5) Gaya kepemimpinan transformasional, dan (6) Gaya kepemimpinan transaksional. Dan Kinerja Guru dalam melaksanakan Tugas
Analisis Peningkatkan Mutu melalui Kepemimpinan Berbasis Budaya Etis Kepala Sekolah
Siagian, Mia Sanita;
Lubis, M. Joharis;
Darwin, Darwin
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2744
Problematika yang terjadi di dunia pendidikan secara lebih spesifik dapat ditandai dengan menurunnya mutu pendidikan beberapa tahun terakhir. paraktek kontra produktif yang dilakukan oleh kepala kepala sekolah berdasarkan permasalahan di atas, perlakuan menyimpang dai oknum oknum kepala sekolah tersebut Seorang kepala sekolah yang memiliki kompeten dapat mengetahui ukuran mutu sekolahnya dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepemimpinan kepala sekolah yang mengedepankan aspek budaya etis dalam usaha untuk meningkatkan mutu sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan jenis penelitian ini adalah study kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan Observasi, Wawancara dan Dokumentasi, Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, verifikasi data. Untuk menguji kredibilitas/keabsahan data, maka peneliti menggunakan Triangulasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kepemimpinan kepala sekolah berbasis budaya etis memiliki implikasi pada peningkatan mutu sekolah. Hal tersebut termanifestasi dari strategi dan karakteristik yang dimiliki dan diimplementasikan oleh kepala sekolah sebagai suatu pedoman dalam melaksanakan tugas dan fungsi mereka di sekolah
Penerapan Gaya Kepemimpinan Situasional Kepala Sekolah SD Swasta
Siagian, Hatari Marwina;
Lubis, M. Joharis;
Darwin, Darwin
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2747
Fokus pada penelitian ini tentang gaya kepemimpinan situasional oleh kepala sekolah SD Swasta Alwashliyah, tujan dilaksanakannya penelitian ini untuk mengetahui gaya kepemimpinan situasional dengan gaya telling, selling Participating ,Delegating. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu penelitian lapangan (Field Reseach). Metode yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan wawancara atau Interview, Observasi, dan dokumentasi. Populasi pada penelitian ini adalah Kepala sekolah dan Guru/Pegawai, Dalam menentukan sampel, peneliti menggunakan teknik Purposive Sampling dimana teknik penggambilan data berdasarkan hasil pertimbangan dan Snowball Sampling. Berdasarkan analisis dan pembahasan yang telah dilakukan oleh kepala sekolah menerapkann gaya kepemimpinan situasional telling, selling, participating, delegating, namun begitu indikator selling begitu dominan diterapkan oleh kepala sekolah.
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Pelaksanaan Manajemen Sekolah
Siregar, Wahyuni;
Lubis, M. Joharis;
Darwin, Darwin
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2766
Pimpinan tertinggi di dalam struktur organisasi sekolah ialah kepala sekolah tentunya memiliki pengaruh yang signifikan dalam menentukan arah kebijakan peningkatan kompetensi sekolah. Kehadiran kepala sekolah sangat penting karena merupakan motor penggerak bagi sumber daya sekolah terutama guru, karyawan, dan anak didik. Begitu besarnya peranan sekolah dalam proses pencapaian tujuan pendidikan. Dalam menjalankan manajemen pendidikan, SMA Negeri 1 Padang Bolak dalam menjalankan manajemen pendidikan berpedoman/mengacu kepada delapan standar pendidikan nasional. Dalam Penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Dengan keprofesionalan kepala sekolah, diharapkan pengembangan profesionalisme tenaga kependidikan mudah dilakukan karena sesuai dengan fungsinya. Dalam Penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. instrumen yang peneliti gunakan adalah obeservasi, wawancara, angket dan dokumentasi. teknik yaitu secara Non Probability Sampling (Purposive sampling degan teknik snowball sampling. Dalam menentukan kebenaran penelitian maka perlu dilakukan uji validitas, uji validitas yang digunakan peneliti adalah triangulasi. Kesimpulan dari penelitian ini Menajemen yang di terapkan oleh sekolah telah mengacu pada Standart Pendidikan Nasional (SNP) secara efektif
Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di dalam Kepemimpinan Kepala Sekolah
Meilani, Herni;
Lubis, M. Joharis;
Darwin, Darwin
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2840
Di dalam sebuah organisasi lembaga pendidikan yaitu sekolah, kepala sekolah sebagai pemimpin yang akan membawa sekolah pada arah tujuan yang mengarah pada pencapaian mutu sekolah sesuai dengan yang telah ditargetkan. Kepala sekolah merupakan individu yang penting dalam menjalankan sistem menajemen berbasis sekolah dimana diberikan otonomi yang lebih besar dalam melaksanakan dan mengambil kebijakan terkait peningkatan mutu pembelajaran. Penielitian ini menggunakan teknik kualitatif dengan model deskriptif, Subject pada peneletian ini adalah Kepala Sekolah dan Guru di SMK Swasta pembangunan Bangsa. Peneliti menggunakan teknik triangulasi untuk mengecek keabsahan data, Hasil dari penelitian ini Kepala SMK Pembangunan bangsa menggunakan gaya kepemimpinan demokratis. Model Manajemen Berbasis Sekolah diterapkan sesuai dengan kebutuhan sekolah serta peraturan pemerintah. Kepala sekolah menerapkan strategi manajemen yang memberi sekolah lebih banyak otonomi dan fleksibilitas sekaligus mendorong keterlibatan langsung dari siswa dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas sekolah. Keterbatasan dana dan sarana/prasarana menghambat pelaksanaan MBS, dan keterlibatan masyarakat belum maksimal.