p-Index From 2021 - 2026
7.322
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) MANAJEMEN HUTAN TROPIKA Journal of Tropical Forest Management Jurnal Fitopatologi Indonesia Vegetalika Jurnal Sain Veteriner Jurnal Ilmu Pertanian Jurnal Penelitian Saintek Biospecies Journal of Tropical Life Science : International Journal of Theoretical, Experimental, and Applied Life Sciences Buletin Veteriner Udayana Jurnal Veteriner Jurnal Natur Indonesia Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Prosiding Seminar Biologi Bioedukasi BIOTROPIA - The Southeast Asian Journal of Tropical Biology IPTEK Journal of Proceedings Series Jurnal Sains dan Teknologi BUNGAMPUTI Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Jurnal Penelitian Hutan Tanaman Jurnal Riset Ekonomi & Bisnis Biogenesis: Jurnal Ilmiah Biologi Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi Biotropika Pelita Perkebunan AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Program Kreativitas Mahasiswa - Penelitian Indonesian Journal of Biotechnology Biota Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry Planta Tropika Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Majalah Obat Tradisional Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology INDONESIAN JOURNAL OF PHARMACY Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains BERITA BIOLOGI JURNAL BIOLOGI INDONESIA Jurnal Ilmiah KOMPUTASI Jurnal Biodjati BIOTROPIC The Journal of Tropical Biology PROCEEDING ICBS Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) jurnal Ilmu Pertanian (Agricultural Science) INSIST (International Series on Interdisciplinary Research) Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Jurnal Riset Pendidikan Kimia (JRPK) Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Jurnal JKFT Jurnal Pembelajaran dan Biologi Nukleus Advances in Food Science, Sustainable Agriculture and Agroindustrial Engineering (AFSSAAE) Jurnal Akuntansi Food ScienTech Journal Sains dan Matematika International Journal of Environment, Engineering, and Education Jurnal Agrotropika Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences International Journal of Environment, Engineering & Education Pasundan International of Community Services Journal (PICS-J) ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Proceeding Biology Education Conference Berkala Penelitian Hayati Comsep : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Makara Journal of Science Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Jurnal Kedokteran Hewan Berkala Ilmiah Biologi Journal of Fisheries & Marine BIO-SAINS | Jurnal Ilmiah Biologi Indonesian Journal of Jamu
Claim Missing Document
Check
Articles

Downy Mildew Infection in Indonesian Melon Cultivar 'Melona' Based on Morphological and Anatomical Characters Angellya, Bunga Finovel; Yusuf, Adib Fakhruddin; Wibowo, Wiko Arif; Daryono, Budi Setiadi
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 10, No 1 (2025): February 2025
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v10i1.8597

Abstract

Melons are a horticultural crop of the Cucurbitaceae family with high economic value and worldwide distribution. The 'Melona' variety is the result of breeding selection from commercial melons in Indonesia and has a golden yellow skin color with lobes, crisp flesh, and a high degree of sweetness. Downy mildew is a fungal infection that attacks the leaves of the plant causing brownish-yellow-colored symptoms. Downy mildew can cause crop failure under extreme conditions as the plant loses its productive capacity. Infection levels were observed by scoring and calculating disease index scores. The morphology of healthy and diseased plants was documented and analyzed descriptively. Anatomical features of healthy and diseased leaves were compared using anatomical observations on leaf cross-sections. Quantitative data analysis was carried out using the T-test analysis method with a 5% significance level. Melona's resistance to downy mildew is in the tolerant to susceptible category. Chlorosis and necrotic spots on the leaves and stunted growth are symptoms of downy mildew infection. Healthy leaves had a greater axial and abaxial epidermal thickness, a lower mesophyll thickness, a smaller cell size and a better quantity and quality of trichomes than leaves infected with downy mildew.
Kestabilan Karakter Fenotip Melon (Cucumis melo L. ‘Sun Lady’) Hasil Budidaya di Dusun Jamusan, Prambanan, D.I. Yogyakarta Ishak, Muhammad Alif; Daryono, Budi Setiadi
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2018: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.978 KB)

Abstract

Melon (Cucumis melo L.) kini berkembang sebagai salah satu komoditas unggulan holtikultura di Indonesia. Permintaan konsumen terhadap buah melon diperkirakan terus meningkat seiring dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Namun terdapat kendala dari ketersediaan dan harga benih melon yang mahal karena umumnya diimpor dari luar negeri. Salah satunya adalah melon ‘Sun Lady’ yang berasal dari Taiwan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter dan kestabilan fenotip melon ‘Sun Lady’ yang ditanam di Dusun Jamusan, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta. Metode yang dilakukan meliputi pengolahan lahan, persemaian, penanaman, perawatan dan pemeliharaan tanaman serta pengambilan sampel buah dan karakteristik fenotip buah. Sampel diambil dari empat blok, tiap blok dipilih 12 tanaman. Karakter yang diamati terdiri dari karakter kualitatif dan kuantitatif yang dilakukan pada saat fase vegetatif tanaman berhenti (23-25 HST). Hasil data karakter kuantitatif dianalisis menggunakan pengujian ANOVA melalui software PKBSTAT 2.02 satu faktor pada taraf signifikansi α = 0,05 dan α = 0,01. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa karakter fenotip secara kualitatif berbeda dengan melon ‘Sun Lady’ hasil penelitian sebelumnya yaitu warna kelopak bunga Yellow Green RHS 145 A, warna kepala putik Yellow RHS 6 A, warna batang Green RHS 139 C, warna daging buah Light Yellow Orange RHS 23 C, warna biji Dark Orange Yellow RHS 20 B dan warna kulit buah Light Yellow RHS 8 C serta memiliki rata-rata berat buah yang lebih besar yaitu 991,87 gr. Analisis sidik ragam pada taraf signifikansi α = 0,05 dan α = 0,01 menunjukan bahwa buah melon ‘Sun Lady’ memiliki karakter fenotip yang unggul, seragam dan stabil walaupun ditanam pada waktu dan lokasi berbeda, sehingga dapat dijadikan pembanding dalam pengembangan benih unggul melon dalam negeri.
Pengembangan Penelitian Genetika Molekular dalam Meningkatkan Inovasi Pembelajaran Berbasis Hasil Penelitian Daryono, Budi Setiadi
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2018: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4265.515 KB)

Abstract

"Barang siapa menguasai benih, maka dia akan menguasai pangan, dan barang siapa menguasai pangan maka dia akan menguasai dunia" Ir. Soekarno
Antioxidant Activity in Melon (Cucumis melo L. 'Gama Melon Parfum') as Antiaging Cream Formulation Wahyuni, Satria; Wibowo, Wiko Arif; Sulaiman, Teuku Nanda Saifullah; Daryono, Budi Setiadi
Biotropika: Journal of Tropical Biology Vol. 11 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.biotropika.2023.011.03.05

Abstract

Antiaging cosmetics are becoming increasingly popular among the general public. Melon (Cucumis melo L.) Gama Melon Parfum cultivars ('GMP') are one of the plants that can be utilized as a basic ingredient in the production of antiaging cosmetics. 'GMP' melon has cucurbitacin compounds that can be utilized as antiaging and contains flavonoid, saponin, and terpenoid compounds that have antioxidant properties. This research aims to analyze the difference in antioxidant activity of 'GMP' melon extract and 'GMP' melon cosmetic cream preparation cultivated in Yogyakarta with 'GMP' melon cultivated in Bandung, analyze extract standardization parameters, and determine the phenolic and flavonoid contents of each melon extract contains. The activity of antioxidants was determined by the DPPH method, the Folin-Ciocelteu method to measure phenolics, and the AlCl3 solution-based colorimetric approach to measuring flavonoid content. It was revealed that the highest % RSA of antioxidant activity is in ‘GMP’ melon extract cultivated in Bandung. The results of the standardization of 'GMP' melon extract met the requirements of standard parameters. The greatest total phenolic content is derived from the extract of ‘GMP’ melon in Bandung, while the highest total flavonoid content in 'GMP' melon extracts is cultivated in Yogyakarta. The highest to lowest antioxidant activity of ‘GMP’ melon cream was formula IV (‘GMP’ melon extract 30% cultivated in Bandung), formula III (‘GMP’ melon extract 20% grown in Bandung), formula II (‘GMP’ melon extract 30% cultivated in Yogyakarta), formula I (‘GMP’ melon extract 20% cultivated in Yogyakarta), and the lowest is in K- with formula without ‘GMP’ melon extract.
Physiological responses and production of Gama Melon Parfum (Cucumis melo L. cv. GMP) on different water availability Putri Renata, Nellis Nadinda; Daryono, Budi Setiadi; Wibowo, Wiko Arif; Rachmawati, Diah
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 52 No. 3 (2024): Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy)
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24831/jai.v52i3.54022

Abstract

Gama Melon Parfum (GMP) cultivar is a result of crossbreeding between the Natsuno Omoide and Miyamauri melon varieties in 2011. GMP exhibits a unique phenotypic characteristic, including a bitter taste of the fruit flesh and produces a stronger aroma. The objective of this study was to investigate the physiological responses and productivity of GMP under varying water conditions. The experiment was conducted using a single factor consisting of different levels of water availability with field capacity at 50%, 75%, and 100%, as well as submergence at 2 cm, 4 cm, and 8 cm above the soil surface. Each treatment was replicated three times. The plot size for each replication was 2 m x 2 m, ensuring consistent conditions for all treatments. The results of the study showed that treatment with 100% field capacity increased stem diameter, while treatment with 50% field capacity increased the root-to-shoot ratio of GMP. Submergence treatment at 8 cm decreased stem diameter and the root-to-shoot ratio of GMP. The 50% field capacity treatment reduced the total chlorophyll levels in GMP leaves. Submergence treatment at 8 cm increased the total chlorophyll levels in GMP leaves. The 50% field capacity treatment increased fruit fresh weight, while submergence treatment at 2 cm decreased fruit fresh weight. Submergence treatment at 2 cm reduced fruit water content, whereas submergence treatment at 8 cm increased water content in GMP fruits. Keywords: drought; Gama Melon Parfume (GMP); growth; plant physiological responses; submergence
PENGEMBANGAN SENTRA BUDIDAYA MELON DI PANTAI BOCOR KABUPATEN KEBUMEN MELALUI IMPLEMENTASI EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT Daryono, Budi Setiadi; Purnomo, Purnomo; Sidiq, Yasir; Maryanto, Sigit Dwi
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 2, No 1: March 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v2i1.1580

Abstract

Pesisir Pantai Bocor yang terletak di selatan Kabupaten Kebumen, merupakan salah satu lokasi yang berpotensi sebagai lahan pertanian. Sepanjang Pantai Bocor terbentang gumuk pasir yang berfungsi sebagai penghalang angin dan gelombang. Wilayah tersebut dimanfaatkan sebagai lokasi menanam melon yang menjadi komoditas unggulan daerah. Oleh sebab itu dikembangkan melon ramah lingkungan untuk menjaga kelestarian gumuk pasir. Upaya pengembangan melon ramah lingkungan termasuk dalam Education for Sustainable Development (ESD).  yang didanai UGM. Pogram ini bertujuan untuk pengembangan masyarakat Desa Setrojenar, Kabupaten Kebumen berbasis ESD. Kegiatan program ini antara lain sosialisasi tentang pelestarian gumuk pasir, pengenalan alternatif tanaman pangan yaitu umbi-umbian, penanaman tanaman Casuarina equisetifolia Linn. sebagai barier, dan pendampingan budidaya melon menggunakan potensi lokal oleh petani. Hasil kegiatan antara lain partisipasi masyarakat tinggi, gumuk pasir tidak rusak, tanaman barier dapat tumbuh baik dan petani dapat panen melon dengan kualitas baik. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi role model bagi masyarakat untuk terus mengembangkan budidaya melon dan tetap menjaga kelestarian gumuk pasir.
Keseragaman dan Kestabilan Karakter Tanaman Melon (Cucumis Melo L. ‘Tacapa Gold’) Berdasarkan Karakter Fenotip dan Inter-Simple Sequence Repeat Hidzroh , Faridatul; Daryono, Budi Setiadi
Biospecies Vol. 14 No. 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v14i2.14817

Abstract

Melon ‘Tacapa Gold’ merupakan varietas melon hasil pemuliaan yang dilakukan oleh Laboratorium Genetika dan Pemuliaan yang memiliki karakter berupa bentuk globular, kulit muda hingga tua berwarna dasar kuning dengan net pada kulit buahnya serta warna daging buah hijau. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keseragaman dan kestabilan karakter fenotip berdasarkan karakter morfologis dan molekuler. Metode yang yaitu pengamatan karakter fenotip dan amplifikasi DNA dengan PCR-ISSR. Analisis karakter kuantitatif menggunakan analisis sidik ragam menggunakan PKBT-STAT 3.1. dengan metode Turkey (5%). Pengambilan data keseragaman secara molekuler dilakukan dengan menggunakan metode PCR-ISSR dengan primer UBC-807, UBC-808, UBC- 810, dan UBC-824. Hasil analisis fenotip kualitatif menunjukkan karakter melon ‘Tacapa Gold’ seragam. Karakter fenotip secara kuantitatif cenderung masih bervariasi dan belum seragam apabila dibandingkan dengan melon 'Tacapa Gold’ generasi sebelumnya. Hasil keseragaman fenotip melon ‘Tacapa Gold’ berdasarkan penanda ISSR memiliki tingkat keseragaman yang tinggi (indeks similaritas ≥70%). Rata-rata polimorfisme pada melon ‘Tacapa Gold’ rendah yaitu 24,25%.
Potensi sumber daya genetik bawang merah (Allium cepa L. var. ascalonicum) yang dirilis Balitsa tahun 1984-2018 Masithoh, Dewi; Daryono, Budi Setiadi
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 5 No 3 (2025): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v5i3.57076

Abstract

Bawang merah (Allium cepa L. var. ascalonicum) termasuk dalam tujuh komoditas pangan yang harganya berfluktuasi dan berkontribusi terhadap inflasi. Komoditas bawang merah ini memiliki banyak manfaat dan potensial dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional. Pengembangan varietas bawang merah baru memerlukan ketersediaan variasi genetik dalam plasma nutfah. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan sumber daya genetik untuk meningkatkan produktivitas bawang merah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi variasi 21 kultivar bawang merah di Indonesia berdasarkan karakter morfologis sebagai informasi potensi sumber daya genetik. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2021-Oktober 2023 di Laboratorium Kebun Percobaan Sawitsari, Fakultas Biologi, UGM. Sampel penelitian terdiri dari 21 kultivar bawang merah yang dilepas oleh Balai Penelitian Tanaman Sayuran (BALITSA) pada tahun 1984-2018. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif mengikuti metode pengamatan. Prosedur kerja menggunakan teknik penanaman mengikuti standar operasional prosedur dari Departemen Pertanian yang dimodifikasi media tanam. Data penelitian berupa data deskriptif dari pengamatan morfologis 55 karakter bawang merah, terdiri dari daun, umbi, akar, bunga, biji, serta masa tanam, panen dan pascapanen. Hasil penelitian mengungkapkan 21 kultivar bawang merah terdapat karakter morfologis yang beragam pada daun dan umbi. Adanya variasi tersebut kemungkinan disebabkan oleh faktor genetik yang dihasilkan dari adaptasi tanaman terhadap lingkungan yang berbeda. Hasil yang diperoleh menunjukkan pentingnya karakter morfologis sebagai bahan informasi sumber daya genetik komoditas bawang merah Indonesia.
Co-Authors ., Sudarsono Abiyyayumna Rif’at Chasnaurosyiqoh Abrory Agus Cahya Pramana Achmad Amzeri AGUS HERY SUSANTO Agus Nuryanto Agus Setiawan Ainun Nikmati Laily Ajeng Kusumaningtyas Pramono Ajeng Kusumaningtyas Pramono, Ajeng Kusumaningtyas Aji, Katon Waskito Al-Mughni, Eka Wasi? Alin Liana Anahtadiya Nurfa Shochicha Anak Agung Gede Agung Andra Jausa Salsabila Angellya, Bunga Finovel Anisa Parazulfa Anjar Tri Wibowo Annas, Muhammad Sabri Aprilia Sufi Subiastuti Arfa, Namira Nur Ari Indrianto Arief Budiman Arimarsetiowati, Rina Asep Rizal Ibrohim Asep Rizal Ibrohim, Asep Asih, Ni Putu Sri Aurantika, Rindu Avia Purnama Saputri Awik Puji Dyah Nurhayati Ayyu Rahayu Aziz Purwantoro Bernardinus Pratama Budy Wiryawan Catur Ahda Darojatun Darmastuti Deris Trian Rahmandhias Desi Oktaviani DIAH RACHMAWATI Diah Rachmawati Diah Rachmawati DIAN ARUNI KUMALAWATI Didi Usmadi Didik Indradewa Dinar Nugroho Pratomo Dwi Umi Siswanti Dwijayanti, Vindi E. Suharyanto Edi Suharyadi Eka Noviana Eka Wasi’ Al-Mughni Eko Agus Suyono Elysia Mutiara Azizah Endah Retnaningrum Endang Semiarti Erfianti, Tia Erwin Prastowo Estiyani Indraningsih Esty Nidianti Fadilah Husnun Feren Putri Sholiha Fitranandan, Charisma Asri Fitri Nadifah Galuh Tresnani Ganies Riza Ariestya Ganies Riza Aristya Gebby Agnessya Esa Oktavia Hajrah Hajrah, Hajrah Hani Christin Yambise Hasanah, Muslifah Hasibuan, Aldy Riau Wansyah Hendry T.S.S.G. Saragih Hendry T.S.S.G. Saragih Hendry Tri Sakti Saragih Hendry Tri Sakti Saragih Hermawan, Vera Hetty Nopianasanti Hidayat, Madyan Akmal Hidzroh , Faridatul Himawan Tri Bayu Murti Petrus Hindarsah, Ida Huda, Muhammad Syafi’atol I Dewa Putu Darma I Dewa Putu Darma I Dewa Putu Darma I Dewa Putu Dharma I Made Yudana I Putu Agus Hendra Wibawa I Wayan Suardana I Wayan Swarautama Mahardhika I Wayan Swarautama Mahardhika I Wayan Swarautama Mahardhika I Wayan Swarautama Mahardhika IKA MUSTIKA Ikhsan Nur Huda Ikhsan Nur Huda Indra Lesmana Irma Nofitahesti Ishak, Muhammad Alif Ismail, Ismail Isna Mustafiatul Ummah Issirep Sumardi Iwan Gunawan Iwan Roosdianto Iwan Roosdianto Iwan Satibi Jalil, Muhamad Joko Prastowo Joseph Chohansandhika Karmilah, Karmilah Keiko T. Natsuaki Keiko T. Natsuaki, Keiko T. KENJI WAKUI Kristamtini Kristamtini, Kristamtini Kurniawan, Febri Yuda Kusnanda, Prima Sekti Latifah, Vida Rahma Linda Oktavianingsih M.Pd. ., PROF. DR. I MADE YUDANA, M.Pd. M.Pd. ., PROF.DR.A.A. GEDE AGUNG, M.Pd. Mahfut Makmur, Kurnia Maria Paristiowati Maryani Maryani Maryani Maryani Masita, Masita Masithoh, Dewi Masriany, Masriany Meitha, Karlia Meriem, Selis Miftahudin . Mochammad Imron Awalludin Muazam, Arif Mudasir Mudasir Muhammad Bima Atmaja Muhammad Dylan Lawrie Nainggolan, Ananto Puradi Narzassi, Angga Bintang Nia Fararid Askar Niken Satuti Nur Handayani Nizma, Nata Dwi Annisa Nugroho Nofriarno Nugroho, Giri Nurachmad Bagas Indriarto Nuraliyah, Tasya Nurcahyati, Vivi Indah Nurdilfa, Nurdilfa Nurhasanah, Anggun Diyan Ovami, Debbi Chyntia Poerwanto, Seonarwan Hery Polikarpia Wilhelmina Bani Prabawani, Ratri Lila Prastiyanto, Muhammad Evy Pratiwi, Arini Dian Priyono, Dwi Sendi Puji Wulandari Purnomo Purnomo - Purnomo Purnomo Purnomo Purnomo Purnomo Purnomo Purnomo Purnomo Puti Hana Ramadhani Putri Renata, Nellis Nadinda Putro, Karso Suryo Putu Ayu Damayanti Rahmadani, Wenny Deisshinta Rahmadilla Salsabila Mahdison Rajif Iryadi Rajif Iryadi Ratri Lila Prabawani REFLINUR REFLINUR Restiyanti Restiyanti Retnaningrum, Endah Ridesti Rindyastuti Rina Sri Kasiamdari Rini Etika Ranis Rizko Hadi Rizko Hadi, Rizko Rozikin, Rozikin Rugayah Rugayah Sahni Damerianta Salsabila, Tantri Ajeng Salma Sartika, Dian Satria Wahyuni SEDYO HARTONO Setiyobudi, Rizal Hermawan Setyorini Widyayanti, Setyorini Shita Tiara Sigit Dwi Maryanto Sigit Dwi Maryanto Sigit Dwi Maryanto Sigit Dwi Maryanto Sigit Dwi Maryanto, Sigit Slamet Widiyanto Soenghoe Jang Sonjaya, Rasman Sri Darmawati Sri Wahyuningsih Subiastuti, Aprilia Sufi Sudrajat, Rochmat Tri Sukarti Moeljopawiro Sukirno Sukirno Sulaiman, ‪Teuku Nanda Saifullah Sulaiman, ‪Teuku Nanda Saifulllah Sulaiman, Teuku Nanda Saifullah Sulaiman‬, ‪Teuku Nanda Saifullah Sumarmi Sumarmi Sunusi, Fitriani Auriga Supriyadi Supriyadi Susamto Somowiyarjo Susilawati Susilawati Sutomo Sutomo Sutomo Sutomo Syamsul Arifin Tara Puri Ducha Rahmani TATIK CHIKMAWATI Taufik Hidayatullah Tety Hartatik Teuku Nanda Saifullah Tjoa, Stanley Evander Emeltan Tsani, Salma Mutiara Tuty Arisuryanti, Tuty Umar Hafidz Asy’ari Hasbullah, Umar Hafidz Asy’ari Utin Elsya Puspita Utin Elsya Puspita Wahyuni, Satria Wayan Tunas Artama Wayan Tunas Artama Wenny Deisshinta Rahmadani, Wenny Deisshinta Wibowo, Wiko Arif Widya Asmara Widyasari, Adristi Shafa Wiko Arif Wibowo Wiko Arif Wibowo Wisnu Nurcahyo Wiwit Probowati Yasir Sidiq Yohana Theresia Maria Astuti, Yohana Theresia Maria Yuanita Rachmawati Yudhistira Nugraha Yuliara, I Made Yusuf, Adib Fakhruddin