Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Kader Kesehatan Dalam Upaya Pengendalian Hipertensi Di Desa Sungai Batang Ilir RT.02 Mustaqimah, Mustaqimah; Lestari, Yayuk Puji; Anisa, Fadhiyah Noor; Karinda, Niken Adkah; Evana, Nur Qomara; Zulianur, Riska Ali; Maharani, Silvia Atwi; Saputri, Rina; Hakim, Ali Rakhman; Diyanti, Diyanti; Lestari, Ayu
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 1 No 4 (2023): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v1i4.300

Abstract

Pendahuluan: Di negara maju dan berkembang Hipertensi dianggap sebagai masalah kesehatan masyarakat yang penting. Penyakit ini erat kaitannya dengan gaya hidup dan edukasi dari promosi kesehatan. Kader kesehatan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup terkait kesehatan.Tujuan: Meningkatkan pengetahuan tentang hipertensi dan keterampilan mengukur tekanan darah yang benar bagi Kader kesehatan.Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode sosialisasi, diskusi, dan pelatihan.Hasil: Hasil dari kegiatan meningkatnya pengetahuan Kader kesehatan tentang hipertensi. Kader kesehatan juga mampu melakukan pengukuran tekanan darah yang benar menggunakan alat tensimeter digital.Simpulan: Pengetahuan dan keterampilan Kader kesehatan meningkat yang bermanfaat untuk menjalankan tugasnya sebagai Kader kesehatan desa.
Pemberdayaan Kader Kesehatan Desa Sungai Rangas Tengah Melalui Pemberian Pendidikan Tentang Hipertensi Saputri, Rina; Holilah, Shafira Nor; Raudhatul Jannah, Ghina; Amanah, Nurul; Mustaqimah, Mustaqimah; Hakim, Ali Rakhman
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 2 No 1 (2024): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v2i1.363

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi menjadi  penyakit  yang  banyak  diderita  oleh  masyarakat. Penderita  hipertensi  harus  meminum  obat  secara  rutin  setiap  hari. Salah  satu  cara untuk mengendalikan  kepatuhan  minum  obat  dan  kontrol  kesehatan  penderita  hipertensi  adalah dengan  memaksimalkan  peran Kader  kesehatan. Kader  kesehatan  memiliki  peran  penting yaitu sebagai penyuluh kesehatan di desa. Kader kesehatan harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup agar dapat memberikan informasi yang baik dan benar sesuai batas kemampuannya.Tujuan: Tujuan  dari  Pengabdian  Masyarakat  ini  adalah  untuk  meningkatkan  pengetahuan kader kesehatan tentang penyakit Hipertensi.Metode: Metode yang digunakan adalah metode diskusi kelompok serta pemberian pre-test dan post-test. Media informasi yang digunakan adalah leaflet. Kader kesehatan desa yang terlibat sebanyak 7 orang. Media leaflet berisi informasi tentang pengertian hipertensi, tipe-tipe hipertensi, gejala hipertensi, cara pencegahan penyakit hipertensi, dan faktor resiko hipertensi.Hasil: Hasil  dari  kegiatan  ini  terjadi  peningkatan  pengetahuan  dari  kader  kesehatan  desa tentang  penyakit  Hipertensi. Hal  ini  dapat  dilihat  dari  hasil pre-test dan post-test yang mengalami   peningkatan   pengetahuan   sebanyak   7  orang   kader   (100%). Meningkatnya pengetahuan  kader  maka  semakin  baik dalam memudahkan  kader untuk mengedukasi masyarakat setempat.Simpulan: Kesimpulan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan kader kesehatan desa Sungai Rangas Tengah tentang Hipertensi.
Edukasi Tentang Pentingnya Konsumsi Makanan Bergizi Dan Suplemen Kesehatan Pencegah Stunting Sejak Dini Pada Siswa SDN Handil Bujur 1 Aldi, Muhammad; Nasiroh; Pebriana, Olvia Putri; Puteri; Carolin, Putri; Noorhaliza; Wineiniati, Noni; Syifa, Umi; Laetare, Tresy Patricia; Martha, Dhea Yolanda; Nabila, Putri; Karina, Diah; Agustin, Nur Syafa; Ma’rifah, Nurul; Nofrizal, Deni; Palimbo, Adriana; Hakim, Ali Rakhman; Sari, Nita Wulan
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 2 No 1 (2024): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v2i1.367

Abstract

Pendahuluan: Stunting merupakan suatu kondisi dimana anak memiliki tinggi badan lebih pendek pada usianya. Anak sekolah sangat rentan berhadapan dengan permasalahan gizi. masalah stunting dapat dicegah secara dini dari remaja karena merupakan calon orang tua sehingga perlu diberikan pengetahuan mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi dan suplemen kesehatan untuk mencegah stunting sejak dini.Tujuan: Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada siswa tentang pentingnya mengonsumsi makanan bergizi dan suplemen kesehatan untuk mencegah stunting sejak dini.Metode: Metode penyampaian materi pada kegiatan ini dalam bentuk ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Materi diberikan melalui media leaflet yang berisi tentang stunting, makanan bergizi, dan suplemen kesehatan.Hasil: Hasil kegiatan diperoleh bahwa tingkat pemahaman siswa/i SDN Handil Bujur 1 tentang pentingnya konsumsi makanan bergizi dan suplemen kesehatan untuk mencegah stunting sejak dini mengalami peningkatan pemahaman dan pengetahuan.Simpulan: Dari kegiatan pemberian edukasi yang dilakukan di SDN Handil Bujur 1, dapat disimpulkan bahwa siswa dapat memahami materi yang disampaikan. Hal tersebut dapat dilihat berdasarkan tanya jawab antara tim pengabdian dan siswa/i pada akhir pemberian materi.
Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Mengedukasi Tentang Penyakit Maag Bagi Kader Kesehatan Desa Sungai Rangas Tengah Maharani, Tri Anita; Maulani, Eka Febrianti; Gumarus, Ellora Griselda; Hakim, Ali Rakhman; Hidayat, Ahmad; Mustaqimah, Mustaqimah; Saputri, Rina
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 2 No 3 (2024): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v2i3.418

Abstract

Pendahuluan: Maag merupakan salah penyakit yang sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan jika tidak ditangani akan berakibat fatal. Pemilihan terapi dalam pengobatan maag juga memerlukan ketepatan dosis dan pemberian agar memenuhi kriteria penggunaan obat rasional. Kesalahan umum yang dilakukan masyarakat adalah menggunakan obat dengan indikasi dan gejala yang tidak tepat. Sehingga kader kesehatan diperlukan untuk mengetahui pengetahuan dasar tentang penyakit maag, agar dapat meningkatkan pengetahuan kader sehingga informasi mengenai kesehatan akan lebih mudah diterima oleh suatu masyarakat karena kader kesehatan berasal dari masyarakat setempat. Tujuan: Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan di Desa Sungai Rangas Tengah tentang penyakit Maag. Metode: Metode yang digunakan adalah metode sosialisasi dan diskusi. Evaluasi untuk menilai pengetahuan kader melalui kuesioner pre-test dan post-test. Materi diberikan melalui media leaflet yang berisikan tentang penyakit Maag. Hasil:  Hasil yang didapatkan dari perhitungan kuesioner pre-test menunjukkan kader kesehatan kurang memahami terkait penyakit Maag. Pengetahuan kader kesehatan meningkat setelah diberikan edukasi mengenai penyakit Maag dengan hasil 100% yaitu seluruh kader kesehatan mengalami peningkatan pengetahuan. Simpulan: Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini pengetahuan kader kesehatan tentang penyakit Maag dapat meningkat dengan diberikannya edukasi melalui media leatlet.
Pengedukasian Kader Kesehatan Desa Sungai Rangas Tengah Mengenai Pemberian Asi Eksklusif Dengan Manajemen Laktasi Puji Lestari, Yayuk; Hakim, Ali Rakhman; Saputri, Rina; Zulianur, Riska Ali; Maharani, Silvia Atwi
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 2 No 3 (2024): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v2i3.470

Abstract

Pendahuluan: Air susu ibu merupakan makanan yang paling cocok bagi bayi yang mempunyai nilai tinggi dibanding susu formula serta ASI sangat menguntungkan ditinjau dari beberapa segi, baik segi gizi, kesehatan ekonomi maupun sosio-psikologis. Menyusui menurunkan resiko infeksi akut seperti diare, pneumonia, infeksi telinga, haemaophilus influenza, meningitis dan infeksi saluran kemih, menyusui juga melindungi bayi terhadap penyakit kronis masa depan seperti diabetes maitus tipe I, Ulseratif colitis, penurunan tekanan darah dan kolestrol serum total, kelebihan berat badan dan obesitas masa remaja dan dewasa. Tujuan: Tujuan dari Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan mengenai Pentingnya Asi Eksklusif Menggunakan Manajemen Laktasi. Metode: Metode yang digunakan adalah metode diskusi kelompok serta pemberian pre-test dan post-test. Media informmasi yang digunakan adalah leaflet. Kader kesehatan desa yang terlibat sebanyak 7 orang. Media leaflet berisi informasi tentang manajemen laktasi yang  terdiri dari posisi dan pelekatan mulut bayi, kecukupan pemberian ASI, manfaat teknik menyusui dan fakta menyusui ( keuntungan dari menyusui). Hasil:  Hasil dari kegiatan ini terjadi peningkatan pengetahuan dari kader kesehatan desa tentang pentingnya pemberian dan pemenuhan Asi bagi bayi usia 0 bulan sampai 2 tahun . Hal ini dapat dilihat dari hasil pre-test dan post-test yang mengalami peningkatan pengetahuan sebanyak 7orang kader (93%). Meningkatnya pengetahuan kader maka semakin baik dalam memudahkan kader untuk mengedukasi masyarakat setempat. Simpulan: Kesmpulan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan kader kesehatan desa Sungai Rangai Tengah mengenai Pemberian Asi Eksklusif menggunakan manajemen laktasi.
Program Kelas Keluarga Zulliati Zulliati; Ali Rakhman Hakim; Nita Hestiyana
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2022): Juni : Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA)
Publisher : Universitas Muhamadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jusika.v6i1.559

Abstract

The current condition of maternal and child health in Indonesia is still very important to improve and receive special attention. According to 2018 RISKESDES data, it is estimated that around 1 mother dies every hour due to pregnancy, childbirth and postpartum and every day 401 babies die. Overall, the causes of maternal and child death are complex, involving medical aspects that must be handled by health workers. The causes of maternal death are sequentially caused by bleeding, eclampsia, infection, prolonged labor and miscarriage. Most infant deaths are caused by low birth weight (LBW) babies, difficulty breathing at birth and infections. More than half (56%) of infant deaths occur during the newborn period (0-28 days). The family class program is a program designed to implement family involvement in the process of monitoring and improving the health and welfare of mothers and children. People who are in a supportive social environment generally have better conditions compared to people without these benefits. Family support is thought to reduce the effects on an individual's mental health. (Phillips & Pittman, 2014). The Family Class Program will be in line with regional government programs in this case the Banjarmasin Mayor Program, namely the Family Assistance Program by Health workers and also family planning cadres together with PKK cadres, where this program will synergize in the family assistance process starting from prospective brides and grooms to toddlers and monitoring and evaluation will be carried out every year. The Family Class Program which is designed to directly involve cadres, families and Health workers as well as local regional officials so that these two programs can run in tandem and in a directed manner, in its implementation activities will use several innovations such as flip sheets and pocket books which will make it easier for officers to provide assistance.
Hubungan Pengembangan Karir terhadap Keterampilan Perawat di Rawat Inap Zahratunnisa, Zahratunnisa; Basit, Mohammad; Hakim, Ali Rakhman
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i4.2222

Abstract

Pengembangan karir berperan penting dalam meningkatkan kinerja. Sehingga, individu berproses meningkatkan kemampuannya agar mencapai kualitas karir yang diinginkan. Kurangnya keterampilan perawat menjadi kritikan dan keluhan. Banyaknya keluhan terhadap perawat yang tidak bersikap terampil seperti perawat tidak sigap dalam memberikan pengobatan pada pasien, tidak empati, lambat dalam bertindak dapat menyebabkan ketidakpuasaan pasien dan memungkinkan timbulnya komplain. Kualitas pelayanan yang buruk dapat menyebabkan ketidakpuasaan pasien dan memungkinkan timbulnya komplain, kritikan, bahkan tuntutan. Tujuan untuk mengetahui hubungan pengembangan karir terhadap keterampilan perawat di rawat inap RSUD. Dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif menggunakan pendekatan studi cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 33 responden dengan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakna uji spearman rank dengan nilai signifikan p = < 0,05. Hasil analisis bivariat menggunakan uji spearman rank diperoleh nilai p= 0,00 oleh karena p<0,05 maka dinyatakan adanya hubungan pengembangan karir terhadap keterampilan perawat di instalasi rawat inap Nilam 1 dan 2 RSUD Dr. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Koefisien korelasi (r) dengan nilai r = 0,657 menunjukan hubungan kuat (0,51-0,75). Ada hubungan pengembangan karir terhadap keterampilan perawat di Instalasi Rawat Inap Nilam 1 dan 2 RSUD Dr Moch Ansari Saleh Banjarmasin.
Hubungan Perilaku Pantang Makanan Dengan Lama Penyembuhan Luka Perenium Pada Ibu Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Pekauman Banjarmasin Lestari, Ayu; Anisa, Fadhiyah Noor; Hakim, Ali Rakhman
Health Research Journal of Indonesia Vol 2 No 2 (2023): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v2i2.307

Abstract

Pendahuluan: Robekan perineum terjadi hampir pada semua persalinan pertama dan tidak jarang juga pada persalinan berikutnya. Penyembuhan luka perenium dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu lingkungan, pengetahuan, sosial ekonomi, penanganan petugas, kondisi ibu, gizi dan pantang makanan. Namun masih terdapat 53% ibu nifas yang masih melakukan pantang mengkonsumsi makanan tertentu dikarenakan pengaruh dari budaya orang tua. Tujuan: Mengetahui hubungan perilaku pantang makanan dengan lama penyembuhan luka perenium pada ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Metode: Jenis penelitian ini deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini ibu nifas dengan luka perenium yang berada diwilayah kerja puskesmas pekauman Banjarmasin. sebanyak 40 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil: Hubungan perilaku pantang makanan dengan lama penyembuhan luka perenium pada ibu nifas diperoleh bahwa sebanyak 17 (42,5%) ibu berperilaku buruk (Pantang) dengan penyembuhan luka lambat 14 (35,0%) dan normal 3 (7,5%), sedangkan 23 (57,5%) ibu yang berperilaku baik (Tidak pantang) dengan penyembuhan luka lambat 1 (2,5%), normal 10 (25,0%) dan cepat 12 (30,0%). Hasil uji chi-square, diperoleh p-value 0,000, (p<0,05) yaitu Ha diterima, ada hubungan antara perilaku pantang makanan dengan lama penyembuhan luka perineum pada ibu nifas diwilayah kerja Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dari 40 responden dapat disimpulkan bahwa ada hubungan perilaku pantang makanan dengan lama penyembuhan luka perenium pada ibu nifas diwilayah kerja Puskesmas Pekuaman Banjarmasin.
Motivasi Calon Pengantin Wanita dalam Mendapatkan Imunisasi TT (Tetanus Toxoid) di Wilayah Kerja Puskesmas Cempaka Putih Banjarmasin Giopani, Dea Lailani; Yuliana, Fitri; Hakim, Ali Rakhman
Health Research Journal of Indonesia Vol 2 No 2 (2023): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v2i2.319

Abstract

Pendahuluan: Motivasi mendorong atau menggerakan perilaku seseorang ke suatu tujuan. Karena itu Ketika seseorang mempunyai motivasi yang kuat pemberian imunisasi TT juga meningkat karna kesadaran akan dorongan untuk meningkatkan Kesehatan yang dapat di cegah dengan imunisasi. data catin ditempat penelitian pada tahun 2023 terhitung dari Januari-Juni sebanyak 58 catin Wanita yang melakukan imunisasi TT, data Dinkes kota Banjarmasin sebanyak 75 orang dan jumlah T-1 semua kota Banjarmasin 536 maka hasil penelitian motivasi yang dimiliki dalam kategori kuat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi calon pengantin Wanita yang mendapatkan imunisasi TT (Tetanus Toxoid) di puskesmas Cempaka Putih Banjarmasin. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif, sasaran penelitian calon pengantin Wanita dengan jumlah sampel sebanyak 30 dengan analisis data univariat. Hasil: Dari hasil penelitian motivasi pemberian imunisasi TT dalam kategori kuat. Motivasi mendorong seseorang untuk melakukan hal-hal yang menguntungkan khususnya bagi Kesehatan dirinya sendiri. Kesimpulan: Adanya motivasi calon pengantin Wanita dalam mendapatkan imunisasi TT di puskesmas cempaka putih.
Penetapan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Daun Suruhan (Peperomia pellucida L. Kunth) Berdasarkan Perbedaan Konsentrasi Pelarut Etanol Maskura, Nur; Hakim, Ali Rakhman; Rizali, Muhammad
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jfs.v1i1.112

Abstract

Pendahuluan. Daun Suruhan (Peperomia pellucida L. Kunth) merupakan tumbuhan yang banyak tumbuh di Asia Tenggara. Secara empiris suruhan digunakan untuk pengobatan mengatasi radang dan mengobati demam. Tumbuhan suruhan mempunyai potensi sebagai senyawa antikanker, antimikroba, dan antioksidan. Kemampuan tanaman suruhan sebagai tanaman obat diduga berkaitan erat dengan senyawa flavonoid. Selain jenis pelarut perbedaan konsentrasi juga mempengaruhi hasil ekstraksi. Tujuan. Mengetahui kadar flavonoid total dari daun suruhan berdasarkan perbedaan konsentrasi pelarut etanol 70% dan 96%. Metode. Penelitian  ini  menggunakan  analisis  data  secara  deskriptif  dengan prosedur penelitian  dilakukan metode ekstraksi maserasi  lalu dilakukan penentuan kadar flavonoid dengan pembanding kuersetin menggunakan Spektrofotometri UV-Vis. Hasil. Kadar flavonoid total untuk ekstrak etanol 70% dan ekstrak etanol 96% daun suruhan masing-masing adalah  4,139 mg QE/g dan 2,976 mg QE/g. Simpulan. Kadar flavonoid dalam penelitian ini yang terdapat dalam ekstrak etanol 70% daun suruhan lebih tinggi dibandingkan dengan etanol 96%.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Adriana Palimbo, Adriana Agenia Rahman Agustin, Nur Syafa Ahmad Hidayat Ahmad Syahlani Ahnafani, Miyada Nur Aima Pitriya amanah, nurul Amanda Shelvia Savitri Amanda Shelvia Savitri Amanda Shelvia Savitri Amanda Shelvia Savitri Anggia Puteri Anisa Ujuldah Anisa Ujuldah Annisa Fitria Ariani, Malisa Aryzki, Saftia Asi, Seva Bela N. Asi, Seva Bela Nata Asti Wulan Ariani Auli Damayanti Aulia Damayanti Aulia Rahmah Aulia, Nina AYU LESTARI Azhimia, Faida Bayu Hari Mukti Carolin, Putri Dahlia Syahrina Dede Mahdiyah Dede Mahdiyah, Dede Defitamira, Olvi Deviani, Norma Dian Bardiansyah Donaretsi, Olga Nathania Dwi Salmarini, Desilestia Elieser, Michael Endang Susilawati Enzelia, Yoan Esti Susilowati Evana, Nur Qomara Fadhiyah Noor Anisa Fahriani, Fahriani Fatthiya Lisyanti Faulina, Siti Emi Az-Zahra Fitri Sadlia Fitri Yuliana Fitri Yuliana, Fitri Fitriani, Dyah Fitriyana, Rahma Furqan, Rizqi Nur Giopani, Dea Lailani Gresia, Sola Gumarus, Ellora Griselda Habibah, Nor Hariyanto, Ario Yudo Heny Novarita Hepriana, Yemima Holilah, Shafira Nor I Ketut Purnama Putra Ikeh, Tri Sulapmi D. Indriyani, Reni Ismiadi, Rahmad Jannah, Ghina Raudhatul Jesika Claudia Johanda, Maulida Karina, Diah Karinda, Niken Adkah Khaliza Natasya Dilla Komaliya, Risyda Kornelia, Sindi Kurniawati, Darini Kusuma D, Muhammad Chandra Hadi L. Lisnawati Laetare, Tresy Patricia Laurensia Yunita Lestari, Noor Laili Mega Lestari, Yayuk Puji Lisaura, Inggrit Windy M. Sobirin Mohtar Maharani, Silvia Atwi Maharani, Tri Anita Mahdalena Mahdalena Martha, Dhea Yolanda Marwah, Jannatul Maskura, Nur Maulani, Eka Febrianti Maulina, Nor Ma’rifah, Nurul Melviani, Melviani Mia Audina Mia Audina, Mia Miftahul Jannah Mohammad Basit, Mohammad Muhammad Aldi, Muhammad Muhammad Naufal, Muhammad Mustaqimah Mustaqimah Muzdalifah, Nur Nabila, Putri Nasiroh Nasiroh, Nasiroh Nastiti, Kunti Natantri, Bamikha Priskila Nayaken, Putri Olivia Ngongo, Marselina Nisa, Karimatun Nisrina, Salwa Nita Hestiyana nofrizal, deni Noorhaliza Noval Noval Noval Novalia Widiya Ningrum, Novalia Widiya Novalis, Rima Nugraha, Dyan Fitri Nur Hidayah NURUL HIDAYAH Oktavia, Regina Pebriana, Olvia Putri Pratiwi, Sinta Puji Lestari, Yayuk Puteri Putri Vidiasari Darsono Putri Vidiasari Darsono, Putri Vidiasari Putri, Mela Julia Rabiatul Adawiyah Rahayu, Desi Dwi Rahmadani Rahmadani Rahmadani Rahmadani Rahmah, Mulia Rahman, Agenia Ramadhan, Ahmad Dian Ramadhan, Novalina Rossa Ramadhani, Alya Raudhatul Jannah, Ghina Reny Indriyani Ria Fitriani Rina Saputri Rizali, Muhammad Rohama , Rohama Rohama, Rohama Rubina, Miranda Rustiana Rustiana Sadlia, Fitri Sagita, Ririn Samara, Akhmad Fadhil Saniah, Husnus Sari, Nita Wulan Sari, Rani Normaya Satria, Romi Savitri, Amanda Shelvia Setia Budi Sihotang, Ina Yunita Siti Azizah Siti Fatimah Siti Jubaidah, Siti Siti Malahayati Siti Sarah, Siti Sitti Khadijah Sofiya Maulida Sudarya, Maharani Fitria Syari, Aulia Rahma Syifa Khairunnisa syifa, Nur Syifa, Umi Tambun, Madschen Sia Mei Ol Siska Selvija Tuti Alawiyah Tuti Alawiyah Ujuldah, Anisa Ulfah, Annisa Utami, Putri Nadila Vania, Risma Ananda Weliyanto, Yupi Winda, Nadia Oktavia Wineiniati, Noni Wulandari, Suci Sri Yasnatasya Ys, Jian Yuditha Mutia Windy Yuli Yanti Sholehah Yustian, Alifira Adhany Yuwindry, Iwan Zahratunnisa, Zahratunnisa Zhafirah, Nurul Zulianur, Riska Ali Zulliati Zulliati