Articles
Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Mengedukasi Tentang Penyakit Maag Bagi Kader Kesehatan Desa Sungai Rangas Tengah
Maharani, Tri Anita;
Maulani, Eka Febrianti;
Gumarus, Ellora Griselda;
Hakim, Ali Rakhman;
Hidayat, Ahmad;
Mustaqimah, Mustaqimah;
Saputri, Rina
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 2 No 3 (2024): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63004/mcm.v2i3.418
Pendahuluan: Maag merupakan salah penyakit yang sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan jika tidak ditangani akan berakibat fatal. Pemilihan terapi dalam pengobatan maag juga memerlukan ketepatan dosis dan pemberian agar memenuhi kriteria penggunaan obat rasional. Kesalahan umum yang dilakukan masyarakat adalah menggunakan obat dengan indikasi dan gejala yang tidak tepat. Sehingga kader kesehatan diperlukan untuk mengetahui pengetahuan dasar tentang penyakit maag, agar dapat meningkatkan pengetahuan kader sehingga informasi mengenai kesehatan akan lebih mudah diterima oleh suatu masyarakat karena kader kesehatan berasal dari masyarakat setempat. Tujuan: Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan di Desa Sungai Rangas Tengah tentang penyakit Maag. Metode: Metode yang digunakan adalah metode sosialisasi dan diskusi. Evaluasi untuk menilai pengetahuan kader melalui kuesioner pre-test dan post-test. Materi diberikan melalui media leaflet yang berisikan tentang penyakit Maag. Hasil: Hasil yang didapatkan dari perhitungan kuesioner pre-test menunjukkan kader kesehatan kurang memahami terkait penyakit Maag. Pengetahuan kader kesehatan meningkat setelah diberikan edukasi mengenai penyakit Maag dengan hasil 100% yaitu seluruh kader kesehatan mengalami peningkatan pengetahuan. Simpulan: Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini pengetahuan kader kesehatan tentang penyakit Maag dapat meningkat dengan diberikannya edukasi melalui media leatlet.
Pengedukasian Kader Kesehatan Desa Sungai Rangas Tengah Mengenai Pemberian Asi Eksklusif Dengan Manajemen Laktasi
Puji Lestari, Yayuk;
Hakim, Ali Rakhman;
Saputri, Rina;
Zulianur, Riska Ali;
Maharani, Silvia Atwi
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 2 No 3 (2024): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63004/mcm.v2i3.470
Pendahuluan: Air susu ibu merupakan makanan yang paling cocok bagi bayi yang mempunyai nilai tinggi dibanding susu formula serta ASI sangat menguntungkan ditinjau dari beberapa segi, baik segi gizi, kesehatan ekonomi maupun sosio-psikologis. Menyusui menurunkan resiko infeksi akut seperti diare, pneumonia, infeksi telinga, haemaophilus influenza, meningitis dan infeksi saluran kemih, menyusui juga melindungi bayi terhadap penyakit kronis masa depan seperti diabetes maitus tipe I, Ulseratif colitis, penurunan tekanan darah dan kolestrol serum total, kelebihan berat badan dan obesitas masa remaja dan dewasa. Tujuan: Tujuan dari Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan mengenai Pentingnya Asi Eksklusif Menggunakan Manajemen Laktasi. Metode: Metode yang digunakan adalah metode diskusi kelompok serta pemberian pre-test dan post-test. Media informmasi yang digunakan adalah leaflet. Kader kesehatan desa yang terlibat sebanyak 7 orang. Media leaflet berisi informasi tentang manajemen laktasi yang terdiri dari posisi dan pelekatan mulut bayi, kecukupan pemberian ASI, manfaat teknik menyusui dan fakta menyusui ( keuntungan dari menyusui). Hasil: Hasil dari kegiatan ini terjadi peningkatan pengetahuan dari kader kesehatan desa tentang pentingnya pemberian dan pemenuhan Asi bagi bayi usia 0 bulan sampai 2 tahun . Hal ini dapat dilihat dari hasil pre-test dan post-test yang mengalami peningkatan pengetahuan sebanyak 7orang kader (93%). Meningkatnya pengetahuan kader maka semakin baik dalam memudahkan kader untuk mengedukasi masyarakat setempat. Simpulan: Kesmpulan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan kader kesehatan desa Sungai Rangai Tengah mengenai Pemberian Asi Eksklusif menggunakan manajemen laktasi.
Program Kelas Keluarga
Zulliati Zulliati;
Ali Rakhman Hakim;
Nita Hestiyana
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2022): Juni : Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA)
Publisher : Universitas Muhamadiyah Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57214/jusika.v6i1.559
The current condition of maternal and child health in Indonesia is still very important to improve and receive special attention. According to 2018 RISKESDES data, it is estimated that around 1 mother dies every hour due to pregnancy, childbirth and postpartum and every day 401 babies die. Overall, the causes of maternal and child death are complex, involving medical aspects that must be handled by health workers. The causes of maternal death are sequentially caused by bleeding, eclampsia, infection, prolonged labor and miscarriage. Most infant deaths are caused by low birth weight (LBW) babies, difficulty breathing at birth and infections. More than half (56%) of infant deaths occur during the newborn period (0-28 days). The family class program is a program designed to implement family involvement in the process of monitoring and improving the health and welfare of mothers and children. People who are in a supportive social environment generally have better conditions compared to people without these benefits. Family support is thought to reduce the effects on an individual's mental health. (Phillips & Pittman, 2014). The Family Class Program will be in line with regional government programs in this case the Banjarmasin Mayor Program, namely the Family Assistance Program by Health workers and also family planning cadres together with PKK cadres, where this program will synergize in the family assistance process starting from prospective brides and grooms to toddlers and monitoring and evaluation will be carried out every year. The Family Class Program which is designed to directly involve cadres, families and Health workers as well as local regional officials so that these two programs can run in tandem and in a directed manner, in its implementation activities will use several innovations such as flip sheets and pocket books which will make it easier for officers to provide assistance.
Hubungan Pengembangan Karir terhadap Keterampilan Perawat di Rawat Inap
Zahratunnisa, Zahratunnisa;
Basit, Mohammad;
Hakim, Ali Rakhman
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/pskm.v14i4.2222
Pengembangan karir berperan penting dalam meningkatkan kinerja. Sehingga, individu berproses meningkatkan kemampuannya agar mencapai kualitas karir yang diinginkan. Kurangnya keterampilan perawat menjadi kritikan dan keluhan. Banyaknya keluhan terhadap perawat yang tidak bersikap terampil seperti perawat tidak sigap dalam memberikan pengobatan pada pasien, tidak empati, lambat dalam bertindak dapat menyebabkan ketidakpuasaan pasien dan memungkinkan timbulnya komplain. Kualitas pelayanan yang buruk dapat menyebabkan ketidakpuasaan pasien dan memungkinkan timbulnya komplain, kritikan, bahkan tuntutan. Tujuan untuk mengetahui hubungan pengembangan karir terhadap keterampilan perawat di rawat inap RSUD. Dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif menggunakan pendekatan studi cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 33 responden dengan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakna uji spearman rank dengan nilai signifikan p = < 0,05. Hasil analisis bivariat menggunakan uji spearman rank diperoleh nilai p= 0,00 oleh karena p<0,05 maka dinyatakan adanya hubungan pengembangan karir terhadap keterampilan perawat di instalasi rawat inap Nilam 1 dan 2 RSUD Dr. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Koefisien korelasi (r) dengan nilai r = 0,657 menunjukan hubungan kuat (0,51-0,75). Ada hubungan pengembangan karir terhadap keterampilan perawat di Instalasi Rawat Inap Nilam 1 dan 2 RSUD Dr Moch Ansari Saleh Banjarmasin.
Penetapan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Daun Suruhan (Peperomia pellucida L. Kunth) Berdasarkan Perbedaan Konsentrasi Pelarut Etanol
Maskura, Nur;
Hakim, Ali Rakhman;
Rizali, Muhammad
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63004/jfs.v1i1.112
Pendahuluan. Daun Suruhan (Peperomia pellucida L. Kunth) merupakan tumbuhan yang banyak tumbuh di Asia Tenggara. Secara empiris suruhan digunakan untuk pengobatan mengatasi radang dan mengobati demam. Tumbuhan suruhan mempunyai potensi sebagai senyawa antikanker, antimikroba, dan antioksidan. Kemampuan tanaman suruhan sebagai tanaman obat diduga berkaitan erat dengan senyawa flavonoid. Selain jenis pelarut perbedaan konsentrasi juga mempengaruhi hasil ekstraksi. Tujuan. Mengetahui kadar flavonoid total dari daun suruhan berdasarkan perbedaan konsentrasi pelarut etanol 70% dan 96%. Metode. Penelitian ini menggunakan analisis data secara deskriptif dengan prosedur penelitian dilakukan metode ekstraksi maserasi lalu dilakukan penentuan kadar flavonoid dengan pembanding kuersetin menggunakan Spektrofotometri UV-Vis. Hasil. Kadar flavonoid total untuk ekstrak etanol 70% dan ekstrak etanol 96% daun suruhan masing-masing adalah 4,139 mg QE/g dan 2,976 mg QE/g. Simpulan. Kadar flavonoid dalam penelitian ini yang terdapat dalam ekstrak etanol 70% daun suruhan lebih tinggi dibandingkan dengan etanol 96%.
Identifikasi Senyawa Terpenoid Dari Ekstrak Etanol Daun Karinat (Rubusmoluccanus L) Dengan Metode Kromatografi Lapis Tipis
Ramadhan, Ahmad Dian;
Hakim, Ali Rakhman;
Byna, Agus
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63004/jfs.v1i1.115
Pendahuluan. Daun Karinat banyak digunakan masyarakat untuk penyakit keputihan dan obat sakit gigi (nyeri). Terpenoid mempunyai manfaat sebagai antibakteri, dan anti jamur. Penggunaan pelarut etanol dapat menjadi optimal jika faktor konsentrasi, suhu, waktu dan pemilihan metode ekstraksi sesuai. Tujuan. Mengidentifikasi senyawa terpenoid menggunakan metode kromatografi lapis tipis. Metode. Metode yang digunakan uji kualitatif dengan uji kromatografi lapis tipis dengan eluen n-Heksan:kloroform (2:7). Hasil. Berdasarkan hasil penelitian ekstrak etanol daun karinat mengandung senyawa terpenoid dengan nilai rf 0,78. Simpulan. Simpulan dari penelitian positif mengandung terpenoid. Kata kunci: Daun karinat, terpenoid
Uji Aktivitas Antimikroba Sarang Burung Walet Putih (Aerodramus fuciphaga) Terhadap Bakteri Escherichia coli
Lisnawati, Lisnawati;
Hakim, Ali Rakhman;
Darsono, Putri Vidiasari
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63004/jfs.v1i2.201
Diare merupakan penyakit yang tersebar luas dengan morbiditas dan mortalitas yang relatif tinggi. Salah satu penyebab diare adalah dari segi makanan, dapat berupa makanan basi, makanan beracun, alergi makanan, makanan yang terkontaminasi bakteri rotavirus atau Escherichia coli, yang memerlukan personal hygiene terkait dengan penanganan makanan, yang harus diikuti untuk memastikan makanan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi uji aktivitas antimikroba sarang burung walet putih (Aerodramus fuciphaga) terhadap bakteri Escherichia coli. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan variasi konsentrasi 100%, 75%, 50%, 25%. Metode yang digunakan yaitu difusi cakram untuk menentukan zona hambat dan dilusi untuk menentukan KHM (Konsentrasi Hambat Minimum). Hasil uji aktivitas antibakteri sarang burung walet (Aerodramus fuciphaga) terhadap bakteri Escherichia coli pada konsentrasi 100%, 75%, 50%, 25% tidak memiliki daya hambat terhadap bakteri Escherichia coli. Sarang Burung Walet Putih (Aerodramus fuciphaga) tidak miliki aktivitas antibakteri terhadap E.coli KHM (Konsentrasi Hambat Minimum).
Manajemen Penyakit Hipertensi Dengan Pengobatan Tradisional
Mustaqimah, Mustaqimah;
Saputri, Rina;
Hakim, Ali Rakhman
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63004/jfs.v2i1.359
Penggunaan pengobatan antihipertensi telah mengubah riwayat alami hipertensi. Meskipun gagal jantung kongestif, pendarahan otak, dan gagal ginjal merupakan komplikasi utama dari hipertensi berat yang tidak diobati, infark miokard dan stroke trombotik juga muncul sebagai masalah utama pada pasien hipertensi. Penggunaan terapi untuk hipertensi dari bahan alam dapat menjadi solusi mengendalikan tekanan darah penderita hipertensi. Mentimun dan semangka merupakan buah yang mudah didapatkan masyarakat. Mentimun yang memiliki kandungan mineral yang tinggi terbukti mampu mengendalikan tekanan darah. Suplementasi L-sitrulin yang terkandung pada semangka meningkatkan sintesis oksida nitrat, menurunkan tekanan darah, dan dapat meningkatkan aliran darah perifer. Efek antihipertensi dari suplementasi L-citrulline semangka terlihat jelas pada orang dewasa dengan prahipertensi atau hipertensi.
Penetapan Parameter Spesifik Daun Beluntas (Pluchea indica L) Asal Kalimantan Selatan
Nisa, Karimatun;
Hakim, Ali Rakhman;
Noval
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63004/jfs.v1i2.406
Daun Beluntas (Pluchea indica L) dapat tumbuh di daerah kering pada tanah yang keras dan berbatu, pada daerah dataran rendah hingga dataran tinggi. Seiring dengan meningkatnya teknologi bahan alam dan kecenderungan masyarakat, maka diperlukan adanya suatu acuan yang memuat persyaratan mutu bahan alam. Hasil uji kadar ektrak larut air mendapatkan hasil 13.387 %. Pada uji kadar ektrak larut etanol mendapatkan hasil 0,454. Pada skrinning fitokimia menjelaskan bahwa tanaman beluntas mengandung tanin, alkaloid, steroid/terpenoid, flavonoid, dan saponin.
Uji Kuantitatif Flavonoid Total dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Kacapiring (Gardenia jasminoides Ellis)
Habibah, Nor;
Hakim, Ali Rakhman;
Kurniawati, Darini
Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (175.783 KB)
|
DOI: 10.35473/ijpnp.v5i2.1799
Kacapiring plant (Gardenia jasminoides Ellis) from the Rubiaceae is one of plants of the Gardenia genus that can be used for treatment. Empirically, peoples of Baruh Bahinu Dalam Balangan village use Kacapiring leaves (Gardenia jasminoides Ellis) to reduce high blood sugar levels by drinking boiled water. Kacapiring leaves (Gardenia jasminoides Ellis) contain flavonoid. The presence of flavonoids may indicate that Kacapiring leaf extract (Gardenia jasminoides Ellis) has potential as antioxidant because it has a conjugated aromatic group (benzene) which is able to donate one hydrogen atom to free radicals that can cause adverse effect on the body. This is what underlies the research on total flavonoid content and antioxidant activity of Kacapiring leaf extract (Gardenia jasminoides ellis. The purpose of this study was to determine total flavonoid content dan antioxidant activity of Kacapiring Leaf Extract (Gardenia jasminoides Ellis). This study used quantitative analysis using UV-Vis spechtrophotometry. Result of the measurement of the flavonoid content of the extract was 5,984 mg QE/g extract and the antioxidant activity test showed that Kacapiring leaf extract (Gardenia jasminoides Ellis) had very strong antioxidant activity with an IC50 value of 8,48 ppm. The conclusion is the total flavonoid content of Kacapiring Leaf extract (Gardenia jasminoides Ellis) is 5,984 mg QE/g extract and has very strong antioxidant activity. ABSTRAKTanaman Kacapiring (Gardenia jasminoides Ellis) dari suku Rubiaceae adalah salah satu tanaman genus Gardenia yang dapat dimanfaatkan untuk pengobatan. Secara empiris, masyarakat desa Baruh Bahinu Dalam, Balangan menggunakan daun Kacapiring (Gardenia jasminoides Ellis) untuk menurunkan kadar gula darah yang tinggi dengan meminum air rebusannya. Daun kacapiring (Gardenia jasminoides Ellis) mengandung flavonoid. Adanya kandungan flavonoid dapat mengindikasikan bahwa ekstrak daun kacapiring (Gardenia jasminoides Ellis) berpotensi sebagai antioksidan karena memiliki gugus aromatis terkonjugasi (benzen) yang mampu mendonorkan satu atom hidrogen pada radikal bebas yang dapat menyebabkan efek buruk pada tubuh. Hal tersebut yang mendasari dilakukannya penelitian tentang kadar flavonoid total dan aktivitas antioksidan ekstrak daun Kacapiring (Gardenia jasminoides Ellis). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar flavonoid total dan aktivitas antioksidan ekstrak daun Kacapiring (Gardenia jasminoides Ellis). Penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian pada pengukuran kadar flavonoid total ekstrak sebesar 5,984 mg QE/g ekstrak dan pada pengujian aktivitas antioksidan menunjukkan ekstrak daun Kacapiring (Gardenia jasminoides Ellis) memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dengan nilai IC50 8,48 ppm. Simpulannya yaitu Kadar flavonoid total ekstrak daun Kacapiring (Gardenia jasminoides Ellis) sebesar 5,984 mg QE/g ekstrak dan mempunyai aktivitas antioksidan sangat kuat.