p-Index From 2021 - 2026
14.07
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL GIZI INDONESIA JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas (Andalas Journal of Public Health) Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Analitika : Jurnal Magister Psikologi UMA Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Kesehatan Vokasional Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Gizi Klinik Indonesia Jurnal Kesehatan Komunitas Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas Jurnal GEOSAPTA Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN Jurnal Kesehatan JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Health Information : Jurnal Penelitian Jurnal 'Aisyiyah Medika Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan PUBLIKASI PENELITIAN TERAPAN DAN KEBIJAKAN Science Midwifery Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains Indonesian Journal of Global Health research Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Cendekia Medika : Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Pengabdian Masyarakat: Humanity and Medicine International Journal of Community Service Community Research Of Epidemiology (CORE) Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Keperawatan Media Informasi JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Jurnal Kesehatan Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Terapi Wicara dan Bahasa Holistik Jurnal Kesehatan Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Indonesian Journal of Global Health Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor Determinan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Masyarakat Desa Sungai Rambutan Kecamatan Indralaya Utara Nur Alam Fajar; Misnaniarti
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Berdasarkan data tahun 2010, kejadian diare dan ISPA di Provinsi Sumatera Selatan masih cukup tinggi. Begitu pula di Kabupaten Ogan Ilir, angka penderita diare dan ISPA masih cukup tinggi yakni 8358 penderita diare dan 23.308 penderita ISPA. Hal ini mungkin disebabkan karena rendahnya cakupan air bersih, rendahnya pengetahuan masyarakat, perilaku yang kurang sehat serta faktor lain. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada masyarakat di Desa Sungai Rambutan Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir tahun 2011.Metode : Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh masyarakat Desa Sungai Rambutan Kabupaten Ogan Ilir. Sampel berjumlah 108 orang yang dipilih dengan menggunakan cara simple random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara langsung dengan responden menggunakan kuesioner. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat.Hasil Penelitian : Diketahui bahwa sebagian besar responden berumur lebih dari 30 tahun (74,1%), pendidikan mayoritas di bawah SMA (98,1%), responden mayoritas bekerja nonformal sebagai petani/ buruh (77,8%). Dari total responden sebanyak 39,8% yang memiliki pengetahuan baik dan 59,3% yang mempunyai sikap tidak mendukung terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sedangkan 69,4% responden yang tidak berperilaku hidup bersih dan sehat. Ada hubungan signifikan antara pengetahuan masyarakat terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dengan nilai PValue = 0,004. Tidak ada hubungan signifikan antara sikap masyarakat terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dengan nilai PValue = 0,085.Kesimpulan : Pengetahuan merupakan faktor determinan yang berpengaruh terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat masyarakat di Desa Sungai Rambutan. Disarankan agar diadakan kegiatan promosi kesehatan berupa penyuluhan secara terprogram dan kontinyu oleh Puskesmas di wilayah setempat dalam mewujudkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di masyarakat.Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Perilaku, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.
Pengaruh Life Skills terhadap Perilaku Seks pada Remaja di Wilayah Seberang Ulu Kota Palembang Iche Andriyani Liberty; Nur Alam Fajar; Elvi Sunarsih
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Seks merupakan aspek yang berperan penting bagi perkembangan diri remaja. Mobilitas dan pembangunan berbagai fasilitas di Kota Palembang, khususnya Wilayah Seberang Ulu semakin meningkat. Peningkatan pembangunan ini menimbulkan dilema tersendiri, disatu sisi masyarakat sangat membutuhkan pembangunan, namun disisi lain terjadi kemunduran moral remaja yang mengubah nilai, norma dan gaya hidup mereka yang diikuti dengan revolusi media dan perilaku yang semakin bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh life skills terhadap perilaku seks pada remaja. Penelitian ini dilakukan pada Bulan Mei-Juni 2011 di Wilayah Seberang Ulu Kota Palembang.Metode: Merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Subjek yang diteliti yaitu semua remaja yang berumur 12-21 tahun yang ada di Wilayah Seberang Ulu Kota Palembang dengan besar sampel sebanyak 96 responden. Uji statistik menggunakan uji chi square dengan menggunakan program SPSS 17.Hasil Penelitian: Menunjukkan bahwa ada pengaruh life skills (p=0,015), hard skill (pengetahuan seks) (p=0,012), soft skills (religiusitas, kepercayaan diri, dan konsep diri) (p=0,000) terhadap perilaku seks pada remaja, secara parsial religiusitas (p=0,015), kepercayaan diri (p=0,018), dan konsep diri (p=0,027) juga berpengaruh terhadap perilaku seks.Kesimpulan: Life skills, soft skill, religiusitas, kepercayaan diri, dan konsep diri merupakan faktor risiko sedangkan hard skill merupakan faktor pencegah terjadinya perilaku seks bebas pada remaja. Diperlukan suatu pengembangan model pendidikan berbasiskan life skill untuk mencegah perilaku seks bebas (life skills based education for free sex prevention) pada remaja.Kata Kunci: Remaja, life skills, perilaku seks
Evaluasi Program Keluarga Berencana Pria (Vasektomi) di Kecamatan Bukit Kecil Palembang Tahun 2011 Annisa Rahmawaty; Asmaripa Ainy; Nur Alam Fajar
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Masalah utama yang dihadapi di Indonesia adalah di bidang kependudukan yang masih tingginya pertumbuhan penduduk. Oleh karena itu pemerintah terus berupaya untuk menekan laju pertumbuhan dengan program keluarga berencana (KB). Di Kota Palembang terjadi peningkatan peserta KB aktif yang menggunakan alat kontrasepsi vasektomi yang mengartikan bahwa adanya peningkatan minat pria dalam penggunaan alat kontrasepsi. Kepesertaan KB bagi kalangan miskin dinilai masih rendah, termasuk penduduk di daerah terpencil dan perbatasan, serta sosialisasi program bagi generasi muda menjelang usia nikah juga masih kurang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi program KB pria (vasektomi).Metode: Penelitian evaluatif dengan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode wawancara mendalam, FGD, telaah dokumen, dan pengamatan. Jumlah informan 9 orang. Untuk menguji keabsahan data dilakukan dengan cara triangulasi sumber, metode, dan data. Analisis data dilakukan dengan content analysis.Hasil Penelitian: Sumber daya manusia, pengalokasian dana, pemanfaatan sarana, perencanaan program, pengorganisasian, penatalaksanaan, dan pencapaian program KB pria sudah berjalan dengan baik, serta persepsi mengenai vasektomi juga sudah bisa di terima dengan baik oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat itu sendiri.Kesimpulan: Saran terhadap program KB pria antara lain: petugas kesehatan harus rutin mengikuti pelatihan program untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, perlu ditambahkan lagi petugas untuk melakukan sosialisasi di lapangan, dan peserta vasektomi mampu menjadi motivator untuk mengajak kaum Bapak dalam menggunakan vasektomi.Kata Kunci: Evaluasi, keluarga berencana, vasektomi
Hubungan Kunjungan Antenatal Care dengan Persalinan Sectio Caesarea di Indonesia (Analisis Data SDKI 2012) Ririn Fratiwi Febbryanti S; Nur Alam Fajar; Indah Purnama Sari
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Angka sectio caesarea yang tinggi menjadi masalah kesehatan masyarakat karena dapat meningkatkan risiko pada maternal dan efek samping perinatal. Kunjungan antenatal care berguna untuk memantau kehamilan dan merencanakan persalinan agar diketahui status kehamilan ibu sehingga dapat mendeteksi dini penyakit dan komplikasi pada ibu dalam menentukan tindakan persalinan. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan kunjungan ANC dengan persalinan SC di Indonesia pada data SDKI 2012.Metode: Jenis penelitian kuantitatif ini menggunakan data sekunder dengan kriteria inklusi wanita umur subur 15-49 tahun dan pernah melahirkan anak hidup 5 tahun terakhir survei. Desain studi cross-sectional dengan sampel 12.536 ibu yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Analisis data penelitian dilakukan dengan complex sample univariat, bivariat uji chi-square dan multivariat uji regresi logistik model faktor risiko.Hasil Penelitian: Hasil analisis ada hubungan signifikan antara wanita yang melakukan kunjungan antenatal care tidak lengkap dengan persalinan sectio caesarea. Namun, hubungan ini sebagai faktor protektif, artinya ibu yang melakukan kunjungan antenatal care tidak lengkap menurunkan risiko 0,742 kali lebih kecil untuk melakukan persalinan sectio caesarea dibandingkan ibu yang melakukan kunjungan antenatal lengkap setelah dikontrol dengan sosial ekonomi keluarga, daerah tempat tinggal, pendidikan ibu, umur ibu, paritas, dan komplikasi selama kehamilan. Kesimpulan: Kunjungan antenatal care memiliki hubungan signifikan dengan persalinan sectio caesarea di Indonesia setelah dikontrol sosial ekonomi keluarga, daerah tempat tinggal, pendidikan ibu, umur ibu, paritas, dan komplikasi selama kehamilan. Dilakukan upaya promosi kesehatan dalam advokasi kebijakan, bina suasana dan gerakan pemberdayaan masyarakat.
Deteksi dini stunting berbasis edukasi dan pendampingan kader kesehatan Nur Alam Fajar; Kiki Sulaningsi; Esti Sri Ananingsih; Elvi Sunarsih; Indah Yuliana; Feny Etrawati; Sinta Octaviana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27878

Abstract

AbstrakStunting merupakan masalah kesehatan nasional yang memerlukan intervensi dari berbagai pihak untuk mengatasinya. Stunting adalah kondisi dimana seorang anak memiliki tinggi atau panjang badan yang lebih rendah dari standar usianya, yang sering kali diakibatkan oleh kekurangan gizi kronis dan kondisi kesehatan yang tidak optimal selama periode penting pertumbuhan anak. Pemerintah Indonesia telah menetapkan target untuk menurunkan prevalensi stunting melalui berbagai strategi intervensi yang spesifik dan sensitif, yang bertujuan meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup generasi mendatang. Kegiatan pengabdian ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan deteksi dini stunting pada balita di Kelurahan Thehok, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini melibatkan pendampingan intensif kepada 34 kader dan perangkat desa di Kelurahan Thehok. Pendampingan ini dilakukan melalui beberapa tahapan pelaksanaan, yaitu persiapan, pelaksanaan (pre-test) untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal, pemberian pendampingan edukatif, evaluasi (post-test) untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta kegiatan keberlanjutan yang bertujuan memastikan penerapan hasil pengabdian dalam jangka panjang. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor rata-rata pengetahuan dari 86,4 menjadi 91, serta peningkatan skor sikap dari 12,46 menjadi 14,23, yang keduanya signifikan secara statistik (p- value < 0,05). Keterampilan peserta dalam deteksi dini stunting juga meningkat, khususnya dalam penggunaan alat ukur tinggi badan dan pemberian edukasi kepada masyarakat.Hal ini mengindikasikan perubahan positif pada ketiga komponen tersebut di kalangan kader dan perangkat desa yang terlibat. Kesimpulannya, program ini mampu meningkatkan kapasitas kader dalam mendeteksi dan mencegah stunting di Kelurahan Thehok, yang diharapkan dapat berkontribusi pada penurunan angka stunting di daerah tersebut. Kata kunci: stunting; deteksi dini; pengetahuan; sikap; keterampilan AbstractStunting is a national health issue that requires interventions from various stakeholders to address it. Stunting is a condition where a child has a height or length below the standard for their age, often caused by chronic malnutrition and suboptimal health conditions during critical growth periods. The Indonesian government has set a target to reduce stunting prevalence through specific and sensitive intervention strategies aimed at improving the health and quality of life of future generations. This community service program was designed to enhance the knowledge, attitudes, and skills of early detection of stunting in toddlers in Thehok Village, Jambi Selatan District, Jambi City. The method employed in this program involved intensive mentoring for 34 village health cadres and officials in Thehok. The mentoring process included several implementation stages: preparation, pre-test to assess initial knowledge levels, educational mentoring, post-test to evaluate knowledge improvement, and sustainability activities to ensure long-term application of the program's results. The evaluation results showed an increase in the average knowledge score from 86.4 to 91, and an increase in attitude scores from 12.46 to 14.23, both statistically significant (p-value < 0.05). Participants' skills in early detection of stunting also improved, especially in the use of height measurement tools and in providing education to the community. This indicates positive changes in all three components among the involved cadres and village officials. In conclusion, this program effectively enhanced the capacity of cadres to detect and prevent stunting in Thehok Village, which is expected to contribute to reducing stunting rates in the area. Keywords: stunting; early detection; knowledge; attitudes; skill
THE RELATIONSHIP BETWEEN FAMILY SUPPORT AND THE SUCCESS OF EXCLUSIVE BREASTFEEDING: LITERATURE REVIEW Pratama, Benny Putra; Fajar, Nur Alam; Idris, Haerawati; Fatmalina Febry; Rini Mutahar; Suci Destriatania
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 11 No. 1 (2026): January - March
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v11i1.644

Abstract

Exclusive breastfeeding is a key strategy for improving infant health and survival; however, its achievement remains suboptimal in many countries. Family support has been consistently identified as a major interpersonal determinant influencing exclusive breastfeeding success, highlighting the need for a comprehensive synthesis of recent empirical evidence. This study aims to examine and synthesize findings from empirical research on the role of family support in exclusive breastfeeding success through a narrative literature review. Literature searches were conducted using PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar, covering publications from 2020 to 2025. Of the 864 articles initially identified, 15 studies were selected based on predefined inclusion criteria and substantive relevance to the review focus. The synthesis indicates that family support, particularly from husbands and extended family members, is consistently associated with higher exclusive breastfeeding success, with reported odds ranging from approximately two to more than threefold across studies. Family support contributes to enhanced breastfeeding self efficacy, reduced postpartum stress, decreased prelacteal feeding practices, and the establishment of a supportive home environment for breastfeeding. The mechanisms underlying these effects involve interacting psychological, hormonal, and social pathways. These findings underscore the importance of family centered approaches in exclusive breastfeeding promotion, suggesting that health interventions should not focus solely on mothers but actively engage husbands and family members as key partners in supporting breastfeeding practices
Analysis of Perceived Benefits of Breast Milk Towards Exclusive Breastfeeding in Stunting Prevention Risna Mona Aristin; Nur Alam Fajar; Muhammad Cholil Munadi; Esti Sri Ananingsih; Rini Sugiarti
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM)
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26553/jikm.2024.15.1.21-34

Abstract

Stunting is a condition of growth failure due to accumulated nutritional inadequacies from prenatal until two years old. Individuals' perceptions of perceived benefits influence exclusive breastfeeding and thus reduce the risk of stunting. This study aimed to analyze the perception of the benefits of breastfeeding in preventing stunting in Tuah Negeri District, Musi Rawas Regency. The research method used a quantitative approach with a cross-sectional design. Sampling using purposive sampling technique resulted in 154 respondents aged 6-36 months. Data analysis used frequency distribution, chi-square test, and logistic regression test. Univariate results, good attitude (perceived benefits) 58.4%, high knowledge 66.2%, not good practices 57.1%, age <30 years 50.6%, low education 55.2%, not working 86.4%, family income below minimum wage 93.5% and number of family members ≤4 57.1%. Mothers’ knowledge has a relationship with exclusive breastfeeding practices (p<0.05) However, there was no relationship between perceived benefits of breastmilk reflected through attitudes and exclusive breastfeeding practices, as well as age, education, occupation, income and number of family members. Multivariate showed that low mothers’ knowledge had a 3.1 times higher risk of have unfavorable practices in exclusive breastfeeding, controlled by mother’s education. Based on study, the government needs to conduct education and long-term approaches through formal education so that mothers better understand health information.
Hubungan dukungan sosial dan self-esteem terhadap resiliensi pada ibu menyusui: A literature review Yuliani Tampubolon; Nur Alam Fajar; Anita Rahmiwati
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 20 No. 1 (2026): Volume 20 Nomor 1
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v20i1.2293

Abstract

Background: Breastfeeding mothers often face various psychological challenges that can affect their ability to adapt to stress during breastfeeding. Social support and self-esteem are considered protective factors that play an important role in fostering resilience in breastfeeding mothers. However, studies integrating these two factors are scattered and not comprehensively structured. Purpose: To examine and analyze the relationship between social support and self-esteem on resilience in breastfeeding mothers. Method: This literature review examined national and international journal articles published between 2018 and 2025. Relevant articles were obtained through scientific databases including Google Scholar, PubMed, BMC Psychology, International Breastfeeding Journal, and Reproductive Health. The keywords used were social support, self-esteem, resilience, and breastfeeding mothers, and were then analyzed critically and thematically based on the research variables. Results: Social support and self-esteem are significantly associated with resilience in breastfeeding mothers. Social support plays a role in increasing feelings of security and emotional support, while self-esteem contributes to strengthening mothers' self-confidence and coping skills in dealing with stress during breastfeeding. The interaction between internal and external factors shapes maternal resilience dynamically and contextually. Conclusion: Social support and self-esteem are important components in building resilience in breastfeeding mothers. Resilience is not formed in isolation, but rather through the interaction of individual psychological resources and social environmental support. Suggestion: The development of contextual and sustainable interventions involving families, healthcare professionals, and peer communities is needed to strengthen the self-esteem and resilience of breastfeeding mothers.   Keywords: Breastfeeding Mothers; Resilience; Self-esteem; Social Support.   Pendahuluan: Ibu menyusui sering menghadapi berbagai tantangan psikologis yang dapat memengaruhi kemampuan mereka dalam beradaptasi terhadap stres selama masa menyusui. Dukungan sosial dan self-esteem dipandang sebagai faktor protektif yang berperan penting dalam membentuk resiliensi ibu menyusui. Namun, kajian yang mengintegrasikan kedua faktor tersebut masih tersebar dan belum terstruktur secara komprehensif. Tujuan: Untuk menelaah dan menganalisis hubungan antara dukungan sosial dan self-esteem terhadap resiliensi pada ibu menyusui. Metode: Penelitian tinjauan literatur terhadap artikel jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan pada rentang tahun 2018–2025. Artikel yang relevan diperoleh melalui basis data ilmiah antara lain Google Scholar, PubMed, BMC Psychology, International Breastfeeding Journal, dan Reproductive Health. Kata kunci yang digunakan yaitu dukungan sosial, self-esteem, resiliensi, dan ibu menyusui, kemudian dianalisis secara kritis dan tematik berdasarkan variabel penelitian. Hasil: Dukungan sosial dan self-esteem memiliki hubungan yang signifikan dengan resiliensi ibu menyusui. Dukungan sosial berperan dalam meningkatkan rasa aman dan dukungan emosional, sedangkan self-esteem berkontribusi dalam memperkuat kepercayaan diri serta kemampuan koping ibu dalam menghadapi tekanan selama masa menyusui. Interaksi antara faktor internal dan eksternal membentuk resiliensi ibu secara dinamis dan kontekstual. Simpulan: Dukungan sosial dan self-esteem merupakan komponen penting dalam membangun resiliensi ibu menyusui. Resiliensi tidak terbentuk secara tunggal, melainkan melalui interaksi antara sumber daya psikologis individu dan dukungan lingkungan sosial. Saran: Diperlukan pengembangan intervensi yang kontekstual dan berkelanjutan dengan melibatkan keluarga, tenaga kesehatan, dan komunitas sebaya guna memperkuat self-esteem dan resiliensi ibu menyusui.   Kata Kunci: Dukungan Sosial; Ibu Menyusui; Resiliensi; Self-esteem.
ANALISIS HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU, PENGETAHUAN DAN SOSIAL BUDAYA DENGAN KEJADIAN STUNTING Sarilisnawati, Sarilisnawati; Hasyim, Hamzah; Fajar, Nur Alam
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.741

Abstract

Latar Belakang : Menurut WHO sebanyak 22,2% atau sekitar 150,8 juta orang balita di dunia mengalami stunting. Prevalensi stunting di Indonesia lebih tinggi daripada negara-negara lain di Asia Tenggara, seperti Myanmar (35%), Vietnam (23%), dan Thailand (16%) dan menduduki peringkat kelima dunia.  Karakteristik ibu, Pengetahuan dan sosial budaya berpengaruh terhadap kejadian stunting. Estimasi Prevalensi Stunting Tahun 2019 pada Balita di Kota Jambi adalah 18,62 % masih tinggi jika dibandingkan dengan Target Nasional tahun 2024 yaitu 14 %Tujuan: Menganalisis hubungan karakteristik ibu, pengetahuan dan sosial budaya dengan kejadian stunting di Kecamatan Jambi Timur tahun 2022.Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu balita di Kecamatan Jambi Timur Kota Jambi, perhitungan sampel minimal sebanyak 119 orang beradasarkan rumus estimasi 2 proporsi dengan perbandingan.Hasil menunjukkan bahwa 18,5 % responden memiliki balita dengan stunting. Terdapat hubungaan antara kejadian stunting di kecamatan Jambi Timur dengan (1) umur ibu p-value 0,020 (2) status pendidikan p-value  0,005 (3) status pekerjaan ibu p-value 0,052 (4) pengetahuan p-value 0,001 (5) budaya makan p-value 0,000. Variabel dominan  budaya makan dan  beberapa factor counfounding seperti umur, pendidikan, pekerjaan, pengetahuanKesimpulan : Kejadian stunting disebabkan oleh factor dominan budaya makan  serta beberapa faktor yang menjadi counfounding diantaranya pendidikan, pekerjaan, dan pengetahuan.
ANALISIS SISTEM KEPERCAYAAN FAMILY RESILIENCE PADA ORANG TUA YANG MEMILIKI BALITA STUNTING Munadi, Muhammad Cholil; Flora, Rostika; Zulkarnain, Mohammad; Fajar, Nur Alam; Yuliana, Indah; Tanjung, Risnawati; Martini, Sri; Aguscik, Aguscik
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.789

Abstract

Latar Belakang: Kondisi perkembangan anak yang tidak sesuai harapan dapat menjadi sebuah stresor bagi orang tua. Stunting merupakan salah satu kondisi permasalahan tumbuh kembang anak. Untuk mengatasi stresor tersebut, orang tua butuh respon keluarga untuk mengatasinya. Bagaimana respon keluarga dalam menghadapi situasi sulit tersebut disebut dengan family resilience. Dalam konsep family resilience, sistem kepercayaan merupakan salah satu upaya intervensi dan pencegahan permasalahan dalam keluarga salah satunya stunting. Penelitian ini bertujuan Untuk menganalisis domain sistem kepercayaan family resilience pada orang tua yang memiliki balita stunting di Kabupaten Muaro Jambi.Metode : Penelitian Kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan menggunakan metode wawancara mendalam, Focus Group Discussion dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis taksonomi. Validitas data menggunakan metode triangulasi. Informan pada penelitian ini sebanyak 18 orang tua yang memiliki balita stunting di Kabupaten Muaro Jambi.Hasil: Berdasarkan hasil penelitian pada domain sistem kepercayaan diketahui bahwa hampir semua orang tua dan keluarga balita stunting di Kabupaten Muaro Jambi memaknai stunting sebagai tantangan yang harus diatasi bersama. Pandangan positif dari keluarga dapat menciptakan transendensi pada keyakinan, sehingga menghasilkan resilience yang kuat dalam mengatasi permasalahan. Konstruk kepercayaan yang positif, bahwa kejadian stunting yang dialami balita mereka merupakan suatu tantangan yang harus diatasi bersama dapat menciptakan resilience yang lebih kuat.Kesimpulan: Peran sistem kepercayaan pada family resilience membantu para keluarga balita stunting di Kabupaten Muaro Jambi dalam memaknai stunting sebagai cobaan dan transendensi yang harus diatasi bersama, sehingga dapat menciptakan pandangan positif dengan keyakinan yang menghasilkan ketahan lebih baik dan lebih fokus dalam mengatasi permasalahan stunting.
Co-Authors : Samwilson Slamet, : Samwilson A Yosef Wempie Aannisah Fauzaania Achmad Fickry Faisya, Achmad Fickry Achmad Fickry Faisyah Adelina Irmayani Lubis Adelina Irmayani Lubis Adhitya, Bimo Brata Adiaty, Vefi Afria Tantri Aguscik, Aguscik Ahmad Fickry Faisya Aldyirwansyah, Muhammad Amalia, Risa Nur Amrina Rosyada Amrina Rosyada Ananingsih, Esti Sri Angeline Hosana Zefany Tarigan Anggun Budiastuti Anissa Nurhayati Anita Camelia Anita Rahmiwati Anita Rahmiwati Anita Rahmiwati Anliyanita, Roza Anni Holila Pulungan Annisa Rahmawati Annisa Rahmawaty Annisa Rahmawaty Annisa Rahmawaty Annisah Biancika Jasmine Appulembang, Yeni Anna Apriliani, Ferenadia Aquila Haya Tuzzahra Ariana, Rika Arie Kusumaningrum Asmaripa Ainy Astari, Dea Widya Atik Wulandari Aurasyiddin, Jerry Khulafa Ayu, Dewi Putri Azwinfadhlan, Ahmad Bella, Febriani Dwi Chairil Anwar Dadang Hikmah Purnama Dalimawati, Dalimawati Daniel, Risyad Aldian Dea Pradisa Deasy Sumarni Della Oktaviani Denni Affandi Desi Halimah Lubis, Desi Halimah Desi Mustika Wati Desi Mustika Wati Devy Yuliantari Dian Kurnia Sari Dianaulina, Dwi Dicky Permana Putra Dina Aprilia Dinda Gustina Aulia Dini Arista putri Dwi Antasari Dwi Dianaulina Dwi Wulan Sari Eichi Septiani Eka Oktarina Eka Oktarina, Eka Elin Mutia Sari Eliza Syafni Elvi Sunarsih Elvi Sunarsih Ena Juhaina Erliande Feswenti Erma Kartikasari Esti Sri Ananingsih Esti Sri Ananingsih Esti Sri Ananingsih Esti Sri Ananingsih Eva Nanda, Eva Eva Setiawati Exsan Utomo Faisa, Achmad Fickry Fatmalina Febry Fatmalina Febry Febbryanti, Ririn Fratiwi Febriana, Fitri Febriani Dwi Bella Fenny Etrawati Feny Etrawati Feranita Utama Feranita Utama Ferenadia Apriliani Ferenadia Apriliani Ferenadia Apriliani Fithriyani, Eka Fitri Yunita Fitriani, Novi Fitriani, Novilia Dwi Fitriani, Ranty Fitriawati, Fitriawati Flora Rostika Flora, Rostika - Giszka Putri Haerawati Idris Haerawati Idris Haerawati Idris, Haerawati Hakim, Dwi Ratnawaty Hamzah Hasyim Hamzah Hasyim Haryanti, Neny Hasanah, Putrie Uswatun Hayati, Thursina Vera Hendro Cahyono Hotimah, Hananik Iche Andriyani Liberty, Iche Andriyani Iche Liberty Iche Liberty Idris, Haerawari Ikhsan Ikhsan Ikhsan, Ikhsan - Imelda Gernauli Purba, Imelda Gernauli Indah Eliyanti Indah Eliyanti, Indah Indah Purnama Sari Indah Yuliana Indah Yuliana Indah Yuliana Intan Permatasari Iwan Stia Budi Iwan Stia Budi Jasmine, Annisah Biancika Jumisah Jumisah Kamilah, Inayah Kartikasari, Erma Khairiyah, Muthiah Kiki Sulaningsi Kiki Sulaningsi Kirana, Junneka Sarah Kurniati, Desi Laura Dwi Pratiwi Lestari, Amelia Sefti Lestari, Peggy Ayu Lionita, Widya Lubis, Fatma Juwita M Zulkarnain M. Zulkarnain M. Zulkarnain, M. Zulkarnain Mardiyatun Nasyidah Marisa Apriyanti, Marisa Maryanto, Hendri Maya Sopianti Medias Imroni misnaniari, Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Mohammad Zulkarnain Mohammad Zulkarnain Mohammad Zulkarnain Mohammad Zulkarnain Mohammad Zulkarnain Mohammad Zulkarnain Moriskha, Moriskha Mudinillah, Adam Mufarikha, Muhimatul Muhammad Amin Arigo Saci Muhammad Cholil Munadi Muhammad Dwi Hidayatullah Muhammad Yusuf, Fathullah Munadi, Abu Qasim, Muhammad Yusuf, Muhammad Zulkarnain Muharramah, Disa Hijratul Mulyadi Eko Purnomo N Nurlaili Najmah Najmah Najmah Usman Najmah, Najmah Nandira, Terra Nike Warta Nike Warta, Nike Nolly Julfery Novrika Sari Novrika Sari Novrika Sari Novrika, Novrika Novrikasari Novrikasari Novrikasari Novrikasari Novrikasari Novrikasari Novrikasari, Novrikasari Nur Farida Rahmawati Nurazila, Nurazila Nurhayati, Anissa Nurlaili, Nurlaili - Nurmalia Ermi Nurna Ningsih Nurul Fitriani Nurul Fitriani Ocktariyana, Ocktariyana Oktarina, Silvia oktaviani, Della Penatarita Penatarita Pradisa , Dea Pratama, Benny Putra Prima Sari Putri Prima Sari Putri, Prima Sari Purnama, Yetti Putri Wardarita Rahman, Rika Ariana Rahmatillah Razak Rahmatillah Razak Rahmawati, Nur Farida Ramadhani, Indah Ramdika, Sari Bema Rapele, Nanda Pratiwi Reni Mitra Sari Resti Irmalasari Resti Irmalasari, Resti Restuani Budiarti Retri Primasari Retri Primasari, Retri Rico J Sitorus Rico J. Sitorus Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Ridha Taqwa Ridwan Ikob, Ridwan Ridzuan, M Rimadona, Nia Rini Mutahar Rini Sugiarti Ririn Fratiwi Febbryanti S Ririn Noviyanti Putri Riris Diana Rachmayanti Risa Nur Amalia Risa Nur Amalia Risa Nur Amalia Risa Nur Amalia Risa Nur Amalia Risna Mona Aristin Risnawati Tanjung Rizma Adlia Syakurah Rizma Adlia Syakurah Rosaria, Rini Rosaria Rostika Flora Rostika Flora Rostika Flora Rostika Flora Rostika Flora Roza Holilah Ruth Evita Gloria Lumban Gaol Saci, Muhammad Amin Arigo Samsuryadi Saputra, Yoerdy Agusmal Sari, Novrika Sari, Yona Wia Sartika Sari, Yuanita Windu Sarilisnawati, Sarilisnawati Siau Ching Sin Silitonga, Angelienne Maria Prayscyllia Silvia Oktarina Sinta Octaviana Sinta Octaviana Siti Puji Astuti Sitorus, Rico J Soraya Haris Sri Martini Sri Martini Sri Yuliani Frisilia Dewi Suca, Uttami A Suci Destriatania Suci Destriatania Sucirahayu, Citra Afny Sugiarti, Rini Sulung, Neshy Sunarsi , Elvi Sunarsi, Elvi Sunarsih, Elvi Suryati Suryati Susilawati Susilawati Syafhira, Adinda Syamsuryadi Triska Septi Wahyuni Tuzzahra, Aquila Haya Vani Safithri Vegy Risky Anggreny Wahyuni, Nenny Widya Lionita Winta, Mulya Virgonita Iswindari Wulanda, Ayu Febri Yeni Yeni Yeni Yeni Yeni Yentri Anggeraini Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuliani Tampubolon Yuliastuti, Maria Eka Yusria Ningsih Zulkarnai Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain, M Zulkarnain, M. Zulkarnain Zulkarnain, Mohammad Zulkarnain, Mohammad -