Claim Missing Document
Check
Articles

Deteksi Dini dan Edukasi Pentingnya Penatalaksanaan Depresi dan Faktor-Faktor Risikonya pada Pasien Stroke Iskemik di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat Herpan Syafii Harahap; Yanna Indrayana; Hendra Susana Putra; Indah Retnowati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.955 KB) | DOI: 10.29303/jpmsi.v3i1.109

Abstract

Depresi merupakan salah satu komplikasi penting dari stroke iskemik. Prevalensi depresi pada pasien stroke secara global cukup tinggi, yaitu sekitar 55%. Pengabaian kondisi depresi pada pasien stroke akibat rendahnya pemahaman mereka mengenai pentingnya penanganan depresi dan faktor-faktor risikonya akan menyebabkan terjadinya penurunan kualitas hidup pasiennya. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat yang ditujukan untuk deteksi dini depresi pasca stroke dan edukasi terkait pentingnya penatalaksanaan depresi dan faktor-faktor risiko penyertanya pada pasien stroke iskemik penting untuk dilakukan. Sebanyak 22 pasien stroke iskemik dengan waktu awitan stroke 3 bulan pertama yang datang ke Poli Saraf Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat selama Bulan Agustus 2019 sampai dengan Maret 2020 turut berpartisipasi sebagai subjek dalam kegiatan ini. Frekuensi depresi pada subjek dengan stroke iskemik yang berpartisiapasi dalam kegiatan pengabdian ini cukup tinggi (45%). Sebagian besar subjek memiliki rentang usia produktif, berjenis kelamin laki-laki, memiliki tingkat pendidikan rendah, memiliki lokasi infark pada hemisfer kiri, dan memiliki hipertensi. Seluruh karakteristik demografik dan klinik yang teridentifikasi tidak berhubungan secara signifikan dengan frekuensi kejadian depresi pasca stroke (p<0.05). Seluruh subjek dan anggota keluarga yang mendampinginya menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam kegiatan ini. Kegiatan deteksi dini depresi ini sangat bermanfaat bagi subjek dan edukasi terkait pentingnya penatalaksanaan depresi dan faktor-faktor risikonya ini bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan mereka terkait tindak lanjut yang harus dilakukan untuk mencegah atau mengatasi depresi pasca stroke.
Tingginya Risiko Penyakit Kardiovaskular Pada Populasi Dengan Risiko Tinggi Obstructive Sleep Apnea Berdasarkan Kuesioner STOP-Bang yanna indrayana; herpan syafii harahap; rina lestari
Jurnal Kardiologi Indonesia Vol 39 No 3 (2018): Indonesian Journal of Cardiology: July-September 2018
Publisher : The Indonesian Heart Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30701/ijc.v39i3.683

Abstract

Latar belakang:Obstructive sleep apneu (OSA) merupakan gangguan pernafasan saat tidur (sleep-disordered breathing) yang paling tinggi prevalensinya. OSA secara independen berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular seperti gagal jantung dan penyakit arteri koroner begitu juga prediabetes dan diabetes. Penelitian yang menghubungkan risiko OSA yang dinilai menggunakan kuesioner STOP-Bang dengan risiko penyakit kardiovaskular belum pernah dikerjakan di Indonesia. Metode Penelitian : Penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross-sectional, dilakukanpada 62 orang penduduk di kota Mataram dengan rentang umur 40-74 tahun. Penilaian risiko terjadinya OSA dilakukan dengan menghitung skor total dari kuesioner menurut STOP-Bang. Individu memiliki risiko tinggi OSA jika memiliki skor total ?3. Penilaian risiko penyakit kardiovaskular dihitung menggunakan skor risiko Framingham yang selanjutnya dikonversikan menjadi persentase yang menggambarkan probabilitas penyakit kardiovaskular dalam 10 tahun kedepan. Hasil Penelitian : Sebanyak 38 orang (61,29%) subyek penelitian memiliki risiko rendah dan 24 orang (38,71%) memiliki risiko tinggi untuk mengalami OSA. Persentase risiko penyakit kardiovaskular secara signifikan lebih tinggi pada kelompok risiko tinggi OSA dibandingkan dengan risiko rendah OSA (p=0,007). Selain itu didapatkan juga pada kelompok risiko tinggi OSA lebih banyak berjenis kelamin laki-laki (p=0,001), memiliki lingkar leher lebih besar (p=0,001), lingkar pinggang lebih besar (p=0,036), hipertensi lebih banyak (p=0,001) dan kadar gula darah puasa yang lebih tinggi (p=0,025). Kesimpulan : Jumlah subyek penelitian yang terdeteksi memiliki risiko tinggi OSA berdasarkan skrining sederhana menggunakan kuesioner STOP-Bang cukup besar. Dalam penelitian ini, risiko penyakit kardiovaskular secara signifikan lebih tinggipada kelompok risiko tinggi OSA.
HBA1C SEBAGAI KANDIDAT BIOMARKER UNTUK PREDIKSI PROGESIVITAS GANGGUAN KOGNITIF TERKAIT DIABETES MELITUS TIPE 2 Putri Nurhayati; Achmad Mujahidin Irham; I Dewa Bagus Ketut Widya Pramana; Herpan Syafii Harahap
Unram Medical Journal Vol 11 No 1 (2022): vol 11 no 1
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jku.v11i1.517

Abstract

Type 2 diabetes mellitus (T2DM) is a chronic metabolic disorder characterized by insulin resistance and hyperglycemia which underlie its complications, including cognitive impairment. T2dm-associated cognitive impairment is generally characterized by the decrease in at least one cognitive domain. However, its progression can be slowed by appropriate blood glucose control. Hb1Ac is a candidate of appropriate biomarker in predicting the progression of T2DM-associated cognitive impairment. This is based on several important characteristics it has, including a good blood glucose index, low daily biological variability, relatively unaffected by stress conditions, and unaffected by variations due to loading the amount of glucose.
Karakteristik Pasien Pada Pemeriksaan Elektroneurografi di Rumah Sakit Universitas Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat Periode Januari 2020 Hingga Desember 2020 ghalvan sahidu; Ilsa Hunaifi; Herpan Syafii Harahap; Decky Aditya Zulkarnaen
Unram Medical Journal Vol 11 No 1 (2022): vol 11 no 1
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jku.v11i1.603

Abstract

Abstract Background: Electroneurography (ENG) is also known as nerve conduction examination, which includes examination of motor, sensory and slow response nerve conduction velocity (KHS). Abnormalities of KHS and evoked potentials may reveal the underlying pathophysiology of peripheral nerve disorders. With a good clinical examination, the ENMG examination will very helpfull main diagnosis. This examination helps determine the topical diagnosis, pathology and prognosis of peripheral nervous system disorders. Methods: This type of research is a descriptive observational study from the patient's medical record to determine the profile and results of the examination of patients undergoing electroneurography examination at the outpatient polyclinic, Mataram University Hospital. Sampling in the form of medical record data from January 1, 2020 - December 31, 2020 with a sample of 40 people. The research data will be entered and presented in tables and figures. Then the tables and figures will be analyzed. Results: Patients the most research subjects male as many as 27 people (67.5%). Patients who have the most body weight with a weight range of 51-100 kg 30 people (75%). For the highest height of the sample is in the range of 150-200 cm with a total of 34 people (85%). Most of the patients with non-traumatic complaints were 34 people (85%). The highest number of patients was polyneuropathy with a total of 22 people (55%). Conclusion: From this study, it was found that patients who take electroneurographic examinations at the Neurology Polyclinic at the University of Mataram had very varied characteristics and examination results.
EDUKASI MENGENAI NYERI PUNGGUNG BAWAH (NPB) PADA PASIEN POLI SARAF RUMAH SAKIT UNIVERSITAS MATARAM Muhammad Ghalvan Sahidu; Ilsa Hunaifi; Herpan Syafii Harahap
Jurnal Abdi Insani Vol 8 No 3 (2021): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v8i3.432

Abstract

Keluhan nyeri punggung bawah (NPB) sering dijumpai pada praktik sehari-hari. Sebanyak 17-31% dari total populasi pernah mengalami NPB semasa hidupnya. Hal tersebut menyebabkan penurunan kualitas hidup serta memiliki dampak sosial dan ekonomi yang buruk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat awam mengenai nyeri punggung bawah dan bagaimana pencegahannya. Pengabdian ini dilaksanakan di poli saraf Rumah Sakit Universitas Mataram. Sebanyak 13 pasien saraf yang berada di depan poli mengikuti kegiatan, yang meliputi pre-test, penyuluhan dalam bentuk slide mengenai nyeri punggung bawah (NPB), dan diakhiri dengan post-test. Soal-soal pre-test dan post-test yang diberikan adalah 10 butir soal jenis pilihan ganda seputar penyakit nyeri punggung bawah (NPB), dan diambil nilai rerata nya. Dalam kegiatan ini, dapat dipaparkan perbedaan rerata nilai pre-test dan post-test pada pasien, antara lain rerata 76.9 untuk pre-test dan 82.2 untuk post-test. Sebanyak 9 pasien (60%) mengalami peningkatan nilai atau pengetahuan, dan 3 pasien (23%) tidak menunjukkan adanya peningkatan, 1 pasien yang pre-test dan post-test nya mendapat nilai sempurna (100), dan nilai post-test yang lebih rendah dari nilai pre-test sebanyak 1 pasien (7%). Dalam kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa komunikasi, informasi, dan edukasi merupakan solusi yang efektif untuk meningkatan pengetahuan pasien. Pengabdian ini merupakan langkah awal untuk kegiatan intervensi promosi yang perlu ditindaklanjuti dengan kegiatan serupa pada populasi yang lebih luas, sehingga upaya penemuan penyakit NPB menjadi meningkat dan luaran klinis penderitanya menjadi lebih baik
The effect of the onset of seizure on clock drawing test score of epilepsy patients Baiq Kania Kartika Yaksa; Herpan Syafii Harahap; Emmy Amalia; Yanna Indrayana
JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia JKKI, Vol 9, No 2, (2018)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKKI.Vol9.Iss2.art6

Abstract

Background: Epilepsy is one of the causing factors of cognitive impairment which affects the patient’s quality of life. The most critical risk factor for cognitive impairment in epilepsy patients is the onset of seizure. Performing detection of cognitive impairment in those patients is crucial. Clock Drawing Test (CDT) is a validated instrument for the detection of cognitive impairment in epilepsy patients.Objective: This study was aimed to investigate the effect of the onset of seizure on CDT score in epilepsy patients.Methods: This study was a cross-sectional study involving 64 epilepsy patients of Mutiara Sukma Mental Hospital, West Nusa Tenggara, who met the inclusion but not exclusion criteria. The clinical and demographic characteristics data collected in this study were age, gender, type of seizure, etiology, length of education, duration of treatment, and antiepileptic drugs (AED). Cognitive function evaluation has been done by using the CDT instrument. Analysis of the effect of the beginning of seizure on CDT score was carried out by observing the influence of the clinical and demographic characteristics data.Results: There was a significant difference between the onset of seizure on CDT score (p<0.05). There were significant differences in aetiology and age in both groups of onsets of the seizure (p <0.05), but not in the characteristics of gender, type of seizure, level of education, duration of treatment and AED in both groups of onsets of the seizure (p>0.05).Conclusion: The onset of the seizure in epilepsy patients affect CDT score. This effect might be attributed to etiology and age of epilepsy patients.
Profil Penegakan Diagnosis dan Stadium Penyakit Pasien Meningitis Tuberkulosis yang Dirawat di Rumah Sakit Dr. Saiful Anwar Malang Herpan Syafii Harahap; Badrul Munir
Unram Medical Journal Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jku.v5i2.189

Abstract

Latar belakang: Tuberkulosis saat ini masih merupakan masalah kesehatan global. Meningitis tuberkulosis merupakan bentuk tuberkulosis di sistem saraf pusat yang paling sering ditemukan. Saat ini belum ada data mengenai angka kejadian penyakit ini di Kota Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penegakan diagnosis dan stadium penyakit pasien meningitis tuberkulosis yang dirawat di Rumah Sakit dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan potong lintang, dikerjakan selama bulan November-Desember 2014. Data diperoleh dari rekam medis pasien meningitis tuberkulosis yang dirawat di Rumah Sakit dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang selama periode November 2013-Oktober 2014. Dilakukan penentuan klasifikasi diagnosis meningitis tuberkulosis menurut hasil konsensus The international tuberculous meningitis workshop dan penentuan klasifikasi stadium penyakit menurut British Medical Research Council (BMRC). Hasil: Jumlah subyek dalam penelitian ini 27 orang, dengan rician untuk subyek laki-laki dan perempuan masing-masing sebanyak 15 orang (55,56%) dan 12 orang (44,44%). Proporsi subyek dengan klasifikasi diagnosis possible dan probable masing-masing sebesar 70,37% dan 29,63%, dengan stadium penyakit I, II, dan III masing-masing sebesar 3,70%, 70,37%, dan 25,93%, dan dengan koinfeksi HIV sebesar 25,93%. Uji Kolmogorov-Smirnov terhadap menunjukkan tidak ada perbedaan proporsi stadium penyakit yang bermakna antara subyek laki-laki dan perempuan (p=0,516). Uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang bermakna dalam hal klasifikasi penyakit (p=0,215) dan keberadaan koinfeksi HIV (p=0,298) antara subyek penelitian laki-laki dan perempuan. Kesimpulan: Subyek penelitian dengan klasifikasi diagnosis probable dan stadium penyakit III memiliki proporsi yang paling besar. Tidak terdapat perbedaan klasifikasi diagnosis, stadium penyakit, dan keberadaan koinfeksi HIV berdasarkan jenis kelamin.
Diseminasi Informasi mengenai Penyakit Parkinson pada Pasien Rawat Jalan Poliklinik Neurologi Rumah Sakit Universitas Mataram Herpan Syafii Harahap; Ilsa Hunaifi; Muhammad Ghalvan Sahidu; Yanna Indrayana; Safat Wahyudi; Baiq Hilya Kholida; Stephanie Elizabeth Gunawan
Jurnal Gema Ngabdi Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL GEMA NGABDI
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jgn.v5i2.301

Abstract

Parkinson's disease is a neurodegenerative disease that is quite common in the elderly population, which is the second most common after Alzheimer's disease. Patients with advanced Parkinson's disease will rely heavily on family members to carry out their basic daily activities. This activity aims to disseminate information related to Parkinson's disease to visitors to the Neurology Polyclinic at the University of Mataram Hospital. The activities carried out included pre-tests, topic presentations, and post-tests. The enthusiasm of the participants in this activity was recorded as a photo documentation. Statistical analysis using paired t-test was carried out to test whether there was a significant difference between the mean pre-test and post-test scores of the participants. A total of 15 participants participated in this whole series of activities with great enthusiasm. There was a significant increase in the post-test mean value compared to the pre-test mean value (p = 0.002). Community service activities in the form of counseling are effective in increasing participants' knowledge about Parkinson's disease.
Edukasi Mengenai Gangguan Kognitif Pada Pasien Hipertensi di Poli Neurologi Rumah Sakit Universitas Mataram Briliansy Briliansy; Herpan Syafii Harahap; Ilsa Hunaifi; Muhammad Ghalvan Sahidu; Stephanie Elizabeth Gunawan; Ni Nyoman Ayu Susilawati; Safat Wahyudi; Baiq Hilya Kholida; Diayanti Tenti Lestari; Setyawati Asih Putri
Jurnal Gema Ngabdi Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL GEMA NGABDI
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jgn.v5i3.344

Abstract

Cognitive impairment in hypertensive patients is a significant clinical problem. It is a prevalent condition that has a major impact on quality of life. Hypertension, characterized by persistently elevated blood pressure, has been identified as a potential risk factor for cognitive impairment. Assessing cognitive function in hypertensive patients is essential for early detection and intervention. Community participation is crucial to raise awareness about the symptoms of cognitive impairment in hypertensive patients. Therefore, education on cognitive impairment associated with hypertension is necessary to reduce its morbidity. This community service activity aims to provide education on the definition, signs, and symptoms, as well as early detection methods of cognitive impairment in hypertensive patients to patients and their families at the neurology clinic University of Mataram Hospital. The activity was conducted using an interactive method with the aid of PowerPoint slides. The participants were given a pre-test, followed by a presentation on the disease, a discussion session, and finally, a post-test. There were 14 participants in total. The education session began with a pre-test consisting of five questions about cognitive impairment and hypertension. The participants' average score was 74.2. The material covered definitions, symptoms, early signs, and how to conduct early detection of cognitive impairment and hypertension. The education session concluded with a post-test, which revealed that 10 participants (71.4%) showed an increase in their knowledge scores, with a mean score of 88.5. Effective communication, information, and education are essential in improving knowledge about the early detection of cognitive impairment in hypertensive patients.
TINJAUAN PUSTAKA: DIAGNOSIS DAN TATALAKSANA DEMENSIA ALZHEIMER Kasprata, Haditya Novan; Harahap, Herpan Syafii
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i12.12618

Abstract

Abstrak: Tinjauan Pustaka: Dagnosis dan Tatalaksana Demensia Alzheimer. Demensia merupakan suatu penyakit gangguan otak kronis yang terjadi secara progresif dan menyebabkan kehilangan kemampuan intelektual. Alzheimer merupakan salah satu bentuk paling umum dari demensia. Demensia Alzheimer tergolong penyakit degeneratif, artinya akan semakin memburuk seiring berjalannya waktu. Pendiagnosaan Demensia Alzheimer ditujukan pada orang dengan kecurigaan gangguan kognitif. Pada orang yang diduga kognitifnya terganggu, diagnosis harus dilakukan berdasarkan kriteria DSM-IV untuk demensia. Salah satu gangguan tidur yang paling umum terjadi pada penderita Demensia Alzheimer adalah insomnia sekaligus sebagai salah satu gejala diagnosis Demensia Alzheimer pada individu. Pada pasien alzheimer, gangguan tidur ini disebabkan karena adanya gangguan regulasi yang ekstrim pada irama sirkadian tidur yang terjadi secara acak. Untuk pencegahannya, diperlukan pencegahan primer (memodifikasi faktor risiko), sekunder (diagnosis) dan tersier (terapi) untuk memperlambat penurunan fungsi kognitif, kesalahan diagnosis dan penanganan yang tidak sesuai.
Co-Authors Abdurrachim Abdurrachim Achmad Mujahidin Irham Adre Mayza Afif, Zamroni Aisya Nur Abida Aisya Yafis Iqlima Alkautsar, Mohammad Saddam Almuthiiah, Khadijah Amalia, Emmy Amalia, Emmy - Amaliya, Annisa Risqi Amanda Halimi Amin, Hasan Anak Agung Ayu Niti Wedayani Andhera, Athalita Andi Alfian Zainuddin Andi Alfian Zainuddin Andi Kurnia Bintang, Andi Kurnia andi, Silmi chairan Andina Nabilah Mario Andiyani, Dinda Zahra Putri Anggoro, Joko Annafi, Muhammad Ibnu Anthony, Lalu Muhammad Anugrah, M. Fardi Ardiana Ekawanti Ario Danianto Asriningrum Asriningrum Asriningrum, Asriningrum Aulia Dwi Hendriani Ayu Susilawati, Ayu Azizaturrahmah, Gina Aulia Azmy Mujahid, Sabila Izzatina Badrul Munir Baiq Dewi Sartika Baiq Hilya Kholida Baiq Hilya Kholida Baiq Kania Kartika Yaksa Balqis, Ananda Amirah Bayanaka, Aldhiya Azmy Belynda Rahmalia Sanceska Wahyudi Briliansy Briliansy Briliansy, Briliansy Cahyadi, Anabel Cahyadi, Anabel Catarina Budyono, Catarina Catur Ari Setianto, Catur Ari Chivan Agustinus Siregar Christabella Natalia Wijaya Claudya, Astrid Danesh Hadyljinan Utomo Dara Asyfiya Iyoega Darmaningrat, Cokorda Istri Agung Asvini Deasy Irawati Decky Aditya Zulkarnaen Devi Chandra Kirana Dewi Suryani Dewi, Artu Alycia Laksmi Diayanti Tenti Lestari Didit Yudhanto Dimas Zul Fariqhan Dini Suryani, Dini Dion Setiawan Dwi Atri, Ausi Mutiara Eko Arisetijono Emmy Amalia Enny Ratna Indriyani Evelin, Shierly Kencana Eviana Norahmawati Fachry Prasetyo Hutomo Faizah, Lillah Fatarosdiana Fatarosdiana Fatarosdiana, Fatarosdiana Fitriantoro, Santo Gea, Endah Irnanda Ulfa ghalvan sahidu Gina Syafinatunnajah Gina Zahro Ambarah Grandis Cristagalli Habib, Phillip Haditya Novan Kasprata Hamsu Kadriyan Haq, Abiyyu Didar Hasina, Raisya Hendra Susana Putra Hendra Susana Putra Hifdzil Hilam, Muhammad I Dewa Bagus Ketut Widya Pramana I Gede Yasa Asmara I Gusti Ayu Trisna Aryani I Made Brama Atmaja Ilsa Hunaifi Ilsa Hunaifi Ilsa Hunaifi, Ilsa Indah Retnowati Indah Retnowati Indah Retnowati Indah Sapta Wardani Indradayana, Yanna Indrayana, Yanna Indrayana, Yanna Indrayana, Yanna Indrayana, Yanna Indriyana, Yanna Irsyadina Hasana Bharata Ismaya, Ferium Trah Ismiana, Baiq Holisatul Iyoega, Dara Asyfiya Izza Mufida Jacob, Lusye Diana Jihan Alifa Rahma Joko Anggoro Jumraini Tammasse Kasprata, Haditya Novan Khaula Karima Laksmana, Ngakan Putu Proudy Landapa, Raditya Rachman Lasmi, Anjely Doni Lestari, Diayanti Tenti Lestari, Rizka Vidya Linggabudi, I Gusti Bagus Widiamtara Loeki Enggar Fitri Luh Made Ita Purwani Maharani, Amelia Wahyu Maharani, Nyoman Ayu Anindya Mahardika, Fransisca Ika Maida sania salsabila Maliga, Helnida Anggun Mega Adwiatin Miraditi, Ni Komang Mochammad Dalhar Muhammad Akbar Muhammad Akbar Muhammad Azrul Uzmi Muhammad Ghalvan Sahidu Muhammad Ghalvan Sahidu Muhammad Sutan Maulana Muhammad Zaariq Prasetyo Mukhlisatunnafsi, Latifah Muliyana, Hifdzil Haq Munirah, Ira Muttaqin, Syihabul Nafisya Ayu Evana Neila Raisa Ni Nyoman Ayu Susilawati Ni Nyoman Ayu, Susilawati Ni Wayan Sekar Ratih Nikmahtustsani, Mulika Ade Fitria Novita, Adela Novrita Padauleng Nur Syamsu, M.Diaz Nurarafah Andika Putri Nurfadia, Muhammad Fabian Nurhayati, Putri Nurhayati, Rohmatul Hajiriah Nurhayati, Rohmatul Hajiriah Nurhidayati Nurhidayati Nurhidayati Nurhidayati Nurhidayati Nurhidayati Ocktaviana Saputri, Legis Padauleng, Novrita Padauleng, Novrita Padauleng, Novrita Paniatul Hiwala Pintaningrum, Yusra Praditna, Ardi Prafica, Adisti Prasetya, Rangga Cahya Pratiwi, Baiq Bunga Citra Prawiro, Aurellia Wongso Pujiarohman Pujiarohman Pujiarohman, Pujiarohman Putra, Hendra Susana Putri Nurhayati Putri, Setyawati Asih Putri, Siti Noururrifqiyati Juna Qisthinadia Hazhiyah Setiadi Rahma, Jaini Raisa, Neila Rifky Maulana Ackbar Rike Delya Rizqina Rina Lestari Rina Lestari Ristia, Ovia Intan Rivarti, Arina Windri Rizki, Mohammad Rizki, Mohammad Rohadi Muhammad Rosyidi Rosmalasari Rosmalasari Rusdi, Yudika Ilhami Safat Wahyudi Safat Wahyudi Safat Wahyudi Sahidu, Muhammad Ghalvan Sahly, Aliza Raudatin Sari, Putu Suwita Satriawan, Wira Semadi, I Kadek Setiadi, Qisthinadia Hazhiyah Setiadi, Qisthinadia Hazhiyah Setyawati Asih Putri Shafa C, Cloresta Silmina Alifiya Sri Budhi Rianawati Sri Budhi Rianawati, Sri Budhi Sri Susilawatin Stephanie Elizabeth Gunawan Stephanie Elizabeth Gunawan Stephanie Elizabeth Gunawan Stephen, Mishael Enoch Sulistyaningrum, Dwi Suryantarini, Ni Wayan Puspa Wijaya Susilawati, N Nyoman Ayu Susilawati, Ni Nyoman Ayu Syifa, R.R Ditya Mutiara Tammasse , Jumraini Tammasse, Jumraini Tinny Endang Endang H Ulfa Gea, Indah Ernanda Vinni Dianggita Wa Ode Nur Intan Octina Wahyudi, Safat Wardi, Baiq Prita Riantiani Wedayani, AA Ayu Niti Wiracakra, I Gusti Lanang Krisna Wulandari, Inayah Yanna Indrayana Yusra Pintaningrum Zamroni Afif Zubaidi, Fitriannisa Faradina