p-Index From 2021 - 2026
13.363
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SAINSMAT Indonesian Journal of Educational Studies LaGeografiA Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi Jurnal Wilayah dan Lingkungan Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktik dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi UNM Geographic Journal Jurnal Environmental Science Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan JUSTISI Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jambura Geo Education Journal Community Empowerment Sinar Sang Surya: Jurnal Pusat Pengabdian kepada Masyarakat SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat Idea Pengabdian Masyarakat JURNAL GEOGRAFIKA (GEOGRAFI LINGKUNGAN LAHAN BASAH) GEOGRAPHIA: Jurnal Pendidikan dan Penelitian Geografi JPIG Jurnal Multidisiplin Madani (MUDIMA) Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sosiosaintifik SAINSMAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society El-Fata: Journal of Sharia Economics and Islamic Education Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Jurnal Pendidikan Terapan Panrita Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Mining Science and Technology Journal Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Socius: Social Sciences Research Journal Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Prosiding Seminar Nasional Dies Natalis Universitas Negeri Makassar Intisari: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Journal of Geographical Sciences and Education Journal of Law Justice Edu Geography TENANG : Teknologi, Edukasi, dan Pengabdian Multidisiplin Nusantara Gemilang Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Geosfera Indonesia PIAF : Paser Institute Journal Of Accounting And Finance Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian Jurnal Teknologi Sumberdaya Mineral Indonesian Journal of Fundamental and Applied Geography Mustard Journal De Ecobusin Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi
Claim Missing Document
Check
Articles

Rancangan Konten Pembelajaran Geografi Pariwisata Berbasis Wisata Pantai Botutonuo berintegrasikan Photography Essay Hendra Hendra; M Iqbal Liayong Pratama; Rakhmat Jaya Lahay; Hasriyanti Hasriyanti
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2021): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i3.251

Abstract

Konten Pembelajaran telah menjadi bagian penting dalam pembelajaran di masa pandemi saat ini. Pembelajaran yang memanfaatkan jejaring sangat mudah diakses. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang rancangan konten pembelajaran geografi pariwisata berbasis wisata pantai botutonuo berintegrasikan photography essay. Metode yang digunakan dalam penelitian ini Deskriptif eksplorasi yang akan mendeskripsikan fenomena secara konprehenship. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Desain penelitian dilakukan dengan analisis kebutuhan, yang disesuaikan dengan rencana pembelajaran semester, capaian pembelajaran dan karakteristik materi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa 1). Hasil analisis kebutuhan materi geografi pariwisata berdasarkan capaian pembelajaran menunjukan sumber belajar dari Wisata pantai botutonuo antara lain Sumber daya wisata pantai Botutonuo, Pendukung wisata pantai Botutonuo, Wisatawan Pantai Botutonuo, Kawasan Wisata Pantai Botutonuo dengan 11 sub bagian yang memiliki  Materi Pembelajaran yang sesuai yaitu Daya Tarik Wisata, Daya Tarik wisata dari Unsur alami, Daya tarik wisata dari unsur non alami, Jenis sarana pendukung wisata, Jenis prasarana pendukung wisata, Kebutuhan dasar wisatawan, Karakteristik wisatawan, Toponimi wisatawan, Komponen dasar Wisata, Atraksi wisata, Amenitas, Aksesibilitas. 2) Komponen wisata yang menjadi sumber belajar antara lain atraksi wisata (pesisir pantai botutonuo, Vegetasi, dan Spot dermaga), amenitas (penginapan, gasebo, menara pandang botutonuo, market, warung makan, tempat ibadah, toilet, area parkir, penerangan) dan akessibilitas (bandara, pelabuhan, terminal, akses jalan). Sebagai kesimpulan Wisata Pantai Botutonuo yang berintegrasikan photography essay memiliki karakteristik yang bersesuaian dengan materi geografi pariwisata, capaian pembelajaran dan karakteristik materi yang terfokus pada komponen wisata. Sehingga dapat menjadi rekomendasi yang efektif kepada pihak terkait, bahwa Wisata pantai Botutonuo yang berintegrasikan photography essay dapat dijadikan sebagai konten pembelajaran pada materi geografi pariwisata.
Penyuluhan Pengetahuan Lingkungan Tentang Green School Bagi Guru-Guru dan Kepala Sekolah SD Se-Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang Hasriyanti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JurDikMas) Sosiosaintifik Vol 4 No 1 (2022): Jurdikmas Sosiosaintifik Volume 4 No. 1 Februari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.136 KB) | DOI: 10.54339/jurdikmas.v4i1.400

Abstract

Efektifnya pelaksanaan pengelolaan dan program konservasi lingkungan melalui program Green School sangat tergantung terutama pada peningkatan kesadaran, pendidikan, dan pelatihan yang relevan untuk masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, praktek ramah lingkungan hidup menuju Green School bagi guru-guru SD se-Kecamatan Enrekang, dan bagaimana proses pemberdayaan belajar mengajar yang diberikan kepada peserta didik tentang pengenalan alam dan lingkungan hidup menuju Green School, sesuai dengan tatanan jenjang pendidikan. Metode yang ditawarkan adalah metode observasi, metode bimbingan dan pelatihan, dan metode diskusi. Implementasi Green School dilakukan dalam tiga langkah strategis yaitu pertama, bidang kurikuler, pembelajaran lingkungan hidup dilakukan secara terintegrasi dengan mata pelajaran yang ada. Guru harus pandai mengemas pembelajaran dengan pemahaman dan pengalaman belajar yang aplikatif. Kedua, bidang ekstrakurikuler yaitu mengarah pada pembentukan kepedulian siswa terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan penyuluhan lingkungan dan lomba karya lingkungan. Ketiga, bidang pengelolaan lingkungan sekolah yaitu melalui (a) pemanfaatan dan penataan lahan sekolah menjadi laboratorium alam seperti menjadi kebun dan tanaman obat-obatan, ajakan hemat energi dan air, daur ulang sampah melalui proses reduce, reuse, dan recycle, serta (b) pengelolaan lingkungan sosial dalam bentuk pembiasaan perilaku-perila-ku nyata yang positif di antaranya kedisiplinan, kerja sama, kepedulian, kejujuran, dan menghargai kearifan lokal.
Pemetaan Wilayah Produksi Rumput Laut di Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto . Hasriyanti
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 3, No 2 (2014): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat3211272014

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui kapasitas budidaya rumput, produksi dan penyebaran budidaya rumput laut, tingkat eksploitasi rumput laut, dan melakukan pemetaan desa-desa yang berpotensi untuk budidaya rumput laut di Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto. Lokasi penelitian adalah seluruh wilayah Kecamatan Tamalatea, kelompok obyek penelitian adalah 11 jumlah desa yang dianggap berpotensi sebagai penghasil rumput laut. Rangkaian tahapan penelitian adalah dengan melakukan survey, plotting lokasi, pengukuran kesesuaian lahan untuk budidaya rumput laut, serta pemetaan terhadap lokasi yang telah diplot tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kapasitas budidaya rumput laut di Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto, sangat beragam di 7 desa. Produksi dan penyebaran budidaya rumput laut di Kecamatan Tamalatea, berkembang secara intensifikasi. Bentuk eksploitasi pembudidayaan rumput laut di Kecamatan Tamalatea, terjadi pada aspek pencemaran. Wilayah yang berpotensi untuk pengembangan budidaya rumput laut, berdasarkan aspek fisik dan sosial, yakni terdapat di 7 desa, sedangkan 1 desa yang berada di garis pantai berpotensi pada wisata pantai.Kata kunci: Pemetaan, Wilayah Produksi, Rumput Laut
Tipe Gelombang dan Pasang Surut di Perairan Pulau Dutungan Kabupaten Barru Sulawesi Selatan . Hasriyanti
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 4, No 1 (2015): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat4112812015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik gelombang dan pasang surut di perairan Pulau Dutungan Kabupaten Barru Sulawesi Selatan. Lingkup penelitian meliputi pengukuran parameter fisika oseanografi berupa pengukuran gelombang dan pasang surut. Dan data sekunder, berupa data pembanding seperti Peta LPI (Lingkungan Pantai Indonesia) dengan skala 1: 50.000, lembar 2010-2 dan 3, tahun 1993, Bakosurtanal, Edisi I (1993) dan Peta RBI sheet Barru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil perhitungan MSL (menggunakan rumus MSL) diperoleh nilai MSL pasut di perairan pulau Dutungan sebesar 183,52 cm, sedangkan pasang tertingginya sebesar 242 cm dan pasang terendahnya sebesar 141,5 cm. Dari hasil pengamatan pasut dapat diketahui tipe atau jenis pasut yang terdapat di Pulau Dutungan adalah pasang surut tipe campuran condong ke harian tunggal (mixed tide prevailing diurnal) dalam satu hari terjadi satu kali air pasang dan satu kali air surut tetapi kadang-kadang untuk sementara waktu terjadi dua kali pasang dan dua kali surut dengan tinggi dan periode yang sangat berbeda. Kata kunci: Gelombang, Pasang Surut, Pulau Dutungan
Analisis Kelerengan Dan Jenis Butir Sedimen Dasar Perairan Untuk Wisata Pantai di Pulau Samalona Makassar Sulawesi Selatan . Hasriyanti
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 2, No 2 (2013): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat228652013

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Tingkat kemiringan Pantai Pulau Samalona, dan 2) Jenis butir sedimen dasar perairan untuk kepentingan wisata pantai di Pulau Samalona Makassar Sulawesi Selatan. Lingkup penelitian meliputi pengukuran parameter Geomorfologi Pantai (substrat/sedimen dan kemiringan pantai). Data hasil pengukuran berupa data kemiringan pantai kemudian digunakan untuk pemetaan garis pantai Pulau Samalona dan untuk menentukan titik pengamatan yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan wisata pantai. Sampel sedimen dasar perairan akan dianalisis di dalam Laboratorium untuk mengetahui jenis butir sedimen dasar perairan, sehingga didapatkan nilai sortasi yang menjadi salah satu faktor penentu aman tidaknya titik pengamatan dijadikan sebagai lokasi wisata pantai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemiringan pantai Pulau Samalona berada antara 0,02-3 % yang menunjukkan bahwa pulau Samalona dapat dijadikan sebagai tempat wisata pantai dengan tingkat kelerengan pantai yang hampir rata, kecuali pada bagian selatan pulau dengan kedalaman 17 meter yang hanya dimanfaatkan oleh orang yang mahir berenang. Untuk endapan lumpur dan lempung (< 0,063 mm) sangat sedikit dijumpai pada setiap titik pengamatan, bahkan ada 7 jumlah titik pengamatan yang tidak terdapat endapan lumpur dan lempung, dan jenis sedimen pada setiap titik pengamatan adalah jenis pasir kasar. Wilayah sekitar pulau Samalona memiliki material dasar perairan yang baik dan tidak mudah teraduk (stabil), terlihat dari nilai sortasi butiran sedimen berada pada kategori menengah hingga baik. Hal ini menunjukkan bahwa proses pengendapan termasuk pada sistem hidrodinamika perairan yang tenang, sehingga dapat dikatakan bahwa ditinjau dari kondisi material penyusun dasar perairan, secara umum daerah ini layak untuk dijadikan daerah wisata khususnya untuk permandian pantai. Hasil analisa laboratorium menunjukkan bahwa jenis sedimen/substrat didominasi oleh pasir kasar dengan ukuran butir 0,0063–2 mm, yakni berada pada kategori Sedang dan kategori Cukup Baik, sehingga nilai tersebut memungkinkan untuk kegiatan wisata pantai seperti berenang atau menyelam. Kata kunci: Kemiringan Lereng, Sedimen Dasar Perairan, Wisata Pantai
PELATIHAN APLIKASI ArcGIS 10.8 SEBAGAI PENUNJANG PEMBELAJARAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI BAGI GURU GEOGRAFI SMA DI KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN Muhammad Ansarullah S. Tabbu; Abdul Mannan; Haris Haris; Uca Uca; Hasriyanti Hasriyanti; Sahribulan Sahribulan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.9220

Abstract

Pembelajaran GIS menggunakan data geospasial (peta) sangat penting untuk mendukung pembelajaran yang efektif. Dalam hal ini guru geografi SMA harus menguasai konsep SIG dan terapannya menggunankan aplikasi ArcGIS. Tujuan pelatihan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan SIG menggunakan Aplikasi ArcGIS 10.8 dikalangan guru-guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS Geografi Kabupaten Pangkajenne dan Kepulauan. Adapun metode yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu; a) Observasi; b) Diskusi dan Tanya jawab; c) Tugas Mandiri/Terstruktur; d) Review Tugas; dan e) Konsultasi secara lansung dan online. Uraian partisipasi mitra berdasarkan topik kegiatan yakni 1) Pembekalan Materi Sistem Informasi Geografi (SIG), 2) Praktikum sederhana materi Sistem Informasi Geografi di sekolah menggunakan Aplikasi ArcGIS 10.8, dan 3) Evaluasi Kegiatan. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pelatihan ini dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan kemampuan guru dalam memahami konsep SIG dan penerapannya melalui praktikum sederhana di lingkungan sekolah menggunakan aplikasi ArcGIS 10.8. setelah mengikuti pelatihan dengan melihat hasil respon pada angket yang telah diisi yang dihitung meggunakan skala likert berada pada kategori baik sekali dengan skor rata-rata 4,66.
Model Pemberdayaan Rumah Tangga Nelayan Buruh Miskin dalam Pengembangan Usaha Budidaya Perairan Pesisir di Sulawesi Selatan Hasriyanti; Muhammad Ansarullah S. Tabbu
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol. 7 No. 2 (2022): September
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpig.v7i2.7346

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memetakan zona-zona nelayan buruh daerah pesisir di Sulawesi Selatan, untuk memetakan potensi kesesuaian lahan pesisir bagi pengembangan usaha budidaya biota komoditi perairan pesisir di Sulawesi Selatan, dan untuk merumuskan model pemberdayaan rumah tangga nelayan buruh untuk pengembangan usaha budidaya perairan pesisir di Sulawesi Selatan. Parameter-parameter untuk analisis eksploratif ini terdiri dari potensi faktor-faktor produksi baik yang terdapat di lingkungan fisik (alam) pesisir maupun di lingkungan sosialnya. Penelitian direncanakan akan menghasilkan dua macam peta yaitu (1) peta kemampuan dan kesesuaian lahan budidaya, dan (2) peta kesiapan nelayan melakukan aktivitas budidaya perikanan pesisir. Dengan menggunakan teknik Sistem Informasi Geografi, kedua peta tersebut ditumpangtindihkan untuk menghasilkan beberapa peta tematik kesesuaian lahan pesisir dengan sebaran zona-zona yang menunjukkan strata atau tingkat kesesuaian lahan dari yang paling sesuai sampai dengan tingkat tidak sesuai dalam hal potensi wilayah pesisir. Hasil penelitian menunjukkan peta potensi pengembangan usaha budidaya perairan pesisir dan rumusan model pemberdayaan rumah tangga miskin nelayan buruh yang berbeda di tiga titik pengamatan yang representatif untuk wilayah pesisir Sulawesi Selatan. Model pemberdayaan diupayakan dalam pengentasan kemiskinan khususnya dalam rumah tangga buruh nelayan di Sulawesi Selatan. Kata kunci: Model Pemberdayaan, Nelayan Buruh, Budidaya Pesisir Abstract: Research head to mapping the zone of fisherman coast location, for upgrade the good environment variable to developing kinds of best cultivation at South Sulawesi, and for Codofocation of poor domestic empowerment models at South Sulawesi. Parametres to explorative analysing consist of production factors, internal or eksternal social environment. The research plan to affort two kind of map, are (1) map of land ability and competence for cultivation, and (2) map of fisherman immediacy to do the coast fishery cultivation. By using Geographic Information System, both of the map overlaying to generate some thematic maps about coast land use, from the last fit until the fittest area. Result of research show the maps of increasing effort potency in cost area and formulation of Codofocation of poor domestic empowerment models, where did in three representative place in South Sulawesi. The models is apply to prevent the destitution, specially for the poor domestic fisherman at South Sulawesi. Keywords: Empowerment Models, Worker Fisherman, Coast Cultivation
Kehidupan Sosial Ekonomi Petani Padi Sawah di Desa Rompegading Kecamatan Liliriaja Kabupaten Soppeng Try Hardianti; Hasriyanti Hasriyanti; Nasiah Badwi
UNM Geographic Journal Volume 3 Nomor 2 Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ugj.v3i2.22826

Abstract

This study aims to determine. The income level of lowland rice farmers in Rompegading Village, Liliriaja District, Soppeng Regency and the socio-economic life of rice farmers in Rompegading Village, Liliriaja District, Soppeng Regency. Data collection was carried out through observation, questionnaires and documentation. With descriptive analysis data processing techniques. The population in this study were 673 farmers, while the sample of this study was 42 farmers. The results showed that the income level of lowland rice farmers in Rompegading village was able to meet all the needs of farmers in the village where the largest income came from farming activities and a small portion came from activities outside of farming and the socio-economic life of farmers in Rompegading village can be said to be at a moderate level of welfare. This is because most of the farmers have sufficient income, decent housing, good health and education facilities and are safe from the threat of crime.
The Impact of Salt Business on the Socio-Economic Condition of Borimasunggu Village Labakkang District Pangkep Regency St Nuradryani; Hasriyanti Hasriyanti; Rosmini Maru
UNM Geographic Journal Volume 4 Nomor 1 September 2020
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ugj.v4i1.22865

Abstract

This study aims to determine whether the salt business can affect the socio-economic conditions of salt farmers in Borimasunggu Village, Labakkang District, Pangkep Regency. The independent variable in this study is the salt business, while the dependent variable is the socio-economic condition. The population in this research is the people of Borimasunggu Village who work as salt farmers, while the sample is 22 people. The research method used is a survey method with a quantitative type. The sampling technique was simple random sampling. The instrument used was a questionnaire with a Guttman scale and the data analysis method used the product moment correlation test and simple regression analysis. The results showed that: (1) The significance value was 0.000. Therefore 0.000 <0.05, while for the pearson correlation value, 696 is a positive value with a strong relationship. (2) The coefficient of determination (R2) 0.484 indicates that the socioeconomic conditions of 48.4% are influenced by salt business. So it can be concluded that: (1) there is an effect of salt business on the socio-economic conditions of the residents of Borimasunggu Village, Labakkang District, Pangkep Regency, (2) the magnitude of the influence of business on socio-economic conditions is 48.4% and 51.2% is influenced by other factors.
PEMETAAN DAERAH RAWAN LONGSOR WILAYAH DAS TANGNGA DENGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Nasiah Nasiah; Hasriyanti Hasriyanti; Andi Irhamiah
Jurnal Environmental Science Vol 5, No 1 (2022): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.168 KB) | DOI: 10.35580/jes.v5i1.22777

Abstract

 ABSTRACTCurrently, the number of damaged watersheds has not improved, as evidenced by the increasing incidence of natural disasters such as landslides, floods and droughts. Much work has been done to restore the watershed, but no significant results have been achieved. This type of research is quantitative descriptive using geographic information system (GIS) software analysis program, in the form of overlay analysis, factors that affect rock types, rainfall, slope, soil movement susceptibility, soil texture, and land use. Based on the estimation results of landslide susceptibility in the Tangnga watershed, three levels of landslide susceptibility were obtained, namely: non-prone with an area of 4,562 ha (55%) with distribution in Uluere, Bantaeng, Sinoa, Eremarasa, and Bissapu districts downstream of the Tangnga watershed. The level of vulnerability with an area of 3,246 Ha (39%) has a distribution in Uluere, Bantaeng, Bissapu, and Eremarasa Districts. And the level of vulnerability is very vulnerable with an area of 449 Ha (6%) having a distribution in the upstream Tagnga watershed, namely Uluere, Bantaeng, Eremarasa, and Sinoa Districts.
Co-Authors A, Amal Aadila, Ade Esti Abdul Malik Abdul Malik Abdul Malik Abdul Mannan Abdul Mannan, Abdul Mannan Abdullah, Nurlaeli Abidin, Muhammad Rais Adeyemi Alonge, Titus Adjo, Syamsuryani Eka Putri Agusriyadin, Agusriyadin Agussalim Djirong Al Ghani, Muhammad Zulfi Al Tafakur La Ode alfin, afriansyah Alief Saputro Alkhairi, Adnan Al’Ghani, Muhammad Zulfi Amal Arfan, Amal Amdah, Misdar Andani, Ardian Andi Irhamiah Angreny, Kiky Ansarullah, Ansarullah Anugerah Aulia Magfirah Ikhdar Anugrah Isromi Arfandi arif Arif Arif Arif Arif Arman Hidayat Asriana, Winda Asriyani, Lili Awaliyah, Nur Rezki Bachtiar, Annursyah Darmawangsa, Andi Destiquama, Destiquama Dianita, Ariyanti Dirgantara, Arya Dodi, La Dua Padang, Reski Natalia Duhita, Siti Aulia Dzakir, Laode Eko Bambang Murdiansyah Emmanuel Abiola, Ogunrinde Erman Syarif Erman Syarif Ernawati Syahruddin Kaseng Evita Evita Faisal, Siti Raihanah Rinduputri Fathur Rahman Rustan Fitri Handayani Fitrizky Ramadhani Nur Ainaya Grace Amanda Rammang H, Hadrianti Hadi Tuasikal Haerul Purnama Hamka, Nurul Eka Pratiwi Hardiyansyah, Saiful Haris Haris Hasibuddin, M. Hazar, Badrizal Al Hendra Hendra Hijranah Hijranah Hulihulis, Mustafa Ibrahim Abbas Ichsan Invanni Baharuddin Ichwan, Saiful Ihsan, Husnul Khotimah ikhsan, Andi Muhammad INANNA Indra Syamsuddin Irwansyah Sukri Isramyano Yatjong Jamiludin, Nurfitri Jayawarsa, A.A. Ketut Jeddah Yanti Juanda, Muhammad Faisal Jusmiati Jafar Kadir, Muhammad Arifin Abd Kadir, Muhammad Arifin Abd. Kariadi, Kariadi Kumala Putri, Andi Sri Kumalasari, Rizki Kumalasari, Rizky Kusuma, Ananda Tryo La Ode Dzakir Lisra, Lisra Luhukay, Marlino Novlyson M. Iqbal Liayong Pratama M. Nur Zakariah Leo Maddatuang Maddatuang Maddatuang Maisarah Munirah Latief Malik , Abdul Mannan, Abdul Mansyur Mansyur Marlina Marselus Nauw Masgode , Muhammad Buttomi Masrum Mufadhdhal Ilham, Muhammad Dzakwan Muh Nur Sulaiman Muh. Darwis Muh. Ryan Alfadly D Muhammad Ali Muhammad Ansarullah S. Tabbu Muhammad Azrul Muin Muhammad Kasim Muhammad Yusuf Muhammad Yusuf Muharuddin, Muharuddin Muliadin Mulimin, Muslimin Munirah Latief, Maisarah Muntazarah, Fediyatun Mursalim Ninoy La Ola mursid, akhmad faqih Musnajam Mustamar Keliobas Mutmainnah Ali Naim, Sokhib NANIK PURWANTI Nasiah Badwi Nasiah Nasiah Nasiah Nasiah, Nasiah Nasir, Nirmala Nasrul Nasrul Nataniel, Wilson Nur Aisyah Mukhtar Nur Alifah Nur Syam Nurfasiha Nurfasiha, Nurfasiha Nurhikmah Nurhikmah Nursyafika, Nursyafika Nurul Azirah Nurul Fajeriana M NURUL HIDAYAH Nyompa, ukri Ode Dzakir, La Palumean, Ratte Poalahi Salu, Sahrul Prasetyo, Bagus Eko Puspaningtyas, Retno Putri Risna, Nur Afifa Putri, Ratri Harianti Qaiyimah, Dinil Rahma Musyawarah Rahma Musyawarah Rahma Musyawarah, Rahma Rahman, Fathul Rahmat Hidayat Rajab Lestaluhu Rakhmat Jaya Lahay Ramli Umar Refra, Mohamad Saleh Renaldi, Ahmad Reskiyanti Rezky, Ananda Nurfajriana Rina Astuti Rina Rembah Rivai, Andi Pangeran Rizkal Rizki Kumalasari Rosidah Rosidah Rosmini Maru Rusdi Rusdi S, Samiyem S, Suwarto Saeni, Agil Sahribulan Sahribulan Sahrul Poalahi Salu Sahrul Sahrul Saiful Saiful Salam, Nunuk Parwati Salmah, Ummu Salmawati Salmawati, Salmawati Samiyem, Samiyem Samsu, Taufiq Hidayat Sanjaya, Amir Sartina Sartina Sartina, Sartina Saud, Syukur Setiawati, Henny Shahabi, Shaiful Silomba, Serly Simanjuntak, Kristi Warista Siri, Sartika Siti Nurjannah Siti Raihanah Rinduputri Faisal So’bo, Jeneldi Sokhib Naim St Nuradryani Suharni Suharni Sukri Nyompa Sulaiman Zhiddiq Sulaiman Zhiddiq, Sulaiman SULFIANA, SULFIANA Sultra, Riski Salsabilah Sumarmi Suprapta Suprapta Suprapta, Suprapta Suryani Suryani Susiyanti Susiyanti Suwarto Suwarto Syahrul Syahrul R, Syahrul Syahrul Syahrul Syam, Asrullah Syamsunardi Syamsunardi Syamsunardi Syamsunardi, Syamsunardi Syukur, Abd Rahmad Tannaim, Anida Titus Adeyemi Alonge Tripaldi, Agus Try Hardianti U, Uca Uca Sideng Uca, Uca Ummu Kalsum Wahid Wahid, Wahid Wahyuni Wahyuni Waqiah, Andi Nurul Wiwin Kobi Yatjong, Isramyano Yuni Lamart, Dwi Putri Yuniar, Fita Dewi Zakina, Besse Ririn