p-Index From 2021 - 2026
13.363
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SAINSMAT Indonesian Journal of Educational Studies LaGeografiA Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi Jurnal Wilayah dan Lingkungan Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktik dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi UNM Geographic Journal Jurnal Environmental Science Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan JUSTISI Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jambura Geo Education Journal Community Empowerment Sinar Sang Surya: Jurnal Pusat Pengabdian kepada Masyarakat SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat Idea Pengabdian Masyarakat JURNAL GEOGRAFIKA (GEOGRAFI LINGKUNGAN LAHAN BASAH) GEOGRAPHIA: Jurnal Pendidikan dan Penelitian Geografi JPIG Jurnal Multidisiplin Madani (MUDIMA) Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sosiosaintifik SAINSMAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society El-Fata: Journal of Sharia Economics and Islamic Education Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Jurnal Pendidikan Terapan Panrita Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Mining Science and Technology Journal Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Socius: Social Sciences Research Journal Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Prosiding Seminar Nasional Dies Natalis Universitas Negeri Makassar Intisari: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Journal of Geographical Sciences and Education Journal of Law Justice Edu Geography TENANG : Teknologi, Edukasi, dan Pengabdian Multidisiplin Nusantara Gemilang Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Geosfera Indonesia PIAF : Paser Institute Journal Of Accounting And Finance Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian Jurnal Teknologi Sumberdaya Mineral Indonesian Journal of Fundamental and Applied Geography Mustard Journal De Ecobusin Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi
Claim Missing Document
Check
Articles

KEARIFAN LOKAL LOPI SANDEQ SEBAGAI BENTUK WARISAN BUDAYA PARA LELUHUR Hasriyanti Hasriyanti; Wahyuni Wahyuni; Hijranah Hijranah
Jurnal Environmental Science Vol 5, No 1 (2022): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.938 KB) | DOI: 10.35580/jes.v5i1.38016

Abstract

ABSTRAKKepualuan sulawesi merupakan provinsi dengan beraneka kebudayaan dan tradisi, dalam hal ini kepulauan sulawesi bagian Barat tepatnya pada kabupaen Majene dengan suka Mandar. Ciri yang mencolok  yang dimiliki suku Mandar adalah ketangguhan dalam berlaut hingga dijuluki bahwa orang   Mandar   adalah   pelaut   ulung. Metode kualitatif merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini, dengan menggunakan beberapa informan sebagai bentuk repsentasi dari tradisi passiluba lopi dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sandeq merupakan kapal layar tercepat di dunia dan juga merupakan ikon kehebatan maritime masyarakat Mandar yang tercatat dalam sejarah Lopi Sandeq sanggup berlayar hingga ke singapura, maleysia, jepan, madagaskar, Australia,dan amerika. Sandeq race atau pasiluba lopi dahulu di perlombakan pada saat para nelayan libur melaut di karenakan kondisi cuaca, para nelayan mengisi waktu luang tersebut dengan menggelar lomba balapan menggunakan lopi sandeq.Tujuan dari lomba tersebut hanya untuk mengasa kemampuan dalam berlayar salah satunya kecepatan dan keahliannya dalam mengendarai lopi sandeq.lopi sandeq sebagai bentuk tradisi asyarakat mandar percaya bahwa kegiatan passiluba lopi ini sangat berkaitan erat dengan rezeki yang didapatkan dari hasil perahu, proses meghargai alam, dan keterkaitan kepercayaan antara budaya dan agama suku mandar.
Model Pemberdayaan Rumah Tangga Nelayan Buruh Miskin dalam Pengembangan Usaha Budidaya Perairan Pesisir di Sulawesi Selatan Hasriyanti; Muhammad Ansarullah S. Tabbu
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol. 7 No. 2 (2022): September
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpig.v7i2.7346

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memetakan zona-zona nelayan buruh daerah pesisir di Sulawesi Selatan, untuk memetakan potensi kesesuaian lahan pesisir bagi pengembangan usaha budidaya biota komoditi perairan pesisir di Sulawesi Selatan, dan untuk merumuskan model pemberdayaan rumah tangga nelayan buruh untuk pengembangan usaha budidaya perairan pesisir di Sulawesi Selatan. Parameter-parameter untuk analisis eksploratif ini terdiri dari potensi faktor-faktor produksi baik yang terdapat di lingkungan fisik (alam) pesisir maupun di lingkungan sosialnya. Penelitian direncanakan akan menghasilkan dua macam peta yaitu (1) peta kemampuan dan kesesuaian lahan budidaya, dan (2) peta kesiapan nelayan melakukan aktivitas budidaya perikanan pesisir. Dengan menggunakan teknik Sistem Informasi Geografi, kedua peta tersebut ditumpangtindihkan untuk menghasilkan beberapa peta tematik kesesuaian lahan pesisir dengan sebaran zona-zona yang menunjukkan strata atau tingkat kesesuaian lahan dari yang paling sesuai sampai dengan tingkat tidak sesuai dalam hal potensi wilayah pesisir. Hasil penelitian menunjukkan peta potensi pengembangan usaha budidaya perairan pesisir dan rumusan model pemberdayaan rumah tangga miskin nelayan buruh yang berbeda di tiga titik pengamatan yang representatif untuk wilayah pesisir Sulawesi Selatan. Model pemberdayaan diupayakan dalam pengentasan kemiskinan khususnya dalam rumah tangga buruh nelayan di Sulawesi Selatan. Kata kunci: Model Pemberdayaan, Nelayan Buruh, Budidaya Pesisir Abstract: Research head to mapping the zone of fisherman coast location, for upgrade the good environment variable to developing kinds of best cultivation at South Sulawesi, and for Codofocation of poor domestic empowerment models at South Sulawesi. Parametres to explorative analysing consist of production factors, internal or eksternal social environment. The research plan to affort two kind of map, are (1) map of land ability and competence for cultivation, and (2) map of fisherman immediacy to do the coast fishery cultivation. By using Geographic Information System, both of the map overlaying to generate some thematic maps about coast land use, from the last fit until the fittest area. Result of research show the maps of increasing effort potency in cost area and formulation of Codofocation of poor domestic empowerment models, where did in three representative place in South Sulawesi. The models is apply to prevent the destitution, specially for the poor domestic fisherman at South Sulawesi. Keywords: Empowerment Models, Worker Fisherman, Coast Cultivation
PKM Pemanfaatan Limbah Sampah Anorganik dari Plastik Menjadi Produk Kerajinan Tangan Tas di Majelis Taklim Masjid An-Nur Maronde Kecamatan Polongbangkeng Utara Kabupaten Takalar Syamsunardi Syamsunardi; Hasriyanti Hasriyanti; Muh. Darwis; Nur Syam
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Mitra Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah Majelis Taklim Masjid An-Nur Maronde Kelurahan Malewang Kecamatan Polongbangkeng Utara Kabupaten Takalar. Permasalahannya, masyarakat khususnya ibu-ibu Majelis Taklim Masjid An-Nur Maronde Kelurahan Malewang Kecamatan Polongbangkeng Utara Kabupaten Takalar ini perlu diinspirasi untuk menjaga lingkungan dari sampah yang setiap hari semakin banyak. Masyarakat dilingkungan Maronde khususnya ibu-ibu Majelis Taklim Masjid An-Nur belum mempunyai ide untuk pengelolaan sampah plastik menjadi barang bermanfaat dan memiliki nilai jual. Kurangnya kesadaran masyarakat akan dampak negatif yang ditimbulkan oleh sampah dan khususnya sampah plastik yang akan berdampak buruk bagi kehidupan dan kesehatan mereka. Seharusnya semua masyarakat sadar akan bahayanya sampah tersebut. Ibu-ibu Majelis Taklim Masjid An-Nur diajarkan bagaimana mengelola sampah plastik menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai jual. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini metode ceramah, diskusi, tanya jawab, kerja kelompok dan mitra pendamping. Hasil yang dicapai adalah 1) Meningkatkan kesadaran Masyarakat membuang sampah plastik pada tempatnya untuk mengurangi dampak negatif sampah, 2) Menjadikan sampah plastik menjadi suatu barang bernilai jual, 3) Daur ulang sampah plastik menjadi tas. Kata kunci: Sampah Plastik, Majelis Taklim, daur ulang.
Pelatihan Interpretasi Peta Rupa Bumi Indonesia (RBI) di SMP Negeri 1 Maiwa Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang Hasriyanti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JurDikMas) Sosiosaintifik Vol 4 No 2 (2022): Jurdikmas Sosiosaintifik Volume 4 No. 2 Agustus 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54339/jurdikmas.v4i2.405

Abstract

Peningkatan hasil belajar siswa di SMP, memerlukan pemakaian dan pemahaman media, baik secara sederhana maupun dengan cara yang lebih modern dengan benda sebenarnya, serta mampu menginterpretasikannya. Tujuan kegiatan adalah untuk menjelaskan pengertian Peta Rupa Bumi Indonesia (RBI), untuk menjelaskan unsur-unsur dalam Peta Rupa Bumi Indonesia (RBI), dan untuk menjelaskan tentang Penggunaan Peta Rupa Bumi Indonesia (RBI). Hasil interpretasi Peta Rupa Bumi Indonesia adalah: (a) kita mampu mengidentifikasi, membandingkan objek dipermukaan bumi maupun yan ada dipeta, (b) dapat melakuan orientasi arah peta lapanga, mengetahui posisi koordinat suatu objek yang ada di Peta Rupa Bumi Indonesia (RBI), (c) memahami informasi peta melalui simbol dan warna sehingga dapat menggambarkan dengan benar objek dilapangan walaupun belum melihat langsung ke lapangan.
PEMBERDAAYAAN PUTRA-PUTRI DESA SEBAGAI ROLE MODEL DUTA KONSERVASI Erman Syarif; Alief Saputro; Sukri Nyompa; Hasriyanti H; Maddatuang M
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10034

Abstract

Abstrak: Isu globalisasi sangat mempengaruhi kondisi konservasi yang mengalami degradasi secara berkala. Pemahaman akan pentingnya konservasi dinilai sangat efektif dalam menghadapi permasalahan tersebut, salah satunya dengan melibatkan elemen masyarakat. Peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam menghadapi krisis lingkungan tersebut sehingga budaya konservasi dapat dilakukan oleh semua pihak secara berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan, simulasi, edukasi yang menciptakan duta konservasi. Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan mitra para pemuda dari Desa Pa’rappunganta dan Desa Lassang, Kabupaten Takalar yang berjumlah 46 orang peserta. Tahapan kegiatan ini berupa pra kegiatan yang meliputi analisis situasi dan memantapkan persiapan sebelum kegiatan dilaksanakan. Pada tahapan kegiatan menggunakan pre-test dan post-test yang diakhiri dengan tahapan monitoring dan evalusi. Hasil kegiatan ini menyebabkan pemahaman peserta terhadap konservasi meningkat dengan nilai rata-rata peningktan mencapai 45%. Pemerintah desa dan masyarakat dapat berperan dalam kegiatan pendampingan secara berkelanjutan dalam meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat terhadap pentingnya konservasi.Abstract: The issue of globalization greatly affects the condition of conservation which undergoes periodic degradation. Understanding the importance of conservation is considered very effective in dealing with these problems, one of which is by involving elements of the community. The role of the community is needed in dealing with the environmental crisis so that the culture of conservation can be carried out by all parties in a sustainable manner. This activity aims to provide training, simulation, education that creates conservation ambassadors. This activity was carried out by involving youth partners from Pa'rappunganta Village and Lassang Village, Takalar Regency, totaling 46 participants. This activity stage is in the form of pre-activity which includes situation analysis and strengthening preparations before the activity is carried out. At the activity stage using pre-test and post-test which ends with the stages of monitoring and evaluation. The results of this activity led to an increase in participants' understanding of conservation with an average value of up to 45%. The village government and the community can play a role in sustainable mentoring activities in increasing the level of community participation in the importance of conservation.
Patorani local knowledge system in fisheries resources conservation education in Galesong District South Sulawesi Hasriyanti Hasriyanti; Rusdi Rusdi; Titus Adeyemi Alonge; Erman Syarif
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 28, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um017v28i12023p52-63

Abstract

The development of fishery resources is realized through one of the pillars of development, namely pro-environment (restoration and preservation of the environment) in the order of conservation and rehabilitation of marine resources. This study aimed to investigate and describe patorani culture, which is the local fishermen's knowledge of conserving fishery resources. This research used the qualitative descriptive method with a phenomenological approach by using several sets of data, including the preliminary studies. The data were collected through literature review, observation, and preliminary survey, and then they were analyzed based on understanding and public opinion through a qualitative approach. The informant is a patorani fisherman who act as the papalele, punggawa, and sawi. Primary data sources and data collection techniques are obtained mostly from participation observation, and in-depth interviews with patorani fishermen families. The data obtained were analyzed componential through three stages, namely data reduction, data presentation, and data verification. The results of this study showed that Galesong society still practices patorani culture in the utilization of coastal resources and maritime transport, including: 1) knowledge related to ceremonial preparation of fishing activities, 2) the use of technology fishing gear, 3) knowledge about the existence of spear fish, 4) knowledge in fishing activities, and 5) knowledge of the fishing voyage patorani. The fisherman's knowledge of patorani culture was derived from hereditary experience. Patorani’s knowledge comes from empirical reality as a result of interaction with the environment, both with the human environment itself and the natural environment of the sea. Finally, the local knowledge system of patorani can systematically support education on the conservation of aquatic biological resources, especially fishery resources.
Rancangan Konten Pembelajaran Geografi Pariwisata Berbasis Wisata Pantai Botutonuo berintegrasikan Photography Essay Hendra Hendra; M Iqbal Liayong Pratama; Rakhmat Jaya Lahay; Hasriyanti Hasriyanti
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2021): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i3.251

Abstract

Konten Pembelajaran telah menjadi bagian penting dalam pembelajaran di masa pandemi saat ini. Pembelajaran yang memanfaatkan jejaring sangat mudah diakses. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang rancangan konten pembelajaran geografi pariwisata berbasis wisata pantai botutonuo berintegrasikan photography essay. Metode yang digunakan dalam penelitian ini Deskriptif eksplorasi yang akan mendeskripsikan fenomena secara konprehenship. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Desain penelitian dilakukan dengan analisis kebutuhan, yang disesuaikan dengan rencana pembelajaran semester, capaian pembelajaran dan karakteristik materi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa 1). Hasil analisis kebutuhan materi geografi pariwisata berdasarkan capaian pembelajaran menunjukan sumber belajar dari Wisata pantai botutonuo antara lain Sumber daya wisata pantai Botutonuo, Pendukung wisata pantai Botutonuo, Wisatawan Pantai Botutonuo, Kawasan Wisata Pantai Botutonuo dengan 11 sub bagian yang memiliki  Materi Pembelajaran yang sesuai yaitu Daya Tarik Wisata, Daya Tarik wisata dari Unsur alami, Daya tarik wisata dari unsur non alami, Jenis sarana pendukung wisata, Jenis prasarana pendukung wisata, Kebutuhan dasar wisatawan, Karakteristik wisatawan, Toponimi wisatawan, Komponen dasar Wisata, Atraksi wisata, Amenitas, Aksesibilitas. 2) Komponen wisata yang menjadi sumber belajar antara lain atraksi wisata (pesisir pantai botutonuo, Vegetasi, dan Spot dermaga), amenitas (penginapan, gasebo, menara pandang botutonuo, market, warung makan, tempat ibadah, toilet, area parkir, penerangan) dan akessibilitas (bandara, pelabuhan, terminal, akses jalan). Sebagai kesimpulan Wisata Pantai Botutonuo yang berintegrasikan photography essay memiliki karakteristik yang bersesuaian dengan materi geografi pariwisata, capaian pembelajaran dan karakteristik materi yang terfokus pada komponen wisata. Sehingga dapat menjadi rekomendasi yang efektif kepada pihak terkait, bahwa Wisata pantai Botutonuo yang berintegrasikan photography essay dapat dijadikan sebagai konten pembelajaran pada materi geografi pariwisata.
IbM EKSTRAKURIKULER IPS GEOGRAFI (Pembuatan Peta Timbul di SMP Negeri 1 Maiwa Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang) Hasriyanti Hasriyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 1, No 1 (2022): Vol 1 Edisi 1 2022
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.268 KB) | DOI: 10.3731/phar.soc.v1i1.15316

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Memberdayakan para guru dalam menciptakan ide kreatif bagi para siswa, melalui pemberdayaan media kreasi, (2) Pengembangan kebijakan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan, (3) Pengembangan kurikulum berbasis lingkungan, (4) Pengembangan kegiatan lingkungan berbasis partisipatif , (5) Pengembangan dan pengelolaan sarana pendukung sekolah berbudaya lingkungan seperti: hemat energi/penggunaan energi alternatif, penghematan air, pengelolaan sampah, penggunaan pupuk organic, dan (6) Mempraktekkan semua aktifitas yang dapat diterapkan di sekolah, misalnya mengelola sampah. Bentuk kegiatan untuk memecahkan masalah adalah dengan melakukan kegiatan bimbingan, baik yang berbentuk teori maupun yang praktek melalui media pembelajaran untuk materi Peta. Pelatihan mengenai pembuatan peta yang timbul ini dapat meningkatkan profesionalisme guru pada bidang pekerjaan di Sekolah Menengah maupun Swasta. Siswa akan bahwasanya peta adalah salah satu media yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin dan seefektif mungkin dalam menyampaikan informasi tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan penomena-fenomena geografi yang ada di permukaan bumi. Kegiatan pembuatan peta yang timbul yang dilakukan dapat menambah wawasan dan komunikasi yang efektif terhadap bidang lain, khususnya di sesama siswa di SMP Negeri 1 Maiwa. Siswa akan bahwasanya peta adalah salah satu media yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin dan seefektif mungkin dalam menyampaikan informasi tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan penomena-fenomena geografi yang ada di permukaan bumi. Kegiatan pembuatan peta yang timbul yang dilakukan dapat menambah wawasan dan komunikasi yang efektif terhadap bidang lain, khususnya di sesama siswa di SMP Negeri 1 Maiwa. Siswa akan bahwasanya peta adalah salah satu media yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin dan seefektif mungkin dalam menyampaikan informasi tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan penomena-fenomena geografi yang ada di permukaan bumi. Kegiatan pembuatan peta yang timbul yang dilakukan dapat menambah wawasan dan komunikasi yang efektif terhadap bidang lain, khususnya di sesama siswa di SMP Negeri 1 Maiwa.
KEARIFAN LOKAL LILIFUK DI NUSA TENGGARA TIMUR DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA LAUT BERKELANJUTAN Hasriyanti Hasriyanti; Alief Saputro; Anugrah Isromi
Jurnal Environmental Science Vol 4, No 1 (2021): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.878 KB) | DOI: 10.35580/jes.v4i1.20786

Abstract

Local wisdom is an important sector that continues to be preserved by the Indonesian people, one of which is the local wisdom of lilifuk in East Nusa Tenggara. Lilifuk is one of the local wisdoms in the East Nusa Tenggara Province of Indonesia which has become a community culture in terms of managing marine resources. This study aims to determine the sustainable management of marine resources that exist in the local wisdom of lilifuk in East Nusa Tenggara. The type of research used is qualitative through literature studies. The scope of this research area is in East Nusa Tenggara, precisely in Kuanheun Village, West Kupang District, West Kupang Regency. In this study, the data collection method used is documentation, which is tracking written sources containing various themes and topics discussed. The data have been collected and analyzed using descriptive methods that describe what is being investigated. The results of this study indicate that in the management of lilifuk, the people of East Nusa Tenggara mobilize all elements to maintain and preserve lilifuk local wisdom, this is evidenced by the existence of five elements of society that play an important role, namely religious leaders, traditional leaders, village government, communities, and people who come from. from outside the village each of these elements has a responsibility and function according to the given role. 
STRATEGI PEMBERDAYAAN SUMBER DAYA LAUT MELALUI KEARIFAN LOKAL SISTEM PUNGGAWA-SAWI DI DESA PALALAKKANG KECAMATAN GALESONG KABUPATEN TAKALAR Hasriyanti Hasriyanti; Erman Syarif
Jurnal Environmental Science Vol 3, No 2 (2021): April
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.755 KB) | DOI: 10.35580/jes.v3i2.20096

Abstract

AbstrakLingkungan pesisir wilayah Indonesia memerlukan strategi pemberdayaan sumber daya laut melalui bentu kearifan lokal. Salah satu kearifan lokal dalam bentuk sistem kerja yakni punggawa-sawi yang ada di desa Palalakkang Kabupaten Takalar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan pada natural setting (kondisi alamiah) yakni pada kehidupan dan perilaku punggawa-sawi dalam kehidupannya di daratan dan di lautan. Sumber data primer dan teknik pengumpulan data, lebih banyak diperoleh dari observasi partisipasi (participation observation), dan wawancara mendalam (in depth interview). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan melalui sistem punggawa-sawi, dapat dilihat dari beberapa indikator, yakni: ketergantungan nelayan dengan pemilik modal, penggunaan alat tangkap antar nelayan, penentuan patron-klien kelompok nelayan, permasalahan penggunaan bom, pukat dan bahan berbahaya lainnya, perencanaan struktur kerja, tahap konservasi wilayah perairan, dan diversifikasi usaha nelayan. 
Co-Authors A, Amal Aadila, Ade Esti Abdul Malik Abdul Malik Abdul Malik Abdul Mannan Abdul Mannan, Abdul Mannan Abdullah, Nurlaeli Abidin, Muhammad Rais Adeyemi Alonge, Titus Adjo, Syamsuryani Eka Putri Agusriyadin, Agusriyadin Agussalim Djirong Al Ghani, Muhammad Zulfi Al Tafakur La Ode alfin, afriansyah Alief Saputro Alkhairi, Adnan Al’Ghani, Muhammad Zulfi Amal Arfan, Amal Amdah, Misdar Andani, Ardian Andi Irhamiah Angreny, Kiky Ansarullah, Ansarullah Anugerah Aulia Magfirah Ikhdar Anugrah Isromi Arfandi arif Arif Arif Arif Arif Arman Hidayat Asriana, Winda Asriyani, Lili Awaliyah, Nur Rezki Bachtiar, Annursyah Darmawangsa, Andi Destiquama, Destiquama Dianita, Ariyanti Dirgantara, Arya Dodi, La Dua Padang, Reski Natalia Duhita, Siti Aulia Dzakir, Laode Eko Bambang Murdiansyah Emmanuel Abiola, Ogunrinde Erman Syarif Erman Syarif Ernawati Syahruddin Kaseng Evita Evita Faisal, Siti Raihanah Rinduputri Fathur Rahman Rustan Fitri Handayani Fitrizky Ramadhani Nur Ainaya Grace Amanda Rammang H, Hadrianti Hadi Tuasikal Haerul Purnama Hamka, Nurul Eka Pratiwi Hardiyansyah, Saiful Haris Haris Hasibuddin, M. Hazar, Badrizal Al Hendra Hendra Hijranah Hijranah Hulihulis, Mustafa Ibrahim Abbas Ichsan Invanni Baharuddin Ichwan, Saiful Ihsan, Husnul Khotimah ikhsan, Andi Muhammad INANNA Indra Syamsuddin Irwansyah Sukri Isramyano Yatjong Jamiludin, Nurfitri Jayawarsa, A.A. Ketut Jeddah Yanti Juanda, Muhammad Faisal Jusmiati Jafar Kadir, Muhammad Arifin Abd Kadir, Muhammad Arifin Abd. Kariadi, Kariadi Kumala Putri, Andi Sri Kumalasari, Rizki Kumalasari, Rizky Kusuma, Ananda Tryo La Ode Dzakir Lisra, Lisra Luhukay, Marlino Novlyson M. Iqbal Liayong Pratama M. Nur Zakariah Leo Maddatuang Maddatuang Maddatuang Maisarah Munirah Latief Malik , Abdul Mannan, Abdul Mansyur Mansyur Marlina Marselus Nauw Masgode , Muhammad Buttomi Masrum Mufadhdhal Ilham, Muhammad Dzakwan Muh Nur Sulaiman Muh. Darwis Muh. Ryan Alfadly D Muhammad Ali Muhammad Ansarullah S. Tabbu Muhammad Azrul Muin Muhammad Kasim Muhammad Yusuf Muhammad Yusuf Muharuddin, Muharuddin Muliadin Mulimin, Muslimin Munirah Latief, Maisarah Muntazarah, Fediyatun Mursalim Ninoy La Ola mursid, akhmad faqih Musnajam Mustamar Keliobas Mutmainnah Ali Naim, Sokhib NANIK PURWANTI Nasiah Badwi Nasiah Nasiah Nasiah Nasiah, Nasiah Nasir, Nirmala Nasrul Nasrul Nataniel, Wilson Nur Aisyah Mukhtar Nur Alifah Nur Syam Nurfasiha Nurfasiha, Nurfasiha Nurhikmah Nurhikmah Nursyafika, Nursyafika Nurul Azirah Nurul Fajeriana M NURUL HIDAYAH Nyompa, ukri Ode Dzakir, La Palumean, Ratte Poalahi Salu, Sahrul Prasetyo, Bagus Eko Puspaningtyas, Retno Putri Risna, Nur Afifa Putri, Ratri Harianti Qaiyimah, Dinil Rahma Musyawarah Rahma Musyawarah Rahma Musyawarah, Rahma Rahman, Fathul Rahmat Hidayat Rajab Lestaluhu Rakhmat Jaya Lahay Ramli Umar Refra, Mohamad Saleh Renaldi, Ahmad Reskiyanti Rezky, Ananda Nurfajriana Rina Astuti Rina Rembah Rivai, Andi Pangeran Rizkal Rizki Kumalasari Rosidah Rosidah Rosmini Maru Rusdi Rusdi S, Samiyem S, Suwarto Saeni, Agil Sahribulan Sahribulan Sahrul Poalahi Salu Sahrul Sahrul Saiful Saiful Salam, Nunuk Parwati Salmah, Ummu Salmawati Salmawati, Salmawati Samiyem, Samiyem Samsu, Taufiq Hidayat Sanjaya, Amir Sartina Sartina Sartina, Sartina Saud, Syukur Setiawati, Henny Shahabi, Shaiful Silomba, Serly Simanjuntak, Kristi Warista Siri, Sartika Siti Nurjannah Siti Raihanah Rinduputri Faisal So’bo, Jeneldi Sokhib Naim St Nuradryani Suharni Suharni Sukri Nyompa Sulaiman Zhiddiq Sulaiman Zhiddiq, Sulaiman SULFIANA, SULFIANA Sultra, Riski Salsabilah Sumarmi Suprapta Suprapta Suprapta, Suprapta Suryani Suryani Susiyanti Susiyanti Suwarto Suwarto Syahrul Syahrul R, Syahrul Syahrul Syahrul Syam, Asrullah Syamsunardi Syamsunardi Syamsunardi Syamsunardi, Syamsunardi Syukur, Abd Rahmad Tannaim, Anida Titus Adeyemi Alonge Tripaldi, Agus Try Hardianti U, Uca Uca Sideng Uca, Uca Ummu Kalsum Wahid Wahid, Wahid Wahyuni Wahyuni Waqiah, Andi Nurul Wiwin Kobi Yatjong, Isramyano Yuni Lamart, Dwi Putri Yuniar, Fita Dewi Zakina, Besse Ririn