Articles
Meningkatkan Minat Belajar Materi Keliling dan Luas Bangun Datar Penerapan Model Guided Discovery dengan Eksperimen untuk Kelas IV SDN Gayamsari 02
Hayuningtyas Putri;
Choirul Huda;
Loli Adi Gunawan
Journal on Education Vol 6 No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/joe.v6i3.5549
This research aims to explore the effectiveness of implementing the Guided Discovery Model using experiments to enhance students' interest in learning the concepts of perimeter and area of plane figures in the fourth-grade class at SDN Gayamsari 02. This approach attempts to integrate a more active and student-centered learning approach to improve students' understanding of fundamental mathematical concepts. The research method employed is classroom action research involving active participation of both teachers and students in every stage of implementation. Data were collected through observations, interviews, and surveys on learning interest. The findings indicate a significant increase in students' interest in learning after implementing the Guided Discovery Model with experiments. There is a notable improvement in students' understanding of the concepts of perimeter and area of plane figures. This discovery supports the effectiveness of the Guided Discovery Model in stimulating learning interest and understanding mathematical concepts at the elementary school level, providing a foundation for a more interactive and relevant learning approach tailored to students' needs in mastering complex mathematical materials. The practical implications of this research highlight the importance of using active exploration-based learning methods and involving students to enhance their learning outcomes.
PRODUK OLAHAN MAKANAN DARI JAGUNG; PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT UNIVERSITAS PGRI SEMARANG DI DESA KARANGMALANG WETAN
Ariestika;
kartinah, kartinah;
Huda, Choirul
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 3 No. 4 (2024): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/patikala.v3i4.1342
Desa Karangmalang wetan yang mayoritas penduduk bercocok tanam dan menggantungkan hidup mereka dari hasil bumi atau pertanian, salah satu jenis tanaman yang tersedia banyak disana adalah tanaman jagung. Fokus program kegiatan adalah: PKM Kelompok PKK Desa Karangmalang Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal ini adalah: (1) Terciptanya produk berupa aneka olahan makanan dari Jagung (2) Bertambahnya ketrampilan ibu Rumah Tangga untuk membuat aneka olahan dari Jagung. aneka olahan Jagung dalam berbagai inovasi seperti contohnya: brownies. Kegiatan ini diikuti oleh empat puluh peserta dari kalangan ibu-ibu Rumah Tangga yang merupakan pengurus RW serta anggota tergabung dalam Dasa Wisma (DaWis) di lingkungan desa Karangmalang. Hasil pendampingan menunjukkan 100% peserta dapat membuat olahan makanan dari jagung. Diharapkan hasil dari kegiatan ini dapat menunjang perekonomian keluarga masing-masing apabila ditekuni. Program berikutnya yang direncanakan adalah membantu warga terutama ibu-ibu pelaku ekonomi kecil ini dalam mengurus PIRT untuk produk mereka
Pengaruh Model PBL dengan Mengunakan Jarimatika terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Penjumlahan Kelas 1 SD Pandeanlamper 04
Virgin, Novela Simpatika;
Nursyahidah, Farida;
Huda, Choirul
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24176/anargya.v6i2.10107
This study aims to analyze the effect of the problem-based learning model using the Jarimatika method on the mathematical problem-solving abilities of grade 1 students at SD Pandeanlamper 04. This research is a quantitative study with a quasi-experimental type. The research design refers to the one-group pretest-posttest which only uses one group as the experimental class. The subjects of this study included 28 grade 1 students at SD Pandean Lamper 04. Data collection techniques with tests with instruments of pretest and posttest questions. As well as interviews as a preliminary study. Data analysis was done using the paired sample t-test with the help of SPSS 25. The prerequisite test showed that the pretest and posttest data were normally distributed because the sig value exceeded 0.05. The results showed that the Jarimatika method affected the problem-solving abilities of grade 1 students at SD Pandeanlamper 04. The results of the paired sample t-test were sig. 0.000 0.05 so it can be concluded that there is an average difference between the pretest and posttest in the test of students' mathematical problem solving abilities by applying the PBL learning model with Jarimatika for addition and the average mathematical problem solving ability of students by applying the PBL learning model with Jarimatika for addition was better than before the implementation of the PBL learning model with Jarimatika for addition.
Analisis Unsur Intrinsik Puisi Karya Peserta Didik Kelas IV A SD Supriyadi Semarang
Haliza, Anisa Nurul;
Huda, Choirul;
P, Agnita Siska
TSAQOFAH Vol 3 No 6 (2023): NOVEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58578/tsaqofah.v3i6.1796
This research was motivated by the researcher's curiosity about the ability to write free poetry by students in class IV A at SD Supriyadi Semarang. The thing identified as one of the problems in the focus of this research is students' ability to write poetry based on intrinsic elements of poetry that have not been implemented. The aim of the research is to describe the intrinsic elements of poetry by class IV A students at SD Supriyadi Semarang. which focuses on five intrinsic elements only, namely theme, diction, rhyme, feeling and message. The subjects in this research were 28 students in class IV A of SD Supriyadi Semarang with research objects in the form of 6 poetry texts which were created in groups consisting of 6 groups according to creative ideas, experiences, stories, the surrounding environment and the conditions of the participants. educate yourself. This research was prepared and carried out using descriptive methods through a qualitative approach. The data collection techniques used were documentation and tests. Based on the data collection and discussion of the analysis results, it was found that 100% of the poems written by the students were correct, namely 3 poems and the other 3 poems were mostly 93% correct.
Kefektifan Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi pada Muatan Pelajaran PPKn Siswa Sekolah Dasar
Pramudianti, Mia;
Huda, Choirul;
Kusumaningsih, Widya;
Wati, Christin Eni
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i2.4978
Pendidikan berdiferensiasi merupakan Pendidikan yang menyediakan keinginan style berlatih siswa yang mempunyai karakter yang berlainan. Setiap peserta didik memiliki keunikannya sendiri. Mereka memiliki gaya belajar dan kebutuhan belajarnya masing-masing. Kita sebagai pendidik harus mampu menjadi fasilitator dalam setiap proses belajar siswa supaya kepentingan siswa terkabul serta tujuan Pendidikan bisa berhasil dengan efisien. Bersumber pada hasil observasi serta tanya jawab dengan ibu Christin Eny wati selaku wali kelas 1B SDN Kalicari 01, diperoleh informasi bahwa karakteristik peserta didik kelas 1B berbeda-beda dan pada mata pelajaran PPKn materi Pancasila peserta didik belum memenuhi KKM. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bahwa Pendidikan berdiferensiasi efisien buat tingkatkan hasil berlatih siswa pada muatan pelajaran PPKn anak didik kelas IB SDN Kalicari 01 Semarang. Tata cara yang dipakai periset dalam riset ini merupakan tata cara riset kuantitatif. Konsep riset yang dipakai merupakan One Group Pretest- Postest Design. Metode anallisis informasi memakai percobaan N- Gain. Bersumber pada hasil Percobaan N- gain didapat Pada umumnya N- gain Persen merupakan 83, 69 dengan minimal 0 serta Maximum 100. Hasil percobaan paired samples test sig.( 2- tailed) sebesar<0, 001 bisa disimpulkan ada perbandingan yang penting antara hasil berlatih dari pretest serta posttest. Hal ini menunjukan bahwa Pembelajaran berdiferensiasi Efektif digunakan untuk Pembelajaran PPKn Siswa Kelas 1 SDN Kalicari 01 Semarang.
Culturally Responsive Teaching dalam Model Pembelajaran Problem Based Learning Mata Pelajaran PPKn
Lailiyah, Masfufatul;
Wakhyudin, Husni;
Huda, Choirul;
Sutarman, Sutarman
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.8485
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) merupakan mata pelajaran yang berperan membentuk karakter dan kesadaran kewarganegraan peserta didik. Suatu pendekatan yang perlu dikembangkan guru agar mampu menyajikan pembelajaran bermakna adalah pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). Pendekatan CRT yaitu pendekatan yang menghubungkan materi pembelajaran dengan memperhatikan latar belakang peserta didik. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran PPKn dengan pengimplementasian pendekatan Culturally Responsive Teaching dalam model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di kelas IIIA SDN Siwalan Semarang. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan melauli observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi, wawancara, dan telaah dokumen. Penelitian dilaksanakan di kelas IIIA SDN Siwalan dengan jumlah 27 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan pendekatan CRT terintegrasi dengan baik mulai dari kegiatan pembuka, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Pendekatan CRT dalam model pembelajaran PBL ini membantu peserta didik untuk berfikir kritis, memecahkan masalah dengan beragam alternatif solusi melalui proses menggali informasi ragam budaya yang ada di Indonesia. Pendekatan CRT dengan model pembelajaran PBL mampu memberikan pengalaman belajar yang mendalam serta menyiapkan peserta didik yang memiliki sikap toleransi dan mengakui keberagaman budaya dari berbagai etnis yang berbeda
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA VIDEO DALAM PEMBELAJARAN IPAS KELAS V SDN PEDURUNGAN KIDUL 01
Prafittasari, Novi;
Huda, Choirul;
Kartika Dewi, Tiyas Purnama
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 11, No 1, April (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37598/pjpp.v11i1, April.1988
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model Problem Based Learning berbantuan video dalam pembelajaran IPAS kelas V di SDN Pedurungan Kidul 01. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan hasil observasi, wawancara dan dokumentasi yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan konsep Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian adalah seluruh peserta didik yang berjumlah 24 orang di kelas V SDN Pedurungan Kidul 01. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi model Problem Based Learning berbantuan video pada pembelajaran IPAS kelas V di SDN Pedurungan Kidul 01 terbukti mampu memberikan hasil yang baik dalam membuat peserta didik berpikir kritis, lebih aktif, kreatif dan terbiasa untuk memecahkan suatu permasalahan pada proses pembelajaran. Setelah menggunakan model Problem Based Learning berbantuan video peserta didik semakin antusias dalam pembelajaran. Hal itu terlihat dari kegiatan kerja kelompok, jika diberi pertanyaan mampu menjawab, dan peserta didik aktif dalam pembelajaran. Pembelajaran IPAS yang dilakukan juga berpusat kepada peserta didik. Selain itu, hasil belajar peserta didik terbukti dapat membantu peserta didik memahami konsep materi yang ada. Pembelajaran IPAS dengan menggunakan model Problem Based Learning berbantuan video juga terbukti dapat menciptakan pembelajaran yang menarik bagi peserta didik. Namun, dalam kegiatan kerja kelompok perlu ditingkatkan lagi tentang kerjasama antar kelompok agar peserta didik dapat memahami konsep materi yang lebih baik
Penerapan Model Problem Based Learning dalam Pembelajaran Berdiferensiasi berdasarakan Gaya Belajar Peserta Didik pada Pelajaran IPAS Kelas V Sekolah Dasar
Ningrum, Sistia;
Huda, Choirul;
Susanto, Joko Heri;
Musyafanah, Qoriati
Education Journal : Journal Educational Research and Development Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31537/ej.v8i2.1931
This study aims to implement differentiated learning based on students' learning styles with the Problem Based Learning learning model as a step to meet the needs of diverse learning styles of students in the classroom. Qualitative descriptive research with the Triangulation method was used in this study. Qualitative descriptive research is used to provide an overview of the conditions at the research location so that people can see and understand the research environment. A total of 28 students of class V B SD N Palebon 01 were used as subjects of this study. The source of data collection is based on interviews, observations, and learning style questionnaires. Based on the learning style questionnaire for class V B, it is known that there are 36% of students in class V B who have an auditory learning style and 32% of students with visual and kinesthetic learning styles. The Problem Based Learning learning model includes five syntaxes, namely, Problem orientation, organizing students, guiding individual or group investigations, developing and presenting work results, and evaluating the problem-solving process. In the process of differentiated learning based on learning styles with the problem based learning model, the results showed that there was good enthusiasm in the learning process. Different activities for students in each learning style group are aimed at fulfilling the diversity of students' learning needs. Students are taught to learn in a way that suits their learning style, so that they can explore the material they are studying in their own way and make learning more meaningful. From the results of the research and discussion, namely the use of the Problem Based Learning learning model for differentiated learning based on learning styles in class V B SD Negeri Palebon 01 in an effort to fulfill the diversity of student needs can have a positive impact on student learning. Through various teaching and learning activities that are adjusted to the competencies of each student, students appear enthusiastic in learning
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI MATEMATIKA KELAS IV SD
Novi, Novi Setianingsih;
Sukamto;
Huda, Choirul
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jcp.v3i4.2233
Tujuan penelitian ini adalah hasil peningkatan minat belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika dan hasil peningkatan minat belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning (PBL). Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang mengadaptasi model Kurt Lewin (planning, acting, observing, and reflecting) yang dipopulerkan oleh Kurt Lewin. Subjek penelitian tindakan kela ini yaitu 22 peserta didik kelas IV. Data diperoleh melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan minat belajar matematika peserta didik. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya peningkatan minat belajar peserta didik dari kondisi awal, siklus I, dan siklus II telah mencapai atau melampaui target keberhasilan yang telah peneliti tentukan. Pada kondisi awal rata-rata minat belajar peserta didik adalah 69 termasuk kategori cukup berminat dengan presentase peserta didik yang mendapatkan 72%. Minat belajar peserta didk pada siklus I dengan rata-rata 83 dalam kategori berminat dengan presentase peserta didik mendapatkan 95%. Sedangkan hasil minat belajar siklus II dengan rata-rata 90 dalam kategori sangat berminat dengan presentase peserta didik yang cukup berminat keatas mendapatkan 100%.
Keefektifan Model Pembelajaran Kooperatif Think Pair and Share Berbantu Media Diorama Terhadap Hasil Belajar Tematik Integratif
Afiyahni, Faizah Dwi;
Huda, Choirul;
Listyarini, Ikha
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v7i3.19394
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran ThinkPair and Share terhadap hasil belajar siswa kelas IV SDN 06 Mulyoharjo Pemalang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Data dalam penelitian diperoleh melalui (1) tes (2) observasi dan (3) lembar angket. Untuk analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji normalitas dan uji t (uji hipotesis). Hasil analisis lembar angket minat belajar siswa sebelum dan sesudah perlakuan menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament mengalami peningkatan, terlihat dari hasil uji t bahwa thitung> ttabel yaitu 5,445 > 2,086. Maka kesimpulannya adalah model Think Pair and Share efektif terhadap hasil belajar siswa Kata kunci: Hasil Belajar siswa, Model Think Pair and share