Articles
REPOSISI KEDUDUKAN JUSTICE COLLABORATOR DALAM UPAYA PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI
Mahmud, Bahrudin;
Junaidi, Muhammad;
Sihotang, Amri Panahatan;
Soegianto, Soegianto
JURNAL USM LAW REVIEW Vol. 4 No. 1 (2021): MAY
Publisher : Universitas Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26623/julr.v4i1.3368
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan memahami reposisi kedudukan justice collaborator dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi. Justice Collaborator merupakan saksi pelaku yang mau bekerjasama dengan penegak hukum untuk mengungkap suatu tindak pidana. Bagaimana kedudukan justice collaborator dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi dan bagaimana Reposisi kedudukan justice collaborator dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi. Penelitian ini menggunakan Metode pendekatan yuridis normatif. Hasil penelitian ini adalah Kedudukan Justice Collaborator sebagai pelaku yang dijadikan sebagai saksi yang mau bekerjasama dengan penegak hukum dan pedoman penggunaannya diatur dalam Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 04 tahun 2011. Reposisi Kedudukan Justice Colllaborator adalah menempatkan Justice Colllaborator sebagai saksi kunci dalam peraturan perundang-undangan baru atau memasukkannya dalam undang-undang tentang upaya pemberantasan tindak pidana korupsi yang telah ada dan menempatkan Justice Collaborator sebagai saksi yang bisa di mintai keterangannya di luar sidang peradilan, sehingga para penyidik bisa lebih leluasa memperoleh keterangan dan informasi untuk membongkar pelaku lain dalam kasus tindak pidana korupsi.
HAK WARIS ANAK YANG BERBEDA AGAMA DENGAN ORANG TUA BERDASARKAN HUKUM ISLAM
Susilo, Hendri;
Junaidi, Muhammad;
RS, Diah Sulistyani;
Arifin, Zaenal
JURNAL USM LAW REVIEW Vol. 4 No. 1 (2021): MAY
Publisher : Universitas Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26623/julr.v4i1.3409
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan mengenai hak waris anak yang beda agama menurut hukum Islam dan upaya penyelesaian mengenai pembagian hak waris anak yang berbeda agama menurut hukum Islam. Masalah kewarisan beda agama pada masa sekarang ini menjadi suatu masalah kontemporer, karena baik dalam Al Qur an maupun hadis tidak ada penjelasan mengenai bagian harta bagi ahli waris yang berbeda agama. Metode pendekatan dalam penelitian ini menggunakan yuridis normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan mengenai hak waris anak yang beda agama menurut hukum Islam diatur dalam hadis dan KHI yang mana anak yang non muslim tidak berhak atas harta warisan. Namun pada prakteknya, dalam putusan pengadilan hakim tetap memberikan bagian harta warisan terhadap anak yang beda agama berdasarkan wasiat wajibah. Hal ini bertentangan dengan syarat islam dan KHI. Namun demikian putusan pemberian harta warisan terebut adalah untuk mewujudkan keadilan, kemaslahatan dan kepastian hukum dalam kehidupan keluarga. Upaya penyelesaian mengenai pembagian hak waris anak yang berbeda agama menurut hukum Islam adalah dengan cara hibah dan wasiat. Hal ini sesuai dengan ketentuan Al Qur an, hadis maupun KHI yang mana dalam hal hibah dibolehkan baik terhadap muslim maupun non muslim. Sedangkan wasiat digunakan oleh hakim dalam putusan pengadilan terkait pembagian harta waris.
Keabsahan Materi Muatan Terkait Uang Pesangon Dalam Peraturan Perundang-Undangan
Nababan, Agung Kristyanto;
Junaidi, Muhammad;
Sudarmanto, Kukuh;
Arifin, Zaenal
JURNAL USM LAW REVIEW Vol. 5 No. 1 (2022): MAY
Publisher : Universitas Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26623/julr.v5i1.4808
This research aims to determine the validity of the material related to severance pay in the legislation. Government Regulations are statutory regulations stipulated by the President to carry out the Act properly. The content of the Government Regulation is material for implementing the Law. The problem of this research is how the validity of the content in government regulations is related to severance pay. The research method used is the normative juridical approach. The conclusion of this study government regulation cannot change the material contained in the law it implements, cannot add, does not reduce, does not insert a provision, and does not modify the material and understanding that already exists in the law that is its parent. Provisions related to severance pay in Government Regulation Number 35 of 2021 which regulates severance pay are lower than the provisions stipulated in the parent regulation, namely Law Number 11 of 2020 cannot be justified by law.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keabsahan materi muatan terkait uang pesangon dalam peraturan perundang-undangan. Peraturan Pemerintah merupakan peraturan perundang-undangan yang ditetapkan oleh Presiden untuk menjalankan undang-undang sebagaimana mestinya. Materi muatan peraturan pemerintah adalah materi untuk menjalankan undang-undang. Permasalahan penelitian ini tentang bagaimana keabsahan materi muatan dalam peraturan pemerintah terkait pesangon bagi tenaga kerja yang diatur kurang dari undang-undang induknya dan akibat hukum terhadap pemberlakuan ketentuan terkait pesangon. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif. Kesimpulan dari penelitian ini peraturan pemerintah tidak dapat mengubah materi yang ada dalam undang-undang yang dijalankannya, tidak dapat menambah, tidak mengurangi, dan tidak menyisipi suatu ketentuan serta tidak memodifikasi materi dan pengertian yang telah ada dalam undang-undang yang menjadi induknya. Ketentuan terkait pesangon dalam Peraturan Pemerintah Nomor 35 tahun 2021 yang mengatur pesangon lebih rendah dari ketentuan yang diatur dalam peraturan induknya yaitu Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tidak dapat dibenarkan menurut hukum.
Kedudukan Dan Peran Organisasi Profesi Advokat Terhadap Advokat Yang Berhadapan Dengan Hukum
Endira, Bramedika Kris;
Junaidi, Muhammad;
Ratna Sediati, Diah Sulistyani;
Sihotang, Amri Panahatan
JURNAL USM LAW REVIEW Vol. 5 No. 1 (2022): MAY
Publisher : Universitas Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26623/julr.v5i1.4841
This study aims to determine the role of an advocate organization, in this case: The Indonesian Advocates Association (Peradi) in maintaining the dignity of its advocates who are addressing the law. Sociologically, the advocate profession is a free and independent profession and is responsible for law enforcement. However, juridically, because advocates are "law enforcers", as regulated in Article 5 paragraph 1 of the Advocate Act Number 18/2003, they are obliged to carry out their professional duties to defend cases that are their responsibility by adhering to the professional code of ethics. and laws and regulations. The approach used in this study is a normative juridical approach. This is clearly and evidently regulated in Article 15 of the Advocate Act Number 18/2003. The Indonesian Advocates Association Organization (Peradi) is expected to always be present in maintaining the advocate profession, especially in relation to the Immunity Rights of its advocates. The role of the Advocate organization of the Indonesian Advocates Association (Peradi) must be optimal in maintaining the dignity and prestige of Advocates who are in conflict with the law so that its Advocates are more competent in handling cases.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peranan Organisasi Advokat dalam hal ini Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) dalam menjaga marwah dan martabat Advokat yang berhadapan dengan hukum. Secara sosiologis, profesi Advokat adalah profesi yang bebas dan mandiri serta bertanggung jawab dalam penegakan hukum. Namun, secara yuridis, karena Advokat merupakan penegak hukum , sebagaimana diatur di dalam Pasal 5 ayat 1 Undang-undang Advokat Nomor 18 Tahun 2003, maka berkewajiban untuk menjalankan tugas profesinya untuk membela perkara yang menjadi tanggung jawabnya dengan tetap berpegang pada kode etik profesi dan peraturan perundang-undangan. Hal tersebut secara terang dan jelas diatur di dalam Pasal 15 Undang-undang Advokat Nomor 18 Tahun 2003. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa organisasi profesi hadir dalam menjaga profesi Advokat khususnya terkait dengan hak imunitas Advokat. Peranan Organisasi Advokat Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) harus optimal dalam menjaga marwah dan martabat Advokat yang berhadapan dengan hukum agar para anggotanya lebih berkompeten dalam penanganan perkara.
Peran Budaya Organisasi dan Lingkungan Kerja Dalam Optimalisasi Produktivitas Kerja
Junaidi, Muhammad;
Martiah, Anisa;
Kasmi, Kasmi;
Linda, Linda
JUEB : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2025): JUEB: Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57218/jueb.v4i2.1504
Dalam konteks manajemen modern, produktivitas meningkat tidak hanya tergantung pada keterampilan pribadi, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh faktor -faktor organisasi internal, seperti budaya organisasi dan lingkungan kerja. Tujuan penelitian ini ditujukan untuk dalam analisis -depan tentang peran budaya organisasi dan lingkungan kerja, berkontribusi pada optimalisasi produktivitas tenaga kerja karyawan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif untuk teknik pengumpulan data berkat pertanyaan yang didistribusikan kepada staf laporan restoran sambel mewah berenoeng. Data yang diperoleh dianalisis dengan deskripsi dan penalaran metode statistik untuk memeriksa efek dari dua variabel independen pada variabel dependen. Hasilnya menunjukkan bahwa budaya organisasi dan lingkungan kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja. Dua orang saling melengkapi dalam menciptakan lingkungan kerja yang positif, meningkatkan motivasi dan meningkatkan komitmen karyawan terhadap organisasi. Oleh karena itu, manajemen budaya dan menciptakan lingkungan kerja untuk menjadi strategi penting untuk meningkatkan daya saing organisasi.
PENGARUH MANAJEMEN DAN MOTIVASI GURU TERHADAP KINERJA GURU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS SISWA PADA MADRASAH ALIAH NEGRI 1 PRINGSEWU
Junaidi, Muhammad;
Yansahrita, Yansahrita
JPGMI (Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Multazam) Vol 5, No 2 (2019): JPGMI (Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Multazam)
Publisher : STIT AL MULTAZAM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54892/jpgmi.v5i2.63
Madrasah Aliah Negeri 1 Peingsewu merupakan salah satu program mendukung pereintah, ikut turut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sehingga itu pun alasan yang menjadi tujuan dari Madrasah Aliah Negeri 1 Pringsewu. Motivasi yang ada didalam para guru dipastikan akan heterogen didalam bergabung kapada organisasi, hal ini bisa dipengaruhi oleh faktor pendidikan, kepribadian maupun kebutuhannya masing-masing, dengan adanya pemberian insentif akan dapat mempersempit perbedaan tujuan guru sebagai tenaga pendidik, sehingga dapat memotivasi pada diri guru agar bersemangat memberikan dedikasi yang tinggi terhadap Madrasah Aliah Negeri 1 Pringsewu. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui (1) Pengaruh manajemen terhadap kinerja guru dalam meningkatkan kualitas siswa (2) Pengaruh motivasi terhadap kinerja guru dalam meningkatkan kualitas siswa (3)pengaruh manjemen dan motivasi terhadap kinerja guru dalam meningkatkan kualitas siswa. Hasil analisis dan uji hipotesis memberikan kesimpulan bahwa secara bersama-sama manajemen (X1) dan motivasi (X2) berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru (Y) dalam meningkatkan kualitas belajar siswa di Madrasah Aliah Negeri 1 Pringsewu . Hal ini dilihat dari nilai Fhitung yang diperoleh sebesar 8,744 lebih besar dari nilai Ftabel  4,255. Secara parsial diketahui bahwa manajemen (X1) maupun motivasi (X2) berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru (Y) dalam meningkatkan kualitas belajar siswa pada Madrasah Aliah Negeri Pringsewu. Hal ini diperlihatkan dari nilai thitung variabel manajemen (X1)= 3,696 dan thitung variabel motivasi (X2)= 4,073 yang lebih besar dibandingkan dengan nilai t tabel. Berdasarkan data dan analisis secara kualitatif dan kuantitatif dalam penelitian ini dapat diambil suatu kesimpulan sebagai berikut :(1) Ada pengaruh yang signifikan manajemen terhadap semangat kinerja guru dalam meningkatkan kualitas siswa pada Madrasyah Aliah Negeri 1 Pringsewu. (2) Ada pengaruh yang signifikan motivasi terhadap kinerja guru dalam mengingkatkan kualitas belajar siswa pada Madrasah Aliah Negeri 1 Pringsewu. (3) Ada pengaruh yang signifikan manajemen dan motivasi secara bersama-sama terhadap kinerja guru.
REAKTUALISASI NILAI-NILAI PANCASILA DI MADRASAH ALIYAH NAHDLATUL ULAMA DEMAK DALAM PERSIAPAN PEMILU 2024
Suwandi, Dedy;
Junaidi, Muhammad;
Yulistyowati, Efi;
Dewi Rosaria, Stefani
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26623/kdrkm.v4i2.8040
The values of Pancasila as a guideline for Indonesian citizens to make Pancasila a guiding spirit in running the governance of personal and social life of the nation and state. Pancasila as a spirit to carry out the value of national values is truly an inclusive social virtue, inspiring, uniting and liberating all social groups, ethnicities, religions, languages and aspirations of national life in the midst of society. The values of Pancasila are currently discussed regarding the virtues in the preparation of elections for novice voters. Pancasila every time the ceremony is often mentioned together but the values in Pancasila most do not know in full so that the values in Pancasila need to be re-applied so that it enters into the inner spirit of the students at MA NU Demak. Exploring the values of Pancasila as a guideline in the election can certainly serve to integrate diversity (diversity) despite different choices but still unite. The values of Pancasila are needed to anticipate and face a series of problems in the election including the spread of fake news, black campaigns, and money politics. This can be anticipated when the soul in every human being is instilled with the seeds of love for the country. The spirit of nationality reminds us of the importance of commitment, loyalty of every child of the nation to remain consistent in the fundamental orientation of national life, the love of one homeland, one language and one nation Indonesia.
PENERAPAN TEKNOLOGI RECIRCULATING AQUACULTURE SYSTEM (RAS) UNTUK PERBAIKAN KUALITAS LINGKUNGAN PADA BUDIDAYA IKAN NILA DI DESA SOKONG KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN LOMBOK UTARA
Setyono, Bagus Dwi Hari;
Junaidi, Muhammad;
Scabra, Andre Rachmat;
Kaswadi, Hendri
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jppi.v1i1.128
Desa Sokong merupakan salah satu desa di Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara yang memiliki potensi pengembangan budidaya ikan nila. Aliran air Sungai Sokong selalu tersedia sepanjang tahun, namun debit airnya menurun pada musim kemarau. Kendala tersebut selalu dialami oleh masyarakat setiap tahunnya. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah masyarakat dapat menerapkan budidaya ikan nila menggunakan teknologi RAS (Recirculating Aquaculture System). RAS merupakan suatu teknologi untuk memanfaatkan media budidaya yang telah digunakan dalam sistem produksi untuk digunakan kembali layaknya air yang baru. Kelebihan penerapan teknologi ini adalah penggunaan air lebih hemat, kepadatan tebar tinggi, kemudahan dalam pemeliharaan, kemudahan dalam mempertahankan suhu dan kualitas air. Metode pengabdian adalah pembuatan demplot budidaya ikan nila menggunakan teknologi RAS. Filter yang digunakan berupa drum plastik kapasitas 200 liter menggunakan bahan penyaring batu apung. Hasil pengabdian menunjukkan budidaya ikan nila menjadi hemat air mencapai 70% serta kualitas air budidaya tetap bagus dengan nilai rata-rata pH 8,42, suhu 31,6oC, dan DO 5,1 mg.l-1. Selama 2,5 bulan pemeliharaan tingkat kelangsungan hidup mencapai 80%. Teknologi RAS diharapkan menjadi solusi sehingga kegiatan budidaya dapat berjalan sepanjang tahun serta mampu meningkatkan ekonomi dan pemenuhan kebutuhan protein hewani masyarakat.
DEMPLOT BUDIDAYA LOBSTER (PANULIRUS HOMARUS) SITEM KERAMBA JARING APUNG DENGAN PAKAN SUPLEMENTASI SPIRULINA PLATENSIS DI KABUPATEN LOMBOK UTARA
Junaidi, Muhammad;
Setyono, Bagus Dwi Hari;
Azhar, Fariq
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jppi.v1i2.134
Demplot budidaya dengan pakan suplementasi sprirulina plaensis dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan performa pertumbuhan dan kelangsungan hidup lobster yang dipeliharan keramba jaring apung. Metode pelaksanaan pengabdian ni adalah metode transfer teknologi, dengan langkah-langkah yang telah disepakati bersama antara lain sosialisasi kegiatan, demonstrasi plot (demplot) budidaya lobster dalam keramba jaring apung dan pendampingan. Hasil kegiatan ini memberikan nilai posisif bagi masyarakat sasaran dan dapat meningkatkan performa pertumbuhan dan kelangsungan hidup lobster dengan pertumbuhan berat berkisar antara 387,06 – 424,21 %, laju pertumbuhan spesifik erkisar antara 3,12 – 3,36 %/hari dan kelangsungan hidup berkisar antara 93,33 – 100,00 %. Diharapkan dengan selesainya kegiatan pelaksanaan pengabdian ini keberlanjutan program terus dilakukan bahkan diperluas, sehingga tujuan dan manfaat program dapat tercapai dan berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup dan pendapatan masyarakat
PENYULUHAN BUDIDAYA IKAN MOLLY PADA REMAJA SAAT PANDEMI SEBAGAI ALTERNATIF PENGISI WAKTU YANG PRODUKTIF
Diniarti, Nanda;
Junaidi, Muhammad;
Cokrowati, Nunik;
Mulyani, Laily Fitriani
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jppi.v2i1.640
Saat pelaksanaan PPKM level 3 dan 4 membatasi kegiatan di luar rumah. Banyak sektor tutup sementara terutama sektor informal bahkan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring. Akhirnya banyak remaja berdiam diri di rumah dan memanfaatkan waktu dengan bermain sosial media dan game online. Akibat terlalu sering bermain social media dan game online banyak dampak negative yang timbul seperti pelecehan, pornografi bahkan kegiatan kriminal. Untuk itu diperlukan kegiatan yang bisa membawa manfaat yang lebih besar contohnya berbudidaya ikan hias. Ikan hias yang sedang banyak peminatnya salah satunya ikan Molly. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan wawasan tentang budidaya ikan hias molly. Manfaat yang diharapkan agar para remaja dapat mengisi waktu dengan membudidayakan ikan molly Lokasi penyuluhan berada di Desa Gontoran Lombok Barat dengan sasaran remaja masjid. Kegiatan penyuluhan dilakukan dengan cara pendidikan orang dewasa. Hasil dari kegiatan penyuluhan Para remaja antusias untuk membudidayakan ikan molly karena di dukung banyaknya sumber pakan dan air yang melimpah. Bentuk ikan molly yang menarik juga menjadi daya tarik remaja untuk membudidayakan ikan molly. Banyaknya pertanyaan yang diberikan merupakan indikator keingin tahuan para remaja. Kesimpulan dari kegiatan adalah adanya peningkatan pengetahuan para remaja dalam hal budidaya ikan molly.