Articles
Pengembangan LKS Berbasis Pendekatan Pemodelan Matematika Untuk Melatih Kemampuan Koneksi Matematis Siswa SMP Kelas VIII
Astuti, Puji;
Hartono, Yusuf;
Bunayati, Hanifah;
Indaryanti
Mathematics Education Journal Vol. 11 No. 2 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Sriwijaya in collaboration with Indonesian Mathematical Society (IndoMS)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
National Council of Teacher of Mathematics (NCTM) stated five basic mathematics skills: problem solving, proof and reasoning, communication, connections, and representation. In an effort to explore and develop students' mathematical communication ability, mathematical modelling approach was used in mathematics learning of VIII-grade SMP Negeri 13 (state Junior High School) Palembang. This research is a development research aims to develop student worksheet based on mathematical modelling approach. Document analysis shows that the worksheet is valid and practical. Test data shows potential effect with some categories of students’ mathematical connections ability: 66.67% “good”, 21.21% categorized as "enough", 12.12% were categorized “low”. Data test shows the most frequent indicator is the first indicator: recognize and use the relationships between ideas in mathematics. While the indicator: to recognize and apply mathematics in other topics or daily life is less frequent.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS KONTEKSTUAL POKOK BAHASAN TURUNAN DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 3 PALEMBANG
Tati;
Zulkardi;
Hartono, Yusuf
Mathematics Education Journal Vol. 3 No. 1 (2009): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Sriwijaya in collaboration with Indonesian Mathematical Society (IndoMS)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Kontekstual Pokok Bahasan Turunan di Madrasah Aliyah Negeri 3 Palembang bertujuan untuk (1) menghasilkan perangkat pembelajaran berbasis kontekstual pokok bahasan turunan yang valid dan praktis; (2) mengetahui efektifitas pembelajaran dengan menggunakan pendekatan berbasis kontekstual pokok bahasan turunan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (development research) yang terdiri dari 3 tahap yaitu (1) self evaluation, meliputi tahap analisis dan desain perangkat pembelajaran; (2) prototyping, meliputi tahap evaluasi dan revisi; dan (3) field test. Pengumpulan data dilakukan dengan cara tes, observasi dan dokumentasi. Dari hasil tes diperoleh nilai rata-rata siswa mencapai 81,11 atau sudah melampaui standar ketuntasan minimum 66,16. Hasil observasi menunjukkan bahwa tujuh prinsip pembelajaran kontekstual telah mencapai 84,95 % atau termasuk kriteria baik. Dari data dokumentasi disimpulkan bahwa untuk penggunaan buku siswa dan Lembar Kerja Siswa (LKS) telah mencapai kriteria kepraktisan. Kemudian untuk Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang telah didesain, divalidasi oleh beberapa pakar dan praktisi matematika dan pendidikan matematika kemudian direvisi berdasarkan saran dari para pakar tersebut. RPP yang telah divalidasi dan direvisi tersebut dianggap telah memenuhi kriteria kevalidan dan kepraktisan sehingga dapat digunakan pada pelaksanaan pembelajaran berbasis kontekstual untuk pokok bahasan turunan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini dikategorikan valid dan praktis; (2) dari hasil analisis data tes hasil belajar pokok bahasan turunan dengan menggunakan pendekatan kontekstual diketahui bahwa nilai rata-rata siswa telah mencapai 81,11 dengan kata lain sudah melampaui Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 66,16. Hal ini berarti bahwa pembelajaran kontekstual yang dilakukan sudah termasuk kategori efektif. DOI: 10.22342/jpm.3.1.323
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF (MPG) UNTUK PELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS X SMA NEGERI 8 PALEMBANG
Lusiana;
Hartono, Yusuf;
Saleh, Trimurti
Mathematics Education Journal Vol. 3 No. 2 (2009): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Sriwijaya in collaboration with Indonesian Mathematical Society (IndoMS)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian terapan ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penerapan MPG untuk pelajaran matematika di kelas X SMA Negeri 8 Palembang, di tinjau dari ketuntasan belajar yang dicapai setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan MPG, keaktifan siswa selama di terapkan MPG, sikap terhadap penerapan MPG. Penelitian ini merupakan penelitian terapan (applied research) dengan menggunakan metode eksperimen dan survey. Pengumpulan data dengan observasi, tes, angket serta wawancara . Data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif, dengan menggunakan teknik analisa data statistik persentase skor serta tabel keefektifan penerapan model. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa keefektifan penerapan MPG untuk pelajaran matematika dikelas X SMA Negeri 8 Palembang yang ditinjau dari aktivitas siswa, ketuntasan belajar serta sikap siswa terhadap penerapan MPG adalah 76.32 % dengan kategori ”Efektif” , dengan rincian keaktifan siswa selama diterapkan MPG tergolong sangat tinggi dengan rata-rata persentase skor 81.8% dan ketuntasan belajar siswa secara klasikal mencapai 76.32%, serta Sikap siswa terhadap penerapan MPG tergolong positif dengan rata-rata persentase skor 76.5%. DOI: 10.22342/jpm.3.2.324
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERORIENTASI KONSTRUKTIVISME UNTUK MENGAJARKAN KONSEP PERBANDINGAN TRIGONOMETRI SISWA KELAS X SMA
Nizarwati;
Hartono, Yusuf;
Aisyah, Nyimas
Mathematics Education Journal Vol. 3 No. 2 (2009): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Sriwijaya in collaboration with Indonesian Mathematical Society (IndoMS)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk (1) menghasilkan perangkat pembelajaran berorientasi konstruktivisme yang valid dan praktis untuk mengajarkan konsep perbandingan trigonometri siswa kelas X SMA ; (2) mengetahui efek potensialnya terhadap kemampuan pemahaman konsep dan aktivitas siswa SMA kelas X. Metode penelitian terdiri dari 3 tahap yaitu (1) self evaluation, meliputi tahap analisis dan desain perangkat pembelajaran; (2) prototyping, meliputi tahap evaluasi dan revisi; dan (3) field test. Pengumpulan data dilakukan dengan cara tes, observasi dan dokumentasi. Dari hasil tes diperoleh nilai rata-rata siswa mencapai 17,61 dalam interval 7 – 21 dikategorikan memiliki kemampuan pemahaman konsep yang sangat baik. Hasil observasi menunjukkan bahwa semua indikator aktivitas berada dalam batas waktu toleransi kesesuaian artinya pembelajaran yang menggunakan perangkat pembelajaran berorientasi konstruktivisme dinyatakan efektif artinya terlaksana sesuai dengan rencana. Dari data dokumentasi disimpulkan bahwa untuk penggunaan Lembar Kerja Siswa (LKS) telah mencapai kriteria kepraktisan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) perangkat pembelajaran berorientasi konstruktivisme yang dikembangkan dalam penelitian ini dikategorikan valid dan praktis; (2) dari hasil analisis data tes hasil belajar dengan menggunakan perangkat pembelajaran berorientasi konstruktivisme diketahui bahwa nilai rata-rata siswa telah mencapai 17,61 dalam kategori memiliki kemampuan pemahaman konsep yang sangat baik. Hal ini berarti bahwa perangkat pembelajaran berorientasi konstruktivisme yang digunakan sudah termasuk kategori efektif. DOI: 10.22342/jpm.3.2.328
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE TIPE STAD DENGAN SOAL-SOAL PEMECAHAN MASALAH PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI SMA NEGERI 6 PALEMBANG
Indriati;
Hartono, Yusuf
Mathematics Education Journal Vol. 5 No. 2 (2011): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Sriwijaya in collaboration with Indonesian Mathematical Society (IndoMS)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The clues of the research is to known description of students problem solving ability by applying of Cooperative STAD type by problem solving . Model of study of cooperative STAD type by problem solving is a model to solve mathematics problem that have done by groups giving clues. The clues consist of some solving keys that given a part, each of member groups get a key. Subject of reseach are 48 students of grade XI natural science in senior high school 6 Palembang. Data collecting have done by giving test that content 3 discription question. The results of analysis shown mean of discriptor indicator are 74.34%, average abilty are 79.04 or 85.42% have shown good ability for problem solving. Conclusions of this reseach are learning use study model of Cooperative Problem Solving could be done to practise the ability of student’s problem.DOI: 10.22342/jpm.5.2.598.
PENGGUNAAN PETA KONSEP DALAM PEMBELAJARAN STATISTIKA DASAR DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA FKIP UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG
Rohana;
Hartono, Yusuf;
Purwoko
Mathematics Education Journal Vol. 3 No. 2 (2009): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Sriwijaya in collaboration with Indonesian Mathematical Society (IndoMS)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This research aims at describing how students’ understanding on statistical concepts upon using concept map is. Subjects in this research were students who took elementary statistics. Data were collected through observation and test, and were analyzed descriptively. The result shows that using concept map helps students improve their understanding on statistical concepts. DOI: 10.22342/jpm.3.2.331
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KELILING, LUAS PERSEGI DAN PERSEGI PANJANG DENGAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA
Syutaridho, Syutaridho;
Zulkardi, Zulkardi;
Hartono, Yusuf
Mathematics Education Journal Vol. 6 No. 1 (2012): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Sriwijaya in collaboration with Indonesian Mathematical Society (IndoMS)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian Pengembangan Bahan Ajar Keliling, Luas Persegi dan Persegi Panjang dengan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia bertujuan untuk (1) menghasilkan bahan ajar keliling, luas persegi dan persegi panjang yang valid dan praktis yang dikembangkan dengan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI); (2) mengetahui efek potensial bahan ajar keliling, luas persegi dan persegi panjang dari pengembangan bahan ajar berdasarkan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia(PMRI) terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (development research) yang terdiri dari 3 tahap yaitu (1) self evaluation, meliputi tahap analisis dan desain perangkat pembelajaran; (2) prototyping, meliputi tahap evaluasi dan revisi; dan (3) melakukan field test. Pengumpulan data dilakukan dengan cara, observasi, tes dan analisi dokumentasi jawaban siswa. Hasil observasi aktivitas siswa didapat rata-rata aktivitas yaitu 11,99 dengan tingkat aktivitas masuk dalam kategori aktif. Dari hasil tes didapat rata-rata 73,74 yang masuk dalam kategori baik.DOI: 10.22342/jpm.6.1.4075.63-80
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOKBAHASAN DIMENSI TIGA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE DI KELAS XI TKJ 1 SMKN 2 PALEMBANG
Sulastri, Elis;
Hartono, Yusuf;
Putri, Ratu Ilma Indra
Mathematics Education Journal Vol. 4 No. 1 (2010): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Sriwijaya in collaboration with Indonesian Mathematical Society (IndoMS)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal-soal aplikasi pada pokok bahasan dimensi tiga melalui model pembelajaran Learning Cycle di kelas XI Teknik Komputer Jaringan 1 (TKJ 1) SMKN 2 Palembang tahun ajaran 2009/2010. Penelitian ini dilaksanakan dengan pembelajaran dan diakhiri dengan tes hasil belajar pada setiap siklusnya dengan melibatkan kelas XITKJ 1 dengan jumlah siswa sebanyak 40 orang terdiri dari 36 siswa laki-laki dan 4 siswa perempuan. Penelitian berlangsung dalam 2 siklus, siklus I berkaitan dengan materi mengidentifikasi bangun ruang dan unsur-unsurnya, dan siklus II menghitung luas permukaan bangun ruang. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar pada siklus I sebesar 57,18 dan ketuntasan klasikal sebesar 60 %. Siklus II hasil belajar rata-rata 68,85 dengan ketuntasan klasikal 77,50 %, artinya hasil belajar sudah mencapai kriteria ketuntasan klasikal dan terjadi peningkatan hasil belajar sebesar 11,67 dan peningkatan ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 17,50 %. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Learning Cycle dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal-soal aplikasi pada pokok bahasan dimensi tiga dikelas XI TKJ 1 SMKN 2 Palembang tahun ajaran 2009/2010. DOI: 10.22342/jpm.4.1.307
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN KUANTUM DI KELAS VIII SMP
Fitriani, Marini;
Hartono, Yusuf;
Purwoko
Mathematics Education Journal Vol. 4 No. 1 (2010): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Sriwijaya in collaboration with Indonesian Mathematical Society (IndoMS)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk (1) menghasilkan perangkat pembelajaran dengan pendekatan Kuantum yang valid dan praktis untuk mengajarkan matematika siswa kelas VIII SMP ; (2) mengetahui potensial efeknya terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP. Metode penelitian terdiri dari 3 tahap yaitu (1) self evaluation, meliputi tahap analisis dan desain perangkat pembelajaran; (2) prototyping, meliputi tahap evaluasi dan revisi; dan (3) field test. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi aktivitas siswa, observasi kemampuan guru mengelola pembelajaran dengan pendekatan Kuantum, tes hasil belajar dan angket tentang tanggapan siswa terhadap pembelajaran dengan pendekatan Kuantum. Hasil observasi aktivitas siswa menunjukkan bahwa semua indikator aktivitas siswa berada dalam batas waktu toleransi yang ditetapkan artinya pembelajaran yang menggunakan perangkat dengan pendekatan Kuantum efektif. Hasil observasi kemampuan guru mengelola pembelajaran dengan pendekatan Kuantum tergolong baik. Dari tes hasil belajar pada tiap akhir pertemuan dan tes akhir seluruh materi bangun ruang sisi datar hampir semua siswa telah memenuhi KKM yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil angket diperoleh bahwa siswa senang pembelajaran matematika diajarkan dengan pendekatan Kuantum. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) perangkat pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan pendekatan Kuantum dikategorikan valid dan praktis ; (2) perangkat pembelajaran yang dikembangkan mempunyai potensial efek terhadap kemampuan siswa dalam menguasai materi bangun ruang sisi datar. DOI: 10.22342/jpm.4.1.311
KOMPETENSI STRATEGIS MATEMATIS SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN OSBORN DI KELAS VII.D SMP NEGERI 51 PALEMBANG
Firaisti, Sicilia;
Hartono, Yusuf;
Hiltrimartin, Cecil
Mathematics Education Journal Vol. 7 No. 1 (2013): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Sriwijaya in collaboration with Indonesian Mathematical Society (IndoMS)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yaitu dalam penelitian ini digunakan lembar observasi untuk mengetahui gambaran bagaimana penerapan model pembelajaran Osborn dan menggunakan hasil tes untuk mengetahui kompetensi strategis (strategic competence) matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran Osborn. Subjek penelitian ini 40 orang siswa kelas VII.D SMP Negeri 51 Palembang. Pengumpulan data dilakukan dengan tes. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disumpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Osborn baik untuk diterapkan dalam pembelajaran matematika pada materi keliling dan luas bangun datar segitiga dan segiempat. Setiap langkah dalam pembelajaran Osborn terlaksana dengan baik namun terdapat satu tahap yakni tahap pengeraman yang tidak terlaksana dengan optimal. Dan berdasarkan hasil tes diperoleh bahwa kompetensi strategis (strategic competence) matematis siswa kelas VII.D SMP Negeri 51 Palembang terkategori baik dan dari ketiga indikator kompetensi strategis (strategic competence) matematis yaitu memformulasikan masalah, merepresentasikan masalah, dan menyelesaikan masalah, indikator merepresentasikan masalah yang paling sedikit tercapai oleh siswa. DOI: https://doi.org/10.22342/jpm.7.1.4653.