Usaha mikro kecil menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian lokal, termasuk usaha rumah tangga pengolahan abon telur di Kabupaten Bone. Mitra kegiatan ini menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan pemasaran yang hanya mengandalkan WhatsApp story, belum adanya pencatatan keuangan, serta lemahnya legalitas dan branding produk. Program pemberdayaan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mitra melalui pemanfaatan e-commerce, pelatihan manajemen usaha, pengembangan desain kemasan, serta pendampingan pengurusan legalitas usaha. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan mitra mengoperasikan e-commerce, pembukuan keuangan sederhana, pengemasan produk, serta pengurusan legalitas. Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) terutama tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan tujuan 9 (Inovasi dan Infrastruktur). Dengan demikian, program ini mampu meningkatkan daya saing UMKM lokal, memberdayakan perempuan, serta memperkuat ekonomi masyarakat.