Work-to-family conflict (WFC) merupakan tantangan umum bagi wanita karir, yang berpotensi menghambat career advancement mereka akibat tuntutan ganda dari lingkungan profesional dan domestik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Work-to-family conflict (WFC), Psychological Well-being (PWB), dan burnout terhadap career advancement karir di Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Responden penelitian terdiri dari 217 wanita karir di Sidoarjo. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian adalah Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Work-to-family conflict (WFC) memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap Psychological Well-being (PWB) dan career advancement, serta pengaruh positif yang signifikan terhadap burnout. Selain itu, Psychological Well-being (PWB) ditemukan memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap career advancement, sementara burnout memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap career advancement. Secara keseluruhan, ketiga variabel, yaitu Work-to-family conflict (WFC), Psychological Well-being (PWB), dan burnout, mampu menjelaskan 64,2% variabilitas dalam career advancement. Temuan ini menyoroti bahwa Work-to-family conflict (WFC) memicu rangkaian dampak, mulai dari penurunan Psychological Well-being (PWB), dan peningkatan burnout, yang pada akhirnya menjadi hambatan signifikan bagi career advancement.