p-Index From 2021 - 2026
8.779
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Publikasi Pendidikan Conciencia Jurnal Pilar Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vidya Karya JURNAL ILMU BUDAYA Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar Phinisi Integration Review ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unipa Surabaya Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Basicedu Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan JKIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Harmoni DIDAKTIKA : Jurnal Kependidikan MAGISTRA Law Review Jurnal Jejaring Matematika dan Sains Jurnal Educatio FKIP UNMA Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Rambideun : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Cokroaminoto Journal of Primary Education JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Elementar : Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar (JPPSD) Jurnal Basicedu SAINSTECH: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Indonesian Research Journal on Education Innovative: Journal Of Social Science Research Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Riset Guru Indonesia Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Journal of Authentic Research Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan Bahasa J-CEKI Jurnal Logitech : Logika Technology
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kompetensi Guru Kelas dalam Mengimplementasikan Model Pembelajaran Berbasis Kurikulum 2013 di SD Wilayah III Kecamatan Ujungbulu Kabupaten Bulukumba Arfin, Muhammad; Rosleny, Rosleny; Nawir, Muhammad
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 4 No 1 (2020): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.788 KB) | DOI: 10.30651/else.v4i1.4224

Abstract

Abstrak: Kesiapan guru dalam proses implementasi kurikulum 2013 memegang peranan yang sangat penting dalam membentuk kepribadian anak guna mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui kompetensi guru kelas dalammengimplementasikan model pembelajaran kurikulum 2013di SD Wilayah III Kecamatan Ujungbulu Kabupaten Bulukumba. Model pembelajaran yang menjadi fokus adalahProblem Based Learning. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptifkualitatif.Instrumen berupa catatan seluruhaktivitas guru dalam proses pembelajaran,peneliti mengumpulkan data secara langsung melalui observasi dan wawancara.Subjek penelitian adalah guru kelas yang sudah sertifikasimengajar di kelas III dan kelas VI. Hasil penelitian yaitu: 1) Pelaksanaan standar kompetensi guru kelas terlaksana sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dengan catatan bahwa pelaksanaan kompetensi profesional khususnya aspek mengembangkankeprofesianmelaluitindakanreflektifmasih butuh perhatian khusus karena semua guru kelas yang menjadi subjek dalam penelitian ini jarang melakukannya. 2) Implementasi model pembelajaran Problem Based Learningterlaksana dengan baik dan cukup efektif digunakan dalam pembelajaran.Kesimpulkan penelitian ini bahwa guru kelas III dan Kelas VI SD Wilayah III Kecamatan Ujungbulu Kabupaten Bulukumba yang telah tersertifikasi merupakan guru profesional yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan serta mampu mengimplementasikan model pembelajaran berbasis kurikulum 2013. Kata Kunci: Kompetensi Guru, Model Pembelajaran, Kurikulum 2013 Abstract: Teacher readiness in the process of implementing the 2013 curriculum plays a very important role in shaping the personality of children in order to develop quality human resources. This study aims to determine the competence of classroom teachers in implementing the 2013 curriculum learning model in SD area III Ujungbulu District, Bulukumba Regency. The learning model is used as the focus in this study is Problem Based Learning. This study uses the type of qualitative research with a qualitative descriptive approach. Instrument in the form of a record of all teacher activities in the learning process, researchers collect data directly through observation and interviews. The object of the study was classroom teachers who had certified teaching in class III and class VI. The results of the study are: 1) The implementation of classroom teacher competency standards is carried out in accordance with established standards with a note that the implementation of professional competence especially aspects of developing professionalism through reflective action still needs special attention because all classroom teachers who are the subjects in this study rarely do so. 2) The implementation of the Problem Based Learning model is implemented well and quite effective in learning. The conclusion of the study is that class III and class VI teachers of SD area III in Ujungbulu District, Bulukumba District who have been certified are professional teachers who have competencies that are in accordance with established standards and are able to implement the 2013 curriculum-based learning model.Keywords: Teacher Competency, Learning Model, 2013 Curriculum
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HOTS PELAJARAN IPA KELAS V Hendra, Zul; Pagarra, Hamzah; Putrawan, Muh Rizah; Nawir, Muhammad
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 4, No 3 (2025): Januari
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v4i3.66901

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran penemuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) pada mata pelajaran IPA kelas V di UPT SPF SDN Tidung.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V UPT SPF SDN Tidung yang berjumlah 20 orang, yang terdiri dari 12 orang putra dan 8 orang putri. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Discovery Learning untuk meningkatkan keterampilan HOTS dapat terlaksana dengan skor rata-rata pada Siklus I sebesar 57,5 dan tingkat keberhasilan pembelajaran klasikal sebesar 40% sehingga dapat meningkatkan keterampilan HOTS. Hasil uji profisiensi diperoleh nilai rata-rata Siklus II sebesar 78 dan tingkat keberhasilan pembelajaran klasikal sebesar 90%. Oleh karena itu, siklus III tidak perlu dilakukan karena nilai rata-rata meningkat dari siklus I ke siklus II. Dilanjutkan dengan penerapan Discovery Learning untuk meningkatkan High Order Thinking Skills (HOTS) pada mata pelajaran IPA Kelas V di UPT SPF SDN Tidung.
Model Pembelajaran Problem Solving pada Materi Getaran dan Gelombang untuk Melatih Keterampilan Proses Sains di Kelas VIII SMP Saputri, Maisya Dwi; Nawir, Muhammad; Suhartono
Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 6 No. 2 (2024): Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/bpjps.v6i2.15108

Abstract

Abstrak  – Model Problem Solving adalah model yang mengutamakan pemecahan masalah dalam kegiatan belajar untuk memperkuat daya nalar yang digunakan oleh peserta didik agar mendapatkan pemahaman yang lebih mendasar dari materi yang disampaikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) keterampilan proses sains peserta didik setelah dilatih dengan model pembelajaran Problem Solving pada materi getaran dan gelombang. (2) ketuntasan hasil belajar kognitif yang dicapai siswa setelah menerapkan model pembelajaran Problem Solving pada materi getaran dan gelombang. Penelitian ini merupakan penelitian pre-experimental menggunakan desain One Shot Case Study. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas VIII SMP di Kota Palangkaraya Tahun Ajaran 2023/2024. Sampel penelitian ini dipilih secara random sampling, dimana kelas yang terpilih adalah kelas VIII-3 dengan jumlah 32 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes keterampilan proses sains dan tes hasil belajar kognitif. Hasil uji coba tes hasil belajar kognitif dari 40 soal, diperoleh 10 soal gugur. Jadi soal THB yang digunakan adalah sebanyak 30 soal dengan reliabilitas 0,95. Hasil analisis data menunjukkan bahwa keterampilan proses sains dari 30 siswa yang mengikuti tes diperoleh 6 siswa (20%) dengan kategori sangat baik, 18 siswa (60%) dengan kategori baik dan 6 siswa (20%) dengan kategori cukup baik. Hasil belajar kognitif individu dari 30 siswa yang mengikuti tes diperoleh 23 siswa tuntas dan 7 siswa tidak tuntas. Secara klasikal ketuntasan sebesar 76,67% melebihi standar ketuntasan klasikal yaitu ≥75%. Ketuntasan TPK pada materi getaran dan gelombang dari 30 TPK diperoleh 24 (80%) TPK tuntas dan 6 (20%) TPK tidak tuntas. Hasil ini menunjukkan bahwa model pembelajaran yang diterapkan dapat memfasilitasi keterampilan proses sains siswa dan mencapai hasil belajar yang ditargetkan. Abstract – The Problem Solving Model is a model that prioritizes problem solving in learning activities to strengthen the reasoning power used by students to gain a more basic understanding of the material presented. The purpose of this research is to determine (1) students' science process skills after being trained with the Problem Solving learning model on vibration and wave material. (2) the completeness of cognitive learning outcomes achieved by students after applying the Problem Solving learning model to vibration and wave material. This research is pre-experimental research using a One Shot Case Study design. The population in this study was class VIII of SMP in Palangkaraya City for the 2023/2024 academic year. The sample for this research was chosen by random sampling, where the selected class was class VIII-3 with a total of 32 students. The instruments used in this research were science process skills tests and cognitive learning outcomes tests. The results of the cognitive learning outcomes test trial of 40 questions resulted in 10 failed questions. So the THB questions used were 30 questions with a reliability of 0.95. The results of data analysis show that the science process skills of the 30 students who took the test were obtained by 6 students (20%) in the very good category, 18 students (60%) in the good category and 6 students (20%) in the quite good category. The individual cognitive learning results of the 30 students who took the test showed that 23 students completed and 7 students did not complete. Classically, the completeness level is 76.67%, exceeding the classical completeness standard, which is ≥75%. Completion of TPK on vibration and wave material from 30 TPK obtained 24 (80%) TPK complete and 6 (20%) TPK incomplete. These results shows that the implemented learning model can facilitate students’ science process skill and achieve the determined learning results.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA FOCUSKY TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA SMP Tenriawaru, A.; Nawir, Muhammad; Adam, Andi
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2023): Januari-April 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v3i1.793

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran focusky Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa SMP Negeri 32 Makassar. Sampel pada penelitian ini adalah kelas VII D dengan jumlah siswa 16 orang. Instrumen penelitian menggunakan observasi dan tes. Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi, lembar tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis statistik desktiptif dan statistik inferensial.Berdasarkan hasil penelitian dan analisa data mengenai perbandingan nilai statistic dan perbandingan kategori hasil belajar telah membuktikan terdapatnya pengaruh positif penggunaan media focusky terhadap hasil belajar siswa kelas VII D SMP Negeri 32 Makassar dapat dilihat dari hasil belajar siswa melalui analisis statistik deskriptif sebelum menggunakan media focusky rata-rata nilai siswa masih dalam kategori interval rendah dan setelah menggunakan media focusky rata-rata nilai siswa berada pada kategori interval tinggi. Diketahui bahwa nilai rata-rata hasil Pretest yaitu 28,43 dan nilai rata-rata hasil Posttest yaitu 72,5 dimana nilai Posttest lebih besar dari nilai Pretest. Selanjutnya berdasarkan hasil analisis statistik inferensial menggunakan rumus uji t, diketahui thitung yang diperoleh adalah 15,69 dengan frekuensi df= 16-1=15, pada taraf signifikan 0,05 atau 5% diperoleh ttabel adalah 1,753. Jadi thitung > ttabel atau H0 ditolak H1 diterima. Dari hasil data tersebut dapat disimpulkan bahwa melalui media focusky dalam pembelajaran IPA kelas VII D siswa SMP Negeri 32 Makassar memberikan respon positif terhadap media pembelajaran tersebut.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Digital Pada Materi IPS Nurhafsah, Nurhafsah; Idawati, Idawati; Nawir, Muhammad
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berbentuk digital pada mata pelajaran IPS siswa kelas IV UPT SPF SDI Barombong 2 kota Makassar dengan kriteria valid, praktis serta efektif. Model pengembangan yang digunakan mengacu pada model ADDIE oleh Dick and Carry, meliputi: Analys, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Kami melakukan validasi ahli materi dan media untuk menilai kevalidan bahan ajar dan mengujicobakan bahan ajar digital IPS pada siswa kelas IV UPT SPF SDI Barombong 2 Makassar. Untuk mengevaluasi kepraktisan bahan ajar, dilakukan survey kuesioner/angket kepada guru dan siswa untuk mengetahui persepsi mereka tentang kesesuaian, relevansi dan kemudahan penggunaan bahan ajar. Untuk menentukan keefektifan bahan ajar, dilakukan posttest untuk mengukur pencapaian hasil belajar siswa setelah menggunakan bahan ajar digital IPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar digital IPS memenuhi kriteria sangat valid, praktis, dan efektif. Hasil penelitian ini memiliki implikasi yang penting dalam konteks pembelajaran berbasis digital materi IPS. Temuannya dapat memberikan wawasan yang bernilai tentang bagaimana teknologi dapat diintegrasikan secara inovatif dan bermakna dalam proses pembelajaran IPS. Hal ini diharapkan akan berkontribusi pada pengembangan materi pengajaran yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan minat siswa, serta meningkatkan efektivitas pembelajaran IPS secara keseluruhan.
Pengembangan Media Pembelajaran Digital Interaktif Pada Mata Pelajaran IPS di Sekolah Dasar S, Nur Intan Permata; Idawati, Idawati; Nawir, Muhammad
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1332

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ASSURE yang bertujuan untuk menghasilkan produk berupa media pembelajaran digital interaktif pada mata pelajaran IPS kelas IV UPTD SDN 14 Samanggi Kabupaten Maros, ditinjau dari proses pengembangan, kelayakan, kepraktisan dan keefektifan. Model pengembangan ASSURE yang digunakan merupakan rancangan oleh Sharon E. Smaldino, Robert Heinich, Michael Molenda, dan James D. Russell, yang meliputi tahapan: Analyze Learner; State Objectives; Select or Design Media, and Materials; Utilize Media and Materials; Require Learner Parcipation; Evaluate. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi ahli media dan ahli materi, angket respon guru, lembar observasi keterlaksanaan media, tes hasil belajar, angket sikap peserta didik, lembar observasi sikap, serta dokumentasi. Hasil penelitian: (1) uji kelayakan berdasarkan ahli media memperoleh skor 91,5% dan ahli materi memperoleh skor 96,5%, termasuk dalam kategori sangat layak; (2) uji kepraktisan berdasarkan observasi keterlaksanaan media dan respon guru memperoleh skor 92,5% dan 10%, termasuk dalam kategori sangat praktis (3) uji keefektifan, berdasarkan tes hasil belajar peserta didik uji kelompok kecil sebanyak 76% memperoleh kategori hasil belajar sangat tinggi , 19% memperoleh kategori hasil belajar tinggi dan 5% kategori sedang. Kemudian, uji kelompok besar sebanyak 88% berada pada kategori hasil belajar sangat tinggi dan 12% berada pada kategori hasil belajar tinggi. Berdasarkan angket sikap, peserta didik memperoleh 93% sikap sangat baik serta 7% memiliki sikap baik dalam menggunakan media pembelajaran digital interaktif. Selanjutnya berdasarkan observasi sikap peserta didik memperoleh skor 94% dan 100% dengan kategori sangat baik. secara keseluruhan termasuk kedalam kategori sangat efektif. Maka, adanya produk ini memudahkan peserta didik dalam pendalaman materi pembelajaran sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam dunia pendidikan dan dapat menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya
Perbandingan Model Think Pair Share dan Make a Match terhadap Motivasi dan Hasil Belajar IPS Abdullah, Aliul; Nawir, Muhammad; Kaharuddin, Kaharuddin
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v11i3.13265

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dan Make a Match (MAM) terhadap motivasi dan hasil belajar IPS siswa kelas V SD. Metode yang digunakan adalah quasi eksperiment dengan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas yang masing-masing diajarkan menggunakan model TPS dan MAM. Data dikumpulkan melalui angket motivasi dan tes hasil belajar yang dianalisis menggunakan uji t-test dan ukuran efek (effect size). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua model pembelajaran memiliki dampak positif terhadap motivasi dan hasil belajar siswa, dengan sebagian besar siswa berada pada kategori sangat tinggi. Meskipun tidak ditemukan perbedaan signifikan secara statistik antara kedua model, model MAM menunjukkan keunggulan dalam meningkatkan motivasi belajar, sedangkan TPS lebih unggul dalam mendorong pemahaman mendalam. Berdasarkan temuan ini, disarankan kombinasi kedua model untuk mengoptimalkan pembelajaran IPS
Gerakan Literasi Budaya dalam Keluarga Sebagai Dasar Pembentukan Identitas Bangsa Pada Siswa Sekolah Dasar Nawir, Muhammad; Ramadhani, Fitri; Nurasmi, Reski; Khotimah, St. Khuznul
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3371

Abstract

Gerakan literasi budaya merujuk pada kemampuan seseorang untuk bersikap sebagai bagian dari suatu budaya dan bangsa dalam konteks sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran gerakan literasi budaya dalam keluarga sebagai dasar pendidikan kewargaan untuk membentuk identitas bangsa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode telaah pustaka atau studi literatur. Data penelitian diperoleh dari artikel dan buku yang membahas literasi budaya dalam keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga berperan sebagai lingkungan pertama dan utama yang mengenalkan anak pada nilai-nilai budaya lokal seperti bahasa daerah, adat, dan tradisi melalui kegiatan sehari-hari. Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa gerakan literasi budaya dan kewargaan dalam keluarga melibatkan seluruh anggota keluarga untuk memahami kebudayaan Indonesia sebagai identitas bangsa dan memperkaya pemahaman tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara Indonesia. Orang tua berperan sebagai penggerak, motivator, dan penyemangat dalam literasi anak. Keluarga berfungsi sebagai pintu utama dalam mengembangkan budaya literasi bangsa dan kewargaan melalui penyediaan bahan bacaan, peningkatan minat baca anak, penanaman budi pekerti, serta pembentukan minat baca sejak usia dini di lingkungan keluarga. Keluarga juga memiliki peran penting dalam membantu anak menghadapi tantangan globalisasi dengan melalui literasi budaya, yang bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap budaya bangsa Indonesia.
Literasi Budaya sebagai Kecakapan Hidup di Era Globalisasi Nawir, Muhammad; Utari, Tria Mulya; Dahlan, Suratmi; Salsabila, Aqilah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i4.9054

Abstract

Literasi budaya telah menjadi kompetensi penting dalam menghadapi kompleksitas interaksi sosial di era globalisasi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep dan komponen literasi budaya dalam konteks kecakapan hidup, mengidentifikasi peran literasi budaya dalam pengembangan kecakapan hidup individu, serta merumuskan strategi pengembangan literasi budaya di Indonesia. Dengan metode kajian literatur, penelitian ini mengeksplorasi berbagai perspektif teoretis dan implikasi praktis literasi budaya. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi budaya terdiri dari lima komponen utama: pengetahuan budaya, kesadaran budaya, kepekaan budaya, kompetensi budaya, dan kecerdasan budaya. Literasi budaya berperan dalam meningkatkan kemampuan adaptasi, memperkuat keterampilan komunikasi, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, membangun keterampilan resolusi konflik, dan meningkatkan kesadaran identitas diri. Strategi pengembangan literasi budaya di Indonesia dapat dilakukan melalui integrasi dalam sistem pendidikan formal, program pendidikan non-formal, pemanfaatan media dan teknologi, kebijakan pemerintah, serta kolaborasi dengan komunitas dan sektor swasta. Pengembangan literasi budaya sebagai kecakapan hidup memerlukan pendekatan kolaboratif dan komprehensif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat identitas nasional, menjaga harmoni sosial, dan meningkatkan daya saing individu dalam konteks global.
Konsep Dasar Literasi Budaya Nawir, Muhammad; Rosliah, Rosliah; Hidayah, Nurul; Nurasiah, St.
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i4.9078

Abstract

Literasi budaya merupakan salah satu gerakan literasi nasional yang penting untuk dikuasai oleh peserta didik di abad ke-21 di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep dasar literasi budaya yang mencakup pengertian literasi budaya, prinsip-prinsip dasar literasi budaya, indikator literasi budaya, dan strategi gerakan literasi budaya di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi budaya merupakan kemampuan untuk memahami keberagaman dan tanggung jawab sebagai warga negara dari suatu bangsa yang mencakup pemahaman terhadap nilai-nilai, norma, kepercayaan, dan praktik-praktik budaya. Prinsip dasar literasi budaya meliputi budaya sebagai alam pikir melalui bahasa dan perilaku, kesenian sebagai produk budaya, kewargaan multikultural dan partisipatif, nasionalisme, inklusivitas, dan pengalaman langsung. Indikator literasi budaya terbagi dalam tiga basis yaitu basis kelas, basis budaya sekolah, dan basis masyarakat. Strategi gerakan literasi budaya di sekolah meliputi bengkel kreatif berbahasa daerah, pelatihan guru dan tenaga kependidikan, pelatihan pembuatan permainan edukatif, dan forum diskusi bagi warga sekolah. Implementasi literasi budaya di sekolah dasar memerlukan pendekatan holistik dan kerja sama yang erat antarstakeholder, termasuk pemerintah dan lembaga pendidikan tinggi.
Co-Authors A Majid Binfas, Maman A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abbas, Asriani Abdan Syakur, Abdan Abdullah, Aliul Abdullah, Jufri Abu Bakar, Noor Insyiraah Adyatma, Sandy Agustin, Eka Aliem Bahri, Aliem Alkahfi S, Andi Muh. Amin, Izaz Ulwan Anan Dita Asrawati Ananda, Gita Anastasya, agitha Andi Adam, Andi Andi Syarifuddin Arfianti Arfianti Arfin, Muhammad Arif Jaya Arumdani, Arsy Asnaeni AM, Sitti Asnawi, Mu’aliyah Hi Asriati AM, St Awal, Andi Yaomil Ayu, Sadriana Azis Aziz, Fatimah Azizah, Fitri Atul Basit, Abd. Basri Basri Binti Hamid, Nurasyura Budi, Gunarjo Suryanto Dahlan, Suratmi Daniel Happy Putra Darmawati Darmawati Dwiyasta, Vanezal Fahrul, Ahmad Fahrul Farcis, Fenno Fatmawati Fatmawati FAUSIAH, FAUSIAH Fauzy, Fachri Fitri Ramadhani Fitriani, Nurul Fiyana, Ludth H, Hamsina Hajarah, Sitti Hamzah Pagarra, Hamzah Haniah, St Hasanuddin, Alfinur Hasmi Hasmi Hendra, Zul Hidayah Quraisy, Hidayah Hukunala, Engel Idawati Idawati Idayanti Idayanti Imrayani Irawaty Islawiyah M, Rahmadani Ismail, Lukman JUNAIDI, JUANIDI Kadri, Syofian Kaharuddin Kasmila, Kasmila Khalik, Suhartini Khotimah, St. Khuznul Khusnul Khotimah Kurniawati, Dewi Rizki Luqman Hakim Lu’mu, Alfini Ramdhini Dg. M, Sarmila M, Usman Made Dirgantara Made Dirgantara Maghfirah, St. Nurwafiqah Mahmudah, Mifta Mansyur, Siti Nadiyah Marhani, Andi Fahmi Marlis, Muh Iqram Maulida, Atika Ms, Wahda Nurwaty Mu'minang, Mu'minang Muhammad Amin Muhammad Basri Muhammad Hanafi Mukramin, Sam'un Mustapa, Erlangga Muzayyana, Syaira Naim, Muhammad Yusan Naim Nasir Nasir Nasir Nasriah Nasriah NOJENG, SYARIFUDDIN Nur Achsanuddin UA, A Nur Afni Nur Azizah Nur Sandi Nur, Muh. Nurasiah, St. Nurasma, Nurasma Nurasmi, Reski Nurfaega, Nurfaega Nurhafsah, Nurhafsah Nurhalisa, St. Nurhasfiati Nurindah NURINDAH NURINDAH Nurjannah Nurjannah Nursalam Nursalam Nursida, Andi NURUL HIDAYAH Nurwandayani Pebriana M, A Muawiyah Pebriana. M, A. Muawiyah Pratiwi, Lis Angriani Pri Ariadi Cahya Dinata, Pri Ariadi Cahya Putrawan, Muh Rizah Rahma Ramadhani Rahman BP, Abd Rahman, Syarifah Aeni Rahmawati, Aprilia Dwi Ramadhani, Indri Rejemiati, Rejemiati RHD, Nurfhadilah Risfaisal Risfaisal, Risfaisal Risqa Ayu Ramadani Rosleny, Rosleny Rosliah, Rosliah Rudi Rudi Rusli S, Jumariati S, Nur Intan Permata S, Syamsul Salsabila, Aqilah Sam Hermansyah Samanglangi, Andi Muh. Alkahfi Saputri, Maisya Dwi Sarifuddin Sarifuddin Saripuddin Sarmiati Sarmiati septianingsih, septianingsih Silapa, Sarajuddin Simatupang, Rosmaida SRI BULAN Sudarmanto, Kukuh Suhartono Sukri, Justika sultan Supri, Misra Ulfaina Supriyadi Suseno, Ario Syafira R, Ihwal Syamsir Syamsir Syamsuriyanti, Syamsuriyanti Tenriawaru, A. Theo Jhoni Hartanto, Theo Jhoni Tsuji, Akiho Utari, Tria Mulya Wahid, Muhammad Afif Wahyuddin Wulandari, Reva Yusma Yuanata, Armawanti Yusdayanti, Yusdayanti Zaenal Arifin Zakina, Fadila Nur Zulhamdi