Articles
PENINGKATAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK MELALUI DONGENG DI TAMAN KANAK-KANAK PEMBINA AGAM
monalisa, monalisa
Jurnal Ilmiah Pesona PAUD Vol 1, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (190.294 KB)
|
DOI: 10.24036/1636
Perkembangan bahasa anak di Taman Kanak-kanak Negeri Pembina LubukBasung Masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkanketerampilan menyimak anak melalui dongeng.Jenis penelitian ini adalah penelitiantindakan kelas dengan subyek penelitian adalah anak-anak kelompok BI Tamankanak-kanak Negeri Pembina .Teknik yang digunakan dalam pengumpulan dataadalah observasi dan format penilaian. .Penelitian tindakan kelas ini dilakukandalam dua siklus.Hasil penelitian pada tiap-tiap siklusnya menunjukan adanyapeningkatan perkembangan bahasa anak. Hasil penelitian ini dapat disimpulkanbahwa dongeng dapat meningkatkan perkembangan bahasa anak di Taman kanakkanakNegeri Pembina Lubuk Basung.
PENERAPAN METODE DIRECTED READING THINGKING ACTIVITY (DRTA) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SDN 65 PAREPARE
Halik, Abdul;
Israwaty, Ila;
Monalisa, Monalisa
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 7, No 2 (2019): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (232.606 KB)
|
DOI: 10.26858/jnp.v7i2.11820
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode DRTA melalui kegiatan membaca ceritaterhadap proses belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V di SDN 65 Parepare dan mengetahui pengaruh penerapan metode DRTA terhadap meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V di SDN 65 Parepare. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Fokus penelitian ini yaitu fokus proses dan hasil dengan subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas V SDN 65 Parepare. Instrument yang digunakan adalah tes, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, menyajikan data, dan kesimpulan atau verifikasi. Hasil belajar siswa pada siklus I dan siklus II masih dalam kategori kurang (K), namun terdapat peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II. Sedangkan pada siklus III sudah dalam kategori baik (B). Kesimpulannya adalah penerapan metode Directed Reading Thingking Activity (DRTA) dapat meningkat hail belajar siswa SDN 65 Parepare
PENGGUNAAN ISTILAH BUDAYA BALI PADA MEDIA PROMOSI PARIWISATA BERBAHASA INGGRIS KOTA DENPASAR
Ekasani, Kadek Ayu;
Supartini, Ni Luh
Widyadari: Jurnal Pendidikan Vol. 19 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : LPPM IKIP PGRI Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.1241279
The purpose of this study is to look at the category of Balinese culture terms in English media tourism promotion in Denpasar City, and the purpose of using the term in tourism promotion media published by the Tourism Department of Denpasar City. The method used in this study is a qualitative descriptive method where the data studied are words and phrases about the term Balinese culture. Qualitative methods produce descriptive data both in the form of written and verbal expressions of the people and behaviors observed. The results of the data analysis are presented with informal methods where the results of the data analysis are presented using word threads, sentences, and technical terms to formulate and describe any research issues. From the results of research there are 3 types of categories of Balinese culture, namely the category of material culture, the category of social culture, and the category of tradition and concept. While the purpose of the Tourism Department of Denpasar City uses the term Balinese culture in the promotion media of English-language tourism in Denpasar is to preserve Bali culture and introduce Bali culture abroad.
Pengembangan Modul Fisika Pada Materi Tekanan di MTsN
Sabaruddin, Sabaruddin;
Nadia, Lula
Jurnal Phi: Kurnal Pendidikan Fisika & Terapan Vol 2019, No 2
Publisher : UIN Ar-Raniry
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/p-jpft.v2019i2.7441
Pengembangan adalah proses atau cara yang dilakukan untuk mengembangkan sesuatu menjadi baik atau sempurna dalam pembelajaran, dimana siswa memahami konsep sendiri dengan menggunakan modul. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan bahan ajar. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: (1) untuk menghasilkan bahan ajar fisika pada pada pokok bahasan tekanan di MTsN Rukoh Banda Aceh. (2) untuk mengetahui kelayakan penggunaan bahan ajar yang dikembangkan di MTsN Rukoh Banda Aceh. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-1 MTsN Rukoh Banda Aceh. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan statistik persentase. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa: (1) Berdasarkan hasil analisis kuesioner dari dua pakar ahli mengenai bahan ajar dengan menggunakan modul yang dikembangkan menghasilkan persentase sebesar 75,33% dan tergolong dalam katagori layak. (2) Berdasarkan analisis angket respon siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan modul pada materi tekanan, diperoleh dengan rata-rata persentase yaitu 85,67%. Ini berarti bahwa belajar dengan menggunakan modul termasuk kategori tertarik. Dengan demikian bahan ajar yang dikembangkan layak dijadikan sebagai media pembelajaran dan dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran Fisika pokok bahasan tekanan untuk siswa MTsN kelas VIII.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN TEKNIK PROBING PROMPTING PADA SISIWA KELAS IVc SD INPRES MINASA UPA KECAMATAN RAPPOCINI KOTA MAKASSAR
kristiawati, kristiawati
JKPD (Jurnal Kajian Pendidikan Dasar) Vol 5, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univers
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/jkpd.v5i2.3935
Masalah utama dalam penelitian ini yaitu bagaimana menerapkan teknik probing-prompting untuk mengefektifkan pembelajaran matematika pada siswa kelas IVc SD Inpres Minasa Upa Kecamatan Rappocini Kota Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pembelajaran matematika melalui penerapan teknik probing-prompting pada siswa kelas IVc SD Inpres Minasa Upa Kecamatan Rappocini Kota Makassar ditinjau dari 3 indikator efektifitas  yaitu tercapainya ketuntasan hasil belajar matematika siswa secara klasikal, keaktifan siswa dalam belajar, dan minimal 80% siswa menunjukkan respon positif terhadap pelaksanaan pembelajaran matematika melalui penerapan teknik probing-prompting. Jenis penelitian ini adalah Pre-Eksperimental Desigens yaitu suatu jenis penelitian yang hanya melibatkan satu kelas sebagai kelas eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan selama 6 kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVc SD Inpres Minasa Upa Kecamatan Rappocini Kota Makassar yang berjumlah 21 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) skor rata-rata tes hasil belajar siswa adalah 78,04 dengan standar deviasi 11,95, dimana skor minimum yang diperoleh adalah 60 dan skor maksimum adalah 95 dari skor ideal 100. Dari hasil tersebut diperoleh bahwa yang tuntas secara individual dari 21 siswa yaitu 18 orang atau sebesar 85,71% sehingga memenuhi ketuntasan secara klasikal sedangkan yang tidak mencapai KKM atau tidak tuntas terdapat 3 orang atau 14,29% , (2) rata-rata kategori aktivitas siswa dalam belajar matematika melalui penerapan teknik probing-prompting sebesar 3,5 (tergolong kategori sangat baik), (3) angket respon siswa menunjukkan 90,48% siswa memberikan respon positif terhadap pelaksanaan pembelajaran matematika. Dari hasil penelitian tersebut dapat dilihat bahwa ketiga indikator efektifitas terpenuhi sehingga disimpulkan bahwa teknik probing-prompting efektif diterapkan dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas IVc SD Inpres Minasa Upa Kecamatan Rappocini Kota Makassar
RAGAM BAHASA INGGRIS OLEH PEDAGANG ASONGAN DI KAWASAN WISATA PANTAI SANUR-BALI
Supartini, Ni luh;
Ayu Sulasmini, Ni Made;
Ayu Ekasani, Kadek
JURNAL KEPARIWISATAAN Vol 16 No 2 (2017): Jurnal Kepariwisataan
Publisher : Pusat penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penggunaan bahasa Inggris oleh pedagang asongan di kawasan wisata Pantai Sanur menjadi objek menarik untuk diteliti. Pedagang asongan yang memiliki latar belakang budaya dan dialek yang sangat unik merupakan fenomena kebahasaan yang kompleks dari sisi semantic. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap berbaga ragam bahasa Inggris yang digunakan oleh pedagang asongan dengan wisatawan di daerah wisat Pantai Sanur. Target khususnya adalah mengidentifikasi, menganalisa dan menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan bentuk dan strategi bahasa yang digunakan oleh pedagang asongan di daerah wisata Pantai Sanur. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif secara etnografis. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan beberapa ragam bahasa yang digunakan oleh pedagang asongan dalam melakukan interaksi dengan wisatawan asing menggunakan bahasa Inggris adalah bahasa Inggris dialek Bali, ragam bahasa yang digunakan adalah santai yang biasa mereka gunakan sehari-hari dan hanya diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Penutur banyak menggunakan bentuk kata yang dipendekkan, kosakatanya banyak dipenuhi unsur leksikal dialek dan unsur bahasa daerah. Adapun beberapa faktor yang mempengaruhi keragaman bahasa yang digunakan adalah faktor social dan situasional.
EFEKTIVITAS PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 22/PUU-XV/2017 TENTANG BATAS USIA PERKAWINAN
Hadiati, Mia;
Syailendra, Moody R;
Marfungah, Luthfi;
Ramadhan, Febriansyah;
Monalisa, Monalisa;
Gunawan, Anggraeni Sari
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/jmishumsen.v5i1.10097.2021
This paper will discuss how the post-judicial decision of the Constitutional Court has a minimum age of marriage for woman and consideration in the values of human rights. This paper aims to provide an understanding to the public that the importance of paying attention to the age of marriage is a form of protection of children’s rights, and as an effort to prevent discrimination against woman. The research method used is a combination of normative legal research and empirical legal research. The research material that will be used in this research includes secondary data and primary data. Primary data were obtained directly from samples / research subjects. While the legal materials for secondary data in this study were obtained from library materials related to the problem. After the verdict of the Constitutional Court at a minimum age is married to a 19-year-old woman in terms of the values of human rights, and this is one form of public awareness and responsibility of the state for the protection and fulfillment of human rights (children’s rights and principles of nondiscrimination) and constitutional rights. This issue further looks at the future impact of child marriage for woman can lead to discriminatory actions against woman related to the issue of legal position between men and women who will directly violate children’s rights. Tulisan ini akan membahas bagaimana pasca-putusan Mahkamah Konstitusi usia minimal menikah bagi perempuan dan pertimbangan dalam nilai-nilai hak asasi manusia. Tulisan ini bertujuan: memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa pentingnya memperhatikan usia menikah sebagai salah satu bentuk perlindungan terhadap hak-hak anak dan sebagai salah satu upaya pencegahan tindakan diskriminasi terhadap perempuan. Metode penelitian yang digunakan yakni perpaduan antara penelitian hukum normatif dan penelitian hukum empiris. Bahan penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini meliputi data sekunder maupun data primer. Data primer diperoleh secara langsung dari sampel/subjek penelitian. Sedangkan bahan hukum data sekunder dalam penelitian ini diperoleh dari bahan-bahan pustaka yang berhubungan dengan permasalahan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pasca-putusan Mahkamah Konstitusi usia minimal menikah bagi perempuan 19 (sembilan belas) tahun menunjukan sangat sarat dengan pertimbangan nilai-nilai hak asasi manusia, dan ini merupakan salah satu bentuk kesadaran masyarakat dan tanggung jawab negara atas perlindungan dan pemenuhan terhadap hak asasi (hak-hak anak, dan prinsip non diskriminasi) dan hak konstitusi. Persoalan ini lebih jauh melihat kedepan dampak dari perkawinan usia anak bagi perempuan dapat menimbulkan tindakan diskriminasi terhadap perempuan terkait dengan persoalan kedudukan hukum antara laki-laki dan perempuan yang secara langsung akan terjadinya pelanggaran terhadap hak-hak anak.
PENGARUH PERLAKUAN KOSENTRASI BIOURINE SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KANGKUNG DARAT ( Ipomoea reptans Poir)
Albinus Ngapu;
I Dewa Nyoman Raka;
Farida Hanum
AGRIMETA : Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol 11 No 21 (2021): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem
Publisher : Fakultas Pertanian dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Research entitled the effect of cow biourine concentration treatment on yield and growth of ground kale plants (Ipomea reptans Poir) Determine the effect of beef biourine concentration treatment on growth and yield of ground kale plants (Ipomoea reptans Poir), Biourine concentration treatment what is the best cow for the growth and yield of ground water spinach plants (Ipomoea reptans Poir) .This study used a Randomized Block Design (RBD), if the treatment had a significant effect with the LSD level of 5% to find out the best effect of each treatment. that the effect of cow biourine treatment has a very significant effect on all observed water spinach parameters.The effect of 500 ml / 1 liter water biourine concentration treatment results in other observed parameter values ​​such as highest plant height (B5 = 46.75 cm), highest number of leaves ( B5 = 45.00 cm) The highest leaf area (B5 = 991.92 cm2), total fresh weight 16.57 g).
Kendala Masyarakat Dalam Melaksanakan Kegiatan Siskamling Dinagari Painan Timur Kabupaten Pesisir Selatan
Monalisa, Monalisa;
Harisnawati, Harisnawati;
Rahayu, Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (348.48 KB)
Keberadaan siskamling yang ada di nagari Painan Timur masih belum dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan kepada masyarakat, sehingga masyarakat masih saja mengalamai kerugian karena menjadi korban kejahatan yaitu seperti kasus pencurian, baik yang terjadi di rumah ataupun di jalan raya sekalipun. Hal ini keberadaan siskamling di karenakan masih belum berfungsinya dan para perangkat desa yang ada belum menjalankan tugasnya dengan baik dalam menjalankan ronda. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu Apakah kendala masyarakat dalam melaksanakan kegiatan siskamling Di Nagari Painan Timur Kabupaten Pesisir Selatan, dan tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kendala masyarakat dalam melaksanakan kegiatan siskamling Di Nagari Painan Timur Kabupaten Pesisir Selatan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Fungsionalisme Struktural adalah Robert K, Merton. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Metode pengumpulan data adalah melalui wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan dengan informan sebanyak 11 orang, informan dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik Purposive sampling. Model analisis data yaitu melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian terungkap bahwa Siskamling yang ada di Paianan timur itu aktif namun yang menjadi permaslahanyanya bahwa sistem tidak berjalan dengan baik, dimana dalam pengadaan kegiatan siskamling pasti ada sistemnya untuk penjaannya pada malam hari itu. Kendala yang ada dalam kegiatan siskamling dipaianan timur itu seperti: a) tidak ada anggaran untuk pelaksanaan siskamling. b) kurangnya kesadaran masrakat akan petingnya keamanan.
Microsatellite DNA Analysis on the Polyandry of Green Sea Turtle Cheloniamydas
DEWI PURNAMA;
NEVIATY PUTRI ZAMANI;
ACHMAD FARAJALLAH
HAYATI Journal of Biosciences Vol. 20 No. 4 (2013): December 2013
Publisher : Bogor Agricultural University, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (695.098 KB)
|
DOI: 10.4308/hjb.20.4.182-186
Green turtle (Cheloniamydas; Testudines) is included in the group of polyandryanimals, which is single female mated with many male. DNA polymorphism method generally considered to have a high degree of accuracy as compared to other methods to elucidate polyandry phenomena on many animals. In this research, three microsatellite loci were used to identify the number and frequency of genotypes per locus, the number and frequency alleles per locus, and genotypes and number of alleles in the nest. The purpose of this research was to study the reproductive pattern of Cheloniamydas and compensation eggs of males from hatchling’s population in turtle conservation area of Pangumbahan Coastal Park, West Java. The result showed that from 10 nests, we could find 37 genotypes with 11 alleles for D108 locus, 21 genotypes with 9 alleles for B103 locus, and 27 genotypes with 9 alleles for C102 locus. The alleles number of each nest was more than 5 alleles for 5 nests, and more than 4 alleles for the remaining nests. Based on the probabilities of alleles contribution of each parent, the green turtle was polyandry animals.