Claim Missing Document
Check
Articles

Akibat Hukum Pembatalan Sepihak Oleh Konsumen Dalam Transaksi Jual Beli Melalui Marketplace Shopee Dengan Sistem Pembayaran Cash On Delivery Shopee I Nyoman Putu Budiartha; Ida Ayu Putu Tania Krisna Dewi; I.B. Gede Agustya Mahaputra
Jurnal Analogi Hukum Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Analogi Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jah.7.1.2025.58-63

Abstract

In the modern era, cash on delivery transactions are in great demand by the public because they provide convenience. However, behind the convenience offered, consumers often make unilateral cancellations by refusing to pay for orders, this is a default that can have legal consequences. The main problem found in this research is how is the regulation of the cancellation of sales and purchase transactions carried out unilaterally by consumers with the cash on delivery system in the Shopee marketplace? And what are the legal consequences of unilateral cancellation by consumers in cash on delivery transactions at the Shopee marketplace?. By using a normative type of legal research with a legislative approach. The conclusion of this research is that Shopee allows consumers to cancel cash on delivery orders unilaterally with several conditions. While the legal consequences received by consumers are that the consumer can be sued based on Article 6 and Article 5 of Law No. 8 of 1999 and Article 1513 of the Civil Code. The seller can also sue consumers to claim compensation as stipulated in Article 1243 of the Civil Code and Article 21 paragraph (4) of Law No. 19 of 2016.
Pengaturan Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penghasilan Atas Barang Dalam Transaksi Perdagangan Dengan Sistem Elektronik (E-Commerce) Ni Luh Debby Srinitha Mulyani; I Nyoman Putu Budiartha; Desak Gde Dwi Arini
Jurnal Analogi Hukum Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Analogi Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jah.7.2.2025.224-228

Abstract

Online buying and selling transactions can cause issues in the tax collection system similar to those in conventional buying and selling. The policies for income tax (PPH) and value-added tax (PPN) between conventional trade systems and e-commerce are similar. The object of income tax in e-commerce transactions is what is received by the taxpayer from the increase in economic capacity, while the object of value-added tax in e-commerce transactions includes the provision of taxable goods that are sold, the use of taxable goods, taxable services, and the export of taxable goods. The research problem formulation of this study is (1) How is the taxation of objects that can be subjected to income tax (PPH) and value-added tax (PPN) in e-commerce transactions? and (2) What is the procedure for imposing income tax (PPH) and value-added tax (PPN) on goods that are transacted electronically (e-commerce)? The research method taken is based on normative legal research, and the approaches used are legislative and conceptual approaches. The goal of this research is to understand the regulation of value-added tax as well as income tax on goods in transactions conducted through internet utilization, as well as the procedure for imposing value-added tax and income tax on electronically transacted goods (e-commerce).
Tanggung Jawab PT Jasa Raharja Dalam Klaim Asuransi Terhadap Kecelakaan Lalu Lintas Penumpang Angkutan Umum Cok Gede Bagus Putra Premana Pemayun; I Nyoman Putu Budiartha; Desak Gde Dwi Arini
Jurnal Analogi Hukum Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Analogi Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jah.7.2.2025.131-136

Abstract

Traffic and road transportation play a very important role in daily human life. One of the risks that can occur in human activities is the occurrence of traffic accidents, which are unexpected and unintentional events on the road involving vehicles with or without users. Other means that cause casualties and property damage. The problems are: 1) What is the legal ratio for public transportation passengers in Article 19 of Government Regulation Number 17 of 1965? 2) How is the responsibility of insurance to passengers as victims of public transportation passenger accidents? The purpose of the study is to determine and analyze the legal ratio for public transport passengers in Article 19 of Government Regulation Number 17 of 1965 and to determine and analyze the insurance responsibility of passengers as victims of public transport vehicle accidents. The method used is the normative law method. This research is regulated in Government Regulation Number 17 of 1965 concerning the provisions for the implementation of the Mandatory Passenger Accident Insurance Fund, which aims to help underprivileged people if they have an accident in public transportation, as well as Law Number 33 of 1964 concerning the Mandatory Passenger Accident Insurance Fund In this case the Government cooperates with PT Jasa Raharja to provide coverage and procedures for insurance claims if public transportation passengers experience accidents.
Perlindungan Hukum Bagi Konsumen Bunda Laundry Atas Kelalaian Pelaku Usaha Yang Mengakibatkan Kerugian Pada Konsumen I Wayan Pande Eka Trisna; I Nyoman Putu Budiartha; Ni Made Puspasutari Ujianti
Jurnal Analogi Hukum Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Analogi Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jah.7.2.2025.193-198

Abstract

Consumer protection is an important aspect of running a sustainable business. Legal balance between consumers and producers is the key to preventing losses to consumers. This research aims to examine the legal protection for Bunda Laundry consumers who suffer losses due to the negligence of business actors. Law Number 8 Year 1999 on Consumer Protection is (1) How the legal basis that covers laundry service users. The formulation of the research problem includes questions about legal protection for consumers of Bunda Laundry? and (2) How to resolve the negligence of business actors that result in losses?. The type of research used is Empirical Law with a sociological approach, statutory approach, and conceptual approach. Data sources involve primary legal materials from the Constitution of the Republic of Indonesia, as well as interviews with owners, customers, and employees of Bunda Laundry. Data analysis was conducted by assembling data, clarifying, analyzing, and interpreting data to find relevant patterns and relationships. This research was conducted at Bunda Laundry on Jalan Lettu Anom Kawan Bangli, The results of the study are expected to contribute to the understanding of consumer legal protection in the laundry service business.
Perlindungan Terhadap Anak Dibawah Umur Yang Menjadi Korban Kekerasan Di Indonesia Anak Agung Gde Agung Kresna Kamaswara; I Nyoman Putu Budiartha; Anak Agung Sagung Laksmi Dewi
Jurnal Analogi Hukum Vol. 7 No. 3 (2025): Jurnal Analogi Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jah.7.3.2025.249-255

Abstract

Perlindungan anak melalui UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak adalah semua tindakan yang bertujuan untuk menjamin dan melindungi anak serta hak-hak mereka sehingga mereka dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara maksimal sesuai dengan martabat dan hak asasi manusia, dan mendapatkan perlindungan dari kekerasan serta perlakuan diskriminatif. Artikel ini membicarakan tentang perlindungan hukum bagi anak-anak di bawah umur yang mengalami kekerasan. Studi ini bertujuan untuk memahami dan menjelaskan bagaimana hukum melindungi anak-anak di bawah umur yang menjadi korban kekerasan, dan untuk mengetahui bagaimana hukum menjatuhkan hukuman terhadap pelaku kekerasan. Penelitian ini adalah jenis penelitian hukum yang bersifat normatif dan dilakukan dengan menganalisis bahan pustaka atau data sekunder saja. Oleh karena itu, sering disebut sebagai "penelitian kepustakaan". Pelaku tindakan kekerasan terhadap anak bisa dituntut dengan Pasal 80 ayat (1) pasal 76C Undang-Undang Republik Indonesia Nomor. Pada tahun 2014, terdapat perubahan pada Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002 setelah dipertimbangkan oleh hakim berdasarkan fakta-fakta yang terungkap selama persidangan.
Implikasi Predatory Pricing Terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah di Indonesia Bagus Arya Wira Yudha; I Nyoman Putu Budiartha; I Gusti Agung Ayu Gita Pritayanti Dinar
Jurnal Analogi Hukum Vol. 7 No. 3 (2025): Jurnal Analogi Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jah.7.3.2025.256-261

Abstract

Perdagangan merupakan suatu bentuk dari kegiatan menjual atau membeli barang dalam memperoleh keuntungan. Perdagangan secara garis besar mengacu pada mekanisme pemberian barang atau jasa dengan imbalan uang. Saingan usaha merupakan prasyarat perekonomian pasar bebas yang membawa empat manfaat bagi pembangunan perekonomian Indonesia, salah satunya adalah menciptakan harga yang kompetitif, meningkatkan kualitas hidup melalui inovasi yang berkelanjutan, mendorong dan meningkatkan mobilitas masyarakat. Perdagangan elektronik atau disingkat E-commerce merupakan kegiatan komersial yang melibatkan konsumen, produsen, penyedia jasa dan pedagang perantara dengan menggunakan jaringan komputer, termasuk Internet. (1) Bagaimana Implikasi dari keberadaan tiktok Shop terhadap UMKM pedagang lokal di Indonesia? (2) Bagaimana perlindungan hukum terhadap UMKM Siapakah yang akan terdampak oleh Predatory Pricing. Apakah toko-toko TikTok?. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan menganalisis berbagai Peraturan Perundang-undangan. Upaya Perlindungan hukum dalam penyelesaian kasus predatory pricing adalah perlu dibuatkan suatu regulasi yang tegas dan jelas oleh pemerintah, bilamana terdapat pelaku usaha ataupun pengguna sosial media yang dalam prakteknya berbasis E-commerce, maka dalam Regulasi atau aturan tersebut perlu dijelaskan mengenai mekanisme, ruang lingkup dan juga parameter harga dalam praktek E-commerce, dengan tujuan memberikan perlindungan hukum bagi pelaku usaha khususnya praktek perdagangan UMKM berbasis konvensional.
Pengaturan Pengenaan Bea Masuk Atas Barang Melalui Usaha Jasa Titip Perusahaan Perseorangan Dwi Anggi Cahyani; I Nyoman Putu Budiartha; Ni Made Puspasutari Ujianti
Jurnal Analogi Hukum Vol. 7 No. 3 (2025): Jurnal Analogi Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jah.7.3.2025.262-268

Abstract

Pajak sangat penting bagi pemerintah karena memiliki dua tujuan utama: penganggaran dan regulasi. Fungsi anggaran berfokus pada pengumpulan uang sebanyak-banyaknya bagi pemerintah untuk membiayai pengeluarannya. Fungsi pajak yang diatur bertujuan untuk mengontrol dan mempengaruhi masyarakat, perekonomian, dan politik sejalan dengan kebijakan pemerintah. Layanan titipan mengacu pada layanan di mana pengguna dapat membeli barang yang diinginkan melalui teknologi atau media sosial. Ini adalah layanan pengiriman online yang dioperasikan oleh individu, sering disebut sebagai pembelanja pribadi. Adapun rumusan masalah yang diangkat adalah (1) Bagaimana tata cara pengenaan bea masuk barang yang dikirim melalui jasa titip (personal shopper)? dan (2) Bagaimana pengenaan sanksi atas barang impor yang dikirim melalui jasa titip tanpa bukti pengenaan bea masuk?. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode normatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Ketentuan pengenaan bea masuk terhadap barang yang dikirim melalui personal shopper didasarkan pada Peraturan Menteri Keuangan Indonesia. Sanksi yang berlaku saat ini terhadap barang impor yang dikirim melalui jasa kurir tanpa bukti bea masuk hanya mencakup berbagai macam bea masuk dan pajak.
Perlindungan Hukum Terhadap Pemilik Atas Hilangnya Kendaraan Bermotor Yang Parkir di Daerah Kota Denpasar Ida Ayu Anggun Tri Apsari; I Nyoman Putu Budiartha; I. B Gede Agustya Mahaputra
Jurnal Analogi Hukum Vol. 7 No. 3 (2025): Jurnal Analogi Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jah.7.3.2025.331-337

Abstract

Kehilangan kendaraan bermotor adalah peristiwa buruk yang tidak diinginkan oleh siapa pun. Kerugian yang ditimbulkan akibat kehilangan kendaraan bermotor sangatlah besar nilainya. Adapun permasalahan dalam penulisan skripsi ini yaitu (1) Bagaimana Perlindungan Hukum Terhadap Pemilik Atas Hilangnya Kendaraan Bermotor yang di Parkir di Daerah Kota Denpasar? dan (2) Bagaimana Bentuk Pertanggungjawaban Perusahaan Daerah Parkir Kota Denpasar atas Hilangnya Kendaraan Bermotor yang Diparkirkan di daerah kota Denpasar?. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan yaitu pendekatan konseptual, pendekatan perundang-undangan, dan pendekatan kasus. Hasil dari penelitian menunjukkan Undang-undang perlindungan konsumen di Denpasar memastikan bahwa individu mendapat kompensasi atas kehilangan kendaraan bermotornya di area parkir. Namun karena tidak adanya tanggung jawab petugas parkir, konsumen tetap berhak mendapatkan ganti rugi atas kendaraan curiannya. Perusahaan parkir di wilayahnya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2005. Jika syarat tertentu terpenuhi, konsumen berhak meminta ganti rugi berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999.
Kedudukan Anak Luar Kawin Yang Tidak Diakui Ayah Biologis Dalam Mewaris di Desa Adat Tanjung Benoa Ni Kadek Dhea Pratiwi Duarsa; I Nyoman Putu Budiartha; Diah Gayatri Sudibya
Jurnal Analogi Hukum Vol. 7 No. 3 (2025): Jurnal Analogi Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jah.7.3.2025.346-353

Abstract

Sebaik-baik ciptaan Tuhan adalah kita, umat manusia. Per Undang-Undang No. 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, status perkawinan orang tua mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kedudukan anak yang dilahirkan dalam suatu hubungan. Adapun permasalahan dalam penelitian ini (1) Bagaimanakah status hubungan keluarga anak yang tidak diakui oleh ayah biologis dalam mewaris di Desa Adat Tanjung Benoa? dan (2) Bagaimanakah hak mewaris anak yang tidak diakui oleh ayah biologis di Desa Adat Tanjung Benoa?. Di wilayah Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung, di Desa Adat Tanjung Benoa, terdapat seorang anak luar kawin yang tidak diketahui ayah kandungnya. Penelitian empiris adalah suatu jenis penelitian yang digunakan untuk mengkaji peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam masyarakat modern. Metode pengumpulan data yang menggunakan wawancara langsung dengan individu yang memenuhi syarat dapat digunakan sebagai panduan untuk hal ini. Berdasarkan temuan penelitian, di Desa Adat Tanjung Benoa, seorang anak dianggap sebagai anak tidak sah jika ayah kandungnya tidak mengakuinya sebagai anak sahnya. Anak seperti itu hanya mempunyai tanggung jawab moral dari ayahnya dan tidak mempunyai hak hukum untuk mewarisi. Oleh karena itu, aturan-aturan yang melindungi hak-hak anak di luar nikah harus dikodifikasikan dalam undang-undang.
Kajian Yuridis Transaksi Digital Dalam Upaya Perlindungan Konsumen Di Indonesia I Putu Oka Adi Atmaja; I Nyoman Putu Budiartha; I Made Aditya Mantara Putra
Jurnal Analogi Hukum Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Analogi Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jah.8.1.2026.1-7

Abstract

Negara Republik Indonesia sedang mengalami perubahan zaman yang begitu pesat, yang mana teknologi telah berkembang dan mempermudah Masyarakat dalam melakukan aktifitas sehari-hari. Salah satu teknologi yang berkembang dalam dunia perbankan di masyarakat yaitu melakukan transaksi jual-beli barang ataupun jasa tanpa perlu menggunakan uang tunai(uang fisik), melainkan dapat membayarnya dengan menggunakan sistem pembayaran digital(non tunai) seperti E-Wallet. Dengan menggunakan aplikasi yang mendukung sistem e-wallet, dapat dilakukan transaksi dimanapun dan kapanpun tanpa perlu membawa uang tunai. Namun pada prakteknya sering kali pembayaran yang dilakukan secara digital menimbulkan suatu permasalahan. Adapun rumusan masalah yang diangkat yakni: 1) Bagaimanakah pengaturan hukum transaksi digital di Indonesia? 2) Bagaimanakah Akibat hukum dari adanya transaksi digital di Indonesia. Penelitian hukum normatif dipilih sebagai metode dalam penelitian ini, dengan menerapkan jenis pendekatan konseptual dan pendekatan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Transaksi Digital Di Indonesia sudah Termasuk aman karena sudah ada Peraturan PerUndang-Undangan yang mengatur Transaksi Digital agar Masyarakat dapat terlindungi dari penipuan dan modus kejahatan Digital lainnya.
Co-Authors A. A. Ayu Ningrat Chuk Putri Prameswari A. A. Ngurah Deddy Hendra Kesuma A.A Gede Diotama A.A Made Andika Purnama Arta A.A Sagung Laksmi Dewi A.A. Istri Agung Cintya Anomsari A.A. Ngurah Bagus Bayu Prasetia A.A. Sagung Laksmi Dewi A.A. Sagung Laksmi Dewi A.A. Sagung Laksmi Dewi A.A. Sagung Laksmi Dewi A.A. Sagung Laksmi Dewi AA Mas Pradnyandari Mantara Ade Saptomo Ade Satriasa Maha Putra Adinikum Keba Tunggu Agnes Geraldine Olga Supriyana Agung Istri Altia Dwi Widaswari Agus Antara Putra Agustinus Bali Mema Albertus Dicky Andrianto Anak Agung Alit Ista Damayanti Anak Agung Ayu Agung Cleo Bayu Pertiwi Anak Agung Ayu Rai Agung Rene Dhariswari Anak Agung Bagus Ryan Ganandhika Anak Agung Bagus Wirawan Anak Agung Bagus Yoga Pramana Anak Agung Dita Intan Pertiwi Anak Agung Gde Agung Kresna Kamaswara Anak Agung Gde Chandra Wiratama Anak Agung Gede Arnawa Anak Agung Gede Bagastatha Dalem Anak Agung Gede Meditriana Putra Anak Agung Gede Oka Wisnumurti Anak Agung Istri Agung Anak Agung Istri Altia Dwi Widaswari Anak Agung Istri Mahaputri Anak Agung Krisna Kumala Dewi Anak Agung Krisna Sumantri Anak Agung Lanang Parwacita Anak Agung Made Ayu Rai Lidya Astari Anak Agung Ngurah Gede Wiratdika Anak Agung Ngurah Sentana Putra Anak Agung Prabhaputra Anak Agung Rosiana Dewi Putri Anak Agung Sagung Laksmi Anak Agung Sagung Laksmi Dewi Anak Agung Sagung Laksmi Dewi Anak Agung Sagung Laksmi Dewi Anak Agung Sagung Laksmi Dewi Anak Agung Sagung Laksmi Dewi Anak Agung Sagung Saviti Mahawishwa Karmani Angliati Deltia Kamuri Mawo Ate ANJANI, Mey Antara, I Wayan Wesna Arini, Desak Gde Dwi Arya Adi Sastra Aryabang Bang Frisyudha Audina Rahma Aurora Mayawa Rissandjani Ayu Metta Sandra Azizul Anwar Bagus Arya Wira Yudha Bayu Angga Saputra Bayu Kusuma Permana Putra Brendan Matthew Fandoe Carlos M. Raymundo Cecillia Ayu Triwulandari Suhartono Chandra Adi Gunawan Putra Chandra Adi Gunawan Putra Charles Ferguson Lagaribu De Ornay Cok Gede Bagus Putra Premana Pemayun Cokorda Gede Wirasatya Pradana Cokorda Istri Agung Mahayuni Cokorda Istri Ratih Utami Dewi Cokorda Istri Sarawasundhari Darma Budi Setiawan Darma Budi Setiawan Demosthenes B. Vibandor Denisya, Ni Putu Desak Gd.Dwi Arini Desak Gde Dwi Arin Desak Gede Dwi Arini Desak Gede Dwi Arini Desak Gede Dwi Arini Desak Gede Dwi Arini Desak Gede Dwi Arini Desak Putu Kania Pratiwi Desi Purnani Desi Purnani Dewa Ayu Cahyani Paramitha Dewa Ayu Diah Handayani Dewa Ayu Dita Novilina Dewa Ayu Nyoman Trisnamurti Dewa Ayu Putu Mita Purnamasari Dewa Gede Doni Anggara Pramudia Dewa Ketut Swanjaya Tirta Dewi, A.A Sagung Laksmi Dewi, A.A. Sagung Laksmi Diah Cayatri Sudibya Diah Gayatri Sudibya Diah Gayatri Sudihya Dimas Hadi Prastya Dita Paramitha Djelantik, IGN. Supartha Dwi Anggi Cahyani Dwitya Candra Yasa Dyah Merryani Dynna Madina Karuniawan Efraim Mbomba Reda Fatikhah Kismilarsih Fatikhah Kismilarsih Ferdy Pradana Galu Putri Fatia Gde Nanda Radithya Kresnantara Sanjaya Gede Agung Wirawan Nusantara Gede Agung Wirawan Nusantara Gede Agus Darmawan Gede Agus Krisna Mahendra Gede Agus Wiadnyana Gede Andi Wiradharma Gede Angga Prawirayuda Gede Bagus Andika Putra Gede Dana Semara Putra Gede Mahadi Waisnawa Hanata Putra Gede Mahesa Priyambada Kusuma Gede Nira Wicitra Yudha Gede Oscar Geovani Gede Yudi Krisnanda Gianluca Fredrick Wou Dopo Gianyar, I Made Guntarto Widodo Gusti Ayu Ajeng Prabaningtyas Gusti Ayu Arya Anindyanari Auliani Dewi Gusti Ayu Dewi Irna Yanthi Gusti Bagus Windu Sada Gusti Ngurah Sudarma Yuda Gusti Putu Ngurah Gita Pradnyana Putra Hamam Febrian Cahaya Hartini Sarifan Hartini Saripan Hartini Saripan I B Eka Karanantara I Dewa Gede Aditya Mahendra Putra I Dewa Gede Angga Bhasudeva I Dewa Gede Dwipayana Putra I Dewa Putu Andre Wiratama I Dewa Putu Andre Wiratama I Gede Agus Purna Jaya I Gede Agus Putrayasa I Gede Agus Wira Sanjaya I GEDE ARIMBAWA I Gede Dharma Kusuma I Gede Dharma Kusuma I Gede Eka Surya Pramana I Gede Gita Ananda Putra I Gede Mallik Satya Devangga I Gede Nyoman Aditya Riana Triputra I Gede Prema Nugraha Suastama I Gede Putu J Gusnaedi I Gede Satya Bala Putra Dewa I Gede Sudiarta I Gede Sukadana I Gede Tirtayasa I Gede Vera Yudana I Gede Wardana Oka Sastra Wiguna I Gusti Agung Ayu Gita Pritayanti Dinar I Gusti Agung Mahendra I Gusti Agung Ngurah Anom Deva I Gusti Agung Tria Masdiana Putra I Gusti Ayu Andara I Gusti Ayu Claudia Prathami Mertha I Gusti Ayu Intan Chandra Dewi I Gusti Ayu Intan Surya Dewi I Gusti Ayu Pryanka Nindyaprasista Putri I Gusti Ayu Ria Rahmawati I Gusti Bagus Suryawan I Gusti Made Ngurah Bagus Andre Wedananta I Gusti Ngurah Agung I Gusti Ngurah Agung Krisna Dwipayana Pradnyan I Gusti Ngurah Agung Krisna Dwipayana Pradnyan I Gusti Ngurah Bagus Denny Hariwijaya I Gusti Ngurah Gede Maheshwara Wedananta I Gusti Ngurah Muliarta I Gusti Ngurah Muliarta I Gusti Ngurah Rendra Suryana I Gusti Ngurah Winda Aditya Putra I Gusti Putu Ghosadhira Vedhastama I Kadek Adi Payana I Kadek Agus Arnawa Pariwesa Putra I Kadek Agus Dimas Harta Khanna I Kadek Ari Cahya Dwipa I Kadek Ary Astrawan I Kadek Bagiasa I Kadek Bagus Hari Rama Sanjaya I Kadek Bayu Surya Diana I Kadek Boy Aditya Mertajaya I Kadek Galang Taksu Ananda I Kadek Grendy Bhineka I Kadek Leo Byasama Wijaya I Kadek Sridana I Kadek Surya Wirawan I Ketut Detri Eka Adi Pranata I Ketut Gede Suardana I Ketut Irianto I Ketut Irianto I Ketut Kasta Arya Wijaya I Ketut Suardika I Ketut Suardika I Ketut Sukadana I Ketut Widia I Komang Angga Triyadi Giri I Komang Dodik Wijaya I Komang Ngurah Wirya Jaya I Komang Tresnanda Pramana I MADE ADHI ARIANA I Made Adi Putra I Made Adi Putrawan I Made Adi Sanjaya I Made Aditya Mantara Putra I Made Aditya Wira Sanjaya I Made Amertha Wiguna I Made Ardena I Made Ari Yudistira I Made Dharma Putra I Made Dwi Bimantara I Made Dwi Darmestha I Made Dwiki Yolanda I Made Krisnan Wijaya Putra I Made Mardika I Made Maswinartha I MADE MINGGU WIDYANTARA, I MADE MINGGU I Made Oka Pradnya Prawira I Made Panji Ambara Putra I Made Pratitha Adi Putra I Made Pria Dharsana, I Made Pria I Made puspasutari Ujianti I Made Rai Sukerta I Made Rauhimas Oka Raharja I Made Rimawan I Made Sandi Cahyadi I Made Satria Wibawa Tangkeban I Made Setiasa I Made Sukayasa I Made Suniasta Amertha I Made Suwitra I Made Wiratama I Made Yudi Artana I Nengah Laba I Nengah Laba I Nyoman Agus Saputra I Nyoman Alit Puspadma I Nyoman Alit Puspadma I Nyoman Bangkit Sugiarta I Nyoman Kerthia Wahyudi I Nyoman Oky Krisnanda I Nyoman Srimurti I Nyoman Subamia I Nyoman Subamia I Nyoman Subamia I Nyoman Subamia I Nyoman Sujana I Nyoman Sukandia I Nyoman Sumardiana I Nyoman Sutama I Nyoman Yudhi Astika I Nyoman Yudhi Astika I Pt Gd Seputra I Putu Agus Tirta Yasa I Putu Aldi Wiryatama I Putu Angga Septayana I Putu Bagus Ariana I Putu Bagus Rizaldi Pramana I Putu Bayu Aditya Nendra I Putu Dicky Suryantha I Putu Dipta Indrayana I Putu Erick Sanjaya Putra I Putu Gde Seputra I Putu Gede Murditayasa I Putu Gede Seputra I Putu Gede Seputra I Putu Gede Seputra I Putu Gede Wiramahendra I Putu Haris Parwita I Putu Oka Adi Atmaja I Putu Rusdi Eka Pratama I Putu Setiawan Ivan Baskara I Putu Suwantara I Putu Utama Putra I Putu Widya Laksana Pendit I Putu Wina Wirawan I Putu Yoga Eka Putra Gunawan I Putu Yoga Febrian Cahya I Putu Yogi Saputra I Wayan Agus Grahadi Putra I Wayan Agus Paramartha I Wayan Agus Rama I Wayan Arthanaya I Wayan Bayu Suta I Wayan Egiarta Pramudana I Wayan Eka Yasa I Wayan Ery Prayana Murtiawan I Wayan Gde Wiryawan I Wayan Gede Alfitra Surya Wijaya I Wayan Gede Purnayasa Wijaya I Wayan Gede Purnayasa Wijaya I Wayan Gede Swecana I Wayan Ika Suyun Yastika I Wayan Indra Adi Wicaksana I Wayan Jimmy Artana I Wayan Kartika Jaya Utama I Wayan Mutra I Wayan Pande Eka Trisna I Wayan Parandika I Wayan Pebriyana I Wayan Rideng I Wayan Suambara I Wayan Sujana I Wayan Suka Wirawan I Wayan Tika Tambunan I Wayan Wahyu Wisnanta I Wayan Werasmana Sancaya I Wayan Wesna Astara I Wayan Yudi Antara Putra I. B. Gde Agustya Mahaputra I.G.A Bela Indah Komala Yusianadewi Ida Ayu Anggun Tri Apsari Ida Ayu Chandra Cintiadewi Ida Ayu Cintiya Kencana Dewi Ida Ayu Gede Putri Satrianingsih IDA AYU NGURAH KEMENUH Ida Ayu Putu Purnam Asri Ida Ayu Putu Tania Krisna Dewi Ida Ayu Putu Widiati Ida Ayu Putu Widiati Ida Ayu Putu Widiati Ida Ayu Sri Intan Dwiyanti Ida Bagus Agung Putra Santika Ida Bagus Gede Agustya Mahaputra Ida Bagus Gede Widyana Putra Ida Bagus Gede Wiswamitra Ida Bagus Rama Pratistha IGN. Supartha Djelantik Indah Permatasari Indah Permatasari Indrasari Kresnadjaja Indrasari Kresnadjaja Jacob Davidson Korassa Sonbai Janneta Angela Pangalila Johannes Ibrahim Kosasih Kadek Agus Adi Mego Kadek Anggik Dwiyanti Kadek Apriliani Kadek Apriliani Kadek Ardy Arya Saputra Kadek Ayu Manik Gita Shintadewi Kadek Bagas Piadnyan Kadek Bayu Dinata Putra Kadek Bramanta Rudi Kaze Kadek Cinthya Dwi Lestari Kadek Dani Arditha Perrnana Kadek Darmayanti Putri Kadek Della Ayu Saputri Kadek Devi Arta Adnyani Kadek Dewi Darmayanti Kadek Diah Indrayani Kadek Dio Ramadi Natha Kadek Indra Yuda Kadek Jiyoti Mahayana Kadek Mas Aditya Mahottama Kadek Megah Bintaranny Kadek Ramdhana Wija Dharma Kadek Rizky Aditya Indrabuana Kadek Septian Dharmawan Prastika Kadek Vegas Ananta Sicaya Kadek Yogi Pranata Mulyawan A Karma, Ni Made Sukaryati Kaze, Kadek Bramanta Rudi Kenneth De Lara Lim Ketut Adi Wirawan, Ketut Adi Ketut Arie Jaya Ketut Putri Oka Suari Komang Ayu Sintia Dewi Komang Ayu Windy Widyastari Putri Komang Ayuk Septianingsih Komang Kory Jayani Komang Krisna Hady Saputra Komang Saeramessatya Purwadi Sastra Komang Vegayanthi l Gede Surya Mardita Putra lda Ayu Putu Widiati Leovigildo C. Sentelices Lia Ayu Lestari Linda Vianty Mala Takko Luh Eni Pribadi Luh Putu Sudini Luiza Klementina M Asa Lulus Purna Malintang M Syahrul Bahri Made Andhini Candardevi Made Bagoes Wiranegara Wesna Made Danang Mahendra Gama Made Dharma Laksana Swastika Made Gama Sasmitha Made Indira Sukma Dewi Made Ipunk Dwi Kusuma Made Irnanda Diandifa Lestari Made Isma Amanda Swadesi Made Isma Amanda Swadesi Made Minggu Widiantara Made Putri Laras Sapta Ananda Made Rama Wiguna Primantara Made Restu Hawiwie Made Setiasa Made Setiasa Made Setiasa Made Wisnuyoga Wardana Made Yunanta Hendrayana Madejaya Senastri Mahaputra, I.B. Gd. Agustya Maharani, Ni Putu Desya Mandasari, IA Cynthia Saisaria Marcelo Roland C. Villafuerte May Linda Iswaningsih Mey Anjani Miel S. Bongon Miftakhul Aini N Nursandi Nani Widya Sari Nengah Renaya Nengah Renaya Nengah Renaya Ngurah Aldi Ramaputra Ni Gusti Ketut Sri Ni Gusti Ketut Sri Astiti Ni Gusti Ketut Sri Astiti Ni Gusti Ketut Sri Astiti Ni Gusti Ketut Sri Astiti Ni Gusti Ketut Sri Astiti Ni Gusti Ketut Sri Astiti Ni Gusti Ketut Sri Astiti Ni Gusti Ketut Sri Astiti Ni Kadek Ani Ni Kadek Arisya Citra Repinta Ni Kadek Ayu Padmi Ari Sudewi Ni Kadek Dhea Pratiwi Duarsa Ni Kadek Emy Kencana Wati Ni Kadek Erika Ni Kadek Iwantari Putri Ni Kadek Marantina Dewi Ni Kadek Mirayati Ni Kadek Purnama Dewi Ni Kadek Riawati Ni Kadek Sinta Dewi Ni Kadek Sofia Arianti Ni Kadek Wulan Juliandini Ni Kadek Yunika Pramesti Ni Ketut Rahayu Utami Laksmidewi Ni Komang Sutha Yudiansari Ni Komang Trisna Desinta Ni Komang Wulan Prayatni Kana Ni Komang Yolla Jonewabar Sanjiwani Ni Luh Ari Andini Adnyana Ni Luh Debby Srinitha Mulyani Ni Luh Fitri Ni Luh Gede Suwarni Ni Luh Kadek Dwi Fenny Febriyanti Ni Luh Made Mahendrawati Ni Luh Putu Ayu Cahyani Ni Luh Putu Ayu Cahyani Ni Luh Putu Manik Suryani Ni Luh Sintya Damayanti Ni Luh Supadmi Ni Made Ayu Dwi Ardani Ni Made Ayu Pratiwi Ni Made Debi Ade Viskesia Ni Made Febby Savitri Dwi Cahyani Ni Made Harini Ni Made Lady Ruslya Ni Made Mirah Dwi Lestari Ni Made Pupspasutari Ujianti Ni Made Puspa Sutari Ujianti Ni Made Puspa Sutari Ujianti Ni Made Puspa Sutari Ujianti Ni Made Puspa Sutariujianti Ni Made Puspasutari Ujianti Ni Made Puspasutari Ujianti Ni Made Puspasutari Ujianti Ni Made Puspasutari Ujianti Ni Made Puspasutari Ujianti Ni Made Puspasutari Ujianti Ni Made Puspautari Ujianti Ni Made Puspautari Ujianti Ni Made Ratih Prameswari Ni Made Septyawati Ni Made Seri Wahyuni Dewi Ni Made Sinthya Kusuma Arisanthi Ni Made Sintia Tarisa Ni Made Spasutari Ujianti Ni Made Sukariyati Karma Ni Made Tessa Aprillia Dewi Ni Made Vira Vija Rahmasari Ni Made Yuli Ratna Dewi Ni Made Yunika Andrini Ni Made Yunika Andrini Ni Nyoman Alit Meilinda Suasthi Ni Nyoman Alit Meilinda Suasthi Ni Nyoman Ayu Ratih Ganitri Ni Nyoman Wulan Prasintya Putri Ni Putu Alya Regina Putri Ni Putu Ayu Diah Novianti Ni Putu Dea Oktaviani Dewi Ni Putu Denisya Ni Putu Dyah Ayu Karina Prabandari Ni Putu Elisa Pebriyanti Putri Ni Putu Erni Novayanti Putri Ni Putu Gita Padmayani Ni Putu Nita Erlina Sari Ni Putu Rai Santi Pradnyani Ni Putu Trisna Dewi Ni Putu Wirastha Wisnuswari Ni Wayan Sukalandari Nuarta, I Nengah Nurin Fitriana Ulfa Nyoman Andhi Priyambawa Nyoman Chrisna Dewi Asmarani Nyoman Gede Antaguna Oksidelfa Yanto Pande Bagus Yoga Pratama Putra Pande Gede Gita Putra Nugraha Pande Gede Gita Putra Nugraha Pande Gede Mantra Artha Wicaksana Pande Nyoman Jaya Budiarta Parandita, Anak Agung Ngurah Jlantik Parmila, I Putu Permatasari, Made Intan Philipus Dian Anjaraka Prabowo Wijayanto Prasetyo Ramanda Prima Maria Fatima Bana Putu Agung Surya Prawira Putu Agus Wiyoga Dana Putra Putu Angelita Putri Putu Anggelita Putri Putu Ayu Candradiva Saraswati Putu Ayu Devi Kardila Putu Ayu Sriasih Wesna Putu Ayuk Sapta Agustini Putu Bagus Gandiwa Dhanandjaya Putu Berliana Prema Swari Putu Chandra Arta Dharma Putu Indri Sri Giyanthi Putu Inten Kanaya Putu Mia Tyska Permata Sari Putu Nita Yulistian Putu Rahayu Purnamasari Putu Sintya Pratiwi Manikashanti Putu Suryani . Putu Suwantara Putu Widhiatmika Coryka R.A. Nanik Priatini R.A. Nanik Priatini Rafizah Abu Hassan Rahmat Mohamad Rahul Maulana Rai Dharma Utama Ratih Cahya Pramitasari Ratih Wedhasari Ratu Muti’ah Ilmalia Ratu Muti’ah Ilmalia Renaya, Nengah Riadhi Tedi Putra Riberio, Leonito Ricky Kusnadi Robertus Berli Puryanto Robiatul Adawiyah Rofi Kurniawan Rustandi Ryan Soma Ryan Soma Ryskiaden Markus Sarasota Tomasoa Selamet, I Ketut Senastri, Ni Made Jaya Siti Aishah Siti Hafsyah Idris Siti Romlah Styawati, Ni Komang Arini Sugiartha, I Nyoman Gede Sujana, I Nyoman Sumardika, I Nyoman Suryani, Luh Putu Tjokorda Gede Agung Sayogaditya Widya Pramana Putra Ujianti, Ni Made Puspasutari Ulil Azmi Victoria Bellanique Solang Wanda Shicilya Wibisana, Anak Agung Ngurah Adhi Widhiatmika Coryka Widiati, Ida Ayu Putu Wijaya, I Kadek Merta Wikrama, A.A. Gede Agung Andika Yoga Wira Pranata Yogi Kristanto Yosef Primus Bana Yoshua Pramana Kawi