p-Index From 2021 - 2026
10.215
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Renewable Energy Development Mechatronics, Electrical Power, and Vehicular Technology Jurnal Ekonomi : Journal of Economic Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Management Analysis Journal Journal of Health (JoH) Jurnal Kesehatan Komunitas Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Sebatik Jurnal Kreativitas PKM PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat MANAGERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Jurnal MID-Z (Midwivery Zigot) Jurnal Ilmiah Kebidanan Jurnal Sains dan Teknologi Jurnal Ners KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Dinamika Bahari: Journal of Maritime Dynamic Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Indonesian Journal of Global Health research Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri JPM: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Jurnal Pengabdian Masyarakat: Humanity and Medicine Journal of Community Mental Health and Public Policy Journal of Community Development Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Journal of Language Education, Linguistics, and Culture Journal of Science and Science Education (JoSSEd) Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Journal of Medives: Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang Jurnal Rakat Sehat : Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Kesehatan Husada Gemilang Journal of Gastro Tourism (JOGASTO) JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports JOURNAL OF Mother and Child Health Concerns JOURNAL OF Mental Health Concerns Influence: International Journal of Science Review Sabangka Abdimas Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi BATIK: Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Multikultural Management Analysis Journal Journal of Clean Technology Jurnal Ekonomi Bisnis Digital Indonesian Journal of Port and Shipping Management Mandalika Journal of Medical and Health Studies JAMBIS : Jurnal Administrasi Bisnis Perilaku dan Promosi Kesehatan: Indonesian Journal of Health Promotion and Behavior Proceeding Mulawarman International Conference on Tropical Public Health Optimal Midwife Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Program GEMES (Gerakan Media Sehat) untuk meningkatkan pengetahuan ibu dan kader di Posyandu Buah Hati Bunda Samarinda Febriani, Sefia Diva; Temongmere, Anifa; Arniah; Talitha, Dhiya; Dhiyalanni, Evana; Nabilla; Nurjanah; Arianti, Ririn; Vionita, Wanda Dila; Rohmah, Nur; Permana, Lies; Nurrachmawati, Annisa; Agustini, Rina Tri
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Humanity and Medicine Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat: Humanity and Medicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/Hummed.V6I3.182

Abstract

The Effectiveness of the GEMES Program (Healthy Media Movement) in Improving the Knowledge of Mothers and Cadres at Posyandu Buah Hati Bunda in Samarinda. Posyandu is an essential primary healthcare service that plays a crucial role in supporting maternal and child health. However, low community participation in Posyandu Buah Hati Bunda is due to a lack of understanding among mothers about the importance of Posyandu and the services it provides. To address this issue, training was conducted for Posyandu cadres on creating informative and engaging posters. This activity aimed to enhance the cadres’ skills in delivering health information and increase community participation. The training used the Canva design application and involved Posyandu cadres, neighborhood leaders, and mothers with infants and toddlers in RT 13, Lok Bahu Village, Samarinda. Pre-test and post-test evaluations showed a significant improvement in mothers’ understanding of the importance of Posyandu after receiving education through the posters. The posters produced are not only used as an educational medium but are also planned to be routinely distributed through digital media and displayed in strategic locations. This program demonstrates that enhancing Posyandu cadres’ skills in creating effective informational media can raise community awareness, support the success of Posyandu activities, and improve maternal and child health.
PELATIHAN ERGONOMI ANGKAT ANGKUT DAN PENILAIAN ERGONOMITAS PADA PORTER PELABUHAN SAMARINDA Rachmawati, Eka; Parengkuan, Sandra Reinny; Aditya, Aditya; Kartinah, Kartinah; Nursafa, Andi; Rohmah, Nur; Nurrachmawati, Annisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 4 No 06 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v4i06.1839

Abstract

Port porters are at high risk of occupational accidents and musculoskeletal disorders due to the use of non-ergonomic lifting and carrying techniques. Complaints such as pain in the back, neck, shoulders, and other body parts are common problems among stevedoring workers. This activity aims to improve the capacity of port porters through ergonomic evaluation, education, and training so they can work safely and more productively. The approach used is community empowerment with the Community Based Participatory Research (CBPR) method, which includes five stages: problem identification, priority setting, program design, outcome evaluation, and follow-up. The results of the activity showed a significant increase in porter knowledge at Samarinda Port, although some participants still do not apply correct lifting techniques in the field. It is hoped that ongoing socialization activities can be carried out by trained porters to colleagues who have not received training, so that this program can be sustainable and have an impact on improving safety and work productivity.
Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Indonesia di Ruang Publik Jawa Timur Rohmah, Nur; Hamdiah, Magfirotul; Nadiyah N, Afifah; Mahaputri, Matrix Erga; Saputri, Sharlah Fadilah Ayu; Nadiya, Fia; Islami, Sylvira Putri; Pingkan, Alfia
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 1 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i1.3662

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia dalam ruang publik di Jawa Timur melalui analisis linguistik pada tiga media utama, yaitu papan nama usaha, surat resmi, dan media pengumuman. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi visual, dan analisis teks berdasarkan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Data dianalisis melalui reduksi, kategorisasi kesalahan, interpretasi konteks penggunaan bahasa, dan klasifikasi ke dalam ranah pembinaan atau pengembangan bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan bahasa Indonesia di ruang publik masih menghadapi sejumlah tantangan. Berbagai kesalahan kebahasaan ditemukan, antara lain penggunaan huruf kapital yang tidak tepat, penulisan kata depan di yang tidak dipisah, kesalahan tanda baca, penggunaan istilah asing yang tidak diserap, dan inkonsistensi akronim pada dokumen formal. Fenomena ini mengindikasikan kurangnya pemahaman pelaku bahasa terhadap kaidah kebahasaan dan lemahnya pengawasan penggunaan bahasa dalam konteks publik. Sebaliknya, aspek pengembangan bahasa terlihat pada papan nama usaha UMKM yang memanfaatkan variasi linguistik secara kreatif. Penggunaan ejaan arkais seperti Djadoel dan Sjahdoe serta kosakata nonbaku seperti Gress menunjukkan adanya strategi branding yang tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga simbolik dan estetik. Bahasa digunakan sebagai sarana pembentukan identitas, penciptaan citra nostalgia, serta diferensiasi komersial dalam persaingan pasar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ruang publik menjadi arena pertemuan antara norma bahasa baku dan kreativitas linguistik masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan bahasa perlu dilakukan secara adaptif agar dapat menjaga standar kebahasaan tanpa menghambat dinamika inovasi bahasa yang berkembang di ruang publik.
HUBUNGAN SIKAP DAN POLA KOMUNIKASI ORANG TUA DENGAN PERILAKU SEKS PRANIKAH PADA SISWA SMA DI KOTA SAMARINDA TAHUN 2015 Rohmah, Nur
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 2 No 1 (2016): January-June
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.666 KB) | DOI: 10.24903/kujkm.v2i1.305

Abstract

Base on various reports, stated that many teens already trapped in unhealthy reproductive behavior, including sexual behavior before marriage. Based on the survey results Indonesian Family Planning Association (IPPA) East Kalimantan in 2008. Of the 300 adolescents (aged 13-20 years) 12% of respondents claimed to have had sex. This study aims to determine the relationship Attitudes and Patterns of Communication With Parents with Premarital Sex Behavior in High School Students in Private Samarinda in 2010. This study is observational method "Cross Sectional Study". with a total sample of 102 students. Data were obtained from questionnaires answered. The analysis is the analysis of uni-variate and bi-variate with Chi Square Test. Uni- variate analysis of the data obtained from 102 respondents as much as 3% had sex should husband and wife, and 2% had had sex in the past month and 1% had had sex in a last month . Behavior different sexual risk among respondents as many as 17% of respondents which high risk behavior , and only 5% who do not have risky behaviors. Bi-variate analysis showed an association with the attitude of premarital sexual behavior p = 0.028 and no association with the communication patterns of premarital sexual behavior (p = 0061). This study is expected the cooperation between teachers and parents to provide education and knowledge about good reproductive health in order to fortify the attitude and behavior of Private High School Youth in Samarinda
Hubungan Sikap dan Pola Komunikasi Orang Tua Dengan Perilaku Seks Pranikah Pada Siswa SMA di Kota Samarinda Tahun 2015 Rohmah, Nur; Nurrahmawati, Annisa; Tri H, Putri
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 1 No 2 (2015): July-December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v1i2.851

Abstract

Berdasarkan Hasil survey  Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Kalimantan Timur tahun 2008. Dari 300 remaja (usia 13-20 tahun) 12% responden mengaku sudah melakukan hubungan seks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui   hubungan Sikap dan Pola Komunikasi Dengan Orang Tua dengan Perilaku seks Pranikah pada Siswa di SMA Swasta Kota Samarinda Tahun 2010. Penelitian ini adalah Observasional dengan metode “Cross Sectional Study”. dengan jumlah sampel sebanyak 102 siswa. Data yang diperoleh dari hasil menjawab angket. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi Square Test. Analisis data univariat, sebanyak 3% telah melakukan hubungan intim selayaknya  suami  istri  ,serta  2%  .  Perilaku    beresiko  seksual  pada  responden  sebanyak  17% responden yang beperilaku resiko tinggi , dan hanya 5% yang tidak memiliki perilaku beresiko. Analisis bivariat menunjukan adanya hubungan   sikap dengan perilaku seks pranikah p=0,028 dan tidak ada hubungan pola komunikasi dengan perilaku seks pranikah p=0.06). Penelitian ini diharapkan kerjasama antara guru dan orang tua untuk memberikan pendidikan dan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi yang baik agar dapat membentengi sikap dan prilaku Remaja di SMA Swasta Samarinda.
Perencanaan program ibu care posyandu turry melalui peer support group Ramadani, Nurul Ma'rifa; Makmur, Nindha Aulia; Faradiana, Dwi Nur; Gustia, Wanda; Anggraeni, Diva Nabilah; Rahmayanti, Desy Anugerah; Rahayu, Agustin Putri; Permana, Lies; Rohmah, Nur; Nurrachmawati, Annisa; Feriyanti, Alma; Fikri, Mohammad
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 1 (2026): January Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i1.1911

Abstract

Background: Posyandu (Integrated Health Post) is a community-based health service that plays a crucial role in improving maternal and child health. However, at Posyandu Turry, there is still a lack of understanding and participation from mothers, which impacts the effectiveness of Posyandu services. Purpose: To identify problems at Posyandu Turry, prioritize problems using ultrasound methods, and plan an empowerment program that can increase community knowledge and participation in Posyandu activities on an ongoing basis. Method: This study identified problems at the Turry Integrated Health Post (Posyandu), determined priorities using the USG method, and developed an empowerment program using a qualitative case study approach and Participatory Action Research (PAR). Data were collected through interviews, focus group discussions (FGDs), observations, and document analysis. Results: The FGDs revealed that low community knowledge about the importance of Posyandu was the highest-scoring problem. This was due to limited access to information and a lack of engaging educational materials. Based on these findings, the "Ibu Care Posyandu" empowerment program was formulated to increase community knowledge and engagement through easier-to-understand education and consistent information delivery. Conclusions: Low community knowledge, minimal participation by mothers of toddlers, and limited skills of cadres contributed to the low effectiveness of the Turry Integrated Health Post (Posyandu) service. Through case studies and Participatory Action Research (PAR), these problems were collaboratively addressed through the development of a peer-support-based "Ibu Care Posyandu" program to increase community knowledge and engagement.   Keywords: Community Empowerment; Health Education; Maternal Health; Participation; Posyandu.   Pendahuluan: Posyandu adalah layanan kesehatan yang didasarkan pada komunitas dan memiliki peran krusial dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Namun di Posyandu Turry masih terdapat rendahnya pemahaman dan partisipasi dari ibu-ibu yang berdampak pada efektivitas pelayanan posyandu. Tujuan: Untuk mengidentifikasi permasalahan di Posyandu Turry, menetapkan prioritas masalah menggunakan metode USG, serta merencanakan program pemberdayaan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan posyandu secara berkelanjutan. Metode: Penelitian ini mengidentifikasi masalah di Posyandu Turry, menentukan prioritas dengan metode USG, dan menyusun program pemberdayaan melalui pendekatan kualitatif studi kasus, serta Participatory Action Research (PAR). Data dikumpulkan melalui wawancara, FGD, observasi, dan dokumen. Hasil: FGD menunjukkan rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya posyandu menjadi masalah dengan skor tertinggi. Faktor penyebabnya adalah kurangnya akses informasi dan minimnya materi edukasi yang menarik. Berdasarkan temuan tersebut, dirumuskan program pemberdayaan “Ibu Care Posyandu” untuk meningkatkan pengetahuan dan keterlibatan masyarakat melalui edukasi yang lebih mudah dipahami dan penyampaian informasi yang konsisten. Simpulan: Rendahnya pengetahuan masyarakat, minimnya partisipasi ibu balita, dan keterbatasan keterampilan kader menyebabkan rendahnya efektivitas pelayanan Posyandu Turry. Melalui studi kasus dan Participatory Action Research (PAR), masalah tersebut diatasi secara kolaboratif melalui pengembangan program “Ibu Care Posyandu” berbasis dukungan sebaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterlibatan masyarakat.   Kata Kunci: Edukasi Kesehatan; Kesehatan Ibu; Partisipasi; Pemberdayaan Masyarakat; Posyandu.
Penyadaran Masalah dan Perencanaan Program dalam Peningkatan Layanan Operasional Posyandu Lansia Seroja Samarinda Abdania, Hazizah Tausia; Wulandari, Putri Fauziah; Pratama, Rangga Aditya; Adellia, Yerita; Saputri, Anisatia; Mutawakkiliin, Syifa’ul Alif; Permana, Lies; Nurrachmawati, Annisa; Fikri, Mohammad; Rohmah, Nur; Rahayu, Agustin Putri
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v6i1.3238

Abstract

Pelayanan Posyandu Lansia Seroja di Loa Bakung menghadapi permasalahan utama berupa rendahnya kemampuan komunikasi efektif kader dalam memberikan edukasi kesehatan kepada lansia. Temuan social mapping menunjukkan bahwa para lansia tinggal di lingkungan permukiman yang padat dengan tingkat pemahaman kesehatan yang masih terbatas, serta memiliki kebiasaan makan yang dapat meningkatkan risiko penyakit degeneratif seperti tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol, dan asam urat. Kondisi ini menuntut penyampaian informasi kesehatan yang jelas dan menenangkan, namun kemampuan komunikasi kader yang belum optimal sering menimbulkan kekhawatiran pada lansia sehingga pemahaman mereka tidak berkembang dengan baik. Stakeholder mapping juga menggambarkan belum tersusunnya alur koordinasi yang menyeluruh antara kader, Puskesmas Loa Bakung, Klinik Bunga Bakung, Kelurahan Loa Bakung, dan Kecamatan Sungai Kunjang. Ketidakterhubungan struktur ini membuat kegiatan penyuluhan berjalan tanpa dukungan teknis yang memadai. Melalui analisis situasi, pemetaan masalah, dan penentuan prioritas menggunakan metode USG, kemampuan komunikasi kader teridentifikasi sebagai masalah yang paling mendesak untuk ditangani. Perencanaan program kemudian difokuskan pada upaya pemberdayaan kader agar mampu berkomunikasi secara empatik, jelas, dan sesuai konteks sosial masyarakat. Perencanaan ini memberikan dasar strategis untuk meningkatkan kualitas layanan Posyandu Lansia melalui penguatan kapasitas kader dalam menyampaikan informasi kesehatan secara lebih efektif dan mudah dipahami.
Pendampingan Kader Posyandu dalam Analisis Kebutuhan dan Penyusunan Perencanaan Program Pelita Kemuning di Posyandu Kemuning, Kota Samarinda Herawan, Dea Aurela; Anwar, Alyssa Putri; Papu, Theresa Rebecca; Harun, Siti Fadilah; Anggraini, Alfina Dwi; Ramadhantya, Fazira Shinaia; Fikri, Mohammad; Rahayu, Agustin Putri; Feriyanti , Alma; Rohmah, Nur; Permana, Lies; Nurrachmawati, Annisa
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v6i1.3299

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Posyandu Kemuning, Kota Samarinda. Permasalahan yang dihadapi kader selama ini adalah rendahnya keterampilan dalam melakukan pengukuran, pencatatan, serta interpretasi hasil antropometri, sehingga diperlukan pendampingan teknis yang lebih terstruktur. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader dalam penggunaan media edukasi gizi melalui penyusunan dan pemanfaatan buku saku panduan antropometri. Mitra dalam kegiatan ini adalah 15 kader posyandu aktif dengan total sasaran sekitar 30 balita binaan yang rutin memanfaatkan layanan posyandu. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD) dengan pendekatan USG (Urgency, Seriousness, Growth) untuk mengidentifikasi prioritas masalah, dilanjutkan dengan pelatihan serta pendampingan intensif terkait penggunaan buku saku. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kader mampu memahami dan menggunakan buku saku sebagai panduan edukasi gizi maupun sebagai acuan standar dalam pelaksanaan kegiatan posyandu. Selain itu, masyarakat memberikan respons positif karena buku saku dinilai membantu penyampaian informasi yang lebih sederhana dan mudah dipahami. Rencana tindak lanjut yang disusun meliputi revisi dan pencetakan ulang buku saku oleh kader, pelatihan lanjutan bagi kader baru maupun yang membutuhkan penguatan kompetensi, serta evaluasi dampak program setelah enam bulan bekerja sama dengan Puskesmas dan Dinas Kesehatan setempat.
PROGRAM PEMBERDAYAAN REMAJA BERBASIS EXPERIENTIAL LEARNING UNTUK PENDEWASAAN USIA PERKAWINAN PADA SISWA SMP Nurrachmawati, Annisa; Rohmah, Nur; Permana, Lies; Agustini, Rina Tri; AA, Khumairotul Zahroh
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20027

Abstract

Abstrak: Pernikahan dini menimbulkan berbagai risiko dan permasalahan yang berkaitan dengan aspek ekonomi, sosial, dan kesehatan. Salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk mencegah kejadian pernikahan dini yaitu melalui pendidikan kesehatan bagi usia remaja. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan efikasi diri remaja usia SMP yang ada di lingkungan masyarakat di Pulau Maratua tentang pendewasaan usia pernikahan melalui aplikasi metode experiential learning pada promosi kesehatan. Sasaran program ini 54 siswa SMP. Program berupa edukasi dan pelatihan bagi remaja SMP berbasis EXL dengan menggunakan media edukasi kesehatan berupa papan permainan ular tangga dan booklet. Paska edukasi 90.6 siswa setuju menikah dini akan menghambat pencapaian cita-cita. Sebesar 63% siswa menyatakan berani menolak untuk menikah muda. Peserta juga menyatakan bahwa mereka merasakan manfaat yang besar dari prosesexperiential learning ini (88.68%), dari keseluruhan proses experiential learning yang paling diminati peserta yaitu saat bermain ular tangga (66.67%). Edukasi menggunakan experiential learning bejasil membentuk sikap positif dan efikasi diri siswa mengenai pendewasaan usia perkawinan.Abstract: Early marriage raises various problems related to economic, social and health aspects. One strategy that could be used to prevent the incidence of early marriage is through health education for adolescents. This program aims to increase knowledge, attitudes and self-efficacy of junior high school age adolescent on Maratua Island regarding prevention of early marriage through the Experiential Learning (EXL) method in health promotion The target of this program is 54 junior high school students. Activities begin with building partnerships with local schools and health centers. The next stage is providing education and training for junior high school adolescent based on EXL and using health education media in the form of snakes and ladders game boards and booklets. After education, 90.6 students agreed that early marriage would hinder the achievement of their dreams. As many as 63% of students said they dared to refuse early marriage. Participants also stated that they felt great benefits from this experiential learning process (88.68%), of the entire experiential learning process the participants were most interested in playing snakes and ladders (66.67%). Education using experiential learning could form positive attitudes and student self-efficacy regarding prevention of early marriage.
PEMBERDAYAAN KADER: SIGAP DAN POJOK BERMAIN TINGKATKAN KUNJUNGAN POSYANDU MAYANG WANGI SAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR Julaikhah, Siti; Astuty, Eny Dwy; Debora, Angelita Novia; Suraini, Fiyeri; Disyanataly, Andi; Nuradi, Elaine Keisha Syahputri; Andini, Meylita; Khalisha, Nailah; Nisa, Rizky Khoirun; Marsyanti, Windy; Permana, Lies; Rohmah, Nur; Nurrachmawati, Annisa; Agustini, Rina Tri
Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri Vol. 7 No. 2 (2025): Periode Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/abdimas.v7i2.6337

Abstract

Posyandu is a village level of health service that plays a role in improving public health, especially maternal and child health. The existence of posyandu makes an easier access for the community to  basic health services without having to travel long distances. However, the implementation of posyandu still faces various challenges, especially in how low the level of community participation is. Community empowerment with “SIGAP (Sosialisasi Gerakan Aktif Posyandu)” and “Play Corner” programs aims to increase infant and toddler visits to Posyandu Mayang Wangi through cadre empowerment and community education. The methods used include problem awareness through Focus Group Discussion (FGD), socialization planning and implementation, and evaluation using pre-test and post-test. This socialization was carried out by posyandu cadres and public health faculty students as facilitators. The socialization provided information on the importance of visiting the posyandu and nutritional problems in toddlers, as well as a "play corner" to attract children. The enthusiasm of the participants in the discussion session and evaluation through pre-test and post-test showed an improvement in knowledge of the participants, which reflected the effectiveness of the socialization presented by the cadres. The provision of a "play corner" also improved the skills and creativity of cadres in creating educational game media from used goods. This activity succeeded in building community awareness and concern for the importance of posyandu, as well as successfully empowering cadres in raising community awareness of maternal and child health.
Co-Authors AA, Khumairotul Zahroh Abdania, Hazizah Tausia Abdullah, Ahmad Fadhlil Azhim Adelita, Rafanda Adellia, Yerita Aditya Aditya Adrianto, Ratno Agung Pramujiono Agus Yuwono Agustina, Rina Tri Agustini , Rina Tri Agustini, Rina Tri Ahmad Haris Ahmad Yusron, Ahmad Alma Feriyanti Amelia Widya Hanindita Andini, Meylita Andri Joko Purwanto ANDRI KURNIAWAN Andrianto, Ratno Andriyani, Asri Anggraeni, Diva Nabilah Anggraeni, Juwita Anggraini, Alfina Dwi Anggraini, Devica Novia Anggraini, Ike Anita Maulina Annisa Nurrachmawati Anwar, Alyssa Putri Ardhianti, Mimas Ardianto, Ratno Arizona, Annisa Arniah Asrianah, Asrianah Astuti, Ayu Sri Mega Astutik, Erna Puji Astuty, Eny Dwy Athohillah, M. Aulia, Isna Auliya, Jumi Azizah, Mirsa Nur Azkia, Azka Laila Azzahra, Rania Nasywa Bahtiar, Rahmat Bakhtiar, Rahmat Balqis, Salsabila Putri Danisa, Fani Debora, Angelita Novia Dedy Cahyadi, Dedy Denis, Rafael Fernando Dhiyalanni, Evana Diah, Ni Made Dina Amalia Dina Lusiana Setyowati Disyanataly, Andi Donga, Ayu Anggreny Layang Dyah Fifin Fatimah, Dyah Fifin Dzakira, Tsabita Radhiya Eka Rachmawati Endah Wahyutri Faradiana, Dwi Nur Farah Aulia, Farah Fauziyah Fauziyah Febriani, Sefia Diva Febrianshinta, Amara Wahyu Feriyanti , Alma Festy Ladyani Mustofa Fika, Fairuz Adna Fitri, Jusni Ananda Fitriani, Ananda Aulia Cahya Fitriani, Dian Ayu Ghalya Pikra Ghozali, Cintana Gabrieila Giari Rahmilasari Gunawan, Cahyani Eka Putri Gunawan, Ike Anggraini Gustia, Wanda Gutami, Anggie Dia Hakim, Fadly Abdul Hanindita, Amelia Widya Hardani, Iqbal Marcello Putra Hardito, Agus Hariyani, Noor Harun, Siti Fadilah Hasanah, Dina Hasbie, Neno Fitriyani Herawan, Dea Aurela Hidayat, Fahri Huda, Muhammad Nur Hulu, Winis Trilian Humnah, Habibah Hutagalung, Modestine Tabitha Iffah Agustasari, Krisjentha Ike Anggraeni Indah Fitri Astuti, Indah Fitri Indayani Indriani, Dilla Camara Indriani, Fina Inggriane Puspita Dewi, Inggriane Puspita Irfansyah Baharuddin Pakki ISKANDAR Islami, Sylvira Putri Isnani, Nahara Isnaniah, Isnaniah Iwan Muhamad Ramdan Izza Ulumuddin Ahmad Asshofi Jadid, Muhamad Ar-Ruhul Januarsih, Januarsih Jasmawati, Jasmawati Jaya, Andi Rahmad Julaikhah, Siti Kartinah Kartinah, Kartinah Khabib, Samsul Khalisha, Nailah Khoirunnita, Aulia Kurniawan, Haura Tamara Karin Lasari, Aramika Lestari, Avida Lestari, Ida Ayu Indira Dwika Lies Permana Magfirotul Hamdiah Mahaputri, Matrix Erga Mahendra, Ahnaf Zaky Makmur, Nindha Aulia Marinda, Maya Marini, Rina Marsyanti, Windy Maulana, Ady Maulany, Ahmad Daffi Maya Marinda Megawati - Moch. Sahri Mohammad Fikri, Mohammad Muhammad Arifin Muhammad Iqbal Muhammad, Maghfir Izzani Mutawakkiliin, Syifa’ul Alif Nabila, Resha Rizqy Nabilah, Nur Annisa Nabilla Nadiya, Fia Nadiyah N, Afifah Natasya, Adinda Naia Nilnalmuna, Revitalia Nisa, Rizky Khoirun Noor Adha Aprilea Nugroho, Sulung Nur Rohmah Nurachmawati, Annisa Nuradi, Elaine Keisha Syahputri Nurhakim, Aghim Ilham Nurhavika, Nurhavika Nurjanah Nurrachmawati , Annisa Nurrahmawati, Annisa Nursafa, Andi Nurwahyuni, Linda Papu, Theresa Rebecca Parengkuan, Sandra Reinny Pingkan, Alfia Pradita, Adelia Putri Pramana, Rakhmad Indra Pramesti, Elviana Emilda Dyah Pramudiawati, Olivia Indah Pramudita, Natasya Putri PRAMULIA, PANA Pratiwi, Fennysa Indrilla Prawoto, Eko Cahyo Puspitasari, Syafira Aulia Putri Ansyari, Alya Putri, Valendira Nuraini Putriyanti, Tiara Diva Qodriyah , Qori’atul Laily Rafidah Rafidah Raharjo, Resdianto Permata Rahayu, Agustin Putri Rahayu, Diah Rahmadani, Aulia Tia Rahmanisa, Fatika Rahmawati, Cica Rahmayanti, Desy Anugerah Ramadani, Nurul Ma'rifa Ramadhani, Reza Wahyu Ramadhantya, Fazira Shinaia Rangga Aditya Pratama Ratih Wirapuspita Wisnuwardani Ratna Wati Ratna Wati Riani, Windri Nov' Ririn Arianti, Ririn Rismayuti, Salsabila Dwi Aulia Riyan Ningsih Rizqi, Jennisa Rooselyna Ekawati Rosmiati Rosmiati sabil sabil, sabil Sabina, Della Yosellanda Al Safariana, Nadia Sinta Aulia Sahil, Muhammad Sadik Saidah, Ianatus Salma, Andi Salsabila, Ashila Salwa, Nadiatus Sam, Dela Damarti Sani, Nopi Saputra, Ra’azi Saputri, Anisatia Saputri, Sharlah Fadilah Ayu Saputro, Alfonsus Dwi Sari, Aldyta Permata Sari, Mila Warma Sariyati, Mely Sarwani, Audi Aprilia Satianingsih, Rarasaning Sholeha, Bella Bina siti nurlela Siti Raihanah Sofia, Norlaila Sophystikatty, Lady Arounda Suleman, Angellia Sulkhi, Muhammad Ragil Dzihnu Suraini, Fiyeri Susanto, Aswin Syarif Hidayatulloh Talitha, Dhiya Tambunan, Syebat Triana Taufikurrahman, Moh. Rafli Temongmere, Anifa Titania Transelasi, Fajar Tri Agustini, Rina Tri H, Putri Tupa, Hildayani Kurlim Ulinnuha, Labib Uruba, Huurul ‘Aina “ Vionita, Wanda Dila Wafiq, Ahmad Ahsanul Wahidullah , Wahidullah Wahyuningsih, Taty Waluyo Waluyo Wasino Widiar Onny Kurniawan Wijayanti, Siti Choirul Jannah Dewi Wulandari, Putri Fauziah Yudhantara, Dearisa Surya Yuni Sulistyowati, Yuni Yunus, Mudassir YUSUF FUAD Zahra, Nurul Fitriani Az Zaman, Akhamd Qomaru Zuhriyah, Fitri