p-Index From 2021 - 2026
10.491
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Jurnal KALAM WALISONGO Wawasan : Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya Religio : Jurnal Studi Agama-agama Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Medina-Te : Jurnal Studi Islam JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Aqlania Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir Al Ahkam Mutawatir : Jurnal Keilmuan Tafsir Hadith Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Holistic Al-Hadis : Jurnal Studi Hadis, Keindonesiaan, dan Integrasi Keilmuan Al-Fath FiTUA : Jurnal Studi Islam Rusydiah: Jurnal Pemikiran Islam Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Al-Qur'an Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an,Tafsirdan Pemikiran Islam An-Nur : Jurnal Studi Islam SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies Jurnal El-Thawalib Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Al-Mu'tabar Khulasah : Islamic Studies Journal Staatsrecht: Jurnal Hukum Kenegaraan dan Politik Islam Hikami : Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Bashirah Ihsanika : Jurnal Pendidikan Agama Islam (Indonesian of Interdisciplinary Journal) At Tahfidz Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam Jurnal Budi Pekerti Agama Islam TAFAKKUR : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Tazkiyya: Jurnal Keislaman, Kemasyarakatan dan Kebudayaan Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Shād : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Jurnal Intelek Insan Cendikia Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam Jurnal KACA Jurnal El-Thawalib Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Kusuma : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Studi Ilmu Alquran dan Tafsir Indonesian Journal of Islamic Studies INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIETY REVIEWS (INJOSER) International Journal of Social and Education (INJOSEDU) JUTEQ (JURNAL TEOLOGI & TAFSIR) Ad-dawl : Jurnal Islamic Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

Fenomena Embriologi dalam Al-Qur’an: Analisis Ayat-Ayat Penciptaan Manusia Perspektif Tafsir Ilmi Maelina Putri Maratu Solihah; Fitriah Fitriah; Muhammad Dzikri Maulana; Maulana Hakim Al-Fazri; Andi Rosa
Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus : Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrafi.v4i2.5456

Abstract

This study aims to reveal the urgency of science in the perspective of the Qur'an, especially through the interpretation of Surah Al-Baqarah verse 164. This verse represents various natural phenomena and life processes that reflect the greatness and power of Allah, as well as being a source of reflection for intelligent humans. By using tafsir tahlili method and tafsir ilmi approach, this study emphasizes the integral relationship between revelation and science. The results of the study show that this verse encourages Muslims to observe, research, and take lessons from the signs of Allah's greatness in the universe, as well as being the basis for integration between faith and science. In conclusion, science is not only important in the development of human life, but also as a way to get closer to the Creator.
Membangun Identitas Peradaban di Era Global: Telaah Pemikiran Amartya Sen Rosadisastra, Andi
KALAM Vol 8 No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/klm.v8i1.185

Abstract

Teori “Benturan Peradaban” karya Samuel Huntington memiliki kebenarannya sendiri jika dilihat dari perspektif esensialis atau ajaran agama yang bernuansa eksklusif dan dipahami secara literalis radikal. Dalam konsepsi muslim eksklusif atau literalis radikal, term “jihad” dapat menjadi senjata ampuh untuk melakukan benturan peradaban ini. Oleh karena itu diperlukan upaya: Pertama, penggabungan spritualitas agama dengan keutamaan paham kebebasan. Kedua, dialektika simbiosis antar peradaban. Demikian juga argumen dan kritik Amartya Sen terhadap teori Benturan Peradaban, juga memiliki kebenarannya jika dilihat dari ajaran agama yang bertujuan teraplikasikannya nilai-nilai perdamaian. Karena menurutnya, setiap pemeluk agama memiliki keragaman identitas yang tidak hanya dibatasi oleh nilai-nilai agama, tetapi juga identitas lainnya berdasarkan nilai-nilai sosial, ekonomi, atau budaya. Oleh karena itu diperlukan analisis berdasarkan teori-teori sosial yang bersifat empirik dalam menghadapi atau mengantisipasi adanya konflik, baik konflik disebabkan oleh pemahaman keliru atau tidak utuh tentang agama atau aspek lainnya dari konflik peradaban.
Banjir dan Kerusakan Ekologis di Cimuncang, Serang Banten: Analisis Tafsir Ilmi Terhadap Keterkaitan Wahyu dan Fenomena Alam Herlina, Herlina; Nurlaila, Siti; Latief, Dani Abdu; Bayyinahdy, Julfathra; Rosa, Andi
Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur'an Vol. 6 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Jogoroto Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/hq.v6i2.531

Abstract

This article examines the integration between the text of revelation and ecological phenomena through a scientific interpretation approach, focusing on the case of floods in Cimuncang, Serang, Banten. This research is motivated by the increasing frequency of ecological disasters that require a rereading of the verses of the Qur'an contextually and based on field data. Using a qualitative-descriptive approach, this study combines the analysis of ecological verses in the Qur'an with empirical data from observations, in-depth interviews, and visual documentation in the affected areas. The approach of scientific interpretation is applied systematically through four methodological stages: integrative conception, the main provisions of interpretation, theoretical and technical principles, and the selection of relevant methods. The results of the study show that the Cimuncang flood is the result of structural violations of the ecological principles mentioned in the Qur'an, such as the caliphate's mandate, balance (mīzān), and the prohibition of fasād. Geographic vulnerability is also a cause of flooding. In this situation, the interpretation of science not only adds to the hermeneutic insights of the Qur'an, but also offers a transformational paradigm that connects Islamic science and environmental science. As an ethical-spiritual foundation for formulating sustainable development policies and ecological disaster mitigation, locality-based, participatory, and systemic interpretations are needed. Therefore, scientific interpretation not only serves as a tool of interpretation but also as an epistemological strategy to respond to the complexity of the world's environmental crisis.
Kebun Raya Bogor sebagai Laboratorium Tafsir Ilmi: Pendekatan Qur’ani dalam Pengelolaan Lingkungan Al-Ahnaf, Muhammad Atsiil; Saputra, Muhamad Adji; Zahra, Indah Namiratu; Salsabila, Tasya; Rosa, Andi
KACA (Karunia Cahaya Allah): Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin Vol. 15 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Institut Al Fithrah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36781/kaca.v15i2.961

Abstract

Pengelolaan lingkungan hidup dewasa ini menuntut pendekatan multidimensional yang tidak hanya bertumpu pada aspek teknis dan ilmiah, tetapi juga pada nilai-nilai etis dan spiritual. Dalam konteks ini, tafsir ilmi sebuah pendekatan dalam studi Al-Qur'an yang mengaitkan ayat-ayat kauniyah dengan realitas ilmiah menawarkan kerangka konseptual yang relevan untuk menjembatani antara ilmu dan agama dalam pengelolaan sumber daya alam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kebun Raya Bogor sebagai laboratorium tafsir ilmi, dengan mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip Qur’ani dapat terintegrasi ke dalam praktik konservasi dan pengelolaan lingkungan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka, observasi lapangan, dan analisis ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan ekologi, studi ini menemukan bahwa Kebun Raya Bogor mengandung potensi besar sebagai ruang aktualisasi nilai-nilai Qur’ani dalam pengelolaan lingkungan. Ayat-ayat tentang keseimbangan (mīzān), pelestarian makhluk hidup (hifẓ al-khalq), dan tanggung jawab manusia sebagai khalifah (khalīfah fī al-arḍ) tercermin dalam kebijakan dan praktik konservasi di kawasan ini. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada integrasi perspektif tafsir ilmi dengan pengelolaan lingkungan berbasis keanekaragaman hayati tropis, yang belum banyak dijadikan fokus dalam kajian interdisipliner sebelumnya. Hasil studi ini membuka ruang baru dalam pengembangan spiritualitas ekologis Islam dan menawarkan paradigma konservasi yang lebih holistik dan transformatif.
Transforming Religious Authority: Islamic Epistemology in the Digital Age Muhdi Ali; Farih, Awan; Sholahuddin Al Ayubi; Andi Rosa
RUSYDIAH: Jurnal Pemikiran Islam Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35961/rsd.v6i1.2079

Abstract

The rapid development of digital technology has brought substantial changes in the production, distribution, and validation of Islamic knowledge, triggering fundamental epistemological challenges regarding the authority and legitimacy of religious discourse in the social media era. This study critically analyzes how digitalization transforms traditional religious authority and reconstructs the epistemology of contemporary Islamic thought, focusing on shifting patterns of production, validation, and distribution of religious knowledge. Using a qualitative approach that integrates literature studies and Fairclough's Critical Discourse Analysis (CDA), this study analyzes academic literature and digital content to uncover the ideological dimensions and power relations behind epistemological shifts in online Islamic discourse. The results show that digitalization shifts knowledge production from an institutional-hierarchical framework to a more flexible, participatory, and algorithm-driven space, where validation now relies more on popularity metrics than scientific accuracy. This shift gives rise to epistemic populism that replaces scientific authority with performative influence, implicating a decline in methodological depth and the polarization of Islamic identity. This study concludes that digitalization acts as an agent of epistemological transformation that demands the development of a hybrid Islamic epistemology, which combines classical scientific values with digital participatory methods to maintain scientific integrity.
The Rise of Flexing among Muslim Youth on Social Media Syah, Irfan Padlian; Farhan, Ahmad Alam; Salsabil, Shoopa Alifiah; Rosa, Andi; Muhsin, Masrukhin
FiTUA: Jurnal Studi Islam Vol 6 No 2 (2025): December
Publisher : STIT Sunan Giri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47625/fitua.v6i2.1114

Abstract

In recent years, the development of the times, technological advancements, and the rapid flow of information have made social media increasingly popular with various phenomena and trends that have grown into people's habits in the digital era. As long as the trend does not contradict the teachings of the Qur'an, it can be considered reasonable. However, problems arise when the growing trend is not in line with the values of the Qur'an and Hadith. One example is the flexing trend that is rampant by a number of circles, such as celebrities, artists, celebrities, and officials. The focus of this research lies in how flexing is understood in a social context, how to analyze the impact of the flexing phenomenon on social media, as well as examining how Islam views the practice. This study uses a qualitative-descriptive method with a library research approach. The phenomenon of flexing is clearly contrary to the moral teachings brought by the Prophet Muhammad (saw) as stated in the Qur'an and hadith. This behavior is prohibited because it contains various despicable elements that receive a strong threat from Allah SWT. Through the solutions that have been offered in Islam, namely zuhud and tawāḍu' behavior, it is hoped that it can be the main provision in facing the rapid trend and lifestyle that is rampant in the digital era
Pembagian Waris 2 :1 Bagi Ahli Waris Laki-Laki dan Perempuan Terhadap Qs. Al-Nisā [4]:11: (Studi Pemikiran Amina Wadud dalam “Qur’an and Woman”) Padilah, Nurul; Kurniawan, Ade Fakih; Rosa, Andi; Sa’ad, Suadi
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1106

Abstract

Artikel ini mengkaji penafsiran QS. Al-Nisā ayat 11, khususnya terkait pembagian warisan 2:1 antara ahli waris laki-laki dan perempuan, melalui lensa hermeneutika feminis Amina Wadud dalam karya Qur’an and Woman. Sementara tafsir tradisional mempertahankan proporsi ini sebagai ketetapan ilahi yang tetap berdasarkan tanggung jawab finansial laki-laki, Wadud menawarkan pembacaan transformatif yang menekankan dimensi etis dan kontekstual dari pesan Al-Qur’an. Dengan menelaah pendekatan tafsir legalistik-struktural dan penafsiran yang sadar gender, kajian ini menunjukkan bahwa keadilan dalam Al-Qur’an tidak semata bersifat numerik, tetapi sangat terkait dengan realitas sosial yang terus berubah. Artikel ini menghadirkan dialog kritis antara penafsiran klasik dan feminis, serta menawarkan pendekatan baru terhadap hukum waris Islam yang sejalan dengan prinsip keadilan dan kesetaraan dalam Al-Qur’an.
Makna Nasut dan Lahut Tentang Hakikat Baitul Makmur Ramdani, Ikhwan; Badrudin, Badrudin; Rosa, Andi
Hikami : Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir Vol. 5 No. 2 (2024): DECEMBER
Publisher : STKQ Al-Hikam Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59622/jiat.v5i2.120

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep nasut dan lahut dalam pemahaman hakikat Baitul Makmur yang memiliki dimensi penting dalam tradisi tasawuf Islam. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten terhadap naskah-naskah klasik dan interpretasi para ulama sufi, studi ini mendalami makna esoteris dari dualitas nasut (dimensi kemanusiaan) dan lahut (dimensi ketuhanan) dalam konteks Baitul Makmur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep nasut dan lahut pada Baitul Makmur merepresentasikan perpaduan antara aspek zahir dan batin dalam spiritualitas Islam, di mana Baitul Makmur tidak hanya dipahami sebagai bangunan fisik di langit ketujuh, tetapi juga sebagai simbol pertemuan antara dimensi manusiawi dan ilahiah. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa pemahaman akan dualitas nasut-lahut pada Baitul Makmur memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan diskursus tasawuf dan penghayatan spiritual umat Islam. Temuan ini memperkaya khazanah pemikiran Islam, khususnya dalam bidang tasawuf dan kajian esoteris.
Keadilan dalam Akses Pelayanan di Daerah Dalam Perspektif Filsafat Ilmu Berdasarkan Ilmu Hadis Wijaya, Faisal; Mu'ti, Abdul; Kohar, Abdul; Ropip, Ropip; Rosa, Andi
Kusuma: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Kusuma: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IAI Pangeran Dharma Kusuma Segeran Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55656/kjpkm.v2i2.394

Abstract

Fairness in access to public services is one of the important indicators in realizing social welfare. In various regions, especially remote or underdeveloped areas, there is still inequality in access to basic services such as health, education, and government administration. This study aims to examine fairness in access to services in the regions through a philosophy of science approach that includes aspects of ontology, epistemology, and axiology, and is reviewed from the perspective of hadith science. In the perspective of hadith science, many narrations emphasize the importance of leaders being fair to their people, including in the distribution of services. The hadith of the Prophet Muhammad SAW which states that "Each of you is a leader, and every leader will be held accountable for his leadership" is a strong moral foundation in the context of equal distribution of services. This study concludes that the realization of justice in public services requires integration between scientific approaches, state ethics, and prophetic values reflected in Islamic teachings.
Proses Interaksi dan Integrasi Intern Pemeluk Agama Rosadisastra, Andi
Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Vol. 11 No. 2 (2009): Refleksi
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ref.v11i2.38061

Abstract

This paper provides one model of research on “Anthropology of Religion”, especially related to the integration of internal conflict and religious communities that have been well demonstrated in the book: “Conflict and Integration: Different thought of Islam” by Achmad Fedyani. Fedyani find that there are five factors of religions internal conflict between the NU and Muhammadiyah, namely: problem talafuz bi al-niyyat, talqīn problems, asyrakal problems, and problems “maaruwah”. On the other side, it was found that the damping factor is the complexity of conflict and modernization; three developments of national culture, changes in the organization, awareness of the unity of traditional culture and the mixed communities.
Co-Authors A Kholibi Aal Mujadilah Aang Ahmad Syahid Abdul Aziz Abdul Kohar Abdurrahman, Haris Ade Fakih Kurniawan Affifah Syawalia Arifin Afifah Syawalia Arifin Ahmad Al Wafi Ahmad Alan Ardiyansayah Ahmad Ghufron, Iffan Ahmad Mumtazul Faqih Ahmad Mumtazul Faqih ahmad ramadhani Ahmad Rosyadi Ahmad Turmudzi, Ahmad Ajharul Wirdi Akbar Zailani Al-Ahnaf, Muhammad Atsiil ALAINA, ANZIL Albarra Gilang Andika Alfariz, Ardan Alfian Yogi Kurniawan Alfina, Lulu Alif Maulana, Alif Alif Zibran Altaf Abdurahman Amaliyah, Nur Ambarwati, Aisyah Mariful Amirulloh Amirulloh, Amirulloh Anam, Syahru Ramadhanil Anbari, Hilman Aniatul Fukoroh Anisah Jahro Anisah Jahroh Aprilia Musawamah Arda, Ahmad Musyafa Ardan Alfariz Arinalhaq, Muhammad Syauqi Arya Chandra Argadinata Attirka, Garda Fathan Aulia, Putri Azizah, Hanifatul Azkia Ahada Ummu Sabilah Azra Daulay, Alya Afifa Badrudin Bayyinahdy, Julfathra Budiyanto, Nur Aini Budiyanto, Nuraini Chamida, Tyas Vica Dani Abdul Latif Dawam Mulahdori Dea Destiani Delvin Hanif Pramudita Dikriyah Diyah Nuralifah El-Habsa, Isna Tsania Elan Herlangga Elsa Sopia Azzahra Erlangga Akhazi Fadlan Nur Mubarok Faidza, Haura Nadine Nayla Farhan, Ahmad Alam Farih, Awan Fathur al-Kayisu Royyan Fattah, M. Yusuf Faturrohmah, Siti Avi Fauzan, Miftahul Fazriyanti, Fazriyanti Firda Firda Firda FIRDAUS, DENI Firman Afrianto Fitriah Fitriah Fitriyah Handayani Hadi, Khaestya Hadi Wibawa Hanifatul Azizah Hasbullah, M. Farrij Haura Nadine Nayla Faidza Herlina Herlina Herlina Hikmatul Fazriah Hofifah, Hofifah Hudaeva Hudaeva Hudaeva Hudaroh, Siti Humrotus Safataeni Iefah Muflihah Iefah Muflihah Ihyaudin Ihyaudin Iin Inayatul Ummah Ilham Akbar, Muhammad Ilham Wijaya Kusuma Imam Faizin Imron Rosadi Indah Namiratuz Zahra Indah Ramadhani Priyono Indah Ramadhani Priyono Indrawati, Ani Iqbal Maulana Iqbal Maulana Izza Muhtafidz Jahrotu Soimah Julfathra Bayyinahdy Khairussalam, Khairussalam Khatimah, Lailatul Khoiru Rizki Idzni Robbik Khoirul Ropik Sidik Komala Sari Latief, Dani Abdu Latifah, Ismatul Lulu Nurul Khasanah M Farih Alawi M. Naufal Hatsyafiq M. Zaky Hamdie Maelina Putri Maratu Solihah Mahmudhatul Lutfiya Khasanah Makhzumi Makhzumi Masbuang Masrukhin Muhsin Maulana Hakim Al-Fazri Maulidya Rahmani Melisa Nur Azizah Mohammad Fikri Muthohhari Mu'ti, Abdul Muflihah, Iefah Muhamad Daffa Ghazial Fawwaz Muhamad Farrij Hasbullah Muhamad Izza M Muhamad Jefri Muhamad Jefri Muhamad Miftahudin Muhammad Adji Saputra Muhammad Ahmad Mumtaz Muizza Muhammad Dzikri Maulana Muhammad Fadzli Muhammad Fakhrial Dewanda Zain Muhammad Ilham Wijaya Kusuma Muhammad Ilyas Alghifari Muhammad Nikola Shidqi Muhammad Raihan Syahid Muhammad Ramadhan Muhammad Rifqi Nurfadilah Muhammad Rizki Kurniawan, Muhammad Rizki Muhammad Syauqi Arinalhaq Muhammad Yusron Kurniawan Muhsin, Masyrukin Mujiburrohman Mujiburrohman Mumtaz Muizza, Muhammad Ahmad Musawamah, Aprilia Muthoharoh Muthoharoh Muthoharoh, Muthoharoh Nabilah, Zayyin Nadia Nurpadilah Naesyah Fazriah Naesyah Fazriyah Nagib Romadhony Nazirah, Annida Nikhlah Ziyadaturrohmah Novali Kholid Nur Amaliyah Nurazizah, Siti Nurhayani, Rosita NURSEHA NURSEHA Nuruzzalfa Aini Nuzila Khoirun Nisa Padilah, Nurul Priyantika Lesyaina Az Zahra Priyantika Lesyaina Az-Zahra Putri Aulia Putri Hudani Nabila Putri Hudani Nabila Putri Nurul Maghfiroh Rahman, Akmal Fadilah Rahmatullah, Ridho Raihan Raihan Ramdani, Ikhwan Ramzy Ramadhan Raudotul Jannah Regina Cahyani Putri Rendi Septian Ridho Rahmatullah Rinaldi, Muhammad Syafiq Rio Ku Yandani Rohmadi Rohmat Hidayatullah Rohmatallah, Syahru Rohmatallah, Syahrul Romadhony, Nagib Ropip, Ropip Royani, Ahmad Rusdiyanto Salsabil, Shoopa Alifiah Salsabila Alifiya Salsabila, Tasya Samiah, Siti Robiah Saputra, Muhamad Adji Sa’ad, Suadi Shidqi, Muhammad Nikola Sholahuddin Al Ayubi Siska adelia Siska Adelia Zahra Siti Mubadi Awaliyah Siti Nur Azizah Siti Nuraisyah Siti Nurlaila Siti Nurlaila, Siti Siti Paulia Septia Siti Rihadatul Aisy Siti Rohmah Siti Rohmah Siti Sarah Muhamad Siti Waspiatul Kamilah Sofa Salsabilah Suci Purnama Sari Suhadi Sutiani, Nina Syah, Irfan Padlian Syahid, Aang Ahmad Syahid, M Raihan Syaiful Rahman Syifa Nurkholilah Syitaul Fuadiah Tazkia Nur Fateha Turaedi, Siti Muliya Septiani Turmudi, Ahmad Ummah, Iin Inayatul Usnia Usnia Usnia Vera Nungki Wati, Putri Innayah Wibawa, Khaestya Hadi Wijaya, Faisal Wita Wita Wulan Octaviani Putri Yeni Andriyani Yeni Andriyani Yusi Fathurohman Yusi Fathurohman Yusroh Yusroh Yusroh Zahra, Indah Namiratu Zain, Muhamad Fakhriyal Dewanda