This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Buletin Agrohorti MOTION : Jurnal Riset Physical Education Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara Jurnal Konstruksia Kalimah Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam Journal of Governance and Public Policy Potensi : Jurnal Sipil Politeknik Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Nusa Sylva Journal of Tropical Crop Science Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) TSAQAFAH Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Sospol : Jurnal Sosial Politik Abdimas Universal Global Political Studies Journal Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Abdi Insani Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika Ilomata International Journal of Social Science International Journal of Social Service and Research Action Research Literate (ARL) Emerging Information Science and Technology International Journal of Science and Society (IJSOC) INDEPENDEN: Jurnal Politik Indonesia dan Global Indonesian Journal of Multidisciplinary Science COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Journal Of World Science Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Jurnal Indonesia Sosial Sains Ekalaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia Indonesian Research Journal on Education Eduvest - Journal of Universal Studies Room of Civil Society Development Innovative: Journal Of Social Science Research TAJDID: Jurnal Ilmu Ushuluddin Mining Science and Technology Journal Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Antasena: Governance and Innovation Journal Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale Jurnal Keamanan Nasional Jurnal Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Room of Civil Social Development
Claim Missing Document
Check
Articles

Hermeneutika al-Qur’an “Mazhab Yogya” (Telaah atas Teori Ma’na>-Cum-Maghza> dalam Penafsiran A l-Qur’an Setiawan, Asep
Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis Vol 17, No 1 (2016): Januari
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.673 KB) | DOI: 10.14421/qh.2016.1701-04

Abstract

This article tries to discuss the discourse of the application of hermeneutics in Qur’anic studies, as seen in the theory of ma’na>-cum-maghza> offered by Muslim scholars in Yogyakarta. It argues that even though the effort of those who initiate the incorporation of hermeneutics to Qur’anic studies needs to be appreciated, its use as an approach to interpret the Qur’an is problematic. Taking into account its assumptions and implications, hermeneutics is not appropriate to be applied in the study of the Qur’an as it leads to confusion and doubt. The main issue is that hermeneutics departs from skepticism and relativism, equates the Qur’an with other texts, and produces uncertainty in meanings and relative-tentative interpretations.Keywords: hermeneutics, ma’na>-cum-maghza>, interpretation, Qur’anic studies.
Hermeneutika al-Qur’an “Mazhab Yogya” Telaah atas Teori Ma’nā-cum-Maghzā dalam Penafsiran al-Qur’an Asep Setiawan
Kalimah: Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam Vol 14, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/klm.v14i2.614

Abstract

This article tries to discuss the discourse of the necessity of the application of the hermeneutic method in Qur’anic studies with the theory of interpretation ma’nā-cum-maghzā offered by Muslim scholars in Yogyakarta. In conclusion, the efforts of the initiators of the hermeneutic of the Qur’an to make hermeneutics be one approach and partners in the study of the Qur’an is an effort that needs to be appreciated, and the goal is to develop Islamic Studies (particularly the study of the Quran). The interpretation of the Qur’an with the theory ma’nā-cum-maghzā , is a method of interpretation of the results of elaboration. If this theory is applied in the interpretation of the Qur’an, it will produce a relative interpretation, or tentative interpretation, and dynamic one that always demands a change in accordance with the age, social and cultural backgrounds. Its implication is no final interpretation. So, Muslims will not ever understand absolutely the truth of the content in Qur’an, because it is dynamic and constantly changing. However, taking into account the assumptions and implications, hermeneutics is not appropriate to be applied in the study of the Qur’an. If it applied to interpret the Qur’an, then it will lead to confusions and doubts. This is because it departed from skepticism and relativism, equating the Qur’anic text as plain texts, requiring uncertainty meanings and relative-tentative interpretations.
PELATIHAN IBADAH PRAKTIS SESUAI HIMPUNAN PUTUSAN TARJIH MUHAMMADIYAH BAGI PCM BANGUNTAPAN SELATAN Asep Setiawan
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.583 KB) | DOI: 10.18196/ppm.310.185

Abstract

Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Banguntapan Selatan tergolong PCM yang cukup maju. Termasuk kegiatan dakwah dan keagamaannya berupa pengajian rutin setiap pekannya yakni setiap sabtu sore bagi para pengurus, maupun pengajian umum yang dihadiri sekitar 1000 lebih jamaah pada setiap ahad pon di setiap bulannya. Namun demikian, mungkin dikarenakan kurangnya sosialisasi dan kajian terhadap produk pemikiran dan fatwa hasil putusan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah kepada warga anggota Muhammadiyah, maka masih ditemukan di masyarakat yang notobene berpaham agama Muhammadiyah namun paham dan praktik ibadah sehari-hari seperti fikih thaharah dan fikih shalat yang belum sesuai dengan manhaj Muhammadiyah. Berangkat dari persoalan di atas, melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat Berbasis Persyarikatan Muhammadiyah (PPM-Muh.) ini, pengabdi beserta tim dan juga dengan melibatkan pengurus Pimpinan Cabang Muhammadiyah Banguntapan Selatan serta warga sekitar, mengadakan pelatihan ibadah praktis sesuai Himpunan Putasan Tarjih (HPT) bagi warga warga Muhammadiyah di Banguntapan Selatan. Dengan adanya pelaksanaan kegiatan pengabdian ini, diharapkan mampu memberikan pencerahan bagi masyarakat dan memberikan bekal ilmu sehingga bisa menjadi pedoman dalam menjalankan ibadah praktis keseharian mereka.
PELATIHAN PERAWATAN JENAZAH SESUAI SUNNAH (TEORI DAN PRAKTIK) BAGI MASYARAKAT JOBOLAWANG, KULON PROGO Asep Setiawan
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.984 KB) | DOI: 10.18196/ppm.310.190

Abstract

Dusun Jobolawang merupakan salah satu dusun berkembang dilihat dari segi perekonomiannya. Hampir setiap rumah memiliki kebun atau ladang, sehingga kesejahteraan masyarakatnya relatif baik. Adapun dari aspek pendidikan, mayoritas penduduknya berpendidikan menengah ke bawah (rendah). Salah satu persoalan yang membutuhkan perhatian dari Dusun Jobolawang ini adalah tentang pemahaman dan praktik keagamaannya. Mungkin, disebabkan minimnya kegiatan dakwah dan acara keagamaan, masyarakat di dusun ini terbilang masih awam dalam persoalan agama. Banyak hal yang masih perlu menjadi perhatian dalam paham keagamaan mereka dari berbagai aspeknya. Hal yang nampak sederhana namun sangat mendasar, salah satunya adalah persoalan bagaimana cara perawatan jenazah. Terkait dengan perawatan jenazah ini, masih banyak ditemukan praktik perawatan jenazah yang bisa dibilang hanya sekedar mengikuti tradisi leluhur dan kurang memperhatikan tuntunan yang diajarkan dalam Islam, padahal notabene mereka adalah kaum Muslimin. Hal tersebut terjadi mungkin disebabkan kurangnya pengkajian agama secara intens dan mendalam. Termasuk kegiatan dakwah yang masih kurang. Berangkat dari persoalan di atas, melalui kegiatan KKN-PPM, penulis beserta tim dan juga dengan melibatkan warga sekitar, mengadakan pelatihan perawatan jenazah sesuai tuntunan Islam bagi warga Dusun Jobolawang baik teori maupun praktiknya. Dengan adanya pelaksanaan kegiatan pengabdian ini, diharapkan mampu memberikan pencerahan bagi masyarakat dan memberikan bekal ilmu sehingga bisa menjadi pedoman masyarakat, khususnya tentang kaifiyat pengurusan jenazah.
IMPLEMENTASI FRAMEWORK LARAVEL PADA SISTEM INFORMASI ZIS Asroni Asroni; Asep Setiawan; Bayu Dwiki Alfian
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1012.262 KB) | DOI: 10.18196/ppm.311.347

Abstract

Zakat Infak Sedekah (ZIS) merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan umat Islam dalam rangka aktifitas menjalankan ajarannya. Proses kegiatan ini sudah lama dilakukan dengan model secara konvensional. Pola kegiatan dilakukan oleh petugas yang dilakukan pembukuan manual dan biasanya dituliskan di papan pengumuman di Masjid yang rentan terhadap hilangnya data atau terhapus, ditambah lagi unsur petugas yang tidak selalu hadir untuk mencatat langsung karena adanya udzur karena alasan tertentu. Permasalahan muncul apabila dibutuhkan untuk keperluan transparansi untuk jumlah dana dan besarnya ZIS yang masuk dan pengeluarannya untuk keperluan pelaksanaan kegiatan yang butuh info cepat dan akurat. Adanya beberapa faktor tersebut maka diperlukan kreatifitas yang didukung dengan kemajuan teknologi informasi yang semakin memudahkan untuk membangun sistem informasi yang relatif murah dan terjangkau oleh finasial ZIS. Selanjutnya aktifitas ini diperlukan perbaikan demi kemashlahatan umat dan membantu manajemen yang lebih baik. Alur proses perbaikan dilakukan dengan melakukan pencatatan secara online melalui website dengan kesepakatan Bersama untuk melihat informasi dengan membagi hak Pengguna sesuai dengan levelnya bagi jamaah masjid. Dengan adanya sistem ini, jamaah bisa melakukan informasi ZIS secara online dengan memanfaatkan jaringan internet yang berkembang saat ini yang begitu pesat. Sistem ini dibangun menggunakan metode waterfall dengan framework PHP dengan laravel serta database MySQL untuk mengolah basis datanya.
PELATIHAN DAN SOSIALISASI PRODUK TARJIH MUHAMMADIYAH (IBADAH PRAKTIS) ONLINE Asep Setiawan; Rohmansyah Rohmansyah; Mufaddal Al Baqir
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.736 KB) | DOI: 10.18196/ppm.41.856

Abstract

Pelatihan dan sosialisasi produk tarjih Muhammadiyah tentang ibadah praktis bagi warga Muhammadiyah di Banguntapan Selatan dilakukan berangkat dari persoalan yakni ditemukan masyarakat yang notobene berpaham agama Muhammadiyah namun paham dan praktek ibadah sehari-hari mereka, belum sesuai dengan manhaj Muhammadiyah. Dengan adanya pelaksanaan kegiatan pengabdian ini, diharapkan mampu memberikan pencerahan bagi masyarakat Muhammadiyah dan memberikan bekal ilmu sehingga bisa menjadi pedoman dalam menjalankan ibadah praktis keseharian mereka. Metode yang penulis gunakan dalam pengabdian ini yakni pelatihan dan sosialisasi yang dilakukan secara online via zoom meeting berupa penyampaian materi disertai penampilan ppt, praktek dan video dari pemateri serta diskusi dan tanya jawab. Dengan di adakannya pengabdian ini, warga Muhammadiyah di Banguntapan Selatan menjadi semakin mantap dan berkomitmen menjalankan ibadah keseharian mereka sesuai dengan Putusan Tarjih Muhammadiyah. Termasuk tidak bingung dalam menyikapi berbagai macam khilafiah (perbedaan) seputar masalah ibadah praktis yang sering diperdebatkan di masyarakat. Dari kegiatan pengabdian ini, dapat disimpulkan bahwa meskipun organisasi Muhammadiyah merupakan ormas yang besar dan sudah cukup tua, namun upaya sosialisasi dan dakwah ke akar rumput harus terus dijalankan secara massif, rutin dan berkesinambungan agar warga Muhammadiyah tetap bisa komitmen dalam berorganisasi dan bermanhaj Muhammadiyah dalam paham agama dan praktek ibadah praktis mereka.
PELATIHAN KETRAMPILAN PANGRUKTI JENAZAH ONLINE Asep Setiawan; Titis Wisnu Wijaya; Tsaqif Aushaf Farodis
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.039 KB) | DOI: 10.18196/ppm.41.857

Abstract

Salah satu persoalan yang membutuhkan perhatian dari Dusun Tlogo, Bantul ini adalah tentang pemahaman dan praktek keagamaan khususnya tentang pangrukti jenazah. Mungkin disebabkan minimnya kegiatan ceramah dan penyuluhan agama, masyarakat di dusun tersebut terbilang masih awam dalam masalah ini. Terkait dengan perawatan jenazah di Dusun Telogo ini, masih banyak ditemukan praktek perawatan jenazah yang bisa dibilang hanya sekedar mengikuti tradisi leluhur dan kurang memperhatikan tuntunan yang diajarkan dalam Islam. Padahal notobene mereka adalah masyarakat Muslim. Berangkat dari persoalan di atas, melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat KKN-PPM ini, penulis beserta tim dan juga dengan melibatkan warga sekitar, mengadakan pelatihan perawatan jenazah sesuai tuntunan Islam bagi warga Dusun Tlogo baik teori maupun prakteknya. Metode yang penulis gunakan dalam pengabdian ini yakni pelatihan yang dilakukan secara online via zoom meeting berupa penyampaian materi disertai penampilan ppt, praktek dan video dari pemateri serta diskusi dan tanya jawab. Dengan adanya pelaksanaan kegiatan pengabdian ini, tentunya mampu memberikan pencerahan bagi masyarakat dan memberikan bekal ilmu sehingga bisa menjadi pedoman masyarakat, khususnya tentang kaifiyat pengurusan jenazah. Dari kegiatan pengabdian ini, dapat disimpulkan bahwa upaya dakwah keagamaan ke akar rumput harus terus dijalankan secara sistematis massif, rutin dan berkesinambungan agar kaum muslimin tetap bisa komitmen dalam paham agama dan praktek ibadah mereka termasuk tentang bagaimana perawatan jenazah yang semestinya dilakukan sesuai ajaran Islam.
Kritik atas Penafsiran Abdul Moqsith Ghazali tentang Keselamatan Non-Muslim Asep Setiawan
TSAQAFAH Vol 12, No 2 (2016): Qur'anic Studies
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.914 KB) | DOI: 10.21111/tsaqafah.v12i2.760

Abstract

This article discusses the interpretation of Abdul Moqsith Ghazali to al Baqarah [2]: 62 and al-Maidah [5]: 69, on the salvation of non-Muslim community according to religious pluralism. He used three methods of interpretation, which are tafsîr mauḍû’i, uṣûl al-fiqh, and hermeneutics. He said that the combination of them will produce a full understanding. Even so, the results are not as expected. Moqsith interprets the verses that seemed to support the idea of pluralism textually, until reject the interpretation of mufassirîn. He concludes that two verses above, do not explain about the obligation of Jews, Christians, and Shabiah in order to believe in Prophet Muhammad, but only explain about the obligation to believe in Allah and the Last Day, and do good deeds as defined in their holy books. Thus, according to him, the Qur’an does not only recognize religious teachings and people of other religions, however, they will be saved by God as far as they practice their religion. It is clear that the results of the interpretation of Moqsith very contradictory and not in accordance with interpretations of the Muslim scholars. Because of Moqsith’s weakness in method of interpretation, so create a partial understanding that the Qur’an legalizes religious pluralism. On the contrary, it is clear that the majority of mufassirûn did not argue that way.
Integration and Geographic Visualization of TKA-TPA Data Using Mapbox Bhaskoro Wicaksono; Asroni Asroni; Asep Setiawan
Emerging Information Science and Technology Vol 1, No 4: November 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/eist.v1i4.16597

Abstract

TKA-TPA data management is performed conventionally and inaccurately. Accordingly, it may result in considerable data loss. Data collection for TKA-TPA by BADKO Kasihan Bantul Yogyakarta is still carried out conventionally. Therefore, this study supports BADKO TKA-TPA in data management, data reporting, data mapping, and data publication. A Web Geographic Information System (GIS) was created using the CodeIgniter framework with the Hypertext Preprocessor (PHP) programming language, MapBox on the Maps API Service, MySQL database, and the SDLC with the prototype method. The study result is a web-based GIS application. This GIS application has been successfully built and can be used by BADKO TKA-TPA Kasihan Bantul Yogyakarta for its data management and mapping system.
Pelatihan Perawatan Jenazah Sesuai Sunah Bagi Masyarakat Karangasem, Sendangtirto, Berbah, Sleman Asep Setiawan; Asroni Asroni; Mufaddal Al Baqir
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.56.917

Abstract

Co-Authors Abdul Hakim Abdullah Azzam, Akmal Abdurahman, Imam Affianty, Debbie Agus Mulyanto Agus Purwito Agustian, Yanyan Agustiyowati, Tri Hapsari Retno Ajie, Dhanang Ali Firdaus Ali Hamzah Ali Noer Zaman Amalia, Aam Aminuyati Andiani, Devia Andini, Andini Anggia Suci Pratiwi Anggita, Zahrina Apriana, Agung Aprilia Kurnianti Ardiansyah, Diki Ariyani, Hana Arman Hidayat Ash Siddiq, Raden Herdian Bayu Ashshiddiq, Raden Herdian Bayu AshSiddiq, Raden Herdian Bayu Asroni Asroni Asroni Asroni Asti Tri Lestari, Asti Tri Asyrofuddin, Muhammad Isa Az Zahra, Alif Balqis Baikuni Baruno, Yosep Heristyo Endro Bayu A., R. Herdian Bayu Dwiki Alfian Bhaskoro Wicaksono Brahmantia, Bayu Budiana, Ijang Chan, Chong Mei Damayanti Rusmana, Fenny Dedi, Blacius Delima, Elga Devi Novianti, Devi Dewi, Maya Puspita dharmajaya, agung Dina Septariasari Dindin Abidin Dwijoko Purbohadi Dyna Apriany Eko Widyanto, Bambang Elfan Fanhaz Khomaeny Endang Sulastri Fathudin, Yogasliana Fauziah, Hilma Fiza Febrian, Kaka Azi Fadhilah Fitri Nurlina Fuad Hasan Hafizh Pratama HAJRIAL ASWIDINNOOR Hani Handayani, Hani Hapsari, Tri Hasan, Fu’ad Hasanudin, Usni Herdiani, Ida Iin Inayah, Iin Ikhsan Ikhsan Ilham Falani Imaniar, Melsa Sagita Indra Gunawan Irianto, Gunawan Ismail Maskromo Izzatusholekha JAJAH KOSWARA Jallow, Adama Sheriff Jannah, Luthfiyani Nurul Jufri, Afifah Farida Kamaruddin, Ilham Komala, Marisa Kurnia, Asep Kurniawati, Ade Lilik Sumarni Lilis Lismayanti Lilis Lismayanti Lina Erlina Lina Torizo Maesaroh Lubis Maftuh, Muhammad Mansyur Mansyur Marsa Sefta Lesmana Martanti, Nurmala Nurani Masgode, Muhammad Buttomi Maulaya, Dzakiroh Maulida, Dwi Putri Mediana, Dina Megayani Sri Rahayu Miftahul Falah Miftahul Falah Mochammad Imron Awalludin Mufaddal Al Baqir Muhamad Syukur Muhammad Reza Syahputra, Reza Muhammad Rifai Muhammad Saefulloh Mujiarto Mulyana, Pandhu Adhitya Murod, Ma’mun Mutiara Syagitta, Mutiara Neni Nuraeni Neni Sholihat Nida Handayani Novian, Randy Nugraha, Budy Nur Islam, Nur Nurani, Ai Yasri Nurlaeni, Nurlaeni Nurmaulidah, Deasy Nurramadhani, Hilman Nursanjaya, Dimas Halim Nuryadin, Yadin Oni Sahroni, Oni Pangripta, Genta Pramesty, Anggita Putri Pramudya, Muhammad Ridwan Prasetyo, Bagus Eko Pratiwi , Aprianis Eka Pratiwi, Shepta Dwi Puspaningtyas, Retno R. Romli, Yusuf Rachmatullaily Tinakartika Rinda Rahmawati , Annisa Testi Ramadhan, Uno Reza Giga Isnanda, Reza Giga Robertinus, Robertinus Rohmansyah Rohyadi, Yosep Rudiatin, Endang Rusdiana Rusdiana Sabrina, Putri Nur Sadiyah, Sadiyah Safira, Assyifa Prita Sakti, Bani Santika, Chiara Sukma Saputra, Moh Riza Saputra, Muhammad Yusuf Saputro, Azis Sari, Nina Pamela Sari, Tia Marlinda Saryomo, Saryomo SATISPI, EVI Setiawati Setiawati Sofian Iskandar, Sofian Sri Yunanto Sudarsono, dan Suj’ai , Imam Sukwatus Sukarni Sukarni Supriono, Bambang Surwandono Surwandono Suwarto Suwarto Syafruddin Syafruddin Syahputra, Muhammad Ridwan Syahrum Agung Syakban, Mansyur Taofik Muhammad Tarigan, Nusanta TAUFIQUROKHMAN, TAUFIQUROKHMAN Tien, Rany Tiona Pasaribu, Feri Titin Suhartini, Titin Titis Wisnu Wijaya Tsaqif Aushaf Farodis Tuti, Retnowati Wahyuning Dyas Untung Susanto Usni Usni, Usni Utami, Gina Rahma Vicente, Tobias Moniz Virk S. Parminder Vitaliano Lopena Wibowo, Azis Ali Widyantara, Anindita Rafif Widyanto, Bambang Eko Winda Dwi Astuti Zebua Yastuti, Meylani Indri Yosa, Muhammad Ferdy Yudiwanti Wahyu E. Kusumo Yulita, Feni Yunita Lasma Yuyun Solihatin Zainal Muttaqin Zalianti, Nova Zamaludin, Helmi Fauzan Zulaekha, Quini Siti