Articles
Diplomasi Qatar Untuk Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022
Ramadhan, Uno;
Setiawan, Asep;
Satispi, Evi;
Yunanto, Sri
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62180/1ytvh879
Piala Dunia FIFA 2022 merupakan turnamen sepakbola internasional yang diadakan di Qatar pada 20 November hingga 18 Desember 2022. Qatar menjadi satu satunya peserta baru di turnamen ini sekaligus menjadi tuan rumah Piala Dunia pertama yang berasal dari negara Timur Tengah. Jauh sebelum terpilihnya Qatar sebagai tuan rumah, Qatar menjadi salah satu kandidat tuan rumah yang sudah menimbulkan banyak kontroversi, mulai dari isu lingkungan yang dinilai tidak dapat mengadakan piala dunia di negaranya dan isu suap yang menimpa. Qatar menunjukkan komitmen yang signifikan serta berpartisipasi aktif untuk memperkuat posisinya dalam komunitas olahraga global. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya Qatar dalam menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 dan menganalisis diplomasi Qatar dalam menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan studi kepustakaan (Library Research) dengan mempelajari berbagai buku referensi serta hasil penelitian sebelumnya yang sejenis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Qatar melakukan berbagai upaya diplomasi untuk dapat terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Berbagai strategi dilakukan oleh Qatar untuk menunjukkan keseriusannya dalam menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 yaitu (1) Diplomasi Olahraga untuk Image Building atau menjadi tuan rumah berbagai event internasional. (2) Diplomasi Building A Platform for a Dialogue. (3) Diplomasi Olahraga untuk Nation Branding. Keaktifan Qatar di berbagai organisasi internasional sebagai forum melakukan dialog dan juga memberikan kontribusi kedalam olahraga internasional. Kata Kunci: Diplomasi, Olahraga, Qatar, Piala Dunia
Diplomasi Budaya Inggris Melalui Grup Musik One Direction di Indonesia
Abdullah Azzam, Akmal;
Setiawan, Asep
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62180/4mzkxj79
This study explores the United Kingdom's cultural diplomacy through the boy band One Direction in Indonesia as a form of soft power implementation in international relations. Using a descriptive qualitative approach through literature review and content analysis, this research examines how One Direction serves as an effective instrument of cultural diplomacy by introducing British cultural values to Indonesian society. The 2015 "On the Road Again" concert in Jakarta is highlighted as a key event that illustrates how popular culture can enhance public sympathy toward a foreign nation. Phenomena such as the adoption of British slang, social practices like afternoon tea, and the active engagement of fans on social media demonstrate the success of One Direction in transmitting Britpop values. The study concludes that music-based cultural diplomacy has a significant impact on shaping a positive perception of the UK in Indonesia and strengthens bilateral relations between the two countries. Keywords: cultural diplomacy, soft power, One Direction, United Kingdom, Indonesia, popular music.
SOSIALISASI MANAJEMEN INFRASTRUKTUR PENGAIRAN DI DESA CIKURUBUK KABUPATEN SUMEDANG
Hasan, Fuad;
Ash Siddiq, Raden Herdian Bayu;
Agustian, Yanyan;
Setiawan, Asep;
Widyanto, Bambang Eko;
Wibowo, Azis Ali
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2310
Desa Cikurubuk, Kabupaten Sumedang, memiliki potensi sumber daya air yang besar dan mendukung pertanian, khususnya padi organik. Namun, pengelolaan infrastruktur pengairan masih menghadapi tantangan akibat rendahnya pemahaman masyarakat terhadap prinsip manajemen yang efektif dan berkelanjutan. Hal ini berpotensi menurunkan produktivitas pertanian dan meningkatkan risiko kerusakan lingkungan. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan kegiatan pemberdayaan melalui sosialisasi dan pelatihan teknis yang sistematis. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan infrastruktur pengairan yang efisien, adaptif, dan berkelanjutan. Metode partisipatif digunakan melalui sosialisasi, diskusi kelompok, dan simulasi manajemen pengairan. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya pemeliharaan infrastruktur secara berkelanjutan. Warga menunjukkan partisipasi aktif dalam diskusi dan mulai menerapkan praktik manajemen pengairan. Simulasi memberi pengalaman praktis yang memperkuat pemahaman. Masyarakat juga mulai menyusun jadwal pemeliharaan rutin dan membentuk kelompok kerja pengelolaan bersama. Kegiatan ini efektif dalam membangun kesadaran kolektif dan mendorong aksi nyata menuju sistem pengairan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Implementasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Sekolah dengan Pendekatan Fit for School dalam Perspektif Islam
Setiawan, Asep;
Miftahul Falah;
Lilis Lismayanti;
Neni Nuraeni;
Mujiarto;
Elfan Fanhaz Khomaeny;
Maesaroh Lubis
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 2 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59110/rcsd.501
Peningkatan derajat kesehatan masyarakat sangat dipengaruhi oleh penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), terutama di lingkungan sekolah. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai PHBS melalui pendekatan Fit for School yang mengintegrasikan praktik kebersihan dengan edukasi kesehatan berbasis Islam. Kegiatan ini meliputi ceramah kesehatan, praktik cuci tangan enam langkah, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa dalam menerapkan kebiasaan hidup sehat. Sebelum edukasi, hanya 40% siswa yang memahami cara mencuci tangan dengan benar, sedangkan setelah edukasi, persentase ini meningkat menjadi 90%. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti kegiatan, baik dalam sesi edukasi maupun praktik langsung. Program ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis praktik lebih efektif dibandingkan hanya metode ceramah dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap PHBS. Oleh karena itu, implementasi PHBS dengan pendekatan Fit for School dalam perspektif Islam direkomendasikan untuk terus diterapkan di lingkungan sekolah guna membentuk pola hidup sehat yang berkelanjutan.
PENINGKATKAN POTENSI DESA MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DENGAN MEMANFAATKAN LIMBAH DI DESA KADINGEH
Andini, Andini;
Robertinus, Robertinus;
Setiawan, Asep
Ekalaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 1 (2022): Ekalaya Journal
Publisher : Nindikayla Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (244.5 KB)
|
DOI: 10.57254/eka.v1i1.2
Waste is often interpreted as something that has no benefits so that waste is often just thrown away. Without us realizing it, there is actually a lot of waste that actually has benefits when we know how to process it. Many people think that livestock manure is waste that cannot be processed, so many people just leave it alone. Through the processing of livestock manure, it can become something that has high value among the community, especially in the agricultural world, because livestock manure can be used as organic fertilizer for plants. Therefore, the UM PAREPARE KKN Team, Batch XXIII 2021 Group 55 Conducted training on making organic fertilizer/compost in Kadingeh village, kec. Baraka, district. Enrekang, as a form of service as well as to increase the potential of the village. After the training was held on August 26, 2021, the people of Kadingeh village already understood how to manage livestock dung waste into organic fertilizer/compost
The Role of Convergent Media in Maintaining Public Trust During the Political Year in Indonesia
Dharmajaya*, M. Agung;
Setiawan, Asep
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 6, No 4 (2023): Educational, Historical Studies and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jr.v6i4.35801
Convergent media plays an increasingly important role in shaping people's views and understanding of politics. The purpose of this study is to understand the role of convergent media in maintaining public trust in a political year. This research was conducted using qualitative research methods. The data collection technique in this research is a literature study that has been indexed by Google Schoolar. The data that has been collected is then analyzed in three stages, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results showed that convergent media has an important role in maintaining public trust in the political year. Convergent media can act as providers of accurate and balanced information, providers of space for the public to participate in the political process and guardians of media independence.
Pengaruh Edukasi menggunakan Video Animasi "SIMTAL" terhadap Pengetahuan Siswa tentang Kesiapsiagaan Tanah Longsor
Fathudin, Yogasliana;
Nursanjaya, Dimas Halim;
Setiawan, Asep;
Sakti, Bani;
Syagitta, Mutiara
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : UPPM. Poltekkes Kemenkes Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34011/jkifn.v5i1.3357
Indonesia memiliki tingkat risiko bencana alam yang tinggi; Kabupaten Bandung, khususnya Kecamatan Pacet, rentan terhadap tanah longsor karena topografi berbukit dan curah hujan tinggi. Edukasi mitigasi sejak dini penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan siswa. Penelitian ini menilai pengaruh video animasi SIMTAL terhadap pengetahuan kesiapsiagaan tanah longsor pada siswa SD. Desain yang digunakan adalah quasi-eksperimen Non-Equivalent Control Group dengan kelompok intervensi (video) dan kontrol (poster). Pengukuran dilakukan melalui pre-test dan post-test. Uji t independen menunjukkan perbedaan signifikan skor post-test antara kelompok intervensi dan kontrol (t=34,287; p< 0,001). Rata-rata peningkatan pengetahuan pada kelompok video mencapai ±27 poin, sedangkan kelompok poster hanya ±1,8 poin. Peningkatan terbesar terjadi pada kelas V, sejalan dengan tahap operasional konkret Piaget yang mendukung pembelajaran audiovisual. Hasil ini menegaskan bahwa video animasi lebih efektif dibanding poster dalam meningkatkan literasi kebencanaan. Sekolah dasar disarankan mengintegrasikan video animasi SIMTAL dalam proses pembelajaran untuk membangun kapasitas mitigasi bencana sejak dini.
SOSIALISASI BANGUNAN TAHAN GEMPA DAN PENYERAHAN ALAT-ALAT EVAKUASI UNTUK MENDUKUNG UPAYA MITIGASI BENCANA ALAM
Hasan, Fuad;
AshSiddiq, Raden Herdian Bayu;
Agustian, Yanyan;
Setiawan, Asep;
Widyanto, Bambang Eko
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i3.2364
Indonesia adalah negara rawan bencana alam seperti gempa bumi, erupsi gunung merapi serta kelongsoran yang diakibatkan oleh adanya fenomena aktifitas atau gerakan bumi. Fenomena alam yang terjadi ini tidak dapat diprediksi sehingga berdampak pada timbulnya korban jiwa yang merenggut nyawa orang. Meskipun banyak terjadi gempa dan dampak bencana yang diakibatkannya, ternyata masyarakat Indonesia masih memiliki pengetahuan yang kurang dalam menghadapi gempa dan mengurangi risikonya. Banyak korban yang jatuh akibat kurangnya pengetahuan tentang persiapan sebelum, saat, dan setelah terjadinya gempa. Sebagai upaya untuk membantu pemerintah dalam menangani dampak bencana, tim program studi teknik sipil Universitas Widyatama membuat kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu Sosialisasi Bangunan Tahan Gempa dan Penyerahan Alat-alat Evakuasi Untuk Mendukung Upaya Mitigasi Bencana Alam di Kecamatan Parongpong. Metode yang digunakan dalam program ini yaitu memberikan penjelasan / sosialisasi tentang bangunan tahan gempa dan menyerahkan alat-alat untuk evakuasi mitigasi bencana. Hasil pengabdian akan berdampak pada pengetahuan masyarakat mengenai bangunan tahan gempa dan alat-alat evakuasi mitigasi bencana. Kami juga melakukan penyerahan alat-alat evakuasi mitigasi bencana. Persiapan berbagai peralatan dan perlengkapan yang berguna di saat ada kejadian darurat seperti gempa dapat meminimalisir musibah. Alat-alat evakuasi yang dimaksud misalnya seperti alat pemadam api ringan (APAR), senter, peluit, alat keselamatan standar, tas siaga bencana. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu adanya meningkatnya pengetahuan serta pemahaman warga Kecamatan Parongpong mengenai mitigasi bencana dan bangunan tahan bencana.
The Effect of Contrast Therapy on Phlebitis Severity in Toddlers and Preschoolers: A Clinical Study at Cibabat Hospital, Cimahi
Apriany, Dyna;
Delima, Elga;
Setiawan, Asep;
Ardiansyah, Diki
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 11 No. 3 (2025): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33755/jkk.v11i3.883
Background: Phlebitis remains a prevalent complication associated with intravenous therapy in pediatric populations, particularly among toddlers and preschool-aged children. Managing phlebitis effectively is essential to minimize discomfort and prevent further complications. Non-pharmacological interventions, such as contrast therapy which involves alternating applications of warm and cold compresses have shown potential in reducing local inflammation and improving patient outcomes. Objective: This study aimed to assess the effectiveness of contrast therapy in reducing phlebitis severity among young children receiving intravenous treatment at a public hospital in Indonesia. Methods: A quasi-experimental study was conducted using a non-equivalent control group design with pretest and posttest assessments. A total of 30 pediatric patients diagnosed with phlebitis were recruited and allocated to either the intervention group (contrast therapy) or the control group (cold compress only). Phlebitis severity was evaluated using the Visual Infusion Phlebitis (VIP) Scale. Statistical analyses included the Wilcoxon signed-rank test and Mann–Whitney U test for bivariate comparisons, and logistic regression for multivariate analysis. Results: The application of contrast therapy significantly reduced the phlebitis grading scale within the intervention group. However, when comparing the intervention and control groups, the difference in mean phlebitis score reduction was not statistically significant. Conclusion: Contrast therapy serves as an effective non-pharmacological approach to managing phlebitis in pediatric patients. Nonetheless, its clinical effectiveness in comparison to cold compress therapy alone appears comparable. Further research with larger sample sizes and randomized designs is recommended to validate these findings and optimize clinical practice.
Evolusi Penelitian Angkutan Umum Pedesaan
Setiawan, Asep
Konstruksia Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Konstruksia Vol 16 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/jk.16.2.26-35
Di berbagai negara, evolusi angkutan pedesaan menunjukkan pola yang beragam namun memiliki tujuan serupa yaitu meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas penduduk pedesaan. Penelitian SLR (Systematic Literature Review) dalam konteks evolusi pada penelitian mengenai angkutan umum pedesaan memiliki urgensi dan signifikansi yang tinggi karena alasan fragmentasi pengetahuan yang ada tentang praktik-praktik transportasi pedesaan diberbagai negara perlu diintegrasikan untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif. Sampel pada penelitian ini berupa artikel publikasi yang diperoleh dari database dimensions menggunakan kata kunci “Angkutan Umum Pedesaan (Rural Public Transport)” berdasarkan pada judul dan abstrak. Hasilnya menunjukkan bahwa terjadi peningkatan minat penelitian dalam bidang angkutan umum pedesaan selama tiga dekade terakhir, dengan percepatan yang signifikan dalam dekade terakhir. Hasil analisis visualisasi overlay kerjasama antar negara menunjukkan terjadi pola evolusi penelitian berupa pergeseran geografis dari Eropa-sentris ke jaringan global dengan peningkatan keterlibatan negara berkembang, dan munculnya hub regional baru. Hasil analisis pengelompokan kata kunci menunjukkan terjadi transformasi metodologis penelitian berupa peningkatan penggunaan big data, adopsi pendekatan multi-disiplin, dan integrasi teknologi digital dalam penelitian. Terjadi evolusi penelitian perubahan fokus dari infrastruktur ke layanan, dari sistem konvensional ke smart mobility, dan penekanan pada keberlanjutan.