p-Index From 2021 - 2026
7.454
P-Index
This Author published in this journals
All Journal REKA KARSA Diktum Al-Risalah : Jurnal Imu Syariah dan Hukum Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya JOURNAL OF APPLIED INFORMATICS AND COMPUTING STATOR: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Jurnal Sosiologi Agama MUHARRIK: JURNAL DAKWAH DAN SOSIAL AT-TURAS: Jurnal Studi Keislaman Unes Law Review Sunan Kalijaga: International Journal of Islamic Civilization Iqtishoduna: Jurnal Ekonomi Islam Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Infotekmesin Jurnal Sasindo Unpam Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Masyarakat Berdaya dan Inovasi Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Bertuah : Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Nusantara (JPPNu) Empowerment : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Jurnal PkM MIFTEK PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Indonesia Law Review (ILREV) Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Indonesian Journal of Islamic Studies DEVICE : JOURNAL OF INFORMATION SYSTEM, COMPUTER SCIENCE AND INFORMATION TECHNOLOGY Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Kartika: Jurnal Studi Keislaman Madani: Multidisciplinary Scientific Journal AI dan SPK : Jurnal Artificial Intelligent dan Sistem Penunjang Keputusan Jurnal Bisnis Kehutanan dan Lingkungan Jurnal Pariwisata dan Perhotelan Journal of Contemporary Law Studies Jurnal Pengabdian Sosial Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting Jurnal Pustaka Indonesia Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Media Hukum Indonesia (MHI) Haga Journal of Public Health (HJPH) Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Jurnal Sistem Informasi, Manajemen dan Teknologi Informasi Studia Islamika Jurnal Literasi Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Opportunities and Challenges of Land Sale and Purchase Agreement Transactions in the Digital Era in Indonesia Sanusi, Sanusi; Rakhmatullah, Bha’iq Roza; Pratama, Erwin Aditya; ARYANI, FAJAR DIAN; Wildan, Muhammad
Indonesia Law Review Vol. 15, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this digital era, technology has changed many aspects of life. Land purchase agreements in Indonesia, which were previously carried out conventionally, have begun to shift to digital platforms. Digitalization in land purchase agreements offers various opportunities, but this process also has a number of challenges that need to be overcome to ensure that land purchase transactions can be carried out efficiently and safely, providing legal protection to buyers. The formulation of the problem in this study is how the challenges and opportunities of land purchase agreement transactions in the digital era in Indonesia and how legal protection is provided for buyers in digital land purchase transactions in Indonesia. This type of research is library research. Library research is research conducted using references in the form of books, journals, newspapers, magazines or reports of previous research results. Data collection techniques use secondary data, either using primary materials, secondary materials or tertiary materials. Data analysis in this study uses interactive analysis. The results of the study show that the opportunities with the presence of digitalization in land purchase agreement transactions in Indonesia can provide acceleration in accessing information about land, such as location, price, and legal status by prospective sellers and buyers. Transactions can be carried out without having to meet in person. Another opportunity from digitalization in land sale and purchase agreement transactions is the ease of recording and archiving documents. This digitalization also opens up opportunities for the government to eradicate corruption and extortion practices that still often occur in conventional land sale and purchase processes. One of the main challenges faced by buyers is fraud. In digital transactions, fraud can occur through various modes of operation, such as the sale of land with unclear ownership, falsification of documents, or presentation of inaccurate information. Legal protection must be provided to buyers in digital land sale and purchase agreements. The application of digital technology in land sale and purchase agreements must use a blockchain system and e-signatures to verify land ownership. This is done to overcome the problems of duplication and forgery, as well as to increase security and transparency.
Ijarah Muntahiya Bittamlik Di Perbankan Syariah Wildan, Muhammad; Ray Evan, Desy; Apridynata, Mahardin; Sania Dasopang, Nur; Ramadani, Rika; Aisyah, Nur
Bertuah Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam Vol. 6 No. 2 (2025): Bertuah: Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jsie.v6i2.1268

Abstract

Ijarah Muntahiya Bittamlik (IMBT) merupakan salah satu akad dalam perbankan syariah yang menggabungkan akad sewa (ijarah) dengan janji pemindahan kepemilikan (tamlik) di akhir masa sewa. Akad ini menjadi alternatif pembiayaan yang digunakan oleh perbankan syariah untuk memenuhi kebutuhan kepemilikan aset oleh nasabah, seperti kendaraan, properti, atau alat produksi, dengan tetap berlandaskan prinsip-prinsip syariah. Artikel ini membahas konsep dasar IMBT, mekanisme pelaksanaannya di perbankan syariah, serta analisis kesesuaiannya dengan prinsip fiqh muamalah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi pustaka terhadap fatwa DSN-MUI, literatur fikih kontemporer, dan praktik yang diterapkan oleh lembaga keuangan syariah di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa IMBT merupakan akad yang diperbolehkan dalam syariah selama memenuhi rukun dan syarat ijarah serta menjunjung tinggi asas transparansi dan keadilan dalam kontrak. Implementasi IMBT di perbankan syariah Indonesia telah sesuai dengan ketentuan syariah, namun masih diperlukan peningkatan pemahaman dan sosialisasi kepada masyarakat agar pemanfaatannya lebih optimal.
Klasifikasi Bahasa Menggunakan FastText Syahlan, Azacky Habibilah; Hisbullah, Ahmad Wildan; Wildan, Muhammad
AI dan SPK : Jurnal Artificial Intelligent dan Sistem Penunjang Keputusan Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal AI dan SPK : Jurnal Artificial Inteligent dan Sistem Penunjang Keputusan
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi pemrosesan bahasa alami (Natural Language Processing/NLP) mendorong meningkatnya kebutuhan akan sistem yang mampu mengidentifikasi bahasa teks secara otomatis. Klasifikasi bahasa menjadi tahap awal yang penting sebelum dilakukan proses lanjutan, seperti penerjemahan otomatis, analisis sentimen, dan klasifikasi dokumen. Penelitian ini bertujuan untuk membangun dan menguji sistem klasifikasi bahasa teks menggunakan algoritma FastText dengan pendekatan supervised learning. Dataset yang digunakan berupa teks multibahasa yang telah diberi label, dengan fokus pada Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Tahapan penelitian meliputi praproses data, pelatihan model FastText, pengujian model, serta evaluasi kinerja menggunakan metrik akurasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model FastText mampu melakukan klasifikasi bahasa teks dengan tingkat akurasi sebesar 50% pada data uji. Meskipun nilai akurasi masih tergolong rendah, hasil penelitian menunjukkan bahwa FastText dapat diimplementasikan secara efektif untuk tugas klasifikasi bahasa. Keterbatasan performa model terutama dipengaruhi oleh jumlah data latih yang terbatas dan variasi data yang kurang beragam. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan sistem identifikasi bahasa berbasis teks dengan performa yang lebih optimal di masa mendatang.
ANALISIS TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM NOVEL PROELIUM KARYA FEBRIALDI. R Bastian, Muhamad; Wildan, Muhammad
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v9i2.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan jenis tindak tutur ilokusi serta fungsinya dalam novel Proelium karya Febrialdi. R. Penelitian ini menggunakan novel Proelium menjadi sumber data. Metode penelitian ini yakni deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan tahap baca serta catat dan dokumentasi. Adapun penggunaan teknik analisis dengan cara reduksi data, yaitu dengan memilah, dan memfokuskan pada hal-hal yang ingin diambil sebagai sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur asertif kategori menyatakan menjadi jenis tindak tutur ilokusi yang paling sering muncul dalam novel Proelium. Adapun fungsi bekerja sama kategori menyatakan menjadi fungsi tindak tutur ilokusi yang paling sering digunakan oleh para tokoh dalam novel Proelium.
Edukasi Hukum tentang Kekerasan Seksual di Lingkungan Pondok Pesantren: Kesadaran Hak dan Mekanisme Perlindungan Hukum Bagi Santri Elpipit, Elpipit; Saimi, Saimi; Wildan, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 1 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i1.2615

Abstract

Sexual violence in educational settings, including Islamic boarding schools, is a serious issue that often goes unnoticed due to various factors, such as a culture of silence, power relations, and a lack of legal awareness. West Nusa Tenggara (NTB) ranks second nationally for the highest number of reported cases of sexual violence. Based on the need for a proper understanding of the impact and prevention of sexual violence against children, this community service activity was conducted in Islamic boarding schools throughout West Lombok. The aim was to increase legal awareness among students regarding their rights as victims of sexual violence and to introduce available legal protection mechanisms. The methods used were dialogue-based legal education and community-based empowerment through seminars, focus group discussions, and short training sessions involving students, male and female religious teachers (ustadz), Islamic boarding school administrators, and community leaders. The results of this activity showed an increase in students' understanding of the forms of sexual violence, their rights to legal protection, and accessible reporting channels. This legal education is expected to be the first step in building a more responsive and legally aware protection system within Islamic boarding schools.ABSTRAKKekerasan seksual di lingkungan pendidikan, termasuk pondok pesantren, merupakan persoalan serius yang masih sering luput dari perhatian karena berbagai faktor, seperti budaya diam, relasi kuasa, dan minimnya pemahaman hukum. NTB berada pada posisi kedua kasus terlapor terbanyak secara nasional dalam kekerasan seksual. Berdasarkan kebutuhan akan arti pentingnya pemahaman yang benar terkait dampak dan pencegahan kekerasan seksual pada anak, maka kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di lingkungan pondok pesantren di seluruh wilayah lombok Barat dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum para santri mengenai hak-hak mereka sebagai korban kekerasan seksual serta memperkenalkan mekanisme perlindungan hukum yang tersedia. Metode yang digunakan adalah edukasi hukum berbasis dialog dan pemberdayaan berbasis komunitas melalui seminar, diskusi kelompok terarah dan pelatihan singkat dengan melibatkan santri, ustadz dan ustadzah, pengasuh pesantren dan tokoh masyarakat. Hasil dari kegiatan ini menunjukan adanya peningkatan pemahaman santri terhadap bentuk-bentuk kekerasan seksual, hak perlindungan hukum, serta saluran pelaporan yang dapat diakses. Edukasi hukum ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sistem perlindungan yang lebih responsif dan berbasis kesadaran hukum di lingkungan pesantren.
Ngenger Tradition as Informal Education in Muhammadiyah Cultural Adaptation Darwis, Aulia Fathurrahman; Wildan, Muhammad
Indonesian Journal of Islamic Studies Vol. 14 No. 2 (2026): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijis.v14i2.1842

Abstract

General Background: Informal education has long played a central role in transmitting religious values and character formation within Islamic communities. Specific Background: In Javanese society, the ngenger tradition—living with and serving a foster family—functions as experiential learning through daily interaction and role modeling. Knowledge Gap: However, its role in connecting traditional Islamic environments with Muhammadiyah’s modernist orientation remains underexplored. Aims: This study examines how the ngenger tradition operates as a medium of informal education and cultural adaptation in the transformation of religious orientation from traditional or abangan Islam toward Muhammadiyah in Tempurejo (Ngawi) and Grogol (Ponorogo). Results: Using a qualitative historical approach and Cultural Adaptation theory, the findings show that participants internalized Muhammadiyah values through everyday practices and later reproduced them through community religious activities, educational initiatives, and institutional development in Grogol. Novelty: The study reveals that ngenger functions as a culturally embedded mechanism linking experiential learning with ideological transformation. Implications: These findings demonstrate that local traditions can facilitate the integration of modern Islamic organizational values within rural communities through adaptive and minimally conflictive cultural processes. Highlights: Experiential learning through residential service relationships facilitated gradual internalization of Muhammadiyah religious and organizational values. Returning participants transmitted newly acquired religious practices and social norms through community religious gatherings and educational initiatives. Local institutional development—including mosques and schools—emerged from the value reproduction processes carried by former participants. Keywords:  Ngenger, Informal Education, Cultural Adaptation, Muhammadiyah  
ISLAMIC ECO-SPIRITUALITY AND ENVIRONMENTAL CONSERVATION ACTION: A PHENOMENOLOGICAL STUDY OF ECOLOGICAL AWARENESS AMONG THE PEOPLE OF YOGYAKARTA Aribah, Lutfina; Yati, Sri; Widodo, Sembodo Ardi; Wildan, Muhammad; Rifkiya, Adiba
JURNAL AT-TURAS Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/at-turas.v13i1.14001

Abstract

The global environmental crisis, in the form of waste, is particularly urgent in the city of Yogyakarta. This crisis stems from a weakening of ecological awareness and an anthropocentric view of society. This view places humans at the center of nature, leading to the exploitation of resources and severing spiritual ties with the environment. This study aims to explore how Islamic values shape and transform ecological awareness among the Muslim community in Yogyakarta, particularly in responding to the local waste crisis. The research uses a qualitative approach with a phenomenological type to explore the meaning of life experiences and spiritual awareness of the Muslim community in Wedomartani, Sleman, Yogyakarta. The research subjects consist of religious leaders and environmental activists who are active in religious value-based conservation activities. Data was collected through interviews, participatory observation, and documentation. The findings show that ecological awareness is formed through three dimensions: spiritual (viewing nature as verses of kauniyah), moral (internalization of the principles of an-nadhafatu minal iman and ihsan values), and social (sacred collective actions, such as community service that begins with prayer). This process of consciousness transformation goes through instrumental, reflective, and transcendental stages, where caring for the environment becomes an expression of worship (ubudiyah). Core Islamic values such as tauhid, amanah, ihsan, and syukur become the theological foundation that drives this transformation. Scientific contribution
Penggunaan Bahasa Slang pada Postingan di Platform Media Sosial X @Iwanfals Laila, Nur; Wildan, Muhammad
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai penggunaan bahasa slang di platform media sosial X @iwanfals. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena penggunaan bahasa slang yang semakin marak di ruang digital, terutama pada media sosial yang memungkinkan interaksi bebas, cepat, dan kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penggunaan bahasa slang yang digunakan pada akun X Iwan Fals, dan mendeskripsikan fungsi bahasa slang yang digunakan di platform media sosial X @iwanfals. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu menggunakan simak, teknik bebas libat cakap, dan catat dan dokumentasi. Data dan sumber data dalam penelitian ini berupa tulisan atau kata-kata, frasa maupun kalimat yang terdapat dalam akun X @iwanfals. Data di peroleh pada bulan oktober 2024 hingga Januari 2025 melalui media sosial X @iwanfals. Data yang diperoleh di analisis berdasarkan teori slang menurut Eric Patridge yang menjelaskan ragam bentuk slang, serta diperkuat dengan perspektif Hasriani mengenai fungsi slang dalam komunikasi digital. Hasil penelitian menujukkan bahwa bentuk slang yang ditemukan meliputi bentuk slang kata dasar, singkatan, pemendekkan, pembalikkan, bentuk dari bahasa asing dan bentuk plesetan. Bentuk dan fungsi slang tersebut di temukan 29 bentuk dan fungsi slang pada akun X @iwan fals. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa slang pada media sosial X Iwan Fals tidak hanya berperan sebagai variasi bahasa, tetapi juga memiliki fungsi sosial yang signifikan dalam membangun interaksi, kedekatan, dan keakraban antara tokoh publik dengan masyarakat digital.
Digital crowdfunding for waqf-based forest carbon projects: A model for strengthening inclusive and sustainable Islamic green finance Dilsyaadi, Nadhrah Ilmina; Maghfirah, Faizatul; Wildan, Muhammad
Jurnal Bisnis Kehutanan dan Lingkungan Vol. 3 No. 2: January (2026)
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/jbkl.v3i2.2026.2710

Abstract

Background: The transition toward a green economy has intensified the demand for sustainable and ethically grounded financing models to support forest conservation and climate mitigation, particularly in countries with high deforestation pressure such as Indonesia. While voluntary carbon markets provide a mechanism to value ecosystem services, their financing structures remain dominated by conventional approaches and have rarely incorporated Islamic social finance instruments. This study aims to assess the feasibility of integrating waqf-based forest conservation with Sharia-compliant digital crowdfunding and voluntary carbon trading to support environmental sustainability and community empowerment. Method: This study employs a qualitative exploratory approach using semi-structured interviews with nine key stakeholders, including waqf managers, Sharia regulators, forestry practitioners, Islamic finance professionals, and green finance academics. Data were collected purposively and analyzed through thematic analysis to identify patterns related to opportunities, challenges, and model feasibility. Findings: The findings indicate that waqf-based forest projects hold strong potential across social, economic, and ecological dimensions by enabling community participation, generating diversified income from non-timber forest products and carbon credits, and contributing to carbon sequestration and biodiversity conservation. Sharia-compliant crowdfunding enhances inclusivity and transparency in waqf fundraising; however, its effectiveness depends on regulatory clarity, institutional capacity of waqf managers, digital literacy, and public trust. Major challenges include regulatory fragmentation, the absence of specific Sharia guidance on carbon-related assets, and financial risks arising from high upfront costs and uncertain carbon revenues. The results demonstrate consistency between the proposed model and the principles of sustainable development and Islamic objectives emphasizing public benefit and environmental stewardship. Conclusion: The study concludes that the integrated model is feasible for phased implementation under clear regulatory, institutional, and Sharia governance frameworks. Novelty/Originality of this article: This article contributes a novel Islamic green finance framework by empirically validating an integrated model that links waqf forest financing, Sharia-compliant crowdfunding, and voluntary carbon markets.
Analisis Pengalihan Kewajiban Nafkah Orang Tua Kepada Anak Di Bawah Umur Dalam Perspektif Maqasid Al-Syari'ah Wildan, Muhammad; Maimun; Hasanah , Uswatun
Kartika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 6 No. 2 (2026): Kartika: Jurnal Studi Keislaman (May)
Publisher : Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) PCNU Kabupaten Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59240/kjsk.v6i2.754

Abstract

This study analyzes the transfer of parental financial responsibility particularly that of the father to underage children from the perspective of Maqāṣid al-Syarī‘ah, with the research conducted in Keteguhan Village, Bandar Lampung City. Using a descriptive qualitative field research method, the study finds that the transfer of financial responsibility frequently occurs due to extreme poverty, paternal unemployment, and a lack of parental responsibility. These conditions force children aged 10–17 to work in the informal sector to support their families. In Islamic law, providing for children is an absolute obligation of the father as qawwām, encompassing physical, spiritual, educational, and health needs. The transfer of this obligation is only permissible under emergency conditions, such as when the father is severely ill, incapable, or deceased, in which case the responsibility shifts to close relatives or the state not as a means of relinquishing paternal duty. From the perspective of Maqāṣid al-Syarī‘ah, this practice contradicts the principles of protecting life (ḥifẓ al-nafs) and lineage (ḥifẓ al-nasl), as it deprives children of their fundamental rights. Therefore, stricter law enforcement, religious education, and strengthened social assistance programs are necessary
Co-Authors - Wiendartun 1, Masri 13, Siskri 2, Hilmiati A, Amilyasa Abdurrohman, Abdurrohman Ade Kurnia Adi Susetyaningsih Aditya Dwi Saputro Agustian, Zani Ahmad Aminudin Ahmad Dahlan Ahmad Syuhri Ajhar, Alfi Nur Aldien, Fasya Aqiyla Amadea, Calista Putri Anggrianto, Siska Ansari, Muhammad Rizky Ridha Answend, Muhammad Febriansyah Rizki Aprianto, Naerul Edwin Kiky Apridynata, Mahardin Aqil, Muhammad Said Arhamna, Syahrul Ihza Aribah, Lutfina Arifin, Daffa Pasha Ariny, Sarrah Aryani, Fajar Dian Ashari, Wahid Miftahul Asni Asni Athfaal, Khoirul Atika, Sri Aulia Azzahra, Farah Aulia, Maya Ayun, Annisa Qurrota Azhari, Audi Amhar Aziz, Fajar Abdul Aziza, Dihyan Rafa Azzahra, Farah Aulia Bambang Sumardjoko Barokah, Putri Dara Lestari Bastian, Muhamad Batubara, Taslim Bha’iq Roza Rakhmatullah Bintang, Mutiara Budik Daniarso, Indra Purnama Darmawan, Mochamad Ab Rizky Darwis, Aulia Fathurrahman Dasi, Ni Nyoman Madhawi Dewi Dede Kurniadi Dicky Pratama Dilsyaadi, Nadhrah Ilmina Dwianto, Agus Dwijayanto, Arik Elpipit, Elpipit Elvia Ivada Endang Sholihatin Erwin Aditya Pratama Fadli Ardi Fadlurrohman, Muhamad Daffa Fahmi Irfani Falah, Romy Rohmatul Faradhiba, Siti Zikrina Febriyanti, Tina Feronika, Agnes Intan Firmansyah, Amelinda Safira Firmansyah, Keyni Mahardika Fitri Handayani Fitriani, Nadia Fujianti, Ita Gumelang, Bagas Titian Gunadi, Musfik Alaida Haerani, Wilda Hajairin Hamdan, Muhammad Sirajuddin Qahtan Hantari, Anjas Ninda Hantari, Indiarti Amrih Hardi, Pebri Hasanah , Uswatun Hendryawan, Paschal Hesti Hesti Hidayah, Zohratul Hidayat, Ade Ockgira Hidayat, Muhamad Saepul Hidayatullah, Khuurin Iin Islami Hisbullah, Ahmad Wildan Ieke Wulan Ayu Ifa, Khoirum Rodhiatul Imam Asmarudin Imam Asmarudin Imran Pashar Irawan, Gufron Irawanda, Mulsir Irwan Irwan Jayadi, Riyanto Juanita, Safitri Kandriana, Muhammad Kanti Rahayu Krisna Rendi Awalludin Kristianta, FX Lestariningsih, Tari M. Gilang, Seftian Maghfirah, Faizatul Mahardika, Dinar Maimun Mamiek Nur Utami Marwadi, Romi Maulana , Muhammad Arief Maulana, Ahmad Rakha Maulaya, Muhammad Zulfa Mega Fatimah Rosana Miraj, Ahmad Fauzi Saepul Moh Thaha Rizieq Hentihu Mubarok, Encep Ahmad Husni Mucharif, Toat Muh Nur Rochim Maksum Muhajir, Fatimah Muhammad Dimyati Nashrullah Muhammad Faisal Ibrahim, Muhammad Faisal Muhammad Sakdullah, Muhammad Mukhlisin, Amirul MUSLIMIN Nada, Qathrun Ni'mah, Nurhidayatun Noorhaidi Hasan Novan Wijaya Nugraha, Akbar Dwinanda Nugraha, Naufal Satria Nugraha, Nikolas Pranata Nur Aisyah Nur Hikmah Nur Khusni, Alfani NUR LAILA Nurhakim, Irfan Nurhakim, Rizal Nuridin Nuridin, Nuridin Nuridin, Nuridin Nurlisina, Elisa Nurpatmah, Lisna Nursa'diah, Rifania Sapta Nursalim, Misbah Priagung Nursyahidah, Adhya Nurul Wahidah Pamungkas, Dimas Tri Agung Pardede, Eva Elfrida Patria, Dhika Muhammad Perdana, Baratadewa Sakti Permatasari , Chintya Prabarani, Theodora Zaviena Pradana, Aditya Fani Praditya, Salman Prawiro, Johann Wahyu Hasmoro Prayoga, Moch. Gumelar Prayogo, Imam Pugara, Ade Putri, Erin Aprilliana Cahya R. Roro Astrid Utari Rachman, Bella Putriyani Rachmat, Rio Adhitya Rahayu, Yari Ardiansyah Rahmah, Alya Ramadan, Daud Renata Candra Ramadani, Rika Ramadhan, Daud Renata Candra Ray Evan, Desy Rifaid, Muhammad Rifkiya, Adiba Rizki, Angga M Rizqianto, Dias Bayu Robertus Sidartawan Saemayaroh, Saemayaroh Saerang, Viktoria Yustika Saimi, Saimi Salma Salma Salsabila, Aeni Putri Salsabila, Desmi Salsabila, Shofiana Shofaa Samsudin, Mandasia Sania Dasopang, Nur Sanjaya, Rendi David Sanusi Sanusi Sanusi Sanusi, Nur Taufiq Saputra, Nur Cahyo Adi Sari, Mitha Mutia Seftian, M. Gilang Sejati, Dhimas Ilham Sembodo Ardi Widodo Shaupina, Naila Sochimin Solihah, Annisa Siti Sri Yati Sudarti, Zulva Sudirman, Eka Pratiwi Sukardiawan, I Wayan Susilaningsih - Syahlan, Azacky Habibilah Syaiffani, Moch Assami Tahir Maloko Tarida Marlin Surya Manurung Tindaon, Rotua Lenawati Tiyas Vika Widyastuti Umam, Muhammad Choerul W. Warsito Warsito Warsito Wijayanti, Zulfa Rena Yanuar, Syahrul Yeni Pariyatin Yuni Hermawan Zainal Arifin Zakiyahi, Noviyanti Siti Zaqiah, Neng Nufus Zuhrah