p-Index From 2021 - 2026
8.406
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Factum: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Journal of Education and Learning (EduLearn) Paramita: Historical Studies Journal KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman (Journal of Social and Islamic Culture) Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS JURNAL IQRA´ Edukasi: Jurnal Pendidikan AL ISHLAH Jurnal Pendidikan Yupa: Historical Studies Journal Jurnal SOLMA Visipena Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Kamaya: Jurnal Ilmu Agama IJTIMAIYA Jurnal Basicedu Journal of Education Technology Journal on Education JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) PrimaryEdu - Journal of Primary Education The Indonesian Journal of Social Studies Instructional Development Journal Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia The Kalimantan Social Studies Journal EARR Ijtimaiya : Journal of Social Science and Teaching Indonesian Values and Character Education Journal ASANKA: Journal of Social Science And Education Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru International Journal of Educational Management and Innovation (IJEMI) International Journal of Social Learning (IJSL) Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan IJORER : International Journal of Recent Educational Research International Journal of Social Service and Research Journal of Economics, Management, Business And Accounting (JEMBA) SOSEARCH : Social Science Educational Research Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Jurnal Basicedu Social Studies Conference Proceedings Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Journal of Public Representative and Society Provision Jurnal Pendidikan Progresif International Conference On Social Science Education Proceeding ASEAN Journal of Educational Research and Technology
Claim Missing Document
Check
Articles

Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik dalam Pembelajaran Hybrid Hidayat, Karyadi; Sapriya, Sapriya; Hasan, Said Hamid; Wiyanarti, Erlina
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2265

Abstract

Keterampilan berpikir kritis sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran, terlebih lagi saat ini pembelajaran diselenggarakan secara hybrid. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif mengenai keterampilan berpikir kritis yang dimiliki oleh peserta didik dalam pembelajaran hybrid. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merujuk pada mixed method atau metode campuran karena mengkombinasikan antara metode kuantitatif dan kualitatif. Hasil yang dicapai dari penelitian ini bahwa keterampilan berpikir kritis peserta didik yang mengikuti pembelajaran hybrid sudah cukup tinggi dengan nilai rata-rata sebesar 73,41. Secara spesifik, hanya terdapat dua deskriptor yang capaiannya masih di bawah 70% yaitu mengenai keterampilan menganalisis dan menjawab pertanyaan berdasarkan fakta. Adapun pada deskriptor lainnya, peserta didik sebagian besar telah memilikinya. Deskriptor tertinggi terkait dengan keterampilan berpikir kritis adalah keterampilan peserta didik dalam menyusun kesimpulan dari materi pembelajaran.
The Urgency of Strengthening Historical Emphaty in Historical Learning: A Review of Bibliometric Analysis Kusnoto, Yuver; Supriatna, Nana; Wiyanarti, Erlina; Hasan, Said Hamid
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 3 (2024): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v16i3.4456

Abstract

Strengthening an empathetic attitude towards past events is crucial, particularly in the educational context. This study investigates four key areas: (1) the growth of international publications on historical empathy within the Scopus database from 2002 to 2023; (2) the core journals that focus on historical empathy research; (3) the productivity of researchers in this field; and (4) the development of research on historical empathy based on co-words and co-authors. Data were collected from Scopus using keywords related to history and empathy, focusing on publications from 2002 to 2023. The analysis, conducted using VosViewer software, revealed that although the number of publications on historical empathy has remained relatively small, it has steadily increased each year. A total of 132 articles have been published, primarily by researchers from the United States and the United Kingdom. This study provides valuable insights for history educators and researchers by highlighting the trends in historical empathy research, which is particularly relevant for teaching and learning history in academic settings.
Inkorporasi Hermeneutika Kritis Jürgen Habermas pada Pendidikan Sejarah Bermuatan Difficult History Ahmad, Tsabit Azinar; Mulyana, Agus; Darmawan, Wawan; Wiyanarti, Erlina
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v7i1p73-93

Abstract

Abstract: History education in the 21st century faces various challenges, especially in presenting sensitive and traumatic historical material, otherwise known as "difficult history". This paper aims to explore the relevance of Jürgen Habermas' critical hermeneutics in understanding and teaching this complex history using library research. Habermas' critical hermeneutics, which seeks to uncover structures of domination in language and social interaction and promote emancipation through democratic and inclusive dialogue, offers an approach that can free individuals from distorted historical understanding. Critical hermeneutics enables a dialogical and reflective process of meaning by using the methods of verstehen (understanding) and erklären (explanation). In Indonesia's history education context, various dark events, such as serious human rights violations, are the focus that requires this approach. Through the application of critical hermeneutics, it is hoped that history education can become a means of reconciliation and social transformation, encouraging the creation of a communicative, critical society free from the hegemony of dominating power. Abstrak: Pendidikan sejarah di abad ke-21 menghadapi tantangan yang beragam, terutama dalam menyajikan materi sejarah yang sensitif dan traumatis, atau dikenal sebagai "difficult history". Tulisan ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi hermeneutika kritis Jürgen Habermas dalam memahami dan mengajarkan sejarah yang kompleks ini dengan menggunakan penelitian kepustakaan. Hermeneutika kritis Habermas, yang berupaya mengungkap struktur dominasi dalam bahasa dan interaksi sosial serta mempromosikan emansipasi melalui dialog yang demokratis dan inklusif, menawarkan pendekatan yang dapat membebaskan individu dari distorsi pemahaman sejarah. Dengan menggunakan metode verstehen (pemahaman) dan erklären (penjelasan), hermeneutika kritis memungkinkan proses pemaknaan yang dialogis dan reflektif. Dalam konteks pendidikan sejarah di Indonesia, berbagai peristiwa kelam seperti pelanggaran HAM berat menjadi fokus yang membutuhkan pendekatan ini. Melalui penerapan hermeneutika kritis, diharapkan pendidikan sejarah dapat menjadi sarana rekonsiliasi dan transformasi sosial, mendorong terciptanya masyarakat yang komunikatif, kritis, dan bebas dari hegemoni dominasi kekuasaan.
Implementasi Pembelajaran IPS pada Multi-age Classroom (Studi Kasus di Sekolah Murid Merdeka Kota Bandung) Annissa, Sylvia; Wiyanarti, Erlina; Logayah, Dina Siti
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/sosearch.v4n2.p42-53

Abstract

Pembelajaran IPS tidak hanya dilaksanakan di sekolah formal saja melainkan juga di sekolah non-formal atau yang biasa disebut dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang mengusung program pendidikan kesetaraan. Tujuan penelitian ini menganalisis Pembelajaran IPS pada Multi-age Clasroom di Sekolah Murid Merdeka Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode studi kasus di Sekolah Murid Merdeka Kota Bandung. Teknik Pengumpulan data, dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan bersama, Kepala Sekolah, dua Guru, dan Supervisor Sekolah Murid Merdeka Kota Bandung. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini, yaitu 1) Pembelajaran IPS pada multi-age classroom dilakukan menggunakan pendekatan student centered, dengan model, strategi, dan metode yang mendukung, serta sudah memperhatikan dimensi pembelajaran IPS dan memperhatikan seluruh komponen pembelajaran multi-age classroom. 2) Tantangan dan Hambatan ditemukan ditemukan dalam pelaksanaan pembelajaran serta dalam proses perancangan pembelajaran. 3) Pelaksanaan pembelajaran IPS pada Multi-age classroom di sekolah murid merdeka banyak menghasilkan dampak positif yang signifikan.
Strengthening the Value of Nationalism Through Figure Dr. KH Idham Chalid Mutiani, Mutiani; Disman, Disman; Abbas, Ersis Warmansyah; Wiyanarti, Erlina; Siwi, Andinna Mega
The Kalimantan Social Studies Journal Vol 4, No 2 (2023): THE KALIMANTAN SOCIAL STUDIES JOURNAL, APRIL 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kss.v4i2.8043

Abstract

Nilai nasionalisme dapat digambarkan pada sosok pahlawan. Adapun pahlawan yang mampu diteladani dan mempunyai nilai nasionalisme satu diantaranya ialah K.H. Idham Chalid. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan nilai nasionalisme yang muncul dari sosok Dr. K.H. Idham Chalid. Hal ini dimaksudkan agar pembaca dapat meneladani keberadaan toko pahlawan. Strategi dalam pencarian literatur yang digunakan oleh peneliti ialah, peneliti melakukan pencarian, menyeleksi, dan memilih informasi mana yang diperlukan dari sekian banyaknya informasi yang sudah terbit terlebih dahulu. Adapun hasil dari literatur review yang dilakukan penulis K.H. Idham Chalid merupakan seorang ulama sekaligus politisi di masa orde lama dan baru. Beliau sosok pahlawan nasional yang terlahir dari Kalimantan Selatan tepatnya di Setui. Nilai nasionalisme yang dimiliki K.H. Idham Chalid yaitu religius, rela berkorban, cinta tanah air, dan bangga sebagai bangsa Indonesia. Terkait dengan keteladanan nilai nasionalisme dari ketokohan K.H. Idham Chalid tentunya ideal untuk diintegrasikan dalam pendidikan global. Namun, pendidikan global yang demikian mengarah pada penguatan pendidikan nilai.
TRADISI BUDAYA DI KOTA SINGKAWANG SEBAGAI SUMBER BAHAN AJAR IPS KELAS VIII SMP Juniardi, Karel; Abdulkarim, Aim; Malihah, Elly; Wiyanarti, Erlina
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 22 No 2 (2024): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v22i2.7544

Abstract

Tradisi budaya yang mengandung nilai-nilai sosial dan budaya dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar dalam bentuk bahan ajar IPS guna membangun sikap sosial peserta didik. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui tradisi budaya di Kota Singkawang yang digunakan sebagai sumber bahan ajar IPS kelas VIII SMP agar peserta didik dapat menghayati dan menerapkan nilai-nilai sosial dan budaya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah informan, pelaksanaan tradisi budaya, dan literatur. Validitas data yang digunakan adalah triangulasi data dan triangulasi metode. Sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis model interaktif. Hasil penelitian diketahui bahwa berbagai tradisi budaya yang dilakukan masyarakat di Kota Singkawang seperti Cap Go Meh, Saprahan, Naik Dango, dan Ngabayotn merupakan sumber belajar yang dimanfaatkan sebagai sumber bahan ajar IPS kelas VIII SMP. Hal tersebut sebagai upaya penanaman nilai-nilai sosial dan budaya kepada peserta didik agar tercipta keharmonisan dalam kehidupan.
Project based learning untuk Mengembangkan Karakter Profil Pelajar Pancasila Elemen Kreatifitas dan Bergotong Royong pada Pembelajaran Sejarah Rezhi, Khodijah; Wiyanarti, Erlina; Kurniawati, Yeni
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 10 No 1 (2025): Edisi Januari 2025
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i1.1560

Abstract

Permasalahan secara umum terjadi pada anak-anak remaja, menjadi sebuah karakter yang perlu dikembangkan melalui lembaga pendidikan sekolah. Pengembangan yang berfokus kepada karakter profil pelajar pancasila elemen kreatifitas dan bergotong royong, harapannya peserta didik menjadi manusia berkarakter, sehingga bisa menjadi manusia beradab. Kenyataannya kendala pemahaman dalam mengembangkannya baik dari guru dan juga peserta didik, serta peran dari orang tua juga menentukan karakternya. Project based learning menuntut dalam penerapannya membuat suatu proyek yang harus dikerjakan, kemudian menghasilkan karya tulisan, gambar dll. Tujuan dalam penelitian ini yaitu memperoleh deskripsi terkait Project based learning untuk mengembangkan karakter profil pelajar pancasila elemen kreatifitas dan bergotong royong pada pembelajaran sejarah. Desain penelitian didalam penelitian ini yaitu studi literatur, yaitu sumbernya dari berbagai karya tulis artikel yang ada kaitannya dengan tema pembahasan. Project based learning merupakan metode belajar mengajar sebagai solusi untuk diterapkan, dan bisa untuk mengembangkan karakter para peserta didik agar mempunyai kualitas moral yang positif. Melalui Project based learning bisa mengembangkan karakter profil pelajar pancasila diambil dari beberapa elemen misalnya elemen kreatifitas dan bergotong royong di mata pembelajaran sejarah yang bisa untuk mengajarkan sejarah dengan benar, artinya bahwa guru mampu memilih tema permasalahan dan mampu memilih untuk menerapkan metode serta pendekatan pembelajaran kontekstual agar mencapai tujuan dengan menghubungkan materi di buku teks dengan lingkungan sekitarnya.
Mengurai Kurikulum Pendidikan Ilmu Sosial (Social Science Education) di Negara Ukraina: Apakah ada Relevansi dan Implikasi Untuk Kurikulum Pendidikan IPS di Indonesia? Salman Alparis Sormin; Erlina Wiyanarti; Dharma Gyta Sari Harahap; Muhammad Yusuf Ritonga; Siti Maryam Pane
Journal on Education Vol 7 No 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari 2
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.8220

Abstract

This article is a comparative study of the social science education curriculum in Ukraine and its implications for the social studies curriculum in Indonesia. Ukraine, which experienced a major transformation in its education system after its independence from the Soviet Union, has adopted a competency-based approach that focuses on the development of critical thinking skills, civic values, and global awareness. This curriculum is designed to form patriotic citizens who are able to adapt to local and global dynamics, with the integration of European educational standards. On the other hand, social studies education in Indonesia emphasizes more on strengthening the values ​​of Pancasila, national insight, and cultural diversity. This article uses a literature study method to analyze the relevance and possibility of adopting elements of the Ukrainian curriculum into social studies education in Indonesia. The results of the analysis show that the Ukrainian competency-based approach can enrich the Indonesian social studies curriculum, especially in the development of analytical skills, understanding of democracy, and adaptation to global challenges.
Innovative History Learning through Virtual Field Trips Model Moh. Imron Rosidi; Disman; Kokom Komalasari; Erlina Wiyanarti
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/ji.v8i2.3988

Abstract

The purpose of this research is to create an innovative history learning model by using a virtual field trip model. The problem will be studied in this study are: (1) what is the essence reality in learning history? (2) how is the application of the virtual field trip model to a history learning? Research method selected for this study is a literature study where the data material needed are obtained from books, journals, encyclopedias, articles and others. According to the study result, it defines a learning history is a teaching and learning activity regarding past events with conveyed meaning for the present. Within its development process in responding to the Covid 19 pandemic, an innovative virtual field trip model was created and designed to make students able to play an active role in the history learning process which can be seen from the following syntax: (1) Determining the learning materials, (2) Guiding the group/individual investigations, (3) Presenting the result of students’ investigation and (4) Evaluation. Keywords:  Learning Model, History Learning, Virtual Field Trips
Innovation in Digital based History Learning through Flipbooks for Elementary School Students in Lembang District Susilo, Dimas Rachmat; Wiyanarti, Erlina; Mulyana, Agus; Darmawan, Wawan
PrimaryEdu : Journal of Primary Education Vol. 9 No. 1 (2025): Vol. 9 No. 1 (2025): Volume 9, Number 1, February 2025
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/pej.v9i1.5321

Abstract

This study evaluates the effectiveness of using flipbooks as digital-based history teaching materials in elementary schools in the Lembang area. Using a descriptive qualitative approach, this study found that flipbooks can significantly improve students' motivation, engagement, and understanding. The test results showed an increase in students' average scores and critical thinking skills. Despite challenges such as limited technological devices and teacher readiness, proper support allows flipbooks to function effectively in learning. Teachers play an important role as facilitators and innovators in the integration of this technology. These findings indicate the great potential of flipbooks to improve the quality of education, as well as the importance of widespread adoption in other school curricula.
Co-Authors - Sapriya Adriani, Nour Muhammad Agus Mulyana Agustira, Deden Aim Abdulkarim Aim Abdulkarim Alfisyah Alfisyah Annissa, Sylvia Aulia Novemy Dhita Bagja Waluya bagja waluya, bagja Dadang Sundawa Dadang Sundawa, Dadang Dedi Kurniawan Deni Sutisna Dharma Gyta Sari Harahap Dina Siti Logayah Dini Nur Oktavia Rahayu Disman Disman Disman Disman, Disman Eldi Mulyana, Eldi Elly Malihah Enok Maryani Ersis Warmansyah Abbas Fadhilah, Alma Husna Fadillah, Elok Fadillah, Fanny Suci Farohi, Ahmad Fathiraini, Nurdiani Fauzi, Kiki Rizki Fazri, Syarah Nurul Fidya Faridah Kultsum Gandung Wirawan Ginanjar, Ajeng Halim, Wardatul Haifa Syafira Hasni Hasni Hasni Hasni Iavo, Ramananarivo Idrus Affandi Iing Yulianti Ikmal Maulana Jumriani Jumriani Jumriani, Jumriani Karel Juniardi Karyadi Hidayat Kokom Komalasari Kokom Komalasari Kokom Komalasari Labibatussolihah, Labibatussolihah Leli Yulifar Mamat Ruhimat Mamat Ruhimat, Mamat Masyithoh Nurul Haq Mina Holilah, Mina Moh. Imron Rosidi Moh. Imron Rosidi Muh. Sholeh Muhamad Iqbal Muhammad Adhitya Hidayat Putra Muhammad Rezky Noor Handy Muhammad Yusuf Ritonga Murdiyah Winarti Mutiani Mutiani Nana Supriatna Nana, Supriatna Nour Muhammad Adriani Novemy Dhita, Aulia Nugraha, Much Luthfi Fauzan Nurjannah, Anisa Siti Pernantah, Piki Setri Pratiwi, Rani Tania Rahmi Handayani Rasyid, Yusmalia Raisha Rezhi, Khodijah Rohani Rohani Rohman, Slamet Nopharipaldi Ruimat, Mamat Said Hamid Hasan Salman Alparis Sormin Salman, Nola Fibriyani Bte Sapriya Saprya Saprya Saripudin, Didin Siti Maryam Pane Siti Nurbayani Siwi, Andinna Mega Suriadi Ardiansyah Susilo, Dimas Rachmat Sutarto Hadi Syaharuddin Tamara Dewi Ramadhani Triani Widyanti, Triani Tsabit Azinar Ahmad Wawan Darmawan Wicaksono, Fachri Yani Kusmarni, Yani Yeni Kurniawati, Yeni Yuver Kusnoto, Yuver