Claim Missing Document
Check
Articles

The Influence of Service Quality and Perceived Value on Customer Loyalty Elizabeth, Elizabeth; Santoso, Wawa
Journal La Sociale Vol. 7 No. 1 (2026): Journal La Sociale
Publisher : Borong Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the influence of service quality and perceived value on customer loyalty to Uniqlo products in TikTok stores. The research method used was a quantitative approach with a survey technique. Data were collected by distributing questionnaires to 210 TikTok users in Indonesia via Google Form. Data analysis was performed using Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with the assistance of SmartPLS 4 software. The results show that service quality and perceived value have a positive and significant effect on customer loyalty. The implications of this study emphasize that companies must emphasize consistent service quality and create perceived value that is relevant to customer needs. This will strengthen customer loyalty.
Pelatihan daur ulang limbah botol plastik HDPE untuk meningkatkan keterampilan siswa PKBM Binar Pugersari, Dewi; Putra, Dhika Purnama; Elizabeth, Elizabeth
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3166

Abstract

Botol plastik sekali pakai, khususnya yang berbahan High-Density Polyethylene (HDPE), kini menjadi bagian dari keseharian kita, namun juga secara signifikan menyumbang permasalahan lingkungan. Padahal, jika dikelola dengan cara yang tepat dan kreatif, limbah ini sebenarnya memiliki potensi untuk diubah menjadi produk yang fungsional dan bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan keterampilan daur ulang plastik HDPE kepada siswa-siswi PKBM Binar di Tangerang Selatan. Mitra pengabdian menghadapi tantangan berupa keterbatasan akses terhadap sumber daya pendidikan nonformal serta minimnya pelatihan keterampilan dan kewirausahaan yang sesuai dengan kebutuhan peserta. Kegiatan dimulai dengan survei kondisi mitra, dilanjutkan dengan perancangan alat pengepresan sederhana menggunakan setrika listrik, dan pelatihan yang dilakukan secara partisipatif melalui demonstrasi dan praktik langsung. Peserta belajar menyusun warna plastik, memanaskannya, serta membentuknya menjadi produk sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan teknologi yang sederhana ini berhasil meningkatkan keterampilan praktis peserta, yang ditunjukkan dari kemampuan peserta dalam mereplikasi proses pengepresan secara mandiri dan keberanian mengeksplorasi kombinasi warna. Selain itu, peserta juga aktif selama kegiatan ini dan menunjukkan minat untuk meneruskan praktik ini di luar sesi pelatihan. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan tidak hanya membangun kesadaran lingkungan, tetapi juga membuka peluang usaha berbasis bahan bekas yang relevan dan mudah diterapkan di lingkungan PKBM.
Eksplorasi Warna dan Material Kresek Melalui Teknik Pengepresan dalam Pembelajaran Kriya Pugersari, Dewi; Putra, Dhika Purnama; Elizabeth, Elizabeth
Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/awjpm.v5i1.6172

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pengalaman belajar berbasis kriya melalui eksplorasi warna dan material limbah plastik kresek pada peserta pendidikan nonformal di PKBM Binar yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap pembelajaran keterampilan kreatif dan pemanfaatan limbah plastik. Pembelajaran berbasis kriya dengan metode partisipatif dan experiential learning digunakan sebagai pendekatan. Kegiatan meliputi tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan pelatihan dan tahan evaluasi. Tahap persiapan, meliputi survei tentang kondisi awal mitra, merencanakan, dan menyiapkan alat dan bahan. Tahap pelatihan terdiri dari mempelajari karakteristik material plastik kresek, teknik pengepresan, mengeksplorasi warna dan tekstur. Tahap perancangan dan pembuatan produk kriya sederhana, berupa ID card holder, dan materi kewirausahaan. Tahap evaluasi dilakukan melalui observasi partisipatif peserta dan penilaian hasil karya. Kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis kriya memungkinkan peserta memperoleh pengalaman belajar secara langsung tentang material, warna, dan bagaimana limbah plastik dapat digunakan sebagai alat pembelajaran nonformal.
Transformasi Karyawan Hotel Melalui Pelatihan Personal Grooming dan Etika Profesional Mulyandi, M. Rachman; Elizabeth, Elizabeth; Ridnawati, Ridnawati; Riski, Dede M.
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal in progress
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v2i4.376

Abstract

Dalam sebuah industri jasa, grooming merupakan suatu konsep yang mencakup upaya perawatan diri secara menyeluruh untuk menjaga kebersihan, kerapian, dan penampilan fisik agar tercipta citra yang profesional dan menarik. Dalam konteks industri hospitality, grooming tidak hanya sebatas penampilan luar tetapi juga mencerminkan etika kerja dan sikap profesional karyawan dalam melayani tamu. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan personal grooming bagi karyawan hotel di Gading Serpong sebagai upaya peningkatan profesionalisme dan kualitas layanan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan simulasi praktik grooming yang terdiri dari kebersihan diri, penggunaan seragam, tata rias wajah, serta perilaku interpersonal. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam standar grooming dan etika kerja karyawan. Namun, pelaksanaan menghadapi kendala seperti resistensi karyawan dan keterbatasan fasilitas pendukung. Kesimpulannya, pelatihan personal grooming efektif untuk membentuk budaya profesional di lingkungan kerja hotel. Disarankan pelatihan berkala dan sistem monitoring berkelanjutan untuk mempertahankan hasil pelatihan secara optimal.
PENYULUHAN PENTINGNYA PEMBUATAN LABEL PRODUK UMKM DESA MAJAU KECAMATAN SAKETI hidayat, Ravindra Safitra; Yuwono, Yuwono; Prasetya, Rizky Eka; Elizabeth, Elizabeth; Setyarko, Yugi
Sinergi Abdimas Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Sinergi Abdimas Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32424/siabdi.v3i1.8595

Abstract

Abstract Product labels are essential for UMKM (Micro, Small, and Medium Enterprises) players because they help strengthen their identity and differentiate their products from competitors' products. Product labels also help customers understand the specifications and quality of the products they buy. This situation can influence customer purchasing decisions and improve the image of MSME products. The counseling activity on making MSME product labels in Majau Village, Saketi District, was carried out to increase the knowledge and awareness of MSME actors about the importance of making product labels for the sustainability and improvement of their business. Based on outreach activities, the results of pre-and post-test statistical data obtained showed a significant increase in the knowledge and awareness of MSME actors about the importance of making product labels. These results indicate that this socialization activity was successful in helping MSME actors to increase their business and strengthen their product information. This activity increased the knowledge and interest of the MSMEs in Majau Village in making product labels. This result is evident from the results of statistical data, which shows that the number of respondents who know the importance of product labels for MSMEs has increased after participating in socialization activities. Therefore, it is crucial to continue this socialization activity so that MSME actors can continue to develop and expand their product market
PELATIHAN MEMBANGUN NARASI BRAND UMKM MELALUI STRATEGI DIGITAL STORYTELLING Elizabeth, Elizabeth; Tengku Kespandiar; Shaumiwaty, Shaumiwaty; Hermin Nainggolan; Henky Hendrawan
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 12 (2026): Mei 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dalam bentuk pelatihan yang bertujuan memberikan pelatihan membangun narasi brand usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui strategi digital storytelling. Dalam menunjang kegiatan pelatihan dari pengabdian kepada masyarakat ini maka digunakan data sekunder untuk mendukung pemaparan dan bahan materi pelatihan. Hasil pelatihan ini berjalan lancar dan mendalam karena pelatihan ini sangat relevan di era digital, konsumen tidak hanya membeli produk, tetapi membeli narasi brand dan nilai di balik produk yang dijual pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Strategi digital storytelling yang bisa dilakukan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam membangun narasi brand usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yaitu menemukan akar cerita, struktur narasi storytelling yang menarik, strategi digital, teknik visual storytelling, dan melibatkan konsumen.
Co-Authors Abdurohim Abdurohim, Abdurohim Adriel, Nicholas Alber Rantelangan Alpius Andreas Marino Lamanepa Anggita Permata Yakup Anindya Putri Pradiptha Anwar, M. Ardianti, Dian ARI KURNIAWAN Arif Fagrin Lande Arifai Ilyas Arifin, Moh Samsul Arisandi, Edi Arrang, Sherly Tandi Azaria, Andrea Bakti, Surya Bintarto Wicaksono Cendranita, Nesya Christina Christina Chyntia, Chyntia Devit Setiono Dewi Isma Aryani Dewi Murtiningsih Dewi Pugersari Dhika Purnama Putra Dian Ariani Diana Krisanti Jasaputra Djoko Harsono Donny Dharmawan Durya, Ngurah Pandji Mertha Agung Ekasari, Silvia Eko Wahyu Widayat Emma Budi Sulistiarini Fatoni, M. Anton Firman Dera Fitrian, Eltrit Bima Florence Leony, Florence Ginting, Jenni Veronika Br Gunawan, Irena Vanessa Gusti Noorlitaria Achmad Gustriandi, Andre Henky Hendrawan Herijawati, Etty Hermin Nainggolan Hidayat, Ravindra Safitra Ignatio R. Haryono Jhon Wesley Joko Ariawan Judijanto, Loso Kespandiar, Tengku Kusuma, Ari Kusumaningati, Iip Dyah Kusumaningsih, Dewi Lasty Dinulfy R.KS Lestari, Alvera Sinta Lohana Juariyah Lokananta, Arbi Cristional Lotte, Luckhy Natalia Anastasye Luh Komang Candra Dewi M. Djae, Zaim Katarabumi Machin, H. Mariani Santosa, Mariani Melina Hermawan Mochamad Ridwan, Mochamad Mohammad Anwar, Mohammad Mohammad Syafrullah Muhammad Lukman Hakim, Muhammad Lukman Muhammad Rachman Mulyandi Nawanto Agung Prastowo Noorfitri, Karin Cetta Putri Novia, Giovani Nurhikmah, Siti Paranna, Roland Prasetya, Rizky Eka Prihatina jati Pudoli, Ahmad Putra, Dhika Purnama Putra, Halim Dwi Putri Ekaresty Haes Rais Rachman Ratnawita Ratnawita RICKY WIDYANANDA PUTRA Ridnawati, Ridnawati Rini Lestari Rini Novianti Rino Istarno Riski, Dede M. Risti Octaria Rudiawan, Hendri Rulyenzi Rasyid Santosa, Sonny Santoso, Wawa Saputra, Eka Kurnia Sarah Khairunnisa Budiyanto SETIAWAN JODI, I WAYAN GEDE ANTOK Setiawan, Zunan Setyarko, Yugi Shaumiwaty, Shaumiwaty Siagian, Ester Mawar Singgih, Hanna M. Sofiansyah, Agus Suhanjoyo, Shirly Nathania Sunardi, Hendry Purnomo Susanto Susanto Tanan, Benyamin Tanti Widia Nurdiani Tengku Kespandiar Teresa Liliana Wargasetia Tholok, Fidellis Wato Timotius, Timotius Tri Anggraeni Tri Angreni Triwacananingrum, Wijaya Triyono Patelle Usino, Wendi Wawolangi, Kristian Yosua Winda Halim, Winda Y.A. Kondo, Andre Yogi, Yogi Yudita Royandi, Yudita Yuwono Yuwono Zulaili, Zulaili Zulkarnain Zulkarnain