p-Index From 2021 - 2026
10.511
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Berkala Perikanan Terubuk SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah Al-Ulum Farabi Al-Hikmah Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurnal Diskursus Islam Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains Inspiratif Pendidikan Jurnal Adabiyah Jurnal Pilar Sulesana GEMA EKSOS Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan IQRO: Journal of Islamic Education Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Living Islam: Journal of Islamic Discourses Agrotechnology Research Journal Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan Al asma : Journal of Islamic Education Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Studi Islam Lintas Negara (Journal of Cross-Border Islamic Studies) TASAMUH: Jurnal Studi Islam LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Qisthosia Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Indo-MathEdu Intellectuals Journal Homes Journal: Hospital Management Studies Journal Jurnal Ad-Dariyah Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Rausyan Fikr: Jurnal Ilmu Studi Ushuluddin dan Filsafat ISTIQRA: JURNAL HASIL PENELITIAN Palakka : Media and Islamic Coummunication Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (JIPMI) Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial ADIBA: Journal of Education Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Jurnal Litek : Jurnal Listrik Telekomunikasi Elektronika Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Journal of Vocational Instruction Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Socius: Social Sciences Research Journal Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Andalasian Livestock Jurnal Ragam Pengabdian Jurnal Ilmu Agama Indonesia (JIGAMNA) Mushaf Journal: Jurnal Ilmu Al Quran dan Hadis (MJ)
Claim Missing Document
Check
Articles

Konsep Spiritual Teaching dalam Perspektif Hadis Purwasetiawatik, Titin Florentina; Ahmad, La Ode Ismail; Amri, Muhammad
Jurnal Diskursus Islam Vol 11 No 3 (2023): December
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v11i3.44819

Abstract

Spiritual education in the context of Islamic education is an effort to mature the souls of students on the journey towards closeness to Allah SWT. In various scientific references, spiritual teaching is changing students from a dirty soul to a clean soul, from reasoning that has not submitted to Allah to reasoning that obeys the Shari'ah, from a hard and rusty heart to a soft and clear heart. Change from spirituality that is far from awareness of Allah SWT, negligent in worshiping and lacking sincerity in doing it towards spirituality that is ma'rifat towards Allah SWT. and always serve Him sincerely, from a body that does not obey the rules of the Shari'a to becoming a body that always adheres to the rules of the Shari'a of Allah SWT. Abstrak Pendidikan spiritual dalam konteks Pendidikan Islam adalah upaya pendewasaan jiwa peserta didik dalam perjalanan menuju kedekatan dengan Allah swt. Dalam berbagai referensi ilmiah, spiritual teaching adalah merubah peserta didik dari jiwa yang kotor menuju jiwa yang bersih, dari nalar yang belum tunduk kepada Allah menuju nalar yang patuh kepada syari’at, dari hati keras dan berkarat menuju hati yang lembut dan jernih. Merubah dari Rohani yang jauh dari kesadaran Allah swt., lalai dalam beribadah dan kurang ikhlas melakukannya menuju Rohani yang ma’rifat kepada Allah swt. dan senantiasa berbakti kepada-Nya dengan tulus, dari tubuh yang kurang mentaati aturan syari’at menuju menjadi tubuh yang senantiasa memegang aturan-aturan syari’at Allah swt.
Sejarah Teologi Rustam Rustam; Muhammad Amri; Indo Santalia
Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Vol. 2 No. 2 (2023): Oktober : Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrafi.v2i2.1489

Abstract

Secara historis pergulatan panjang yang menjadi penyebab tercetusnya aliran teologi yang berbeda dalam umat islam bermula pada persoalan politik tanpa menyinggung agama dan berakhir menjadi perpecahan, bukannya menjadi partai politik belakangan yang timbul adalah partai agama dengan membawa dalil yang mengukuhkan pendapat masing-masing hingga melahirkan sejarah kelam dimana antar sesama umat islam saling memerangi atas dasar perbedaan pandangan politik, dengan membawa dalil yang berbeda. Bermula dari terbunuhnya khalifah Usman bin Affan, berlanjut pada perang saudara Antara Mu’awiyah dan Sahabat Ali yang menyebabkan terbunuhnya khalifah Ali, sehingga menyebabkan perpecahan pada umat islam yang mulanya persoalan imamah dan berakhir pada pergulatan politik agama yang berimbas pada perbedaan pandangan dalam teologi. Untuk memahami sejarah dan latar belakang perkembangan ilmu teologi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dalam menjelaskan sejarah teologi.
Pemikiran Filosof Al-Farabi dan Ibnu Sina Herman, Muhammad Akbar; Amri, Muhammad; Santalia, Indo
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 1, No 6 (2024): Januari
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10516354

Abstract

The aim of this research is to understand the basic concepts of al-Farabi's thinking and the basic concepts of Ibn Sina's thinking. The results of this research show: 1) Al-Farabi or also known by his full name Abu Nasir Muhammad bin al-Farakh al-Farabi, was a scientist, philosopher and Islamic jurist who came from Farab, Kazakhstan. He was born in 870 AD in Wasij, a village near Farabi. Al-Farabi is known as one of the leading Muslim scholars of that time and is considered the second teacher of philosophy after Aristotle. The basic concepts of Al-Farabi's thoughts are God and His Attributes, Emanative Creation of Nature, Philosophy of the Soul, Philosophy of Prophethood and Life After Death; 2) Ibn Sina was born in 980 in Afshana, near Bukhara in Central Asia (now Uzbekistan). Ibn Sina was known as a child prodigy because he was able to read the Koran at the age of 10. In fact, he had sufficiently mastered contemporary medical knowledge and was able to put it into practice at the age of 16. When he was a teenager, he learned basic reasoning from a teacher, and then studied the thoughts of Hellenistic era philosophers autodidactically. The basic concepts of Ibn Sina's thought are obligatory al-wujud (which must exist) and mukmin al-wujud (which may exist), Qadim (something that did not exist in the beginning) and Muhdas (something that is created/created), the Theory of Emanation and God, Reason , Soul, and Body.
PENGUATAN AKSARA AL-QUR’AN DI MAJELIS TAKLIM KOTA TOBELO HALMAHERA TENGAH MELALUI PENGGUNAAN BUKU QIRO’AH Kallang, Agustang; Sulaeman, Sulaeman; Amri, Muhammad; Sugirma, Sugirma; Said, Sayuthi Atman; Ridwan, M.
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i2.1805

Abstract

Dinamika pembelajaran baca tulis Al-Qur’an di Indonesia, termasuk di Maluku Utara telah mengalami perkembangan pesat. Beberapa metode baca tulis Al-Qur’an telah mewarnai dunia literasi Al-Qur’an seperti Bhaghdadiyah, Iqro’, Qiro’ati, Ummi dan Metode Qiro’ah. Sebagai salah satu metode yang lahir dari timur Indonesia, yakni Makassar, metode Qiro’ah bisa menjadi pilihan untuk penguatan literasi Al-Qur’an dengan cara belajar santri super aktif (CBSSA), termasuk di Majelis Taklim di Kota Tobelo Halmahera Utara. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menguatkan literasi Al-Qur’an majelis taklim di Kota Tobelo Halmahera Utara melalui penggunaan buku qiro’ah. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menguatkan literasi Al-Qur’an majelis taklim di Kota Tobelo Halmahera Utara melalui penggunaan buku qiro’ah. Metode kegiatan dilakukan melalui participation action research dengan tim pengabdi bertindak sebagai pendamping untuk penerapan metode qiro’ah. Hasil kegiatan melalui pola pembinaan literasi Al-Qur’an secara terstruktur dan sistematis, mulai dari penentuan mitra dampingan, pendampingan, pengaplikasian metode qiro’ah dan monitoring. Pola pembinaan mengacu pada pola dasar pengaplikasian metode qiro’ah yaitu 4M dan        7D. 4D sebagai penguasaan huruf hijaiyah, baris-harakat, huruf bersambung dan ilmu tajwid. Kemudian 7D dipahami, ditunjuk, dituntun, diulangi, diuji, diperlancar dan dipindahkan. Kegiatan ini telah berjalan sesuai dengan pengabdian dan memberikan kontribusi dalam menguatkan literasi Al-Qur’an bagi majelis taklim
How Islamic Thought Provides a Framework for Understanding Religion and the State Amri, Muhammad; Aderus, Andi; Mirnawati, Mirnawati
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 5 No. 1 (2022): JULI 2022
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v5i1.2799

Abstract

This qualitative study aims to describe the relationship between the state and religion in the frame of Islamic thought. This qualitative research uses the descriptive-analytical method. All data comes from written materials related to the variables to be discussed and are relevant. In addition, a manual system does a bibliography search. The data were analyzed using the flow model Miles and Huberman. There are three views on the relationship between religion and the state. First, there is the view that Islam is a religion that regulates all aspects of life, including political or state affairs. Second the view that religion has nothing to do with the state and religion and state affairs must be separated. The third is the view that although Islam does not have a constitution, it has a set of ethical values for state life.
Sunni Syiah: Titik Perbedaan dan Kemungkinan Harmonisasi antara Keduanya Andi Eki Dwi Wahyuni; Muhammad Amri; Andi Aderus
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 7 No. 1 (2024): JULI 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v7i2.5242

Abstract

Artikel ini membahas perbedaan dan potensi harmonisasi antara Muslim Sunni dan Syiah melalui tinjauan pustaka yang komprehensif. Studi ini meneliti akar sejarah perpecahan, menganalisis perbedaan teologis dan yurisprudensial utama, dan mengeksplorasi titik temu dan peluang kerja sama. Dengan menggunakan metode analisis komparatif dan kritis, studi ini mengidentifikasi beberapa kesalahpahaman dan prasangka yang menghambat harmonisasi dan menawarkan rekomendasi untuk membangun jembatan dialog dan kerja sama. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat perbedaan yang signifikan, terdapat pula potensi harmonisasi yang cukup besar melalui pendekatan inklusif, saling menghormati, dan fokus pada nilai-nilai bersama. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap upaya membangun hubungan yang lebih harmonis antara Sunni dan Syiah serta mendorong terciptanya perdamaian dan stabilitas di dunia Islam.
Kajian Kritis tentang Jiwa dalam Pemikiran Islam: Bedah Anatomi Jiwa dari Berbagai Perspektif Annisa Rayyahun; Muhammad Amri; Abdullah Thalib
CBJIS: Cross-Border Journal of Islamic Studies Vol. 6 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAI Sultan Muhammad Syafiuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/cbjis.v6i2.3453

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi konsep jiwa (nafs) dalam pemikiran Islam melalui pendekatan kajian kritis multidisipliner yang mendalam. Fokus utama penelitian adalah menganalisis kompleksitas pemahaman jiwa dari berbagai perspektif filosofis, teologis, psikologis, dan spiritual dalam tradisi intelektual Islam. Melalui metode penelitian kepustakaan (library research) yang komprehensif, studi ini membedah konstruksi epistemologis dan ontologis jiwa dengan merujuk pada sumber-sumber klasik dan kontemporer. Kajian mendalam dilakukan terhadap pemikiran para filosof, teolog, sufi, dan pemikir muslim terkemuka seperti Al-Ghazali, Ibn Sina, Ibn Arabi, dan pemikir modern lainnya. Penelitian mengungkap dinamika konseptual jiwa yang meliputi dimensi spiritual, psikologis, dan metafisik, serta transformasinya dalam berbagai aliran pemikiran Islam. Analisis kritis difokuskan pada tipologi jiwa, tahapan perkembangannya, mekanisme spiritual, dan hubungannya dengan kesadaran manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep jiwa dalam Islam merupakan konstruksi kompleks yang melampaui pemahaman materialistis, mencakup interaksi dinamis antara dimensi rasional, emosional, dan spiritual. Studi ini menghadirkan kerangka integratif yang mensinergikan pendekatan filosofis, teologis, dan psikologis dalam memahami hakikat jiwa manusia. Signifikansi penelitian terletak pada kontribusinya dalam memperluas wawasan akademis tentang konsepsi jiwa dalam pemikiran Islam, serta menawarkan perspektif komprehensif yang dapat menjembatani dialog antara tradisi intelektual keislaman dan diskursus kontemporer dalam studi jiwa dan kesadaran manusia.
Ahmadiyah dalam Pusaran Sejarah: Analisis Kritis Terhadap Doktrin dan Pengaruhnya Nur, Zulfikah; Amri, Muhammad; Aderus, Andi
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 3 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i3.1381

Abstract

This article aims to find out the history of Ahmadiyya through a critical analysis of its doctrine and influence. This research is research using a Historical approach that relies on four main activities, namely Heuristic, Interpretation, Criticism, and Presentation. The data collection technique is through archival and literature studies and then uses interview techniques and field studies as a comparison. The findings of this analysis are that the entry of Ahmadiyah Qadian into Indonesia began because of a request from Indonesian youth who were studying in Qadian, namely Abu Bakar Ayyub, Zaini Dahlan, Ahmad Nuruddin, and other friends, the majority of whom were from West Sumatra. As a da'wah movement, Ahmadiyah emphasizes the spiritual aspect of Islam, which is mahdiist, namely the fact that Mirza Ghulam Ahmad is al Mahdi who carries out the mission of eliminating darkness and creating peace in the world. In addition, the Ahmadiyya movement positions itself as a reform movement that aims to restore Muslims to the root of Islamic truth, based on the Quran, hadith, and spread it according to the teachings of Mirza Ghulam Ahmad based on the revelations he received
REFRAMING ADDICTION THROUGH QUR’ANIC NARRATIVES: A CONCEPTUAL SYNTHESIS OF TAFSĪR AND PSYCHOLOGY Amri, Muhammad; Nasaruddin Umar; M. Darwis Hude
Rausyan Fikr: Jurnal Ilmu Studi Ushuluddin dan Filsafat Vol. 21 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/rsy.v21i1.4455

Abstract

Addiction has become a latent human problem that continues to evolve to this day. Muslims need to understand this issue comprehensively to address it effectively. One essential step is to seek guidance from the foundational source of Islamic teachings, the Qur’an. This study aims to explore the Qur’anic perspective on addiction in a specific and systematic manner. Employing a qualitative design, the research uses a thematic exegesis (tafsīr mawdhū‘ī) approach enriched by a synthetic elaboration between classical and contemporary exegetical interpretations and the psychological context of addiction. The study reveals several Qur’anic narratives that contain indications related to addictive processes, including matā‘ al-ghurūr (deceptive gratification), la‘ibun wa lahwun (play and diversion), al-tazyīn wa al-ighwā’ (adornment and seduction), al-khaṭa’ wa al-nisyān (error and forgetfulness), and ittakhadha ilāhahū hawāhu (following one’s desires as a deity). These narratives correspond to cognitive distortion, core beliefs, dopamine-driven reinforcement, loss of control, and loss of autonomy within the psychological framework of addiction. The article contributes theoretically by elucidating the Qur’anic perspective on addiction and practically by offering guidance on the mindset and personal strengths that Muslim individuals need to develop.
NILAI NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM TRADISI MAUDU’ LOMPOA DI CIKOANG KABUPATEN TAKALAR Hattajur; Muhammad Amri; Muhammad Yahdi
Istiqra: jurnal hasil penelitian Vol. 13 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/ist.v13i2.4297

Abstract

The Maudu’ Lompoa tradition is a Maulid Nabi Muhammad SAW celebration that has been practiced for generations by the community of Cikoang Village, Takalar Regency, South Sulawesi. This tradition represents an integration of Islamic teachings and local wisdom. Although Maudu’ Lompoa has been debated among some Islamic scholars and is sometimes perceived as a form of bid‘ah, substantively it contains Islamic educational values that remain relevant to the socio-religious life of the community. This study aims to examine the implementation of the Maudu’ Lompoa tradition and to identify the Islamic educational values embedded within it. The research employs a qualitative descriptive approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that the Maudu’ Lompoa procession consists of several ritual stages, including purification rites, food preparation, communal prayers, and the distribution of alms. A distinctive feature of this tradition is the preparation of Julung-Julung, decorated wooden boats filled with agricultural products and daily necessities that are shared with the community as a form of charity. The Islamic educational values reflected in the Maudu’ Lompoa tradition include ilahiyah values manifested in the strengthening of faith and love for the Prophet Muhammad SAW, ubudiyah values expressed through purification and almsgiving, muamalah values embodied in mutual cooperation and social solidarity, and aesthetic values reflected in cultural creativity and artistic expression. This study contributes to Islamic education scholarship by demonstrating how local cultural traditions function as effective media for internalizing Islamic values within community life.
Co-Authors Abdul Azis Abdul jalil Abdullah Abdullah Thalib Adha, Haidil Ajuna, Luqmanul Hakiem Ali Fathurrahman Amanda, Dewi Amiruddin Amrin Amrin Andi Abdul Hamzah Andi Aderus Andi Anugrah Nur Hidayat M Andi Bukti Djufri Andi Eki Dwi Wahyuni Andi Muadz Palerangi Andi Munifah Anisa, Nur Islamiatul Annisa Rayyahun Ari Ramadhanu Saputra Arifm, Mustafan Arifuddin Arifuddin Arsy Adelia Assad, Andi Baso Muammar Aswarm, Aswarm Avid Rusyadi Azhari, Yudhistira Baharuddin Patandjengi Baiq Raudatussolihah Barsihannor Annur Basri, Syamsuriana Budi Santosa Budi Santosa Dardirie, Achmad Darwis, Riska Daud, Amiril Mueminin Desi Ratna Sari, Desi Ratna Djufrie, Andi Bukti Eka Damayanti Ermi Husni Erwin Hafid Fachry Abda El Rahman Fahrul Rahman Faisal Mahmuddin Fathul khair Gamriati, Gamriati Habibi Haeril, Haeril Hardianti Hariyanto, Surya Harjana, Dwi harly, resolinda Hattajur Hera Dwi Triani HERI TAHIR HERI, RIRIN NURFAATHIRANY Herman, Muhammad Akbar Hermanto Hermanto Hikmatunnazilah Hikmatunnazilah Husyin Saputra Husyin Saputra Imam Sanusi Indo Santalia Ita Purnamasari Jayawarsa, A.A. Ketut Jeprianto Jeprianto Juarni jumaeni jumaeni Jumaeni, Jumaeni Junaeda, Siti Kallang, Agustang Kasiono Kasiono Kasiono Kasiono Kasiono La Ode Ismail Ahmad La Ode Ismail Ahmad La Ode Ismail Ahmad, La Ode Ismail Latifm, Taskiah Lenni Suriyanti Lisa Nursita M. Darwis Hude M. Ridwan M. Yusuf T., M. Yusuf Mahmuddin Mahmuddin Mahmuddin Mahmuddin Mahmuddin Mahmuddin Maryam Maryam Masruraini Masruraini Masruraini Masruraini Mayarni Mayarni METRI, YURMA Mirnawati Moshiba, Risna Muh Azhar Ma’ru f Muh Tabran Muhaemin Latif Muhamad Firdaus Muhamad Firdaus Muhammad Aswan Muhammad Muhaimin Muhammad Muhammad Muhammad Najmuddin Muhammad Nur Akbar Rasyid Muhammad Nur Korompot Muhammad Qodri Muhammad Rifky Akbar Sahrul Muhammad Rusmin B Muhammad Syahroni Muhammad Yahdi Muhammad Yahdi, Muhammad Muhammad Yahya Nalva, Mulkul Farisa Nasaruddin Umar Nildawati Nizar Nizar Nizar Nizar Nur, Zulfikah NURLAELA NURLAELA Purwasetiawatik, Titin Florentina Qorina, Ulfa Rachmatan RAHMAN, FAHRUL Rahmi D Rina Setyaningsih Riski Ayu Amaliah Risna Mosiba Rubi Awalia Rubi Awalia Rustam Rustam Saefuddin, A'raf Saharuddin Saharuddin Saharuddin Said, Sayuthi Atman Saidna Zulfiqar Bin-Tahir, Saidna Zulfiqar Salahuddin Salito Salito Saprin Saprin, Saprin Shintarahayu, Balqis Sidek, Hannah Siti Aisyah Siti Aisyah Sitti Mania, Sitti Sri Herlianty Sri Karmila Dol St Syamsudduha Sugirma, Sugirma Sulaeman Sulaeman Sulaeman Sulaiman Saat Suliana, Andi Syamsiar, Syamsiar Syamsuddin Syamsuddin, Darussalam Syawal Kurnia Putra Syerly Klara tawang, Salehuddin Mattawang Ulfiani Rahman Ummu Fadhilah Imran Ibrahim Usman . Wael, Marwiyah Windah Wahid, Zakaria Wahyuni, Rema Yanti, Gusri Yusnimar Sahan Zikriadi Zikriadi Zikriadi Zikriadi