p-Index From 2021 - 2026
11.434
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Perencanaan Wilayah JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Public Health of Indonesia Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Preventif Journal Jurnal Kesehatan JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan NURSING UPDATE JURNAL ILMIAH ILMU KEPERAWATAN Indonesia Berdaya Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Jurnal Promotif Preventif Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo MAHESA : Malahayati Health Student Journal Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum. Ekonomi Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Jurnal Ilmiah Research Student Journal of Health Science and Medical Therapy GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Obat: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Sains Farmasi dan Kesehatan Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Kesehatan Journal of Community Engagement JOURNAL of HEALTH SCIENCE REVIEW Jurnal Praba: Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat (JKKM) Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Variable Research Journal Jurnal Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Determinanan Kejadian Diare pada Balita di Puskesmas Kolono, Kabupaten Konawe Selatan, Indonesia Marhana, Andi; Tosepu, Ramadhan; Susanty, Sri; Sety, La Ode Muhamad; Yuniar, Nani; Asriati, Asriati
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2252

Abstract

Diare pada balita masih menjadi masalah kesehatan utama, terutama di Sulawesi Tenggara. Kondisi ini dipicu oleh berbagai faktor, sehingga diperlukan kajian untuk memperkuat upaya pencegahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kolono. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2025, menggunakan desain potong lintang dengan pendekatan analitik observasional. Penelitian ini menggunakan sampel konfensional sebanyak 199 ibu dengan balita berusia 1 hingga 5 tahun. Pengumpulan data menggunakan instrumen modifikasi yang dirancang berdasarkan pedoman Kementerian Kesehatan yang menggabungkan dimensi pengetahuan, kepemilikan toilet sehat, pola asuh, pencucian botol susu, akses air bersih, dan pemberian ASI eksklusif. Data dianalisis menggunakan analisis univariat, bivariat, dan multivariat dengan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p = 0,024), kepemilikan toilet sehat (p = 0,002), pola asuh (p = 0,006), pencucian botol susu (p = 0,021), akses air bersih (p = 0,001), pemberian ASI eksklusif (p = 0,004), dan diare pada balita. Akses terhadap air bersih ditetapkan sebagai faktor paling dominan (OR = 15,854; 95% CI: 3,282–76,588). Implikasinya, peningkatan akses dan kualitas air bersih menjadi prioritas utama dalam upaya pencegahan diare pada balita di tingkat rumah tangga maupun komunitas.
ANALISIS FAKTOR SISODEMOGRAFIS IBU TERHADAP PENGETAHUAN STUNTING DAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DESA RANOMBUPULU Siti Rabbani Karimuna; Waode Mitha Fatrisya; Nani Yuniar
Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chronic nutritional problems such as stunting remain a major public health concern in Indonesia, particularly in rural areas. This study aims to examine the relationship between maternal age, education, parity, and occupation with mothers’ knowledge of stunting and their exclusive breastfeeding practices in Ranombupulu Village, Motui Subdistrict, North Konawe Regency. A quantitative cross-sectional design was applied involving 81 mothers of children under five, selected using total sampling. Data were collected using structured questionnaires and analyzed descriptively and through the Chi-Square test (α = 0.05). The results showed that most respondents were aged 20–35 years (58%), had secondary education (63%), had two to four children (54.3%), and were mostly housewives (48.1%). Mothers’ knowledge of stunting was in the moderate category (58%), yet only 13.6% practiced exclusive breastfeeding. There were significant relationships between maternal age (p = 0.041), education (p = 0.009), and parity (p = 0.048) with knowledge, while occupation was not significant (p = 0.056). Knowledge was also significantly associated with exclusive breastfeeding practices (p = 0.018). These findings indicate that sociodemographic factors influence mothers’ knowledge and behavior in stunting prevention. Continuous nutrition education is necessary to strengthen stunting prevention efforts at the household level.   Abstrak Masalah gizi kronis berupa stunting masih menjadi isu penting di Indonesia, khususnya di daerah pedesaan. Penelitian ini bertujuan menelaah hubungan antara umur, pendidikan, paritas, dan pekerjaan ibu dengan tingkat pengetahuan mengenai stunting serta kaitannya dengan praktik pemberian ASI eksklusif di Desa Ranombupulu, Kecamatan Motui, Kabupaten Konawe Utara. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain potong lintang dan melibatkan 81 ibu balita yang dipilih melalui total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis secara deskriptif serta melalui uji Chi-Square (α = 0,05). Hasil menunjukkan bahwa responden berusia 20–35 tahun (58%), berpendidikan menengah (63%), memiliki dua hingga empat anak (54,3%), dan sebagian besar adalah ibu rumah tangga (48,1%). Pengetahuan ibu tentang stunting termasuk kategori cukup (58%), namun hanya 13,6% yang memberikan ASI eksklusif. Ditemukan hubungan bermakna antara usia (p = 0,041), pendidikan (p = 0,009), serta paritas (p = 0,048) dengan pengetahuan, sedangkan pekerjaan tidak signifikan (p = 0,056). Pengetahuan juga berpengaruh terhadap praktik pemberian ASI eksklusif (p = 0,018). Temuan ini menegaskan bahwa faktor sosiodemografis berperan terhadap pengetahuan dan perilaku ibu dalam pencegahan stunting. Diperlukan edukasi gizi berkelanjutan untuk memperkuat upaya pencegahan di tingkat rumah tangga.
Pemanfaatan Sistem Informasi, Kualitas Sistem, Dan Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Pengguna E-PUS Di Puskesmas Jati Raya Tahun 2025 Aisyah Nurul Musyarrafah; Yusuf Sabilu; Nani Yuniar
Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vol. 3 No. 4 (2025): Desember : Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/praba.v3i4.619

Abstract

The utilization
LITERATURE REVIEW : REGULASI DAN PENGAWASAN PENGOBATAN TRADISIONAL: ANALISIS IMPLEMENTASI UU KESEHATAN DAN STANDAR KOMPETENSI TENAGA TRADISIONAL Nani Yuniar; Rastika Dwiyanti Liaran; Nur Tri Septianingsih; Nurhikmadani; Rencong Pandelaki; Mutiara Nur Islami; Nila Hildayani; Putri Revina
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v3i1.8477

Abstract

Traditional medicine is a health practice based on hereditary customs that has been legally recognized in Indonesia. It is regulated under Law No. 36 of 2009 on Health, Government Regulation No. 103 of 2014, and Health Law No. 17 of 2023, which governs traditional medicine as a legitimate health practice in Indonesia. To ensure the safety and quality of services, the Health Law establishes licensing and competency standards for Traditional Health Practitioners, as well as strict regulations regarding the practice and use of traditional medicine. The method used in this study is a literature review from a single electronic database, namely Google Scholar. This study is based on the analysis of 5,490 clinical articles and research studies published between 2021 and 2025. From the four articles used in this literature review, all four indicate a significant relationship regarding Regulation and Supervision of Traditional Medicine: Analysis of the Implementation of the Health Law and Competency Standards for Traditional Practitioners.
Literature Review: Pertanggungjawaban Hukum Praktisi Pengobatan Tradisional atas Kelalaian dalam Pelayanan Kesehatan Yuniar, Nani; Zulfita, Zulfita; Yusriani, Wa Ode; Kamaluddin, Syafiqah Rizky Ariesta; Yulfida, Zahra; Darwia, Wa Ode; Harna, Wa Ode
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 8 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i8.728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tanggung jawab hukum para praktisi pengobatan tradisional terkait dengan kelalaian dalam pelayanan kesehatan serta konsekuensinya bagi perlindungan pasien. Metode yang diterapkan adalah tinjauan pustaka dengan mempelajari dan menganalisis publikasi ilmiah, peraturan undang-undang, dan sumber-sumber lain yang relevan yang membahas praktik pengobatan tradisional, elemen etika, serta tanggung jawab hukum dalam konteks pelayanan kesehatan. Temuan kajian memperlihatkan bahwa kelalaian dalam praktik pengobatan tradisional umumnya timbul karena kurangnya pemahaman para praktisi mengenai batasan kewenangan, standar keselamatan, serta peraturan hukum yang ada. Selain itu, lemahnya sistem pengawasan dan minimnya sosialisasi peraturan juga menyebabkan meningkatnya risiko pelanggaran dalam pelayanan kesehatan. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan pemahaman hukum bagi praktisi pengobatan tradisional serta penguatan pengawasan regulasi sebagai langkah untuk memperbaiki tanggung jawab hukum dan meningkatkan perlindungan bagi pasien.
Literature Review: Persepsi Pasien dan Tenaga Kesehatan Terhadap Risiko Malpraktik di Rumah Sakit Kabupaten/Kota Sulawesi Tenggara Yuniar, Nani; Damayanti, Wilna; Fadilah, Waode Nesa Nur; Intan, Wa; Qolbi, Zaskia Zabrina; Firdayana, Tessa; Yuliani, Yuliani; Viviana, Viviana
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 8 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i8.729

Abstract

Tindakan malpraktik terjadi ketika tenaga medis tidak memenuhi tanggung jawabnya sesuai dengan standar yang berlaku, yang dapat mengancam keselamatan pasien. Seringkali, terdapat perbedaan pandangan antara pasien dan penyedia layanan kesehatan tentang risiko malpraktik. Pasien cenderung menilai berdasarkan pengalaman pribadi dan hasil dari pengobatan yang mereka terima, sementara profesional kesehatan mengikuti pedoman profesional dan risiko medis yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan merumuskan temuan mengenai bagaimana pasien dan tenaga medis melihat risiko malpraktik di rumah sakit, dengan perhatian khusus pada konteks daerah Kabupaten/Kota di Sulawesi Tenggara. Pendekatan yang digunakan adalah tinjauan literatur dari artikel ilmiah yang diambil dari database Google Scholar dengan menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan malpraktik medis dan sudut pandang pasien. Kriteria inklusi menentukan bahwa artikel yang dipilih harus diterbitkan antara tahun 2020 dan 2025, ditulis dalam bahasa Indonesia atau Inggris, dan tersedia dalam format teks lengkap. Dari pencarian tersebut, ditemukan enam artikel yang relevan, yang sebagian besar merupakan studi kasus di wilayah Kabupaten/Kota Sulawesi Tenggara. Temuan penelitian menunjukkan bahwa cara pandang mengenai risiko malpraktik sangat dipengaruhi oleh mutu layanan kesehatan, khususnya terkait konsistensi dan empati, yang berhubungan erat dengan tingkat kepuasan pasien. Kesalahan yang signifikan, seperti kesalahan dalam diagnosis dan keterlambatan dalam layanan administratif, dapat meningkatkan risiko kesalahan medis dan keluhan yang berhubungan dengan malpraktik. Sebagai kesimpulan, pandangan tentang risiko malpraktik di rumah sakit di Kabupaten/Kota Sulawesi Tenggara sangat terkait dengan ketidakpuasan atas kualitas layanan. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan mutu layanan dan memperkuat komunikasi antara tenaga medis dan pasien guna mengurangi risiko malpraktik dan membangun kembali kepercayaan masyarakat.
Efektivitas Pengawasan Pemerintah terhadap Kepatuhan K3 di Tempat Kerja: Kajian Hukum dan Implementasi (Literatur Review) Yuniar, Nani; Malia, Wa Ode Azifa; Munawar, Wa Ode Suci; Tanzil, Zahra Sa'ada Fatiyyah; Astuti, Yuli; Zara, Wa Ode Siti; Sukarni, Sukarni
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 8 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i8.730

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam melindungi pekerja dari risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Namun, meskipun telah lama diatur dalam peraturan perundang-undangan, penerapan K3 di Indonesia masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengawasan pemerintah dalam menegakkan kepatuhan K3 di tempat kerja, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab rendahnya penerapan K3 oleh perusahaan dan pekerja, serta mengevaluasi kesesuaian antara peraturan hukum K3 dengan praktik di lapangan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan normatif-yuridis melalui analisis peraturan perundang-undangan  terkait K3 dan kewenangan pengawasan pemerintah. Pendekatan ini diperkuat dengan pendekatan empiris melalui studi dokumen, temuan lapangan, serta tinjauan terhadap penerapan K3 di perusahaan. Tinjauan literatur dilakukan terhadap enam artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan pemerintah memiliki peran penting dalam meningkatkan kepatuhan K3, namun efektivitasnya masih rendah. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan jumlah dan kapasitas pengawas, fasilitas inspeksi yang kurang memadai, lemahnya penegakan sanksi, rendahnya komitmen perusahaan, serta kurangnya kesadaran dan kepatuhan pekerja terhadap K3. Akibatnya, angka kecelakaan kerja masih relatif tinggi. Sebagai saran, diperlukan peningkatan jumlah dan kompetensi pengawas K3, penegakan hukum yang lebih tegas dan konsisten, perbaikan sarana keselamatan kerja, serta penguatan budaya K3 melalui kerja sama berkelanjutan antara pemerintah, perusahaan, dan pekerja guna menciptakan lingkungan kerja yang aman dan berkelanjutan.
Hubungan Kualitas Pelayanan dengan Kepuasan Pasien Poli Gigi Menggunakan Metode Importance Performance Analisis di RSUD Djafar Harun Kabupaten Kolaka Utara: The Relationship between Service Quality and Dental Clinic Patients Using the Importance Performance Analysis Method at Djafar Harun Hospital, Kolaka Utara Regency Samsul; Asrul Sani; Ramadhan Tosepu; Nani Yuniar; Fikki Prasetya; Adius Kusnan
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i7.2480

Abstract

Latar Belakang Untuk mendapatkan layanan medis berkualitas dari rumah sakit, anda harus memilih penyedia layanan medis yang tepat Pengukuran kepuasan pasien harus dilakukan secara rutin di semua rumah sakit Importance Performance Analysis (IPA) merupakan metode pengukuran kepuasan pelanggan dan dapat digunakan dalam ukuran kepuasan pasien. Tujuan: Yaitu untuk Mengetahui hubungan Kualitas layanan dengan Kepuasan Pasien. Metode:Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan dua desain penelitian dimana pertma mengunakan desain penelitian dengan metode Importance Performance Analysis (IPA) dan kedua mengunakan desain Cross Sectional Study. Hasil: Diketahui Pada hasil Importance Performan Analisis (IPA) teradpat 8 atribut yang perlu ditingkatkan yaitu: 1)Tersedinya APAR (Alat Pemadam Kebakaran), 2) Petugas memberikan penjelasan kepada keluarga pasien sebelum dilakukan penanganan pasien, 3)Petugas (Dokter dan Perawat) datang tepat waktu dan tidak membuat pasien menuggu lama (Pelayanan dimulai Jam 8.00), 4)Kesiapan petugas Poli Gigi membantu dalam memberikan edukasi dalam perawatan kesehatan gigi, 5) Petugas Poli Gigi siap merujuk bila keadaan pasien darurat, 6) Petugas Poli Gigi mempunyai pengetahuan dan kemampuan dalam menentukan penyakit gigi dengan baik sehingga mampu menjawab pertanyaan pasien secara meyakinkan, 7)Petugas Poli Gigi selalu ramah saat memberikan pelayanan kepada pasien, 8)Petugas Poli Gigi berusaha mengerti keinginan/kebutuhan pasien. dikarenakan kualitas kinerja pelayanannya tidak memuaskan. Dan diketahui ada hubungan yang signifikan antara tangible, reliability,responsiveness, assurance, empathy dengan kepuasan pasien. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara Kualitas layanan dengan Kepuasan Pasien serta terdapat delapan atribut yang perlu ditingkatkan.
Work Stress of Covid-19 Health Workers: Analysis of Factors in Public Health Centres and Hospitals in Southeast Sulawesi, Indonesia Yuniar, Nani; Yasnani; Rezal, Farid
Public Health of Indonesia Vol. 11 No. 4 (2025): October - December
Publisher : YCAB Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/phi.v11i4.973

Abstract

Background: Work-related stress occurs when occupational stressors, either individually or in combination with other factors, interact with personal characteristics, resulting in disturbances to physiological and psychological equilibrium. The emergence of the novel Coronavirus disease (COVID-19) has not only posed substantial threats to physical health but has also exerted a profound impact on mental well-being. At the individual level, the pandemic has generated fear of infection, anxiety related to severe illness or mortality, feelings of helplessness, and social stigmatization. Consequently, the COVID-19 pandemic has precipitated a widespread psychological crisis, particularly among healthcare workers. Objective: This study aimed to examine the effects of individual characteristics, opportunity factors, constraints, and job demands on the incidence of occupational stress among healthcare workers involved in COVID-19 management at public health centres and hospitals in Southeast Sulawesi, Indonesia. Specifically, the study sought to identify evidence-based strategies for managing and mitigating work-related stress among health professionals in healthcare facilities in Kendari City. Methods: A quantitative cross-sectional study design was employed to assess the influence of multiple variables on occupational stress among healthcare workers managing COVID-19 cases in Southeast Sulawesi. Data were collected from 761 respondents working in public health centres and hospitals. Logistic regression analysis was used to determine the associations between individual characteristics, opportunity factors, constraints, job demands, and the occurrence of occupational stress. Results: The results indicated that opportunity factors, constraints, and job demands had a statistically significant effect on the occurrence of occupational stress among COVID-19 healthcare workers in Southeast Sulawesi. Conclusion: Policymakers and healthcare administrators should prioritize the development and implementation of comprehensive strategies to effectively reduce occupational stress among healthcare workers in order to ensure optimal service delivery. The management of work-related stress should adopt an organizational and systemic approach that strengthens preventive measures both during and beyond the COVID-19 pandemic. Stress mitigation efforts should be integrated at individual and institutional levels, supported by motivational interventions and policy frameworks aimed at reducing the risk of psychological disorders and addressing the underlying determinants of occupational stress.
Co-Authors A.Yuyun Surista Dewi AA Sudharmawan, AA Adewiah Sari Adibin Adibin Adius Kusnan Agnes Mersatika Hartoyo Agusti, Mufida Dwi Agustin, Adelia Ahmad Ilham Ahmad, Fakhrul Mubarak Aisyah Nurul Musyarrafah Alida Palilati Alisa, Nur Andi Cahya Amalia Ramadhani Andi Firman Ardiansyah Annisa Aidzin Bastian Aprilia, Dinda Putri Ardiansyah, Ririn Teguh Ardinawati, Ardinawati Arianti, Dina Arum Dian Pratiwi, Arum Dian Asfa, Hajratul Asia, Sri Asnia Zainuddin Asnia Zainuddin Asnia Zainuddin Asriati Asriati, Asriati Asriyani Asriyani Asrul Sani Astuti - As’ad, Rossa Aprilia Wulan Atriani, Atriani Audy Wandalaksana Auliya, Lala Azim, La Ode Liaumin Azumaddin Azumaddin Besse Nurjannah Binekada, I Made Christian Bunga Julvana Lumele Cahyani, Anggun Tri Cece Suriani Ismail, Cece Suriani Cinta Permata Hati Damayanti, Wilna Darwia, Wa Ode Dedy Takdir Syaifuddin Desy Rahmawati Devi Savitri Effendy Devi Savitri Effendy, Devi Savitri DEWI RAHMAWATI Dian Maharani Dida Syamsuwida Dita Anugrah Pratiwi, Dita Anugrah Djafar Mey Effendy, Devi Safitri Efriana Efriana Eka Sapta Nugrawan Malaka Eli, Etin Rahmaniar Elin Sulasmin Erawan, Putu Eka Faadihillah, Faiza Fachlevy, Andi Faizal Fadhilah Salsabilah Fadilah, Waode Nesa Nur Fania Fania FARIT REZAL Farzan, Amrin Fauziah, Izzah Fauziyah, Rahma FEBRIANI, DWI Febriyanti, Dwika Ferniati, Ferniati Fifi Nirmala Fifi Nirmala Fifi Nirmala Fifi Nirmala G Fifit Arianti Findayani, Febbryanti Firdayana, Tessa Firihu, Muhammad Zamrun Fithria, Fithria Fitria, Fitria G, Fifi Nirmala Gandhi, Saniyauli Hakman, Hakman Halifa, Halifa Halima, Halima Haliza, Nur Hamzah, Rahmiza Haqqiyah, Nur Hariati Lestari Haringi, Suhartin Harleli Harleli Harleli Harleli, Harleli Harna, Wa Ode Hartati bahar Hartati Bahar Hartini Yuliati Haslinda Haslinda, Haslinda Hasmirah Hasmirah Hasriani, Siti Hastuti, Wa Ode Sriy Hengki, Rasni Hervin Hervin Hestiani, Hestiani Hidayanty, Healthy Hilda Harun Hinarti Hinarti Hindariatiningsih, Nanik Huriatul Jannah Ibrahim, Sitti Annisa Imelda Pratiwi Indah Cahaya Pratiwi Intan, Wa Irfan Irfan Irma Irma Irma Rahayu, Irma Irmawati, Dian Islamiah, Nurfasma Iva Asfiani Bandera Jafriati Jafriati Jaya, Muhammad Golok Jazuli, Jafriati Jeni Susbianti Jumakil Jumakil Jumakil, Jumakil Jumiarni Jumiarni Juminten Saimin, Juminten Kaliele, Sendi Selfiana Kamaluddin, Syafiqah Rizky Ariesta Kamrin, Kamrin Kanna, Andi Multazam Nirwana Khaerunnisa Khaerunnisa L. Lisnawati La Aba La Aba La Ode Ali Imran Ahmad La Ode Ali Imran Ahmad, La Ode Ali Imran La Ode Andimbara La Ode Muhammad Sety La Ode Sahidin Lade Albar Kalza Lambe, Julia Laode Rifaldy Rizqi Ramadan.M Liaran, Rastika Dwiyanti Lisnawaty Lisnawaty, Lisnawaty Liyana, Nuur M. Tufaila Hemon Maharani, Kesiya Amalia Majid, Ruslan Malia, Wa Ode Azifa Marhana, Andi Masita, Andriana Miftahul Hasanah Miswanto Miswanto Mochammad Imron Awalludin Molidah, Rifdah Muh. Zaim Afif Al Fauzi MUHAMMAD AMIR Muhammad Bagus Yahya Muhammad Ichwan Muhaymin, Muhaymin Mulidin Mulidin Munawar, Wa Ode Suci Munsir, Noviani Musta, Hamliati Musyarrafah, Aisyah Nurul Mutiah Pratiwi.A Mutiara Nur Islami Nabila Desti Salsabila Nadillah, Nadillah Nanda Visca Pradiny Naningsi, Ayu Naressy, Christina Mariet Nila Hildayani Ningsi, Enis Wilda NINGSIH, NINGSIH Nirmala G, Fifi Novi Damayanti Novi Damayanti, Novi Nur Asmi Pati Geeo Nur Azila, Wa Ode Sitti Nur Nashriana Jufri Nur Tri Septianingsih Nuraena, Siti Nurfadillah Nurfadillah Nurhikmadani Nurul Muflihah Nuur Faridah Maimunah Samida Pandiana, Fitri Hajra Paridah Paridah Parinding, Astrid Rante Prasetya, Fikki Purwoko, Agus Putri Awalya Alda Putri Palando Putri Revina Putri, Amelia Putri, Annisa Almaqhira Syahrani Putri, Miftahul Jannah Ihsani Putu Eka Meiyana Erawan, Putu Eka Meiyana Qalbi, Lutfia Qanita Luthfiyah Odesara Qolbi, Zaskia Zabrina Rachim, Audrey Wina Keisyiah Rahayu, Resa Rahmah Dewi Sukmawati Rahman Rahman Rahman Rahman Rahman, Rahman Rahmat, Lenni Fitriani Ramadhan Tosepu Ramadhan Tosepu Ramdhan, Niken Patricia Rastika Dwiyanti Liaran Rastika Dwiyanti Liaran Ratu Banneringgi Rencong Pandelaki Renni Meilahsari Renni Meliahsari Reski, Agil Resti Ayu Resti Nur Pratiwi Revi Ardianti Rezal, Farid Rezki Purnama Yusuf Ridhayani, Nurul Hikmah Rina Kurniaty Ririn Natasya Risky, Sartini Rivana, Poppy Kayla Rosmina Rosmina Roswati Roswati Roswati Ruslan Majid, Ruslan Sabia, Firsa Shal Sabilu, Kadir Sabilu, Yusuf Sabrina Putri Meylani Sabrina Salsabilah Salsabilla, Salsabilla Samsul Santoso, Djarot Heru Saptaputra, Syawal Kamiluddin Saputri, Rizda Sandiva Sari, Monde Sartiah Yusran Savana, Fadilla Aulia Savitri Effendy, Devi Sely Marselina Sendi Selfiana Kaliele Sety, La Ode Muhamad Shallu Sephia Ningsih Sinta Rizkita Sintiya, Chikita Ratu Siti Alifah Rofi’i Siti Atikah Nurjannah Siti Rabbani Karimuna SITI RAHIMA Sitompul, Ria Lestari Sitti Adhayanti Putri Sri Tungga Dewi Suci Indar Faradhiba Suhadi Suhadi Suhadi Suhadi Suhadi Suhadi Suhadi, Suhadi Sukarni Sukarni Sumarni Sumarni Sunartin Sunartin Susanty, Sri Syah, Laskar Putra Syam, Nur Afdaliah Syamsuddin, Syam Sinar Syawal Kamiluddin Saptaputra Syawal, Mohammad Tanzil, Zahra Sa'ada Fatiyyah Taufik, Aliyyah Nisrina Tesya Safitri Thesalonika Diandra Bara Triningrum, Chusnul Alya Trisazena. W, Alzagita Umniyatul Umroh Viska Inda Variani Viviana, Viviana Wa Ode Fimpian Andi Wa Ode Muthya Yusrin Wa Ode Salma Wa Ode Sarfianti Wa Ode Yuli Indriani Wahidah, Miftahul Waode Heny Herdiana Waode Mitha Fatrisya Wati, Nasyrah Welan, Andi Prianto Winda Winda Yasnani Yasnani Yasnani Yulfida, Zahra Yuli Astuti Yuliani Yuliani Yunawati, Irma Yusran, Sartiah Yusriani, Wa Ode Zahra Nuril Anwar Zahratul Jannah Zainuddin, Denvi Vitayala Zaqiyah, Fatimah Nur Zara, Wa Ode Siti Zarah Amalia Zulfita, Zulfita Zulfitria Zulfitria, Zulfitria