Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN MEDIA TEKA-TEKI SILANG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X SMA NEGERI 7 BANDA ACEH Rusliana, .; Kamaruddin, Thamrin; Azis, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i4.9899

Abstract

Model pembelajaran Teams Games Tournament atau pertandingan tim merupakan salah satu tipe pembelajaran kooperatif. Model pembelajaran Teams Games Tournament divariasikan dengan menggunakan media teka-teki silang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan respon siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPS-1 SMA Negeri 7 Banda Aceh yang berjumlah 25 siswa. Instrumen pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar soal pre-test dan soal post-test, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan lembar angket respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa secara individual dan klasiklal, aktivitas guru, aktivitas siswa dan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran pada setiap siklus penelitian tindakan kelas yang telah dilakukan serta pada umumnya atau sebanyak 96% siswa menyatakan setuju bahwa pembelajaran dengan menggunakan model Teams Games Tournament berbantuan media teka-teki silang sangat menyenangkan dan membantu siswa dalam memahami materi pelajaran. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa, penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament berbantuan media teka-teki silang dapat meningkatkan hasil belajar siswa
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EVERYONE IS TEACHER HERE BERBANTUAN MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 8 BANDA ACEH Zahra, Rizka Az; Taher, Alamsyah; Azis, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i4.9898

Abstract

Model Everyone Is Teacher Here adalah salah satu metode pembelajaran yangg membuat siswa terlibat aktif selama pembelajaran berlangsung, model pelajaran itu juga memberi kesempatan kepada setiap siswa untuk turut serta sebagai guru bagi teman-temannya. Media video merupakan alat pendukung untuk membuat suasana kelas agar terasa bersemangat dan mennyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Peningkatan hasil belajar siswa; (2) Aktivitas guru dann siswa; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) Respon siswa terhadap model pembelajaran Everyone Is Teacher Here berbantuan media video. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-5 SMP Negeri 8 Banda Aceh yang berjumlah 21 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar soal, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru, dan lembar respon siswa. Analisis data menggunakan rumus statistik deskriptif persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 14 siswa siswa yang tuntas pada siklus I, 16 siswa yang tuntas pada siklus II, dan 19 yang tuntas pada siklus III, persentase ketuntasan klasikal juga meningkat dari 50% pada siklus I, 70% pada siklus II, dan 90 persen pada siklus III; (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat menjadi sesuai dengan persentase waktu ideal; (3) Keterampilan guru dalam mengelola kelas meningkat dari skor 2,73 pada sikus I dengan kategori baik, skor 3,49 pada siklus II dengan kategori baik, dan 3,69 pada siklus III dengan kategori sangat baik; (4) Respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran Everyone Is Teacher Here berbantuan media video dapat dikatakan mendapat tanggapan yang baik yaitu 86% dari 21 siswa berpendapat bahwa dengan belajar menggunakan model pembelajaran Everyone Is Teacher Here berbantuan video dapat meningkatkan pemahaman tehadap materi yang telah mereka ikuti. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, terdapat peningkatan prestasi belajar siswa mulai dari siklus I sampai siklus III dengan menggunakan model Everyone Is Teacher Here berbantuan media video di kelas VII-5 SMPN 8 Banda Aceh
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTROVERSIAL ISSUES BERBANTUAN MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 4 BANDA ACEH Fitri, Dita; Kamaruddin, Thamrin; Azis, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i4.9888

Abstract

Penerapan merupakan suatu perbuatan untuk memperaktekkan teori, metode demi mencapai tujuan tertentu. Controversial issue yaitu model pembelajaran yang menyajikan suatu isu yang mudah diterima oleh seorang atau kelompok, tetapi juga mudah ditolak oleh seorang atau kelompok lainnya. Video yaitu salah satu jenis media audio-visual yang dapat memberikan gambaran mengenai suatu objek yang bergerak bersama-sama dengan suara alamiah atau suara lain yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) peningkatan hasil belajar siswa; (2) Kesesuaian aktivitas guru dan siswa; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) Respon siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan controversial issue berbantuan video. Subjek dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI-IS3 SMA Negeri 4 Banda Aceh yang berjumlah 31 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan (1) Pre-test dan post-test; (2) Pengamatan aktivitas guru dan siswa; (3) Pengamatan keterampilan guru; dan (4) Angket respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 61,29% di siklus ke I menjadi 74,19% di siklus ke II dan 93,54% di siklus III. Persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 70% pada siklus I menjadi 80% pada siklus II dan 100% pada siklus III. (2) Jumlah kesesuaian aktivitas guru dan siswa meningkat dari 6 aktivitas sesuai pada siklus I menjadi 8 aktivitas sesuai pada siklus II dan 11 aktivitas sesuai pada siklus III. (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran meningkat dari skor 2,7 dengan kategori baik pada siklus I menjadi 3,2 dengan kategori baik pada siklus II dan 3,4 dengan kategori baik pada siklus III. (4) Pada umumnya respon siswa sangat bagus (baik) terutama mereka menyatakan menarik, menyenangkan, memahami, dan membuat siswa bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran yang disampaikan guru
HUBUNGAN PENGGUNAAN YOUTUBE SEBAGAI SUMBER BELAJAR DAN KETERAMPILAN MEMBACA PETA DENGAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 17 BANDA ACEH Oktavia, Cut Dina; Abdi, Abdul Wahab; Azis, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i4.9884

Abstract

Penelitian ini berjudul hubungan penggunaan youtube sebagai sumber belajar dan keterampilan membaca peta dengan hasil belajar IPS Terpadu Siswa Kelas VIII SMP Negeri 17 Banda Aceh. Rumusan masalah dalam penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan youtube sebagai sumber belajar dan keterampilan membaca peta dengan hasil belajar IPS Terpadu Siswa Kelas VIII SMP Negeri 17 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasinya adalah siswa Kelas VIII SMP Negeri 17 Banda Aceh yg berjumlah 223 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling, sebanyak 20% dari populasi maka sampel berjumlah 45 siswa. Teknik pengumpulan data melalui angket dan tes, data diolah dengan analisis korelasi ganda. Berdasarkan pengolahan data, hasil korelasi untuk masing-masing variabel menggunakan rumus Product Moment Pearson diperoleh , , dan . Artinya nilai hubungan paling tinggi terdapat pada . Selnjutnya untuk melihat hubungan , dengan secara bersama-sama menggunakan rumus Korelasi Ganda diperoleh . Artinya terdapat korelasi sedang yaitu berada pada interval 0,40-0,599. Nilai koefisien determinasi ganda diperoleh sebesar 16,81% dan uji signifikansi diperoleh atau 8 3,22. Penghitungan regresi linear berganda diperoleh nilai regresi . Berdasarkan hasil uji signifikansi maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis akhir penelitian ini terima , yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan youtube sebagai sumber belajar dan keterampilan membaca peta dengan hasil belajar IPS Terpadu Siswa Kelas VIII SMP Negeri 17 Banda Aceh, khususnya pada materi peta (kondisi geografis negara ASEAN).
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN MURDER BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI IPS I MAN 1 SIGLI Ramadhani, Diah; Abdi, Abdul Wahab; Azis, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i3.5269

Abstract

Kemendikbud. 2015. Panduan Penilaian Untuk Sekolah Menegah Atas.Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.Suryosubroto. 2009. Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
PENERAPAN MEDIA ANIMASI AUDIO VISUAL MENGGUNAKAN SOFTWARE POWTOON UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SMP NEGERI 16 BANDA ACEH Trina, Zee; Azis, Daska; Purnomowati, Dyah Rahmani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i2.5205

Abstract

Software animasi powtoon adalah software berbasis web untuk membuat sebuah paparan yang memiliki fitur animasi, diantaranya animasi tulisan tangan, animasi kartun, dan efek transisi yang lebih hidup serta pengaturan timeline yang sangat mudah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) peningkatan hasil belajar siswa; (2) Kesesuaian aktivitas guru dan siswa; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) Respon siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan software animasi powtoon. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII-3 SMP Negeri 16 Banda Aceh yang berjumlah 24 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan (1) Lembar pre-test dan post-test; (2) Lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa; (3) Lembar pengamatan keterampilan guru; dan (4) Angket respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 63% pada siklus I menjadi 79% pada siklus II dan 92% pada siklus III. Persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 50% pada siklus I menjadi 70% pada siklus II dan 90% pada siklus III. (2) Jumlah kesesuaian aktivitas guru dan siswa meningkat dari 6 aktivitas sesuai pada siklus I menjadi 8 aktivitas sesuai pada siklus II dan 10 aktivitas sesuai pada siklus III. (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran meningkat dari skor 2,6 dengan kategori baik pada siklus I menjadi 3,1 dengan kategori baik pada siklus II dan 3,3 dengan kategori baik pada siklus III. (4) Pada umumnya atau sebanyak 93,3% siswa menyatakan bahwa pembelajaran dengan menggunakan software animasi powtoon sangat menarik dan membantu siswa dalam memahami materi pelajaran.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN GIRING QUESTION AND GETTING ANSWER DENGAN BERBANTUAN TAKTIK PENGHASIL PERTANYAAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI PADA SISWA KELAS X SMAN 16 BANDA ACEH Zakian, Mia; Hasmunir, .; Azis, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i1.5086

Abstract

Metode pembelajaran Giving Question and Getting Answer adalah metode pendukung pengembangan pembelajaran kooperatif yang memfokuskan siswa untuk bertanya dan menjawab pertanyaan. Taktik penghasil pertanyaan merupakan gaya yang dilakukan untuk mempermudah guru dalam mengajar dan menjadikan tingkat kemampuan siswa dalam pembelajaran semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar siswa; (2) Aktivitas guru dan siswa; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) Respon siswa terhadap metode pembelajaran Giving Question and Getting Answer dengan berbantuan taktik penghasil pertanyaan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IS SMAN 16 Banda Aceh yang berjumlah 20 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan (1) Lembar pre-test dan post-test; (2) Lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa; (3) Lembar pengamatan keterampilan guru; dan (4) lembar respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 14 siswa yang tuntas pada siklus I, 16 siswa tuntas pada siklus II, dan 19 tuntas pada siklus III, persentase ketuntasan klasikal pun meningkat dari 50% pada siklus I, 70% pada siklus II, dan 90% pada siklus III; (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat menjadi sesuai dengan persentase waktu ideal; (3) Keterampilan guru meningkat dari perolehan skor 2,64 pada siklus I dengan kategori baik, skor 3,42 pada siklus II dengan kategori baik, dan 3,55 pada siklus III dengan kategori sangat baik; (4) Respon siswa, terhadap metode pembelajaran Giving Question and getting answer dengan berbantuan taktik penghasil pertanyaan dapat dikatakan baik. 95 persen dari 20 siswa berpendapat bahwa dengan belajar melalui metode Giving Question and Getting Answer dengan berbantuan taktik penghasil pertanyaan dapat meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi dasar-dasar ilmu geografi yang telah dipelajari.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MEDIA PREZI DENGAN MEDIA POSTER PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VII MTsN 2 BANDA ACEH Mulia, Intan; Hasmunir, .; Azis, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i1.5081

Abstract

Media pembelajaran digunakan sebagai alat bantu untuk mempermudah dan membantu tugas guru dalam menyampaikan berbagai bahan dan materi pelajaran, Dengan adanya media pembelajaran, anak didik dapat belajar dengan mudah dan merasa senang dalam mengikuti pelajaran. Adapun beberapa media yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran ialah media prezi dan media poster sehingga membuat materi yang disampaikan mudah dipahami oleh siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar siswa yang menggunakan media Prezi lebih baik dibandingkan hasil belajar siswa yang menggunakan media Poster dalam mata pelajaran IPS Terpadu kelas VII MTsN 2 Banda Aceh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa yang menggunakan media Prezi lebih baik dibandingkan hasil belajar siswa yang menggunakan media Poster dalam mata pelajaran IPS Terpadu kelas VII MTsN 2 Banda Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII yang berjumlah 263 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling, diambil hanya dua kelas yakni kelas VII-1 sebanyak 40 siswa dan kelas VII-2 sebanyak 40 siswa. Teknik pengumpulan data berupa pemberian test kepada siswa, yakni pre-test dan post-test. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji t. Hasil pengolahan data penelitian diperoleh thitung = 3,63 dan ttabel = 1,67 padataraf signifikansi 5% dengan peluang 0,95 dan dk = 78, artinya thitung ttabel sehingga Ha diterima. Simpulan yang dapat diambil adalah hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan media prezi lebih baik dibandingkan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan media poster
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU DI SMP NEGERI 1 MEUREUDU KABUPATEN PIDIE JAYA TAHUN AJARAN 2015/2016 Mursalin, Wan; Azis, Daska; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v1i2.1730

Abstract

Model pembelajaran memegang peranan yang penting dalam proses belajar mengajar. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan adalah children learning in science (CLIS). Namum yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah apakah berpengaruh penggunaan model pembelajaran CLIS terhadap hasil belajar IPS Terpadu di SMP Negeri 1 Meureudu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran CLIS terhadap hasil belajar IPS Terpadu di SMP Negeri 1 Meureudu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dan jenis eksperimen yang diawali dengan tes awal (pre-test), proses pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran CLIS dan diakhiri dengan tes akhir (post-test). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Meureudu tahun pelajaran 2015/2016 berjumlah 220 siswa. Sampel diambil dua kelas secara sengaja (purposive), yaitu kelas VIII A dan kelas VIII B dengan masing-masing kelas terdiri dari 20 siswa dan 22 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan secara observasi, tes, dan kajian kepustakaan. Setelah data terkumpul dianalisis dengan menggunakan uji anova dan uji-t. Uji F (anova) digunakan untuk mengetahui kemampuan awal siswa kedua kelas sebelum diberikan perlakuan. berdasarkan hasil pengolahan data post test diperoleh nilai thitung adalah 1,74 pada taraf signifikan 5%. Nilai ttabel diperoleh dari tabel distribusi t dengan dk (n1 + n2 2 = 40) adalah 1,68. Jadi berdasarkan hasil pengolahan data dan tabel distribusi t diketahui bahwa nilai thitung = 1,74 ttabel = 1,68 pada taraf signifikan 5%. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Children Learning In Science dan Konvensional. Hasil belajar siswa menggunakan model Children Learning In Science lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Konvensional.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA DENGAN MEDIA PERMAINAN MONOPOLY PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VII DI SMP NEGERI 14 BANDA ACEH Muharrami, Yanti; Abdi, Abdul Wahab; Azis, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v1i1.458

Abstract

Media sangat diperlukan dalam proses pembelajaran, karena ia berperan sebagai alat bantu pendengaran dan penglihatan peserta didik. Salah satu media yang bisa digunakan dalam pembelajaran adalah media permainan ular tangga dan monopoly dimana dengan menggunakan kedua media ini dapat melatih siswa untuk aktif berkerja sama dalam kelompok. Rumusan masalah dalam penelitian ini apakah hasil belajar siswa menggunakan media permainan ular tangga lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa menggunakan media permainan monopoly pada mata pelajaran IPS terpadu siswa kelas VII di SMP Negeri 14 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa menggunakan media permainan ular tangga lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa menggunakan media permainan monopoly pada mata pelajaran IPS terpadu siswa kelas VII di SMP Negeri 14 Banda Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII yaitu 3 kelas yang jumlah siswa 61 siswa, sedangkan pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dua kelas yaitu kelas VII1 sebanyak 22 siswa dan kelas VII2 sebanyak 21 siswa. Teknik pengumpulan data berupa pemberian tes kepada siswa, yakni pre-test dan post-test. Pre-test digunakan untuk mengetahui kemampuan peserta didik sebelum menerima pelajaran, sedangkan post-test dugunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah menerima pelajaran. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji-t. Hasil pengolahan data tersebut diperoleh nilai thitung = 3,24 yang lebih besar dari ttabel = 1,68 pada taraf signifikansi 5% dengan peluang 0,95 dan dk = 41, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Simpulan yang dapat diambil adalah hasil belajar siswa menggunakan media permainan ular tangga lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa meggunakan media permainan monopoly pada mata pelajaran IPS terpadu siswa kelas VII di SMP Negeri 14 Banda Aceh.
Co-Authors . Erniati . Fajriani . Fajriani, . . Hasmunir . Hasmunir . Hasmunir, . . Hendrawan . Hendrawan . Irsandika . Istinandari . Kasihani . Rusliana . Zulfahmi . Zulfan ., Sayuti A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Wahab Abdi Abdul Wahab Abdi Abdul Wahab Abdi Abdul Wahab Abdi Abdul Wahab Abdi, Abdul Wahab Adelia Rahmawati Ahmad Nubli Gadeng Ahmad Nubli Gadeng Ainal Mardhiah Akhyar Akhyar Al Rizki Damee Al-Farisi, Muhammad Alamsyah Taher Alamsyah Taher, Alamsyah Amin, Maftuh Amsal Amri Amsal Amri Andika Bayangkara Anggrainy, Silvya Anja, Anja Annafia, Nida Annisa Fitri Pramono Annisa Fitri Pramono Arfa Yulisa Armia, Yasser Astuti Capah Azkia, Nurul Batubara, Dinda Zillatul Munawaroh Bayhaqi, Muhammad Capah, Astuti Cut Dina Oktavia Cut Khairul Rizqa Cut Meurah Badriatun Nufus Diah Ramadhani Diah, Husna Dita Fitri Dita Ramadani Sunarti Elvika Zuray Epon Ningrum Erniati, Erniati Eva Murtisal Fadhlurrahman, Muhammad Fajriyani, Fajriyani Fathnun Nadhila Firmansyah, Ichsan Fitra, Maydil Fitri, Dita Fitria, Ade Fitriani Yulianti Furqan, M Hafizul Furqan, M. Hafizul Furqan, Muhammad Hafizul Gadeng, Ahmad Nubli Hadiyani, Rahmilia Hastuti, Sri Wilda Hidayati, Sulfida Icha Hilda Yanti Ichsan Firmansyah Ilham Maulana Ilham Maulana Indah Faras Fita Naldi Indah, Yuli Aulia Intan Agusriati Intan Mulia Irma Liana Islami, Zukya Rona Istinandari, . Jalil, Hasbul Julita Wati Jumara, Riska Jummi, Cut Vita Rajiatul Kamil, Puspita Annaba Kasihani, . Khairana Zuhra Liana, Irma Livery, Manwar Lukman Hakim M Hafizul Furqan M. Hafizul Furqan M. Hafizul Furqan Manwar Livery Maulidian, Muhammad Okta Ridha Mawarni, . Maydil Fitra Mia Zakian Miftahul Husna Mirza Desfandi Mita Prancinitia Mohd Hairy Ibrahim Muhammad Al-Farisy Muhammad Al-Farisy Muhammad Daud Muhammad Fadhlurrahman Muhammad Hafizul Furqan Muhammad Zubaili Muhjam Kamza Mulia, Intan Mulyadi Mulyadi Munawarah, Rizki Mursalin, Wan Murtisal, Eva Nabila, Widia Nadhila, Fathnun Nadia Darti Niafuri Satriani Novia Zalmita Nubli Gadeng, Ahmad Nufus, Cut Meurah Badriatun Nufus, Vivi Hayatun Nur Amalia Nur Amalia NURUL HAYATI Nurul Husna Oktavia, Cut Dina Pramono, Annisa Fitri Purnama Sari, Puja Purnomowati, Dyah Rahmani Putri Kemala Aini Qadri, Nur Rahmilia Hadiyani Ramadhani, Diah Ramli Ramli Razali Razali Reva Saputra Ridha, Syahrul Rinaldi MAulika Ryan Risma Wahyuni Rizka Az Zahra Rizka Dewantara Rizka Dewantara Dewantara Rizka, Raiyatul Rizqa, Cut Khairul Ruliani, . Ruliani, Ruliani Ruslan Ruslan Rusliana, . Ryan, Rinaldi MAulika salsabila, safira Samsul Bardi Sandra, Yosi Santi, Yuni Sapitri, . Saputri, Nadya Sari, Khaznina Sasmita, Umi Satriani, Niafuri Sellyta Sellyta Sellyta, Sellyta Selvia, Syarifah Melda Shulvia Shulvia Shulvia, Shulvia Silvya Anggrainy Sinaga, Rizky Siti Hajar Siti Hasanah Siti Hasanah Siti Rahayu Sri Yanti Sri Yanti Suhendro Syamsiar, Syamsiar Syamsul Bardi Syamsul Bardi Syamsul Bardi, Syamsul Thamrin Kamaruddin Thamrin Kamaruddin Thamrin Kamaruddin Thamrin Kamaruddin, Thamrin Tita Nurmalinasari Hidayat Trina, Zee Ulfa Jazila Ulfa Jazila Umi Sasmita Usrati, Zul Vivi Hayatun Nufus Wahab Abdi, Abdul Wahyu Akbar Wahyuni, Risma Winda Br Hombing Yanti Muharrami Yanti Muharrami, Yanti Yulianti Fitriani Yulisa, Arfa Yuni Santi Yunisrina Q. Yusuf Zahara, Amelia Zahra, Rizka Az Zahrul Fuadi Zaki, Ammar Zakian, Mia Zikra, Surya Zubaili, Muhammad Zuhra, Khairana Zul Usrati Zuray, Elvika