Claim Missing Document
Check
Articles

Fieldwork: Utilizing the Environment for Comprehensive Geography Learning Daska Azis; M Hafizul Furqan; Suhendro; Muhammad Al-Farisy; Ahmad Nubli Gadeng; Mirza Desfandi; Rizka Dewantara; Cut Meurah Badriatun Nufus; Rahmilia Hadiyani
JURNAL GEOGRAFI Vol. 17 No. 1 (2025): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v17i1.64613

Abstract

This study provides an overview of how the Field Trip learning method can be used in school geography by utilizing natural and artificial laboratories. Geography education includes various components, including the lithosphere, anthroposphere, hydrosphere, biosphere, and atmosphere. One effective method to enhance learning is to utilize the environment as a resource through fieldwork, where students engage in direct observation and investigation outside the classroom. The research method uses a qualitative approach with literature studies and bibliographic analysis. The findings show that natural and artificial environments can support fieldwork-based learning, including (1) studying the distribution of flora and fauna in urban forests, (2) understanding natural disasters through visits to the Tsunami Museum, (3) applying remote sensing techniques by exploring hilly landscapes, and (4) utilizing university laboratories for Geographic Information Systems. The fieldwork method encourages interactive learning between teachers and students and peer involvement, creating a fun yet focused learning experience. In addition, incorporating the environment as a learning resource enhances students' critical thinking, encourages active participation, and fosters a scientific mindset. Students gain deeper geographical insights through this approach while developing important analytical and observation skill
Implementation of MBKM Teaching Assistance Program in Improving Teacher Digital Literacy in Aceh Besar District Azis, Daska; Furqan, M Hafizul; Sinaga, Rizky
Al-Khawarizmi Vol 7 No 2 (2023): Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jppm.v7i2.19284

Abstract

The Teaching Assistance Program is a program initiated by the government through Kemendikbudristekdikti. This program aims to provide opportunities for students to sharpen competencies in the 21st century. The formulation of the problem in this research is, what is the level of digital literacy of teachers in schools implementing the MBKM Teaching Assistance Program in Aceh Besar District? This research uses descriptive analysis method. The population of this study were 15 tutors spread across 14 schools in Aceh Besar. Data collection was carried out by distributing questionnaires to respondents, then the data were analyzed using simple statistical formulas. The results of the research on the level of digital literacy of teachers in schools implementing the MBKM Teaching Assistance Program in Aceh Besar District, namely very high category 6.66%, high category 20%, medium category 60%, low category 6.66%, very low category 6.66% . In general, the level of digital literacy of teachers in schools implementing the MBKM Teaching Assistance Program in Aceh Besar is in the moderate category.
Development of Gamification-Based Learning Media on Atmospheric Dynamics Material Fitria, Ade; Azis, Daska; Desfandi, Mirza; Gadeng, Ahmad Nubli
Tunas Geografi Vol. 14 No. 1 (2025): JURNAL TUNAS GEOGRAFI
Publisher : Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/tgeo.v14i1.67694

Abstract

This development research aims to produce a gamification-based learning media that is feasible and effective for teaching the topic of atmospheric dynamics and its impact on life in Geography subjects. The material on atmospheric dynamics and its impacts includes several subtopics, namely: (1) identifying the layers of the Earth's atmosphere, (2) analyzing weather elements and interpreting weather data, (3) identifying atmospheric dynamics and their impact on life, (4) analyzing the classification of climate types and global climate patterns, and (5) understanding the characteristics of Indonesia's climate and its influence on human activities. This research explains that gamification does not mean creating a game, but rather developing specialized media to apply gamification concepts more effectively. The development of the media was carried out using the Research and Development (R&D) method with the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). This study produced learning media containing gamification elements such as points, badges, challenges, competition, collaboration, levels, content unlocking, duration, tasks, and game rules. The model used in the implementation of this gamification-based learning media is the Game-Based Learning model. Data collection techniques in this research used questionnaires with a Likert scale. The results obtained showed a validation score from media experts of 89%, from material experts of 83%, and students' trial results reached 83% as well. Therefore, the gamification-based learning media is categorized as “highly feasible” for use.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING TOGETHER BERBANTUAN MEDIA POSTER TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA DI MAS DARUL ULUM BANDA ACEH Salsabila, Safira; Azis, Daska; Yulianti, Fitriani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 10, No 4 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v10i4.35392

Abstract

Pendidikan merupakan fondasi penting bagi kehidupan manusia, tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar tetapi juga membentuk karakter dan nilai-nilai budaya. Pendidikan harus dimulai sejak dini untuk memastikan penerapan nilai-nilai tersebut di masa dewasa, serta mendukung perkembangan potensi individu dalam konteks sosialdanspiritual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran Learning Together berbantuan media poster berpengaruh terhadap hasil belajar geografi siswa kelas X-IPAS 3 MAS Darul Ulum Banda Aceh. Penelitian ini mengunakan metode kuantitatif, adapun jenis penelitian ini menggunakan Pre-Experimental dengan desain One-Group Pretest-Posttest, dengan sampel menggunakan teknik purposive sampling, sampelpenelitian ini adalah siswa kelas X-IPAS 3 MAS Darul Ulum Banda Aceh yang berjumlah 29 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan domukentasi. Pengujian instrument menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data uji Normalitas, Homogenitas, dan Hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian bahwa model pembelajaran Learning Together berbantuan media poster secara signifikan lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar geografi kelas X-IPAS 3, sebagaimana terbukti dari nilai thitung 7,05 ttabel= 1,671 pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan 56, sehingga Haditerima.Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model Learning Together berbantuan media poster memberikan pengaruh positif yang nyata terhadap pencapaian belajar siswa mata pelajaran geografi kelas X-IPAS 3 MAS Darul Ulum Banda Aceh.
TRADISI RITUAL RAJAH SEUMAPA (BALEK KUNYET) SEBAGAI PENGOBATAN TRADISIONAL PADA MASYARAKAT IE BUBOH KECAMATAN MEUKEK KABUPATEN ACEH SELATAN: Tradisi Ritual Rajah Seumapa (Balek Kunyet) Sebagai Pengobatan Tradisional Pada Masyarakat Ie Buboh Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan Gadeng, Ahmad Nubli; Mirna, Lydia; Azis, Daska; Ruliani, Ruliani; Kamza, Muhjam
DEMOS: Journal of Demography, Ethnography and Social Transformation Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Demography, Etnography and Social Transformation
Publisher : LPPM UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/y99a7y63

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tradisi ritual rajah seumapa (balek kunyet) sebagai pengobatan tradisional pada Masyarakat Ie Buboh Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dilakukan tidak terstruktur dengan menggunakan pedoman wawancara, kemudian menggunakan observasi dilakukan dengan cara anecdotal. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 3 pawang rajah seumapa, keuchik dan juga 11 masyarakat umum yang ada di Desa Ie Buboh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Rajah seumapa merupakan suatu cara pengobatan tradisional dan merupakan peninggalan budaya dari nenek moyang yang harus dilestarikan, rajah seumapa bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja dan hanya bisa dilakukan oleh seseorang yang memiliki keahlian khusus dalam menyembuhkan penyakit seumapa. Gejala dari seumapa adalah sakit kepala, badan terasa panas dan lemas, sakit perut. Ada juga sebagian yang merasakan gejala seumapa sama seperti gejala sakit arwah yang menyapanya di masa hidup. Bahan yang digunakan adalah kunyit dan kapur disertakan pembacaan surah Al-Qur’an dan mantra pada bahan tersebut. Masyarakat Ie Buboh masih melakukan ritual rajah seumapa meskipun pengobatan modern telah ada. Masyarakat juga percaya jika penyakit seumapa hanya bisa disembuhkan dengan ritual rajah seumapa.
Kesejahteraan Pengrajin Industri Kecil Rencong Aceh Di Gampong Baet Lampuot, Sukamakmur, Aceh Besar Sri Wilda Hastuti; Daska Azis; Rahmilia Hadiyani; Amelia Zahara
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 9, No 2.1 (2024): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v9i2.1.37117

Abstract

UMKM memiliki peran yang cukup penting dalam perekonomian dan pengembangan usaha di Indonesia, pengembangan usaha industri kecil dapat mengurangi tingkat kemiskinan dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kesejahteraan pengrajin industri kecil rencong Aceh di Gampong Baet Lampuot, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, industri kecil dan menengah memiliki peranan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh. Pengembangan usaha industri rencong ini memiliki peranan penting untuk meningkatkan kesejahteraan pengrajin rencong. Oleh karena itu hasil analisis dari 8 indikator menurut Badan Pusat Statistik (BPS) yaitu pendapatan, pendidikan, kesehatan dan gizi, taraf dan pola konsumsi, perumahan dan lingkungan, kependudukan, ketenagakerjaan, dan indikator sosial lainnya menyatakan bahwa sebanyak 30% pengrajin tergolong ke dalam tingkat kesejahteraan tinggi dan 70% pengrajin tergolong dalam tingkat kesejahteraan sedang.Kata kunci: Pengembangan, Industri kecil, Kesejahteraan.
EKSISTENSI KERAJINAN KASAB (SULAMAN BENANG EMAS KHAS ACEH) DI KECAMATAN SAMADUA KABUPATEN ACEH SELATAN Hasbul Jalil; Daska Azis; Ade Fitria
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 9, No 2.1 (2024): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v9i2.1.33389

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi kerajinan Kasab di Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan yang meliputi bentuk penyajian dan faktor yang mempengaruhi eksistensi kerajinan Kasab di Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deksriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasab di Kecamatan Samadua disajikan kedalam berbagai bentuk yaitu: Lidah-lidah, kipeh, tabia, maracu tunggang baliak,dalansi,banta gadang dan langik-langik. Adapun faktor yang mempengaruhi kerajinan kasab masih dapat ditemukan di Kecamatan Samadua antara lain kasab merupakan produk budaya yang memiliki nilai jual, pengrajin kasab yang masih tergolong usia produktif, dan kreativitas para pengrajin kasab untuk membuat produk kasab menjadi lebih modern
PEMETAAN PERSEBARAN UMKM KHAS ACEH MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DI KOTA BANDA ACEH Sulfida Hidayati; Daska Azis; M Hafizul Furqan; Syahrul Ridha
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v9i1.27962

Abstract

Penelitian ini berjudul Pemetaan UMKM Produk Khas Aceh Dengan Menggunakan Sistem Informasi Geografi di Kota Banda Aceh. Tujuan Penetian ini adalah untuk memetakan persebaran UMKM produk khas Aceh, untuk memudahkan dalam pengelolaan data secara geografis. Metode yang digunakan metode deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini peta digunakan sebagai media penyaji untuk mendeskripsikan dan menampilkan persebaran lokasi UMKM produk khas Aceh. Data lokasi diperoleh dengan cara mengambil titik koordinat lokasi UMKM menggunakan Google Maps atau melakukan Ploting ke lokasi UMKM menggunakan alat berupa Global Positioning System (GPS) kemudian menumpangkan data tersebut ke peta dasar. Berdasarkan hasil analisis peta maka dapat disimpulkan bahwa terdapat sebanyak 62 UMKM produk khas Aceh yang ada di Kota Banda Aceh. UMKM yang ada di Kota Banda Aceh sangat bervariasi, baik berupa usaha kuliner, kerajinan tangan, pakaian, aksesoris dan lain sebagainya. Jumlah UMKM terbanyak berada di Kecamatan Kuta Alam yaitu 32% dari total UMKM, kemudian diikuti oleh Kecamatan Baiturrahman sebesar 29%, Kecamatan Ulee Kareng sebesar 16%, Kecamatan Meuraxsa sebesar 9%, Kecamatan Leung Bata sebesar 5%, dan yang paling kecil presentasenya di Kecamatan Syiah Kuala, Banda Raya, dan Jaya Baru sebanyak 3% UMKM produk khas Aceh.
Simbolisme Ritual dan Legitimasi Kepemimpinan Adat: Kajian Etnografi Tradisi Munirin Reje Masyarakat Gayo Aceh Timur, Indonesia: Ritual Symbolism and Traditional Leadership Legitimacy: An Ethnographic Study on the Munirin Reje Tradition of the Gayo Community in East Aceh, Indonesia Ahmad Nubli Gadeng; Asiah; Daska Azis; Ruliani Ruliani; Ramli Ramli
Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan Vol. 21 No. 1 (2026): Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/adabiya.v21i1.7603

Abstract

This study explores Munirin Reje, a sacred purification and inauguration ritual practiced by the minority Gayo ethnic community in Simpang Jernih, East Aceh, Indonesia. The tradition plays a pivotal role in legitimizing customary leadership (Reje) and reinforcing social cohesion within the framework of local ethno-governance. Employing a qualitative micro-ethnographic approach, data were collected through participant observation, in-depth interviews, including with customary elders, and artifact analysis. The findings indicate that the ritual serves as a multidimensional instrument of political legitimacy and moral accountability. The symbolic use of water and peusijuek acts as a spiritual cleansing that elevates the Reje's moral authority. Importantly, the study highlights a crucial gendered mechanism of check-and-balance: the Bines dance performed by women serves as a platform for bottom-up social control, conveying constructive political criticism and advice through oral poetry prior to the leader's inauguration. Furthermore, genealogical knowledge transmission (Muyang–Datu–Awan–Ama) ensures the historical continuity of indigenous governance. The paper concludes that Munirin Reje is not merely a static ceremony, but a dynamic system of indigenous political ethics. To ensure its sustainability, the study recommends embedding its cultural values into inter-generational active participation and supporting its practice through local village development funds
Stiker sebagai Media Sosialisasi Mitigasi Bencana COVID-19 di Ruang Publik Kota Banda Aceh Mirza Desfandi; Abdul Wahab Abdi; Daska Azis; Novia Zalmita; Ahmad Nubli Gadeng
Catimore: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Catimore: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LSM Catimore dan Sahabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56921/cpkm.v3i1.174

Abstract

This article discusses the participation of male and female Islamic boarding school students (santriwan and santriwati) in the Real Work Lecture Program (Kuliah Kerja Nyata or KKN) at Ulumul Qur'an Madrasah Tsanawiyah in Langsa, with a focus on the implementation of innovative training programs. Involving programs such as News Anchor, MC in Arabic, and the Art of Crafting Handmade Bouquet Flowers, this research aims to evaluate the positive impact of KKN activities on the development of practical skills and the reinforcement of character values among the students. A thorough analysis of the effectiveness of each training program is also considered, taking into account the extent to which participation in these activities contributes to improving public speaking skills, mastering the Arabic language, and fostering creativity through the art of crafting handmade bouquets. The results of this research provide a clearer insight into the added value of KKN in the context of madrasah education, opening the door for further discussions on the implementation of relevant training programs in preparing students to face the challenges of the modern world.. .
Co-Authors . Erniati . Fajriani . Fajriani, . . Hasmunir . Hasmunir . Hasmunir, . . Hendrawan . Hendrawan . Irsandika . Istinandari . Kasihani . Rusliana . Zulfahmi . Zulfan ., Sayuti A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Wahab Abdi Abdul Wahab Abdi Abdul Wahab Abdi Abdul Wahab Abdi Abdul Wahab Abdi, Abdul Wahab Ade Fitria Ade Fitria Adelia Rahmawati Ahmad Nubli Gadeng Ahmad Nubli Gadeng Ainal Mardhiah Akhyar Akhyar Al Rizki Damee Alamsyah Taher Alamsyah Taher, Alamsyah Amelia Zahara Amelia Zahara Amin, Maftuh Ammar Zaki Amsal Amri Amsal Amri Andika Bayangkara Anggrainy, Silvya Anja, Anja Annafia, Nida Annisa Fitri Pramono Annisa Fitri Pramono Arfa Yulisa Armia, Yasser Asiah Astuti Capah Azkia, Nurul Baehaqi Batubara, Dinda Zillatul Munawaroh Bayhaqi, Muhammad Capah, Astuti Cut Dina Oktavia Cut Khairul Rizqa Cut Meurah Badriatun Nufus Diah Ramadhani Diah, Husna Dita Fitri Dita Ramadani Sunarti Elvika Zuray Epon Ningrum Erniati, Erniati Eva Murtisal Fadhlurrahman, Muhammad Fajriyani, Fajriyani Fathnun Nadhila Firmansyah, Ichsan Fitra, Maydil Fitri, Dita Fitria, Ade Fitriani Yulianti Furqan, M Hafizul Furqan, M. Hafizul Gadeng, Ahmad Nubli Hasbul Jalil Hidayati, Sulfida Husna Diah Icha Hilda Yanti Ichsan Firmansyah Ilham Maulana Ilham Maulana Indah Faras Fita Naldi Indah, Yuli Aulia Intan Agusriati Intan Mulia Irma Liana Islami, Zukya Rona Istinandari, . Julita Wati Jumara, Riska Jummi, Cut Vita Rajiatul Kamil, Puspita Annaba Kasihani, . Khairana Zuhra Liana, Irma Livery, Manwar Lukman Hakim M Hafizul Furqan M. Hafizul Furqan M. Hafizul Furqan Manwar Livery Maulidian, Muhammad Okta Ridha Mawarni, . Maydil Fitra Mia Zakian Miftahul Husna Mirna, Lydia Mirza Desfandi Mita Prancinitia Mohd Hairy Ibrahim Muhammad Al-Farisi Muhammad Al-Farisy Muhammad Al-Farisy Muhammad Daud Muhammad Fadhlurrahman Muhammad Hafizul Furqan Muhammad Hafizul Furqan Muhammad Zubaili Muhjam Kamza Mulia, Intan Mulyadi Mulyadi Munawarah, Rizki Mursalin, Wan Murtisal, Eva Nabila, Widia Nadhila, Fathnun Nadia Darti Niafuri Satriani Novia Zalmita Nubli Gadeng, Ahmad Nufus, Cut Meurah Badriatun Nufus, Vivi Hayatun Nur Amalia Nur Amalia NURUL HAYATI Nurul Husna Oktavia, Cut Dina Pramono, Annisa Fitri Purnama Sari, Puja Purnomowati, Dyah Rahmani Putri Kemala Aini Qadri, Nur Rahmilia Hadiyani Rahmilia Hadiyani Ramadhani, Diah Ramli Ramli Razali Razali Reva Saputra Ridha, Syahrul Rinaldi MAulika Ryan Risma Wahyuni Rizka Az Zahra Rizka Dewantara Rizka Dewantara Dewantara Rizka, Raiyatul Rizqa, Cut Khairul Ruliani Ruliani Ruliani, . Ruliani, Ruliani Ruslan Ruslan Rusliana, . Ryan, Rinaldi MAulika salsabila, safira Samsul Bardi Sandra, Yosi Santi, Yuni Sapitri, . Saputri, Nadya Sari, Khaznina Sasmita, Umi Satriani, Niafuri Sellyta Sellyta Sellyta, Sellyta Selvia, Syarifah Melda Shulvia Shulvia Shulvia, Shulvia Silvya Anggrainy Sinaga, Rizky Siti Hajar Siti Hasanah Siti Hasanah Siti Rahayu Sri Wilda Hastuti Sri Yanti Sri Yanti Suhendro Sulfida Hidayati Syahrul Ridha Syamsiar, Syamsiar Syamsul Bardi Syamsul Bardi Syamsul Bardi, Syamsul Thamrin Kamaruddin Thamrin Kamaruddin Thamrin Kamaruddin Thamrin Kamaruddin, Thamrin Tita Nurmalinasari Hidayat Trina, Zee Ulfa Jazila Ulfa Jazila Umi Sasmita Usrati, Zul Vivi Hayatun Nufus Wahab Abdi, Abdul Wahyu Akbar Wahyuni, Risma Winda Br Hombing Yanti Muharrami Yanti Muharrami, Yanti Yulianti Fitriani Yulisa, Arfa Yuni Santi Yunisrina Q. Yusuf Zahara, Amelia Zahra, Rizka Az Zahrul Fuadi Zaki, Ammar Zakian, Mia Zubaili, Muhammad Zuhra, Khairana Zul Usrati Zuray, Elvika