Claim Missing Document
Check
Articles

E-Learning Pada Mahasiswa Geografi Di Negara Berkembang Pada Pandemi Covid-19: Kesiapan, Respons Dan Tantangan Gadeng, Ahmad; Desfandi, Mirza; Wahab Abdi, Abdul; Azis, Daska
geoedusains: Jurnal Pendidikan Geografi Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geoedusains.v5i1.3360

Abstract

Dalam upaya memutus penyebaran COVID-19, e-learning menjadi solusi agar pembelajaran di perguruan tinggi tetap berjalan. Kurangnya infrastruktur dan kualitas sumber daya manusia membuat negara berkembang seperti Indonesia menghadapi tantangan besar dalam menerapkan e-learning. Artikel ini menyajikan bagaimana implementasi e-learning selama pandemi COVID-19 di Departemen Pendidikan Geografi di Aceh, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi di empat perguruan tinggi di Aceh. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebar melalui WhatsApp Group dan diisi secara online di google form. Setelah 1 bulan dari tanggal 1 Mei hingga 31 Mei 2020, terdapat 250 tanggapan yang terkumpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek kesiapan, bagi 64% responden, pembelajaran daring di masa pandemi COVID-19 merupakan pengalaman pertama bagi mereka. Terkait respon responden terhadap e-learning, 88% responden memberikan respon negatif terhadap e-learning yang diterapkan pada masa pandemi COVID-19. Hal ini disebabkan oleh berbagai tantangan yang mereka hadapi. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan kepada dosen untuk memiliki strategi pembelajaran yang inovatif untuk menarik minat mahasiswa terhadap e-learning. Pemerintah perlu menyediakan infrastruktur jaringan internet yang merata ke seluruh daerah.
E-Learning Pada Mahasiswa Geografi Di Negara Berkembang Pada Pandemi Covid-19: Kesiapan, Respons Dan Tantangan Gadeng, Ahmad; Desfandi, Mirza; Wahab Abdi, Abdul; Azis, Daska
geoedusains: Jurnal Pendidikan Geografi Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geoedusains.v5i1.3360

Abstract

Dalam upaya memutus penyebaran COVID-19, e-learning menjadi solusi agar pembelajaran di perguruan tinggi tetap berjalan. Kurangnya infrastruktur dan kualitas sumber daya manusia membuat negara berkembang seperti Indonesia menghadapi tantangan besar dalam menerapkan e-learning. Artikel ini menyajikan bagaimana implementasi e-learning selama pandemi COVID-19 di Departemen Pendidikan Geografi di Aceh, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi di empat perguruan tinggi di Aceh. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebar melalui WhatsApp Group dan diisi secara online di google form. Setelah 1 bulan dari tanggal 1 Mei hingga 31 Mei 2020, terdapat 250 tanggapan yang terkumpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek kesiapan, bagi 64% responden, pembelajaran daring di masa pandemi COVID-19 merupakan pengalaman pertama bagi mereka. Terkait respon responden terhadap e-learning, 88% responden memberikan respon negatif terhadap e-learning yang diterapkan pada masa pandemi COVID-19. Hal ini disebabkan oleh berbagai tantangan yang mereka hadapi. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan kepada dosen untuk memiliki strategi pembelajaran yang inovatif untuk menarik minat mahasiswa terhadap e-learning. Pemerintah perlu menyediakan infrastruktur jaringan internet yang merata ke seluruh daerah.
E-Learning Pada Mahasiswa Geografi Di Negara Berkembang Pada Pandemi Covid-19: Kesiapan, Respons Dan Tantangan Gadeng, Ahmad; Desfandi, Mirza; Wahab Abdi, Abdul; Azis, Daska
geoedusains: Jurnal Pendidikan Geografi Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geoedusains.v5i1.3360

Abstract

Dalam upaya memutus penyebaran COVID-19, e-learning menjadi solusi agar pembelajaran di perguruan tinggi tetap berjalan. Kurangnya infrastruktur dan kualitas sumber daya manusia membuat negara berkembang seperti Indonesia menghadapi tantangan besar dalam menerapkan e-learning. Artikel ini menyajikan bagaimana implementasi e-learning selama pandemi COVID-19 di Departemen Pendidikan Geografi di Aceh, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi di empat perguruan tinggi di Aceh. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebar melalui WhatsApp Group dan diisi secara online di google form. Setelah 1 bulan dari tanggal 1 Mei hingga 31 Mei 2020, terdapat 250 tanggapan yang terkumpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek kesiapan, bagi 64% responden, pembelajaran daring di masa pandemi COVID-19 merupakan pengalaman pertama bagi mereka. Terkait respon responden terhadap e-learning, 88% responden memberikan respon negatif terhadap e-learning yang diterapkan pada masa pandemi COVID-19. Hal ini disebabkan oleh berbagai tantangan yang mereka hadapi. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan kepada dosen untuk memiliki strategi pembelajaran yang inovatif untuk menarik minat mahasiswa terhadap e-learning. Pemerintah perlu menyediakan infrastruktur jaringan internet yang merata ke seluruh daerah.
The Impact of The Problem-Based Learning Model on Student Error Reduction in Integrated Social Science Learning Azis, Daska; Furqan, M. Hafizul; Kamza, Muhjam; Pramono, Annisa Fitri
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.3993

Abstract

The misconceptions that occur in integrated social studies subjects are caused by the wide scope of material, which causes students to have difficulty understanding the concepts conveyed by the teacher. A misperception is an error in understanding and explaining a concept based on previous experience. This study aims to determine the effect of the problem based learning model on reducing students' misconceptions in integrated social studies subjects. This type of research is experimental and uses a one-group pretest-posttest design. The sampling technique used in this study is a total sampling technique (population research). The sample in this study was from class VIII-E MTsS Insan Qura'ni Aceh Besar, totaling 27 people. The data collection technique is in the form of giving tests to students, namely a pre-test and post-test that are equipped with a three-tier diagnostic test. The results showed that the average score of students' misconceptions on the pretest was 33.33%, and the post-test was 15.06%. So, there is a decrease in students' misconceptions after the application of the problem based learning model of 54.81%. The results of hypothesis testing in this study were obtained, so that H0 was accepted and H1 was rejected. So the hypothesis in this study is that there is a decrease in the value of misconceptions after the application of the problem based learning model. The conclusion of the study is that the application of the problem based learning model can reduce students' misconceptions in integrated social studies subjects about interaction between ASEAN countries (class VIII MTsS Insan Qur'ani Aceh Besar).
Implementation of MBKM Teaching Assistance Program in Improving Teacher Digital Literacy in Aceh Besar District Azis, Daska; Furqan, M Hafizul; Sinaga, Rizky
Al-Khawarizmi Vol 7, No 2 (2023): Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jppm.v7i2.19284

Abstract

The Teaching Assistance Program is a program initiated by the government through Kemendikbudristekdikti. This program aims to provide opportunities for students to sharpen competencies in the 21st century. The formulation of the problem in this research is, what is the level of digital literacy of teachers in schools implementing the MBKM Teaching Assistance Program in Aceh Besar District? This research uses descriptive analysis method. The population of this study were 15 tutors spread across 14 schools in Aceh Besar. Data collection was carried out by distributing questionnaires to respondents, then the data were analyzed using simple statistical formulas. The results of the research on the level of digital literacy of teachers in schools implementing the MBKM Teaching Assistance Program in Aceh Besar District, namely very high category 6.66%, high category 20%, medium category 60%, low category 6.66%, very low category 6.66% . In general, the level of digital literacy of teachers in schools implementing the MBKM Teaching Assistance Program in Aceh Besar is in the moderate category.
Utilization of Geographic Information Systems in Environmental Vulnerability Mapping to Tsunami Disaster in West Aceh District Azis, Daska; Abdi, Abdul Wahab; Furqan, M. Hafizul; Akbar, Wahyu
Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education Vol. 7 No. 2 (2023): Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education (SJDGGE) - (Dece
Publisher : Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sjdgge.v7i2.531

Abstract

Indonesia is a region that is vulnerable to earthquake and tsunami disasters. As a mitigation effort a disaster vulnerability map is needed. This study aims to produce a tsunami vulnerability map of the environment by implementing a geographic information system (GIS) in Aceh Barat District. Tools and materials used are: 1) computer device assisted by ArcGis Software version 10.4.1. 2) Parameter map (Land use map in West Aceh District, Map of river border distance, Beach border distance, Map of Aceh Barat District elevation map, West Aceh District slope map). Data were analyzed by scoring and weighting with overlay techniques. The results showed that the area with a very high vulnerability category was at the mouth of the river and the area of ​​the Woyla River, Bubon River, and Meureubo River with an area of ​​up to 10 . Areas with a very low vulnerability category are in the Sungai Mas and Pante Ceureumen Districts with an area of ​​1611.. Suggestions in this research are the need for more specific mapping, such as mapping of social, economic, and physical vulnerability, so that the impact of the tsunami disaster from various vulnerability factors can be minimized
PEMBERDAYAAN KELOMPOK PETERNAK MELALUI TEKNOLOGI PENGOLAHAN LIMBAH KANDANG AYAM SEBAGAI PUPUK KOMPOS/PUPUK DASAR PEPAYA CALINA Daud, Muhammad; Zulfan, Zulfan; Hakim, Lukman; Aziz, Daska; Fuadi, Zahrul; Mulyadi, Mulyadi
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 3 (2024): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i3.896

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kelompok peternak tentang pemanfaatan limbah kandang ayam berupa litter sebagai sumber bahan baku utama dalam pembuatan pupuk kompos. Pengetahuan tentang pemanfaatan limbah kandang ayam sebagai pupuk kompos sangat diperlukan karena limbah kandang ayam merupakan salah satu bahan utama yang dapat dimanfaatkan sebagai komponen pembuatan pupuk kompos sehingga dapat digunakan sebagai pupuk dasar tanaman pepaya calina. Pengetahuan tentang pemanfaatan limbah kandang ayam dan penerapannya pada tanaman pepaya calina sebagai pupuk dasar sangat diperlukan karena pupuk merupakan komponen biaya yang signifikan dalam struktur produksi pertanian. Selain faktor biaya, kandungan dan komposisi nutrisi pupuk juga akan berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan tanaman. Pupuk kompos adalah salah satu jenis bahan organik yang dapat digunakan untuk menambah dan memperbaiki kesuburan tanah. Pemanfaatan limbah kandang ayam merupakan salah satu alternatif yang sangat tepat untuk mengatasi kelangkaan dan meningkatnya harga pupuk dewasa ini. Sampai saat ini pemanfaatan limbah kandang ayam sebagai bahan baku utama dalam pembuatan pupuk kompos belum dilakukan secara optimal, sehingga banyak limbah kandang ayam menumpuk di sekitar kandang dan apabila tidak dikelola dengan bijak maka dapat mencemari lingkungan. Metode pendekatan yang dilakukan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini yaitu berupa pembekalan tentang teknik pemanfaatan dan pengolahan limbah kandang ayam sebagai bahan baku utama dalam pembuatan dan produksi pupuk kompos serta penerapannya pada tanaman pepaya calina. Hasil pelaksanaan pengabdian telah diperoleh hasil berupa meningkatnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat/kelompok peternak dalam pemanfaatan limbah kandang ayam sebagai bahan utama dalam pembuatan pupuk kompos dan dapat dijadikan sebagai pupuk dasar tanaman pepaya calina
The Impact of The Problem-Based Learning Model on Student Error Reduction in Integrated Social Science Learning Azis, Daska; Furqan, M. Hafizul; Kamza, Muhjam; Pramono, Annisa Fitri
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.3993

Abstract

The misconceptions that occur in integrated social studies subjects are caused by the wide scope of material, which causes students to have difficulty understanding the concepts conveyed by the teacher. A misperception is an error in understanding and explaining a concept based on previous experience. This study aims to determine the effect of the problem based learning model on reducing students' misconceptions in integrated social studies subjects. This type of research is experimental and uses a one-group pretest-posttest design. The sampling technique used in this study is a total sampling technique (population research). The sample in this study was from class VIII-E MTsS Insan Qura'ni Aceh Besar, totaling 27 people. The data collection technique is in the form of giving tests to students, namely a pre-test and post-test that are equipped with a three-tier diagnostic test. The results showed that the average score of students' misconceptions on the pretest was 33.33%, and the post-test was 15.06%. So, there is a decrease in students' misconceptions after the application of the problem based learning model of 54.81%. The results of hypothesis testing in this study were obtained, so that H0 was accepted and H1 was rejected. So the hypothesis in this study is that there is a decrease in the value of misconceptions after the application of the problem based learning model. The conclusion of the study is that the application of the problem based learning model can reduce students' misconceptions in integrated social studies subjects about interaction between ASEAN countries (class VIII MTsS Insan Qur'ani Aceh Besar).
The role of oral traditions in internalizing smong wisdom: Perspectives from the Simeulue community Ramli, Ramli; Gadeng, Ahmad Nubli; Azis, Daska; Yusuf, Yunisrina Qismullah; Razali, Razali
Indonesian Journal of Applied Linguistics Vol 14, No 2 (2024): Vol. 14, No.2, September 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijal.v14i2.74903

Abstract

This research aims to identify the oral tradition of internalizing smong wisdom, recognized as successful in saving the people of Simeulue, Aceh, Indonesia, during the 2004 tsunami disaster. It employs a qualitative approach with descriptive methods. Data collection techniques include in-depth interviews with 30 informants comprising traditional leaders and community members knowledgeable about smong local wisdom. Data analysis utilizes thematic analysis. The research findings reveal that the ancestors of the Simeulue people internalized smong local wisdom through oral culture, which held significant literary value since 1907. The internalization of smong wisdom is evident through its transmission across generations, reflected in the community's smong narrative during disasters and using mananga-nanga, manafi-nafi, and nandong as educational tools. Based on insights from the informants, including traditional leaders and community members, they affirmed the widespread practice and knowledge of smong wisdom across all age groups in Simeulue. They utilize mananga-nanga (lullabies) for infants under five years old, manafi-nafi (folktales) for the general public, and nandong (songs) at specific events of special conditions. The informants of this study believe that instilling the values of local wisdom from an early age fosters collective memory, which can be easily recalled and applied by future generations. This facilitates the efficient transfer of local wisdom values in line with the ancestors’ expectations. Internally, within local communities, internalization occurs traditionally through oral culture.
TINGKAT KESEJAHTERAAN PETANI PALA DI KECAMATAN MEUKEK KABUPATEN ACEH SELATAN Anja, Anja; Al-Farisy, Muhammad; Azis, Daska
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v9i2.29455

Abstract

Kesejahteraan petani pala merupakan salah satu aspek penting yang harus terpenuhi, karna dengan adanya kesejahteraan bagi petani pala dapat meningkatkan taraf hidup bisa menjadi baik. Tingkat kesejahteran merupakan salah satu aspek penting untuk dapat mengukur sejauh mana tingkat kesejahteraan petani pala tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesejahteraan petani pala di Kecamatan Meukekk Kabupaten Aceh Selatan. Jenis dan metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan sistem penilaian skala likert. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan pada tanggal 2 Maret 2021 sampai tanggal 11 Maret 2022. Berdasarkan hasil pengolahan data dari 25 responden, maka dapat disimpulkan bahwa tingkat kesejahteraan petani pala di Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan sangat tidak sejahtera. Hal ini didasarkan pada hasil jawaban responden yang menjawab sangat sejahtera dan sejahtera sebanyak 18%, tidak sejahtera dan sangat tidak sejahtera 80%.Kata Kunci: Tingkat,kesejahteraan,petani,pala.
Co-Authors . Erniati . Fajriani . Fajriani, . . Hasmunir . Hasmunir . Hasmunir, . . Hendrawan . Hendrawan . Irsandika . Istinandari . Kasihani . Rusliana . Zulfahmi . Zulfan ., Sayuti A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Wahab Abdi Abdul Wahab Abdi Abdul Wahab Abdi Abdul Wahab Abdi Abdul Wahab Abdi, Abdul Wahab Adelia Rahmawati Ahmad Nubli Gadeng Ahmad Nubli Gadeng Ainal Mardhiah Akhyar Akhyar Al Rizki Damee Al-Farisi, Muhammad Alamsyah Taher Alamsyah Taher, Alamsyah Amin, Maftuh Amsal Amri Amsal Amri Andika Bayangkara Anggrainy, Silvya Anja, Anja Annafia, Nida Annisa Fitri Pramono Annisa Fitri Pramono Arfa Yulisa Armia, Yasser Astuti Capah Azkia, Nurul Baehaqi Batubara, Dinda Zillatul Munawaroh Bayhaqi, Muhammad Capah, Astuti Cut Dina Oktavia Cut Khairul Rizqa Cut Meurah Badriatun Nufus Diah Ramadhani Diah, Husna Dita Fitri Dita Ramadani Sunarti Elvika Zuray Epon Ningrum Erniati, Erniati Eva Murtisal Fadhlurrahman, Muhammad Fajriyani, Fajriyani Fathnun Nadhila Firmansyah, Ichsan Fitra, Maydil Fitri, Dita Fitria, Ade Fitriani Yulianti Furqan, M Hafizul Furqan, M. Hafizul Furqan, Muhammad Hafizul Gadeng, Ahmad Nubli Hadiyani, Rahmilia Hastuti, Sri Wilda Hidayati, Sulfida Icha Hilda Yanti Ichsan Firmansyah Ilham Maulana Ilham Maulana Indah Faras Fita Naldi Indah, Yuli Aulia Intan Agusriati Intan Mulia Irma Liana Islami, Zukya Rona Istinandari, . Jalil, Hasbul Julita Wati Jumara, Riska Jummi, Cut Vita Rajiatul Kamil, Puspita Annaba Kasihani, . Khairana Zuhra Liana, Irma Livery, Manwar Lukman Hakim M Hafizul Furqan M. Hafizul Furqan M. Hafizul Furqan Manwar Livery Maulidian, Muhammad Okta Ridha Mawarni, . Maydil Fitra Mia Zakian Miftahul Husna Mirna, Lydia Mirza Desfandi Mita Prancinitia Mohd Hairy Ibrahim Muhammad Al-Farisy Muhammad Al-Farisy Muhammad Daud Muhammad Fadhlurrahman Muhammad Hafizul Furqan Muhammad Zubaili Muhjam Kamza Mulia, Intan Mulyadi Mulyadi Munawarah, Rizki Mursalin, Wan Murtisal, Eva Nabila, Widia Nadhila, Fathnun Nadia Darti Niafuri Satriani Novia Zalmita Nubli Gadeng, Ahmad Nufus, Cut Meurah Badriatun Nufus, Vivi Hayatun Nur Amalia Nur Amalia NURUL HAYATI Nurul Husna Oktavia, Cut Dina Pramono, Annisa Fitri Purnama Sari, Puja Purnomowati, Dyah Rahmani Putri Kemala Aini Qadri, Nur Rahmilia Hadiyani Ramadhani, Diah Ramli Ramli Razali Razali Reva Saputra Ridha, Syahrul Rinaldi MAulika Ryan Risma Wahyuni Rizka Az Zahra Rizka Dewantara Rizka Dewantara Dewantara Rizka, Raiyatul Rizqa, Cut Khairul Ruliani, . Ruliani, Ruliani Ruslan Ruslan Rusliana, . Ryan, Rinaldi MAulika salsabila, safira Samsul Bardi Sandra, Yosi Santi, Yuni Sapitri, . Saputri, Nadya Sari, Khaznina Sasmita, Umi Satriani, Niafuri Sellyta Sellyta Sellyta, Sellyta Selvia, Syarifah Melda Shulvia Shulvia Shulvia, Shulvia Silvya Anggrainy Sinaga, Rizky Siti Hajar Siti Hasanah Siti Hasanah Siti Rahayu Sri Yanti Sri Yanti Suhendro Syamsiar, Syamsiar Syamsul Bardi Syamsul Bardi Syamsul Bardi, Syamsul Thamrin Kamaruddin Thamrin Kamaruddin Thamrin Kamaruddin Thamrin Kamaruddin, Thamrin Tita Nurmalinasari Hidayat Trina, Zee Ulfa Jazila Ulfa Jazila Umi Sasmita Usrati, Zul Vivi Hayatun Nufus Wahab Abdi, Abdul Wahyu Akbar Wahyuni, Risma Winda Br Hombing Yanti Muharrami Yanti Muharrami, Yanti Yulianti Fitriani Yulisa, Arfa Yuni Santi Yunisrina Q. Yusuf Zahara, Amelia Zahra, Rizka Az Zahrul Fuadi Zaki, Ammar Zakian, Mia Zikra, Surya Zubaili, Muhammad Zuhra, Khairana Zul Usrati Zuray, Elvika