Articles
Eksplorasi Berpikir Kreatif Siswa SMA Pada Konsep Sistem Pencernaan: Sebuah Studi Kasus pada Beberapa SMA di Banten
Laila, Silvia Zulfa;
Sari, Indah Juwita
Jurnal Studi Kasus Kegiatan Masyarakat Vol 2, No 1 (2024)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53889/jskkm.v2i1.381
Keterampilan berpikir kreatif merupakan salah satu keterampilan abad 21 yang sangat penting untuk menghadapi perkembangan zaman. Keterampilan berpikir kreatif merupakan kemampuan menciptakan sesuatu yang bersifat baru berdasarkan data dan informasi untuk menemukan jawaban dan penyelesaian dari suatu masalah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keterampilan berpikir kreatif siswa di beberapa sekolah yang ada di Banten pada konsep sistem pencernaan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan responden sebanyak 150 siswa. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga sekolah memiliki kriteria cukup kreatif hingga kreatif dengan presentase aspek kemampuan rata-rata siswa yaitu fluency (58,33%), flexibility (71,05%), originality (58,09%), dan elaborasi (65,40%). Berdasarkan wawancara untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa perlu adanya metode yang bervariasi agar siswa tidak merasa bosan dan dapat merangsang siswa untuk berpikir kreatif. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa termasuk dalam kategori cukup hingga kreatif sehingga perlu ditingkatkan dan dikembangkan.
Analisis Kebutuhan Penerapan Model Computational Inquiry based Teaching (CIbT) terhadap Pengetahuan Prosedural Peserta Didik: Sebuah Studi Kasus di Dua SMA di Provinsi Banten
Kamilah, Annisa Fitri;
Sari, Indah Juwita
Jurnal Studi Kasus Kegiatan Masyarakat Vol 2, No 2 (2024)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53889/jskkm.v2i2.486
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis mengenai penggunaan model Computational Inquiry based Teaching (CIbT) yang memberikan pengaruh terhadap pengetahuan prosedural siswa dengan berbantukan media laboratorium virtual. Metode yang digunakan adalah studi kasus. Waktu penelitian pada bulan Mei 2023. Sampel penelitian ini yaitu sebagian siswa kelas 10, 11, dan 12 IPA serta masing-masing satu guru biologi di kedua sekolah yaitu salah satu SMA Negeri di Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Lebak. Berdasarkan hasil penyebaran kuesioner, disimpulkan bahwa suatu model pembelajaran diperlukan untuk memfasilitasi dimensi pengetahuan siswa terutama pengetahuan prosedural melalui aktivitas praktikum. Salah satunya dengan menerapkan model CIbT dikarenakan salah satu tahapan model tersebut terdapat investigasi. Hasil penyebaran kuesioner terhadap siswa diperoleh informasi bahwa kegiatan praktikum di laboratorium belum terlaksana secara maksimal dan sebagian siswa belum mengetahui mengenai laboratorium virtual. Oleh karena itu, penggunaan model CIbT berbantukan media laboratorium virtual perlu dilaksanakan dalam meningkatkan pengetahuan prosedural siswa.
Pelatihan Budidaya Hidroponik Berbasis Metaverse dengan Memanfaatkan Botol Bekas sebagai Kegiatan P5 di Salah Satu SMAN di Kota Serang
Habibah, Rizka;
Octavia, Ayu;
Aries, Nabilla Aulia Permata;
Sari, Indah Juwita;
Marianingsih, Pipit
Jurnal Studi Kasus Kegiatan Masyarakat Vol 2, No 1 (2024)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53889/jskkm.v2i1.379
Lahan yang semakin sempit berdampak pada berkurangnya pasokan pangan di Indonesia. Menanam penggunaan sistem hidroponik dapat menjadi salah satu solusi mendukung ketahanan pangan karena sistem hidroponik dapat dilakukan di lahan yang terbatas. Tim Edu Hydro Vers menawarkan jasa pelatihan dan edukasi mengenai budidaya hidroponik berbasis media metaverse di SMA Negeri 1 Ciruas untuk mendukung ketahanan pangan di Indonesia dan dapat menjadi salah satu solusi bagi pendidik untuk mendukung kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan memanfaatkan limbah botol plastik . Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk mewujudkan kegiatan P5 pada tema gaya hidup berkelanjutan yang disesuaikan dengan karakteristik sekolah. Pelatihan ini berbasis metaverse sebagai pengenalan peserta didik kepada teknologi terkini. Pelatihan ini menggunakan metode pelatihan terbimbing. Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dilakukan, kegiatan pelatihan ini dapat menjadi salah satu metode yang dapat dipilih dalam tema gaya hidup berkelanjutan pada kegiatan P5 sebagai implementasi kurikulum merdeka. Setelah kegiatan pelatihan, siswa dapat melakukan pengamatan pertumbuhan dan perkembangan pada tanaman hidroponik.
Student Creativity in Poster Making Using Project Based Learning
Putri, Ananda;
Nurhafifah, Ifah;
Purbasari, Nurindah;
Wardani, Rizka Ardya;
Wahdiati, Atiti;
Juwita Sari, Indah
Indonesian Journal of Biology Education Vol. 7 No. 1 (2024): INDONESIAN JOURNAL OF BIOLOGY EDUCATION
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/ijobe.v7i1.1179
This research analyzes students' creativity in making posters using the Project-Based Learning (PjBL) Model. This research uses a case study method. A case study is an empirical investigation that investigates a phenomenon in the context of real life. There are four aspects of creativity. First, creativity is defined as a force within the individual. Second, creativity is managing information and using skills and imagination to do or create something. Third, creativity produces something new or a work of art. Fourth, creativity is a product that is produced, for example, ideas, written works, or products. In this case, creativity shows students' ability to develop ideas about HIV and AIDS in poster form and complete posters on time. Poster-making is an assignment that will foster student creativity. In making posters, students will determine essential things about the material included in the poster. Therefore, using the Project-Based Learning (PjBL) model in the assignment to make posters in class X Science at one of the senior high schools in Serang City can initiate student creativity.
Scientific Communication and Student Interest in Biology Learning through Pictorial Riddle Method
Lailatun Nisfiyah;
Ratih Oktatira;
Riza Indriyani;
Reti Purwasi;
Permata, Tasya Alya;
Juwita Sari, Indah
Indonesian Journal of Biology Education Vol. 7 No. 1 (2024): INDONESIAN JOURNAL OF BIOLOGY EDUCATION
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/ijobe.v7i1.1198
Currently, the main challenge in education is to increase student engagement in science learning. Scientific communication skills are critical skills students need. The use of Pictorial Riddle method is a technique, way or effort made in learning to inform scientific facts for students through images, for example presented in the form of posters, pictures on the blackboard, or projections contained in object transparencies. This study aims to explore how the use of Pictorial Riddle learning method can improve students' scientific communication skills and at the same time arouse their interest in science learning. The method used in this research is a case study, using a sample of 57 students of class XI MIPA selected by random sampling technique. The results showed that the Pictorial Riddle learning method has a good effect on students' interest in science learning where students get learning equipped with pictures on the learner worksheet to be analyzed by students. The Pictorial Riddle approach opens space for student creativity, increases active participation, and strengthens understanding of scientific concepts. This can be the basis for innovative learning approaches, namely with a group learning system to develop scientific communication skills and increase student interest in science learning
Analisis Literasi Sains Siswa SMA Pada Konsep Pencemaran Lingkungan
Sari, Indah Juwita;
Rosdiana, Rosdiana
Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP) Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : IAIN Palangka Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23971/jpsp.v4i1.7862
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengukur tingkat literasi sains siswa SMA, untuk mengetahui hambatan utama yang dihadapi oleh siswa dalam meningkatkan literasi sains, serta untuk menentukan bagaimana peranan guru dalam meningkatkan literasi sains siswa. Metode pada penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu berupa tes tertulis dan wawancara informal dengan salah satu guru biologi dan soal literasi sains yang diisi oleh siswa di salah satu SMA Kota Serang sebanyak 47 siswa. Teknis analisis data yang digunakan adalah konten analisis. Rata-rata nilai literasi sains yang didapat peserta didik secara keseluruhan yaitu 69,19 % dan termasuk kriteria cukup. Hal ini terlihat dari cukup baiknya kemampuan peserta didik dalam melakukan identifikasi isu ilmiah, menjelaskan fenomena ilmiah, serta menentukan bukti ilmiah yang menyebabkan isu tersebut terjadi. Siswa belum terbiasa menjawab pertanyaan yang menuntut mereka untuk memahami serta menganalisis, hal ini dikarenakan soal evaluasi yang siapkan guru lebih banyak menuntut peserta didik dalam mengingat materi yang sudah dipelajari. Hal tersebut didukung oleh hasil wawancara bersama salah satu guru biologi di salah satu SMA Kota Serang yang mana tingkat literasi sains yang dimiliki peserta didik masih berada pada kriteria rendah serta sikap siswa pada literasi masih cenderung
Needs Analysis: Implementation of Outdoor STEM Learning in Biology Education at High School
Madani, Willy Faisal;
Auliya, Roudhatul;
Nadillah, Sabrina;
Sari, Indah Juwita;
Alasa, Victor;
Triplett, Angela;
Triplett, William J.
International Journal of Biology Education Towards Sustainable Development Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53889/ijbetsd.v4i2.554
This study examined the preparation and implementation of outdoor learning by integrating STEM concepts into Biology Education. It highlights the opportunity for further investigation into how the STEM approach can enrich students’ learning experiences in outdoor learning. The research uses a case study method with a qualitative approach, where data is collected through observations and interviews to understand the implementation of Outdoor STEM Learning in Biology Education at high schools. Data collection was conducted at two schools, with two Biology teachers as informants from one high school in Banten and Jakarta. The findings reveal that both schools have not yet implemented the Outdoor STEM Learning concept in Biology Education. However, both show a growing interest and curiosity to adopt it, especially with the implementation of the Merdeka Curriculum. Challenges such as limited resources, facilities, and teacher training pose obstacles, but it is hoped that this implementation could enhance learning experiences, strengthen the understanding of Biology, and develop students’ character.
The Urgency of the Google Sites as Biology Learning Media Based on Digital Literacy
Lutfi, Anas;
Sari, Indah Juwita;
Camara, Jun S.
International Journal of Biology Education Towards Sustainable Development Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53889/ijbetsd.v4i1.430
The advancement of information technology encourages teachers to be able to maximize the use of technological advances with the aim of achieving the standards of the learning process in educational institutions. The purpose of this paper is to analyze the need for the use of learning media on the Google Sites website based on digital literacy in biology material. This research uses qualitative methods. Therefore, this research uses descriptive qualitative research to describe a phenomenon that occurs in the field. The sample in the study was 1 biology teacher at a senior high school in Pandeglang, Indonesia and 62 students of grade 11 and 12 at a senior high school in Pandeglang, Indonesia. The research was conducted in May 2023 at at a senior high school in Pandeglang, Indonesia. In collecting data using techniques such as giving questionnaires to students, teacher interviews, and school observations. Analysis of data that has been obtained using stages consisting of data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study found that 53.2% of students found it difficult to understand biology material due to lack of learning and learning media. So this needs analysis aims to find out the development of digital literacy-based google sites web learning media that will be developed as an alignment between the independent curriculum, learning variations, and digital literacy skills.
Regulasi Pemanfaatan Tanah Pemerintah dalam Perjanjian, Bangun, Guna, Serah
Sari, Indah Juwita
Cakrawala Vol. 14 No. 1: Juni 2020
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32781/cakrawala.v14i1.320
Dalam rangka penyelenggaraan tugas dan fungsi pemerintahan Negara/Daerah namun tidak tersedia dana dalam APBN/D, maka ditentukan berbagai macam skema pemanfaatan barang milik Negara/Daerah yang salah satunya melalui kerja sama bangun, guna, serah (BGS). Pada tahap pelaksanaan dan akhir perjanjian banyak perbedaan persepsi terhadap regulasi pemanfaatan khususnya terhadap objek BGS. Jenis Penelitian dalam penulisan ini adalah penelitian yuridis normative, yaitu jenis penelitian hukum yang meneliti bahan pustaka dengan bahan hukum primer sebagai bahan hukum yang mengikat. Hasil penelitian menunjukkan dalam praktek terdapat 2 jenis perjanjian BGS yaitu yang berupa privat contract dan government contract. BGS yang berupa government contract memiliki karakteristik berbeda dan diatur dalam PP No 27 Tahun 2014 dan Permendagri 19 Tahun 2016 sebagai tindak lanjut dari UU No 1 Tahun 2004 Perbedaan persepsi diakibatkan tidak adanya regulasi yang secara khusus mengatur perjanjian BGS sehingga banyak pihak salah mengidentifikasi objek pemanfaatan.
Analysis of Teacher Readiness to Implement Bioinformatics to Biology Learning in Senior High School
Sari, Indah Juwita;
Setiawati, Eli;
Aisy, Rihadatul;
Bayoh Jr, Alpha
Cybersecurity and Innovative Technology Journal Vol 2, No 2 (2024)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53889/citj.v2i2.454
This study aimed to analyze teachers' readiness in applying bioinformatics to biology learning in senior high schools. Bioinformatics is a combination of computer science, statistics, and biology to analyze and interpret complex biological data. The application of bioinformatics into learning can foster students' realization of the real-life commitment of bioinformatics, enhance their understanding, and expand their curiosity about bioinformatics. The application of bioinformatics into biology learning needs to be supported by teacher readiness in terms of understanding, skills and factors that influence teacher readiness in applying bioinformatics. This research used a case study method with a qualitative descriptive approach to analyze the readiness of biology teachers from several senior high schools in Banten province in implementing bioinformatics into biology learning. The results of this study show that most teachers understand and realize the importance of bioinformatics in learning, on the other hand some teachers also feel not fully confident and able to apply bioinformatics into learning effectively. Although most teachers have adequate access to technology, teachers are not familiar with bioinformatics concepts and software such as BLAST and NCBI. Therefore, to fulfill the aspect of teachers' understanding and skills in applying bioinformatics to learning, focused training is needed that discusses the basic concepts of bioinformatics, the use of bioinformatics software, and its application in learning to improve teacher competence and create interactive and relevant biology learning.