p-Index From 2021 - 2026
13.368
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ketahanan Nasional Jurnal Manajemen Pelayanan Publik Nyimak: Journal of Communication JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Journal of Research in Business, Economics, and Education Literatus Jurnal Sains Teknologi Transportasi Maritim Jurnal Inovasi Penelitian Jurnal Kewarganegaraan FOCUS: Journal of Social Studies Golden Ratio of Social Science and Education East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) International Journal of Humanities Education and Social Sciences Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Formosa Journal of Social Sciences (FJSS) Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) Journal of Social And Economics Research Journal of Agriculture (JoA) Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara Indonesian Journal of Applied and Industrial Sciences (ESA) Innovative: Journal Of Social Science Research Indonesian Journal of Interdisciplinary Research in Science and Technology (MARCOPOLO) PPSDP International Journal of Education Indonesian Journal of Economics and Social Sciences Indonesian Journal of Public Administration Review Physical Sciences, Life Science and Engineering Kanun: Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Hidrografi Indonesia Asian Journal of Social and Humanities Journal of Innovation in Teaching and Instructional Media journal of social and economic research J-CEKI
Claim Missing Document
Check
Articles

Social Defense Strategy in Handling Maritime Border Issues in Eastern Indonesia (Case Study on Natuna Island) Pandoe, Ridha Munawir Masly; Sumantri, Siswo Hadi; Suwarno, Panji; Widodo, Pujo
FOCUS Vol 5 No 2 (2024): FOCUS: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/fcs.v5i2.1623

Abstract

Natuna Island, strategically located in the Karimata Strait and the South China Sea, faces significant challenges in managing its maritime borders and social defense. Geopolitical tensions in the region, involving overlapping territorial claims and illegal activities at sea, demand a comprehensive and integrated defense strategy. This study aims to analyze the social defense strategy implemented in Natuna Island by assessing the roles of the central and regional governments, supervision and law enforcement, and empowerment of local communities. The research method used is a literature study, which involves an in-depth analysis of various legal sources, academic literature, and government reports. The results of the study indicate that collaboration between the central and regional governments, the use of advanced technology in surveillance, and empowerment of local communities are key in facing maritime border challenges. This study emphasizes the importance of integration and coordination between various parties to effectively maintain the sovereignty and security of the Natuna Island region.
Collaboration and Technology Transfer in the Defense Industry as Drivers of Innovation and Global Security Enhancement Ariputro, Aryobimo Bharadian; Syahtaria, Mohamad Ikhwan; Trismadi, Trismadi; Suwarno, Panji; Widodo, Pujo; Purwanto, Dwi Ari
Physical Sciences, Life Science and Engineering Vol. 1 No. 3 (2024): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pslse.v1i3.247

Abstract

Collaboration and technology transfer in the defense industry play a crucial role in enhancing military capabilities, reducing dependence on imports, and strengthening national and global security. Through international cooperation, countries can share advanced technology, technical expertise, and development costs, which not only increase efficiency but also drive innovation in the defense sector. This collaboration also brings significant economic benefits, including job creation, local industry development, and increased investment in research and development (R&D). However, challenges such as differing national interests, technical coordination, and intellectual property protection need to be addressed to ensure the success of collaborative projects. This study employs a qualitative descriptive methodology to explore and describe the processes and impacts of collaboration and technology transfer in the defense sector. The results show that international collaboration can facilitate innovation and enhance international security dynamics. To increase the effectiveness of collaboration and technology transfer, improvements in transparency, process standardization, government incentives, local workforce skill development, infrastructure enhancement, and intellectual property protection are needed. By addressing these challenges, international collaboration and technology transfer in the defense industry can more effectively strengthen military and economic capabilities, contributing to better national and global security.
Pemahaman Terhadap Maritime Security, Maritime Safety dan Maritime Defense serta Perbedaanya dalam Konsep Keamanan Nasional Yudhistira, Arga; Widodo; Suwarno, Panji; Aris, Tomi; Cherish Okcavia, Salsabila
Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Akademi Maritim Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.94 KB)

Abstract

Keamanan nasional menunjuk pada kebijakan publik untuk memastikan keselamatan dan keamanan negara melintasi penggunaan kuasa ekonomi dan militer dan penjalanan diplomasi, adun dalam damai dan perang. Dalam mewujudkan kemanana nasional, sebuah negara harus mempunyai keamanan ekonomi, energi, lingkungan, dan lain-lain. Ancaman keamanan tidak hanya datang dari musuh tradisional seperti negara lain, melainkan juga datang dari orang atau organisasi di luar sistem diplomatic. Setiap negara kepulauan dalam mewujudkan Keamanan Nasional, harus menyadari, memahami dan mewujudkan adanya tiga fungsi utama maritim yaitu, safety (keselamatan), security (keamanan) and defence (pertahanan). Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan peneliti sebagai instrumen utama penelitian dan desain pendekatan yang digunakan adalah deskriptif-eksplanatif. Istilah Maritime Security tidak memiliki definisi yang tunggal dengn cakupan yang luas yang mencakup banyak sektor kebijakan. Setiap negara memiliki wewenang untuk bertindak atas nama negara yang berdaulat untuk melindungi negaranya sendiri dari faktor ancaman. Sama halnya dengan pendefinisian mengenai Maritime Defense masih abu-abu, sehingga tidak ada definisi tunggal tentang Pertahanan Maritim. adapun Maritime Safety adalah istilah luas yang mencakup segala hal mulai dari konstruksi kapal hingga pemeliharaan hingga seberapa profesional awaknya. Dalam konsep Keamanan Nasional ketiganya merupakan hal yang berbeda namun memiliki persamaan yakni, bahaya yang ditimbulkan dari ancaman ketiganya dinilai sama jika tidak dilaporkan, diabaikan, atau tidak ditangani
Literature Review Strategi Kebijakan Kemaritiman dalam Upaya Meminimalisir Perilaku Destructive Fishing di Perairan Indonesia Ariputro, Aryobimo Bharadian; Syahtaria, Mohamad Ikhwan; Trismadi, Trismadi; Suwarno, Panji; Widodo, Pujo; Purwanto, Dwi Ari
Indonesian Journal of Public Administration Review Vol. 1 No. 4 (2024): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/par.v1i4.2895

Abstract

Pada tahun 2022 hasil produksi perikanan tangkap di Indonesia seacara nasional adalah 963.124,17 ton. Dari angka tersebut terlihat sangat besar potensi sumber daya maritim di Indonesia, akantetapi hasil tersebut dicoreng dengan potensi ancaman yang juga sama besarnya terutama berkaitan dengan kerusakan lingkungan. Studi ini melakukan literatur review mengenai strategi kebijakan yang efektif dalam upaya meminimalisir destructive fishing dengan fokus khusus pada penangkapan ikan dengan bom yang mana paling sering dilakukan oleh oknum nelayan. Artikel ini ditujukan sebagai rekomendasi terhadap kebijakan kemaritiman terkait destructive fishing di Indonesia. Pada artikel ini digunakan metode studi pustaka (Literature Review) yang kemudian dianalisis dan dinarasikan. Artikel ini menghasilkan informasi bahwa strategi yang didasari bukti dan data menghasilkan kebijakan yang berkelanjutan dan dapat diterima oleh masyarakat ketika dipadukan dengan keterlibatan pemangku kepentingan. Pemangku kepentingan dapat menerapkan rekomendasi kebijakan yang dihasilkan oleh artikel ini untuk mengatasi praktik penangkapan ikan dengan bom, serta menawarkan kerangka kerja untuk penerapan metode pembuatan kebijakan yang efektif dalam upaya meminimalisir destructive fishing.
Peran Pemerintah Dalam Menjaga Kelestarian Maritim Kome, Ellen Elisabeth; Yusnaldi, Yusnaldi; Yulianto, Bayu Asih; Widodo, Pujo; Suwarno, Panji
Indonesian Journal of Public Administration Review Vol. 1 No. 4 (2024): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/par.v1i4.3098

Abstract

Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan keanekaragaman hayati laut yang luar biasa, memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kelestarian ekosistem maritimnya. Pemerintah Indonesia memainkan peran penting melalui berbagai upaya yang meliputi regulasi dan kebijakan, pembentukan kawasan konservasi laut, program restorasi terumbu karang, pengelolaan perikanan berkelanjutan, pendidikan dan peningkatan kesadaran masyarakat, serta kerjasama internasional. Kebijakan dan regulasi seperti Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup memberikan dasar hukum yang kuat untuk perlindungan ekosistem laut. Pembentukan kawasan konservasi laut yang luas bertujuan untuk melindungi habitat kritis dan spesies yang terancam. Program restorasi terumbu karang dan pengelolaan perikanan yang berkelanjutan membantu memastikan keberlanjutan sumber daya laut. Peningkatan kesadaran masyarakat dan kerjasama internasional juga menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan laut. Semua langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah Indonesia untuk melindungi kekayaan maritimnya dan memastikan keberlanjutan ekosistem laut bagi generasi mendatang.
DIPLOMASI KEAMANAN MARITIM DI KAWASAN LAUT MERAH “MEWUJUDKAN INDONESIA EMAS 2045” Zega, Delasaro; Juni Risma Saragih, Herlina; Halkis, Muhammad; Widodo, Pujo; Suwarno, Panji
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 10 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i10.2024.3913-3925

Abstract

Dalam beberapa dekade terakhir, keamanan maritim menjadi semakin penting bagi negara-negara yang bergantung pada perdagangan dan sumber daya laut, termasuk Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Artikel ini membahas diplomasi keamanan maritim Indonesia di kawasan Laut Merah dalam mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045. Melalui studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengkaji sejarah konflik di Laut Merah, dampaknya, dan langkah-langkah diplomasi yang diambil Indonesia untuk menjaga keamanan maritim. Laut Merah merupakan jalur strategis yang menghubungkan Laut Mediterania dengan Samudra Hindia, sehingga penting bagi perdagangan internasional. Konflik di kawasan ini, seperti pemberontakan Houthi di Yaman, perdagangan ilegal, dan penyelundupan senjata, mengancam stabilitas dan keamanan maritim. Indonesia memiliki peluang untuk memanfaatkan organisasi regional dan internasional seperti ASEAN, PBB, dan IMO dalam memperkuat diplomasi keamanan maritim di kawasan ini. Dengan memperkuat kerjasama regional dan internasional, Indonesia dapat memainkan peran yang lebih besar dalam menjaga stabilitas dan keamanan maritim di Laut Merah, yang pada gilirannya mendukung visi Indonesia sebagai poros maritim dunia.
DIPLOMASI KEAMANAN MARITIM MENGHADAPI ANCAMAN PENYELUDUPAN NARKOBA DI ALKI DALAM RANGKA INDONESIA EMAS 2024 Padillah, Inshan; Yudho Prakoso, Lukman; Widodo, Pujo; Suwarno, Panji
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 10 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i10.2024.3926-3935

Abstract

Upaya diplomasi yang dilakukan oleh Indonesia dalam mengatasi risiko penyelundupan narkoba di Alur Laut Kepulauan Indonesia. Narkoba dibeberapa negara digunakan sebagai obat medis. Namun, seringkali dilakukan penyalahgunaan. Sehingga keberadaannya menjadi ancaman bagi suatu negara terutama pada generasi muda sebagai penerus bangsa. Terlebih dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai negara nusantara berdaulat, maju dan berkelanjutan yang disingkat menjadi Indonesia emas 2045, narkoba menjadi sebuah ancaman serius yang harus dihadapi dan keberadaan Indonesia yang memiliki tiga jalur laut sebagai jalur perdagangan dan lalu-lintas kapal Internasional. Setiap jalur laut memiliki persoalan tersendiri, terkhusus dalam melakukan penegakkan hukum yang seringkali dihadapkan pada persoalan lintas batas negara dan wilayah kedaulatan dengan negara tetangga. Untuk melaksanakan operasi pengawasan dalam mencegah penyeludupan narkoba, Indonesia tentu tidak bisa melakukan dengan langkah tersendiri, keberadaan jalur laut yang menjadi penghubung dengan negara tetangga, menjadi tantangan komunikasi dalam melaksanakan penindakan hukum atau mengatasi ancaman penyeludupan narkoba. Sehingga diplomasi dianggap sangat penting dalam upaya mencegah konflik yang kemungkinan dapat terjadi dan perlu adanya kerjasama antarnegara.
PERAN EKONOMI INDUSTRI PERTAHANAN DALAM MEWUJUDKAN PERTAHANAN INDONESIA Megalin Walukow Seso, Kristin; Suwarno, Panji; Sundari, Sri
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 10 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i10.2024.4173-4180

Abstract

Industri pertahanan harus menjaga dan meningkatkan keunggulannya di tengah perubahan global yang pesat serta usaha untuk mencapai kemandirian dalam pemenuhan alat perlengkapan dan persenjataan di dalam negeri. Perusahaan yang berkinerja baik dapat didefinisikan sebagai memiliki keunggulan kompetitif dan daya saing dari perspektif manajemen yang efektif dan efisien. Namun demikian, data pemenuhan alutsista menunjukkan bahwa setiap tahap masih berada di bawah target yang telah ditetapkan lebih awal.Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kondisi likuiditas dan daya saing industri pertahanan domestik mempengaruhi pencapaian Minimal Essential Force (MEF). Kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajibannya dikenal sebagai likuiditas. Penelitian ini menganalisis likuiditas keuangan berdasarkan laporan keuangan PT Pindad (Persero), PT Dahana (Persero), dan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) berturut-turut dari tahun 2015 hingga 2019.Likuiditas yang baik menunjukkan seberapa baik suatu perusahaan membuat keputusan, memenuhi kebutuhan militer, dan bahkan mengekspor barang ke luar negeri, meningkatkan daya saing dan meningkatkan ketahanan nasional.
PERAN MASYARAKAT LOKAL DALAM MENDUKUNG KEAMANAN MARITIM DI KAWASAN WISATA BAHARI Agus Franciscus Hia, Hendrin; Suwarno, Panji; Widodo, Widodo; Juni Risma Saragih, Herlina; Widodo, Pujo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 10 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i10.2024.4108-4113

Abstract

Keamanan maritim di kawasan wisata bahari merupakan aspek penting yang menjamin keselamatan dan keberlanjutan lingkungan dan industri pariwisata. Penelitian ini mengeksplorasi peran penting yang dimainkan oleh masyarakat lokal dalam meningkatkan keamanan maritim di wilayah ini. Melalui kombinasi metode penelitian kualitatif dan kuantitatif, termasuk survei, wawancara, dan studi kasus, penelitian ini mengidentifikasi kontribusi utama masyarakat lokal terhadap keamanan maritim. Kontribusi ini termasuk memantau dan melaporkan kegiatan yang mencurigakan, berpartisipasi dalam upaya konservasi pesisir dan laut, serta berkolaborasi dengan organisasi pemerintah dan non-pemerintah. Temuan ini menyoroti bahwa masyarakat lokal, karena pengetahuan mereka yang mendalam tentang lingkungan laut setempat dan kepentingan mereka terhadap keberlanjutan pariwisata, merupakan mitra yang sangat diperlukan dalam menjaga keamanan maritim. Studi ini diakhiri dengan rekomendasi bagi para pembuat kebijakan untuk mengintegrasikan upaya masyarakat lokal ke dalam strategi keamanan maritim yang lebih luas, sehingga mendorong pendekatan kolaboratif yang memanfaatkan pengetahuan lokal dan meningkatkan keamanan secara keseluruhan di kawasan wisata bahari.
PERSPEKTIF MARITIM INDONESIA DALAM STRATEGI DIPLOMASI DAN KONEKTIVITAS JALUR LAUT Saraswati, Meinarti; Marsetio, Marsetio; Rudiyanto, Rudiyanto; Widodo, Pujo; Risma Juni Saragih, Herlina; Kristijarso, Kristijarso; Suwarno, Panji
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 10 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i10.2024.4031-4041

Abstract

Sebagai negara kepulauan yang berada pada posisi strategis dunia mewajibkan Indonesia membuka wilayahnya menjadi jalur lintas internasional untuk keperluan komunikasi dan transportasi internasional. Terbukanya jalur konektivitas laut bagi internasional memberikan peluang kegiatan ekonomi, namun di sisi lain menimbulkan tantangan berupa ancaman keamanan yang harus dihadapi Indonesia sebagai negara yang berdaulat penuh. Dinamika ancaman maritim dan penguasaan sumberdaya menimbulkan beragam konflik yang terjadi di yurisidiksi Indonesia, maka Indonesia dituntut untuk sigap menjaga keamanan jalur konektivitas lautnya ditengah keterbatasan dan tantangan serta tuntutan memprioritaskan misi perdamaian dunia. Tujuan penelitian sebagai analisa strategi pemerintah Indonesia dalam menghadapi dinamika ancaman maritim global secara damai melalui diplomasi keamanan maritim. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui pengumpulan data studi literature, pengembangan teori dan pengolahan data penelitian sebelumnya. Hasil penelitan dapat menunjukkan arah kebijakan serta bagaimana konsistensi politik Indonesia dalam menyikapi tantangan keamanan maritim di jalur konektivitas laut.
Co-Authors Achmed Sukendro Adang Supriyadi, Asep Ade Irma Suryani Nasution Adrianto, Agus Adriyanto, Agus Afif Al Fayed, Muhammad Agus Franciscus Hia, Hendrin Agustin, Mayang Ahmad Ahmad Ahmad Ahmad Ahmad Arifin Ahmad Arifin Ahmad Zaky Haidir Albert Mamahit, Desi Ali Sidik, Marjanuddin ali, yusuf Alriandi, Aldy Surya Aminuddin, M. Faisal Anak Agung Gede Sugianthara Anang Puji Utama Andi Sunra Andri Azis Putra, Andri Azis Annava, Vania Amelia Annisa Mutia Pranita Ansar Tutu Apriani, Evi Aprianto Trianggoro Putro Arifuddin Uksan Ariputro, Aryobimo Bharadian Aris, Tomi Asih Yulianto, Bayu Asmoro, Novky Aulia Zafirawan, Rayhan Ayuni Wijaya, Dwi Bachtiar, Agung Bagus Satrio Wicaksono Bangun, Ernalem Bayu Dwi Welasasih bhaskara, muhammad surya Bungaran Patandianan, Priska Cahyo Ariandi, Dimas Chaerunnisa Kuswaya, Nabilla Chalizt, Ismaya Kenza Cherish Okcavia, Salsabila Dani Dasa Permana Dani Dasa Permana Desty Bulandari Destyanna Sari, Annisha Dirga Repindo Agustiyan Djoko Said, Budiman Dwi Wulandari Ester Nataliana Faradilla, Auriga Putri Fauzi Bahar G Samudro, Eko Gita Sari Dewi Gita Sari Dewi Guntur Eko Saputro Hadis Tian Harsuko Riniwati Hartanto, Dhimas Rudy Hasna Moraina Rizkiyani Hendrin Agus Franciscus Hia Herlina Juni Risma Saragih Herlina Risma Juni Saragih Hermanto, Djamarel Herry, Herry HS Putri, Rheviany Ikhwan Syahtaria, Moh Inayah, Atikah Indira Asa Putri Indira Asa Putri Ivan Yulivan Juni Risma Saragih, Herlina Juni Risma, Herlina Jurianto, Moch Jurianto, Moch. Jurianto, Mochamad Khusaini, K Khusaini, Mohammad Koerniawati, Inez Kome, Ellen Elisabeth Kristijarso, Kristijarso Kusuma Kusuma, Kusuma Legowo, Endro Liska Rahayu Lutvia Resta Setyawati Luxni Maulana Mahesswara, Kadek Bayu Prabha Marsetio Marsetio Maulana, Luxni Megalin Walukow Seso, Kristin Moh. Imron Rosyidi, Moh. Imron Mohammad Alfin Widyanto Moraina Rizkiyani, Hasna Muhamad Faisal, Muhamad Muhamad, Faisal Muhammad Halkis Muhtar Rifai Mulyani Mulyani Mulyaningrum, Retno Nabilah Rizqia Ramadhanty Nabillah, Khurin Nofrika Sari, Mira Novitasari, Destin Novitasari, Yussie Nurul Chamidah Nurwulansari, Nurwulansari Oktaviandra, Yosyea Padillah, Inshan Pandjaitan, Manahan Budiarto Pandoe, Ridha Munawir Masly Pangiutan, Pangiutan Permana, Dani Dasa Prabha Mahesswara, Kadek Bayu Pradana, Dimas Gading Arya Prakoso, Lukman Yudho Prissandi, Gita Pudjo Widodo Pujo Widodo Pujo Widodo, Pujo Pulungan, Ahmad Ari Syahputra Purwanto, Dwi Ari Purwantoro, Susilo Adi Putri, Cintya Yelena R, Herlina Juni Rachmat Setiawibawa Ramadhan, Rizqan Ramelan, Michael Sanrio Ras, Abdul Rivai Risma Juni Saragih, Herlina Rivai Ras, Abdul Rosyidi, Moch. Imron Rudiyanto Rudiyanto, Rudiyanto Ruslinar, Meli S, Berkat Exsaudi Sahrul, Sahrul Said, Budiman Djoko Samingan, Muhamad Saragih, Herlina Juni Risma Saragih, Herlina Risma Juni Saraswati, Meinarti Satrio Wicaksono, Bagus Seso, Kristin Megalin Walukow Sidik Murdoko Sindrawati, Sindrawati Sirod, Muhammad Siswo Hadi Sumantri Siswo Hadi Sumantri Siswo Hadi Sumantri Snekubu, Elyakim Snekubun, Elyakim Soemantri, Asep Iwa Sudjoko, Cakrawati Sukendro, Achmed Sumantri, Siswo Hadi Sundari, Sri Supriyadi, A. Adang Supriyadi, Asep Adang Susanto, Deni Suwito Suwito Syahtaria, Moh Ikhawan Syahtaria, Mohamad Ikhwan Syamsunasir, Syamsunasir Toelihere, Ivan Fillbert Tomi Aris Tomi Aris Tri Setia Darma Sinuraya Triadi, Irwan Trilia, Dewi Trismadi Trismadi Trismadi Trismadi, Trismadi Triyani Triyani Udisubakti Ciptomulyono Uly Maria Ulfah uni Risma Saragih, Herlina J Widodo Widodo . Widodo Widodo Widodo Widodo Wijaya, Dwi Ayuni Wilopo Wilopo, Wilopo Wiranto, Surya Wulan Fitri Utami Wulan Fitri Utami Yaffid, Rienal Yaumil Habibie, Sri Yudhistira, Arga Yundari, Yundari Yunias Dao Yurianto, Moch Yusnaldi Yusnaldi, Yusnaldi Zahra, Raesha Syahnaz Zainal Abidin Sahabuddin, Zainal Abidin Zega, Delasaro