p-Index From 2021 - 2026
17.896
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Hijri FALASIFA : Jurnal Studi Keislaman Humanistika : Jurnal Keislaman Halaqa : Islamic Education Journal Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam al-Afkar, Journal For Islamic Studies IQRO: Journal of Islamic Education Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Jurnal Pendidikan Islam AL-ILMI Jurnal Penelitian IPTEKS Imtiyaz : Jurnal Ilmu Keislaman Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Konseling Best Journal (Biology Education, Sains and Technology) Jurnal Pendidikan Andragogi: Jurnal Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Islam Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars AS-SABIQUN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Al-Muaddib : Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Al Ibtidaiyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Journal of Contemporary Islamic Education Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam International Journal of Education, Social Studies, And Management (IJESSM) At-Tadbir : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam DEVELOPMENT : Journal of Community Engagement Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Desa (JPMD) MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains LECTURES: Journal of Islamic and Education Studies International Journal of Islamic Thought and Humanities ATTAQWA: Jurnal Pendidikan Islam dan Anak Usia Dini Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Al-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak AL-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Itekes Bali Al Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat Attaqwa:Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Refleksi : Jurnal Penelitian Tindakan Jurnal Garuda Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Nusantara Jurnal Medika: Medika Proceeding Of International Conference On Education, Society And Humanity JERIT: Journal of Educational Research and Innovation Technology Islamic Education Journal (ISEDU) Educational Research Indonesia International Journal of Multidisciplinary Reseach Journal of Education and Learning Innovation Rihlah Review: Jurnal Pendidikan Islam Edumaspul: Jurnal Pendidikan Innovasi : Jurnal Inovasi Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Pendidikan Akhlak Dalam Penanggulangan Krisis Moralitas Sosial Di Era Globalisasi Elawati Dewi; Devy Habibi Muhammad; Ari Susandi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.277 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i1.3525

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna mengenali kedudukan pembelajaran akhlak dalam menanggulangi konfrontasi akhlak anak didik. Pembelajaran akhlak ialah bagian dari penyelesaian atas seluruh kasus sosial, paling utama guna melawan arus kesejagatan yang terus menjadi maju. rencana pembelajaran Ahlak sungguh menekan serta butuh dilaksanakan dengan cara berkelanjutan. Sebab integritas merupakan yang terutama dikala ini. Bila tidak dilaksanakan oleh pribadi, kedudukan penguasa pasti tidak layak guna tingkatkan pembelajaran akhlak. Penerapan pembelajaran adab tidak cuma bisa diamati dari satu ujung saja, namun pula bisa dikaji dari bermacam ujung penglihatan. Pernyataan Permasalahan 1. Apa kedudukan pembelajaran akhlak dalam menanggulangi darurat akhlak anak didik? 2. Aspek apa saja yang bisa menimbulkan terbentuknya darurat akhlak pada anak didik? 3. Apakah berupaya menanggulangi darurat akhlak anak didik? Tata cara penelitian ini merupakan bentuk penelitian daftar pustaka. Hasil penelitian kalau andil pembelajaran adab amat berarti sebab adab merupakan titik determinan apakah orang itu bagus ataupun kurang baik. Sekolah ikut berfungsi dalam pembinaan adab sebab mayoritas pembelajaran anak didik berawal dari sekolah, serta area besar jadi tempat buat menjumpainya.
Etika Berbusana Muslimah Dalam Perspektif Agama Islam Dan Budaya Suna; Ari Susandi; Devy Habibi Muhammad
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1295.987 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i1.3557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana etika berbusana dalam sudut pandang atau perspektif agama dan budaya. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah metode penelitian kepustakaan ( library research ) yaitu serangkaian penelitian yang berkenaan dengan mencari dan mempelajari berbagai sumber misalnya; buku, beberapa jurnal dan artikel yang relevan dengan tema yang ada dalam penelitian. Penelitian Ini merupakan suatu penelitian yang memanfaatkan sumber perpustakaan dari artikel dan jurnal untuk memperoleh data penelitiannya. Penelitian ini mempunyai rumusan masalah di antaranya: Bagaimana berbusana muslimah menurut perspektif agama? Bagaimana berbusana muslimah menurut perspektif budaya? Hasil dari penelitian ini yaitu berbusana merupakan keberadaban manusia yang sangat erat hubungannya dengan etika, baik dalam etika yang bernilai religi ataupun norma tradisi. Dalam berbusana ataupun menutup aurat merupakan bagian yang tidak bisa terpisahkan karena merupakan bentuk ketaatan kepada Tuhan.
Penerapan Metode Demonstrasi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Pada Siswa Kelas X Di SMK Zainul Falah Muhammad Tholibin; Devy Habibi Muhammad
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.222 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i1.3679

Abstract

Metode adalah cara penting dalam pembelajaran sehingga siswa merasa tertarik untuk mengikuti pelajaran yang diajarkan. Metode Demonstrasi adalah suatu cara penyajian dalam proses belajar mengajar dengan mempertunjukan tentang cara melakukan sesuatu disertai dengan penjelasan secara visual dari proses yang jelas sehingga akan lebih mudah dalam menyampaikan materi pelajaran. SMK Zainul Falah khususnya kelas X pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam ditemukan beberapa masalah yaitu : hasil belajar siswa yang masih rendah, siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran, serta siswa hanya menonton guru saat pembelajaran karena metode yang digunakan kurang menarik. Salah satu metode pembelajaran yang dapat diterapkan untuk meningkatkan hasil belajar siswa adalah metode Demonstrasi. Jenis Penelltian adalah Penelitian Tindakan Kelas Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMK Zainul Falah. Hal ini dibuktikan dari Pra Siklus dapat dilihat hanya 50% saja siswa yang hasil belajarnya dikategorikan tuntas, siklus I meningkat menjadi 80%, dan siklus II juga mengalami peningkatan yang sangat memuaskan yaitu 100% siswa yang hasil belajarnya sudah dikategorikan tuntas (diatas KKM).
Pengaruh Metode Wafa Dan Profesionalisme Guru Terhadap Kemampuan Membaca Al-Qur’an di TPQ Al Hidayah Ahmad Shiddiq; Devy Habibi Muhammad; Ari Susandi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.224 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i1.3683

Abstract

Realita saat ini di kecamatan Kanigaran Probolinggo, banyak kita temui masyarakat yang masih belum bisa membaca Al- Qur’an, karena diakibatkan keterbatasan pengaplikasian ilmu secara tepat serta keterbatasan waktu, untuk dapat menekuni Al-Qur’an. Fenomena di lingkungan sekolah pun, ternyata masih banyak para peserta didik yang masih belum mempunyai rasa cinta dalam diri mereka untuk mempelajari Al-Qur’an. Hal ini diakibatkan karena belum terciptanya pengaplikasian dengan tata cara yang tepat untuk dapat membuat para peserta didik aktif dalam menekuni Al- Quran. Oleh karena itu, Penelitian kali ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Metode Wafa dan Profesionalisme Guru terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an Di TPQ Al-Hidayah Probolinggo. Riset yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh antara Metode Wafa dan Profesionalisme Guru terhadap Kemampuan Membaca Al Quran yaitu sebesar 4,5%. Metode wafa dan Profesionalisme Guru membuat mereka lebih mampu  untuk membaca Al Qur’an, menjadikan mereka lebih mencintai Al Qur’an, menjadikan mereka optimis untuk mempelajari Al Qur’an, membuat mereka lebih senang dan giat untuk membaca al Qur’an.   Kata Kunci : Pengaruh Metode Wafa, Profesionalisme Guru, Kemampuan Membaca Al Quran.   ABSTRACT                     The current reality in the Kanigaran sub-district of Probolinggo, we meet many people who still cannot read the Qur'an, due to the limitations of the proper application of knowledge and limited time, to be able to pursue the Qur'an. The phenomenon in the school environment, it turns out that there are still many students who still do not have a sense of love in themselves to learn the Qur'an. This is due to the lack of application in the right way to make students active in pursuing the Al-Quran. Therefore, this research was conducted with the aim of knowing how much influence the Wafa Method had on the ability to read the Qur'an at TPQ Al Hidayah Probolinggo. The research used is a quantitative research method. The results showed that the effect of the Wafa Method and Teacher Professionalism on the Ability to Read the Quran was 4.5%. The wafa method and teacher professionalism make them more able to read the Qur'an, make them love the Qur'an more, make them optimistic about learning the Qur'an, make them happier and more active in reading the Qur'an.   Keywords: Effect of Wafa Method, Teacher Professionalism, Ability to Read Al Quran
Upaya Peningkatan Hasil Belajar PAI Metode Demonstrasi Pada Siswa Kelas XI SMK Raden Sa’id Sunan Kalijaga Ahmad Solehudin; Devy Habibi Muhammad; Nali
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.721 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i1.3698

Abstract

Media pembelajaran yang digunakan guru di SMK Raden Sa’id Sunan Kalijaga dalam menyampaikan materi pelajaran masih menggunakan metode ceramah, dimana guru lebih aktif berbicara dan siswanya cenderung diam untuk mendengarkan penyampaian, sehingga menjadikan siswa tidak bisa  menguasai materi dengan baik. Untuk mengatasi itu semua peneliti menyarankan untuk menggunakan media baru sebagai cara untuk meningkatkan minat belajar siswa. Metode Demonstrasi adalah media yang mempunyai unsur gambar dan unsur peragaan. Studi ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan, apakah penggunaan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa Di SMK Raden Sa’id Sunan Kalijaga. Permasalahan tersebut dibahas melalui penelitian tindakan kelas yang dilakukan melalui dua siklus dengan setiap siklus tahapannya adalah perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Data penelitian diperoleh melalui observasi di kelas dan dokumentasi hasil tindakan yang dilakukan maupun data dari guru kelas, dengan penelitian tindakan ini akan diketahui peningkatan atau penurunan setelah dilakukan tindakan kelas yang dilakukan di setiap siklus. Hasil yang penelitian peroleh adalah penggunaan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI dengan jumlah siswa 27 orang. Hal ini dapat dilihat dari hasil peningkatan ketuntasan belajar siswa yang cukup signifikan dari dua siklus yang telah dilaksanakan, indikasinya adalah kenaikan nilai rata-rata siswa pada pra siklus yaitu 66,77; pada siklus I75,00 dan 80,00 pada siklus II. Demikian pula pada persentase ketuntasan belajar siswa juga mengalami peningkatan, yaitu 62,06% pada pra siklus, 79,31 % pada siklus I, dan 100% pada siklus II. Berarti kenaikan persentase ketuntasan belajar dari pra siklus ke siklus I setelah dilakukan perbaikan sebesar 17,25%, dan meningkat pada siklus I kesiklus II sebesar 20,69%.   Kata kunci : Hasil Belajar, Metode Demonstrasi Abstract The learning media used by the teacher at Raden Sa'id Sunan Kalijaga Vocational School in delivering subject matter still uses the lecture method, where the teacher is more active in speaking and the students tend to be silent to listen to the delivery, thus making students unable to master the material well. To overcome all this, researchers suggest using new media as a way to increase students' interest in learning. Demonstration method is a media that has image elements and demonstration elements. This study is intended to answer the problem, whether the use of the demonstration method can improve student learning outcomes at SMK Raden Sa'id Sunan Kalijaga. These problems are discussed through classroom action research which is carried out in two cycles with each cycle the stages are planning, implementation, observation and reflection. Research data obtained through observations in class and documentation of the results of the actions taken as well as data from class teachers, with this action research it will be known the increase or decrease after class actions are carried out in each cycle. The results obtained are the use of demonstration methods can improve learning outcomes class XI students with 27 students. This can be seen from the results of the significant increase in student learning mastery from the two cycles that have been implemented, the indications are the increase in the average score of students in the pre-cycle, namely 66.77; in cycle I75.00 and 80.00 in cycle II. Likewise, the percentage of student learning completeness also increased, namely 62.06% in the pre-cycle, 79.31% in the first cycle, and 100% in the second cycle. It means that the increase in the percentage of mastery learning from pre-cycle to cycle I after repair is 17.25%, and it increases in cycle I to cycle II by 20.69%.
Usaha Kepala Sekolah Serta Guru Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Di era Pandemi Di SDN Jrebeng Wetan Heri Kusuma; Devy Habibi Muhammad; Ari Susandi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.24 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i1.3759

Abstract

Kebijaksanaan penataran yang terbuat kepala Sekolah sepatutnya dapat menghasilkan atmosfer penataran yang efisien serta efesien. Tujuan dari riset ini buat mengenali Usaha kepala Sekolah serta Guru dalam tingkatkan kualitas Pembelajaran diera endemi. Riset ini memakai metode kualitatif ialah dengan tanya jawab, pemantauan serta pemilihan. Analisa informasi dicoba dengan pendapatan, penyajian, serta kesimpulan. Hasil dari riset ini merupakan kalau Usaha kepala Sekolah serta Guru dalam tingkatkan kualitas Pembelajaran di masa endemi ialah kepala sekolah membagikan uraian pada guru serta anak didik alhasil guru bisa mengonsep, menata, serta mempraktikkan penataran pada waktu endemi buat tercapainya tujuan penataran daring. Begitupun kepala Sekolah mengutip kebijaksanaan penataran yang bisa dilaksanakan dengan cara daring sepanjang endemi. Butuh melaksanakan strategi selaku usaha menjaga diri sekolah supaya aktivitas Pembelajaran senantiasa dilaksanakan serta kualitas Pembelajaran bisa bertambah di era endemi.
Upaya Guru PAI dalam Mengatasi Dampak Negatif Kecanduan Gadget Terhadap Siswa SMP Islam Hikmatul Hasanah Kecamatan Tegalsiwalan Luluk Aviva; Devy Habibi Muhammad; Heri Rifhan Halili
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.362 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i1.3762

Abstract

Tingkat adopsi gadget saat ini semakin mengkahwatirkan, sehingga perlu langkah konkret untuk menerapkan pola asuh di era digital, agar anak-anak terhindar dari kencanduan gadget serta terbentuk sikap dan mental yang baik dalam diri anak. Terdapat dampak negatif yang di timbulkan dari gadget dalam bentuk perilaku atau akhlak yang tidak sejalan dengan tuntunan ajaran agama Islam, sehingga membutuhkan upaya guru PAI dalam mengatasi dampak negatif kecanduan gadget tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya guru PAI dalam mengatasi dampak negatif kecanduan gadget terhadap siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Subyek penelitian pada riset ini yaitu guru Pendidikan Agama Islam, siswa kelas XI. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian: Upaya yang dilakukan guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi dampak penggunaan gadget terhadap siswa adalah sebagai motivator dan informator, yaitu selain memberi informasi agar bisa mengurangi efek negatif penggunaan gadget yang banyak digunakan oleh para siswa sehingga para siswa menjadi lebih bijak dalam berselancar di dunia maya dengan tidak hanya mengikuti kemauan mereka sendiri tetapi juga menyadari pengaruh negatif bila mereka menggunakan gawai secaraberlebihan, juga menjadi motivator agar para siswa tetap ingin belajar dengan baik serta bersemangat untuk meraih cita-cita dalam menentukan kehidupan masa depan mereka yang lebih baik.
Konsep Pendidikan Islam Multikultural Dalam Pandangan KH. Abdurrahman Wahid Dan Nurcholish Madjid Syamsul Huda; Devy Habibi Muhammad; Ari susandi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.403 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i2.3983

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuat deskripsi dan analisis pendidikan Islam multikultural dalam pandangan KH. Abdurrahman Wahid dan Nurcholish Madjid untuk mengembangkan konsep pendidikan ditengah-tengah masyarakat yang terdiri dari bermacam-macam latar belakang budaya dan agama. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan atau library research. Teknik pengumpulan data ini dengan menggali data atau variabel baik berupa catatan, buku, jurnal ataupun adri sumber-sumber yang lain yang kemudian diakumulasikan menjadi catatan atau data tertulis. Adapun analisa data yang digunakan adalah berupa analisis isi. Kajian tentang konsep pendidikan Islam multikultural akan selalu menarik untuk dibahas, karena hal ini merupakan realita kejadian yang sesungguhnya terjadi ditengah-tengah masyarakat Indonesia dimana mayoritas penduduknya terdiri dari beberapa macam adat, budaya dan agama. Hasil dari penelitian ini adalah beberapa konsep pemikiran Gus Dur dan Cak Nur tentang pendidikan Islam multikultural yang mungkin untuk bisa dipadukan, sehingga bisa diterapkan dalam pendidikan formal maupun non formal. Pemikiran KH. Abdurrahman Wahid dan Nurcholish Madjid adalah pilihan yang sangat tepat untuk dijadikan perbandingan terkait pendidikan Islam multikultural ini, selain backgrounddari keduanya yang sama-sama asli produk pesantren, juga pemikirannya yang sangat luas dalam menyikapi keanekaragaman budaya dan agama di negeri ini. Keduanya sama-sama mengedepankan toleransi tinggi terhadap perbedaan yang ada, demi terciptanya hidup damai berdampingan ditengah-tengah perbedaan budaya dan keyakinan
Strategi Pengembangan Pembelajaran Karakter Di Madrasah Diniyah Assilfiah Sepuhgembol (Study Kasus di Madrasah Diniyah Assilfiah Sepuhgembol) Bakri; Benny Prasetiya; Devy Habibi Muhammad
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.782 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i2.4006

Abstract

Madrasah Diniyah merupakan salah satu lembaga pembelajaran, diakui memiliki andil yang lumayan besar di dalam membesarkan serta meningkatkan dunia pembelajaran. Madrasah Diniyah pula dipercaya bisa jadi alternatif untuk pemecahan bermacam permasalahan pembelajaran yang terjalin saat ini. Peranan Madrasah Diniyah dalam membangun karakter santri pada era globalisasi saat ini sangat signifikan, terkait dengan berbagai masalah yang menjadi sorotan public saat ini baik dari segi budaya, Pembelajaran dan lain sebagainya. Pengangkatan topik penelitian kali ini sangatlah penting dibahas untuk dapat memberikan informasi, wawasan sehingga dapat menjadi pertimbangan bagi seluruh masyarakat Indonesia, terutama masyarakat di Kabupaten Probolinggo agar dapat Memondokkan putra putrinya sehingga tujuan dari Pembelajaran dapat dicapai secara optimal.
KONSEP PENDIDIKAN HUMANISTIK DALAM KONTEKS PEMIKIRAN PAULO FREIRE DAN K.H AHMAD DAHLAN Pinna Nur Latifah; Muhammad Devy Habibi; Ari Susandi
IQRO: Journal of Islamic Education Vol 4, No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v4i2.2256

Abstract

This research aims to know the concepts, comparisons with similarities and differences about the concept of humanistic education in the context of the thoughts of Paulo Freire and K.H. Ahmad Dahlan. This type of research uses literature or library research with information collection methods using the form of articles / written data. Qualitative descriptive becomes the approach used by researchers in this research. On the other hand, content analysis is used as a form of data analysis. As for the formulation of the problems listed as follows: How is the concept of humanistic education according to Paulo Freire and K.H. Ahmad Dahlan?, How is the form of humanistic education concept comparison between Paulo Freire and K.H Ahmad Dahlan? The results of this study describe the educational concepts of the two figures by producing similarities and differences in the concept of humanistic education in the context of Paulo Freire and K.H. Ahmad Dahlan.
Co-Authors Abadiyah, Sa’adatul Abdul Hakim Habibullah Abdul Hamid Abdul Qodir Achmad Fatahila Adawiyah , Robiatul Adiba Maulidiyah Aditiya, Muhammad Samsul Afkarina, Naura Agustiarini Eka Dheasari Agustiriani Eka Desari Ahmad Fuad Abdul Baqi Ahmad Paeng Ahmad Shiddiq Ahmad Solehudin Ahmad Syaifuddin Romli Ahmad Zainul Ainaul Karomah Akhmadi, Abdul Muhaimin Al Fasil, Maulana Rihdo Alatise, Toyosi Alda Eky Nur K Alda Eky Nur Kholifah Ali, Mahfud Alifia Wahyuni Choirun Nisa Aliyah Alsokari, Tareq Andini, Nesi Anti Anindya Putri Susanti Anwar Sholeh Anwar Sholeh Aries Dirgayunita ARIF HIDAYAT Asripa Asripa Atiyah, Umi Audi Pramudita Aulia Nazal Qur'ani Avita Khoirun Nisa Aziz, Ahmad Adib Bakri Benny Prasetiya Danis Imamatul Chusniyah Devi Nur Azizah Dimas Adji Pangestu Diyah Rhodiyah Dwi Ayu Wulandari Efendi, Muhammad Irfan Efendi, Slamet Elawati Dewi Evi Widiyawati Fahimatun Nadiyah Faisal Faliyandra Faizah Qurotul Ahyun Fajar, Lisun Ibnu Faridi Faridi Fathur Rozi Fatimah Nurhayati Febi Fatlika Nurussofiah Fifit Trisnayanti Abdi Firatih Wulandari Fitri Kurnia Fitria Anggraeni FitrianingsihWulandari Gama Victorya Al Aziiz Gama Gama, Gama Victorya Al Aziiz Gofar, Abd. Halili, Heri Rifhan Handayan, Handayan Hani Nafi’ah Rachmawati Hanifah Nurul Shodiqoh Hardiansyah, Yayak Heri Kusuma Hideko Firryal Ghaliayah Agnur Holilah, Nur Humaidi, M. Nurul Husnia, Khoridatul Ike Septianti Imro Atus Soliha Irma Mila Karimah Irmaningrum, Rizka Novi Khalilurrahman Khoiriyah Khoiriyah Khoirul Basor Khoridatul Bahiyah Khoridatul Husnia Khozin, Khozin Lailatul Izzah Lailatul Izzah, Lailatul Lailiyah Nurusshobah Efendi Lailtul Izzah Laily Oktavianingrum Lisun Ibnu Fajar Lukman Hakim Luluk Aviva M Jadid Khadavi Maimuna, Septia Margareta, Agatha Lola Margareta Marzuki, M.Hasbullah Mashudi Mashudi MAULANA ISHAQ Maulid Agustin Maulidah, Qoifatul Maulidiyah, Adiba Maulidiyah, Nurlaila May dwi Moch Muhaimin Moch. Salman Alfarizi Moch.Salman Alfarizi Moh Nur Hakim Moh. Imam Syafi'i Moh. Khakim Mohammad Arifin muhammad alfi syahrin Muhammad Husin Muhammad Husin Muhammad Syamsi Harimulyo Muhammad Tholibin Muhammad Tholibin Murtin Murtin Musthofa, Achmad Mutiah Cahyaning Tiyas Nadiah Yusfi Nabilah Nali Naura Afkarina Nazah Ulinnuha Nazah Ulinnuha Nikmatul Musayadah Nikmatul Musayadah Ningsih, Susiyati Nonik Kasiari Nur Hasanah Nur Kholifah, Alda Eky Nur Khosiah Nurlaila Maulidiyah Nurul Fajar Insani Nurul Hidayah Nurul Widya Agustin Nuryami Peti Zamhariro Pinna Nur Latifah Pramudita, Audi Pratiwi Dwi Warih Sitaresmi PUTRI WULANDARI Qodir, Abd Qomar, Badrul Qurrota A'yuni Qurrotul Aini Rachmawati, Hani Nafi’ah Ravina Wijayati Ravina Wijayati Reza Hilmy Luayyin Riami Riami Rina Robi'atul Adawiyah Robiatul Adawiyah Robiatul Adawiyah Rofiqo, Rofiqo Romelah Romelah Saiful Badar Salsabila, Rahil Sholehati Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Khomsah Apsari Siti Maryam Sofia Sofia Solly Aryza Sulaiman Jaeng Bintaro Sumiati sumiati sumiati Suna Susandi, Ari Syamsul Huda Syirotun Nadiyah Agustin Tanti Setiawati Tobroni Tobroni Tobroni, Tobroni Turrohmah, Bail Miya Turrohman, Bail Miya Ummi Astutik Ummul Karimah Wahid, Abdul Rohman Wardhani, Maharani Kusuma Wati, Ning Jamila Wijayati, Ravina Winda Susanti Wulandari Yuliana Wardanik Yulina Fadilah Yulistian Hartini Yunusiyah, Rahmah El Yusfi, Muhammad Amirullah Zainul, Ahmad Zaka, Muhammad Zakaria