Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pergaulan Teman Sebaya terhadap Karakter Cinta Damai Anak Santoso, Gunawan; Salsabilla , Endah; Murod , Ma’mun; Susilahati; Faznur, Lutfi Syauki; Asbari, Masduki
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v2i1.129

Abstract

Penelitian ini adalah anak yang memiliki karakter cinta damai akan memunculkan sikap dan perilaku yang membuat orang lain merasa nyaman dan aman dengan kehadiran dirinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari pergaulan teman sebaya terhadap karakter cinta damai anak usia Sekolah Dasar di lingkungan masyarakat, dan adakah pengaruh antara pergaulan teman sebaya terhadap karakter cinta damai anak usia Sekolah Dasar di lingkungan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif tipe survei, dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan angket, melibatkan 80 anak Sekolah Dasar kelas 4-5 yang tinggal di sekitar RW 06 Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Teknik analisis data dilakukan uji coba instrumen, analisis uji prasyarat, analisis regresi sederhana dan uji hipotesis. Hasil pengujian regresi sederhana R square menunjukkan bahwa pergaulan teman sebaya memiliki pengaruh terhadap karakter cinta damai sebesar 20,8% dan dapat mengkategorikan pengaruhnya yang lemah atau kecil. Selain itu, terdapat 79,2% karakter cinta damai yang dipengaruhi oleh faktor lain. Dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh pergaulan teman sebaya terhadap karakter cinta damai anak di RW 06 Rempoa yang dibuktikan dengan hasil pengujian hipotesis yang mendapatkan hasil signifikansi 0,000 < 0,05 yang artinya terdapat pengaruh.
Transformasi Literasi Informasi Guru Menuju Kemandirian Belajar Santoso, Gunawan; Hidayat, Muhammad Nur Syahroni; Murod , Ma’mun; Susilahati; Solehudin; Asbari, Masduki
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v2i1.130

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya literasi informasi, yang dimiliki guru di SDN Duren Jaya VI, karena hal itu akan menghasilkan pengetahuan untuk memajukan pendidikan yang baik juga. Sebaliknya, jika guru yang memiliki transformasi yang rendah dikarenakan faktor internal atau eksternal maka prestasinya akan terganggu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menghasilkan data secara deskriptif dengan subjek penelitian yaitu guru-guru dan kepala sekolah di SDN Duren Jaya VI. Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data digunakan uji kredibilitas dengan triangulasi data. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa 1) transformasi literasi informasi guru sudah menjadi kewajiban bagi setiap guru di SDN Duren Jaya VI, karena itu menjadi salah satu modal penting dalam mengajar. 2) guru memiliki kesadaran tinggi untuk selalu melakukan pembaruan dan pengembangan diri terutama mengenai informasi dunia pendidikan. 3) jika terdapat rekan guru yang belum mengetahui perkembangan informasi, maka guru yang mengetahui tidak sungkan untuk membagi informasi yang diketahuinya. 4) pendidikan mandiri belajar sudah diterapkan di SDN Duren Jaya VI pada kelas 1 dan 4, yang sudah menggunakan kurikulum merdeka. 5) sedangkan pada kelas 2, 3, 5 dan 6, meskipun menggunakan kurikulum 2013, tetapi prinsip-prinsip dalam mandiri belajar sudah diterapkan terutama pada litaresi, numerasi dan penguatan pendidikan karakter.
Hubungan Lingkungan Sekolah dengan Karakter Sopan Santun Siswa Santoso, Gunawan; Rahmawati , Putri; Murod , Ma’mun; Susilahati; Setiyaningsih, Dewi; Asbari, Masduki
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v2i1.131

Abstract

- Karakter sopan santun adalah perilaku kebaikan didasarkan pada perasaan untuk menghargai diri sendiri, orang lain, menghargai lingkungan yang ditunjukan dengan perilaku yang menyayangi dan menghormati diri sendiri, orang lain dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lingkungan sekolah dengan karakter sopan santun siswa kelas V di SDN Duri Kosambi 07 Pagi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V yang memiliki empat rombel yaitu VA, VB, VC, VD dengan jumlah seluruhnya 120 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling dan jumlah keseluruhan sampel yaitu 92 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket lingkungan sekolah dan karakter sopan santun serta dokumentasi. Uji validitas instrumen menggunakan rumus korelasi Product Moment dan uji reliabilitas menggunakan rumus Croanbach’s Alpha. Uji prasyarat analisis data memakai uji normalitas dan homogenitas. Pengujian hipotesis pertama, kedua, dan ketiga menggunakan uji koefisien korelasi, uji koefisien determinasi dn uji T. Hasil uji hipotesis (uji t) memperlihatkan bahwa thitung bernilai lebih besar dari pada ttabel yaitu 4,498 > 1,660 dengan perolehan jumlah signifikansi 0,000 < 0,05 dengan nilai Hₐ diterima sedangkan Hₒ ditolak. Dengan demikian, dapat dinyatakan bahwasanya hubungan antara kedua variabel tersebut memiliki korelasi yang kuat.
Urgensi Inovasi di Era Informasi: Analisis Kepemimpinan Dinamis, Iklim Etis, dan Inovasi Guru Asbari, Masduki; Yani, Ahmad; Wardoyo, Siswo; Sitanggang, Tantri Wenny; Sukmawati, Klara Iswara; Santoso, Gunawan; Lafendry, Ferdinal; Irhamni; Rusadi, Bobi Erno
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v2i1.135

Abstract

Era informasi telah membuka kotak pandora kompetisi secara bebas dan meluas. Era ini juga telah menantang setiap entitas organisasi, termasuk satuan pendidikan sekolah untuk mengasah keunggulan kompetitifnya. Ikon utama keunggulan kompetitif satuan pendidikan seperti sekolah adalah perilaku inovatif dari setiap gurunya. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah menguji pengaruh kepemimpinan dinamis dan iklim etis terhadap perilaku inivatif guru dengan mengambil 117 guru pada sekolah di Indonesia dengan teknik Simple Random Sampling. Analisis penelitian ini menggunakan SEM (Structural Equation Model) dengan software SmartPLS versi 3.0 sebagai alat bantu statistik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan dinamis memberikan efek positif dan signifikan terhadap iklim etis, kepemimpinan dinamis memberikan efek positif dan signifikan terhadap perilaku inovatif guru, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui mediasi iklim etis.
Strong Why: Menguatkan Logika Mengapa dalam Kehidupan Anggraini, Devi Marlita; Asbari, Masduki; Eka, Ismalia; Santoso, Gunawan; Rantina, Meilanta
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v2i2.154

Abstract

Abstrak – Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan perspektif penulis dari channel Youtube Sabrang Mowo Damar Panuluh yang berjudul “Mencari Titik Masalah” dan buku yang berjudul “Find Your Why” yang ditulis oleh Simon Sinek, David Mead, dan Peter Docker. Pada studi ini peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan cara simak catat, karena sumber data yang diperoleh dengan menyimak narasi lisan dan tulisan. Hasil studi ini menjelaskan pentingnya alasan di balik setiap langkah dan keputusan dalam hidup yang sebenarnya adalah tahap pertama yang harus dilakukan semua orang. Persfektif penulis terhadap buku Find Your Why, yaitu buku ini membahas tentang cara mencari tahu kenapa kita melakukan apa yang kita lakukan. Jika sesuatu yang kita lakukan itu terasa membosankan, berat, atau bahkan melelahkan, berarti kita sedang melakukan sesuatu yang bertentangan dengan “Kenapa” kita. Sebaliknya, jika kita sudah berhasil menemukan pekerjaan yang benar-benar disukai, pekerjaan yang berat atau membosankan sekalipun akan mudah dilakukan. Agar hidup yang kita jalani terasa lebih menyenangkan dan mudah, maka kita harus menemukan alasan yang tepat dibalik semua aktifitas dalam hidup kita.Kata Kunci: Find Your Why, Pentingnya “Kenapa”, The golden circle, Tujuan hidup. Abstrack – The purpose of this study was to explain the author’s perspective from the Sabrang Mowo Damar Panuluh youtube channel entitled “Seek The Point Of Problem” and the book entitled “Find Your Why” written by Simon Sinek, David Mead, and Peter Docker. In this study, the author uses a descriptive qualitative method by observing notes, because the data sources obtained by listening to the oral narrative and writing. The results of this study explain the importance of the reasons behind every step and decision in the real life is the first stage that everyone has to do. The author’s perspective from the book “Find Your Why” is this book discussing how to find out why we do what we do. If something we do feels boring, hard, or even tiring, it means we are doing something that is against “Why” we are. On the other hand, if we have successfully found the job that is our passion, the job that is heavy or even boring will easy to do. So, to make our life that we live feels more fun and easy, we have to find the right reasons behind all the activities in our lives. Keywords: Find Your Why, The important of “Why”, The golden circle, The purpose of life.
Kunci Literasi: Jangan Paksa Anak Membaca? Febiyanti, Nabila; Asbari, Masduki; Lestari, Silvi; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i2.179

Abstract

The purpose of this study was to find out Nadiem Makarim's philosophical study from the Guru Dok TV Youtube channel entitled "The Key to Literacy, don't force children to read!". In this study, the researcher used a qualitative approach with the note-taking method because the source of the data that the researcher obtained was obtained through listening. The result of a brief review of the process of listening to this philosophical study is that the role of the family is very strategic in fostering children's interest in reading. In fact, this role must be strengthened from an early age, even if it is only limited to the introduction of letters and numbers.
Bahaya Positif Thinking? Yuniar, Adilla Cahya; Atfal, Marwiyatul; Santoso, Gunawan; Rantina, Meilanta; Asbari, Masduki
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v2i2.203

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja sisi negative Positive Thingking dari channel youtube podcast TEDx Talks yang berjudul “The Danger Of Positive Thinking”. Pada studi ini peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melakukan simak catat karena sumber data yang diperoleh dengan menyimak narasi lisan. Hasil Studi ini menjelaskan bahwa Berfikir positif adalah hal yang luar biasa, tetapi itu bisa membawa kita ke dalam masalah besar jika kita terlalu berlebihan dalam berpositif thinking. Akan ada bahaya yang dapat timbul jika dalam setiap segi kehidupan kita, selalu dianggap baik-baik saja, atau selalu berpikir positif. Istilah bahaya selalu berpikir positif ini disebut dengan toxic positivity. Toxic positivity adalah sebuah frasa yang merujuk pada sebuah konsep untuk terus merasa dan berpikir positif. Dengan kata lain, kita hanya memfokuskan segala hal yang terjadi di dalam hidup kita pada hal-hal yang baik-baik saja dan menolak, menyangkal, atau membuang apa pun yang dapat memicu perasaan negatif. Secara sederhana, contoh toxic positivity adalah ketika kita sedang merasa sedih, marah, atau berkabung, dan sedang dalam usaha untuk bercerita kepada orang lain, tetapi malah mendapatkan ungkapan seperti, "Jangan sedih, semua pasti akan baik-baik saja."
Unity in Salinity: Bagaimana Hidup Tanpa Garam? Manurung, Irna Marcelin; Asbari, Masduki; Putra, Alfaroz Rizki; Santoso, Gunawan; Rantina, Meilanta
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v2i2.235

Abstract

Abstrak - Rasa hal yang sering kali kita agung-agungkan atau kita sepelekan, tergantung bagaimana kita mengecap rasa itu. Sebagaimana kita ketahui, sebagai manusia kita mengenal 5 rasa dalam kehidupan yaitu pahit, asam, gurih, manis,dan asin. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan mengenairasa asin yang terdapat pada garam, dan menyampaikan sebuah penelitian yang dapat menginformasikan jenis dan fungsi garam seperti yang dijelaskan oleh Lisa Virgiano dalam channel Youtube TEDx Jakarta yang berjudul “Unity In Salinity”. Pada peneletian ini peneliti memakai metode kualitatif deskriptif yang dilakukan dengan cara simak catat karena sumber yang didapatkan dengan mendengarkan dan menyimak pada narasi lisan. Hasil peneltian ini menyampaikan fakta tentang bahwa terdapat garam yang ada didalam tubuh kita. Penelitian ini juga menyebutkan mengenai garam yang sudah ada dari 6000 tahun sebelum masehi dan menjadi salah satu bumbu dapur yang penting digunakan untuk memberikan cita rasa. Penelitian ini dilakukan berasal banyaknya jenis dan kegunaan garam sebagai pemberi rasa dalam kehidupan. Kata kunci: Bumbu dapur, Cita rasa, Garam. Abstract - Feelings are things that we often exalt or underestimate, depending on how we perceive that feeling. As we know, as humans we know 5 tastes in life, namely bitter, sour, savory, sweet and salty. This study aims to present salt in Indonesia, and provide research that can inform the types and functions of salt as explained by Lisa Virgiano on the TEDxJakarta Youtube channel entitled "Unity in Salinity". In this research, the researcher used a descriptive qualitative method which was carried out by listening to notes because the sources were obtained by listening and listening to oral narratives. The results of this study convey the fact that there is salt in our bodies. This study also mentions about salt that already exists from 6000 years BC and became one of the important kitchen spices used to give flavor. This research was conducted based on the many types and uses of salt as a flavor enhancer in life. Keywords: Salt, Seasoning, Taste.
Pelaksanaan Demokrasi Kekuasan Politik Yang Informal Dan Tidak Bisa Diatur Yunika, Irmi; Asbari, Masduki; Santoso, Gunawan; Meilanta Rantina
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.259

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perspektif Yudi Latif dari channel youtobe CakNun yang berjudul “Demokrasi”. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melakukan simak catat karena sumber data yang diperoleh dengan menyimak narasi lisan. Hasil penelitian ini guna mengelola masyarakat untuk memilih demokrasi dalam memecahkan permasalahan manusia. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan upaya untuk memperkuat institusi-institusi formal demokrasi, memperluas partisipasi politik, dan mendorong transparansi dan akuntabilitas. Pendidikan politik yang efektif juga dapat membantu warga negara memahami dan mengenali kekuasaan politik informal serta dampaknya terhadap demokrasi. Dengan demikian, perlu ada kesadaran dan tindakan kolektif untuk membangun demokrasi yang kuat, yang mengakui dan mengelola kekuasaan politik informal dengan cara yang sejalan dengan prinsip-prinsip demokrasi itu sendiri.
Manfaat Hafalan: Lagu Daerah dan Lagu Nasional Republik Indonesia Rahmaleli sakinah; Santoso, Gunawan; Adhisty Septia Hidayat; Azmi Ramadhania; Tiara Nur sabila; Dela Safitri; Geifira, Ghaitsa; Sakinah, Rahmaleli; Asbari, Masduki; Lestari, Silvi; Yanuar, Hanif Fadli; Agustina; Fadli, Septi Aulia; Royana, Ida; Gunawan, Ayub; Azzahra, Filosophia; Gumelar, Abih; Purwanto, Agus; Yani, Ahmad; Irhamni; Sitanggang, Tantri Wenny; Sukmawati, Klara Iswara; Lafendry, Ferdinal; Rusadi, Bobi Erno; Rafzan; Yunilestari, Eta; Martini, Eneng; Kusnaedi, Edi; Rantina, Meilanta
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 1 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v1i2.374

Abstract

Lagu wajib nasional yang sering juga disebut lagu perjuangan karena setiap lirik lagunya terdapat makna yang mengandung berbagai peristiwa sejarah penting bagi kemerdekaan bangsa Indonesia. Lagu wajib nasional dapat dimanfaatkan dalam penanaman nilai dan karakter nasionalisme karena kandungan sejarahnya dan juga berbentuk lagu sehingga mudah untuk dihafalkan. Lagu daerah atau musik daerah lagu atau musik yang berasal dari dari suatu daerah tertentu dan menjadi populer dinyanyikan baik oleh rakyat daerah tersebut maupun rakyat lainnya. Pada umumnya pencipta lagu daerah ini tidak diketahui lagi.
Co-Authors Abadiyah, Siti Abdul Mufid Adhisty Septia Hidayat Adi Widodo Adilya, Nur Rahma Adiyanto Adiyanto Adiyanto Adiyanto, . Admiral Agistiawati, Eva Agung Ali Fikri, Muhamad AGUS PURWANTO Agus Purwanto Agustian Budi Prasetya, Agustian Budi Agustina Ahmad Fauji, Ahmad ahmad yani Ahsyan, Diyaul Akram, Satria Yanuaril Aks, Safriadi M. Yunus Al Zari, Rifki Dwi Almuffi, Hafiz Alpiah, Siti Amalia , Vyka Nur Amalia, Vyka Nur Amaria, Laila Aminiar, Cica Amri, Whan Augustin Ainul Anggraeni, Vira Anggraini, Devi Marlita Angin, Sharon Hillary Br Perangin Aniyah Aprilia, Merita Aprilyanti, Siva Ardelia, Metha Abidah Ardiansyah, Hadi Ariansyah Asbari, Danish Akbar Firdausy Asbari, Raihan Arsyad Firdausy Atfal, Marwiyatul Aulia Rizka, Aulia Aulia, Aan Fitri Aulia, Adellia Rosita Aulia, Khusnul Auliya, Niki AYU, ENGGAR MAYLIANDA Ayunita, Dian Azmi Ramadhania Azmi, Ahmad Fikrie Azzahra, Filosophia Baihaqi, Mochamad Fikri Cahyaningsih, Najwa Dias Cahyono, Yoyok Cannavaro, Juliano Chidir, Gusli Claudiawan, Salza Damayanti , Annisa DARMAYANTI, EULIS Dela Safitri Desi Susanti Desrifitri, Arum Dalu Dewi, Nadya Sucia Dwitarahma, Martya Dylmoon Hidayat Dylmoon Hidayat, Dylmoon Eka, Ismalia Ely Eneng Martini Erno Rusadi, Bobi Fadli, Septi Aulia Fahik, Marselina Consita Bete Fahmalatif, Farida Fahriza, Siti Dede Fajrin, Andira Fajrin, Siti Fadilah Faliza, Tengku Aisha Farhan, Akhmad Faznur, Lutfi Syauki Febiyanti, Nabila Fikri, Muhamad Agung Ali Firlyana , Robby Gazali Gazali Gazali Geifira, Ghaitsa Goestjahjanti, Francisca Sestri Goestjahjanti, Fransisca Sestri Gumelar, Abih Gunawan Santoso Gunawan, Ayub Hapizi, Muhamad Zikri Haq, Saiful Haque, Marissa GraceHaque Hartuti Hartuti Hasanah, Indah Maulidia Hatta, Nadisya Rachelia Hermansyah, Rivaldy Hidayat, Muhammad Nur Syahroni Hidayati, Laily Hidayati hutagalung, leo Hyun, Choi Chi Ihya Ulumudin, Ihya Imam Asrofi Imawati, Sri Imelda, Donna Imun, Margareta Indradewa, Rhian Innocentius Bernarto, Innocentius Irhamni Isnawati, Bella Istajib Kulla Himmy’azz Jaka Suwita jantrisia, Rio Jebaru, Petrus Jodyapati, Satrio Johan, Muhammad Juharna Juliana Juliana Juliana, Juliana Jum'a, Hikmatis Jumiran Jumiran, Jumiran Junaedi, Nurasikin Kamila, Qurota A'yun Ning Karnawi Kamar, Karnawi Khaerul Fahmi Kimas, Taufiq Kotamena, Fredson Kumoro, Dwi Ferdiyatmoko Cahya Kusnaedi, Edi Kusumaningsih, Sekundina Williana Kusumawati, Agustin Nadiya Lafendry, Ferdinal Lestari, Bela Lestari, Silvi Limbong, Ayu Miranda Lismawati, Lismawati Madania, Devona Bunga Maharani, Ririn Manalu, Lorence Manurung, Irna Marcelin Marissa Grace Haque, Marissa Grace Martinus Tukiran Maulana, Akbar Meilanta Rantina Melani, Jelita Ayu Mintari, Nia Misri, Miftahul Jannah Muhammad Reza Muhammad Rizal, Imam Muhammad, Banginda Mul'aini, Tia Artika Muliati, Lisdewi Murod , Ma’mun Nadeak, Multi Nafis Ayyasy, Ahmad Nafis, Ahmad Naja, Rif'atun Napitupulu, Bonar Bangun Jeppri Natasya, Vara Nazelina, Meisya Nofi, Nofiyanti Nofiyanti Nofiyanti, Nofiyanti Novitasari, Dewiana Nugroho, Yunianto Agung Nur Aripin, Muhamad Nuraida Nurhayati, Wakhida Nurhidayah Nurhidayah Nurhuda, Vivit Nurmayanti, Rini Nuryanti, Yulis Otisia Arinindyah Pebrina, Erni Taruli Permata, Indah Prameswari, Mirza Pramono, Rudy Pramono, Tias Praptoyo Putra, Alfaroz Rizki Putra, Arman Syah Putra, Firdaus Putra, Rizky Febrisa Putri, Shena Ananda Radita, Fatrilia Rasyi Rafzan Rahmaleli sakinah Rahman, Yuniar Rahmawati , Putri Rahmawati, Aprilia Rahmayanti, Stevfani Ramadhan, Mohamad Biazt Ramadhan, Rikky Erlangga Ramdan, Mohamad Rantina, Meilanta Reni, Siti Ristiani, Dewi Riyanto Rizal, Imam Muhammad Rosdiana, Dina Rosdiana, Dina royana, ida Rozi, Ahmad Fahrul Rusadi, Bobi Erno Sakinah, Rahmaleli Salsabilla , Endah Santoso, Keke Ayuning Tiyas Santoso, Priyono Budi Saputri, Indah Ayu Sari, Indah Anggraeni Purnama Sasono, Ipang Sede, Gratiana Rendhebara Sefthian Sefthian, Sefthian Setiana, Yuni Nuraeni setiyaningsih, dewi Setyaningrum, Rahmita Sevtriani, Melanny Sihite, Otto Berman Silalahi, Daniel Silalahi, Yetty Novel Silitonga, Nelson Sinta Sinuraya, Ananda Mardianus Siska Amelia, Siska Siswanto, Edy Siswo Wardoyo Solehudin Sriyanti, Siti Subandi, Endi Sudargini, Yuli Sudiyono, Rachma Nadhila Suhartono, Bambang Sukmawati, Klara Iswara Sukriyah Sukriyah, Sukriyah Sulistiyadi, Andi SULISTYO, RIZKY Sunarsi, Denok Suprapti Suprapti Supriatna, Heri Supriyanti, Alfiana Supriyanto Suroso Susanto, Renaldy Susilahati Sutardi, Didi Suwandy, Safna Deviputri Tambunan, Elsadai Rezeki Uli Tantri Wenny Sitanggang Teguh Iman Santoso Temmy Setiawan, Temmy Tiara Nur sabila Tsoraya, Nurul Dwi Tunisa, Resti Latipa Utami, Ulan Rizki Wahyudi, Jodi Wahyuni, Dela Sri Wardah, Hani Wardani, Silvia Waruwu, Hatoli Wea, Yanuarius Wicaksono, Mitchel Wahyu Wijayanti, Laksmi Mayesti Wijayanti, Ratna Nur WINANTI, WINANTI Wiratama, Jansen Wiyono, Nuri Wulandari, Siti Ayu yanthy, Evy Yanuar, Hanif Fadli Yudhistira, Aji Yuhelmis Yulia Wulandari, Yulia yuniar, adilla cahya Yunika, Irmi Yunilestari, Eta Zawirrahmi, Zawirrahmi